cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
PENINGKATAN KOMPETENSI BISNIS ONLINE BAGI GURU MGMP BISNIS DARING DAN PEMASARAN DI SURABAYA Septyan Budy Cahya; Tri Sudarwanto; Harti Harti; Raya Sulistyowati; Veni Rafida
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6296

Abstract

ABSTRAKKegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan skill guru-guru Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran di Surabaya dalam bidang bisnis online. Metode pelaksanaan kegiatan PKM yaitu melalui pelatihan dan pendampingan: a) Merancang strategi Bisnis Online   b) merancang pembuatan website. c) merancang prosedur Pemasaran Online dengan menggunakan/ memanfaatkan e-mail dan Media Sosial. d) melakukan pemasaran melalui situs mobile. e) membuat Blog. Hasil Pelatihan yang dilaksanakan dirasa bermanfaat bagi mitra, dimana dari segi kompetensi pengetahuan yang didapat setelah kegiatan PKM, 86% peserta memberikan respon sangat setuju, dan 14% menjawab setuju. Para peserta mengharapkan adanya kegiatan seperti ini lagi, dimana ada kelanjutan kegiatan webinar atau pelatihan mengenai bisnis online. Akan tetapi dalam pelaksanaan selanjutnya peserta mengharapkan kegiatan untuk dilakukan secara luring atau offline sehingga kegiatan serupa bisa terlaksana lebih maksimal lagi. Kata kunci: bisnis online; MGMP BDP kota Surabaya; pelatihan ABSTRACTThis Community Service activity aims to improve the competence and skills of MGMP teachers of the Online Business and Marketing Department in Surabaya in the field of online business. The method of implementing PKM activities is through training and mentoring: a) Designing Online Business strategies b) designing website creation. c) designing On-line Marketing procedures by using/utilizing e-mail and Social Media. d) conduct marketing through mobile sites. e) create a blog. The results of the training carried out were felt to be useful for partners, where in terms of knowledge competence obtained after PKM activities, 86% of participants responded strongly agree, and 14% answered agree. The participants hope that there will be more activities like this, where there will be a continuation of webinars or training on online business. However, in the next implementation, participants expect activities to be carried out offline or offline so that similar activities can be carried out more optimally. Keywords: online business; MGMP BDP Surabaya city; training 
PENYULUHAN KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN HIPERTENSI PADA MASA NEW NORMAL DI DUSUN GUPAK WARAK YOGYAKARTA Raden Jaka Sarwadhamana; Almira Dwi Yana P.; Ani Nurlinda; Ayatullah Al-Wajid; Anna Laila S.; Siti Zakiyatul F.
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6009

Abstract

ABSTRAKHipertensi merupakan masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian karena menyebabkan kematian yang tidak dapat diidentifikasi penyebabnya. Prevalensi Hipertensi yang ada di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang signifikan. Faktor utama penyakit Hipertensi di sebabkan oleh faktor pola hidup yang tidak sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mempunyai tujuan untuk memberikan pemahaman kepada lansia agar dapat memahami dan mengetahui gejala hipertensi, faktor penyebab hipertensi, komplikasi dari penyakit hipertensi, dan cara menurunkan tekanan serta dapat membantu masyarakat dalam mengurangi angka peningkatan tekanan darah atau Hipertensi.  Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Dusun Gupak Warak, Desa Sendangsari, Bantul Yogyakarta.  Kegiatan diikuti oleh 30 lansia dengan metode ceramah dan pemeriksaan kesehatan. Hasil evaluasi akhir dengan metode tanya jawab menujukan bahwa  terjadinya peningkatan pemahaman dan pengetahauan yang dimiliki oleh lansia tentang hipertensi. Kata kunci: hipertensi; penyuluhan kesehatan; lansia ABSTRACTHypertension is a health problem that requires attention because it causes death whose cause cannot be identified. The prevalence of hypertension in Indonesia from year to year has increased significantly. The main factor of hypertension is caused by unhealthy lifestyle factors. This community service activity has the aim of providing understanding to the elderly so that they can understand and know the symptoms of hypertension, the factors that cause hypertension, complications of hypertension, and how to reduce pressure and can help the community in reducing the increase in blood pressure or hypertension.  The activity was carried out in Gupak Warak Hamlet, Sendangsari Village, Bantul Yogyakarta. The activity was attended by 30 elderly people with lecture methods and health checks. The results of the final evaluation using the question and answer method showed that there was an increase in the understanding and knowledge possessed by the elderly about hypertension Kata kunci: hypertension; health education; elderly 
ALAT SABLON UNTUK MENUNJANG TAMPILAN KEMASAN KRUPUK CUMI PADA KELOMPOK USAHA POKLAHSAR MANDIRI BANYUWANGI Mochamad Asrofi; Mochammad Edoward Ramadhan; Sujito Sujito
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.925 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3330

Abstract

ABSTRAKProgram pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh mitra pengabdian yaitu kelompok usaha kecil rumahan “Poklahsar Mandiri” yang bergerak di bidang produksi kerupuk cumi. Kelompok usaha ini terletak di Desa Karangsari, Sempu, Banyuwangi. Metode pelaksaan pengabdian ini berupa studi wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan berupa diskusi kecil tentang permasalahan kelompok mitra. Permasalahan utama yang dialami oleh mitra ini adalah kemasan plastik yang belum ada labelnya (polos). Kelompok usaha ini menginginkan adanya transfer teknologi yang berupa pembuatan alat sablon kemasan plastik untuk krupuk cumi. Selanjutnya, tim pengabdian melakukan observasi lapang untuk melihat kondisi nyata kelompok usaha ini. Alat sablon kemasan plastik berlabel diharapkan dapat menghasilkan kemasan plastik yang mempunyai daya tarik pembeli. Selain itu, sebagai akibat penjualan meningkat, kesejahteraan kelompok usaha kecil ini dapat terwujud. Sebagai informasi bahwa jumlah produksi kerupuk cumi dari kelompok usaha ini rata-rata per tahunnya 850 kg per tahunnya (harga per kg 40.000). Dengan adanya alat sablon diharapkan ongkos produksi dapat diminimalkan serta penjualan kerupuk cumi meningkat dikarenakan kemasan yang menarik. Hal tersebut diindikasikan peningkatan penjualan kerupuk cumi yang semula 850 kg menjadi 1000 kg per tahunnya. Kata kunci: alat sablon; kemasan plastik; kerupuk cumi; poklahsar mandiri. ABSTRACTThe community service program aims to solve the problems faced by community service partners, namely the small home business group "Poklahsar Mandiri" which is engaged in the production of squid crackers. This business group was located in Karangsari Village, Sempu, Banyuwangi. The method of implementing this service is in the form of interview and observation studies. Interviews were conducted in the form of small discussions about the problems of the partner group. The main problem experienced by these partners is plastic packaging that has no label (plain). This business group wants a technology transfer in the form of making screen printing plastic packaging tools for squid crackers. Furthermore, the community service team conducted field observations to see the real condition of this business group. This labeled plastic packaging screen printing tool is expected to produce plastic packaging that has a buyer appeal. In addition, as a result of increased sales, the welfare of this small business group can be realized. For information, the amount of squid cracker production from this business group averages 850 kg per year (price per kg 40,000). With the screen printing equipment, it is hoped that production costs can be minimized and sales of squid crackers will increase due to the attractive packaging. This is indicated by an increase in sales of squid crackers from 850 kg to 1000 kg per year. Keywords: screen printing equipment; plastic packaging; squid crackers; poklahsar mandiri.
LESSON STUDY FOR LEARNING COMMUNITY (LSLC): PENDAMPINGAN PENYUSUNAN CAPTURE DESIGN DAN LESSON DESIGN PADA GURU SD/MI DI PONPES DARUSSOLIHIN NW KALIJAGA Muhammad Syazali; Baiq Niswatul Khair; Hasnawati Hasnawati; Lalu Wira Zain Amrullah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.5626

Abstract

ABSTRAKTuntutan pembelajaran abad 21 adalah kompetensi 4C - colaboration, communication, critical thinking, creativity. Fasilitas pembelajaran yang tepat untuk ini adalah LSLC. Sejauh ini guru di SD/MI Ponpes Darussholihin NW Kalijaga belum pernah mengikuti kegiatan LSLC. Pengabdian ini sebagai langkah awal untuk mendampingi guru dalam ber-LSLC. Adapun tahapan pertama dalam LSLC adalah plan yg di dalamnya memuat penyusunan lesson design dan chapter design. Target luaran yaitu guru-guru SD/MI di Ponpes Darussolihin NW Kalijaga mampu menyusun chapter design dan lesson design. Kegiatan ini menggunakan metode pendampingan dan dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu: (1) workshop LSLC secara daring, (2) presentasi dari tim terkait chapter design dan lesson design, dan (3) mendampingi peserta dalam kelompok untuk mengembangkan chapter design dan lesson design. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar. Workshop online terselenggara pada interval 12 – 14 Agustus 2021. Presentasi dari tim dan pendampingan kelompok dalam mengembangkan chapter design dan lesson design terlaksana pada tanggal 18 September 2021 di MI NW Kalijaga. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 33 peserta dari beberapa SD/MI di bawah naungan Ponpes Darussolihin NW Kalijaga. Diakhir kegiatan pendampingan, hasil kolaborasi masing-masing kelompok guru telah berhasil menyusun chapter design dan lesson design dengan kualitas yang baik dan siap untuk dimplementasikan dalam pembelajaran. Kata kunci: chapter design; lesson design; pendamipingan LSLC; ponpes NW kalijaga. ABSTRACTThe demands of 21st century learning are 4C competencies - collaboration, communication, critical thinking, creativity. The right learning facility for this is LSLC. So far, teachers at SD/MI Ponpes Darussholihin NW Kalijaga have never participated in LSLC activities. This service is the first step to assist teachers in LSLC. The first stage in the LSLC is a plan which includes the preparation of lesson designs and chapter designs. The output target is that SD/MI teachers at Ponpes Darussolihin NW Kalijaga are able to compile chapter designs and lesson designs. This activity uses the mentoring method and is carried out in three stages, namely: (1) online LSLC workshops, (2) presentations from teams related to chapter design and lesson design, and (3) assisting participants in groups to develop chapter designs and lesson designs. This activity went well and smoothly. An online workshop will be held on August 12-14, 2021. Presentations from the team and group assistance in developing chapter design and lesson design will take place on September 18, 2021 at MI NW Kalijaga. The number of participants who attended was 33 participants from several SD/MI under the auspices of Ponpes Darussolihin NW Kalijaga. At the end of the mentoring activity, the results of the collaboration of each group of teachers have succeeded in compiling chapter designs and lesson designs with good quality and ready to be implemented in learning. Kata kunci: chapter design; lesson design; LSLC mentoring; ponpes NW kalijaga. 
PENYULUHAN TERKAIT CUCI TANGAN PAKAI SABUN DI TPA AL-IKHLAS POLRI JATISAMPURNA BEKASI Septiani Septiani; Intan Kurniawati Pramitaningrum; Muhammad Rizki Kurniawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.4866

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis penyuluhan ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa melakukan kegiatan cuci tangan yang tepat sesusai dengan standar yang ditetapkan oleh WHO pada siswa TPA Al-Ikhlas Polri Jatisampurna Bekasi. Kesadaran dan pengetahuan terkait cuci tangan yang tepat dapat memproteksi diri dari berbagai penyakit terutama penyakit diare. Siswa sekolah TPA Al-Ikhlas Polri terdiri dari siswa pra sekolah dasar dan sekolah dasar usia 3-12 tahun yang berjumlah 21 orang. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan metode kuisioner dan selanjutnya dilakukan dengan mensosialisasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terutama tentang perilaku cuci tangan yang tepat. Hasil pelaksanaan kegiatan PKM ini dari pretest yang dilakukan menunjukan bahwa 62% tidak mengetahui 6 gerakan cuci tangan dan 38% mengetahui 6 gerakan cuci tangan. Setelah dilakukan penyuluhan cuci tangan dan demo cuci tangan kepada siswa maka diperoleh hasil post test yaitu terjadi penurunan 19 % tidak mengetahui 6 gerakan cuci tangan dan terjadi kenaikan menjadi 81 % mengetahui 6 gerakan cuci tangan. Kata kunci: cuci tangan; penyuluhan; kecacingan. ABSTRACTThis community service activity was carried out to determine the level of knowledge of students in carrying out proper hand washing activities according to the standards set by WHO in TPA Al-Ikhlas students at the Jatisampurna Polri, Bekasi. Awareness and knowledge related to proper hand washing can protect themselves from various diseases, especially diarrheal diseases. TPA Al-Ikhlas Polri students consist of pre-primary and elementary school students aged 3-12 years, totaling 21 people. The implementation of the activity begins with the questionnaire method and is then carried out by socializing the Clean and Healthy Life Behavior), especially regarding proper hand washing behavior. The results of the implementation of this community service from the pretest showed that 62% did not know the 6 hand washing movements and 38% knew the 6 hand washing movements. After conducting hand washing counseling and hand washing demonstrations to students, the post test results were obtained, namely a decrease of 19% not knowing 6 hand washing movements and an increase to 81% knowing 6 hand washing movements. Keywords: hand washing; counseling; worms. 
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN RANCANGAN PERATURAN DESA TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING DI DESA GELOGOR KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN LOMBOK BARAT Imawanto Imawanto; Lelisari Lelisari; Nurjannah S.
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6604

Abstract

ABSTRAKAngka stunting di Nusa Tenggara Barat (NTB) masih terbilang tinggi yaitu sekitar 167 ribu atau 33,49 persen dari 500 ribu balita mengalami stunting. Hasil  Riset  Kesehatan  Dasar  Kabupaten Lombok Barat Tahun  2018  untuk  balita  usia  0-59  bulan  menunjukkan  bahwa  indeks  berat  badan menurut  umur (BB/U)  angka   kurang gizi  sebesar  29.94 %,  yang  artinya  bahwa  Kabupaten Lombok Barat   berada  pada  kategori  wilayah  rawan  gizi.  Penanganan masalah stunting tidak mungkin bisa diselesaikan sendiri oleh sektor kesehatan, oleh sebab itu perlu dukungan seluruh jajaran perangkat daerah dan masyarakat. Seperti yang sudah dilakukan oleh Pemeritah Kabupaten Lombok Barat dengan membuat Peraturan Bupati Lombok Barat No 19.A Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penangan Stunting, diundangkan pada tanggal 17 April 2020 pada Berita Daerah Kabupaten Lombok Barat Tahun 2020 Nomor 19.A. Dimana, dalam Pasal 10 angka 14 (a) Peraturan Bupati Lombok Barat No 19.A Tahun 2020. menyatakan adanya peran perangkat daerah dalam aksi konvergensi stunting yaitu: Peran Pemerintah Desa ialah menetapkan peraturan desa tentang pencegahan dan penanganan stunting. Dalam hal ini Desa Gelogor Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat belum juga mempunyai peraturan desa tentang pencegahan dan penanganan stunting sesuai amanat dari Peraturan Bupati Lombok Barat No 19.A Tahun 2020.Berdasarkan data dan informasi yang diperoleh pada saat kegiatan penyusunan rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMDes) ada berbagai persoalan dan masalah yang dihadapi masyarakat terutama masyarakat miskin dan perempuan. Dari berbagai persoalan dan masalah yang ada dapat dirangkum salah satunya adalah penanganan masalah stunting. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pendampingan penyusunan rancangan peraturan desa tentang pencegahan dan penanangan stunting. Adapun yang hadir pada kegiatan ini adalah Anggota Pemerintah Desa, BPD, perwakilan Kepala Dusun, kader Posyandu, BKKBN/Penyuluh KB Lombok Barat, remaja, ibu hamil dan ibu menyusui. Hasil dari kegiatan ini adalah Pemerintah Desa Gelogor saat ini sudah mempunyai draf rancangan peraturan desa. Dimana draf rancangan peraturan desa tersebut akan dibahas pada tahap selanjutnya oleh Pemerintah Desa, BPD dan stakeholder lainnya. Kata kunci : stunting; rancangan; peraturan desa. ABSTRACTThe stunting rate in West Nusa Tenggara (NTB) is still relatively high, around 167,000 or 33.49 percent of the 500 thousand toddlers experiencing stunting. The 2018 West Lombok Regency Basic Health Research results for toddlers aged 0-59 months show that the bodyweight index for age (W/U) has a malnutrition rate of 29.94%, which means that West Lombok Regency is in the category of nutritionally vulnerable areas. The health sector can't solve the stunting problem alone. Therefore it requires the support of all regional apparatus and the community as done by the Government of West Lombok Regency by making West Lombok Regent Regulation No. 19. A of 2020 concerning Prevention and Handling of Stunting, promulgated on April 17, 2020, in the Regional News of West Lombok Regency of 2020 Number 19. A. Where, in Article 10 number 14 (a) West Lombok Regent Regulation No. 19.An of 2020. states the role of regional apparatus in stunting convergence action, namely: The part of the Village Government is to stipulate village regulations regarding stunting prevention and handling. In this case, Gelogor Village, Kediri District, West Lombok Regency does not yet have a village regulation regarding stunting prevention and handling as mandated by the West Lombok Regent Regulation No. 19.An of 2020. Based on data and information obtained during the village medium-term development plan ( RPJMDes), the community faces various problems, especially the poor and women. Of the various issues and problems that exist, it can be summarized, one of which is handling the stunting problem. This service activity aims to draft village regulations regarding stunting prevention and management. Those who attended this activity were Village Government Members, BPD, representatives of the Hamlet Head, Posyandu cadres, BKKBN / West Lombok Family Planning Extension, teenagers, pregnant women, and breastfeeding mothers. The result of this activity is that the Gelogor Village Government currently has a draft village regulation draft. The draft village regulation will be discussed later by the Village Government, BPD, and other stakeholders. Keywords: stunting; design; village regulations.
PELATIHAN PENERAPAN SISTEM “APARTEMENT” BAGI BUDIDAYA CACING SUTRA PADA KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN CUPANG DI DESA KAMPUNG BARU, KECAMATAN LANGSA LAMA, KOTA LANGSA Suri Purnama Febri; Teuku Fadlon Haser; Andri Yusman Persada; Kartika Aprilia Putri; Herlina Putri Endah Sari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6466

Abstract

ABSTRAKCacing sutra merupakan pakan hidup yang disukai ikan khususnya larva ikan. Hal ini karena ukurannya yang kecil sehingga mudah dimakan. Kesesuaian pakan hidup yang diberikan akan semakin membuat besar larva ikan hidup dan tumbuh. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu membantu mitra untuk meningkatkan hasil produksi ikan cupang dengan pemberian cacing sutra yang dibudidayakan dengan sistem apartement. Metode yang digunakan melalui beberapa tahap, yaitu sosialisasi, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan informasi yang lebih jelas tentang maksud dan tujuan tim mengadakan pelatihan penerapan sistem Apartement. Pendampingan dilakukan berupa pembuatan sistem apartemen dan pembuatan pakan cacing sutra dengan menggunakan ampas tahu yang difermentasikan menggunakan larutan EM 4 dan molase selama 3 hari, kemudian pakan siap digunakan. Hasil monitoring dan evaluasi mitra mampu serta terampil membuat wadah sistem apartemen serta pakan cacing sutra dari ampas tahu. Selanjutnya mitra juga sudah sangat faham bagaimana pola kerja dalam melakukan budidaya cacing serta dengan menggunakan sistem apartemen.  Kata kunci: cacing sutra; sistem apartement; ikan cupang; desa kampung baru. ABSTRACTTubifex sp. are live food that is preferred by fish, especially fish larvae. This is because of its small size so it is easy to eat. The suitability of the live feed given will make the larger fish larvae live and grow. The purpose of this community service activity is to help partners to increase the production of betta fish by giving silk worms that are cultivated with the apartment system. The method used goes through several stages, namely socialization, mentoring, monitoring and evaluation. The socialization was carried out to provide clearer information about the goals and objectives of the team holding training on the application of the Apartment system. Assistance is provided in the form of building an apartment system and making feed for Tubifex sp. by using tofu dregs which was fermented using EM 4 solution and molasses for 3 days, then the feed was ready for use. The results of monitoring and evaluation of partners are capable and skilled in making apartment system containers and tubifex sp. feed. from tofu dregs. Furthermore, partners also understand very well how the work pattern in cultivating Tubifex sp. using the apartment system. Keywords: tubifex sp. apartment system; Betta splend; kampung baru village.
PENINGKATAN PENGETAHUAN HUKUM ANGGOTA FEDERASI SERIKAT PEKERJA KAHUTINDO KOTA TARAKAN MENGENAI PERLINDUNGAN HAK-HAK BURUH BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN Mawardi Khairi; Inggit Akim; Sulaiman Sulaiman
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.952 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3011

Abstract

ABSTRAKPermasalahan mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah minimnya pengetahuan anggota Federasi Serikat Pekerja (FSP) Kahutindo  Kota Tarakan mengenai perlindungan hak-hak tenaga kerja berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan lebih-lebih saat pandemik Covid 19 yang mengakibatkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan hukum anggota mengenai perlindungan hak-hak buruh khususunya berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebagai payung hukum dalam bidang ketenagakerjaan. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan menggunakan metode ceramah, dialog, dan diskusi dalam rangka memberikan penyuluhan hukum kepada mitra. Partisipasi mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan menyediakan waktu, menyediakan tempat beserta fasilitas pendukung lainnya, dan menghadirkan anggotanya sebagai peserta penyuluhan hukum. Target luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi serta bagian dari implementasi Tri Dharma perguruan tinggi. Kesimpulannya adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah berhasil dilaksanakan dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para peserta, yaitu meningkatkan pengetahuan hukum anggota mengenai perlindungan hak-hak buruh berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Hal ini dapat dilihat dari jawaban para peserta pada kuisioner yang diberikan setelah kegiatan dilaksanakan. Dari 25 orang peserta, 87,5% menjawab telah memahaminya. Sarannya adalah sebaiknya kegiatan dengan tema ini dilaksanakan tidak hanya kepada anggota Federasi Serikat Pekerja (FSP) Kahutindo Kota Tarakan, tetapi juga kepada buruh yang belum bergabung menjadi anggota Serikat Pekerja/Buruh. Kata kunci: buruh; perlindungan hak; serikat pekerja. ABSTRACTThe problem of partners in this community service activities is the lack of knowledge of members of the Kahutindo Tarakan City Trade Union Federation (TUF) regarding the protection of labor rights based on Law Number 13 of 2003 concerning Manpower, especially during the Covid 19 pandemic which resulted in Termination of Employment (Laid off). The solution offered in this community service activity is to increase the legal knowledge of members regarding the protection of labor rights in particular based on Law Number 13 of 2003 concerning Manpower as a legal protection in the field of employment. The method of implementation used in this community service activity is to use the method of lectures, dialogues, and discussions in order to provide legal education to partners. Participation of partners in community service activities is by providing time, providing space and other supporting facilities, and presenting members as participants in legal education. The output target of this community service activity is the publication of scientific articles in accredited national journals and part of the implementation of the Tri Dharma of higher education. The conclusion is that this community service activity has been successfully implemented and the benefits can be felt directly by the participants, namely increasing members' legal knowledge regarding the protection of labor rights based on Law Number 13 of 2003 concerning Manpower. This can be seen from the answers of the participants to the questionnaire given after the activity was carried out. Of the 25 participants, 87.5% answered that they understood it. The suggestion is that activities with this theme should be carried out not only for members of the Kahutindo Tarakan City Trade Union Federation (TUF), but also for workers who have not joined the Workers / Labor Union. Keywords : labour; protection of  right; trade union.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN POWERPOINT SCREEN RECORDING BAGI GURU DI SMP KESATRIAN 2 SEMARANG Iryan Dwi Handayani; Seno Suharyo; Diah Aryati Puji Lestari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6295

Abstract

ABSTRAKPandemi covid 19 memang membawa dampak yang sangat besar bagi dunia dan bagi bangsa Indonesia pada khususnya. Dunia pendidikan yang biasanya bisa bertemu tatap muka antara siswa dan guru atauu mahasiswa dengan dosen, karena pandemi maka pembelajaran dilaksanakan secara online atau pembelajaran jarak jauh. Tantangan yang dihadapi oleh para pendidik di era pandemi ini adalah bagaimana harus merevisi dan merubah media pembelajaran dan strategi pembelajaran yang harus dibuat supaya siswa bisa memahami materi yang diberikan. Powerpoint merupakan salah satu bagian dari software Microsoft office yang biasa digunakan untuk membuat presentasi ataupun media pembelajaran. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pelatihan tentang pemanfaatan powerpoint screen recording. Metode pelaksanaan pengabdian ini yaitu identifikasi permasalahan, pendekatan penyelesaian masalah dan hasilnya 40 peserta akan menggunakan manfaat dari pelatihan untuk proses belajar mengajar di sekolah, dan 42 peserta menyatkan bahwa pelatihan tersebut sangat bermanfaat dalam proses kegiatan pembelajaran. Kata kunci: powerpoint screen recording; PJJ ABSTRACTThe COVID-19 pandemic has had a huge impact on the world and the Indonesian people in particular. The world of education is usually able to meet face-to-face between students and teachers or students and lecturers, because of the pandemic, learning is carried out online or distance learning. The challenge faced by educators in this pandemic era is how to revise and change learning media and learning strategies that must be made so that students can understand the material provided. Powerpoint is one part of Microsoft office software which is commonly used to make presentations or learning media. The purpose of this activity is to increase knowledge and training on the use of powerpoint screen recording. The method of implementing this service is problem identification, problem solving approach and the result is that 40 participants will use the benefits of the training for the teaching and learning process in schools, and 42 participants stated that the training was very useful in the process of learning activities. Keywords: powerpoint screen recording; PJJ 
KEBERLANJUTAN PROGRAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAAN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALOPO Hadi Pajarianto; Imran Ukas; Imam Pribadi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.4910

Abstract

ABSTRAKPerguruan tinggi dalam adalah bagian dari pusat kekuatan intelektual (intellectual power) yang diharapkan dapat memperkuat kegiatan kewirausahaan. Dengan terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 tahun 2020, penguatan kewirausahaan kepada mahasiswa juga mendapatkan prioritas. Dalam delapan kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) salah satu bentuk kegiatannya adalah wirausaha mahasiswa. Tujuan PPK adalah memandu perguruan tinggi menyelenggarakan unit layanan kewirausahaan yang profesional, mandiri dan berkelanjutan, berwawasan knowledge based economy. Metode yang digunakan pengembangan kewirausahaan yaitu kompetisi bisnis, pelatihan, pendampingan, magang, dan pameran produk. Siklus kegiatan diklasifikasi menjadi tiga,  Socio-Technopreneurship Awaraeness Campaign, agar PPK menjadi gerakan bersama di lingkungan perguruan tinggi, Capasity Building, yang dilaksanakan secara kordinatif, konsultatit, dan afirmatif dilakukan berkesinambungan dengan berbagai lembaga, dan  Institutionalization adalah upaya pelembagaan kegiatan kewirausahaan di kampus sebagai upaya menciptakan jeringan dan mitra kerjasama. Hasil pelaksanaan PPK Universitas Muhammadiyah Palopo terlaksana sesuai dengan program dan target yang ingin dicapai. Selama 3 tahun pelaksanaan sejak 2019, 2020, dan 2021, telah melahirkan 15 wirausaha baru yang bergerak di bidang kuliner, souvenir, bookstore, dan jasa. Untuk menjamin keberlanjutan dan menentukan Entrepreneurship Priority, Universitas Muhammadiyah Palopo telah membentuk Unit Inkubasi dan Pengembangan Kewirausahaan (UIPK) yang bertugas untuk memfasilitasi mahasiswa dan alumni dalam pengembangan kewirausahaan. Luaran yang dihasilkan adalah jurnal pengabdian setiap tahun, hak cipta, poster, publikasi pada media masa cetak, dan buku ajar kewirausahaan.  Kata kunci: keberlanjutan; kewirausahaan; mahasiswa; alumni. ABSTRACTHigher education is part of the core of intellectual power. It is anticipated to stimulate entrepreneurial activities. With the Minister of Education and Culture Regulation Number 3 of 2020, strengthening entrepreneurship for students is also a priority. One of the eight activities in Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), is student entrepreneurship. With Knowledge-Based Economy Insight, the PPK  aimed to guide universities in organizing professional, independent, and sustainable entrepreneurship service units. The approaches used in entrepreneurship advancement are business competition, training, mentoring, internships, and product exhibitions. The activity series is classified into three activities. First, Socio-Technopreneurship Awareness Campaign, so that KDP becomes a joint movement in the university context. Second,  Capacity Building, which is carried out in a coordinated and consultative. The last is affirmative manner carried out continuously with various institutions, and Institutionalization is an attempt to institutionalize entrepreneurial activities on campus as an effort to create networks and cooperative partners. The PPK  implementation result in the University of Muhammadiyah Palopo was carried out under the program and targeted realized. During the three years of implementation, fifteen new entrepreneurs have been born in the field of culinary, souvenirs, bookstores, and services. To ensure sustainability and determine Entrepreneurship Priority, the University of Muhammadiyah Palopo has established an Entrepreneurship Incubation and Development Unit (UIPK) to facilitate students and graduates in entrepreneurship development. The outputs produced are devotional journals every year, copyrights, posters, publications in print mass media, and entrepreneurship textbooks. Keywords: sustainable; entrepreneurship; student; graduates 

Page 48 of 272 | Total Record : 2711