cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JCES (Journal of Character Education Society)
ISSN : 27153665     EISSN : 26143666     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2020): October" : 28 Documents clear
PENDAMPINGAN PENGGUNAAN SCREENING LUKA KAKI DIABETES UNTUK TENAGA KESEHATAN DAN KADER DI DAERAH TERPENCIL Parliani Parliani; Tri Wahyuni; Sahbandi Sahbandi
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2730

Abstract

Abstrak: Tujuan utama pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk pendampingan dan uji face validity penggunaan screening luka kaki diabetes (LKD) pada pasien diabetes mellitus (DM) dalam mendeteksi dini LKD sehingga menurunkan kejadian LKD serta dapat melakukan intervensi dini pada pasien beresiko. Kegiatan ini juga mendorong masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat dengan senam diabetes, mengolah makanan sehat dan rutin melakukan pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS). Metode pelaksanaan ini yakitu metode pelatihan dan partisipasif dimana seluruh kegiatan dilaksanakan bersama-sama dengan tenaga kesehatan, kader dan masyarakat desa. Hasil dari Face validity ialah perawat spesialis mudah menggunakan Screening ini, tetapi perawat umum atau kader harus dilakukan pelatihan untuk menggunakannya. Adapun hasil luaran dari kegiatan ini ialah masyarakat dapat secara rutin melakukan deteksi dini LKD yang dapat dilakukan oleh kader ataupun tenaga kesehatan di wilayah desa Kerawang dan Desa Sumber Agung sehingga mampu memberikan intervensi yang tepat sesuai tingkat resiko.Abstract: The main objective of implementing the activity is to provide assistance and face validity testing for using diabetic foot ulcer (DFU) screening in diabetes mellitus (DM) patients in early detection of DFU to reduce the incidence of DFU and to be able to do early intervention in patients with its risk. This activity also encourages people to adopt a healthy lifestyle with diabetes exercises, consume healthy food and check blood sugar regularly. The implementation methods are training and participatory method in which all activities are carried out together with health providers, cadres and communities. The result of Face validity is that specialist nurses are easy to use this screening, but general nurses or cadres must be trained to use it. The outcome of this activity is that the community can routinely carry out early detection of DFU which can be carried out by cadres or health providers in the Desa Kerawang and Desa Sumber Agung so that they are able to provide appropriate interventions according to the level of risk.
MEMBANGUN KESADARAN HUKUM TENTANG PERLINDUNGAN ANAK BAGI GURU Yenny AS; Anita Yuliastini; Rini Setiawati
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2580

Abstract

Abstrak: Kriminalisasi guru yang dalam tataran empirisnya masih terjadi dalam tatanan kehidupan masyarakat pada dewasa ini. Kriminalisasi guru ini terjadi karena dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya kurangnya pemahaman dari para guru batasan perlakukan penindakan pendisiplinan terhadap murid dengan konsepsi perlindungan anak, sehingga muncul di permukaan seakan guru melakukan kekerasan terhadap muridnya dan berujung pada kriminalisasi guru. Sementara terdapat juga faktor kehilangan kepercayaan orangtua terhadap sekolah ketika guru melakukan Tindakan pendisiplinan terhadap anaknya dinilai sebagai kekerasan, sehingga terjadi permasalahan antara orangtua, guru dan sekolah. Mendasari hal tersebut maka penting untuk dilakukan pengembangan komunikasi hukum melalui penyuluhan hukum kepada para guru tentang konsepsi dan arti penting perlindungan anak, disamping pentingnya juga konsepsi perlindungan guru diberikan kepada orangtua, keluarga dan masyarakat. Kegiatan penyuluhan hukum ini dilakukan terhadap guru PAUD di Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan hukum langsung berupa ceramah, diskusi kelompok, guna memperoleh peningkatan pemahaman dan pengetahuan para guru PAUD  tentang perlindungan anak.Abstract: The criminalization of teachers which in their empirical level still occurs in the current structure of community life. This criminalization of teachers occurs because it is influenced by various factors including the lack of understanding of teachers on disciplinary measures to discipline students with the conception of child protection, so that it appears on the surface as if the teacher is violent towards his students and results in the criminalization of the teacher. While there is also a factor in losing parents' trust in schools when teachers take disciplinary action against their children as violence, resulting in problems between parents, teachers and schools. Underlying this, it is important to develop legal communication through legal counseling to teachers about the conception and importance of child protection, in addition to the importance of the conception of teacher protection given to parents, families and the community. This legal counseling activity was carried out for PAUD teachers in Sungai Raya District, Kubu Raya Regency, West Kalimantan. The method used is direct legal counseling in the form of lectures, group discussions, in order to gain increased understanding and knowledge of PAUD teachers about child protection.
PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN PENGOLAHAN RUMPUT LAUT BAGI PETANI Yenry Anastasia Pellondou; Joris Taneo
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2380

Abstract

Abstrak: Salah satu mata pencaharian utama masyarakat di Desa Oelolot Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao ialah petani tambak rumput laut. Latar belakang dilakukannya pembinaan dan pendampingan ini adalah karena kurangnya pemahaman petani rumput laut Desa Oelolot Kabupataen Rote Ndao tentang varian penjualan dan pengolahan rumput laut yang berdampak pada minimnya pendapatan mereka. Maka, tujuan kegiatan ini adalah adanya peningkatan pemahaman tentang varian pengolahan dan penjualan rumput laut. Metode yang digunakan adalah pemberian pemahaman tentang gizi makanan hasil olahan rumput laut (agar-agar) dan pendampingan (praktek) pengolahan rumput laut menjadi agar-agar serta alternatif penjualan olahan rumput laut. Hasil yang didapat adalah meningkatnya pemahaman petani rumput laut Desa Oelolot tentang gizi makanan hasil olahan rumput laut dan alternative pengolahan dan penjualan rumput laut berupa agar-agar demi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani rumput laut.Abstract: One of the main livelihoods of the people in Oelolot Village, West Rote District, Rote Ndao Regency is seaweed farming farmers. The background for this coaching and assistance is due to the lack of understanding of seaweed farmers in Oelolot Village, Rote Ndao Regency about the sales and processing variants of seaweed which have an impact on their minimal income. Thus, the aim of this activity is to increase understanding of the variants of processing and selling seaweed. The method used is providing an understanding of the nutrition of seaweed processed foods (jelly) and assistance (practice) of processing seaweed into jelly as well as alternative sales of processed seaweed. The results obtained are the increased understanding of seaweed farmers in Oelolot Village about the nutrition of seaweed processed food and alternative processing and sales of seaweed in the form of jelly for the sake of increasing the income and welfare of seaweed farmers. 
PSIKOEDUKASI SIAGA BENCANA: MEMBENTUK KOMUNITAS SADAR BENCANA DI KAWASAN WISATA Rina Mariana; Harry Theozard Fikri; Isna Asyri Syahrina
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2796

Abstract

Abstrak: Kawasan wisata Kota Padang merupakan salah satu sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang mempunyai potensi untuk berkembang. Namun, Kota Padang juga memiliki resiko bencana alam cukup tinggi terutama gempa dan tsunami. Permasalahan yang muncul adalah masyarakat belum tanggap dan siaga serta belum memahami dengan baik pentingnya kesiagaan terhadap bencana. Pengetahuan yang rendah, minimnya penyediaan informasi dan pengelolaan risiko bencana dapat meningkatkan jumlah korban akibat bencana. Masyarakat di kawasan pantai Air Manis adalah kawasan wisata yang menjadi mitra dalam pengabdian ini. Dari permasalahan tersebut perlu solusi dengan memberikan psikoedukasi (disaster mental health) siaga bencana seputar reaksi umum (perilaku, emosi, kognisi dan fisik) dan membangun komunitas sadar bencana untuk pengurangan risiko bencana. Metode pelaksanaan program pengabdian ini meliputi pendampingan dan pelatihan kesiagaan bencana dari perspektif psikologis. Setelah dilakukan kegiatan Psikoedukasi siaga bencana, peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang bencana dan kesiagaan bencana masyarakat lebih meningkat dengan menggunakan media leaflet serta terbentuknya komunitas sadar bencana membuat masyarakat lebih siap menghadapi situasi bencana yang berkelanjutan dari sisi Psikologis.Abstract: The touristic area of Padang City is one of the tourism and creative economy sectors that have immense potential to develop. However, Padang City also has a high risk of natural disasters, especially earthquakes and Tsunami. The problem is that people are not yet alert and prepared, and they do not understand the importance of being prepared for disaster. Inadequate knowledge and information, as well as inadequate disaster risk management, can increase the number of victims due to disasters. The community in Air Manis beach is the partner in this activity. Based on the mentioned problems, a solution is needed by giving psychoeducation (disaster mental health) about disaster alertness and general reactions (behavior, emotion, cognition, and physical) as well as building communities that are aware of disasters to reduce the risks. The method used in this activity includes assistance and training for disaster preparedness and alertness from a psychological perspective. After the psychoeducation was carried out, the people’s knowledge and understanding of disasters were increased by using leaflet media, and with the formation of disaster awareness community, people became more prepared to face sustainable disaster situations from a psychological perspective.
BAHASA DAN LATAR TEMPAT SEBAGAI PENDEKATAN DALAM VIDEO PENYULUHAN TENTANG VIRUS COVID-19 Dinda Rizki Tiara
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2897

Abstract

Abstrak: Pandemi Covid-19 merupakan wabah besar yang sedang terjadi di seluruh belahan dunia, termasuk di Indonesia. Penularan virus Covid-19 di Indonesia yang massive  menuntut adanya informasi yang tepat dan disebarkan secara terus menerus agar masyarakat dapat meningkatkan kesadaran dan mendapatkan edukasi yang tepat mengenai penyebaran dan pencegahan Covid-19. Pada beberapa masyarakat yang kental dengan budaya, seperti masyarakat Madura, diperlukan pendekatan kontekstual dalam melakukan penyuluhan agar informasi tersebut bisa sampai dengan tepat pada masyarakat. Latar belakang budaya dan latar wilayah daerah menjadi pertimbangan penting dalam kegiatan penyuluhan Covid-19. Penyuluhan dilakukan melalui video yang telah dibuat dengan menggunakan bahasa Madura dengan tujuan informasi dan himbauan tersebut terasa dekat dengan masyarakat, sehingga perhatian pada informasi dan pelaksanaan himbauan lebih banyak dilakukan. Penyuluhan ini dilakukan pada salah satu daerah di Kabupaten Pamekasan, Madura yang kental akan budayanya. Hasilnya masyarakat lebih memahami cara menghindar dari virus Covid-19 dan dapat mengurangi penyebaran virus tersebut.Abstract: The Covid-19 pandemic is a major epidemic that currently occurring in all parts of the world, including in Indonesia. The massive transmission of the Covid-19 virus in Indonesia requires proper and continuous information to be disseminated so that the public could raise the awareness and receive the right information about the spread and prevention of Covid-19. In some societies that are salient with culture values, such as the Madurese community, a contextual approach is needed in conducting prevention program so that the information could reach the community accurately. Cultural values and regional background are essential points for conducting Covid-19 counseling program. Therefore, the prevention and mitigation of Covid-19 program in Madura should be conducted in a contextual manner so it more appealing and close the heart of public. The counseling was conducted through videos using the Madurese language with the cultural approach so many people could raise their awareness about the importance of Covid-19 prevention program. This counseling was carried out in one of the areas in Pamekasan Regency, Madura which salient with its cultural value.
PROGRAM PEMBERDAYAAN ANAK PENYINTAS GEMPA LOMBOK MELALUI PEMANFAATAN PERMAINAN TRADISIONAL Ilham Syahrul Jiwandono; Heri Setiawan; A. Hari Witono; Hudian Yusfil Hazmi
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2453

Abstract

Abstrak: Banyak anak-anak yang masih trauma akibat gempa bumi yang mengguncang pulau Lombok 2018 silam. Diperlukan sebuah program pemberdayaan agar perkembangan fisik dan mental mereka agar tidak terganggu. Solusi yang ditawarkan dalam program ini adalah mengembalikan mental penyintas gempa melalui pemanfaatan permainan tradisional yang dekat dengan lingkungan anak-anak Pengabdian ini bertujuan untuk membantu anak-anak mengembalikan mental anak yang sempat down akibat gempa serta meningkatkan aktivitas fisik anak agar perkembangan motoriknya tidak terganggu. Metode pengabdian menggunakan kolaborasi, koordinasi, persiapan dan pelaksanaan.. Lokasi pengabdian di Dusun Sumur Pande Lauk, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Setelah program ini dilaksanakan terlihat perubahan yang dialami anak-anak penyintas gempa Lombok, diantaranya mudah tertawa, mau bermain secara berkelompok dan berani keluar dari rumahnya masing-masing.Abstract: Many children are still traumatized by the earthquake that shook the island of Lombok in 2018 ago. An empowerment program is needed so that their physical and mental development is not disrupted. This service aims to help children restore the mentality of children who were down due to the earthquake and increase physical activity of children so that motor development is not disrupted. The service method uses collaboration, coordination, preparation and implementation. The solution offered in this program is through the use of traditional games that are close to the environment of children. Location of service in the Sumur Pande Lauk, Kayangan Sub-District, North Lombok Regency. After the program was implemented, it was seen that the changes experienced by the children of survivors of the earthquake in Lombok, including being able to laugh, wanting to play in groups and daring to get out of their homes.
FUN COOKING IN ENGLISH SEBAGAI ALTERNATIF PEMBELAJARAN KREATIF DARING UNTUK ANAK Rima Rahmaniah; Hidayati Hidayati; M. Hudri; Irwandi Irwandi; Nurmiwati Nurmiwati
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2732

Abstract

Abstrak: Bermain, dari segi pendidikan adalah kegiatan permainan menggunakan alat permainan yang mendidik serta alat yang bisa merangsang perkembangan aspek kognitif, sosial, emosi, dan fisik yang dimiliki anak atau yang disebut dengan permainan edukatif. Maka guna mengurangi trauma anak pada dampak bencana gempa pada tahun 2018 lalu. Tim pengabdian bersama mahasiswa melaksanakan kegiatan pengabdian sebagai kegiatan psikososial dengan mengajak dan mengajar anak-anak terdampak tersebut dengan memberikan permainan edukatif dengan tahapan kegiatannya dimulai dari pemutaran film animasi gempa bumi, sesi tanya jawab, dan bermain edukasi untuk mengurangi trauma anak mengenai kejadian bencana yang terjadi di tahun 2018 lalu untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan self awareness anak usia sekolah sampai menengah yang ada di Desa Aik Berik Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan ini akan dilakukan selama 8 (delapan) pekan dalam 2 (dua) bulan dengan menggunakan metode observasi atau pengamatan langsung, dan metode tindakan. Hasil kegiatan menunjukkan: a) adanya pemahaman tentang mitigasi bencana pada anak-anak dan masyarakat yang menemani anak-anak mereka  untuk meningkatkan self awareness mereka tentang bencana, b) Dimilikinya pengembangan pengetahuan, ketrampilan dengan menggunakan permainan edukatif untuk mengurangi trauma dampak gempa yang terjadi tahun 2018 lalu. Dan c) Dimilikinya pemahaman tentang kesiapsiagaan akan mitigasi bencana.Abstract: Play, in terms of education, is a game activity using educational game tools as well as tools that can stimulate the development of cognitive, social, emotional, and physical aspects that children have or so-called educational games. So to reduce the trauma of children in the aftermath of the earthquake disaster in 2018. The community service team of students carried out the devotional activities as psychosocial activities by inviting and teaching the affected children by providing educational games with the stages of the activity starting from the screening of earthquake animated films, question and answer sessions, and playing education to reduce the trauma of children about the disastrous events that occurred in 2018 then to improve the knowledge, skills, and self-awareness of school-age children until secondary in Aik Berik village of Batukliang District North Lombok Tengah Regency. This activity will be carried out for 8 (eight) weeks in 2 (two) months using observation or direct observation methods, and methods of action. The results of the activity show: a) an understanding of disaster mitigation in children and communities accompanying their children to increase their self-awareness about disasters, b) The development of knowledge, skills by using educational games to reduce the trauma of earthquake impacts that occurred in 2018. And c) His understanding of disaster mitigation preparedness.
PENINGKATAN KOMPETENSI CALON GURU IPA MELALUI PELATIHAN PENGELOLAAN LABORATORIUM Nurhayati Nurhayati; Fatma Zuhra; Septiani Septiani
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2871

Abstract

Abstrak: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan kepada calon guru IPA ini meliputi tiga tahap yaitu berupa tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Ketiga tahapan ini dilalui guna mencapai tujuan utama yaitu meningkatkan kompetensi calon guru IPA melalui pelatihan pengelolaan laboratorium (biologi, fisika, kimia). Metode yang diterapkan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah demonstrasi, tanya jawab, ceramah, diskusi dan praktik langsung. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan sebanyak 5 kali pertemuan dengan materi-materi tertentu. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pelatihan ini sesuai dengan harapan tim. Berdasarkan hasil analisis angket dapat dilihat bahwa pada setiap aspek penilaian hampir rata-rata dapat dikategorikan baik. Pada aspek materi, diskusi/tanya jawab, demonstrasi/praktik dikategorikan dalam kategori baik, sedangkan aspek pemaparan materi dan keberlanjutan kegiatan dikategorikan sangat baik. Beberapa saran yang dapat dirangkum adalah terkait dengan alokasi waktu dan jumlah pertemuan. Dengan banyaknya materi akan lebih maksimal jika jumlah pertemuan dapat ditambah lagi. Saran-saran dari peserta menjadi umpan balik bagi tim pengabdian untuk keberlanjutan kegiatan pelatihan laboratorium bagi calon guru IPA.Abstract: Community Service Activities carried out for science teacher candidates include three stages, namely the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation stage. These three stages were passed to achieve the main goal of increasing the competence of science teacher candidates through laboratory management training (biology, physics, chemistry). The methods applied in the implementation of this service are demonstrations, questions, and answers, lectures, discussions, and hands-on practice. The activity was carried out 5 times with certain materials. The results achieved in this training activity were in line with the team's expectations. Based on the results of the questionnaire analysis, it can be seen every aspect of the assessment almost the average can be categorized as good. In the material aspect, discussion/question and answer, demonstration/practice were categorized in the good category, while the aspects of the material presented and the sustainability of the activity was categorized as very good. Some suggestions that can be summarized are related to the allocation of time and number of meetings. With the amount of material, it will be maximized if the number of meetings can be added again. Suggestions from participants became feedback for the service team for the sustainability of laboratory training activities for science teacher candidates.
DEVELOPMENT OF STUDENT CAPITAL MARKET LITERACY IN PUBLIC COMPANIES Astri Handari; Linda Septiana; Tine Badriatin
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2383

Abstract

Abstrak: Kelompok Studi Pasar Modal Universitas Siliwangi sebagai wadah sarana edukasi yang memiliki salah satu peran untuk mengembangkan kemampuan dan pengetahuan pada mahasiswa dan juga untuk mensosialisasikan tentang pasar modal. KSPM melaksanakan kegiatan visit emiten dalam rangka pemberdayaan mahasiswa umumnya dan mahasiswa fakultas ekonomi pada khususnya melalui pengenalan seluk beluk mengenai perusahaan-perusahaan yang sudah go public. Perusahaan yang dikunjungi oleh KSPM yaitu PT Chitose International Tbk. yang berada di Jl. HMS Mintareja Sarjana Hukum,Baros,Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat.PT Chitose International Tbk.yang mulai menginjak sebagai perusahaan go public dengan jumlah peserta 30 orang mahasiswa, yang mana listing di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2014 ini memiliki kode saham CINT. Fokus yang diambil dari PT Chitose Tbk. yaitu mahasiswa dapat memahami lebih jauh terhadap tingkat pertumbuhan prosentase dari perusahaan tersebut dalam perannya sebagai investor. Kegiatan lain yang dilaksanakan yaitu pengenalan proses produksi pada PT Chitose Tbk pada bidang furniture dari tahap pembuatan awal sampai akhir. Dilanjut dengan pengenalan marketing PT Chitose International Tbk. dalam mempromosikan dan saluran distribusi produknya ke berbagai daerah di Indonesia.Abstract: The Siliwangi University Capital Market Study Group as an educational facility that has a role to develop the ability and knowledge of students and also to socialize about the capital market. KSPM conducts issuers' visit activities in the context of empowering general students and economics faculty students in particular through an introduction to the ins and outs of companies that have gone public. The company visited by the KSPM is PT Chitose International Tbk. which is on Jl. HMS Mintareja Bachelor of Laws, Baros, Cimahi Tengah, Cimahi City, West Java. PT Chitose International Tbk. Which started to step on as a publicly listed company with 30 participants from financial management students, which listing on the Indonesia Stock Exchange in 2014 has a CINT stock code. Focus is taken from PT Chitose Tbk. that is, students can further understand the percentage growth rate of the company in its role as an investor. Another activity carried out was the introduction of the production process at PT Chitose Tbk in the furniture sector from the initial manufacturing stage to the end. Followed by the introduction of marketing PT Chitose International Tbk. in promoting and distributing its products to various regions in Indonesia.
PKM BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN DENGAN TEKNOLOGI HIDROPONIK BAGI KELOMPOK WANITA TANI (KWT) Riskawati Riskawati; Rahmatia Thahir; Muhammad Djajadi; Andi Gemmy A.M.A
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2797

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Karassing, Kecamatan Herlang, bekerja sama dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) di daerah tersebut yang memiliki permasalahan mengenai pemanfaatan pekarangan rumah. Kegiatan PKM ini bertujuan: 1) peningkatan pengetahuan mitra tentang intensifikasi pemanfaatan pekarangan rumah yang lebih asri dan indah dipandang mata; 2) menghasikan sayuran yang layak untuk dikonsumsi; 3) meningkatkan pengetahuan mitra tentang cara bercocok tanam yang baik dan efektif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatori, dimana tim bersama mitra langsung terlibat secara proaktif. Dan  menggunakan pendekatan solusi berupa pelatihan dan pendampingan sebagai pemecahan masalah utama pada mitra. Yang menjadi Target utama dalam pelatihan ini adalah budidaya sayuran dengan sistem hidroponik pada kelompok wanita tani Desa Karassing Kecamatan Herlang Kabupaten Bulukumba. Hasil dari kegiatan ini yaitu meningkatnya pengetahuan mitra menganai pemanfaatan pekarangan rumah yang lebih asri dan indah. Hal ini terlihat dari beberapa anggota KWT yang telah memanfaatkan pekarangan rmah mereka dengan membudidayakan sayuran yang berkualitas dengan teknologi hidroponik.Abstract: This service activity is carried out in Karassing Village, Herlang District, in collaboration with the Women Farmers Group (KWT) in the area which has problems regarding the use of the house yard. This PKM activity aims to: 1) increase partners' knowledge about intensification of the use of house yards that are more beautiful and beautiful to the eye; 2) produce vegetables suitable for consumption; 3) increase partners' knowledge about good and effective farming methods. The method used in this activity is a participatory approach, where the team and partners are directly involved proactively. And using a solution approach in the form of training and mentoring as a solution to the main problem for partners. The main target in this training is the cultivation of vegetables with a hydroponic system in a group of women farmers in Karassing Village, Herlang District, Bulukumba Regency. The result of this activity was the increased knowledge of partners regarding the use of more beautiful and beautiful yards. This can be seen from several KWT members who have utilized their home yards by cultivating quality vegetables with hydroponic technology.

Page 1 of 3 | Total Record : 28