cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
SOSIALISASI PEMAMFAATAN “JUBIS” (JUS BIT SEHAT) DALAM MENCEGAH ANEMIA PADA IBU HAMIL DI DESA BANTARJAYA BEKASI 2022 Neneng Julianti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.9355

Abstract

ABSTRAKMenurut Kemenkes 2020 Angka kejadian Anemia di Indonesia pada Ibu Hamil sebanyak 48,9 %, ini mengalami peningkatan dari data sebelumnya sebesar 37,1 %. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan di dusun  Desa Bantarjaya pada bulan Mei tahun 2022 terdapat 74 Ibu Hamil yang mengalami Anemia sebesar 42 Ibu Hamil dan yang tidak mengalami Anemia 32 Ibu Hamil. Sehingga kejadian  Anemia pada Ibu Hamil di Desa Bantarjaya masih tinggi. Pendidikan kesehatan perlu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan Ibu Hamil terhadap bahaya Anemia dalam masa kehamilan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini memiliki tujuan untuk memberikan pengetahuan dan Implementasi dalam Pembuatan  “JUBIS” (Jus Bit Sehat) dalam mencegah Anemia pada Ibu Hamil di Desa Bantarjaya tahun 2022. Metode pelaksanaan adalah dengan memberikan sosialisasi / penyuluhan tentang materi Anemia pada masa kehamilan dan dilanjutkan Demonstrasi pembuatan “JUBIS” ( Jus Bit Sehat) dalam mencegah Anemia pada Ibu Hamil.  Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini di laksanakan di Desa Bantarjaya Wilayah Kerja Puskesmas Pebayuran Kabupaten Bekasi. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengalami peningkatan pengetahuan tentang bahaya Anemia pada masa kehamilan dan pemanfaatan “ JUBIS” (Jus Bit Sehat) dalam mencegah Anemia pada Ibu Hamil. Dari 50 responden sebelum sosialisasi/penyuluhan memiliki pengetahuan dalam kategori cukup 62,4 %, mengalami peningkatan pengetahuan dalam kategori baik 94,2 %. Dari hasil sosialisasi / penyuluhan evaluasinya terdapat peningkatan kadar Hemoglobin Ibu Hamil dengan Anemia di Desa Bantarjaya dengan cara melakukan pemeriksaan Hb pada 20 ibu hamil anemia, hasil nya 12 ibu hamil mengalami peningkatan hemoglobin pada ibu hamil anemia. hal ini menunjukkan bahwa adanya manfaat buah bit dalam menaikan kadar Hb pada Ibu Hamil dengan Anemia. Sosialisasi dan Implementasi Pembuatan “JUBIS” ( Jus Bit Sehat) dalam mencegah Anemia pada Ibu hamil dapat meningkatkan kadar Hemoglobin pada Ibu hamil dengan Anemia. Setelah pelaksanaan pengabdian masyarakat ini diharapkan Ibu Hamil akan rutin dalam mengkonsumsi “JUBIS” ( Jus Bit Sehat) tersebut untuk mencegah Anemia pada masa kehamilan. Kata Kunci : sosialisasi; pemanfaatan buah bit; ibu hamil. ABSTRACTAccording to the Ministry of Health 2020, the incidence of Anemia in Indonesia in Pregnant Women is 48.9%, this has increased from the previous data of 37.1%. The results of a preliminary study conducted in the hamlet of Bantarjaya Village in May 2022 there were 74 pregnant women who experienced Anemia of 42 pregnant women and who did not experience Anemia 32 pregnant women. So that the incidence of Anemia in Pregnant Women in Bantarjaya Village is still high. Health education needs to be carried out to increase the knowledge of pregnant women about the dangers of anemia during pregnancy. This community service activity aims to provide knowledge and implementation in making "JUBIS" (Healthy Beet Juice) in preventing Anemia in Pregnant Women in Bantarjaya Village in 2022. The implementation method is to provide socialization / counseling about Anemia material during pregnancy and continued demonstration of making "JUBIS" ( Healthy Beet Juice) in preventing Anemia in Pregnant Women. This Community Service activity was carried out in Bantarjaya Village, The Working Area of the Pebayuran Health Center, Bekasi Regency. The results obtained from this community service activity are to experience an increase in knowledge about the dangers of anemia during pregnancy and the use of "JUBIS" (Healthy Beet Juice) in preventing Anemia in Pregnant Women. Of the 50 respondents before socialization / counseling had knowledge in the sufficient category of 62.4%, there was an increase in knowledge in the good category of 94.2%. From the results of the socialization / counseling evaluation, there was an increase in hemoglobin levels of pregnant women with anemia in Bantarjaya Village by conducting an Hb examination on 20 anemic pregnant women, the results of which 12 pregnant women experienced an increase in hemoglobin in anemic pregnant women. this shows that there are benefits of beetroot in increasing Hb levels in pregnant women with anemia. Socialization and Implementation of making "JUBIS" ( Healthy Beet Juice) in preventing Anemia in pregnant women can increase Hemoglobin levels in pregnant women with Anemia. After the implementation of this community service, it is hoped that pregnant women will routinely consume "JUBIS" ( Healthy Beet Juice) to prevent anemia during pregnancy. Keywords: socialization; utilization of beetroot; pregnant women.
EDUKASI PENURUNAN DIARE BALITA DENGAN PENINGKATAN PEMAHAMAN KEBERSIHAN PADA ORANG TUA BALITA Wayan Aryawati; Ida Maya Meika Sari; Aulyya Rahmah; Yolandha Adinda Pratiwi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10469

Abstract

ABSTRAKKasus diare balita di Puskesmas Labuhan Ratu tahun 2021 masih terjadi kesenjangan yang tinggi dengan persentasi 49% dari target utamanya 100%. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman orang tua dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sehingga dalam hal ini dapat berupaya dalam penurunan angka kesakitan diare balita di Puskesmas Labuhan Ratu tahun 2022. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode edukasi dengan menggunakan media leafleat kepada sembilan ibu-ibu yang memiliki balita dan yang berkunjung ke Puskesmas Labuhan Ratu. Berdasarkan dari hasil wawancara yang dilakukan dengan pemegang program diare diungkapkan bahwa “di Puskesmas Labuhan Ratu tidak ada desain leafleat terkait diare balita, media promosi kesehatan yang kurang menarik dan poster yang ada di Puskesmas Labuhan Ratu tidak ada yang berkaitan dengan diare balita”. Sehingga dalam hal ini penulis menentukan satu prioritas masalah terpilih dalam upaya peningkatan pemahaman masyarakat khususnya ibu-bu dalam membantu menekan angka kesakitan diare di Puskesmas Labuhan Ratu yaitu dengan mendesain leafleat terkait diare balita dan menyebarkannya ke 9 ibu-ibu yang berkunjung ke Puskesmas Labuhan Ratu. Diharapkan pemegang program diare balita dapat terus berupaya dalam memberikan edukas secara berkalai terkait diare balita dan membuat media promosi kesehatan yang lebih menarik dan mudah dipahami masyarakat. Kata Kunci : diare balita; leaflet; media promkes ABSTRACTThe case of diarrhea under five at the Labuhan Ratu Health Center in 2021 still has a high gap with a percentage of 49% of the main target of 100%. The purpose of this service is to increase the understanding of parents in implementing clean and healthy living behavior so that in this case they can try to reduce the morbidity of diarrhea in toddlers at the Labuhan Ratu Health Center in 2022. This service activity uses an educational method by using leaflet media to nine mothers-to-be. mothers who have toddlers and who visit the Labuhan Ratu Health Center. Based on the results of interviews conducted with diarrhea program holders, it was revealed that "at the Labuhan Ratu Health Center there is no leafleat design related to toddler diarrhea, health promotion media are less attractive and the posters at the Labuhan Ratu Health Center are not related to toddler diarrhea". So that in this case the author determines one priority problem selected in an effort to increase public understanding, especially mothers in helping to reduce diarrhea morbidity at the Labuhan Ratu Health Center, namely by designing leaflets related to toddler diarrhea and distributing it to 9 mothers who visit the Labuhan Ratu Health Center. It is hoped that the holders of the toddler diarrhea program can continue to strive to provide regular education regarding toddler diarrhea and make health promotion media more attractive and easily understood by the public. Keywords: toddler diarrhea; leaflet; health promotion media
BIMBINGAN KEPADA SISWA/I MTs DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL KOMPETENSI SAINS MADRASAH (KSM) BIDANG MATEMATIKA TERINTEGRASI Dedy Sofian M.Z.; Riana Riana; Sunardi Sunardi; Addin Gama Bertaqwa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10447

Abstract

ABSTRAKKompetisi Sains Madrasah (KSM) adalah sebuah ajang kompetisi dalam bidang sains yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Adapun cabang yang dilombakan pada Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) yaitu Matematika terintegrasi, IPS Terpadu Terintegrasi, dan IPA Terpadu Terintegrasi. Adapun metode yang pelaksana gunakan untuk melaksanakan bimbingan ini dibagi menjadi tiga tahapan yaitu: 1) Pre test, bertujuan untuk mengetahui kemampuan awal siswa/i MTs NW Ar Rahmah Pringgarata ; 2) Materi dan pembahasan soal-soal matematika terintegrasi ; 3) Post test, bertujuan untuk mengetahui kemampuan akhir siswa/i MTs NW Ar Rahmah Pringgarata. Berdasarkan hasil pre-test dan Post-test  dapat diambil kesimpulan bahwa Kemampuan peserta PKM dalam menyelesaikan soal-soal  matematika terintegrasi  meningkat, dan berdasarkan hasil angket dapat disimpulkan bahwa kegiatan bimbingan matematika terintegrasi ini bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan  dalam menyelesaikan soal-soal  matematika terintegrasi,  serta lebih dari 70%   Peserta PKM siap jika diutus untuk menjadi peserta lomba Kompetisi Sains Madrasah (KSM) pada bidang  matematika terintegrasi. Kata kunci: kompetisi sains madrasah (KSM); bimbingan; matematika terintegrasi. ABSTRACTMadrasah Science Competition (KSM) is a competition in the field of science organized by the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia. The branches contested at the Madrasah Science Competition (KSM) at the Madrasah Tsanawiyah (MTs) level are integrated mathematics, integrated social studies, and integrated science. The method that the implementer uses to carry out this guidance is divided into three stages, namely: 1) Pre test, aims to determine the initial ability of students of MTs NW Ar Rahmah Pringgarata; 2) Material and discussion of integrated math problems; 3) Post test, aims to find out the final ability of students of MTs NW Ar Rahmah Pringgarata. Based on the results of the pre-test and Post-test, it can be concluded that the ability of PKM participants in solving integrated mathematics problems has increased,  and based on the results of the questionnaire, it can be concluded that this integrated mathematics guidance activity is useful and can increase knowledge in solving integrated mathematics problems, and more than 70% of PKM participants are ready if sent to become participants in the Madrasah Science Competition (KSM) competition in the field of integrated mathematics. Keywords: madrasah science competition (KSM); guidance; integrated mathematics.
PENYULUHAN LITERASI KEUANGAN UNTUK MASYARAKAT DI DESA SUNGSANG I, BANYUASIN Agung Putra Raneo; Nyimas Dewi Murnila Saputri; Hera Febria Mavilinda; Efva Octavina Donata Gozali
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10446

Abstract

ABSTRAKLiterasi keuangan memegang peranan penting dalam pengembangan usaha para pelaku UMKM. Salah satu literasi keuangan yang perlu dipahami oleh pelaku usaha adalah fintech lending. Melalui fintech lending proses peminjaman dana menjadi lebih mudah dan cepat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan untuk membantu dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat terutama UMKM di Desa Sungsang I, Banyuasin. Metode pelaksanaan berupa pembagian materi, ceramah, dan diskusi/tanya jawab yang dilakukan secara offline. Kesimpulan yang didapatkan dari kegiatan ini menunjukan bahwa sebagian  besar  pelaku  UMKM  dan  masyarakat  di  Desa  Sungsang  I, Banyuasin masih memiliki tingkat literasi keuangan yang rendah, namun, setelah dilakukannya kegiatan pengabdian ini, pengetahuan peserta mengenai funding, lending, dan fintech telah lebih baik. Kata kunci: literasi keuangan; UMKM; fintech; lending. ABSTRACTFinancial literacy plays an important role in the business development of UMKM. One of the financial literacy that business actors need to reach is fintech lending. Through fintech lending, borrowing funds become easier and faster. This Community Service activity was carried out to assist in improving the financial literacy of the community, especially UMKM in Sungsang I Village, Banyuasin. The implementation method is in the form of material distribution, lectures, and discussions/questions that are conducted offline. The conclusion obtained from this activity shows that most UMKM and the community in Sungsang I Village, Banyuasin still have a low level of financial literacy, however, after this service activity, participants' knowledge about funding, loans, and fintech has improved. Keywords: financial literacy; UMKM; fintech; lending.
STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI KARET DALAM MENGELOLA HARGA KARET RENDAH DI DESA SUNGAI DUREN, KECAMATAN LEMBAK Mayang Sari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10644

Abstract

Karet merupakan tanaman perkebunan yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan salah satu penghasil devisa negara. Indonesia merupakan salah satu produsen karet terbesar setelah Thailand dengan jumlah penduduk yang terlibat pada usaha tani karet mencapai 2,2 juta Kepala Keluarga (KK). Sehingga dengan adanya penurunan harga karet pada tahun 2013-2021 sangat berdampak terhadap penurunan pendapatan petani karet. Oleh Karena itu diperlukan strategi untuk meningkatkan pendapatan petani karet agar pendapatan petani dapat stabil atau bahkan dapat meningkat. Penelitian ini dilakukan menggunakan studi literatur untuk menelaah strategi yang dilakukan petani karet untuk meningkatkan pendapatannya. Berdasarkan studi literature dapat disimpulkan bahwa ada beberapa strategi yang perlu dilakukan oleh petani untuk meningkatkan pendapatan petani yaitu peningkatan adopsi klon unggul ditingkat petani, peremajaan karet tua dan pengoptimalan kebun karet dengan memodifikasi jarak tanaman karet menjadi lebih lebar sehinggga dapat dimanfaatkan untuk menanam tanaman sela selama siklus tanaman karet. Selain itu juga pemasaran bokar secara terorganisir salah satunya dengan pemasaran karet melalui UPPB yang sedang digencarkan oleh Dinas Pemerintah Daerah, pola ini dapat meningkatkan bagian harga yang diterima petani sehingga petani mendapatkan harga yang tinggi, namun untuk mengoptimalkan pemasaran teroganisir ini diperlukan peran aktif pemerintah daerah.
SHARING SESSION DESAIN LABEL DAN ONLINE MARKETING MAKANAN TRADISIONAL DI LINGKUNGAN PAUD GUNA MENDORONG SOCIOPRENEUR Arita Witanti; Triana Noor Edwina Dewayani Soeharto; Domnina Rani Puna Rengganis
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10589

Abstract

ABSTRAKSociopreneur adalah wirausaha berbasis social. Dalam sharing session desain label dan online marketing makanan tradisional di lingkungan PAUD ini didorong untuk menghasilkan sebuah ide bisnis yang mampu memberikan dampak sosial melalui makanan tradisional. Makanan tradisional memiliki potensi untuk dipasarkan secara online melalui ghost kitchen. Metode pelaksanaan acara dengan offline dan diikuti oleh 18 peserta dari wali murid dan guru paud. Materi yang diajarkan adalah materi tentang desain label menggunakan canva dan pemasaran ghost kitchen. Hasil evaluasi dari pelaksanaan agenda ini adalah adanya kepahaman peserta mencapai 94 % atau hampir semua peserta menambah pengetahuan melalui sharing session ini. Kata kunci: desain label; online marketing; makanan tradisional;sociopreneur ABSTRACTSociopreneur is a social-based entrepreneur. In the sharing session on label design and online marketing of traditional food in the PAUD environment, it is encouraged to produce a business idea that is able to provide social impact through traditional food. Traditional food has the potential to be marketed online through ghost kitchens. The method of implementing the event was offline and was attended by 18 participants from parents and teachers. The material taught is material about label design using Canva and ghost kitchen marketing. The result of the evaluation of the implementation of this agenda is that there is an understanding of the participants reaching 94% or almost all participants increase their knowledge through this sharing session Keywords: label desain; online marketing; traditional food;sociopreneur
PELATIHAN DIGITAL IMAGING UNTUK DESIGN PRODUCT GUNA MENINGKATKAN NILAI JUAL PRODUK Try Wulandari; Mariska Putri Pratiwi; Sulthan Faza
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.9703

Abstract

ABSTRAKMengingat besarnya peranan UMKM dalam pertumbuhan ekonomi, maka kapasitas UMKM dan juga sumber daya manusia harus terus ditingkatkan. Mahasiswa merupakan calon-calon pemimpin bangsa sehingga kualitas dirinya harus terus ditingkatkan, baik dari segi akademik maupun non akademik. Pada saat ini, banyak mahasiswa yang berkuliah dan bekerja sekaligus. Oleh karena itu, sebaiknya para mahasiswa tersebut terus diberikan ilmu-ilmu pengetahuan dan keterampilan agar kelak dapat menjadi pengusaha sukses. Pelatihan ini dilakukan oleh dua dosen dan satu mahasiswa yang ditujukan kepada mahasiswa/i di kota Palembang. Kegiatan ini dilaksanakan secara offline melalui zoom meeting dan tidak dipungut biaya pendaftaran. Hal ini bertujuan untuk menarik jumlah peserta yang lebih banyak sehingga materi yang akan disampaikan juga akan diterima oleh lebih banyak mahasiswa. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang sudah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa banyak peserta yang merasa kemampuannya kurang baik sebelum pelatihan dilakukan dan menjadi lebih baik setelah pelatihan ini dilaksanakan. Para peserta juga menanggap bahwa pelatihan ini meningkatkan kemampuannya dalam bidang digital imaging dan menantikan pelatihan-pelatihan selanjutnya. Kata kunci: desain produk; digital imaging; UMKM. ABSTRACTIn the current era of visualization and digitalization, MSME actors are required to continue to develop their marketing media. Given the large role of MSMEs in economic growth, the capacity of MSMEs as well as human resources must continue to be improved. Students are future leaders of the nation so that their quality must continue to be improved, both in terms of academic and non-academic. At this time, many students are studying and working at the same time. Therefore, the students should continue to be given the knowledge and skills so that in the future they can become successful entrepreneurs. This training is aimed at students in the city of Palembang from various universities and is conducted online and free of charge. This aims to attract a larger number of participants so that the material to be delivered will also be accepted by more participants. Based on the results of the pre-test and post-test that have been carried out, it can be concluded that many participants felt that their abilities were not good before the training was carried out and became better after the training was carried out. Keywords: digital imaging; product design; SMEs.
PENDAMPINGAN PROSES SERTIFIKASI SNI PADA UMKM KOPI BINAAN BSN DESA WONOSALAM JOMBANG JAWA TIMUR Sinyi Retno Mayasi; Isna Nugraha
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10240

Abstract

ABSTRAKKegiatan ini merupakan magang MBKM bersama kantor BSN dengan melakukan pendampingan untuk memperoleh sertifikasi SNI yang dilakukan di Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang terhadap UMKM Kopi binaan BSN dengan nama Rubath Kopi dan Devarie Rosan Coffee. Wonosalam dikenal sebagai kecamatan penghasil kopi terbaik di Kabupaten Jombang, terutama sebagai penghasil kopi jenis Excelsa terbesar di Indonesia. Kopi saat ini menjadi salah satu minuman yang banyak diminati masyarakat baik dalam negeri maupun luar negeri. Pada kegiatan pendampingan sertifikasi SNI ini dikhususkan pada produk kopi bubuk yang dihasilkan oleh kedua UMKM binaan. Tujuan dari kegiatan magang ini yaitu untuk membantu pemilik usaha mendapatkan sertifikasi SNI serta  mengetahui standar kopi yang baik sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk yang berarti produk yang dihasilkan layak edar dan layak konsumsi. Kegiatan ini dilakukan melalui pendampingan yang meliputi gap analysis, pemberian rekomendasi, perbaikan sarana prasarana, pelatihan, serta proses penilaian oleh tim audit sebagai tahap akhir. Hasil dari kegiatan ini yaitu mampu mengetahui Standar Operasional Produk (SOP) dalam proses produksi kopi untuk memperoleh sertifikasi SNI. Kata kunci: sertifikasi SNI; UMKM kopi; pendampingan. ABSTRACTThis activity is an internship of MBKM with the BSN office by providing assistance to obtain SNI certification which was carried out in Wonosalam Village, Wonosalam District, Jombang Regency for the Coffee MSMEs fostered by BSN under the names Rubath Kopi and Devarie Rosan Coffee. Wonosalam is known as the best coffee-producing sub-district in Jombang Regency, especially as the largest producer of Excelsa coffee in Indonesia. Coffee is currently one of the drinks that are in great demand by the public, both domestically and abroad. In this SNI certification mentoring activity, it is devoted to ground coffee products produced by the two assisted MSMEs. The purpose of this internship activity is to help business owners get SNI certification and to know good coffee standards so as to increase public confidence in the product, which means that the resulting product is fit for circulation and fit for consumption. This activity is carried out through assistance which includes gap analysis, providing recommendations, improving infrastructure, training, and the assessment process by the audit team as the final stage. The results of this activity are able to know the Product Operational Standards (SOP) in the coffee production process to obtain SNI certification. Keywords: SNI certification; coffee MSMEs; accompaniment.
PENDAMPINGAN PENCATATAN AKUNTANSI SEDERHANA PADA UMKM KERUPUK DAN KEMPLANG DI DESA LEMBAK KECAMATAN LEMBAK KABUPATEN MUARA ENIM Putri Ayu Lestari; Leriza Desitama Anggraini; Mutiara Kemala Ratu; Endah Dewi Purnamasari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10456

Abstract

ABSTRAKDesa Lembak terletak di Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim ialah wilayah yang memiliki potensi yang lumayan besar dalam menghasilkan kerupuk dan kemplang. Industri kerupuk dan kemplang merupakan industri rumahan atau keluarga yang menjadikan industri ini sebagai sumber pendapatan keluarga sekaligus tonggak perputaran ekonomi masyarakat selain kegiatan pertanian yang merupakan sumber utama penghidupan masyarakatnya. Pentingnya industri tersebut sayangnya tidak diiringi dengan kemampuan para pelaku usaha dalam melakukan pencatatan keuangan dengan optimal sedangkan kegiatan pencatatan akuntansi merupakan kegiatan yang penting dalam proses pengelolaan suatu usaha. Dengan adanya kegiatan pendampingan yang dilaksanakan oleh tim pengabdi kepada masyarakat ini terkait pencatatan keuangan, para pelaku usaha dapat meningkatkan pemahaman terhadap pencatatan keuangan sederhana. Hasil dari kegiatan yang dilakukan adalah pedagang menyatakan bahwa sudah tidak sulit dalam melakukan pencatatan dalam proses bisnis jual beli dan dapat dengan mudah menghitung laba penjualan dengan baik. Dan juga pedagang dapat menggunakan pendampingan ini sebagai rujukan dengan memanfaatkan metode yang lebih inovatif dan menyesuaikan kondisi para pelaku UMKM dimasa yang akan datang. Kata kunci: desa lembak; industri rumahan; pencatatan keuangan; pencatatan akuntansi ABSTRACTLembak Village, located in Lembak District, Muara Enim Regency, is an area that has considerable potential in producing crackers and kemplang. The cracker and kemplang industry is a home or family industry that makes this industry a source of family income as well as a milestone in the community's economic cycle in addition to agricultural activities which are the main source of livelihood for the community. The importance of the industry is unfortunately not accompanied by the ability of business actors to optimally carry out financial records, while accounting records are an important activity in the process of managing a business. With the assistance activities carried out by the community service team regarding financial records, business actors can improve their understanding of simple financial records. The result of the activities carried out is that traders state that it is not difficult to record in the buying and selling business process and can easily calculate sales profit properly. And also traders can use this assistance as a reference by utilizing more innovative methods and adapting the conditions of MSME actors in the future. Keywords: lembak village; home industry; financial records; accounting records
PENGUATAN LITERASI PERBANKAN SYARIAH PADA REMAJA ISLAM MUSALA HIKMATUL IMAN KOTA DEPOK Adhis Darussalam Pamungkas; Harmi Ibnu Dja’far; Nur Rizkiyah; Ahmad Fahrudin; Loecita Sandiar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10440

Abstract

ABSTRAKPelaksanaan PKM bertujuan untuk mensosialisasikan tentang literasi perbankan syariah kepada remaja Musala Hikmatul Iman. Lokasi mitra pengabdian masyarakat berada di jalan Kembang Lio, RT/RW 4/13, Kecamatan Pancoran Mas, Kelurahan Depok, Kota Depok. Remaja Islam adalah komunitas yang rutin mengadakan kegiatan keagamaan seperti kajian dan panitia hari raya Islam. Remaja merupakan bibit penting dalam regenerasi umat Islam, sehingga tim PKM merasa perlu memberikan ilmu pengetahuan mengenai literasi perbankan syariah. Pokok bahasan PKM  yang disampaikan kepada adalah konsep perbankan syariah dan produk-produk bank syariah. Luaran kegiatan adalah peningkatan pengetahuan para peserta mengenai literasi perbankan syariah. Indikator literasi perbankan syariah berdasarkan pemahaman dasar finansial, pemamahaman pembiayaan, wawasan mengenai penanaman modal, dan Pemahaman asuransi. Setelah tim PKM bermusyawarah dengan para pengurus Musala, maka diputuskan pemberian wawasan dan keterampilan disampaikan kepada para peserta dengan cara daring melalui aplikasi Zoom, hal itu disebabkan karena lonjakan kasus pandemi Covid-19 yang harus diwaspadai pada penghujung tahun 2021. Peserta yang mengikuti kegiatan PKM berjumlah 20 orang, yang terdiri dari usia sekolah SMP – SMA. Hasil dari kegiatan PKM adalah, sebanyak 16 orang dari 20 orang peserta berhasil meraih nilai 76 – 100 (kategori baik), dan sisanya 4 peserta mendapat nilai 60 – 75 (kategori cukup). Kata kunci: literasi perbankan syariah; musala; PKM; remaja islam. ABSTRACTThe implementation of PKM aims to socialize Islamic banking literacy to young people at Musala Hikmatul Iman. The location of community service partners is on Jalan Kembang Lio, RT/RW 4/13, Pancoran Mas District, Depok Village, Depok City. Islamic youth is a community that regularly holds religious activities such as studies and committees for Islamic holidays. Teenagers are important seeds in the regeneration of Muslims, so the PKM team feels the need to provide knowledge about Islamic banking literacy. The subject of the PKM discussion that was conveyed to the participants was the concept of Islamic banking and Islamic bank products. The output of the activity is an increase in participants' knowledge about Islamic banking literacy. Islamic banking literacy indicators are based on a basic understanding of finance, understanding of financing, insight into investment, and understanding of insurance. After the PKM team consulted with the Musala management, it was decided that the provision of insight and skills would be conveyed to the participants online via the Zoom application, this was due to the spike in cases of the Covid-19 pandemic that had to be watched out for at the end of 2021. Participants who took part in the PKM activities amounted to 20 people, consisting of junior high school - high school age. The results of the PKM activity were, as many as 16 of the 20 participants managed to get a score of 76-100 (good category), and the remaining 4 participants got a score of 60-75 (enough category). Keywords: islamic banking literacy; musala; PKM; islamic youth.

Page 87 of 272 | Total Record : 2711