cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
PEMANFAATAN PUPUK ORGANIK DARI LIMBAH CANGKANG TELUR UNTUK LAHAN PERTANIAN MELALUI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Sarah Dampang; Vita Efelina; Riza Ibnu Adam; Reni Rahmadewi; Endah Purwanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6263

Abstract

ABSTRAKPenanggulangan limbah yang dimanfaatkan dari segi pengetahuan masyarakat dapat dikatakan masih minim, terutama masyarakat desa. Seperti yang diketahui, ketika limbah yang dinyatakan sudah tidak terpakai namun ketika di daur ulang dapat mengurangi jumlah sampah secara signifikan. Desa Kutamekar yang terletak di Kecamatan Ciampel - Kabupaten Karawang terbilang cukup banyak menjadi produsen dan konsumen telur. Sehingga hal ini cepat lambat akan menumpuknya limbah cangkang telur di lingkungan sekitar permukiman. Maka melalui Pengabdian Kepada Masyarakat ini, bertujuan untuk melakukan sosialisasi, edukasi dan implementasi dalam pemanfaatan pupuk organik dari limbah cangkang telur untuk lahan pertanian. Materi Pengabdian Kepada Masyarakat berupa membandingkan hasil dari CaCO3 dari Cangkang Telur dan CaCO3 Komersil, didapatkan hasilnya yang tidak terlalu jauh. Namun berdasarkan hasil uji laboratorium yang dilakukan terdapat banyak di Cangkang Telur. Maka sebagai bentuk implementasi pemberian pupuk dilakukan terhadap tanaman pakcoy. Dari hal ini dilakukan pengamatan setiap minggu sekali yang dilakukan di hari minggu selama 1 bulan. Sebagai kesimpulan dilakukan penyebaran kuesioner terhadap masyarakat guna mengetahaui seberapa jauh materi yang telah dilaksanakan. Kata kunci: cangkang telur; pupuk organik; CaCO3. ABSTRACTWaste management that is utilized in terms of community knowledge can be said to be still minimal, especially the village community. As is known, when the waste is declared unused but when recycled can reduce the amount of waste significantly. Kutamekar Village located in Ciampel District - Karawang Regency is quite a lot to be a producer and consumer of eggs. So this will quickly accumulate eggshell waste in the environment around the settlement. So through this Community Service, it aims to socialize, educate and implement in the utilization of organic fertilizers from eggshell waste for agricultural land. Community Service Material in the form of comparing the results of CaCO3 from EggShells and Commercial CaCO3, obtained results that are not too far away. But based on the results of laboratory tests conducted there are many in the eggshell. So as a form of implementation of fertilizer delivery is carried out on pakcoy plants. From this is done observations every week that is done on sundays for 1 months. In conclusion, the dissemination of questionnaires to the community to determine how far the material has been implemented. Keywords: eggshell; organic fertilizers; CaCO3. 
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PEMANCINGAN RAMA MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN KERUPUK IKAN LELE GUNA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT KELURAHAN GRAHA INDAH KOTA BALIKPAPAN Budiani F. Endrawati; Chandra S. Rahendaputri; Ismi Khairunnissa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6682

Abstract

ABSTRAKProgram Mahasiswa Mengabdi Desa dilakukan di Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, tepatnya pada RT. 5 dan RT. 60. Dengan adanya Pemancingan Rama, tim pengabdian masyarakat melihat adanya potensi UMKM dengan membuat kerupuk ikan lele.Oleh karena itu, tim mengadakan pelatihan pengolahan kerupuk ikan lele guna meningkatkan perekonomian masyarakat mitra ini. Metode yang  digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah menggunakan metode pelatihan secara daring berbentuk webinar, dan pendampingan langsung dalam pelatihan pembuatan kerupuk ikan lele. Selain itu, pendampingan dilakukan dalam penjualan kerupuk ikan lele. Untuk mengetahui kebermanfaatan webinar dan luaran webinar, dilakukan survei. Hasil survei menunjukkan bahwa 94.4% peserta dari total 18 peserta menyatakan kegiatan ini bermanfaat. Namun, kurang dari setengah peserta yang akan menjadikan ikan lele sebagai bisnis, yakni sebesar 44.4% saja. Hal ini disebabkan beberapa peserta merasa masih belum berhasil membuat kerupuk ikan lele yang layak jual. Lainnya merasa belum memiliki kemampuan dalam promosi dan penjualan, sehingga hanya tertarik untuk belajar saja. Dari kegiatan ini dihasilkan 49 kemasan kerupuk ikan lele, dengan 44 kemasan berhasil dijual. Kata kunci: Ikan lele; kerupuk; pengabdian masyarakat; UMKM ABSTRACTThe Community Service was held in Kelurahan Graha Indah, North Balikpapan District, precisely at RT. 5 and RT. 60. With Rama Fishing, the community service team saw the potential of MSMEs by making catfish crackers. The method used in the implementation of this community service is using online training methods in the form of webinars, and direct assistance offline in training on making catfish crackers. In addition, assistance is provided in the sale of catfish crackers. To find out the usefulness of the webinar and the outcome of the webinar, a survey was conducted. The survey results showed that 94.4% of participants from a total of 18 participants stated that this activity was useful. However, less than half of the participants will turn catfish crackers into their business, which is merely 44.4%. This was because some participants felt they had not succeeded in making catfish crackers that were worth selling. Others feel that they do not have the ability to promote and sell, so they are only interested in learning. From this activity, 49 packages of catfish crackers were produced, of which 44 were successfully sold. Keywords: catfish; crackers; community service; MSMEs
PKM UJI KOMPETENSI BIDANG KEAHLIAN AKUNTANSI DI SMK NEGERI 1 PEMATANGSIANTAR Elidawaty Purba; Taufik Parinduri; Vitryani Tarigan; Wico Jontarudi Tarigan; Djuli Sjafei Purba
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.5735

Abstract

ABSTRAKSMK Negeri 1 Pematangsiantar meminta kepada Universitas Simalungun dalam hal ini adalah Fakultas Ekonomi untuk melaksanakan uji kompetensi kepada siswa-siswi yang duduk di kelas XII. Uji Kompetensi sebagai salah satu syarat kelulusan bagi siswa/siswi. Uji Kompetensi Keahliaan bagi siswa siswi bertujuan a) mengukur pencapaian kompetensi siswa SMK b) memfasilitasi siswa/siswi mendapatkan sertifikat uji kompetensi c) mengoptimalkan pelaksanaan sertifikasi kompetensi siswa/siswi SMK sesuai Kerangka Nasional Indonesia d) memfasilitasi SMK bekerjasama dengan dunia usaha/industri sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Uji Kompetensi Keahlian dilaksanakan selama 4 hari yaitu tanggal 5 April 2021 sampai dengan 8 April 2021. Uji kompetensi ini tidak hanya oleh dunia Universitas tetapi juga melibatkan dunia usaha yaitu pada saat pelaksaan ujian wawancara. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada saat pelaksanaan, Tim Pengabdi dari Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun, Tim dari dunia usaha dan Tim dari SMK Negeri 1 Pematangsiantar menyatakan semua peserta dinyatakan lulus. Evaluasi atas proses pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memberikan angket kepada siswa/siswi peserta uji kompetensi. Dan hasil yang didapat 25% memberikan jawaban sangat baik, 60% memberikan jawaban baik dan 15% memberikan jawaban cukup. Sehingga ke depan pelaksanaan ujian kompetensi dilakukan perbaikan sebagaimana saran dari siswa agar ketika ujian praktek akuntansi sudah masing - masing siswa menggunakan Komputer Kata kunci: uji kompetensi; SMK; Siswa; akuntansi ABSTRACTSMK Negeri 1 Pematangsiantar asked Simalungun University in this case the Faculty of Economics to carry out a competency test for students sitting in class XII. Competency Test as one of the graduation requirements for students. The Skills Competency Test for students aims to a) measure the competency attainment of vocational students b) facilitate students to obtain competency test certificates c) optimize the implementation of competency certification for vocational students according to the Indonesian National Framework d) facilitate vocational schools in collaboration with the business/industry world as needed business and industry. The Skills Competency Test is held for 4 days, from April 5, 2021 to April 8, 2021. This competency test is not only carried out by the university world (higher education) but also involves the business world, namely during the interview exam. Based on the results obtained during the implementation, the Service Team from the Faculty of Economics, Simalungun University, the team from the business world and the team from SMK Negeri 1 Pematangsiantar stated that all participants had passed. Evaluation of the process of implementing the activities is carried out by giving questionnaires to students participating in the competency test. And the results obtained 25% gave very good answers, 60% gave good answers and 15% gave sufficient answers. So that in the future the implementation of the competency exam will be improved as suggested by students so that when the accounting practice exam each student uses a computer Keywords: competence test; SMK; student; accountancy
MENINGKATKAN PEMANFAATAN PASAR DIGITAL UNTUK EKSPOR PRODUK UMKM DI JAWA TIMUR Megahnanda Alidyan Kresnawati; Resa Rasyidah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6532

Abstract

ABSTRAKSektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memiliki peran yang sangat penting dalam membangkitkan perekonomian di daerah, tidak terkecuali Jawa Timur. Kontribusi UMKM dalam peningkatan perekonomian provinsi Jawa Timur merupakan yang terbesar dibandingkan sektor lainnya. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada acara Briliant Preneur 2021 bahwa kontribusi UMKM terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) di Jawa Timur bahkan mencapai 57,25 persen. Agar pasar UMKM dapat lebih luas hingga ke luar negeri, maka pelatihan ekspor kepada para pelaku UMKM di Jawa Timur perlu diadakan. Kegiatan “Workshop Peluang Ekspor UMKM Melalui Pasar Digital” dilakukan untuk memfasilitasi para pelaku UMKM dalam memulai ekspor produk mereka. Kegiatan yang ini diikuti kurang lebih 50 perwakilan UMKM di Jawa Timur ini terdiri dari 3 tahap kegiatan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap monitoring evaluasi. Pada tahap persiapan, panitia melakukan koordinasi internal juga memberikan lembar untuk diisi dengan data usaha pelaku UMKM. Pada tahap pelaksanaan, workshop dilakukan melalui dua (2) sesi. Sesi pertama merupakan pemberian materi terkait pemanfaatan pasar digital untuk ekspor produk-produk UMKM Jawa Timur. Pada sesi kedua, para peserta dapat langsung melakukan praktek atas materi yang diberikan, dan dapat melaporkan hasilnya. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan dilakukan dengan mengisi lembar evaluasi kegiatan, baik yang dilakukan oleh narasumber terhadap pelaksanaan acara maupun para pelaku UMKM terhadap pelaksanaan acara. Seluruh peserta workshop dapat mengikuti dengan baik walaupun ada beberapa kendala saat sesi praktek seperti banyaknya penggunaan bahasa asing dalam praktek pembuatan akun website e-commerce maupun pembuatan deskripsi produk. Kata kunci: ekspor; pasar digital; UMKM. ABSTRACTThe micro, small and medium enterprise (MSMEs) sector has a very important role in generating the economy in the region. East Java is no exception. The contribution of MSMEs in improving the economy of East Java province is the largest compared to other sectors. East Java Governor Khofifah Indar Parawansa at the Briliant Preneur 2021 event that the contribution of MSMEs to gross regional domestic product (GRDP) in East Java even reached 57.25 percent. So that the MSME market can be wider overseas, then export training for MSME actors in East Java needs to be held. The activity "Workshop on MSME Export Opportunities Through Digital Markets" was carried out to facilitate MSMEs players in exporting their products. This activity, attended by approximately 50 representatives of MSMEs in East Java, consisted of 3 stages of activity, the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation monitoring stage. The committee carried out internal coordination at the preparation stage and provided a sheet filled with business data for MSME actors. The workshop was conducted in two (2) sessions at the implementation stage. The first session was the provision of material related to the use of the digital market to export East Java MSME products. In the second session, the participants could immediately practice the provided material and report the results. Monitoring and evaluation of implementation are carried out by filling out activity evaluation sheets, both those carried out by resource persons on the implementation of the event and MSME actors on the implementation of the event. All workshop participants were able to follow well. However, there were several obstacles during the practice session, such as using foreign languages to create e-commerce website accounts and making product descriptions. Keywords: exports; digital market; MSMEs.
SOSIALISASI WAWASAN PLAGIARISME KARYA TULIS ILMIAH UNTUK MAHASISWA SELAMA PERKULIAHAN ONLINE DI MASA PANDEMI Itsna Oktaviyanti; Umar Umar; Muhammad Erfan; Setiani Novitasari; Mohammad Archi Maulyda
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.4912

Abstract

ABSTRAKDalam dunia akademisi plagiarisme merupakan suatu perbuatan tidak terpuji karena merupakan tindakan mencuri ide atau gagasan orang lain. Namun demikian, tindakan plagiarisme masih sering dilakukan mahasiswa dalam menulis karya tulis ilmiah. Untuk mengatasi persoalan itu maka dilakukan sosialisasi wawasan plagiarisme karya tulis ilmiah sebagai bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yang ditujukan kepada mahasiswa PGSD. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi pemahaman yang baik kepada mahasiswa tentang definisi plagiarisme, ruang lingkup plagiarisme, faktor penyebab plagiarisme, tipe plagiarisme dan sanksinya, cara menghindari plagiarisme, simulasi cek plagiarisme dan teknik parafrasa. Metode Pelaksanaan sosialisasi kegiatan dilakukan secara daring (online) melalui media zoom meeting. Dari hasil pre test dan post test menunjukan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pemahaman mahasiswa tentang plagiarisme. Wawasan tentang plagiarisme sangat penting dalam menunjang keberhasilan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah yang bebas plagiat. Kata kunci: wawasan plagiarisme; karya tulis ilmiah ABSTRACTIn the academic world, plagiarism is an act that is not commendable because it is an act of stealing other people's ideas or ideas. However, plagiarism is still often done by students in writing scientific papers. To overcome this problem, socialization of plagiarism insights into scientific writings was carried out as a form of community service activity aimed at PGSD students. This activity aims to give students a good understanding of the definition of plagiarism, the scope of plagiarism, the causes of plagiarism, the types of plagiarism and its sanctions, how to avoid plagiarism, simulation of plagiarism checks and paraphrasing techniques. Methods of the socialization of activities is carried out online through zoom meeting. The results of the pre test and post test showed that there was a significant increase in students' understanding of plagiarism. Insight about plagiarism is very important in supporting the success of students in writing plagiarism-free scientific papers. Keywords: plagiarism insight;scientific writing 
“ORANG KAMPUNG”, PEMASARAN DIGITAL, DAN KEBIJAKAN PUBLIK: SEBUAH TINJAUAN DAN AGENDA PENELITIAN. STUDI KASUS : PEMASARAN TRADISIONAL SONGKO RECCA Rulinawaty Rulinawaty; Risnashari Risnashari; Ranak Lince
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6509

Abstract

ABSTRAKMengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh penduduk pedesaan adalah topik yang sangat menarik bagi pemasar, pembuat kebijakan, dan peneliti. Namun, hanya ada sedikit penelitian tentang bagaimana penduduk pedesaan menerima atau menolak teknologi digital baru. Dengan perubahan kekuatan ekonomi dan tingkat adopsi ketika komunitas digital tumbuh antara daerah perkotaan dan pedesaan, menjadi semakin penting bagi pemasar untuk memahami bagaimana mereka menggunakan teknologi dan bagaimana mereka menggunakan saluran digital. Agar pemasar dan pembuat kebijakan memahami sepenuhnya bentuk masa depan masyarakat digital berbasis data, penelitian perlu lebih mempertimbangkan dampaknya terhadap kelompok generasi yang berbeda dalam hal adopsi dan penggunaan teknologi digital oleh konsumen di daerah pedesaan.Melalui tinjauan multidisiplin literatur tentang orang-orang tradisional menggunakan lensa teoritis kelompok geografis, penulis mengidentifikasi tantangan penelitian utama, peluang, dan dampak bagi pemasar dan pembuat kebijakan. Kata Kunci : pemasaran digital; kebijakan publik; kesenjangan demografis; generasi; kesenjangan digital ABSTRACTAddressing the challenges posed by rural populations is a topic of great interest to marketers, policymakers, and researchers. However, there is little research on how rural residents accept or reject new digital technologies. With changing economic power and adoption rates as digital communities grow between urban and rural areas, it is becoming increasingly important for marketers to understand how they use technology and digital channels. For marketers and policymakers to fully understand the future shape of a data-driven digital society, research needs to consider its impact on different generational groups in terms of consumer adoption and use of digital technology in rural areas. Through a multidisciplinary review of the literature on traditional people using a theoretical lens geographical group, the authors identify key research challenges, opportunities, and impacts for marketers and policymakers. Keywords : digital marketing; public policy; demographic gap; generation; digital gap
PENINGKATAN PENGETAHUAN PENGASUH LANSIA TERKAIT PERAN LATIHAN FISIK DALAM MANAJEMEN TERPADU OSTEOARTHRITIS Rea Ariyanti; Cecilia Widijati Imam
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6403

Abstract

ABSTRAKAdanya kebijakan dari pemerintah terkait pandemi covid 19 turut memberikan dampak bagi masyarakat, salah satunya dari aspek kesehatan seperti terhambatnya akses untuk mendapatkan layanan fasilitas kesehatan, terutama pada lansia. Salah satu penyakit yang paling sering terjadi pada lansia adalah osteoarthritis. Osteoarthritis merupakan penyakit rematik akibat gangguan metabolisme yang diikuti oleh beberapa perubahan pada sistem muskuloskeletal pada lansia. Dengan diberikannya pelatihan pada pengasuh lansia terkait peran latihan fisik dalam manajemen terpadu osteoarthritis diharapkan pengasuh lansia dapat membantu lansia dalam upaya pencegahan secara mandiri penyakit osteoartritis. Program kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengasuh lansia terhadap peran latihan fisik dalam manajemen terpadu osteoarthritis. Kegiatan ini dilaksanakan di Panti Werdha Tresno Muti Turen Kabupaten Malang, sebanyak 3 kali melalui pemberian materi dan video pembelajaran, serta melaksanakan diskusi interaktif kepada 25 orang pengasuh lansia. Dari hasil evaluasi yang dilakukan, diketahui bahwa terjadi peningkatan pemahaman para pengasuh lansia, dimana sebelum diberikan penyuluhan, rata-rata nilai pre test sebesar 60,00 dan setelah diberikan penyuluhan terjadi peningkatan nilai post test menjadi 84,00. Kegiatan ini perlu dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran, kepedulian dan mendorong keterlibatan peran pengasuh lansia dan para lansia dalam upaya manajemen terpadu pencegahan osteoarthritis melalui latihan fisik. Kata kunci: lansia; latihan fisik; manajemen terpadu; osteoarthritis ABSTRACTThe existence of policies from the government related to the COVID-19 pandemic also has an impact on the community, one of which is from the health aspect such as hampering access to health facilities, especially for the elderly. One of the most common diseases in the elderly is osteoarthritis. Osteoarthritis is a rheumatic disease due to metabolic disorders followed by several changes in the musculoskeletal system in the elderly. By providing training to elderly caregivers regarding the role of physical exercise in the integrated management of osteoarthritis, it is hoped that elderly caregivers can help the elderly in efforts to independently prevent osteoarthritis. This partnership program aims to increase the understanding of elderly caregivers on the role of physical exercise in the integrated management of osteoarthritis. This activity was carried out at the Tresno Muti Turen Nursing Home, Malang Regency, 3 times through the provision of learning materials and videos, as well as carrying out interactive discussions with 25 elderly caregivers. From the results of the evaluation, it was found that there was an increase in the understanding of the elderly caregivers, where before being given counseling, the average pre-test score was 60.00 and after being given counseling there was an increase in the post-test score to 84.00. This activity needs to be carried out as an effort to increase awareness, concern and encourage the involvement of the role of elderly caregivers and the elderly in an integrated management effort to prevent osteoarthritis through physical exercise. Keywords: elderly; integrated management; osteoarthritis; physical training
LITERASI DIGITAL BAGI SISWA, GURU, DAN KARYAWAN DI LINGKUNGAN SMP MUHAMMADIYAH NANGGULAN KULON PROGO Ani Yuliati; Laga Adhi Dharma; Nur Alifah Septiani; Adnin Kamil B. Hawa; Malinda Satya Ningrum
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6306

Abstract

ABSTRAKDi era pandemi seperti sekarang ini semua bidang kehidupan mengalami perubahan atau pergeseran, tidak terkecuali juga bidang pendidikan. Hal ini dirasakan juga oleh sekolah menengah pertama (SMP) Muhammadiyah Nanggulan, Kulon Progo. Berbagai permasalahan yang ada di sekolah itu di antaranya minimnya sarana dan prasarana berkaitan dengan literasi digital dan rendahnya minat baca siswa. Berkaitan dengan dua hal tersebut, diadakanlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan program literasi digital bagi guru, siswa, dan karyawan SMP Muhammadiyah Nanggulan serta pembentukan semacam forum/komunitas siswa sebagai untuk meningkatkan kemampuan literasinya. Peningkatan literasi baca tulis siswa, guru, dan karyawan di SMP Muhammadiyah Nanggulan dilakukan pelatihan dan pendampingan serta pembentukan pojok baca dan pembentukan majalah sekolah “Sumunar” sebagai wadah bagi siswa, guru, dan karyawan untuk mengasah kemampuan literasinya. Kata kunci: literasi digital; SMP muhammadiyah nanggulan; kulon progo ABSTRACTIn the current pandemic era, all areas of life experience changes or shifts, including the field of education. This is also felt by the Muhammadiyah Nanggulan junior high school, Kulon Progo. Various problems that exist in the school include the lack of facilities and infrastructure related to digital literacy and the low interest in reading students. In connection with these two things, community service activities were held in the form of digital literacy program counseling for teachers, students, and employees of Muhammadiyah Nanggulan Junior High School and the establishment of a kind of forum/student community to improve their literacy skills. To improve the literacy of students, teachers, and employees at SMP Muhammadiyah Nanggulan, training and mentoring are carried out as well as the establishment of a reading corner and the establishment of the school magazine "Sumunar" as a forum for students, teachers, and employees to hone their literacy skills. Keywords: digital literacy; muhammadiyah nanggulan junior high school; kulon progo 
EDUKASI PELABELAN KEMASAN PRODUK BAGI KARYAWAN TOKO RITEL MODERN DI KOTA PALEMBANG A.D. Murtado; Alhanannasir Alhanannasir
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6463

Abstract

ABSTRAKiTahun 2018, di Palembang banyak berdiri toko ritel modern khususnya yang berada di bawah koperasi Syariah 212. Ada 20 toko yang berdiri pada tahun tersebut dan tersebar di dalam kota Palembang dan beberapa toko di luar kota Palembang. Hal ini tentu dibutuhkan pekerja layanan yang memahami bagaimana pengelolaan barang ritel hususnya pelabelan kemasan produk pangan yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kurangnya pemahaman dari pekerja layanan mengakibatkan banyaknya keluhan konsumen. Tentu ini sangat merugikan baik pihak pemilik toko maupun konsumennya. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pengelola ritel modern terhadap pelabelan pada kemasan produk. Kegiatan edukasiidiikuti oleh para pengelola toko yang terdiri dari pelayan, kasir, supervisor dan kepala toko  ritel modern 212 yang ada di kota Palembang dan sekitarnya. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan praktek  di toko ritel. Materi yang diberikan meliputi seluruh informasi yang terdapat dalam kemasan produk pangan, sesuai dengan peraturan badan pengawas obat dan makanan nomor 31 tahun 2018 tentang label pangan olahan. Pengetahuan peserta meningkat secara signifikan setelah diberikan pembelajaran. Kata kunci: edukasi; pelebelan; ritel ABSTRACT2018, there are many modern retail stores n Palem In 2018, there were many modern retail stores in Palembang, especially those under the Sharia 212 cooperative. There were 20 stores that were established that year and spread across the city of Palembang and several shops outside the city of Palembang. This of course requires service workers who understand how to manage retail goods, especially labeling food product packaging in accordance with applicable regulations. Lack of understanding from service workers resulted in many consumer complaints. Of course this is very detrimental to both shop owners and consumers. The activity aims to increase the understanding of modern retail managers on labeling on product packaging. Educational activities were followed by store managers consisting of waiters, cashiers, supervisors and heads of modern retail stores 212 in the city of Palembang and its surroundings. Activities are carried out using lecture, discussion and practice methods in retail stores. The material provided includes all information contained in food product packaging, in accordance with the regulation of the drug and food regulatory agency number 31 of 2018 concerning processed food labels. Participants' knowledge increased significantly after being given the lesson. Keywords: education; labeling; retail
PELATIHAN FOTOGRAFI PRODUK KEPADA IKATAN REMAJA MASJID BAITURRAHMAN Bobby Halim; Amaliatulwalidain Amaliatulwalidain; Nike Anggraini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6527

Abstract

ABSTRAKKegiatan pelatihan Fotografi Produk di IRMA Baiturrahman merupakan respon dari pihak terkait. Di tengah kondisi pandemi ini, industri kreatif terus digalakan oleh pemerintah Indonesia. Bidang Fotografi memiliki kesempatan tersendiri saat ini, dikarenakan pandemi yang menyerang Indonesia berakibat perubahan gaya hidup masyarakatnya. Akibat pandemi,masyarakat Indonesia lebih banyak menghabiskan waktu dengan daring/online karena melalui daring masyarakat masih dapat beraktivitas sehari-hari,dari bekerja, belajar  hingga menikmati hiburan. Universitas Indo Global Mandiri Palembang, berkomitmen untuk selalu berusaha melakukan pengabdian terhadap masyarakat secara terus menerus sebagai wujud kepedulian insan akademik terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Untuk itu Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Indo Global Mandiri Palembang bermaksud menjalin kemitraan dengan IRMA Baiturrahman dengan skema pengabdian internal, yaitu 1) Memberikan wawasan mengenai Fotografi dan pengetahuan mengenai perkembangan fotografi. 2) Memberikan keterampilan Fotografi Produk terhadap peserta pelatihan. 3) Memberikan pengetahuan dan wawasan dalam pembuatan Fotografi Produk. 4) Meningkatkan keterampilan bagi peserta yang sudah memiliki dasar dalam Fotografi. 5) Memberikan motivasi dan kiat-kiat kepada peserta agar dapat menjadi pribadi yang mandiri dan mampu menghasilkan Fotografi Produk secara berkala. Metode yang dipakai pada Kegiatan pelatihan Fotografi Produk ini yaitu Metode Sosialisasi dan Ceramah, Metode Demonstrasi & Metode Bimbingan & Partisipatif. Kegiatan pelatihan Fotografi Produk di IRMA Baiturrahman menghasilkan beberapa foto produk dengan fungsi yang bervariasi. Kata kunci: fotografi produk; remaja ; IRMA baiturrahman. ABSTRACTThe Product Photography training activity at IRMA Baiturrahman is a response from related parties. In the midst of this pandemic, the Indonesian government continues to promote the creative industry. The field of photography has its own opportunity at this time, because the pandemic that attacked Indonesia resulted in changes in the lifestyle of its people. As a result of the pandemic, Indonesian people spend more time online because online people can still do their daily activities, from work, study to enjoying entertainment. Indo Global Mandiri University Palembang, is committed to always trying to do community service continuously as a form of concern for academics to improve the quality of life of the community. For this reason, the Community Service Team of Indo Global Mandiri University Palembang intends to establish a partnership with IRMA Baiturrahman with an internal service scheme, namely 1) Providing insight into Photography and knowledge about the development of photography. 2) Provide Product Photography skills to trainees. 3) Provide knowledge and insight in the manufacture of Product Photography. 4) Improve skills for participants who already have a foundation in Photography. 5) Provide motivation and tips to participants so that they can become independent individuals and are able to produce Product Photography on a regular basis. The methods used in this Product Photography training activity are the Socialization and Lecture Method, the Demonstration Method & the Guidance & Participatory Method. Product Photography training activities at IRMA Baiturrahman produced several product photos with various functions. Keywords: product photography; teenager; IRMA baiturrahman.

Page 46 of 272 | Total Record : 2711