cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JCES (Journal of Character Education Society)
ISSN : 27153665     EISSN : 26143666     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Arjuna Subject : -
Articles 524 Documents
COMMUNITY EMPOWERMENT THROUGH TOURISM GUIDE TRAINING TO IMPROVE THE QUALITY OF AIR MERAH TOURISM PERFORMANCE Tuminah, Tuminah; Citra, Ariska; Agustina, Diana; Valeria, Valeria; Iskandar, Romi
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i2.7576

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pemandu wisata melalui pemberdayaan masyarakat.  Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kinerja masyarakat di wisata Air Merah Mungguk. Desa Mungguk memiliki obyek wisata Air Merah, namun masih mengalami kesulitan dalam hal memandu wisatawan yang datang. Hal ini dikarenakan masih minimnya pengetahuan masyarakat tentang memandu wisata. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah survey, sosialisasi, pelatihan, monitoring dan evaluasi. Bentuk-bentuk pemberdayaan masyarakat melibatkan partisipasi masyarakat mulai dari proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan. Program-program yang telah dilaksanakan meliputi sosialisasi sapta pesona dan pelatihan pemandu wisata. Dari kegiatan monitoring dan evaluasi terlihat bahwa setelah mengikuti pelatihan-pelatihan yang dilakukan, pemahaman warga tentang cara memandu wisatawan meningkat.  Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pemandu wisata ini meningkatkan kualitas kinerja pemandu wisata di wisata Air Merah desa Mungguk.Abstract: This service activity aims to provide tour guide training through community empowerment. This aims to improve the quality of community performance in Air Merah Mungguk tourism. Mungguk Village has Air Merah tourist attraction, but it still has difficulties in guiding tourists who come. This is due to the lack of public knowledge about guiding tours. The approach used in this activity is survey, outreach, training, monitoring and evaluation. Forms of community empowerment involve community participation starting from the planning process and implementing activities. The programs that have been implemented include socialization of Sapta Pesona and tour guide training. From the monitoring and evaluation activities, it can be seen that after participating in the trainings carried out, the residents' understanding of how to guide tourists has increased. The empowerment of the community through tour guide training can improve the quality of the performance of tour guides in Air Merah, Mungguk village.
SOCIALIZATION OF BHINNEKA TUNGGAL IKA TO IMPROVE NATIONAL INTEGRATION Sembada, Andhika Djalu; Muharam, Ricky Santoso; Prasetyo, Danang
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i2.8215

Abstract

Abstrak: Keberagaman dalam masyarakat merupakan suatu hal yang wajar dan biasa terjadi dalam situasi dan kondisi apapun. Secara ideal, perbedaan hendaknya diatur dan dibiasakan sebagai alat pemersatu dalam masyarakat. Meskipun pada kenyataan sehari-hari, banyak dijumpai keberagaman dan perbedaan yang justru dianggap sebagai alat untuk memecah belah. Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan dan simbol, merupakan sebuah alat yang dapat digunakan sebagai media pemersatu dalam masyarakat. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengingat kembali dan membangkitkan kembali semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam masyarakat. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi dengan diskusi dua arah yang terpadu, dapat menghasilkan berbagai macam masukan serta dapat mendengarkan secara langsung mengenai hal-hal yang terjadi dalam masyarakat mengenai pelaksanaan Bhinneka Tunggal Ika. Respon yang sangat baik dari masyarakat Kapanewon Seyegan, memberikan gambaran bahwa kegiatan sosialisasi menjadi sebuah agenda yang sangat bermanfaat.Abstract:  Diversity in society is a natural and common thing in any situation and condition. Ideally, differences should be organized and accustomed as a unifying tool in society. Although in everyday reality, there is a lot of diversity and differences that are actually considered as tools to divide. Bhinneka Tunggal Ika as a motto and symbol, is a tool that can be used as a unifying in society. The purpose of this community service is to recall and revive the spirit of Bhinneka Tunggal Ika in the community. Through the method of socialization with an integrated two-way discussion, it can produce a variety of inputs and can listen directly about the things that occur in the community regarding the implementation of Bhinneka Tunggal Ika. The method used in this community service is socialization with integrated two-way discussions, can generate various kinds of input and can listen directly to things happening in society regarding the implementation of Bhinneka Tunggal Ika. Excellent response from the community of Kapanewon Seyegan, giving an idea that socialization activities become a very useful agenda.
PELATIHAN PENULISAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI MAHASISWA Mahsup, Mahsup; Rochayati, Nurin; Ibrahim, Ibrahim
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i2.8027

Abstract

Abstrak: Masih banyak mahasiswa yang kesulitan memahami dan membuat proposal PTK. Hal ini dikarenakan belum memiliki karya tulis ilmiah berupa PTK. Rata-rata penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan penulisan PTK dengan baik dan benar, mahasiswa belum terbiasa menulis dan meneliti, kemudian belum adanya kegiatan pelatihan tentang PTK. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengetahui pemahaman mahasiswa dalam membuat proposal penelitian tindakan kelas dengan baik dan benar. Lokasi kegiatan pegabdian dilaksanakan di Mataram bertempat di Aula FKIP Ummat dengan tahapan kegiatan terdiri dari sosialisasi, pelaksanaan kegiatan dan penilaian. Hasil Pengabdian bahwa pelaksanaan pelatihan penulisan penelitian tindakan kelas bagi dapat peningkatan pemahaman dalam membuat proposal penelitian tindakan kelas dengan baik dan benar dan dapat memahami cara menganalisis masalah dikelas, merumuskan masalah dan membuat metode pelaksaan PTK.Abstract: There are still many students who have difficulty understanding and making Class Action Research proposals. This is because it does not have a scientific paper in the form of Class Action Research. The average cause is a lack of knowledge of writing properly and correctly, students are not used to writing and researching, then there is no training activity on Class Action Research. The purpose of this devotional activity is to know the student's understanding in making class action research proposals properly and correctly. The location of pegabdian activities is held in Mataram located in the Ummat FKIP Hall with the stages of activities consisting of socialization, implementation of activities and assessment. The result of devotion that the implementation of classroom action research writing training can improve understanding in making class action research proposals properly and correctly and can understand how to analyze problems in class, formulate problems and create ptk torture methods.
MENINGKATKAN JIWA ENTREPRENEUR ISLAMI GENERASI MUDA MELALUI SEMINAR WIRAUSAHA ISLAMI Sujana, I Wayan; Ridzal, Nining Asniar
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i2.8136

Abstract

Abstrak: Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat melalui seminar ini adalah memberikan ilmu dan wawasan baru kepada generasi muda terutama untuk membuka semangat  jiwa entrepreneur Islami sehingga menumbuhkan semangat jiwa generasi muda untuk menjadi wirausaha islami. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah. Desa Boneatiro Barat merupakan Desa yang memiliki banyak potensi. Membuka  peluang bagi generasi muda untuk menjadi seorang wirausahawan. Kehadiran pemuda wirausaha menjadi faktor pendorong dalam meningkatkan aktivitas ekonomi di Desa ini. Wirausaha muda akan berdampak pada kesempatan kerja dan peningkatan pendapatan sekaligus mengurangi kemiskinan di kalangan penduduk. Namun yang dipahami generasi muda tentang kekhususan kewirausahaan, mulai dari konsep dan karakteristiknya, termasuk kewirausahaan Islami, masih relatif rendah.  Operasi bisnis masih dilakukan atas dasar pengalaman tanpa didukung oleh pemahaman dan ilmu yang memadai. Adanya tempat-tempat terbuka untuk melaksanakan bisnis  adalah salah satu faktor yang mendorong pemuda untuk berbisnis di samping faktor lainnya. Hanya saja banyak pemuda di desa ini justru mencari pekerjaan di luar dari Desa Boneatiro Barat. Abstract:  The purpose of community service activities through this seminar is to provide new knowledge and insights to the younger generation, especially to open the spirit of the Islamic entrepreneurial spirit so as to foster the spirit of the young generation to become Islamic entrepreneurs. The method used in this activity is the lecture method. Boneatiro Barat Village is a village that has a lot of potential. Opening opportunities for the younger generation to become entrepreneurs. The presence of entrepreneurial youth is a driving factor in increasing economic activity in this village. Young entrepreneurs will have an impact on job opportunities and increase income while reducing poverty among the population. However, what the younger generation understands about the specifics of entrepreneurship, starting from its concepts and characteristics, including Islamic entrepreneurship, is still relatively low. Business operations are still carried out on the basis of experience without being supported by adequate understanding and knowledge. The existence of open places to do business is one of the factors that encourage youth to do business in addition to other factors. It's just that many youths in this village are looking for work outside of Boneatiro Barat Village.
OPTIMALISASI USAHA PADA UKM TENAGA MUDA MELALUI METODE PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN Veni Dayu Putri
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i3.9535

Abstract

: Ampas Tahu merupakan hasil sampingan yang diperoleh dari proses pembuatan tahu. Ampas ini biasanya dimanfaatkan untuk pakan ternak dan sebagian lainnya digunakan oleh beberapa masyarakat untuk diolah menjadi bahan pembuat tempe gembus. Tidak banyak masyarakat yang menyadari bahwa kandungan gizi yang terdapat pada limbah tahu tersebut memiliki potensi pangan dan dapat meningkatkan gizi masyarakat serta berpotensi usaha dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bermitra dengan produsen tahu Usaha Kecil Menengah (UKM) Tenaga Muda di Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru, Riau. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan jumlah produk usaha UKM Tenaga Muda, pengurusan izin usaha dan pelatihan digital marketing. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan adalah pelatihan dan pendampingan. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini antara lain 1) adanya peningkatan jenis produk yang dipasarkan yang sebelumnya 2 produk menjadi 6 jenis produk, 2) adanya izin usaha berbadan hukum dan 3) adanya akun e-commerce yang dimiliki mitra untuk pemasaran produk secara online.
EDUKASI KELOMPOK WANITA TANI TERKAIT STRATEGI DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN ALOE VERA Siti Nur Aisyah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i3.8781

Abstract

Abstrak: Pembatasan mobilitas publik selama masa pandemi telah menurunkan omset usaha secara signifikan pada produk olahan Aloe vera di Desa Bendungan, Kabupaten Kulon Progo. Produk olahan lidah buaya yang dilakukan oleh KWT tergolong kurang menguntungkan akibat daya tahan simpan yang pendek dan rendahnya permintaan. Studi ini ditujukan untuk mengedukasi KWT di Kelurahan Bendungan mengenai diversifikasi produk olahan Aloe vera menjadi produk non pangan berdaya tahan simpan lama (hand sanitizer dan sabun cuci tangan). Upaya edukasi ini dilakukan melalui diskusi kelompok, pelatihan interaktif pembuatan produk olahan non-pangan lidah buaya, dan pelatihan uji hedoniknya. Kegiatan ini melibatkan 14 orang anggota KWT. Studi ini berhasil meningkatkan wawasan dan keterampilan teknis terkait diversifikasi produk Aloe vera non pangan. Produk hand sanitizer dan sabun cuci tangan mendapatkan penerimaan yang tinggi dari anggota KWT dan dinilai potensial untuk dikembangkan lebih lanjut. Dari segi kualitas produk, kedua produk memperlihatkan efek antimikroba yang mendekati produk komersial serupa. Guna mengembangkan produk yang kualitas dan spesifikasinya dapat disetarakan dengan produk komersial serupa, perlu adanya inisiasi pengembangan secara terkontrol dan terukur, terutama berkaitan dengan produksi massa dan pengujian kualitas produk.Abstract: Public mobility restriction during COVID-19 pandemic triggered a significant decrease on the revenue resulted from the processed Aloe vera food products commercialized by Women Farmers Group (WFG) in Bendungan, Kulon Progo. This food products showed less promising economic value due to its short durability and lack of popularity among customers. Therefore, this program was aimed to educate WFG in Bendungan regarding the diversification of Aloe vera into non-food product with longer durability. This education was conducted through group discussion, interactive training related to the making process of non-food Aloe vera products, and its hedonic assay. About 14 members of WFG were involved in this activity. This study improved the insight and technical skill of WFG members related to diversification of Aloe vera non-food products. Both hand sanitizer and hand wash gained high acceptance from WFG members and was considered as potential products to be further developed. Based on its product quality, both non-food products showed a comparable antimicrobial effect with similar commercial products. To develop a product with similar quality and specification with those commercial products, the development should be initiated in a controlled and measurable way, particularly its mass production and quality assessment.
EDUKASI RELAKSASI OTOT PROGRESIF CEGAH STRES DAN JENUH BELAJAR DARING PADA SISWA SMA Rina Puspita Sari
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i3.8797

Abstract

Abstrak: Pembelajaran daring merupakan salah satu dampak pandemi covid-19. Metode belajar daring, kurang nya interaksi secara langsung antara guru dan siswa, kendala sinyal dan alat belajar yang harus dimiliki mengakibatkan munculnya masalah stress, jenuh, cemas dan kelelahan pada siswa. Tujuan dari kegiatan ini yaitu melakukan edukasi relaksasi otot progresif untuk mencegah stress dan jenuh pada siswa selama menjalani pembelajaran daring. Metode pelaksanaan yaitu ceramah dengan slide power point, tanya jawab dan latihan relaksasi otot progresif melalui video dan menggunakan zoom meeting pada 50 siswa SMA N 24 Kab Tangerang. Terjadi peningkatan pengetahuan pada siswa yaitu rerata hasil pre-post test dari 60 menjadi 92. Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi tentang relaksasi otot progresif. Kondisi nyaman dan rileks juga disampaikan oleh siswa. Diharapkan latihan relaksasi otot progresif dapat dilakukan secara berkesinambungan selama beberapa kali sesi latihan untuk diidentifikasi tingkat stres agar tampak hasil penurunan stress atau cemas, serta ada deteksi tingkat stres sebelum dan setelah kegiatan.Abstract: Online learning is one of the impacts of the COVID-19 pandemic. Online learning methods, the lack of direct interaction between teachers and students, signal constraints and learning tools have resulted many problems such as stress, boredom, anxiety and fatigue in students. The purpose of this activity is to provide progressive muscle relaxation education to prevent stress and boredom in students during online learning. The implementation method is a lecture with power point slides, questions and answers and progressive muscle relaxation exercises via video and using a zoom meeting on 50 students of SMA N 24 Tangerang. There was an increase in students' knowledge, namely the average pre-post test result from 60 to 92. This indicates that there was an increase in students' knowledge after being given education about progressive muscle relaxation. A comfortable and relaxed condition was also conveyed by the students. It is hoped that progressive muscle relaxation exercises can be carried out continuously for several training sessions to identify stress levels so that the results of stress or anxiety reduction can be seen, as well as detect stress levels before and after activities.
PENDAMPINGAN PENGELOLAHAAN ABON IKAN DAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI UKM Nur Aini; Mardiah Mardiah; Selva Selva
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i3.9210

Abstract

Abstrak: Faktor pendampingan dalam pengelolaan abon ikan dan digital marketing tidak berjalan dengan baik pada UKM yang ada di daerah Desa Jatisela Kecamatan Gunungsari kabupaten Lombok Barat dikarenakan masih rendahnya sumber daya manusia dalam hal komunikasi dan informatika di dalam memajukkan sebuah usaha. Untuk itu tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah Untuk mengetahui dimensi pemasaran dengan sistem online dengan sistem digital marketing dalam pengelolahaan abon ikan serta ingin mengetahui cara mengemas suatu produk olahan UKM yang ada di UD, Semangat. Dengan tahapan metode kegiatan meliputi pelatihan, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi hasil dari pendampingan tersebut. Hasil Pengabdian bahwa pelaksanaan pendampingan dalam mengelola abon ikan dan digital marketing guna peningkatan ekonomi UKM  di Desa jatisela kecamatan gunungsari kabupaten Lobar cukup baik dalam hal kemasan produk,dan pemasaran secara online dengan media digital sehingga pangsa pasar sudah mulai meningkat dan dapat berkomunikasi dengan lebih terarah di dalam memasarkan produk abon ikan para UKM. Abstract: Mentoring factors in the management of shredded fish and digital marketing do not work well for SMEs in the Jatisela Village, Gunungsari District, West Lombok Regency, due to the low level of human resources in terms of communication and informatics in promoting a business. For this reason, the purpose of this community service program is to find out the dimensions of marketing with an online system with a digital marketing system in the management of shredded fish and want to know how to package a processed product of SMEs in UD, Spirit. The stages of the activity method include socialization, implementation of activities and evaluation of the results of the mentoring. The results of the service show that the implementation of assistance in managing shredded fish and digital marketing to improve the economy of SMEs in Jatisela Village, Gunungsari District, Lobar Regency is quite good in terms of product packaging, and online marketing with digital media so that market share has begun to increase and can communicate more directed at in marketing shredded fish products for SMEs.
PEMBERDAYAAN GURU UNTUK MENINGKATKAN LITERASI PARENTING Mutiara Magta; Khaerul Anam; Andayani Andayani; Mukti Amini; Sri Tatminingsih; Siti Aisyah; Mohamad Hariyono
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i3.8971

Abstract

Abstrak: Salah satu penguatan dalam kehidupan bermasyarakat terutama dalam pendidikan dan perkembangan anak usia dini adalah dengan adanya program pendidikan orangtua atau yang sering disebut parenting. Di masa pandemi covid 19 pendidikan parenting untuk orangtua sangat dibutuhkan. Kesibukan orangtua yang harus membagi perhatian antara pekerjaan dan mendampingi anak belajar di rumah tentu menjadi tantangan yang tidak mudah dihadapi orangtua. Sekolah sebagai agen perubahan ikut bertanggungjawab terhadap pendidikan anak di rumah selama pandemic berlangsung sehingga perlu memberikan penguatan kepada orangtua tentang literasi parenting hal ini bertujuan agar orangtua dapat mendampingi anak belajar di rumah. Berdasarkan identifikasi diketahui tidak semua guru paham bagaimana harus menjalin komunikasi dan bekerjasama dengan orangtua terkait perkembangan anak. Dinas pendidikan Kota Tangerang Selatan bekerjasama dengan fakultas ilmu keguruan Universitas Terbuka mengusahakan memberikan pelatihan dan pendampingan literasi parenting kepada guru SD dan TK agar guru-guru orang dapat melaksanakan program parenting di sekolahnya.  Pelatihan ini diikuti 35 guru dari 9 sekolah dengan menggunakan metode webinar dan pedampingan oleh fasilitator. Hasilnya diperoleh 7 dokumen program parenting dengan topik membangun komunikasi empatik, peran guru dan orangtua dalam membangun kesiapan bersekolah dan sinkronisasi pendampingan pembelajaran daring antara guru dan orang tua. Abstract:  One of strengthening of society life especially education and development of early childhood education is parenting program at school. In pandemic situations, education for parents is very needed. The busy parents must share attention between the job and the accompaniment their kids were learning at home that could be a challenge for parents. As an agent of change, the school has a responsibility to the children's education at home, so that the school has to strengthen the parents. Based on identification it is known that most of the teachers did not understand how to communicate and do teamwork with parents about the development of children. The South Tangerang City education Office in collaboration with the faculty of teacher training of Open University seeks to provide parenting literacy training and accompaniment to elementary and kindergarten teachers so that the teachers can implement parenting programs in their school. This training was attended by 35 teachers from 9 schools using the webinar method and mentoring by facilitators. The results obtained 7 documents parenting program with the topic of building empathic communication, the role of teachers and parents in building school readiness, and synchronizing online learning assistance between teacher and parents.
OPTIMALISASI SUMBERDAYA DESA MENUJU DESA SEHAT DAN MANDIRI PANGAN Devi Ristian Octavia; Suryani Yuli Astuti; Lilin Turlina; Abdul Majid; Erna Nur Faizah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i3.9869

Abstract

Abstrak: Pandemi Covid-19, tidak hanya berdampak pada Kesehatan, namun juga pada perekonomian masyarakat. Desa Kuluran memiliki potensi sumber daya alam yang sangat baik, terlihat dari tanah yang subur sehingga tumbuhan dapat hidup dengan baik di lingkungan tersebut, termasuk tanaman obat keluarga (TOGA). Dengan adanya potensi tersebut, yang menjadi permasalahan adalah masyarakat kurang mengetahui bahwa sumber daya tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber gizi dan apotek hidup untuk meningkatkan imunitas di masa pandemic Covid-19. Pengelolaan sumber daya alam dapat dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat desa. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan September – November 2021 dalam lima tahapan mulai dari identifikasi potensi dan masalah desa, sosialisasi kegiatan, FGD Kebun Gizi dan Apotek Hidup, Pembuatan Rumah Toga dan monitoring dan Evaluasi. Pemberdayaan masyarakat dalam upaya mewujudkan desa sehat dan madiri mampu meningkatkan pamahaman masyarakat dalam pemanfaatan sumberdaya desa sebagai apotek hidup dan sumber gizi dengan ketercapaian pemahaman 6 indikator sebesar >75%.Abstract:  The Covid-19 pandemic, not only has an impact on health, but also on the community's economy. Kuluran Village has excellent natural resource potential, as can be seen from the fertile soil so that plants can live well in the environment, including family medicinal plants (TOGA). With this potential, the problem is that people don't know that these resources can be used as a source of nutrition and live pharmacies to increase immunity during the Covid-19 pandemic. Natural resource management can be carried out in a participatory manner by involving all components of the village community. This community service will be carried out in September – November 2021 in five stages starting from identifying village potentials and problems, socializing activities, FGD of Nutrition Gardens and Living Pharmacies, Making Toga Houses and monitoring and evaluation. Community empowerment in an effort to create a healthy and independent village is able to increase community understanding in the use of village resources as a living pharmacy and source of nutrition with the achievement of understanding 6 indicators of >75%.