cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 87 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2020): November" : 87 Documents clear
APLIKASI ELEKTRONIKA UNTUK MENGHASILKAN ALAT SEMPROT DISINFEKTAN OTOMATIS GUNA MENGURANGI PENYEBARAN COVID-19 DI DESA GONTORAN KECAMATAN LINGSAR LOMBOK BARAT Linda Sekar Utami; Islahudin Islahudin; N.W.S Darmayanti; Nursina Sari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.2475

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan di Desa Gontoran Kabupaten Lombok Barat, Pemilihan Kabupaten Lombok Barat karena dekat dengan Wilayah Kota Mataram yang memiliki tingkat infeksi Covid-19 tertinggi di wilayah NTB. Lombok barat berada pada peringkat 2 setelah Kota Mataram. Angka ini terus meningkat jika tidak ada kesadaran dari masyarakat untuk mengikuti himbauan pemerintah. Desa Gontoran adalah jalur perekonomian wilayah kecamatan lingsar, sehingga banayak masyarakat melewati Desa Gontoran menuju Pasar Mandalika, sehingga alat semprot disinfektan sangat dibutuhkan. Pengabdian ini dilakukan untuk memberi kemudahan kepada masyarakat agar dapat melakukan penyemprotan secara otomatis agar tidak terlalu banyak tenaga yang dibutuhkan karena Desa Gontoran merupakan jalur ramai menuju pasar Mandalika untuk memasarkan hasil pertanian dan perkebunan masyarakat kecamatan Lingsar. Metode yang digunakan adalah membuat modul dan membuat langsung alat semprot bersama masyarakat Desa Gontoran dengan memanfaatkan pengetahuan elektronika di Program Studi Pendidikan Fisika. Hasil pengabdian berupa modul pembuatan gerbang disinfektan dan produk gerbang otomatis disinfektan desa Gontoran. Kata kunci: alat semprot disinfektan otomatis; covid-19. ABSTRACTCommunity service activities are carried out in Gontoran Village, West Lombok Regency, West Lombok Regency Election because it is close to the Mataram City Region which has the highest Covid-19 infection rate in the NTB region. West Lombok is ranked 2 after the City of Mataram. This number continues to increase if there is no awareness from the public to follow the government's call. Gontoran Village is an economic route for the lingsar sub-district area, so that many people pass through Gontoran Village to the Mandalika Market, so that disinfectant spray equipment is needed. This service is done to make it easier for the community to spray automatically so that not too much energy is needed because Gontoran Village is a busy route to the Mandalika market to market the agricultural and plantation products of the Lingsar district community. The method used is to make modules and make a spray device directly with the people of Gontoran Village by utilizing electronic knowledge in the Physics Education Study Program. The results of the service are in the form of making disinfectant gate modules and automatic gate disinfectant gate products in Gontoran village. Keywords: automatic disinfectant sprayer;covid-19.
PENGEMBANGAN RTH SEMPADAN SUNGAI CISADANE SEBAGAI SALAH SATU ATRAKSI WISATA PADA KAMPUNG EKOWISATA KERANGGAN Kusriantari Fenny Aprillia; Refranisa Refranisa; Abi Maulana Hakim
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.547 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3149

Abstract

ABSTRAKPeristiwa banjir Sungai Cisadane yang terjadi pada tahun 2014 berimbas pada menurunya minat daya tarik masyarakat untuk mengunjungi Kampung Ekowisata Keranggan, dikarenakan rusaknya sarana dan prasarana di sempadan Sungai Cisadane. Masyarakat berharap adanya sentuhan dari segi desain untuk meningkatkan citra pada Kampung Ekowisata Keranggan khususnya pada atraksi memancing ikan sebagai daya tarik utama agar menarik minat pengunjung untuk datang. Tujuan abdimas ini adalah membangkitkan atraksi wisata Kampung Ekowisata Keranggan dengan cara merancang spot pemancingan ikan. Mitra abdimas adalah warga Kampung Ekowisata Keranggan RW 05 yang berjumlah 100 kk. Untuk mendapatkan hasil rancangan yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan, maka dimulai dengan survei lapangan/lokasi untuk mengenali dan memahami kondisi fisik maupun non fisik eksisting. Survei tersebut dilakukan dengan wawancara, pengamatan, pengukuran, pemotretan, penggambaran yang dilakukan secara  terstruktur dengan masyarakat dan komunitas sadar wisata kampung Keranggan. Hasil dari survei kemudian dianalisis untuk mendapatkan konsep perencanaan dan perancangan spot pemancingan ikan yang fungsional dan estetis bagi Kampung Ekowisata Kranggan. Luaran abdimas berupa dokumen gambar rancangan serta evaluasi dari kegiatan abdimas ini adalah berupa tanggapan perwakilan masyarakat Kampung Ekowisata Keranggan terhadap desain spot pemancingan. Kata kunci: ekowisata; perencanaan; perancangan; atraksi wisata; spot pemancingan ABSTRACTCisadane River Flood that happen in 2014 had an effect to decreasing the appeal of society interest to visit Keranggan Ecotourism, because of the damage facilities and infrastructure at Cisadane border. The society hope any design planning to increase Keranggan Ecotourism image especially at fishing attraction as the main attraction for visitor to visit. The purpose of this society service  is to increase tourism attraction at Keranggan Ecotourism by designing fishing spot area. Partner of this society service is Keranggan Ecotourism society RW 05 numbering of 100 family head. To obtain design result that suitable to the character and needs, therefore it starts with site survey to identify and perceive physical and unphysical existing condition. Survey is conducted by interview, observation, measurement, photograph, and sketch that be done in structured with society and tourism community of Keranggan Village. The result of the survey then analyzed to get planning and designing concept of fishing spot area which is functional and aesthetic for Keranggan Ecotourism. Output of this society service is design drawing document and the evaluation of this program is respons of Keranggan Ecotourism society representatives to design of fishing spot area. Keywords: ecotourism; planning; designing; tourism attraction; fishing spot area
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI PENGASAPAN IKAN TERBANG DI KELURAHAN MOSSO, KABUPATEN MAJENE, PROVINSI SULAWESI BARAT Reski Fitriah; Muhammad Nur; Muhammad Nur Ihsan; Apriansyah Apriansyah; Nur Indah Sari Arbit; Ady Jufri; Tenriware Tenriware; Admi Athirah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.366 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3356

Abstract

ABSTRAKIkan terbang merupakan salah satu sumberdaya perikanan yang melimpah dan memiliki nilai sosial ekonomi cukup penting karena salah satunya dijadikan sebagai usaha pengasapan ikan di Provinsi Sulawesi Barat. Program Kemitraan Masyarakat Melalui Penerapan Teknologi Pengasapan Ikan Terbang Di Kelurahan Mosso, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat tentang cara produksi ikan asap yang baik. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juni 2020 di Kelurahan Mosso, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat. Mitra kelompok yang menjadi sasaran utama pengabdian ini yaitu kelompok usaha pengasapan ikan terbang “Siamasei Lestari”. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini Penyuluhan dan praktek cara produksi ikan asap yang baik serta introduksi teknologi alat pengasapan ikan. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini antara lain meningkatnya kemampuan dan keterampilan masyarakat tentang cara produksi ikan asap yang baik dan adanya alat pengasapan ikan yang dapat digunakan untuk pengembangan usaha mitra program kemitraan masyarakat. Beberapa keuntungan dari penggunaan alat pengasapan ikan antara lain efisiensi penggunaan asap sehingga produk cepat matang, kualitas yang seragam dan warna yang lebih menarik, kuantitas produk lebih banyak, produk akhir yang lebih higienis, menghemat biaya produksi karena efisiensi bahan bakar yang digunakan optimal dan produk akhir yang lebih higienis karena proses produksi tidak terkontaminasi.   Kata kunci: Ikan terbang; pengasapan; program kemitraan masyarakat; sulawesi barat; teknologi ABSTRACTFlying fish is one of the abundant fisheries resources and has quite important socio-economic value because one of them is used as a fish smoking business in West Sulawesi Province. The community development program through the Application of Flying Fish Smoking Technology in Mosso Village, Majene Regency, West Sulawesi Province, the aims to improve the capacity and skills of the community on good smoked fish production methods. This activity was carried out in June 2020 in Mosso Village, Sendana District, Majene Regency, West Sulawesi Province. The group partner who is the main target of this service is the flying fish smoking business group "Siamasei Lestari". The method used in this service activity provides counseling and practice of good smoked fish production methods as well as the introduction of smoking equipment technology. The results that were achieved from this activity included the improvement of the community's abilities and skills on how to produce smoked fish properly and the existence of a fish smoker that can be used for business development of community partnership program partners. Some of the advantages of using fish smoking equipment include the efficient use of smoke so that the product ripens quickly, uniform quality and more attractive color, more product quantity, more hygienic final products, saving production costs due to optimal fuel efficiency and final product. which is more hygienic because the production process is not contaminated. Keywords: flying fish; smoked;  community development program; west sulawesi;  technology
PENGEMBANGAN DESA SENTRA ORGANIC FARMING DI DESA RENDENG, GEBANG, PURWOREJO Budi Setiawan; Zulfanita Zulfanita; Didik Widiyantono; Sugeng Eko Putro Widoyoko
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.389 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.2998

Abstract

ABSTRAKKesadaran petani akan dampak dari penggunaan pupuk atau pestisida kimia dalam pertanian konvensional sangat rendah. Penurunan kualitas lingkungan seperti berkurangnya serangga, penurunan kesuburan tanah, penurunan kualitas air, udara dan polusi tanah disebabkan oleh penggunaan bahan kimia dalam pertanian konvensional. Salah satu yang dapat dijadikan solusi untuk mengatasi kondisi ini adalah pengembangan pertanian organik (organic farming). Program Pengabdian Masyarakat dilaksanakan di desa Rendeng, kecamatan Gebang, kabupaten Purworejo bertujuan untuk menjadikan desa Rendeng sebagai kawasan pertanian, peternakan dan perikanan berbasis organic farming. Mitra dalam pelaksanan pengabdian masyarakat ini adalah kelompok tani Ngudi Makmur dengan anggota 30 orang.  Metode yang digunakan adalah Education for Sustainable Development (EfSD) merupakan salah satu metode pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada penyelesaian masalah pada lingkungan masyarakat. Metode EfSD menekankan pada 3 pilar yaitu ekonomi, ekologi atau lingkungan dan sosial. Program kegiatan yang dilaksanakan secara garis besar meliputi, 1) pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,2) Penumbuhan dan pengembangan budidaya pertanian, dan perikanan berbasis organic farming, 3) peningkatan produksi, pengolahan dan pemasaran hasil pertanian dan perikanan. Hasil pengabdian masyarakat ini berupa penguatan kelembagaan Kelompok Tani  Ngudi Makmur beraktifitas dengan aktif, adanya program kegiatan dan sosialisasi serta pelatihan serta pembinaan         pengetahuan dan pengalaman  kelompok  tani dalam pengembangan pertanian dan perikanan organik. Kata kunci : organic farming; pertanian; perikanan; education for sustainable development. ABSTRACTFarmers' awareness of the impact of using chemical fertilizers or pesticides in conventional agriculture is very low. Environmental quality degradation such as reduced DR, decreased air quality, air pollution is caused by the use of chemicals in conventional agriculture. One of the solutions to overcome this condition is the development of organic agriculture (organic farming). The Community Service Program implemented in Rendeng village, Gebang District, Purworejo Regency aims to make Rendeng village an organic agriculture-based agricultural, livestock and fishery area. Partners in implementing this community service are the Ngudi Makmur farmer group with 30 members. The method used is Education for Sustainable Development (EfSD), which is a community service method that is oriented towards solving problems in the community environment. The EfSD method emphasizes 3 pillars, namely economic, ecological or environmental and social. The program of activities carried out in outline includes, 1) community empowerment through institutional strengthening and improvement of the quality of human resources, 2) cultivation and development of agricultural and fisheries based on organic agriculture, 3) increasing production, processing and marketing of agricultural and fishery products. The results of this community service are in the form of institutional strengthening of the Ngudi Makmur Farmer Group to be actively active, the existence of a program of activities and outreach as well as training as well as fostering knowledge and experience of farmer groups in developing organic agriculture and fisheries. Keywords : organic farming; agriculture; fishery; education for sustainable development.
PKM PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN ALAT PERAGA MEKANIKA APLIKATIF BAGI GURU IPA Islahudin Islahudin; Saiful Prayogi; Haifaturrahmah Haifaturrahmah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.021 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3211

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan melaksanakan pendampingan pengembangan alat peraga mekanik aplikatif bagi guru IPA. Sebagai pendukung alat peraga yang dikembangkan, dalam kegiatan PKM ini juga dilakukan pendampingan pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis keterampilan proses sains. Mitra kegiatan PKM, yaitu Madrasah Aliyah NW Sepit, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, dan anggota kelompok guru mitra yang terlibat sebanyak 12 guru IPA pada rumpun mata pelajaran fisika, biologi, dan kimia. Metode pelaksanaan PKM melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan yang dirinci menjadi empat tahap, mulai dari persiapan, pelatihan dan pendampingan, konsultasi dan presentasi produk hasil pendampingan, sampai dengan implementasi produk hasil pendampingan ke peserta didik pada pembelajaran IPA. Hasil kegiatan PKM secara umum, yaitu guru IPA sebagai kelompok mitra telah memiliki kompetensi dalam mengembangkan alat peraga mekanik aplikatif dan LKPD berbasis keterampilan proses sains sebagai pendukung implementasi alat peraga ke peserta didik. Produk alat peraga aplikatif yang dikembangkan guru menjadi fondasi pembelajaran inovatif guru IPA dalam menciptakan proses pembelajaran yang atraktif dan menarik untuk mencapai hasil belajar yang lebih optimal. Hasil kegiatan PKM ini dapat menjadi referensi pelaksanaan kegiatan PKM serupa untuk dapat dilaksanakan pada kelompok guru IPA di kabupaten lain sebagai kegiatan suplemen bagi guru dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran IPA di kelas. Kata kunci: Alat peraga; kelompok guru IPA; lembar kerja peserta didik; mekanika aplikatif. ABSTRACTThis community service (PKM) activity aims to assist in the development of applicative mechanical props for science teachers. As a support for the props that were developed, in this activity there was also assistance in the development of student worksheets (LKPD) based on science process skills. PKM activity partners, namely Madrasah Aliyah NW Sepit, kecamatan Keruak, kabupaten Lombok Timur, and members of the group of partner teachers involved were 12 science teachers in a group of physics, biology, and chemistry subjects. The methods of implementing PKM through training and mentoring activities are carried out in four stages, starting from preparation, training and assistance, consultation and presentation of mentored products, to implementation of mentoring products to students in science learning. The result of PKM activities is that science teachers as a partner group have been competent in developing applicative mechanical props and LKPD based on science process skills as a support for the implementation of props to the students. The applicative props product developed by the teacher becomes the foundation of innovative learning of science teachers in creating attractive learning processes to achieve optimal learning outcomes. The results of these PKM activities can be a reference for the implementation of similar PKM activities to be carried out in groups of science teachers in other districts as a supplementary activity for teachers in improving the quality of the science learning process in the classroom. Keywords: Applicative mechanical props; student worksheets; science teachers group
KERJASAMA PENGEMBANGAN POTENSI WISATA SUNGAI DI DESA MENURAN KECAMATAN BAKI Riana Rachmawati Dewi; Siti Wulandari; Arief Abdul Azis
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.061 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3261

Abstract

ABSTRAKDesa wisata merupakan kelompok masyarakat yang mampu berinteraktsi dan bekerjasama dalam pemberdayaan potensi yang ada. Penggunaaan dan pemanfaatan lahan sebagai lokasi desa wisata di wilayah Kec. Baki, Kab. Sukoharjo selalu dikembangkan. Tujuan dalam kegatan ini adalah membantu  mengembangkan potensi wisata yang ada. Mitra adalah kelompok masyarakat Masdulkabi dan karang taruna di Desa Menuran Kecamatan Baki sebanyak 40 orang. Tim Himpunan Mahasiswa UNIBA Surakarta melakukan riset dan melihat adanya potensi wisata di sebuah Desa Menuran dengan Sungai sebagai kunci utama. Masalah yang dihadapi masih kurangnya pelatihan pemanfaatan teknologi, perbaikan sarana dan prasarana di sekitar lokasi. Metode yang dilakukan adalah pendekatan dan pengarahan kepada kelompok masyarakat melalui sosialisasi dan pelatihan serta perbaikan sarana dan prasarana dalam bentuk sarana sanitasi kesehatan dan pengadaan perahu wisata. Hasil dari program ini adalah Desa wisata sungai di Menuran yang masyarakatnya semakin kreatif dan pengelolaan potensi sungai tersebut sebagai wisata edukasi kepada masyarakat untuk memelihara dan menjaga sungai.  Kata kunci : potensi; lokal; sungai. ABSTRACTA tourist village is a community group capable of interacting and collaborating in empowering existing potentials. Used of land as a tourist village location in the district. Baki, Kab. Sukoharjo is always being developed. The purpose of this activity is to help develop the existing tourism potential. Partners are the Masdulkabi community group and youth organizations in Menuran Village, Baki District, totaling 40 people. The UNIBA Surakarta Student Association team conducted research and saw the potential for tourism in a Menuran Village with rivers as the main key. The problem faced is still a lack of training in the use of technology, repair of facilities and infrastructure around the location. The method used is an approach and direction to community groups through socialization and training as well as repair of facilities and infrastructure in the form of health sanitation facilities and procurement of tourist boats. The result of this program is a river tourism village in Menuran whose people are getting more creative and managing the river's potential as an educational tour for the community to maintain and protect the river. Keywords : potential; local; river 
PENYULUHAN NAPZA PADA KARANGTARUNA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN OBAT Evicenna Naftuchah Riani; Wilis Dwi Pangesti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.83 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3198

Abstract

ABSTRAKPenyalahgunaan narkoba menjadi permasalahan mendesak di Indonesia. Narkotika, alcohol, psikotropika dan zat adiktif lainnya atau yang biasa dikenal dengan sebutan NAPZA merupakan benda terlarang dan sangat berbahaya bagi penggunanya dimana benda ini sudah menjadi trend dikalangan anak muda atau remaja. Hasil survei BNN menyebutkan 4 dari 100 orang pelajar/mahasiswa pernah menggunakan narkoba. Sebanyak 32 juta jiwa warga Jawa Tengah, terdapat 1,3% atau sekitar 195 ribu jiwa warga Jawa Tengah adalah penyalah guna Narkoba. Menurutnya, angka prevalensi ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan Provinsi lain seperti Jawa Barat yang hanya sebesar 0,8%. Korban penyalahgunaan NAPZA di Kabupaten Purbalingga berjumlah 197 kasus. Berbagai upaya penangulangan terus dilakukan, namun karena tingginya mobilitas penduduk antar wilayah menyebabkan meningkatnya penyalahgunaan NAPZA. Pada tahun 2019 di Purbalingga ditemukan 32 kasus baru yang ditangani oleh BNN Kabupaten Purbalingga, dengan rincian 4 orang perempuan dan 28 orang laki-laki. Dengan rentang umur 14-41 tahun. Hasil akhir dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat pada mitra untuk memiliki pengetahuan NAPZA dan dapat meningkatkan kesadaran remaja untuk menjauhi narkoba. Metode yang digunakan dengan ceramah, diskusi, tanya jawab dan evaluasi kegiatan. Terdapat peningkatan pengetahuan tantang NAPZA pada karangtaruna Desa Talagening sebagai upaya dalam pencegahan penyalahgunaan obat-obatan yang dapat merusak kesehatan fisik dan jiwa. Kata Kunci: penyuluhan; NAPZA; karangtaruna; pencegahan penyalahgunaan obat. ABSTRACTDrug abuse is an urgent problem in Indonesia. Narcotics, alcohol, psychotropic substances and other addictive substances or commonly known as drugs are prohibited objects and are very dangerous for users where these objects have become a trend among young people or teenagers. The results of the BNN survey stated that 4 out of 100 students have used drugs. As many as 32 million people in Central Java, there are 1.3% or around 195 thousand people of Central Java who are drug abusers. According to him, this prevalence rate is higher when compared to other provinces such as West Java which is only 0.8%. The number of victims of drug abuse in Purbalingga Regency is 197 cases. Various countermeasures have been carried out, however due to the high mobility of the population between regions it has led to increased drug abuse. In 2019 in Purbalingga, 32 new cases were found handled by the Purbalingga District National Narcotics Agency, with details of 4 women and 28 men. With an age range of 14-41 years. The end result of this activity is expected to provide benefits for partners to have knowledge of drugs and to increase awareness of adolescents to stay away from drugs. The method used is lectures, discussions, questions and answers and evaluation of activities. There is an increase in knowledge about drugs in the Talagening Village organization as an effort to prevent drug abuse that can damage physical and mental health. Keywords: counseling; drugs; Karangtaruna; prevention of drug abuse.
WORKSHOP STRATEGI PENINGKATAN POPULARITAS KONTEN SERTA MENJAGA KEAMANAN DATA PRIBADI DI BERBAGAI PLATFORM MEDIA SOSIAL Siti Alvi Sholikhatin; Wanda Fitrianingsih; Sahira Dhiyaulhaq
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.585 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.2929

Abstract

ABSTRAKMedia sosial telah merubah gaya hidup masyarakat di era digital yang perkembangannya kini semakin pesat. Media sosial dimanfaatkan oleh masyarakat di berbagai bidang kehidupan, tak terkecuali di bidang pendidikan. Penggunaan media sosial selain untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, juga sebagai media promosi institusi tersebut kepada masyarakat luas. Popularitas media sosial mempengaruhi rating dan bagaimana seseorang menciptakan branding untuk diri mereka. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang efektif agar media sosial yang digunakan dapat memberikan manfaat yang optimal. Aspek lain yang tak kalah penting adalah menjaga keamanan informasi data diri seseorang di akun media sosial. Oleh sebab itu, pengetahuan untuk meningkatkan kesadaran diri akan pentingnya menjaga keamanan informasi data diri perlu terus digalakkan, terutama di kalangan guru yang menjadi penggiat media sosial baik untuk kepentingan pribadi maupun institusi. Menjawab kebutuhan tersebut, maka diadakan workshop tentang keamanan data diri dan konten media sosial. Tujuan diadakannya workshop ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan data pribadi sekaligus mempelajari strategi tentang peningkatan popularitas konten di media sosial. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan workshop ini adalah dengan penyampaian materi dalam bentuk ceramah, hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu sebanyak 90% guru di SMP Negeri 3 Purbalingga menilai bahwa workshop ini sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan kesadaran dalam menjaga data pribadi di akun media sosial. Kata kunci: pengabdian masyarakat; workshop; media sosial; keamanan; data pribadi. ABSTRACTSocial media has changed the lifestyle of people in the digital era. Social media is used in various fields, including education. The use of social media is not only to support the teaching process and learning activities, but also to promote the institution to the wider community. The popularity of social media influences rating and how a person creates branding for themselves. Therefore, an effective strategy is needed so that the social media can provide optimal benefits. Another aspect that is also important is the security of personal data on social media accounts. Thus, knowledge to increase self-awareness of the importance of maintaining the security of personal data information needs to be continuously promoted, especially among teachers who are social media activists for both personal and institutional interests. Responding to the need, workshop about privacy security and social media content was held.   This workshop is conducted with the main goal is to raise the awareness of privacy security and strategic ways to improve popularity in social media. The method used in this workshop is a lecture performed in front of the audience, and the result shows as many as 90% of teachers at SMP Negeri 3 Purbalingga considered this workshop is useful to increase knowledge and awareness in maintaining personal data on social media accounts. Keywords: community service; workshop; social media; security; personal data.
MARKETPLACE LARISUMKM.COM SEBAGAI ALAT PENINGKATAN PROMOSI UMKM DI KOTA SALATIGA Nina Setiyawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.227 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3376

Abstract

ABSTRAKIndustri Kecil Menengah atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Salatiga sebanyak 1.969 unit usaha dan menyerap 14.647 orang tenaga kerja. Akan tetapi terdapat beberapa hal yang masih perlu ditingkatkan pada UMKM di Kota Salatiga adalah metode promosi, efisiensi serta efektifitas proses bisnis penjualan serta distribusi. Oleh karena itu pada kegiatan Pengabdian Kepada Mayarakat (PKM) dilakukan pembangunan marketplace dengan mitra Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (DinkopUKM) Kota Salatiga untuk memberdayakan para pelaku UMKM di Kota Salatiga. Selain itu pada PKM ini juga dilakukan pelatihan kepada para pelaku UMKM se-kota Salatiga terkait penggunaan marketplace yang dibangun. Dari evaluasi kegiatan yang dilakukan dengan metode observasi didapatkan bahwa kemauan para peserta untuk mempelajari dan beradaptasi menggunakan marketplace cukup besar meskipun kebanyakan dari para pelaku UMKM tersebut kurang dalam penguasaan teknologi informasi. Kata kunci: marketplace; UMKM; promosi. ABSTRACTSmall and Medium Industries or Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Salatiga City totaling 1,969 business units and absorbing 14,647 workers. However, there are several things that still need to be improved at MSMEs in Salatiga, namely promotion methods, efficiency and effectiveness of the sales and distribution business processes. Therefore, in the Community Service activity, a marketplace was built with partners from Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Salatiga (DinkopUKM) to empower MSME subjects in the City of Salatiga. Besides that, this community service also conducted training for MSME subjects throughout the city of Salatiga regarding the use of the marketplace that was built. From the evaluation of activities carried out by the observational method, it was found that the participants' willingness to learn and adapt to using the marketplace was quite large, even though most of the MSME actors were less mastery of information technology. Keywords: marketplace; MSMEs; promotion.
PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) UNTUK GURU SD NEGERI 5 PADANGSAMBIAN N L P Agetania; N L P Mery Marlinda; I M Dedy Setiawan; I K A Diansih Fortuna; Emmy Febriani Thalib; I P Hendika Permana; I P G Eka Suryana; N N Widiyaningsih; K Laksmi Maswari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.853 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.2331

Abstract

ABSTRAKDalam kegiatan pembelajaran, seorang guru sudah pasti akan berhadapan dengan berbagai persoalan baik menyangkut peserta didik, subject matter, maupun metode pembelajaran. Sebagai seorang profesional, guru harus melakukan peningkatan mutu pembelajaran secara terus menerus agar prestasi belajar peserta didik optimal. Untuk mewujudkan hal tersebut guru harus dibekali dengan kemampuan meneliti, khususnya Penelitian Tindakan Kelas. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan guru-guru SD Negeri 5 Padangsambian, dalam menyusun laporan PTK yang sesuai dengan sistematika. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat meliputi beberapa kegiatan yaitu Pengumpulan Data, Indentifikasi Masalah, Analisis Kebutuhan Materi Pelatihan, Perancangan dan Penyusunan Modul Pelatihan, Pelaksanaan Pelatihan, dan Dokumentasi Kegiatan dan Laporan. Dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa pelatihan penyusunan laporan PTK kepada guru-guru SD Negeri 5 Padangsambian yang telah dilakukan, mampu meningkatkan kemampuan guru-guru dalam penyusunan laporan PTK sebesar 81,26%. Kata kunci: pelatihan; penelitian tindakan kelas. ABSTRACTIn learning activities, a teacher will certainly be dealing with various problems both regarding students, subject matter, and learning methods. As a professional, teachers must continuously improve the quality of learning so that students' learning achievement is optimal. To realize this the teacher must be equipped with the ability to research, especially Classroom Action Research. The purpose of this community service activity is to improve the ability of Padangsambian 5 Elementary School teachers to compile PTK reports in accordance with systematics. The implementation of community service activities includes several activities, namely Data Collection, Problem Identification, Analysis of Training Material Requirements, Training Module Design and Preparation, Training Implementation, and Documentation of Activities and Reports. From the community service activities carried out, it can be concluded that the PTK report preparation training for Padangsambian State Elementary School 5 teachers has been able to improve the ability of teachers in PTK report preparation by 81.26% Keywords: training; classroom action research