cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PETROKATUL DAN PENGENALAN VARIETAS PADI UNGGUL SPESIFIK LOKASI BAGI POKTAN BINTANG TANI DESA ROWOSARI KECAMATAN SUMBERJAMBE KABUPATEN JEMBER Vega Kartika Sari; Oria Alit Farisi; Basuki Basuki
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.10868

Abstract

ABSTRAKPelatihan pembuatan pupuk organik perlu terus digiatkan, sehubungan dengan makin terbatasnya pupuk anorganik bersubsidi. Petani umumnya sangat bergantung pada pupuk anorganik. Sebagian besar mata pencaharian warga di Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember ialah petani. Kelompok tani Bintang Tani merupakan salah satu Poktan di Rowosari yang memiliki permasalahan diantaranya belum mampu mengolah limbah ternak sapi dengan tepat, dan belum memahami terkait pemilihan varietas padi unggul yang sesuai untuk dikembangkan di Rowosari. Tujuan pelaksanaan pengabdian ini ialah untuk mensosialisasikan manfaat pupuk organik bagi tanah dan tanaman, serta pendampingan pembuatan pupuk organik petrokatul, dan sosialisasi varietas padi unggul spesifik lokasi. Petrokatul merupakan pupuk organik dengan tambahan bekatul. Petrokatul memiliki kandungan unsur hara yang lebih kaya dari pada pupuk organik lainnya. Banyaknya warga Rowosari yang memiliki hewan ternak merupakan potensi untuk dapat mendayagunakan limbah ternak yang ada menjadi pupuk Petrokatul. Penerapan pupuk organik ke lahan dan penggunaan varietas padi unggul ( Impari 32, Ciherang, Sintanur) yang sesuai lokasi merupakan upaya untuk dapat meningkatkan produksi padi yang dibudidayakan. Dari kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta dan menambah keterampilan peserta dalam pembuatan pupuk organik Petrokatul. Kata kunci: pupuk organik; petrokatul; varietas unggul; padi; pertanian terpadu ABSTRACTTraining on making organic fertilizers needs to be intensified, considering that subsidies for inorganic fertilizers are increasingly limited. Farmers generally rely heavily on inorganic fertilizers. Most of the people's livelihoods in Rowosari Village, Sumberjambe District, Jember Regency are farmers. The Bintang Tani Farmer Group is one of the groups in Rowosari that has problems, including not being able to process livestock waste properly, and not understanding the selection of superior rice varieties that are suitable for development in Rowosari. The purpose of this service is to socialize the benefits of organic fertilizer for soil and plants, as well as assistance in the manufacture of organic petrokatul fertilizer, and socialization of location-specific superior varieties of rice. Petrokatul is an organic fertilizer with the addition of rice bran. Petrokatul contains richer nutrients than other organic fertilizers. The number of Rowosari residents who own livestock has the potential to be able to utilize existing livestock waste into Petrokatul fertilizer. The application of organic fertilizer to the land and the use of superior rice varieties ( Impari 32, Ciherang, Sintanur) according to the location is an effort to increase the production of cultivated rice. This service activity succeeded in increasing the knowledge of participants and improving the skills of participants in making Petrokatul organic fertilizer. Keywords: organic fertilizer; petrokatul; superior varieties; paddy; integrated farming
COMMUNITY DEVELOPMENT SCORA CIMSA ULM SEBAGAI PROGRAM EDUKASI PENDIDIKAN SEKS DI SMPN 27 SUNGAI JINGAH, KECAMATAN BANJARMASIN UTARA, KOTA BANJARMASIN Putri Ananda Rusliani; Medina Hanifah; Pandji Winata Nurikhwan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11696

Abstract

ABSTRAKPada saat memasuki masa remaja, seseorang mengalami periode yang disebut periode pubertas. Hal ini mengharuskan seseorang remaja untuk mengenal pendidikan seksual dan seputar kesehatan sistem reproduksi. Oleh karena itu, diadakanlah project community development “PROTECT: Kenali dan Jaga dari Sekarang”, oleh SCORA Center for Indonesian Medical Student Activities Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (CIMSA FK ULM) dengan metode penyuluhan. Peserta kegiatan penyuluhan ini adalah pengurus OSIS SMPN 27 Banjarmasin yang berjumlah sebanyak dua puluh satu orang. Pendidikan seks adalah upaya penyampaian informasi dan meningkatkan kesadaran tentang masalah seksual yang dikemas dengan menghilangkan kesan vulgar dan pornografi. Informasi yang diberikan di antaranya seputar aspek seksualitas, yaitu pengetahuan tentang fungsi organ reproduksi, perilaku seksual dan risiko kehamilan, penyakit-penyakit terkait, serta organ tubuh mana yang boleh disentuh dengan membentuk moral, etika, dan komitmen. Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan lebih banyak remaja yang mendapatkan pengetahuan dan pendidikan seksual yang tepat serta dapat lebih sadar dan peduli dalam menjaga kesehatan reproduksi mereka. Kata kunci: remaja; pendidikan seksual ABSTRACTAt the time of entering adolescence, a person experiences a period called the puberty period. This requires a teenager to be familiar with sexual education and about the health of the reproductive system. Therefore, the community development project “PROTECT: Recognize and Take Care of it Now” was held by the SCORA Center for Indonesian Medical Student Activities, Faculty of Medicine, University of Lambung Mangkurat (CIMSA FK ULM) with the extension method. The participants of this counseling activity were the OSIS administrators of SMPN 27 Banjarmasin, totaling twenty-one people. Sex education is an effort to share information and raise awareness about sexual problems that are conveyed by eliminating the impression of vulgarity and pornography. The information provided includes aspects of sexuality, namely knowledge about the function of reproductive organs, sexual behavior and the risk of pregnancy, related diseases, and which organs are allowed to be touched by forming morals, ethics, and commitments. by instilling morals, ethics, and commitment. By holding this activity, it is hoped that more teenagers will get the right knowledge and sexual education and can be more aware and concerned about maintaining their reproductive health. Keywords: teenager; sex education
PENINGKATAN PENDAPATAN PASCA PRODUKSI MODIFIED CASSAVA FLOUR KELOMPOK TANI HUTAN SEKAR CEMPOKO MULYO MADIUN Fitriyah Zulfa; Alfi Nur Rochmah; Ahmad Kudhori; Laila Fidhiatul Latifah; Juwita Arum Ardana; Aulia Puspita Diah Astama; Henidar Sofia Mi`raj; Hizkia Adji Manahisa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11938

Abstract

ABSTRAKPenerapan ipteks masyarakat di desa Bolo, Madiun dilatar belakangi permasalahan pertanian tingginya produksi dan rendahnya harga ubi kayu. Masyarakat kurang memahami cara meningkatkan nilai jual ubi kayu, keterbatasan alat, dan wilayah yang tinggi curah hujan menyebabkan kendala penanganan pasca panen ubi kayu. Tim pengabdian UNS telah bersepakat dengan mitra yaitu Kelompok Tani Hutan Sekar Cempko Mulyo Bolo - Madiun untuk menyelenggarakan program. Metode pengabdian masyarakat yaitu secara kualitatif dengan metode deskriptif melalui pendekatan induktif yaitu metode yang menggambarkan pemasalahan berdasarkan fakta yang bersifat khusus dan selanjutnya memecahkan permasalahan  tersebut. Tujuan penerapan ipteks masyarakat adalah melaksanakan sosialisasi dan pelatihan produksi mocaf (modified cassava flour) dari ubi kayu, introduksi alat perajang, penepung pengering (drying house), alat pengemas, pelatihan pembukuan keuangan, marketing, pengemasan, dan analisa penigkatan pendapatan dengan R/C ratio (Revenue Cost Ratio). Kegiatan dilakukan dengan memberkan hibah alat produksi, pengering, dan pengemas. Pelatihan produksi, pembukuan keuangan, marketing dan pengemasan. Perhitungan harga menetapkan pada Rp 15.000. Analisa R/C ratio menunjukkan angka 1,45 yang artinya usaha mocaf ini menguntungkan (ratio diatas 1). Disarankan ada monitoring dan evaluasi proses produksi sehingga usaha dapat berjalan terus untuk meningkatkan pendapatan petani ubi kayu desa Bolo, Madiun. Kata kunci: mocaf; produksi; pendapatan ABSTRACTThe application of community science and technology in Bolo village, Madiun is motivated by agricultural problems, high production and low cassava prices. The community does not understand how to increase the selling value of cassava, limited tools, and areas with high rainfall cause problems in post-harvest handling of cassava. The UNS team has agreed with partners, namely the Sekar Cempko Mulyo Bolo  - Madiun Forest Farmers Group to organize the program. The community service method is a qualitative descriptive method through an inductive approach, namely a method that describes problems based on specific facts and then solves these problems. The purpose of applying science and technology to the community is to carry out socialization and training in the production of mocaf (modified cassava flour) from cassava, introduction of chopper tools, drying houses, packaging tools, training in financial accounting, marketing, packaging, and analysis of increasing income with R/C ratio (Revenue Cost Ratio). Activities are carried out by providing production equipment grants, dryers, and packaging. Production training, financial bookkeeping, marketing and packaging. The price calculation is set at IDR 15,000. The R/C ratio analysis shows the number 1.45, which means that the mocaf business is profitable (ratio above 1). It is recommended that there be monitoring and evaluation of the production process so that the business can continue to increase the income of cassava farmers in Bolo village, Madiun. Keywords: mocaf ;  production ; revenue
WORKSHOP PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA KETERAMPILAN MEMBACA BAHASA INGGRIS BAGI GURU-GURU SMP Nina Puspitaloka; Debibik Nabilatul Fauziah; Yana Cahyana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11586

Abstract

ABSTRAKEra revolusi 5.0 memiliki peran penting dalam sektor kehidupan, tidak terkecuali sektor pendidikan. Kebutuhan implementasi teknologi dalam sektor pendidikan merupakan penunjang terbentuknya siswa berkarakter dan berdaya saing tinggi. Pembuatan multimedia interaktif diaktualisasikan sebagai respon perkembangan teknologi yang mengacu langsung terhadap produk digital sebagai media pada pembelajaran membaca bahasa Inggris. Workshop ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi pengetahuan dan keterampilan guru-guru SMPN 1 Cilamaya Kulon dalam pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis digital dengan menggunakan Microsoft Powerpoint.  Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan dan workshop dengan melibatkan 3 tahapan pelaksanaan, yaitu (1) pra-kegiatan (2) pelaksanaan kegiatan, dan (3) evaluasi pelaksanaan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini menunjukan bahwa program kegiatan pengabdian pada masyarakat mampu meningkatkan kompetensi guru dalam berteknologi untuk menunjang proses pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan interaktif. Kata kunci: keterampilan membaca bahasa inggris; media pembelajaran interaktif; workshop. ABSTRACTThe era of revolution 5.0 has an important role in the life sector, and the education sector is no exception. The need for technology implementation in the education sector is a support for the formation of students with high character and competitiveness. The creation of interactive multimedia is actualized as a response to technological developments that refer directly to digital products as a medium for learning to read English. This workshop was held with the aim of improving the competence of knowledge and skills of teachers of SMPN 1 Cilamaya Kulon in making digital-based interactive learning media using Microsoft Powerpoint.  This community service activity is carried out using training and workshop methods involving 3 stages of implementation, namely (1) pre-activity (2) implementation of activities, and (3) evaluation of implementation. The results of the implementation of this activity show that the community service activity program is able to improve the competence of teachers in technology to support a creative, innovative, and interactive learning process. Keywords: english reading skills; interactive learning media; workshop.
PRODUKSI BIOPESTISIDA BERBAHAN AKTIF JAMUR ENTOMOPATOGEN FORMULASI PADAT DI DESA ANDONGSARI Hari Purnomo; Irwanto Sucipto; Wildan Muhlison
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11895

Abstract

ABSTRAKDesa Andongsari telah dijadikan desa KKN tematik pengembangan Desa Wisata dan Wirausaha Sejahtera. Mayoritras profesi masyarakat sebagai petani baik itu petani maupun sebagai buruh tani. Permasalahan-permasalahan yang sering dihadapi petani dalam budidaya cabe besar yaitu adanya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Efek penggunaan pestisida frekuensi tinggi menimbulkan efek samping yaitu hama yang resisten. Diperlukan teknik pengendalian yang ramah lingkungan dan ramah terhadap biaya produksi, salah satunya adalah agens hayati yang bersifat memarasit serangga hama. Mitra kegiatan pengabdian ini sendiri yaitu Desa Andongsari dan kelompok tani yang ditunjuk sebagai panitia pelaksana oleh desa adalah kelompok tani Margo Makmur I dan didampingi oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Larasati. Metode pelaksanaan menganut prinsip Plan Do Check Action (PDCA) meliputi kegiatan observasi, perencanaan program, pelatihan berupa praktek langsung. Penggunaan agens hayati tersebut menggunakan media padat karena berdasarkan observasi kondisi lingkungan dan teknik yang mudah digunakan lebih mengarah ke penggunaan media padat. Pelatihan produksi tersebut dibagi beberapa tahapan kecil untuk mempermudah dalam pengawasan dan evaluasi di tiap tahapan. Hasil dari kegiatan ini adalah ada peningkatan pemahaman petani terkait bahaya penggunaan pestisida dan peningkatan minat masyarakat petani terkait penggunaan agens hayati, selain itu juga ada peningkatan softskill berupa pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam memproduksi agens hayati. Kata kunci: agens hayati;  cendawan; desa andongsari; desa wisata; entomopatogen. ABSTRACTThe problems that are often faced by farmers in the cultivation of large chilies are attacks by plant pest. The effect of using high-frequency pesticides causes side effects (resistant pests). Control techniques that are environmentally friendly and friendly to production costs are needed, one of which is biological agents that are parasitic insect pests. The partner for this service activity itself is Andongsari Village and the farmer group appointed as the implementing committee by the village is the Margo Makmur I farmer group and accompanied by the Larasati Women Farmers Group. The implementation method adheres to the Plan Do Check Action (PDCA) principle including observation activities, program planning, training in the form of hands-on practice. The production training is divided into several small stages to facilitate monitoring and evaluation at each stage. The result of this activity is that there is an increase in farmers' understanding regarding the dangers of using pesticides and an increase in the interest of the farming community regarding the use of biological agents, besides that there is also an increase in soft skills in the form of community knowledge and skills in producing biological agents. Keywords: andongsari village; biological agents; entomopathogens; fungi;  tourist village.
PELATIHAN KOMUNIKASI INFORMASI DAN EDUKASI KELUARGA BERENCANA PADA KADER POSYANDU UNTUK MENINGKATKAN CAPAIAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG WILAYAH LAHAN BASAH Fakhriyah Fakhriyah; Siti Wasilah; Meitria Syahadatina Noor; Andini Oktaviana Putri; Inanda Kasmawardah; Muhammad Hasfhi Abdurrahman
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11657

Abstract

ABSTRAKPermasalahan yang perlu mendapatkan perhatian dalam penggarapan Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) tahun 2020-2024 diantaranya masih rendahnya kesertaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Berdasarkan hasil PK 2021 secara nasional hanya tercapai sebesar 22,0 dari target 25,93 sedangkan Provinsi Kalimantan Selatan tercapai sebesar 9,1 dari target 10,4. Provinsi Kalimantan Selatan berada pada posisi paling rendah secara nasional. Di Kabupaten Banjar capaian MKJP adalah 6,6% dan di Kecamatan Martapura Barat capaian MKJP yaitu 4,6 %. Permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya cakupan KB MKJP, dan belum optimalnya peran kader Kesehatan dalam peningkatan KB MKJP. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatakan pengetahuan dan keterampilan kader Kesehatan tentang Komunikasi Informasi dan Edukasi Keluarga Berencana (KIE KB) MKJP. Metode pelaksanaan pengabdian adalah dengan metode ceramah, demonstrasi dan praktek. Jumlah sasaran yang berpartisipasi adalah 21 orang selama 2 hari. Hasil dari kuesioner pre test dan post test didapatkan hasil sebanyak 95% peserta pengetahuannya meningkat. Rerata hasil pretest adalah 5,09 dan rerata hasil post test adalah 7,19. Rekomendasi untuk Puskesmas agar mengoptimalkan peran kader dan meningkatkan kapasitas kader dalam upaya peningkatan cakupan peserta KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Kata kunci: pelatihan; kader; komunikasi; informasi dan edukasi; keluarga berencana ABSTRACTProblems that need attention in working on the Family Planning and Reproductive Health (KBKR) 2020-2024 sector include the low participation of Long-Term Contraceptive Methods (MKJP). Based on the PK 2021 results nationally, it only achieved 22.0 of the target of 25.93, while for South Kalimantan Province it achieved 9.1 of the target of 10.4. South Kalimantan Province is in the lowest position nationally. In Banjar Regency, MKJP achievement was 6.6% and in Martapura Barat District, MKJP achievement was 4.6%. The problems found were the low coverage of KB MKJP, and the not optimal role of health cadres in improving KB MKJP. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge and skills of Health cadres regarding Family Planning Information Communication and Education (IEC KB) MKJP. The method of implementing the dedication is by the method of lectures, demonstrations and practice. The number of participating targets is 21 people. The results of the pre-test and post-test questionnaires showed that 95% of the participants' knowledge increased. The average pretest result was 5.09 and the posttest result average was 7.19. Recommendations for Community Health Centers to optimize the role of cadres and increase the capacity of cadres in an effort to increase the coverage of Long Term Contraceptive Method Family Planning participants. Keywords: training; cadres; MKJP; communication; information and education; family planning
EDUKASI SISTEM REPRODUKSI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT INFEKSI MENULAR SEKSUAL PADA REMAJA Fitri Apriliany; Elis Cholisah; Recta Olivia Umboro; Dedent Eka Bimaharyanto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11435

Abstract

ABSTRAKMenurut Centers for Disease Control (CDC) tahun 2021 penyakit menular seksual yang paling banyak dilaporkan dari berbagai negara adalah sifilis, gonore, klamidia, chancroid, dan HIV. Berdasarkan data pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2017 menunjukkan bahwa terdapat 3 Kota/Kabupaten yang memiliki kasus infeksi menular seksual tertinggi di Kalimantan Selatan yaitu Kota Banjarmasin (3.507 kasus), Kabupaten Hulu Sungai Utara (3.134 kasus), Kabupaten Banjar (1.715 kasus) dan data dari kemenkes RI menunjukkan persentase tertinggi terdapat pada kelompok usia 25-49 tahun (71,3%), usia 20-24 tahun (16,3%). Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman terhadap sistem reproduksi sebagai upaya pencegahan penyakit infeksi menular pada remaja dan membantu program pemerintah mencapai eliminasi HIV-AIDS dan penyakit infeksi menular seksual (PIMS) pada tahun 2030. Metode pengabdian adalah sosialisasi sistem reproduksi dan PIMS serta dialog interaktif/tanya jawab. Evaluasi dilakukan dengan diskusi tanya jawab, pretest dan posttest dengan peserta. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan mahasiswa/i dengan hasil rata-rata pretest (38,5) dan posttest (85,7). Kesimpulan kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 47,2. Kata kunci: edukasi; sistem reproduksi; PIMS. ABSTRACTAccording to Centers for Disease Control (CDC) in 2021, the most reported sexually transmitted diseases from various countries are syphilis, gonorrhea, chlamydia, chancroid, and HIV. Based on data from South Kalimantan Provincial government in 2017 shows that there are 3 cities/districts that have the highest cases of sexually transmitted infections (STIs) in South Kalimantan, namely the city of Banjarmasin (3,507 cases), Kab. Hulu Sungai Utara (3,134 cases), Banjar Regency (1,715 cases) and data from kemenkes RI show that the highest percentage is in 25-49 year age group (71.3%), 20-24 years old (16.3%). This activity aimed to determine to increase understanding of reproductive system as an effort to prevent infectious diseases in adolescents and help government programs achieve elimination of HIV-AIDS and STIs by 2030. The program was carried out by following methods: the dissemination of reproductive system and STIs and interactive dialogue/ question and answer. Evaluation is done through question and answers discussion, pretest and posttest with participants. The results of this activity indicate that there is an increase in students knowledge with average results of pretest (38,5) and posttest (85,7). The conclusion is an increase in students knowledge with average increase 47.2. Keywords: education; reproduction system; STIs.
PEMANFAATAN LIMBAH BIOFLOK IKAN LELE SEBAGAI PUPUK CAIR SAYURAN ORGANIK DI DESA SEULALAH BARU KOTA LANGSA Cut Mulyani; Teuku Fadlon Haser; Arisna Fauzia; Iswahyudi Iswahyudi; Fauziah Azmi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.10867

Abstract

ABSTRAKBudidaya perikanan air tawar yang dilakukan pada budidaya intensif ataupun semi intensif sering menyisakan permasalahan terutama dalam hal pengelolaan limbah hasil budidaya tersebut. Limbah yang budidaya perikanan memiliki beberapa komponen penting yang sangat diperlukan oleh tanaman terutama tanaman hortikultura seperti sayuran. Pengabdian ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh kelompok masyarakat pembudidaya ikan lele terutama dalam mengolah limbah menjadi pupuk cair organik. Kegiatan pengabdian dilakukan pada kelompok petani budidaya ikan lele secara semi intensif di Desa Seulalah Baru, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa yang berjumlah 40 orang peserta. Dalam pelaksanaan pengabdian tahapan yang dilakukan yaitu analisa situasi mitra, identifikasi masalah, penetuan tujuan, pendekatan sosial dan pelaksanaan kegiatan yang meliputi analisis jumlah dan kontinuitas limbah, penanaman tanaman sayuran, sistem pengambilan limbah, packing, penyimpanan dan metode penambahan zat tumbuh. Pelaksanaan pengabdian memperoleh hasil berupa pemahaman sebesar 95%:5% terhadap petani budidaya lele terutama dalam membudidaya ikan lele secara baik, dapat membuat pupuk cair secara mandiri, mengetahui model pemasaran pupuk cair organik, dan adanya suatu usaha baru yakni pupuk cair organic. Pengabdian yang dilakukan secara langsung kepada masyarakat terutama petani budidaya lele akan mengubah perilaku dan sistem budidaya dengan memanfaakan semua hasil budidaya menjadi produk yang bernilai jual. Kata kunci: desa seulalah baru; sayuran; inovasi; limbah budidaya; pengelolaan. ABSTRACTFreshwater aquaculture which is carried out in intensive or semi-intensive cultivation often leaves problems, especially in terms of managing the waste from the cultivation. Waste from aquaculture has several important components that are needed by plants, especially horticultural crops such as vegetables. This service aims to solve the problems faced by catfish cultivating community groups, especially in processing waste into organic liquid fertilizer. The service activity was carried out in a semi-intensive catfish farming farmer group in Seulalah Baru Village, Langsa Lama District, Langsa City, with a total of 40 participants. In carrying out the service the stages carried out are analysis of partner situations, problem identification, goal setting, social approach and implementation of activities which include analysis of the amount and continuity of waste, planting vegetable crops, waste collection systems, packing, storage and methods for adding growing substances. The implementation of the service obtained results in the form of an understanding of 95%:5% for catfish farming farmers, especially in cultivating catfish properly, being able to make liquid fertilizer independently, knowing the marketing model of organic liquid fertilizer, and the existence of a new business, namely organic liquid fertilizer. Service that is carried out directly to the community, especially catfish farming farmers, will change the behavior and cultivation system by utilizing all the results of cultivation into products that are of sale value. Keywords: seulalah baru village; vegetables, innovation; cultivation waste; management.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TENTANG CARA MENDETEKSI MONOSODIUM GLUTAMAT PADA MAKANAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEHATAN Jangga Jangga; Saparuddin Latu; Nining Ade Ningsih; Rosdiana Rosdiana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.10989

Abstract

ABSTRAKMSG pada makanan yang dikonsumsi sering mengganggu kesehatan karena MSG akan terurai menjadi sodium dan glutamat. Garam dari MSG mampu memenuhi kebutuhan garam sebanyak 20-30%, sehingga konsumsi MSG yang berlebihan menyebabkan kenaikan kadar garam dalam darah. Tujuan kegiatan ini adalah  meningkatkan pengetahuan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Minasa Upa Kecamatan Rappocini Kota Makassar tentang cara mendeteksi MSG pada makanan serta masyarakat dapat mengetahui dampak penggunaan MSG terhadap kesehatan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah dengan memberdayakan masyarakat pada pemeriksaan MSG yang terkandung dalam makanan serta melakukan sosialisasi, tahapan pelaksanaan terdiri dari pra kegiatan, kegiatan, dan evaluasi. Kegiatan ini bekerjasama dengan Puskesmas Minasa Upa dengan melibatkan masyarakat. Hasil pemeriksaan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa makanan bakso dan kuahnya  positif mengandung MSG, dimana kadarnya dapat diinterpretasikan tinggi karena warna yang dihasilkan adalah biru tua. Masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Minasa Upa  Kecamatan Rappocini Kota Makassar ikut serta dalam pemeriksaan sampel makanan tersebut sehingga dapat mengetahui dan menginterpretasikan hasil terhadap makanan yang mengandung MSG  serta dapat mengetahui dampak MSG terhadap kesehatan. Diharapkan ibu-ibu mampu menerapkan di keluarganya tentang bagaimana penggunaan MSG yang aman. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat; deteksi monosodium glutamat; dampak monosodium glutamat. ABSTRACTMSG in foods consumed often interferes with health because MSG will decompose into sodium and glutamate. Salt from MSG is able to meet salt needs as much as 20-30%, so that excessive consumption of MSG causes an increase in salt levels in the blood. The purpose of this activity is to increase public knowledge in the work area of the Minasa Upa Health Center, Rappocini District, Makassar City about how to detect MSG in food and the public can find out the impact of using MSG on health. The method used in this activity is to empower the community to examine msg contained in food and socialize, implementation stages consist of pre-activities, activities, and evaluations. This activity is in collaboration with the Minasa Upa Health Center by involving the community. The results of the examination that have been carried out show that the meatball food and soup are positive for containing MSG, where the content can be interpreted as high because the resulting color is dark blue. People in the work area of the Minasa Upa Health Center, Rappocini District, Makassar City participated in the inspection of the food samples so as to know and interpret the results of foods containing MSG and be able to know the impact of MSG on health. It is hoped that mothers will be able to apply in their families about how to use MSG safely. Keywords: community empowerment;  monosodium glutamate detection, monosodium impact.
PELATIHAN PEMBUATAN LKPD EKONOMI BERBASIS APLIKASI DIGITAL PADA GURU-GURU SMA DI KABUPATEN LAMONGAN Harti Harti; Norida Canda Sakti; Tri Sudarwanto; Saino Saino; Devangga Putra Adhitya Pratama; Isna Aulia Nur Habibah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11089

Abstract

ABSTRAKKeterampilan yang melibatkan unsur teknologi dalam aktivitas pembelajaran saat ini sangat diperlukan di era pasca pandemi. Tujuan kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) ini untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan MGMP Ekonomi di Kabupaten Lamongan terkait pelatihan pembuatan LKPD Ekonomi berbasis aplikasi digital. Metode yang digunakan dalam proses pelaksanaan kegiatan terdapat lima tahapan: 1) melakukan persiapan dan pengorganisasian, 2) menyusun susunan acara,  materi, dan instrumen pelatihan, 3) pelaksanaan kegiatan pelatihan, 4) pendampingan dan penyusunan soal HOTS ke LKPD berbasis aplikasi digital, 5) evaluasi. Hasil dari kegiatan pelatihan tersebut menunjukkan bahwa pada lembar Respons peserta secara keseluruhan memperoleh persentase rata-rata sebesar 77% dengan kategori sangat baik, dengan memperoleh tingkat keefektifan sebesar 0,89 dengan kategori efektif. Hal tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan tersebut dapat diikuti dengan baik oleh peserta MGMP Ekonomi, hal tersebut berpengaruh terhadap meningkatnya pemahaman serta keterampilan  peserta tentang pembuatan LKPD berbasis aplikasi digital sebelum dan setelah mengikuti pelatihan sehingga peserta mampu menghasilkan produk LKPD Ekonomi berbasis aplikasi digital  untuk mendukung proses pembelajaran. Kata kunci: LKPD berbasis aplikasi digital; MGMP ekonomi kabupaten lamongan; pelatihan ABSTRACTSkills that involve elements of technology in learning activities are currently very much needed in the post-pandemic era. The purpose of this Community Service activity is to improve the understanding and skills of the Economic MGMP in Lamongan Regency related to training in making economic LKPD based on digital applications. The method used in the activity implementation process consists of five stages: 1) preparing and organizing, 2) compiling the arrangement of events, materials, and training instruments, 3) implementing training activities, 4) mentoring and preparing HOTS questions to LKPD based on digital applications, 5) evaluation. The results of the training activities showed that on the Response sheet the participants overall obtained an average percentage of 77% in the very good category, with an effectiveness level of 0.89 in the effective category. This shows that the training activities can be followed well by the participants of the Economics MGMP, this has an effect on increasing participants' understanding and skills about making digital application-based LKPDs before and after participating in the training so that participants are able to produce digital application-based Economic LKPD products to support the learning process. Keywords: LKPD based on digital applications; lamongan regency economic MGMP; training

Page 94 of 272 | Total Record : 2711