cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JCES (Journal of Character Education Society)
ISSN : 27153665     EISSN : 26143666     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Arjuna Subject : -
Articles 535 Documents
PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL UNTUK USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI CIHANJUANG PARONGPONG Cahyo Prianto; Roni Andarsyah; Rd.Nuraeni Siti Fatonah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.293 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i1.1440

Abstract

Abstrak: Pesatnya perkembangan teknologi saat ini memberi banyak perubahan dalam berbagai sektor kehidupan, tidak terkecuali terhadap perubahan perilaku interaksi antara penjual dan pembeli. Dari hasil survey diperoleh data bahwa terdapat 36% pemilik UKM belum melek komputer dan internet untuk bisnis, 12% pemilik UKM menggunakan komputer dan internet untuk bisnis dan hanya 6% saja pemilik UKM yang sukses berbisnis online. Berbagai kegiatan UMKM yang digerakan masyarakat salah satunya terdapat di Desa Cihanjuang. Di Desa Cihanjuang saat ini terdapat berbagai UMKM yang berjalan dan bergerak dalam bidang food, fashion dan craft. Pada umumnya UMKM yang ada dalam menjalankan kegiatannya belum melibatkan teknologi berbasis internet sehingga penetrasi pasar pun masih berjalan secara konvensional. Hal ini yang  menjadi permasalahan bagi masyarakat karena adanya keterbatasan informasi dan pengetahuan teknis penggunaan teknologi e-Commerce. Program PKM ini merupakan kegiatan yang menjembatani para pelaku UMKM untuk dapat mengoptimalkan peran media sosial khususnya facebook dan instagram sebagai media dalam memasarkan produknya. Secara lebih lengkap PKM ini bertujuan untuk 1) memberikan pemahaman kepada UMKM di Desa Cihanjuang tentang e-Commerce. 2) memberikan pendampingan dan pelatihan implementasi penggunaan media sosial sebagai sarana untuk memasarkan produk UMKM. Sasaran dari PKM ini adalah para UMKM yang berada di Desa Cihanjuang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat.Abstract: The rapid development of technology today gives many changes in various sectors of life, no exception to changes in interaction behavior between sellers and buyers. From the results of the survey obtained data that there are 36% of the owners of SMES not yet literate computers and internet for business, 12% of SME owners use computers and internet for business and only 6% of the owners of SMES who succeed in business online. Various SMES activities in the movement of the community are located in Cihanjuang village. In Cihanjuang village, various SMES are running and moving in the field of food, fashion, and craft. In general, SMES in carrying out their activities does not involve Internet-based technology, so the market penetration still running conventionally. It is a problem for the community because of the limited information and technical knowledge of the use of e-Commerce technology. This PKM Program is an activity that bridges SMES to be able to optimize social media roles especially Facebook and Instagram as a medium in marketing their products. More fully the PKM aims to 1) give understanding to SMES in Cihanjuang village about e-Commerce. 2) Provide mentoring and training implementation of social media use as a means to market SMES products. The target of the PKM is the SMES in the village of the Cihanjuang District Parongpong district of West Bandung.
PROGRAM DISEMINASI HASIL PENELITIAN SERTA PENDAMPINGAN PENELITIAN DOSEN PEMULA SE-KALIMANTAN SELATAN Husin Husin; Syahabuddin Nur
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.785 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i1.1323

Abstract

Abstrak: Tujuan program diseminasi hasil penelitian ini adalah untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh dosen di lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Alquran (STIQ) RAKHA Amuntai bekerjasama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin. Selain itu program dilakukan untuk mendampingi rencana penelitian-penelitian dosen yang ada di Kalimantan Selatan, khususnya bagi dosen-dosen pemula. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan Higher Order Thinking Skills. Kegiatan dilaksanakan selama 1 (satu) hari dengan skema 2 (dua) sesi yaitu sesi diseminasi dan sesi selanjutnya diisi dengan diskusi rancangan penelitian dosen. Narasumber berasal dari dosen STIQ RAKHA Amuntai dan UIN Antasari Banjarmasin. Hasil kegiatan ditunjukkan dengan terlaksananya diseminasi hasil penelitian dosen serta terkumpulnya 12 (dua belas) rancangan penelitian dosen pemula yang akan terus mendapatkan pendampingan pelaksanaan penelitiannya sampai penelitian selesai dan terpublish di berbagai jurnal.Abstract: The aim of the dissemination program is to disseminate the results of research conducted by lecturers in the RAKHA Amuntai School of Alquran Science (STIQ) in collaboration with Antasari Banjarmasin State Islamic University (UIN). In addition, the program is conducted to accompany the research plans of lecturers in South Kalimantan, especially for novice lecturers. The method of implementing the activity uses Higher Order Thinking Skills. The activity was carried out for 1 (one) day with a scheme of 2 (two) sessions, namely a dissemination session and the next session filled with discussion of lecturer research designs. The speakers came from STIQ RAKHA Amuntai and UIN Antasari Banjarmasin lecturers. The results of the activity are shown by the dissemination of the results of lecturers' research and the gathering of 12 (twelve) research designs for beginner lecturers who will continue to receive assistance in conducting their research until the research is completed and published in various journals.
PENDIDIKAN DAN LATIHAN PENGUATAN DIMENSI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH DI KOTA MATARAM Maemunah Maemunah; Sri Maryani; Abdul Sakban; Syaharuddin Syaharuddin; Agus Herianto; Irma Setiawan
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.084 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i1.1280

Abstract

Abstrak: Kepala Sekolah memegang peranan penting dalam mengelola sekolah yang dipimpinnya. Oleh sebab itu, pemerintah telah melakukan terobosan baru guna meningkatkan kemampuan dan profesionalisme kepala sekolah melalui penguatan kepala sekolah dengan melibatkan lembaga penyelenggara diklat baik dari perguruan tinggi, pemerintah, maupun lembaga terkait lainnya. Kegiatan diklat dilakukan dengan metode diskusi kelompok berbasis lembar kerja yang harus dituntaskan oleh para peserta dengan menilai aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Hasil penilaian kinerja penyelenggaraan rata-rata sebesar 3,80, dengan nilai rata-rata sebesar 3,80, dan (4) evaluasi terhadap narasumber dan tengajar, dengan nilai rata rata sebesar 3,98.Kata Kunci: Kepala Sekolah; Peningkatan Profesionalisme; Diklat Penguatan.Abstract:  The headmaster played an important role in managing the school he led. Therefore, the Government has made a new breakthrough to improve the ability and professionalism of the headmaster through the strengthening of the school principal by involving training institutions from universities, governments, and institutions other related. Training activities are conducted by a method of discussion of worksheet-based groups that must be completed by the participants by assessing aspects of knowledge, attitudes, and skills. The results of the average maintenance performance assessment of 3.80, with an average value of 3.80, and (4) evaluation of the resource and center, with a average value of 3.98.Keywords: Headmaster; Increased professionalism; Training.
PELATIHAN KEHUMASAN DAN MEDIA BAGI STAF BAWASLU PROVINSI SULAWESI SELATAN Zulkarnain Hamson; St. Shofiyah; Mitha Mayestika Kuen; Abdul Hafid
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 2, No 1 (2019): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.536 KB) | DOI: 10.31764/jces.v2i1.1471

Abstract

Abstrak: Pelanggaran terhadap Undang-undang dan peraturan Pemilihan Umum (Pemilu) akan berakibat hukum. Dengan demikan diperlukan Hubungan Masyarakat yang lazim dikenal sebagai penghubung antara institusi, lembaga dengan masyarakat, terkait publikasi atau penjelasan kinerja, disingkat menjadi (Humas). Kedudukannya dalam struktur lembaga yang menaunginya, dikenal dalam berbagai bentuk, diantaranya, Biro, Bagian, Bidang, Unit, dipimpin oleh seorang pejabat yang diberikan kewenangan berdasarkan Surat Keputusan (SK), yang menguraikan Tujuan, Pokok dan Fungsi (Tupoksi). Salah satu fungsi pokok Humas adalah pembuatan rilis berita, untuk disebarluaskan kepada masyarakat, terkait kinerja lembaga atau institusi yang membentuknya. Untuk fungsi kerja itu Humas berkewajiban membangun kemitraan dengan media, baik cetak, elektronika maupun online (Website). Berdasarkan pertimbangan pengembangan keilmuan Humas, juga pers atau kewartawanan, dilaksanakan kegiatan pelatihan bagi Staf Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), yang dengannya diharapkan tercapai pemahaman yang paripurna dalam kerja-kerja kehumasan yang harus mereka jalankan dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu), baik legislatif, eksekutif, maupun Pemilihan Langsung Kepala Daerah (Pilkada).   Abstract:  Violations of the Election Laws and regulations will have legal consequences. Thus, public relations are needed, commonly known as a liaison between institutions, institutions and the community, related to publications or explanations of performance, abbreviated as (PR). Its position in the institutional structure that houses it, is known in various forms, including, Bureau, Section, Field, Unit, led by an official who is given authority based on a Decree (SK), which outlines the Purpose, Principle and Function (Auth). One of the main functions of Public Relations is making news releases, to be disseminated to the public, related to the performance of the institutions or institutions that shape it. For this work function, PR is obliged to build partnerships with the media, both print, electronics and online (Website). Based on consideration of the scientific development of Public Relations, as well as the press or journalism, a training activity was held for the Staff of the Election Supervisory Body (Bawaslu) of the Province of South Sulawesi (South Sulawesi), with which it was hoped that a complete understanding of public relations work would be carried out in the face of the General Election. (Elections), both legislative, executive, and the Direct Election of Regional Heads (Pilkada).
OPTIMALISASI PEMBINAAN KELOMPOK BINA BALITA PADA IBU YANG MEMILIKI BAYI BALITA TENTANG MASALAH PERTUMBUHAN : STATUS GIZI, STUNTING PADA ANAK USIA < 2 TAHUN DI WILAYAH PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI PEKANBARU Islah Wahyuni
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.891 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i1.1332

Abstract

Abstrak: Kegiatan ini didasari atas adanya penemuan masalah bayi balita yang mengalami masalah status gizi kurang dan kejadian stunting yang ditemukan oleh petugas kesehatan. Hal ini terjadi akibat ketidaktahuan ibu-ibu bayi dan balita tentang perawatan dan kebutuhan nutrisi adekuat selama 1000 hari pertama kehidupan (HDK) sejak  awal konsepsi sampai anak berusia 2 tahun. Kegiatan dilaksanakan di posyandu Jambu Mawar di wilayah kerja puskesmas Payung Sekaki, dengan melibatkan mahasiswa DIII Kebidanan tingkat II STIKes Payung Negeri. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pemberian materi, diskusi, konseling dan pemecahan masalah dalam bentuk tanya jawab. Materi penyuluhan adalah peran orangtua dalam pemberian makanan bergizi serta pemantauan pertumbuhan anak menggunakan  Pedoman Umum Gizi Seimbang serta alat skrining pemeriksaan Antropometri bayi balita: timbangan berat badan, pengukur panjang badan dan pita centimeter. Keberhasilan kegiatan dinilai dari antusiasme peserta dalam bertanya seputar masalah pola asuh dan pemberian nutrisi pada bayi balita dan kemampuan serapan peserta terhadap materi yang sudah diberikan, peserta tertarik dan sadar akan pentingnya kegiatan semacam ini dalam mencegah masalah gizi buruk dan stunting pada bayi dan balita.Abstract: This activity is based on the discovery of infant babies' problems that are experiencing less nutritional status issues and stunting events found by health workers. This is due to the ignorance of baby mothers and toddlers about the care and nutritional needs of the nutrients during the first 1000 days of Life (HDK) since the initial conception until a 2-year-old child. Activities carried out in the guava Posyandu at the Puskesmas work area of the umbrella, with the students involving DIII obstetric level II STIKes umbrella state. Activities are carried out in the form of material giving, discussion, counseling and problem-solving in the form of questions and answers. The counseling material is a parent's role in nutritious food delivery and monitoring of child growth using balanced nutrition general guidelines as well as examination screening anthropometry Infant Toddler: Weight scale, body length and ribbon gauge Centimeters. The success of activities assessed from participants ' enthusiasm in asking about the problem of foster patterns and nutrition in infant infants and the ability of absorption of participants to the material that has been given, participants interested and aware of the importance of activities This kind of prevention in preventing bad nutrition and stunting in infants and toddlers.
PENYULUHAN POLA KOMUNIKASI DAN LITERASI KESEHATAN SEKSUAL REMAJA DI KOTA MAKASSAR Zulkarnain Hamson; Andi Maryam; Andi Atrianingsi; Rahmawati Rahmawati
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 1, No 2 (2018): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.199 KB) | DOI: 10.31764/jces.v1i2.1499

Abstract

Abstrak: Istilah pola  komunikasi biasa  disebut  juga  sebagai model tetapi maksudnya sama,  yaitu  sistem yang  terdiri atas  berbagai komponen yang berhubungan satu sama lain untuk mencapai tujuan. Pola komunikasi dalam komunitas dapat digunakan sebagai cara untuk meneliti penerapan komunikasi yang terbangun dan berjalan, juga menjadi ciri berlangsungnya kehidupan organisasi itu. Banyak kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk mengidentifikasi terkait bagaimana pola komunikasi bisa diterapkan dalam komunitas. Diperlukan pemahaman tentang apa yang dimaksud dengan komunitas. Defenisi komunitas adalah sekelompok orang yang tergabung dalam suatu wadah atau organisasi yang memiliki tujuan tertentu karena latar belakang minat yang sama. Dalam komunitas terjadi proses interaksi. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan pengetahuan juga arahan, kepada remaja yang tergabung dalam Komunitas Pecandu Aksara Kota Makassar, agar dapat membantu mereka mengenali literasi kesehatan, yang selama ini menjadi bacaan, juga mengetahui bagaimana pola komunikasi yang terbentuk di dalam komunitas itu. Abstract:  The term communication pattern is commonly referred to as a model but the intention is the same, namely a system consisting of various components related to each other to achieve goals. Communication patterns in the community can be used as a way to examine the application of communication that is built and running, also characterizes the life of the organization. Many activities are carried out to identify how communication patterns can be applied in the community. An understanding of what is meant by the community is needed. Community definition is a group of people who are members of a forum or organization that has a specific purpose because of the same background of interest. In the community there is an interaction process. Community Service Activities (PKM) aims to provide knowledge as well as direction, to adolescents who are members of the Makassar Literacy Addict Community, in order to help them recognize health literacy, which has been a reading, and also know how communication patterns are formed within the community. 
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI POSITIF DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN Hesty Aisyah; Ilham Tri Maulana; Liranti Rahmelina; Fadil Firdian
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.772 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i1.1309

Abstract

Abstrak: Kemajuan teknologi belakangan ini tidak bisa terlepas dari semua aktifitas manusia, tidak terkecuali dalam aktivitas penyelenggaraan pendidikan. Hanya saja, diketahui kemajuan teknologi memiliki dua sisi dampak, yakninya sisi positif dan sisi negatif yang harus kita cermati secara tepat. Peserta Pesantren Ramadhan di Masjid Jabal Nur terdiri dari jenjang pendidikan SD dan SMP, peserta ini banyak yang sudah mengenal teknologi seperti Gadget, komputer, dan lain-lain. Peserta hanya mengenal teknologi tetapi masih belum mengetahui kegunaan dan fungsi serta membedakan teknologi yang baik untuk anak-anak. Hal itu yang membuat Tim PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) mengadakan pelatihan dengan tema penggunaan teknologi positif di masyarakat. Pelaksanaan PkM ini meningkatkan kualitas peserta Pesantren Ramadhan. Tahap kegiatan yang sudah dilakukan dalam kegiatan pegabdian ini adalah memberikan pelatihan secara terpadu agar anak-anak bisa memahami penggunaan teknologi positif di masyarakat, hasilnya anak-anak memahami, dan mengetahui teknologi yang bagus digunakan dan yang tidak bagus digunakan. Rencana selanjutnya adalah pemberian tugas dan mengevaluasi tugas yang telah diberikan oleh tim pelaksana.Abstract: Recent technological advances can not be separated from all human activities, is no exception in the activities of providing education. It's just that, it is known that technological progress has two sides of impact, namely the positive and negative sides that we have to pay close attention to. Participants in the Ramadhan Islamic Boarding School at Jabal Nur Mosque consist of elementary and junior high school education, many of these participants are already familiar with technology such as gadgets, computers , etc. Participants only know technology but still don't know the uses and functions and differentiate technologies that are good for children. That made the PkM (Community Service) Team conduct training with the theme of using positive technology in the community. The implementation of this PkM improves the quality of Ramadhan Pesantren participants. The activity phase that has been carried out in this community service activity is to provide integrated training so that children can understand the use of positive technology in the community, as a result the children understand, and know which technologies are good to use and which are not good to use. The next plan is assigning tasks and evaluating the assignments given by the implementation team.
PELATIHAN INVESTASI SEJAK DINI MELALUI PASAR MODAL PADA MAHASISWA BARU POLITEKNIK TRIGUNA TASIKMALAYA Tine Badriatin; Lucky Radi Rinandiyana; Sri Sudiarti
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.489 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i1.1296

Abstract

Abstrak: Kegiatan ini dilaksanakan pada 100 orang mahasiswa Politeknik Triguna dengan mengambil tema “Muda dan Berinvestasi yang Cerdas Menuju Masa Depan Cerah”. Bertujuan untuk memberikan pendidikan dan latihan investasi dengan pasar modal melalui metode seminar dan kuliah umum. Adapun materi yang diberikan pada mahasiswa Triguna ini disampaikan oleh pengurus GIBEI-FE UNSIL-RELI bekerja sama dengan OJK Tasikmalaya dan PT. Reliance Sekuritas Indonesia, Tbk. sebagai praktisi yang mumpuni di bidangnya. Dengan telah dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan menghasilkan output generasi muda yang cerdas dan menanamkan jiwa berinvestasi sejak dini sehingga dapat mengetahui berbagai jenis investasi dan tidak terjerumus dalam investasi yang bodong. Selain itu agar kalangan muda sudah siap sejak dini untuk mewujudkan tujuan finansial dimasa yang akan datang.Abstract:  This activity was carried out on 100 Triguna polytechnic students with the theme "Young and smart investing towards a bright future." It aims to provide investment education and training with the capital market through seminar methods and public lectures. The material given to the Triguna students was delivered by the management of GIBEI-FE UNSIL-RELI in collaboration with OJK Tasikmalaya and PT. Reliance Sekuritas Indonesia, Tbk. as a qualified practitioner in his field. The implementation of this activity is expected to produce an intelligent young generation output and invest in the soul of an early investment so that it can find out various types of investment and not fall into investment that is bulging. In addition to that young people are ready early to realize financial goals in the future.
PENULISAN KREATIF UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK DEKORASI RUMAH DALAM ERA DIGITAL (STRATEGI PEMASARAN DARING) Irma Novida; Syihaabul Hudaa; Yumniati Agustina
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 2, No 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.253 KB) | DOI: 10.31764/jces.v2i2.1487

Abstract

Abstrak: Produk dekorasi rumah umumnya hanya dijual secara langsung di toko atau di sentra khusus dekorasi rumah. Akan tetapi, hal tersebut berdampak pada penurunan nilai penjualan, karena produk ini bukanlah barang konsumsi yang dibutuhkan setiap harinya. Salah satu agen transisi penjualan berbasis daring yang dikaji oleh peneliti adalah Asna Home. Asna Home merupakan salah satu toko yang menjual produk berbasis daring dengan mengoptimalisasikan media seperti Instagram. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengkaji penjualan produk dekorasi rumah menggunakan sistem daring. Peneliti menilai keefektivitasan penjualan menggunakan sistem daring dengan menggunakan metode survei dan wawancara kepada pemilik Asna Home Decor. Melalui metode survei dan wawancara, peneliti memeroleh data secara objektif, kemudian akan dianalisis peningkatannya dari penjualan secara langsung dengan menggunakan sistem daring. Penelitian ini nantinya dapat ditinjau dan diaplikasikan untuk produk lainnya dengan tujuan yang serupa, yaitu meningkatkan penjualan produk nonkomsumsi yang terkadang memerlukan waktu yang lama untuk laku terjual. Menggunakan strategi penjualan daring, produk Asna Home Decor mengalami peningkatan penjualan yang signifikan sebesar 30% dari tahun sebelumnya. Abstract:  Home decoration products are generally only sold directly in stores or in special home decoration centers. However, this has an impact on the decline in sales value, because this product is not a consumer item that is needed every day. One of the online-based sales transition agents reviewed by researchers is Asna Home. Asna Home is one of the stores that sell online-based products by optimizing media such as Instagram. The purpose of writing this article is to examine the sales of home decorating products using an online system. The researcher assessed the effectiveness of sales using the online system using survey and interview methods to the owner of Asna Home Decor. Through survey and interview methods, researchers obtain data objectively, then the increase will be analyzed directly from sales using an online system. This research can later be reviewed and applied to other products with a similar goal, namely to increase sales of non-consumption products, which sometimes require a long time to sell. Using an online sales strategy, Asna Home Decor products experienced a significant sales increase of 30% from the previous year.
PENERAPAN TEKNOLOGI TOKO ONLINE UNTUK PEMASARAN PRODUK BAGI IBU-IBU AISYIYAH GUNUNG KIDUL Gita Indah Budiarti; Murein Miksa Mardhia; Ahmad Azhari
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.788 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i1.1338

Abstract

Abstrak: Pemasaran dan promosi merupakan hal terpenting bagi penjualan produk. Ibu-ibu Aisyiyah Gunung Kidul (mitra) memiliki produk, salah satunya makanan ringan dari mokaf. Perlu adanya inovasi pada pemasaran untuk meningkatkan penjualan mitra. Kegiatan ini bertujuan untuk membuat toko online bagi mitra kemudian melatih mitra untuk menggunakannya. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini mitra mampu menggunakan website dan aplikasi dengan baik. Mitra yang dapat menunggah produknya sebesar 63%. Mitra sangat antusias pada pelatihan ini, dan berharap ada tindak lanjut dari kegiatan ini.Abstract: Marketing and promotion are the most important things for product sales. Aisyiyah Gunung Kidul mothers (partners) have products, one of which is snacks from the mokaf. There needs to be innovation in marketing to increase partner sales. This activity aims to create an online shop for partners and then train partners to use it. The method used is training and evaluation. The results of this activity partners are able to use the website and application well. Partners who can upload their products by 63%. Partners are very enthusiastic about this training, and hope that there will be a follow-up to this activity.

Page 3 of 54 | Total Record : 535