cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
EDUKASI PENGGUNAAN SUPLEMEN KESEHATAN PADA IBU-IBU PKK DI MASA PANDEMI COVID-19 WILAYAH DESA PEMECUTAN KAJA, KECAMATAN DENPASAR UTARA, KOTA DENPASAR Dhiancinantyan Windydaca Brata Putri; Ni Putu Wintariani; Dewi Puspita Apsari; Ni Putu Aryati Suryaningsih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6239

Abstract

ABSTRAKPemerintah pusat terus menggalakkan pencegahan dan pengendalian Covid-19, melalui Gugus Tugas COVID-19. Salah satu cara untuk menjaga daya tahan tubuh dari serangan virus corona adalah dengan mengkonsumsi vitamin atau suplemen. Informasi vitamin/suplemen yang akan disebarkan pada pengabdian masyarakat ini adalah vitamin C, Zink, dan Vitamin D3 di wilayah Desa Pemecutan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar dengan sasaran ibu-ibu PKK. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi terkait pentingnya mengkonsumsi suplemen kesehatan dimasa pandemi COVID-19 dan bagaimana mengkonsumsi suplemen/vitamin dimasa pandemi COVID-19. Metode kegiatan ini dengan memberikan edukasi berupa poster secara langsung dan e-booklet melalui whatsapp grup kepada ibu-ibu PKK dan pengukuran pengetahuan dilakukan sebelum dan setelah pemberian edukasi. Hasil yang didapatkan adalah terdapat peningkatan pengetahuan ibu PKK secara signifikan (p=0,000) yakni dari skor baik semula berjumlah 19% meningkat menjadi 98% partisipan. Data tersebut menunjukkan bahwa tujuan dari program kerja tercapai, yaitu peningkatan pengetahuan partisipan ibu-ibu PKK terhadap penggunaan suplemen kesehatan di masa pandemi covid-19. Kata kunci: edukasi; suplemen; covid-19. ABSTRACTThe central government continues to promote the prevention and control of Covid-19, through the COVID-19 task force.One way to maintain the immune system from the corona virus is to take vitamins or supplements. Information on vitamins/supplements that will be distributed in this community service is vitamin C, Zink, and Vitamin D3 in the Pemecutan Kaja Village area, North Denpasar District, Denpasar City with the target of PKK women. The purpose of this activity is to provide education regarding the importance of consuming health supplements during the COVID-19 pandemic and how to take supplements/vitamins during the COVID-19 pandemic. The method of this activity is to provide education in the form of direct posters and e-booklets via whatsapp groups to PKK women and knowledge measurements are carried out before and after providing education. The results obtained were that there was a significant increase in the knowledge of PKK women (p = 0.000), namely from the original good score of 19%, it increased to 98% of participants. The data shows that the goal of the work program was achieved, namely increasing the knowledge of PKK women on the use of health supplements during the COVID-19 pandemic. Keywords: education; supplements; covid-19. 
PENYULUHAN TENTANG MENULIS KARYA ILMIAH BAGI GURU GURU SDN GUGUS VI KECAMATAN GERUNG LOMBOK BARAT TAHUN 2021 Radiusman Radiusman; Ida Bagus Kade Gunayasa; Sudirman Sudirman; Abdul Kadir Jaelani; Hasnawati Hasnawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.4876

Abstract

PENYULUHAN TENTANG MENULIS KARYA ILMIAH BAGI GURU GURU SDN GUGUS VI KECAMATAN GERUNG LOMBOK BARAT TAHUN 2021ABSTRAKPenulisan karya tulis ilmiah merupakan suatu hal yang wajib bagi guru, namun masih banyak guru yang belum melaksanakan hal tersebut. Untuk mengatasi hal tersebut, maka perlu dilakukan suatu kegiatan kolaborasi antara pihak sekolah dengan instansi pendidikan, khususnya perguruan tinggi dalam bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang bagaimana cara menulis karya tulis ilmiah bagi guru-guru SDN gugus VI Kec. Gerung. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menggunakan tahap koordinasi, observasi, komunikasi dan sosialisasi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan pada masa pandemi Covid-19 sehingga pelaksanaan harus dilakukan menggunakan protokol kesehatan 3M. Materi yang disampaikan pada kegiatan pengabdian ini adalah teknik menemukan permasalahan penelitian, ketatabahasaan karya ilmiah dan konsep penulisan karya ilmiah. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan dihadiri oleh 38 orang yang terdiri dari 6 tim pengabdi dan 32 orang guru. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah guru mulai menyadari pentingnya menulis karya ilmiah untuk meningkatkan profesionalitas serta meningkatkan kemampuan siswa. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru peserta kegiatan diperoleh informasi bahwa perlu diadakannya kegiatan lanjutan berupa pendampingan dalam penulisan karya ilmiah. Kata kunci: kegiatan PKM; karya tulis ilmiah; penyuluhan. ABSTRACTWriting scientific papers is mandatory for teachers, but there are still many teachers who have not implemented it. To overcome this, it is necessary to carry out collaborative activities between the school and educational institutions, especially universities in the form of community service activities. This community service activity aims to provide counseling on how to write scientific papers for SDN Cluster VI Kec. Gerung. The method of implementing this service activity uses the stages of coordination, observation, communication and socialization. The implementation of this service activity was carried out during the Covid-19 pandemic so it had to be carried out using the 3M health protocol. The material presented in this service activity is the technique of finding research problems, the grammar of scientific papers, and the concept of writing scientific papers. This activity ran smoothly and was attended by 38 people consisting of 6 service teams and 32 teachers. The result of this service activity is that teachers are starting to realize the importance of writing scientific papers to increase professionalism and improve students' abilities. Based on the results of interviews with teachers participating in the activity, information was obtained that further activities need to be held in the form of assistance in writing scientific papers. Keywords: PKM activities; scientific papers; counseling.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN MODEL PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS PROYEK DALAM KONDISI PEMBELAJARAN JARAK JAUH Ni Luh Ning Setyarini Putri Astawa; Ketut Queena Fredlina; Ni Luh Suminiasih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.497 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3118

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan guru dalam proses pelaksanaan pembelajaran yang menarik bagi siswa .Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan sosialisasi serta penyuluhan tentang pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek menggunakan teknologi di dalam kelas daring dalam kondisi pasca pandemi. Metode pengabdian yang digunakan adalah dengan metode ceramah,simulasi,dan praktik. Dalam pengabdian ini dilakukan pelatihan model pembelajaran khususnya dalam mata pelajaran Bahasa Inggris. Pada akhir proses kegiatan, diketahui bahwa peserta pelatihan menanggapi positif kegiatan ini. Hal ini dapat terlihat dari hasil observasi yang menunjukkan antusiasme peserta selama proses pelatihan berlangsung. Keyword: project-based learning; pembelajaran jarak jauh; pasca pandemi. ABSTRACTThis community service activity aims to increase teacher knowledge in the process of implementing learning that is attractive to students. The purpose of this service activity is to provide socialization and counseling about the implementation of project learning using bold technology in the classroom in post-pandemic conditions. The service used is lecture,simulation, and practice methods. In this service ,learning model training is carried out, especially in English subjects. At the end of the activity, it was discovered that the training participants forgot about positive activities. This can be seen from the result of observations that show the enthusiasm of the participants during the process. Keywords: project-based learning; long distance learning; post-pandemic
PENDAMPINGAN PRAKTIKUM IPA KELOMPOK SISWA BELAJAR LURING BERBASIS SIMPLE EXPERIMENT TOOLS Linda Sekar Utami; Islahudin Islahudin; Zulkarnain Zulkarnain; Nurin Rochyati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6329

Abstract

ABSTRAK                                                               Pengabdian ini dilaksanakan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh Kelompok siswa yang belajar secara Luring bukan di area sekolah melainkan di Desa-desa asal siswa. Siswa merupakan objek dalam PKM ini karena merupakan mitra yang membutuhkan penanganan khusus. Adapun permasalahan yang kami temukan setelah melakukan interview dan wawancara  yakni  (1)  Siswa  merasa  kesulitan  melaksanakan praktikum karena alat-alat berada di laboratorium sekolah, (2) Siswa merasa kesulitan dalam meresapi atau memahami materi-materi IPA tanpa dilakukan praktikum (3) Belum mengetahui informasi tentang praktikum berbasis Simple Experiment Tools. Tim Pengabdian menawarkan solusi berupa (1) Memberikan pendampingan kepada kelompok siswa cara melakukan praktikum berbasis Simple Experiment Tools. (2) Memberi praktik dengan modul praktikum berbasis Simple Experiment Tools. Metode yang dilakukan yaitu 1) Pra Lapangan; 2) Pelaksanaan PKM; 3) Evaluasi Pasca Pendampingan. Masing-masing item terdiri dari beberapa tahapan. Setelah melakukan pendampingan, siswa dapat melakukan praktikum berbasis Simple Experiment Tools. Dari hasil evaluasi yang dilakukan diperoleh 89% siswa dapat melakukan praktikum. 100%siswa sangat suka dengan praktikum IPA yang dilakukan. Kata kunci: praktikum IPA; belajar luring; simple experiment tools. ABSTRACTThis service is carried out to solve the problems faced by students who study offline, not in the school area but in the villages where the students come from. Students are objects in this PKM because they are partners who need special handling. As for the problems that we found after conducting interviews and interviews, namely (1) Students find it challenging to carry out practicum because the tools are in the school laboratory, (2) Students find it difficult to absorb or understand science materials without doing practicum (3) Do not know information about the Simple Experiment Tools-based practicum. The Devotion Team offers solutions in the form of (1) Assisting groups of students on how to do practicals based on Simple Experiment Tools. (2) Provide practice with a practicum module based on Simple Experiment Tools. The methods used are 1) Pre-Field; 2) Implementation of PKM; 3) Evaluation of Post Mentoring. Each item consists of several stages. After assisting, students can do practical work based on Simple Experiment Tools. From the evaluation results carried out, it was found that 89% of students were able to do the practicum. 100% of students like the science practicum carried out. Keywords: science practicum; offline learning; simple experiment tools.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMETAAN SWADAYA DENGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM TATA KELOLA POTENSI DESA Nurul Fitrah; Ahmad Mustanir; Muhammad Safar Akbari; Reski Ramdana; Jisam Jisam; Nurul Ainun Nisa; Nurul Qalbi; A. Feby Febriani; Irmawati Irmawati; Muh. Awalil Resky S.; Ilham Ilham
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6208

Abstract

ABSTRAKAda berbagai kelompok-kelompok di Desa Carawali diantaranya Kelompok Tani Sipatuodeceng dan Kelompok Budi Daya Ikan Air Tawar Celli’e serta Bumdes Anugerah Mandiri. Tim PHP2D menemukan masalah yang ada di desa Carawali antara lain belum adanya data valid mengenai potensi-potensi desa, tidak adanya pasar untuk mendistribusikan hasil produksi. Dari permasalahan tersebut maka tim PHP2D melakukan pendampingan untuk memberdayakan kelompok tersebut dengan memanfaatkan penggunaan Teknologi Informasi yaitu Sistem Informasi Bumdes & Manajemen Desa (SIBERAS) dan BUMDes Store yang dapat mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Tujuan kegiatan  yaitu terjadinya proses pembelajaran dalam menanggulangi kemiskinan bagi kelompok masyarakat; tumbuhnya partisipasi dari anggota kelompok untuk belajar memutuskan secara sadar upaya pemecahan masalah yang mereka butuhkan; partisipasi, transparansi informasi dalam menggali potensi dan permasalahan bersama yang dilaksanakan dengan teknik pemetaan swadaya; dan meningkatnya pendapatan anggota kelompok masyarakat. Dari hasil seluruh tahapan kegiatan maka di peroleh adanya data valid dari kelompok mengenai potensi-potensi yang dimiliki, pasar untuk mendistribusikan hasil produksi dan akses untuk mendistribusikan hasil produksi secara masif melalui aplikasi SIBERAS dan BUMDes Store. Kata kunci: BUMDes; pemberdayaan masyarakat; teknologi informasi; pemetaan swadaya. ABSTRACTThere are various groups in Carawali Village including the Sipatuodeceng Farmer Group and the Celli'e Freshwater Fish Cultivation Group and the Bumdes Anugerah Mandiri. The PHP2D team found problems in Carawali village, including the absence of valid data on village potentials, and the absence of a market to distribute production products. Based on these problems, the PHP2D team provided assistance to empower these groups by utilizing the use of Information Technology, namely the Village Management & Bumdes Information System (SIBERAS) and BUMDes Stores that could facilitate services to the community. The purpose of the activity is the occurrence of a learning process in alleviating poverty for community groups; growing participation of group members to learn to decide consciously the problem-solving efforts they need; participation, transparency of information in exploring the potential and common problems carried out by self-help mapping techniques; and increasing the income of members of community groups. From the results of all stages of the activity, valid data from the group regarding the potentials they have, the market for distributing production and access to massively distributing production through the SIBERAS application and BUMDes Store Keywords: BUMDes; community empowerment; information technology; self-help mapping.
PENGENALAN TEKNOLOGI NAVIGASI BIDANG MARITIM MELALUI VIRTUAL OUTING UNTUK ANAK-ANAK JOGJAKARTA MONTESSORI SCHOOL Benny Hartanto; Ningrum Astriawati; Waris Wibowo; Didik Sisdiyanto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.5455

Abstract

ABSTRAKPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan dan mensosialisasikan inovasi teknologi navigasi dalam  bidang  maritim melalui virtual outing untuk anak-anak Jogjakarta Montessori School Elementary Program. Peserta yang  dilibatkan dalam  kegiatan pengabdian  ini  yaitu  Guru-guru SD dan anak-anak kelas 4,5 dan 6. Rangkaian kegiatan ini meliputi 3 tahapan yaitu: Tahap persiapan, tahap pelaksanaaan dan tahap evaluasi. Tahap persiapan meliputi  persiapan alat-alat navigasi yang dimiliki oleh Sekolah Tinggi Maritim Yogyakarta dan pembuatan materi.  Tahap  pelaksanaan meliputi pembukaan, pemaparan materi dan penjelasan alat-alat navigasi di laboratorium simulator, kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab peserta yang hadir. Pada tahap evaluasi, peserta mengisi kuesioner melalui google form, hasil kuesioner yaitu  meliputi: aspek  presentasi  yang  disampaikan  pemateri  memiliki  nilai  kepuasan sebesar 76.27%,  aspek  atensi  yang disampaikan  oleh  pemateri terhadap pengenalan alat-alat navigasi mempunyai nilai kepuasan sebesar 83.05%,  aspek  motivasi tanya jawab mempunyai nilai kepuasan sebesar 88.14%,  rata-rata semua aspek mempunyai nilai kepuasan sebesar 82.48 % Kata kunci: teknologi; navigasi; maritim; virtual outing. ABSTRACTThis community service aims to introduce and socialize navigation technology innovations in the maritime field through virtual outings for the children of the Elementary Program in the Yogyakarta Montessori School. The participants involved in this service activity are elementary school teachers and children class 4,5 and 6. This series of activities includes 3 stages, namely: the preparation stage, the implementation stage and the evaluation stage. The preparation stage completes the preparation of navigation tools owned by the Sekolah Tinggi Maritim Yogyakarta and the manufacture of materials. The implementation stage of the opening, the presentation of the material and navigational tools was followed by discussion and question and answer from the participants present. At the evaluation stage, participants filled out a questionnaire through the google form, the results of the questionnaire include: aspects of the presentation delivered by the speaker have a satisfaction value of 76.27%, aspects of attention submitted by speakers to the introduction of navigation tools have a satisfaction value of 83.05%, aspects of question and answer motivation have a satisfaction value of 88.14%, on average all aspects have a satisfaction value of 82.48 %. Keywords: technology; navigation; maritime; virtual outing 
SOSIALISASI APLIKASI HEC (Hybrid Evaporative Cooler) DI SMK PGRI CIKAMPEK Reni Rahmadewi; Rizal Hanifi; Tesa Nur Padilah; Vita Efelina; Endah Purwanti; Sarah Dampang
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6305

Abstract

ABSTRAK Aplikasi HEC atau yang disebut dengan Hybrid Evaporate Cooler, aplikasi ini dibuat menggunakan pengembangan operasi pada aplikasi android berbasis web yaitu MIT APP INVENTOR. Aplikasi yang diinstal pada smartphone/android untuk mengontrol alat HEC. Sosialisasi ini dilaksanakan di SMK PGRI Cikampek khususnya siswa jurusan RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) sehingga siswa bisa mengetahui software MIT APP INVERTOR dan siswa diharapkan bisa membuat aplikasi secara mandiri. Setelah Aplikasi diinstal di android, siswa bisa menggunakan menu yang ada pada aplikasi HEC diantaranya adalah tombol go to screen 3, tombol back to screen 1, memilih perangkat bluetooth, menampilkan data kelembapan, pengiriman data ke database dengan media firebase web, input melalui suara, pemilihan input kecepatan ON/OFF. Siswa bisa memilih tombol menu yang diinginkan sesuai dengan menu yang ada pada aplikasi. Software MIT APP INVENTOR bisa terhubung dengan alat HEC dengan menyalakan Bluetooth pada android terlebih dahulu. Selain meng-edukasi secara teknologi, kami juga memberi memberikan pengetahuan bagaimana menginstall dan penggunaan aplikasi HEC pada android yaitu menggunakan software MIT APP Inventor. Kata-kata kunci: HEC (hybrid evaporative cooler); MIT APP inventor; bluetooth. ABSTRACTThe HEC application or what is called the Hybrid Evaporate Cooler, this application was created using the development of operations on a web-based android application, namely MIT APP INVENTOR. Application installed on smartphone/android to control HEC tools. This socialization was carried out at SMK PGRI Cikampek, especially students majoring in RPL (Software Engineering) so that students could know the MIT APP INVERTOR software and students were expected to be able to make applications independently. After the application is installed on android, students can use the menus in the HEC application including the go to screen 3 button, the back to screen 1 button, selecting a bluetooth device, displaying humidity data, sending data to the database using firebase web media, input via voice, ON/OFF speed input selection. Students can choose the desired menu button according to the menu in the application. The MIT APP INVENTOR software can connect with HEC devices by turning on Bluetooth on Android first. In addition to educating technology, we also provide knowledge on how to install and use the HEC application on Android, using the MIT APP Inventor software. Keywords: HEC (hybrid evaporative cooler); MIT APP inventor; bluetooth. 
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERWIRAUSAHA PRODUK KULINER DAN PRODUK DAUR ULANG SAMPAH DI MASA PANDEMI BAGI IBU RUMAH TANGGA DI KELURAHAN KARANG JOANG, KECAMATAN BALIKPAPAN UTARA Marita Wulandari; Chandra Suryani Rahendaputri; Ismi Khairunnisa Ariani; Rahmania Rahmania
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.4945

Abstract

ABSTRAKWabah pandemi Covid 19 yang dimulai sejak tahun 2020 tentunya menbawa banyak dampak baik daeri segi kesehatan, sosial, dan tentunya ekonomi. Dampak tersebut dirasakan oleh semua kalangan baik dari pengusaha besar sampai pada level rumah tangga. Konsumsi rumah tangga, sebagai penopang utama perekonomian masyarakat melambat secara signifikan, dimana pada akhirnya memengaruhi kinerja industri dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Usaha mikro sebagian besar di jalankan oleh ibu – ibu rumah tangga yang memiliki kesempatan dan waktu. Di beberapa daerah yang memiliki potensi sumber daya, keberadaan UMKM menjadi hal yang sangat membantu perekonomian rumah tangga. Namun di beberapa daerah, ada pula masyarakat yang masih kesulitan dalam memulai berwirausaha. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan, pengalaman, dan motivasi. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini ialah melaksanakan pelatihan kewirausahaan. Berdasarkan keinginan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi ibu rumah tangga di Kelurahan Karang Joang tepatnya di RT 30, maka dengan segenap pengalaman, pengetahuan, dan berbagai hasil survei serta konsultasi, maka pengabdian ini direncanakan yaitu berupa pelatihan pembuatan produk makanan dan minuman serta produk sampah daur ulang serta edukasi berwirausaha. Kata kunci: wirausaha; ibu rumah tangga; pandemi covid 19. ABSTRACTThe COVID-19 pandemic, which began in 2020, has certainly brought many impacts, both in terms of health, social, and of course the economy. This impact is felt by all groups, from big entrepreneurs to the household level. Household consumption, as the main pillar of the community's economy, slowed significantly, which in turn affected the performance of industry and Micro, Small and Medium Enterprises. Most of the micro-enterprises are run by housewives who have the opportunity and time. In some areas that have potential resources, the existence of MSMEs is very helpful for the household economy. However, in some areas, there are also people who still have difficulty starting entrepreneurship. This is due to a lack of knowledge, experience, and motivation. Therefore, the purpose of this community service activity is to carry out entrepreneurship training. Based on the desire to provide greater benefits for housewives in Karang Joang Village, precisely in RT 30, then with all the experience, knowledge, and various survey results and consultations, this service is planned in the form of training in the manufacture of food and beverage products and waste product recycling and entrepreneurship education. Keywords: entrepreneur; housewife; covid 19 pandemic. 
OPTIMALISASI BUDIDAYA TOGA DENGAN PEMBUATAN PESTISIDA ALAMI DAN PEMANFAATAN TANAMAN REFUGIA Prashinta Nita Damayanti; Nastiti Utami; Iwan Setiawan; Nur Rasmi Safitri; Renatha Audya Larasati; Winda Vionia Seviana; Elen Arditawati; Mutiara Kartika Sari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.5835

Abstract

ABSTRAKKelompok tani dan masyarakat pedesaan berperan dalam kemandirian kesehatan melalui pengembangan TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Namun ada beberapa kendala dalam budidaya TOGA, salah satunya adalah hama tanaman sehingga perlunya dilakukan penanganan hama dengan tepat dan aman dengan pembuatan pestisida alami dan pemanfaatan tanaman refugia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Laban, Mojolaban, Sukoharjo dalam pembuatan pestisida alami dari daun pepaya dan pemanfaatan tanaman refugia dalam rangka optimalisasi budidaya toga. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi. Penyuluhan dilaksanakan melalui whatsapp group. Evaluasi keberhasilan dilaksanakan dengan pemberian pretest dan postest sebelum dan sesudah penyampaian materi serta survei kepuasan mengenai tema dan kegiatan pengabdian melalui pengisian kuesioner. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan  pengetahuan masyarakat tentang optimalisasi budidaya TOGA dengan cara pembuatan pestisida alami serta penanaman tanaman refugia sebagai pengendali hama, hal tersebut dapat dilihat dari nilai rata-rata pretest dan posttest yang semula 53,71 menjadi 84,00. Hasil evaluasi kepuasan peserta terhadap tema dan kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa dari 35 peserta, 42,9% peserta menyatakan sangat puas, 48,6% peserta menyatakan puas, dan 8,6% peserta menyatakan cukup puas dengan kegiatan dan tema pengabdian masyarakat ini. Kata kunci: budidaya; toga; pestisida; refugia. ABSTRACTFarmer groups and rural communities have a role in health independence through the development of medicinal plants. However, there are several detrimental factors in medicinal plants cultivation, such as plant pests, so we need an proper pest management by making natural pesticides and using refugia plants. This community service program aims to increase the knowledge of the people of Laban Village in context of manufacture of natural pesticides from papaya leaves and the use of refugia plants in order to optimize the cultivation of medicinal plants. The methods used are counceling and discussions via whatsapp group. Evaluation of program was carried out by giving a pretest and posttest and survey of satisfaction through filling out questionnaires. The results of the programs show that there is an increase in participants knowledge about optimizing medicinal plants cultivation by making natural pesticides and planting refugia plants as pest control, as indicated by an increase value of the pretest and posttest from 53.71 to 84.00. The results of the evaluation of participants satisfaction with program showed that 42.9% of the participants said it was very good, 48.6% of the participants said good, and 8.6% of the participants said it was good enough. Keywords: cultivation; medicinal plants; pesticides; refuge. 
COVID-19 : EDUKASI DAN DESAIN INFOGRAFIS PENGGUNAAN MASKER UNTUK LINDUNGI KAMU DAN AKU Meiskha Bahar; Hany Yusmaini; Erna Harfiani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.5981

Abstract

ABSTRAKCovid-19 merupakan masalah kesehatan global, belum ada obat yang terbukti efektif mengobati penyakit ini. Penularan Covid-19 terutama terjadi antar manusia, semakin dekat dan semakin lama interaksi maka semakin besar pula resiko penularan yang akan terjadi. Meningkatnya angka kejadian Covid-19 pertengahan tahun ini juga disebabkan oleh varian delta yang tingkat penularannya sangat tingggi dibandingkan dengan varian lainnya. Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pun telah mengeluarkan Surat Edaran Menteri Kesehatan Repubik Indonesia tentang Protokol Pencegahan Penularan virus Covid-19, yang salah satu caranya dengan menggunakan masker bagi masyarakat jika ingin keluar rumah. Hasil studi Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menunjukan bahwa menggunakan Dua Lapis Masker efektif menyaring virus Covid-19 sampai dengan 90%. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah melalui pemberian edukasi cara menggunakan masker (double masker) serta pelatihan cara membuat desain infografis mengenai Covid-19 dan penggunaan masker. Kegiatan dilakukan secara daring melalui zoom meeting pada 55 siswa SMA Negeri 1 Tambun Selatan Bekasi. Siswa diberikan pre dan post test pada saat pelaksanaan pelatihan untuk menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah pemberian pelatihan. Selain itu juga diadakan perlombaan pembuatan desain infografis yang diikuti oleh beberapa peserta. Dari kegiatan ini diharapkan peserta dapat membantu menyebarkan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penggunaan masker (double masker) untuk mencegah penularan Covid-19 Kata kunci: covid-19; infografis; masker. ABSTRACTCovid-19 is a global health problem, no drug has been proven effective in treating this disease. Covid-19 transmission mainly occurs between humans, the closer and longer the interaction, the greater the risk of transmission that will occur. The increase in the incidence of Covid-19 in the middle of this year is also caused by delta variants whose transmission rate is very high compared to other variants. The Central Government through the Ministry of Health of the Republic of Indonesia has also issued a Circular Letter of the Minister of Health of The Republic of Indonesia on the Protocol to Prevent Transmission of the Covid-19 virus, which is one way to use masks for the community if they want to leave the house. The results of a Study by the Centers for Disease Control and Prevention (CDC) showed that using two layers of masks effectively filtered the Covid-19 virus up to 90%. The method of implementing this activity is through the provision of education on how to use a mask (double mask) and training on how to create infographic designs about Covid-19 and the use of masks. The activity was conducted online through a zoom meeting on 55 students of State High School 1 Tambun Selatan Bekasi. Students are given pre and post-tests at the time of training to show an increase in knowledge after the training. In addition, there was also an infographic design competition that was attended by several participants. From this activity, it is hoped that participants can help spread information to the public about the importance of using masks (double masks) to prevent the transmission of Covid-19. Keywords: covid-19; infographic; mask. 

Page 50 of 272 | Total Record : 2711