cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGGUNAAN MESIN STATER ROTARY PADA KAPAL IKAN 3 GT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EFEKTIVAS PRODUKSI KELOMPOK NELAYAN SELOR Puanggo Ganjar Widityo; Wazirotus Sakinah; Sumarji Sumarji; Ramli Firdaus Kusnadi; Rama Wira Drana Wasistha; Rizka Febby Rofi'ah; Nova Monica Aulia Safitri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11860

Abstract

ABSTRAKPantai Selatan yang berada di kawasan Kecamatan Puger memiliki luas perairan yang sangat luas. Hal ini menjadi peluang bagi masyarakat sekitar sebagai ladang usaha para nelayan. Mayoritas mata pencaharian dari penduduk di kawasan pesisir Kecamatan Puger adalah seorang nelayan. Permasalahan yang ada di Kecamatan Puger terkait sosial budaya dan ekonomi. Perputaran pendapatan nelayan seringnya membengkak pada kebutuhan bahan bakar mesin. Rata-rata perahu nelayan di Desa Puger Wetan menggunakan motor penggerak yang dilengkapi dengan alat tangkap. Motor penggerak yang digunakan masih secara manual dalam menghidupkannya. Dalam melangsungkan hidupnya para nelayan di Desa Puger Wetan Kecamatan Puger mengirimkan hasil tangkapannya untuk pasar regional dan nasional. Oleh karena itu dibutuhkan sistem baru untuk meningkatkan hasil produksi perikanan Puger yang dapat meningkatkan efektivitas produksi namun diharapkan mampu menumbuhkan industri perikanan dan mengurangi kecenderungan perpindahan tenaga kerja yang berlebihan, termasuk menghasilkan produk sesuai karakteristik wilayah sehingga dapat memiliki akar yang lebih kuat pada kegiatan ekonomi pedesaan. Sehingg dilakukan sosialisasi dan pelatihan bagi para nelayan mengenai penggunaan mesin Stater rotary. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan para nelayan mengenai perkembangan teknologi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2022 hingga 30 September 2022. Berdasarkan hasil yang dilakukan, para nelayan merasa tertarik dengan penggunaan mesin stater rotary guna penunjang kegiatan menangkap ikan. Hal ini dikarenakan dengan penggunaan mesin stater rotary ini dapat menurunkan 50% penggunaan bahan bakar daripada penggunaan mesin sebelumnya. Kata kunci: mesin stater rotary; kapal 3 GT; nelayan ABSTRACTThe South Beach which is in the Puger District area has a very wide water area. This is an opportunity for the surrounding community as a business field for fishermen. The majority of the livelihood of residents in the coastal area of Puger District is a fisherman. The problems in Puger District are related to socio-cultural and economic. The income of fishermen often swells to the need for engine fuel. The average fishing boat in Puger Wetan Village uses a motor that is equipped with fishing gear. The driving motor used is still manually turning it on. In carrying out their lives, fishermen in Puger Wetan Village, Puger District, send their catches to regional and national markets. Therefore, a new system is needed to increase the production of Puger fishery which can increase production effectiveness but is expected to be able to grow the fishing industry and reduce the tendency of excessive labor migration, including producing products according to regional characteristics so that they can have stronger roots in rural economic activities. So that socialization and training were carried out for fishermen regarding the use of the Starter Rotary machine. This activity aims to increase the knowledge of fishermen about technological developments. This activity was carried out from 27 August 2022 to 30 September 2022. Based on the results carried out, the fishermen felt interested in using the starter machine to support fishing activities. This is because the use of this rotary starter engine can reduce fuel use by 50% compared to the use of the previous engine. Keywords: machine of stater rotary; fishing vessel of 3 gt; fisherman.
PROGRAM PENDAMPINGAN FORMULASI INOVASI RISET PADA PUSAT STUDI MEDIA, GAME, DAN MOBILE UNIVERSITAS AMIKOM PURWOKERTO UNTUK MENINGKATKAN JUMLAH LUARAN PENELITIAN Yuli Purwati; Rujianto Eko Saputro; Sarmini Sarmini; Ria Indriyani; Rizqi Aulia Widianto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.10962

Abstract

ABSTRAKRendahnya jumlah gagasan inovasi riset berdampak pula pada rendahnya jumlah kolaborasi riset antara mahasiswa dengan dosen anggota pusat studi Media, Game, dan Mobile. Selain itu, permasalahan ini juga berdampak pada rendahnya jumlah publikasi ilmiah penelitian dari hasil kolaborasi riset antara dosen dengan mahasiswa di bidang Media, Game, dan Mobile. Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi dosen anggota pusat studi dalam merumuskan inovassi riset pada pusat studi Media, Game dan Mobile di Universitas Amikom Purwokerto. Ada tiga tahapan dalam pelaksanaan kegiatan yaitu tahap persiapan, implementasi dan evaluasi. Kegiatan pendampingan dilakukan secara daring dengan menghadirkan narasumber dari Universiti Teknikal Malaysia (UTeM) dan diikuti oleh 11 dosen dari pusat studi. Hasil dari kegiatan webinar yang telah terlaksanan yaitu adanya peningkatan jumlah judul/ide inovasi riset yang ditawarkan untuk kolaborasi riset antara mahasiswa dengan dosen anggota Pusat Studi Media, Game, dan Mobile pada skema MB-KM Riset penyelenggara FIK di Semester Genap Tahun Akademik 2021/2022 sebanyak 5 ide/Judul dan di Semester Ganjil Tahun Akademik 2022/2023 sebanyak 29 ide/judul. Kata kunci: pendampingan; pusat studi; game; kolaborasi; riset ABSTRACTThe low number of research innovation ideas also impacts the low number of research collaborations between students and lecturers: members of the Media, Game, and Mobile Research Group. In addition, this problem also impacts the low number of scientific research publications resulting from research collaborations between lecturers and students in the fields of Media, Games, and Mobile. This activity aims to assist the lecturers in formulating research innovations at the Media, Game, and Mobile research group on Universitas AMIKOM Purwokerto. There are three stages in the implementation of activities: preparation, implementation, and evaluation. Mentoring activities were conducted online by presenting the main speaker from Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM) and were attended by 11 lecturers from study centers. The results of the webinar activities that have been carried out are an increase in the number of titles/innovation research ideas offered for research collaboration between students and lecturers of the Center for Media, Game, and Mobile Studies in the MB-KM Research scheme FIK organizers in the Even Semester of the 2021/2022 Academic Year as many as 5 ideas/titles and the Odd Semesters of the 2022/2023 Academic Year as many as 29 ideas/titles. Keywords: accompaniment; study center; games; collaboration; research
UPAYA PENGURANGAN FAKTOR RISIKO INFEKSI KECACINGAN PADA LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK (LKSA) DI KOTA JAYAPURA Risda Hartati; Afika Wardani; Leberina Kawaitouw; Novianti Simega
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11208

Abstract

ABSTRAKPenyakit cacingan masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia terutama pada daerah dengan sanitasi yang buruk. Hasil penelitian prevalensi infeksi kecacingan pada anak Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) tahun 2020 sebesar 12,70% dengan faktor risiko infeksi kecacingan yang paling dominan adalah penggunaan handuk mandi secara bersama-sama, tidak menggunakan alas kaki pada saat bermain, kebiasaan menggigit kuku karena kuku panjang. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai upaya untuk mengurangi faktor risiko infeksi kecacingan yang terjadi pada kelompok LKSA. Sasaran kegiatan ini adalah pada anak usia Sekolah Dasar (SD) - Menengah Pertama (SLTP) yang tinggal di Lembaga Kesejahteraan Anak LKSA/Panti Asuhan kelompok umur antara 7-15 tahun yang berjumlah 30 orang anak dengan lama tinggal di LKSA antara 2-10 tahun. Metode Kegiatan pelaksanaan pengabdian masyarakat terdiri atas tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Tahap persiapan secara umum merupakan kegiatan mempersiapkan seluruh instumen yang diperlukankan dalam pelaksanaan kegiatan dan rencana teknis pelaksanaan kegiatan. Pada tahap pelaksanaan, tim pengabdian masyarakat melaksanakan seluruh rencana kegiatan, yaitu penyuluhan dalam bentuk pembagian leafleat, pemutaran video infeksi kecacingan pada anak, pembagian stiker yang berisi himbauan menjaga kesehatan dari infeksi kecacingan dan melakukan upaya pengurangan faktor risiko seperti pembagian handuk mandi, pakaian dalam anak, gunting kuku, alas kaki yaitu sendal dan melakukan pemantauan perilaku personal higiene anak. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yaitu pengurangan faktor risiko infeksi kecacingan yaitu untuk faktor risiko penggunaan handuk secara bersama-sama dari 30 anak sebanyak 28 (93%) telah menggunakan handuk pribadi dan 2 anak (6,7%) masih belum menggunakan handuk pribadinya. Prevalensi infeksi kecacingan terjadi penurunan dari 12,7% menjadi 6,67%. Kata kunci: faktor risiko; infeksi kecacingan; LKSA. ABSTRACTThe prevalence of helminth infections in the result of the research community service team in 2020 at the child Welfare Institution in Jayapura City was 12,70%. The most dominant risk factors for the helminth infections are the use of towels together, the habit of biting fingernails and not using footwear when playing. The method which used by the team for community service activity was carried out based on the result of that prevalence with several risk factors related to helminth infection. The community service activity was carried out with the aim of reduction risk factors of the helminth infection by carried out towel distribution, nails clippers, footwear, underwear to each child at LKSA Jayapura. Daily activity sheet was given to evaluate the personal hygiene intervention. Daily activity sheets were distributed to 30 children who were monitored by caregiver and community service teams consisting of bathing activity at morning and evening, the use of personal towels and the hygiene of towel, frequency of cutting nails, use of footwear when they are outside, and use of underwear for every LKSA child. The identification of helminth infection was carried out at the end of the observation activity that was microscopic examination using stool samples. The results of the prevalence of helminth infections were 2 (6%) positive for helminthiasis and 94 (%) negatives for helminth infections. Conclusion: the prevalence of helminth infection decreased by 6,67%. Keywords: risk factors; helminth infection; LKSA
PENINGKATAN PEMAHAMAN PEMASARAN ONLINE PRODUK UBI KAYU NUABOSI BAGI KELOMPOK TANI DI DESA NDETUNDORA II KECAMATAN ENDE KABUPATEN ENDE Ferdinandus Lidang Witi; Laurentius Dominicus Gadi Djou; Willybrordus Lanamana; Aschari Senjahari Rawe
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.10820

Abstract

ABSTRAKProgram pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemasaran online produk ubi kayu nuabosi bagi kelompok tani di Desa Ndetundora II Kecamatan Ende Kabupaten Ende. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah penyuluhan/ ceramah dan diskusi yang dilakukan dengan peserta 30 orang ketua kelompok tani ubi kayu nuabosi. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan terukur, maka dilakukan pre-test sebelum kegiatan dan post-test setelah kegiatan. Analisis hasil yang diperoleh yakni pre-test tingkat pemahaman terhadap pemasarana online sebesar 33% mengalami peningkatan yang signifikan menjadi 77% setelah dilakukan post-test pada akhir kegiatan ceramah/ penyuluhan dan diskusi. Rekomendasi yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah adanya lanjutan kegiatan pendampingan untuk pemasaran online bagi semua kelompok tani ubi kayu nuabosi ini. Kata kunci: pemasaran online; ubi kayu; nuabosi. ABSTRACTThis community service program aims to increase understanding of online marketing of nuabosi cassava products for farmer groups in Ndetundora II Village, Ende District, Ende Regency. The method used in this service activity is counseling/lecture and discussion conducted with 30 participants, the head of the Nuabosi cassava farmer group. To get maximum and measurable results, pre-test before the activity and post-test after the activity is carried out. Analysis of the results obtained, namely the pre-test level of understanding of online marketing by 33% experienced a significant increase to 77% after the post-test was carried out at the end of the lecture / counseling and discussion activities. The recommendation resulting from this activity is the continuation of mentoring activities for online marketing for all nuabosi cassava farmer groups. Keywords: online marketing; cassava; nuabosi
PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN GURU MELALUI PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH Ardiansyah Ardiansyah; Abdulrahim Maruwae; Meyko Panigoro; Nurul Maulida Alwi; Hapsawati Taan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11447

Abstract

ABSTRAKPembuatan karya ilmiah merupakan salah satu syarat bagi guru untuk mengajukan kenaikan jabatan/pangkat. Beberapa guru mengalami kendala dalam pembuatan karya ilmiah untuk memenuhi persyaratan tersebut. Para guru kurang termotivasi membuat karya tulis ilmiah. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru-guru SMP di kota Marisa dalam membuat karya tulisan ilmiah.  Metode yang dipergunakan adalah workshop dan pelatihan  membuat tulisan ilmiah yang diarahkan untuk membuat artikel ilmiah yang dapat dipublikasikan pada OJS Open journal system. Pengabdian ini diharapkan dapat memotivasi dan meningkatkan pengetahuan para guru tentang bagaimana cara membuat artikel ilmiah, sehingga dapat memenuhi kebutuhan artikel ilmiah. Pengetahuan dan kemampuan yang diperoleh guru pada pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi, kapasitas dan profesionalitas para guru sebagai pendidik. Kata kunci: guru SMP; karya ilmiah. ABSTRACTMaking scientific work is one of the requirements for teachers to apply for promotions/ranks. Some teachers experience problems in making scientific work to meet these requirements. Teachers are less motivated to write scientific papers. This service aims to improve the ability of junior high school teachers in the city of Marisa in making scientific writing. The method used is workshops and training on making scientific writing directed at making scientific articles that can be published on the OJS Open journal system. This service is expected to motivate and increase teachers' knowledge about how to make scientific articles, so that they can meet the needs of scientific articles. The knowledge and skills acquired by teachers in this training can improve the competence, capacity and professionalism of teachers as educators Keywords: middle school teacher; scientific works
PELATIHAN PEMBUATAN BAHAN AJAR INTERAKTIF KEPADA GURU SMA NEGERI 19 PALEMBANG Try Wulandari; Fauzia Afriyani; Abdul Kholik
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11956

Abstract

ABSTRAKBahan ajar yang interaktif terbukti dapat meningkatkan tingkat ketertarikan para murid. Selain itu, tingkat konsentrasi dan fokus murid juga dapat meningkat. Oleh karena itu, bahan ajar yang interaktif menjadi hal penting yang harus disiapkan oleh para guru. Lebih lagi pada masa pandemi yang mengharuskan para murid untuk belajar secara online dan tidak berinteraksi langsung dengan guru dan juga teman-temannya. Melalui bahan ajar yang interaktif, suasana belajar akan tetap menyenangkan meskipun secara online. Pelatihan ini dilakukan di SMA Negeri 19 Palembang dengan harapan dapat meningkatkan skills para guru untuk membuat bahan ajar yang lebih interaktif. Sebelum kegiatan dilaksanakan, survei dilakukan untuk mengetahui apakah para peserta merasa perlu diadakannya pelatihan ini dan semua peserta setuju. Hasil pelatihan juga menunjukkan bahwa para peserta dapat mengaplikasikan ilmu pelatihan yang diberikan. Adapun saran yang diajukan ialah kepada para guru untuk selalu aktif mempelajari alat-alat penunjang proses belajar mengajar. Kata kunci: bahan ajar interaktif; canva design; keterampilan ABSTRACTInteractive teaching materials are proven to increase the level of interest of students. In addition, the level of concentration and focus of students can also increase. Therefore, interactive teaching materials are important things that must be prepared by teachers. Even more so during a pandemic which required students to study online and not interact directly with teachers and their friends. Through interactive teaching materials, the learning atmosphere will remain fun even though it is online. This training was conducted at SMA Negeri 19 Palembang with the hope of improving the skills of teachers to make teaching materials more interactive. Before the activity was carried out, a survey was conducted to find out whether the participants felt the need for this training and all participants agreed. The results of the training also show that the participants can apply the training knowledge provided. The suggestions put forward are for teachers to always actively study the tools to support the teaching and learning process. Keywords: canva design; interactive teaching materials; skills
KEGIATAN MAHASISWA KKN UNIVERSITAS ABULYATAMA DALAM MENINGKATKAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR Suryani Suryani; Mahyuddin Mahyuddin; Ferlya Elyza; Putri Dini Meutia; Rini Susiani; Ema Dauyah; Ugahara Ugahara; Novi Yanti; Muhammad Alif Alhaidar; Hasanah Hasanah; Halena Halena; Maulida Maulida; Syarifah Farissi Hamama; Irma Aryani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11071

Abstract

ABSTRAKKurangnya kegiatan yang bermakna membuat anak-anak tidak terkontrol dalam menggunakan gadget. Untuk itu perlu adanya kegiatan bermakna sebagai upaya mengalihkan perhatian mereka terhadap kecendrungan memakai gadget. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengadakan berbagai kegiatan literasi dan numerasi sehingga dapat meminimalisir kebiasaan anak-anak dalam menggunakan gadget setiap harinya di Desa Ateuk Lampeuot. Metode pelaksanaan kegiatan adalah dalam bentuk bimbingan belajar. Anak-anak dibimbing dan didampingi dalam pelaksanaan setiap kegiatan selama 1 jam setiap harinya. Kegiatan yang dilakukan dalam bentuk pengabdian ini berupa bimbingan belajar yang mengajarkan kreatifitas, membaca, menulis, menggambar, berhitung dan belajar Bahasa Inggris. Hasil dari kegiatan ini adalah anak-anak menjadi jarang menggunakan gadget serta sangat bersemangat dalam mengikuti berbagai program literasi numerasi yang diberikan. Hal ini terlihat dari partisipasi aktif setiap anak saat kegiatan berlangsung. Oleh karena itu sangat diperlukan keberlanjutan dari kegiatan bermakna untuk meningkatkan literasi numerasi anak-anak di desa Ateuk Lampeuot. Kata kunci: literasi; numerasi; gadget. ABSTRACTThe lack of meaningful activities makes children uncontrollable in using gadgets. For this reason, it is necessary to have meaningful activities as an effort to divert their attention to the tendency of using gadgets. Therefore, the purpose of this community service is to hold various literacy and numeracy activities so as to minimize the children's habit of using gadgets every day in Ateuk Lampeuot Village. The method of implementing these activities is in the form of tutoring. School children are guided and accompanied in the implementation of each activity which lasts for 1 hour every day. Activities carried out in this community service are in the form of teaching creativity, reading, writing, drawing, numeracy and learning English. The result of this activity is that the children rarely use gadgets and become very enthusiastic in participating in the various numeracy and literacy programs provided. This can be seen from the active participation of each child during the activity. Therefore, it is very necessary to carry out meaningful activities to improve the numeracy and literacy of children in Ateuk Lampeuot village. Keywords: literacy; numeracy; gadget.
PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI HAZARD ANALYSIS CRITICAL CONTROL POINT (HACCP) DI CV. PAWON IBUN Ramadana Esa Kuswara; Isna Nugraha; Nur Aini Fauziyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11331

Abstract

ABSTRAKKegiatan ini merupakan kegiatan MBKM Matching Fund 2022. Kegiatan MBKM Matching Fund 2022 ini dilakukan sebagai bentuk kolaborasi antara Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur dengan CV. Pawon Ibun. Kegiatan ini dimulai pada tanggal 26 Agustus 2022 dan dilaksanakan selama tiga bulan. CV. Pawon Ibun merupakan perusahaan yang bergerak dibidang olahan pangan pendamping ASI non MSG. CV. Pawon Ibun berlokasi di Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Produk yang diproduksi terdapat dua belas produk yang terbagi menjadi tiga jenis yakni Abon, Kaldu dan Beras Komplit. Pada kegiatan ini dilakukan pendampingan implementasi HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) di CV. Pawon Ibun. Tujuan dari kegiatan matching fund ini yaitu melakukan pendampingan kepada perusahaan CV. Pawon Ibun dalam bidang HACCP agar dapat meningkatkan kualitas serta mutu dari perusahaan, sehingga dapat menjamin keamanan konsumen dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk dan perusahaan. Kegiatan ini dilakukan melalui pendampingan yang meliputi pelatihan, observasi lapangan, serta perbaikan proses produksi. Hasil dari kegiatan ini yaitu mampu memberikan pemahaman mengenai HACCP dan mewujudkan implementasi HACCP di CV. Pawon Ibun. Kata kunci: HACCP; matching fund; olahan pangan. ABSTRACTThis activity is an activity of the 2022 MBKM Matching Fund. The 2022 MBKM Matching Fund activity is carried out as a form of collaboration between the East Java “Veteran” National Development University and CV. Pawon Ibun. This activity began on August 26, 2022 and was carried out for three months. CV. Pawon Ibun is a company engaged in the processing of non-MSG complementary foods for breastfeeding. CV. Pawon Ibun is located in Karang Village, Semanding District, Tuban Regency, East Java. The products produced are twelve products which are divided into three types, namely Shredded, Broth and Complete Rice. In this activity, assistance on the implementation of HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) was carried out at CV. Pawon Ibun. The purpose of this matching fund activity is to provide assistance to CV companies. Pawon Ibun in the field of HACCP in order to improve the quality and quality of the company, so as to ensure consumer safety and increase consumer confidence in the product and the company. This activity is carried out through assistance which includes training, field observations, and improvement of the production process. The results of this activity are able to provide an understanding of HACCP and realize the implementation of HACCP in CV. Pawon Ibun. Keywords: HACCP; matching fund; food processing.
PENDAMPINGAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PENJUALAN PRODUK JAMU SEDUH DI WILAYAH TRENGGALEK Agrienta Bellanov; Desrina Yusi Irawati; Nabila Novianti Rohmadani; Yoel Fortunatus
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11690

Abstract

ABSTRAKJamu merupakan kata atau istilah yang tentu sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Minuman yang berasal dari tumbuhan herbal ini dipercaya memiliki banyak manfaat yang berguna untuk menambah imunitas tubuh hingga menyembuhkan berbagai penyakit, mulai dari kalangan usia anak-anak hingga dewasa. SN3 Herbal, merupakan salah satu Home Industri penghasil jamu inovasi yang berada di Trenggalek. Jamu yang diproduksi merupakan jamu serbuk, atau jamu siap seduh. Dalam sebulan SN3 Herbal dapat menjual minimal 40 botol. Namun berdasarkan hasil wawancara, mitra menyatakan adanya rasa kurang percaya diri untuk tetap bertahan di era sekarang karena semakin banyaknya produk pesaing yang muncul. mitra jamu merasa harus mampu melakukan pembaruan label kemasannya, karena label kemasannya dirasa kurang menarik dan terlalu sederhana, dan untuk menghasilkan desain label kemasan sebelumnya, mitra harus minta bantuan kepada orang lain untuk mendesainkannya, sehingga akan ada biaya pengeluaran tambahan. Maka dari itu tim pengabdian bersama mahasiswa berupaya untuk memberikan pelatihan desain label kemasan yang lebih menarik kepada mitra, dan pengambilan foto produk agar lebih menarik saat di unggah ke marketplace/ media sosial lainnya, tim pengabdian juga mendampingi selama proses produksi agar serbuk jamu yang dihasilkan benar-benar kering saat dikemas, sehingga jamu serbuk bisa lebih awet. Kata kunci: jamu; pelatihan; desain; foto produk ABSTRACTJamu is a word or term that is certainly familiar to the people of Indonesia. Drinks derived from herbal plants are believed to have many benefits that are useful for increasing the body's immunity to curing various diseases, ranging from children to adults. SN3 Herbal, is one of the Home Industries producing innovative herbal medicine in Trenggalek. The herbs produced are powdered herbs, or ready to brewed herbs. In a month SN3 Herbal can sell a minimum of 40 bottles. However, based on the results of interviews, business people stated that there was a lack of confidence to survive in the current era because of the increasing number of competing products. The herbal medicine business people feel they have to be able to update their packaging labels, because the packaging labels are deemed unattractive and too simple, and to produce the previous packaging label design, the business person must ask for help from others to design it, so there will be additional expenses. Therefore, the community service team with students strives to provide more attractive packaging label design training to business people, and take product photos to make them more attractive when uploaded to the marketplace/other social media, the service team also assists during the production process so that the herbal powder produced completely dry when packaged, so the powdered herbs can last longer. Keywords: herbal; training; design; product photos
PENGEMBANGAN USAHA KULINER DI DESA TAPUS, SUMATERA SELATAN Ersa Dinda; Selly Mariska; Ade Irmawati; Andini Apriyanti; Monica Sapitri; Anita Anita; Emilda Emilda
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.10624

Abstract

ABSTRAKUMKM memiliki peran penting bagi perekonomian. UMKM khususnya pada bidang kuliner di Desa Tapus belum berkembang karena mayoritas mata pencaharian warga di Desa Tapus adalah petani. Padahal banyak potensi desa yang bisa dikembangkan. Usaha Angkringan Bar – Bar merupakan usaha angkringan yang ada di Desa Tapus, Sumsel tetapi usaha angkringan tersebut tutup dan lokasi angkringan tidak dimanfaatkan lagi. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk membuka dan  mengembangkan usaha angkringan sebagai salah satu upaya mengembangkan usaha kuliner di Desa Tapus, Sumsel. Dalam pengembangan usaha UMKM melalui usaha angkringan di Desa Tapus, Sumsel diperlukan waktu satu minggu. Pelaksanaan pengembangan usaha angkringan ini dilakukan dengan melakukan pengembangan tempat usaha, menu, dan pemasaran. Dari hasil pengembangan usaha angkringan ini menunjukan adanya respon postif dari warga Desa Tapus, hal ini terlihat dari warga desa yang antusias datang ke angkringan. Selain itu, terjadi peningkatan pembeli yang berdampak pada meningkatnya omset penjualan. Hasil pengembangan usaha angkringan ini diharapkan dapat dipertahan dan bahkan ditingkatkan. Kata kunci: pendampingan, pengembangan UMKM; bauran pemasaran ABSTRACTMSMEs have an important role in the economy. MSMEs, especially in the culinary field in Tapus Village, have not developed because the majority of residents' livelihoods in Tapus Village are farmers. Even though there is a lot of village potential that can be developed. The Bar-Bar Angkringan business is an angkringan business in Tapus Village, South Sumatra, but the angkringan business is closed and the angkringan location is no longer used. The purpose of this activity is to open and develop an angkringan business as an effort to develop a culinary business in Tapus Village, South Sumatra. In developing the UMKM business through the angkringan business in Tapus Village, South Sumatra takes one week. The implementation of this angkringan business development is carried out by developing business premises, menus, and marketing. Based on the results of the development of this angkringan business, it shows a positive response from the residents of Tapus Village, this can be seen from the enthusiastic villagers who come to the angkringan. In addition, there was an increase in buyers which resulted in an increase in sales. The results of this angkringan business development are expected to be maintained and even improved. Keywords: mentoring; MSME development; marketing mix

Page 93 of 272 | Total Record : 2711