cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
PELATIHAN PENGAJARAN MENGGUNAKAN QUIZIZZ PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK SISWA SMP PADA GURU-GURU SMPN 2 KEDIRI, LOMBOK BARAT NTB Moh. Fauzi Bafadal; Rima Rahmaniah; Ilham Ilham
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6768

Abstract

ABSTRAKTujuan utama pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengelola kelas online melalui pelatihan pengajaran menggunakan Quizizz  pada mata pelajaran Bahasa Inggris untuk siswa SMP pada guru-guru SMPN 2 kediri. Quizizz  merupakan web tool untuk membuat permainan kuis interaktif yang digunakan dalam pembelajaran di kelas. Quizizz  tidak hanya dapat dikerjakan saat pembelajaran di kelas saja, tetapi juga dapat dibuat soal untuk pekerjaan rumah, sehingga dapat dimainkan kapan saja dan dimana saja oleh siswa asalkan tidak melebihi batas waktu. Hasil observasi awal ditemukan bahwa guru-guru menggunakan WA Group dan Google Classroom. Pelatihan dilakukan dengan pemberian materi, tanya jawab, dan praktek pembuatan media Quizizz . Untuk mengetahui keberhasilan kegiatan pengabdian ini, dilakukan evaluasi dengan pengisian angket respon terhadap kepuasan menggunakan Quizizz . Hasil angket menunjukkan respon peserta pelatihan puas terhadap pelaksanaan PKM ini dan menjawab sangat mudah sebesar 100%. Tingkat kepuasan peserta pelatihan dari segi materi, penyampaian materi, proses diskusi serta pelatihan individu 100%. Sedangkan 50% menyatakan mengalami peningkatan terkait kemampuan menggunakan media Quizizz  dan pengelolaan kelas online. Dari hasil pelatihan disarankan agar guru-guru di masa pandemi ini memahami dan menggunakan media Quizizz  agar evaluasi pembelajaran terhadap siswa lebih efektif dan menyenangkan. Kata kunci: pelatihan; guru; Quizizz . ABSTRACTThis community services aims to improve teacher competency in administering online classes by providing junior high school teacher at SMPN 2 Kediri with Quizizz  training. Quizizz  is a website that allows you to create interactive quiz games in the classroom. Quizizz  can be used in class and to create homework questions so that students can play it whenever and wherever they choose as long as the time limit is not exceeded. English teachers use WA Group and Google Classroom after performing preliminary observation. The training was conducted by distributing materials, discussion, and offering hands-on practice in creating Quizizz  media. An evaluation was done to determine the success of this service activity by filling out a response questionnaire to in using Quizizz . The findings of the questionnaire revealed that the training participants were satisfied with the implementation of this activity and answered very easily by 100%. The level of satisfaction of the training participants in material, material delivery, discussion process, and individual training is 100%. Meanwhile, 50% of the respondents said their abilities improved in using Quizizz  media. It is suggested that teachers understand and use the Quizizz  during this pandemic so that student evaluation of learning is more enjoyable. Keywords: training; teacher; Quizizz .
PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR/BASIC LIFE SUPPORT BAGI MAHASISWA FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM Baiq Leny Nopitasari; Alvi Kusuma Wardani; Nurul Qiyaam; Anna Pradiningsih; Mahacita Andanalusia; Cyntiya Rahmawati; Abdul Rahman Wahid
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6507

Abstract

ABSTRAKBantuan Hidup Dasar (BHD) adalah serangkaian usaha awal untuk mengembalikan fungsi pernafasan atau sirkulasi pada seseorang yang mengalami henti nafas dan atau henti jantung (cardiac arrest). Pengetahuan dan keterampilan BHD penting diajarkan terutama tentang teknik dasar penyelamatan korban yang mengalami henti jantung dan henti nafas. Kesiapsiagaan yang tepat berupa pelatihan kepada mahasiswa dalam pemberian BHD sebagai upaya penanggulangan yang cepat dan tepat sehingga dapat meminimalisir kematian akibat henti jantung yang terjadi di lingkungan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram. Saat ini belum ada mahasiswa yang mendapatkan pelatihan mengenai kemampuan melakukan bantuan hidup dasar, maka kegiatan pengabdian ini sangat penting untuk dilakukan untuk mengantisipasi adanya kasus henti jantung dan henti napas. Lokasi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah di Fakultas Ilmu Kesehatan, dengan waktu pelaksanaan selama 1 hari. Target dalam pengabdian ini yaitu adanya pemahaman mahasiswa akan perbedaan henti jantung dan serangan jantung dan cara melakukan pertolongan pertama. Luaran dari pengabdian ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa dalam memberikan pertolongan pada korban henti nafas dan henti jantung jika ada kejadian henti jantung dan henti nafas yang terjadi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Mataram. Kata kunci: bantuan hidup dasar; mahasiswa; fakultas ilmu kesehatan; universitas muhammadiyah mataram.  ABSTRACTBasic Life Support (BLS) is a series of initial efforts to restore respiratory or circulatory function in someone who has stopped breathing and/or cardiac arrest. Knowledge and skills of BLS are important to be taught, especially about the basic techniques of saving victims who experience cardiac and respiratory arrest. Appropriate preparedness such as training for students in giving BLS as a quick and appropriate response to minimize deaths from cardiac arrest that occur in the Faculty of Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Mataram. Currently, there are no students who have received training on the ability to perform basic life support, so this training is very important to do to anticipate cases of cardiac arrest and respiratory arrest. The location of the implementation of community service activities at the Faculty of Health Sciences, with an implementation time of 1 day. The target in this service is the students' understanding of the difference between cardiac arrest and heart attack and how to perform first aid. The output of training is an increase in students' knowledge and understanding in providing assistance to victims of respiratory arrest and cardiac arrest if cardiac arrest and respiratory arrest occur within the Universitas Muhammadiyah Mataram. Keywords: basic life support; student; faculty of health sciences; universitas muhammadiyah mataram.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN WIRAUSAHA MUDA DI UNIVERSITAS MULAWARMAN Jawatir Pardosi; Rudi Agung Nugroho; Rita Mariati; Julinda R. Manullang
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6458

Abstract

ABSTRAKBerbagai  metode terus dilakukan dan digalakkan untuk menumbuhkan dan mengembangkan semangat berwirausaha di Universitas Mulawarman sehingga mahasiswa semakin tertarik untuk berwirausaha.  Tujuan dari kegiatan Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) ini  adalah untuk mengembangkan kewirausahaan di Universitas Mulawarman yang berorientasi dari keilmuan dan potensi lokal sehingga menghasilkan wirausaha yang handal , mandiri dan professional. Dalam pencapaian target tersebut program PPK pada tahun ke tiga  ini diawali dengan melakukan kegiatan webinar yang menghadirkan narasumber dari Bank Indonesia, dosen Universitas Mulawarman dan startup serta peserta PPK yang sudah mandiri.  Kegiatan webinar dilaksanakan juga merupakan dari proses sosialisasi PPK dan sekaligus menjaring peserta mahasiswa/alumni Universitas Mulawarman yang berminat untuk mendaftar. Sosialisasi ke fakultas juga Jurusan/program Studi dan sampai akhir pendaftaran sebanyak 55 orang mahasiswa/alumni mendaftar dari berbagai fakultas di Universitas Mulawarman Seleksi  tenant dilakukan  secara transparan dengan  wawancara melalui video call. Penetapan calon tenant sejumlah dua puluh orang yang lolos seleksi dari berbagai fakultas. Pelaksanaan  pelatihan kewirausahaan melalui offline/online teori dan praktek. Kunjungan lapang dilakukan ke wirausaha UMKM yang sudah maju, pendampingan secara kontiniu dan magang wirausaha  Dilakukan juga presentasi proposal bisnis untuk mengetahui sampai sejauh mana peserta PPK mampu menyusun proposal bisnis. Kata kunci: magang; pelatihan; pendampingan; PPK; universitas mulawarman ABSTRACTVarious methods continue to be carried out and are encouraged to grow and develop the spirit of entrepreneurship at Mulawarman University so that students are increasingly interested in entrepreneurship. The purpose of this Entrepreneurship Development Program (PPK) activity is to develop entrepreneurship at Mulawarman University which is oriented from local knowledge and potential so as to produce reliable, independent and professional entrepreneurs. In achieving this target, the PPK program in its third year was initiated by conducting a webinar that presented resource persons from Bank Indonesia, Mulawarman University lecturers and startups as well as independent PPK participants. The webinar activity carried out is also part of the PPK socialization process and at the same time attracts Mulawarman University student/alumni participants who are interested in registering. Socialization to faculties as well as Departments/Study programs and until the end of registration as many as 55 students/alumni enrolled from various faculties at Mulawarman University. Tenant selection is carried out transparently by interview via video call. Determination of prospective tenants as many as twenty people who passed the selection from various faculties. Implementation of entrepreneurship training through offline/online theory and practice. Field visits were conducted to advanced MSME entrepreneurs, continuous mentoring and entrepreneurial internships. Business proposal presentations were also conducted to find out to what extent KDP participants were able to develop business proposals. Keywords : internship; trainin; mentoring; PPK; mulawarman university
PROGRAM VAKSINASI MASAL PADA SISWA SMA, SMK, DAN SLB DI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT 2021 Dwi Kartika Cahyaningtyas; Evi Diliana Rospia; Desi Rofita; Indriyani Makmun; Rizkia Amilia; Ana Pujianti Harahap; Sella Shafila
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6023

Abstract

ABSTRAKWHO (World Health Organization) telah menyatakan Covid-19 sebagai pandemi dunia. Covid-19 masuk ke Indonesia sejak awal tahun 2020 dan angka kejadian dikonformasi positif terus mengalami kenaikan hingga saat ini. Indonesia memiliki rencana memberikan vaksinasi Covid-19 kepada anak-anak berusia 12-17 tahun. semakin lama anak tidak divaksinasi, maka semakin tinggi potensi munculnya varian baru Covid-19 yang lebih mengancam. Tujuan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu menjalankan tugas tenaga kesehatan dalam memutuskan mata rantai penularan covid-19. Hal ini juga berdasarkan peraturan pemerintah mengharapkan pelaksanaan proses belajar mengajar dapat berjalan normal kembali dan dengan proses tatap muka. Metode dalam Pelaksanaan kegiatan vaksin menggunakan penyederhanaan 4 meja menjadi 2 meja dengan 2 tahapan yaitu perencanaan dan pelaksanaan kegiatan. Target sasaran pada kegiatan vaksinasi ini adalah 2000 siswa. Hasil pengabdian yang didapatkan bahwa jumlah yang telah melakukan vaksinasi sebanyak 1900 siswa dan 100 siswa yang tunda. Berdasarkan hasil kegiatan pelasanakan pengabdian masyarakat dengan menjalankan program vaksinasi masal pada siswa siswi SMA, SMK dan SLB se-Kota Mataram didapatkan hasil siswa siswi yang telah divaksin sebanyak 1900 siswa dan ditunda untuk melakukan vaksin sebanyak 100 siswa. Adapun faktor penundaan vaksin yaitu tekanan darah yang tinggi, memiliki riwayat penyakit seperti jantung, kanker, gula darah tinggi, sedang tidak dalam keadaan sehat seperti batuk, pilek, demam. Presentasi yang didapatkan pada kegiatan vaksinasi ini sebanyak 95% dari target yang telah ditetapkan. Kata kunci: anak sekolah; usia 12-17 tahun; vaksinasi; covid-19. ABSTRACTWHO (World Health Organization) has declared Covid-19 a global pandemic. Covid-19 has entered Indonesia since early 2020 and the number of positive confirmed cases continues to increase until now. Indonesia has a plan to give Covid-19 vaccinations to children aged 12-17 years. The longer a child is not vaccinated, the higher the potential for new, more threatening Covid-19 variants to emerge. The purpose of this community service is to carry out the duties of health workers in breaking the chain of transmission of COVID-19. It is also based on government regulations that expect the implementation of the teaching and learning process to run normally again and with a face-to-face process. The method in implementing vaccine activities uses the simplification of 4 tables into 2 tables with 2 stages, namely planning and implementing activities. The target for this vaccination activity is 2000 students. The results of the service found that the number of students who had vaccinated was 1900 students and 100 students who were delayed. Based on the results of community service activities by running a mass vaccination program for high school, vocational and special school students throughout the city of Mataram, it was found that 1900 students had been vaccinated and postponed to vaccinate 100 students. The factors for delaying the vaccine are high blood pressure, having a history of diseases such as heart disease, cancer, high blood sugar, being not in good health such as cough, runny nose, fever. The presentation obtained in this vaccination activity was 95% of the target that had been set. Keywords: school children; 12-17 years old; vaccination; covid-19.
PERSONAL HYGIENE DENGAN METODE SPY KEPADA ORANG TUA SISWA SLB-C NEGERI PEMBINA DI LANDASAN ULIN BARAT Pandji Winata Nurikhwan; Hadrianti Lasari; Mohammad Bakhriansyah
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.5503

Abstract

ABSTRAKPenyandang disabilitas dengan berbagai hambatan yang mereka miliki dapat mengalami berbagai hambatan dapat menghalangi partisipasi mereka secara penuh dan efektif di dalam masyarakat. SLB-C Negeri Pembina Kalimantan Selatan merupakan salah satu wadah untuk membantu anak-anak tunagrahita dalam proses meningkatkan kemampuan intelegensi mereka. Karena minimnya pengetahuan tentang personal hygiene pada murid penyandang disabilitas, SLB-C Negeri Pembina Kalimantan Selatan menjadi fokus untuk mengadakan kegiatan edukasi tidak hanya untuk anak murid SLB-C Pembina Kalimantan Selatan tetapi juga orang tua serta staff terkait. Pelaksanaan kegiatan ini diimplementasikan dengan perpaduan secara luring dan daring menggunakan metode SPY (seminar, practice, apply) yang terdiri dari pendekatan (bonding) dengan pihak mitra, kemudian dilanjutkan dengan acara puncak dalam satu hari dengan agenda pre-test, seminar Personal hygiene Fun-Edu, post-test, peragaan dan praktik, serta penutupan. Kegiatan terakhir yaitu melakukan monitoring terhadap progress mitra yaitu orang tua dari anak-anak tunagrahita dalam mengaplikasikan personal hygiene. Kata kunci: tunagrahita; personal hygiene; cuci tangan ABSTRACTPersons with disabilities with various barriers that they have can experience various obstacles that can prevent their full and effective participation in society. SLB-C Negeri Pembina South Kalimantan is a forum to help mentally retarded children in the process of improving their intelligence abilities. Due to the lack of knowledge about personal hygiene for students with disabilities, SLB-C Negeri Pembina South Kalimantan became the focus to hold educational activities not only for SLB-C Pembina South Kalimantan students but also parents and related staff. The implementation of this activity is implemented by combining offline and online using the SPY method (seminar, practice, apply) which consists of an approach (bonding) with partners, then followed by a peak event in one day with a pre-test agenda, a seminar on Personal hygiene Fun- Edu, post-test, demonstration and practice, and closing. The last activity is monitoring the progress of partners, namely parents of mentally retarded children in applying personal hygiene. Keywords: mental retardation; personal hygiene; hand washing. 
KEMANDIRIAN MASYARAKAT DESA SEKARPUTIH KECAMATAN TEGALAMPEL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS TANAH MELALUI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK KOTORAN SAPI Basuki Basuki; Sukron Romadhona; Listya Purnamasari; Vega Kartika Sari
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6699

Abstract

ABSTRAKLahan pertanian mengalami penurunan kesuburan tanah dengan indikasi nilai C-Organik < 1% sangat luas, termasuk di Desa Sekarputih Kabupaten Bondowoso. Masyarakat Desa Sekarputih sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani dan peternak. Survei awal menunjukkan bahwa kotoran sapi yang dihasilkan oleh ternak belum dimanfaatkan secara optimal. Banyak kotoran sapi yang dibiarkan begitu saja sehingga menimbulkan masalah lingkungan seperti bau yang menyengat. Tujuan dari program pengabdian ini adalah sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik yang berasal dari kotoran sapi sebagai alternatif untuk meningkatkan bahan organik tanah dan mengurangi permasalahan lingkungan. hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa peserta sangat aktif dan antusias dalam bertanya dan menjawab pertanyaan dalam kegiatan sosialisasi, dan antusias aktif dalam praktek langsung pada tahap pelatihan. Kata kunci: pelatihan; pupuk organic; kotoran sapi; ternak. ABSTRACTAgricultural land experienced degradation of soil fertility with indicated C-Organic value < 1% very widely, including in Sekarputih Village, Bondowoso Regency. The people of Sekarputih village mostly make a living as farmers and ranchers. The initial survey shows that cow dung produced by livestock has not been utilized optimally. A lot of cow dung is left alone which causes environmental problems such as a strong odor. The purpose of this service program is socialization and training on the manufacture of organic fertilizer derived from cow dung as an alternative to increasing soil organic matter and reducing environmental problems. the results of the service activities showed that the participants were very active and enthusiastic about asking and answering questions in socialization activities, and enthusiastically active in direct practice at the training stage. Keywords: training; organic fertilizer; cow manure; livestock.
PEMBENTUKAN BUDAYA PELAYANAN PRIMA PADA KADER KESEHATAN DI KELURAHAN JABUNGAN BANYUMANIK KOTA SEMARANG Sri Lestari; Adhani Windari; Rizal Ginanjar; Eiska Rohmania Zein; Meilinda Asrining Hapsari; Citra Tifana
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6066

Abstract

ABSTRAKKader kesehatan desa merupakan warga yang tinggal di wilayah kerja kader yang bekerja secara sukarela sebagai penggerak program kesehatan. Menjadi kader kesehatan desa tentu banyak tantangannya, seperti tidak memiliki pengetahuan dasar pelayanan terhadap masyarakat, direndahkan ataupun dianggap galak. Berdasarkan data di lapangan menunjukkan bahwa pengetahuan dan keterampilan kader dalam melaksanakan tugas masih jauh dari harapan. Hal ini dillihat dari pelaksanaan kegiatan posyandu yang monoton dan tidak berkembang yang nantinya akan berdampak terhadap pelaksanaan program desa siaga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari beberapa tahap meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pembentukan pelayanan budaya prima pada kader kesehatan merupakan kegiatan untuk mempersiapkan kader kesehatan agar mau dan mampu berperan serta dalam mengembangkan program kesehatan di desanya. Kegiatan pengabmas dengan sasaran kader kesehatan di Kelurahan Jabungan menggunakan metode pelatihan yang diselenggarakan secara daring dengan memberikan dasar pengetahuan tentang pelayanan prima kepada masyarakat. Menyiasati keadaan wilayah Kota Semarang yang masih dilanda pandemi Covid, maka pengabmas dilaksanakan secara virtual menggunakan media zoom meeting. Luaran pengabdian masyarakat tentang Pembentukan Budaya Pelayanan Prima pada Kader Kesehatan di Kelurahan Jabungan Banyumanik Kota Semarang berupa peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat, sertifikat dan Buku Saku Pelayanan Prima Bagi Kader Kesehatan Desa serta hasil pengabmas dijurnalkan di jurnal pengabdian masyarakat. Kata kunci: pelayanan prima; kader kesehatan. ABSTRACTVillage health cadres are residents who live in the working area of cadres and work voluntarily as drivers of health programs. There are many challenges for village health cadres, such as not having basic knowledge of community services, being humiliated, or being considered fierce. Based on field data, shows that the knowledge and skills of cadres in carrying out their duties are still far from expectations. It can be seen from the monotonous and undeveloped implementation of posyandu activities which will have an impact on the implementation of the standby village program. This community service activity consists of several phases including the planning, implementation, and evaluation phase. The establishment of excellent cultural services for health cadres is an activity to prepare health cadres to be willing and able to participate in developing health programs in their villages. Community service activities targeting health cadres in Jabungan Village use online training methods by providing a basic knowledge of excellent service to the community. Dealing with the condition of the Semarang City which is still hit by the Covid pandemic, the community service is carried out virtually using zoom meeting. Outcomes of community service regarding the Formation of Culture of Excellent Service for Health Cadres in Jabungan Village Banyumanik, Semarang City in the form of increasing community understanding and skills, certificates, and Excellent Service Pocket Books for Village Health Cadres and community service results are journalized in community service journals. Keywords: excellent service; health cardres. 
PENGUATAN EKONOMI DIGITAL MELALUI PENGEMBANGAN “DIGITAL ENTREPRENEURSHIP” BAGI PELAKU UMKM DI DESA KERINJING OGAN ILIR SUMATERA SELATAN Hera Febria Mavilinda; Akhmad Nazaruddin; Nofiawaty Nofiawaty; Islahuddin Daud; Lina Dameria S.
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6156

Abstract

ABSTRAKKebijakan pemerintah Indonesia untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi digital menuntut para pelaku UMKM untuk dapat bertransformasi ke arah digitalisasi melalui pengembangan Kewirausahaan Digital (Digital Entrepreneurship). Namun demikian, pengembangan Digital Entrepreneurship di Indonesia dinilai masih rendah. Keterbatasan kemampuan UMKM dalam menggunakan teknologi serta kurangnya edukasi dan pemahaman literasi digital disinyalir menjadi hambatan dalam pengembangan Digital Entrepreneurship. Permasalahan ini juga dirasakan oleh para pelaku UMKM di Desa Kerinjing Ogan Ilir Sumatera Selatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk pengembangan dan penguatan literasi Digital Entrepreneurship serta memotivasi para pelaku UMKM agar dapat bertransformasi ke arah digitalisasi dalam menjalankan bisnisnya. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah para pelaku UMKM di Desa Kerinjing yang berjumlah ± 30 orang dengan jenis usaha bergerak dibidang pengolahan makanan, minuman, konveksi dan pertanian. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan (ceramah), tutorial dan diskusi interaktif. Melalui pelatihan dan pendampingan dalam pengembangan “Digital Entrepreneurship” bagi pelaku UMKM di Desa Kerinjing diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman literasi digital serta menumbuhkan motivasi bagi UMKM agar dapat bertransformasi ke arah digitalisasi. Pelatihan dan pendampingan ini juga diharapkan dapat menciptakan dan mengembangkan strategi bisnis yang lebih inovatif serta berdaya saing global yang dapat membantu penciptaan lapangan kerja dan meningkatan perekonomian desa. Kata kunci: digital entrepreneurship; ekonomi digital; UMKM. ABSTRACTIndonesian government's policy for accelerating rapidly the digital economic growth requires MSME to transform towards digitalization through the development of Digital Entrepreneurship. However, the development of Digital Entrepreneurship in Indonesia is still considered low. The limited ability of MSMEs in using technology and the lack of education and understanding of digital literacy are alleged to be obstacles in the development of Digital Entrepreneurship. This problem is also felt by MSME in Kerinjing Ogan Ilir, South Sumatra. The purpose of this activity is to develop and strengthen Digital Entrepreneurship literacy and motivate MSME to be able to transform towards digitalization in doing their business. The target audience in this community service activity are MSME in Kerinjing Ogan Ilir, South Sumatera, totaling 30 people with the type of business engaged in food processing, beverages, convection and agriculture. The method of implementing this activity is using socialization through presentations, tutorials and interactive discussions. Through training and mentoring in the development of "Digital Entrepreneurship" for MSME in Kerinjing Ogan Ilir, South Sumatera, it is expected to increase knowledge and understanding of digital literacy and bulid a motivation for MSMEs to be able to transform towards digitalization. This training and mentoring are also expected to create and develop more innovative and globally competitive business strategies that can help create jobs and improve the  economy in Kerinjing, Ogan Ilir ,South Sumatera. Keywords: digital entrepreneurship; digital economic; MSMEs. 
PELATIHAN PEMBUATAN KOMPOS BLOK DENGAN MEMANFAATKAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA UNTUK DIGUNAKAN SEBAGAI BAHAN MEDIA TANAM Dhian Rosalina; Yenni Marnita; Nasrul Kahfi Lubis; Fiddini Alham
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6424

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian ini merupakan pelatihan bagaimana memanfaatkan sampah organik rumah tangga menjadi kompos blok sehingga bisa digunakan sebagai bahan media tanam di tengah tren berkebun yang sedang digemari masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah membina mitra untuk dapat mengolah sampah organik rumah tangga yang selama ini hanya dibuang  begitu saja menjadi produk yang bermanfaat seperti kompos. Kompos blok merupakan produk inovasi yang memanfaatkan limbah organik menjadi olahan kompos yang dalam proses pengerjaanya dicetak menjadi blok menggunakan alat cetak sederhana dari kayu, sehingga dapat digunakan sebagai media tanam dalam budidaya pertanian berbasis urban farming. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Gampong Baroh Langsa Lama, kota Langsa Aceh,  dengan 30 orang buruh harian lepas sebagai mitra. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan dan praktik, serta evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah 50 persen mitra bersedia melakukan praktik pembuatan kompos blok di tempat tinggal masing masing dan bersedia dievaluasi oleh tim pengabdian secara berkala. Kata kunci: Sampah organic; kompos blok; urban farming. ABSTRACTThis community service activity is a training to utilize household organic waste into compost blocks so that it can be used as planting media material. So, it can support gardening trends that are popular with the community. The purpose of this activity is to train partners to be able to process household organic waste into useful products such as compost. Block compost is an innovative product that utilizes organic waste into compost which in the process is formed into blocks using a simple wooden press so that it can be used as a planting medium in urban farming-based agricultural cultivation. Community service activities were carried out in Gampong Baroh Langsa Lama, Langsa Aceh city, with 30 day laborer as partners. The methods used are socialization, training and practice, and evaluation. The result of this activity is that 50 percent of partners are willing to practice making compost blocks and are willing to be evaluated by the community service team periodically Keywords: Organic waste; block compost; urban farming.
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA ADAT CEPAKA Tiara Kusuma Dewi; Kukuh Rian Setiawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6327

Abstract

ABSTRAKPengelolaan keuangan pada suatu lembaga diperlukan keahlian maupun keterampilan yang dimiliki oleh pengelolanya sehingga dapat menghasilkan suatu laporan keuangan yang transaparan, akuntabel dan memiliki kredibilitas yang baik, pengelolaan keuangan dapat dilaksanakan dengan cara manual maupun menggunakan perangkat bantuan guna efisiensi pada jumlah laporan dan waktu dalam proses pengerjaanya, Badan Usaha Milik Desa atau biasa disebut dengan BUMDES desa Cepaka telah memiliki beberapa unit usaha dimana dalam pelaporannya masih menggunakan model pelaporan manual dan sederhana, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam pengelolaan keuangan sehingga laporan keuangan yang dibuat dapat diminamilisir kesalahannya, hasil yang dicapai pada program pengabdian masyarakat ini adalah Pihak BUMDES menyetujui bahwa diperlukannya analisa terkait pemberian kredit, dan juga menambah lagi dilakukannya analisa rekam jejak nasabah melalui informasi dari koperasi-koperasi di Desa Cepaka. Sedangkan dalam hal pengawasan. untuk saat ini masih bisa dilakukan pengawasan hanya berdasarkan data laporan rekening koran Tabungan setiap bulannya dan karena cash flow yang masih kecil ,menyebabkan jarang terjadinya transaksi pada Bank. Kata kunci: pelaporan keuangan; pengelolaan keuangan; pendampingan. ABSTRACTFinancial management at an institution requires expertise and skills possessed by the manager so that it can produce a financial report that is transparent, accountable and has good credibility, financial management can be carried out manually or using assistance tools for efficiency in the number of reports and time in the process. , Village-Owned Enterprises or commonly referred to as BUMDES Desa Cepaka already has several business units where the reporting still uses a manual and simple reporting model, this community service activity aims to provide assistance in financial management so that the financial reports that are made can be minimized for errors, the results obtained are The achievement in this community service program is that the BUMDES party agrees that an analysis is needed regarding lending, and also adds to the analysis of customer track records through information from cooperatives in Cepaka Village. While in terms of supervision. For now, monitoring can still be carried out based on data from the Savings Account statement every month and because the cash flow is still small, it causes transactions to rarely occur at the Bank. Keywords: financial reporting; financial management; mentoring. 

Page 45 of 272 | Total Record : 2711