cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
PENGABDIAN KKN-MANDIRI PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DENGAN BUDIDAYA TANAMAN HORTYKULTURA DAN PENGOLAHAN BAHAN LOKAL SEBAGAI SUMBER BAHAN ORGANIK DI DESA TONGGO PAPA KABUPATEN ENDE Kristono Yohanes Fowo; Josina Irene Brigetha Hutubessy; Donatus Rendo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.10964

Abstract

ABSTRAKPendampingan melalui kegiatan KKN - Mandiri bertujuan untuk : (1) memberikan transfer ilmu  pengolahan tanah dan manfaat mulsa pada lahan pekarangan, (2) memberikan pelatihan pembuatan pupuk bokasi dan pemanfaatan  limbah ternak.Kegiatan dilakukan di Desa Tonggo Papa Kabupaten Ende. Metode yang digunakan adalah Partisipasi Rural Appraisal (PRA) yaitu keterlibatan secara aktif semua pihak yang melibatkan aparat desa, ibu PKK dan perwakilan masyarakat secara langsung dengan total peserta 20 orang. Hasil yang di capai dari kegiatan ini peserta  paham tentang vertikultur 90%, manfaat dari mulsa 100%, tujuan jarak tanam 95%, manfaat pupuk organik 95 %, bahan untuk pupuk 100%. Kata kunci: KKN mandiri; pengolahan tanah; mulsa, tanaman hortikultura;vertikultur; pupuk bokasi ABSTRACTAssistance through KKN - Mandiri activities aims to: (1) provide knowledge transfer on soil management and the benefits of mulching on yards, (2) provide training on making bokasi fertilizer and utilizing livestock waste. The activity was carried out in Tonggo Papa Village, Ende Regency. The method used is Participatory Rural Appraisal (PRA), which is the active involvement of all parties involving village officials, PKK women and community representatives directly with a total of 20 participants. The results achieved from this activity were participants understood about 90% verticulture, 100% benefits of mulch, 95% spacing goals, 95% benefits of organic fertilizers, 100% fertilizer ingredients. Keywords: independent community service program; soil tillage; mulch; horticultural crops; verticulture; bokasi fertilizer
EDUKASI PENINGKATAN PENGETAHUAN TANAMAN OBAT BAWANG DAYAK KHAS KALTENG BASED ON RESEARCH DI SEI GOHONG KALIMANTAN TENGAH Syahrida Dian Ardhany; Susi Novaryatiin; Fahruddin Arfianto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11349

Abstract

ABSTRAKProspek pengembangan tanaman obat dapat dilihat dari aspek potensi flora, iklim, tanah maupun industri obat dan kosmetika tradisional. Secara empiris, beberapa tumbuhan obat selain mempunyai keunggulan kimiawi (sebagai bahan obat) juga mempunyai keunggulan fisik (sebagai tanaman hias) dan biologis (sebagai tanaman yang dibudidayakan). Peran tanaman obat dalam pemberdayaan ekonomi dapat melalui penyediaan bahan baku, sebagai penggerak berkembangnya sektor ekonomi pedesaan, pemanfaatan sumber daya domestik, penyerapan tenaga kerja produktif di pedesaan sekaligus sebagai media untuk meratakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menghasilkan devisa Negara. Berdasarkan hal tersebut perlu adanya kolaborasi dengan para petani terutama petani lokal untuk meningkatkan nilai jual atau economic value bawang dayak yang didasari hasil riset. Masyarakat Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu Palangka Raya merupakan masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan pemberian edukasi untuk meningkatkan pengetahuan tentang tanaman obat khas Kalteng yaitu bawang dayak based on research. Berdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat dapat disimpulkan secara statistik adanya peningkatan pengetahuan para peserta tentang bawang dayak sebagai tanaman obat khas Kalteng berbasis riset (P=0.044<0.05). Kata kunci: bawang dayak; kalimantan tengah; pengetahuan; tanaman obat ABSTRACTThe prospect of developing medicinal plants can be seen from the potential aspects of flora, climate, soil, traditional medicine and cosmetics industry. Empirically, some medicinal plants besides having chemical advantages (as medicinal ingredients) also have physical advantages (as ornamental plants) and biological (as cultivated plants). The role of medicinal plants in economic empowerment can be through the provision of raw materials, as a driving force for the development of the rural economic sector, utilization of domestic resources, absorption of productive labor in rural areas as well as a medium for improving people’s welfare and generating state foreign exchange. Based on it, it is necessary to collaborate with farmers, especially local farmers to increase the selling value or economic value of bawang dayak based on research results. The people of Sei Gohong, Bukit Batu District, Palangka Raya are people who mostly work as farmers. Community service is carried out by providing education to improvement knowledge about medicinal plants typical of Central Kalimantan, that is bawang dayak based on research. Based on the results of community service, it can be concluded statistically that there was an increase in participants knowledge about bawang dayak as a research-based typical medicinal plant of Central Kalimantan (P=0.044<0.05).   Keywords: bawang dayak; central kalimantan; knowledge; medicinal plants
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN WEBSITE SEBAGAI MEDIA INFORMASI DI DESA AMBULU KECAMATAN AMBULU KABUPATEN JEMBER Amri Gunasti; Amar Ma’ruf; Anisa Rizki; Dicky Juniar; Dini Fitrianti; Fraya Ani; Milana Agustin; Moch Reeza; Rizal Aditya; Siti Mardiatul; Zakiyatul Afifah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.10942

Abstract

ABSTRAKPerkembangan pemerintahan desa saat ini sangat cepat, terutama sebagai dampak positif adanya anggaran dana desa dari pemerintah pusat yang bertujuan untuk memajukan desa. Pemerintah desa harus cakap memanfaatkan teknologi informasi demi transparansi kegiatan pembangunan. Desa Ambulu pernah memiliki website desa akan tetapi tidak dapat digunakan kembali. Oleh karena itu Tim Kolaboratif lintas perguruan tinggi di Kabupaten Jember membuat program pendampingan pemanfaatan teknologi informasi berbasis website desa. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan website desa kepada perangkat Desa Ambulu. Tujuan jangka panjang dari kegiatan ini adalah agar sistem informasi desa berbasis website dapat meningkatkan pelayanan dan transparansi kepada masyarakat. Metode yang digunakan yaitu melalui wawancara, observasi lapangan, dan perancangan sistem. Perangkat dan Masyarakat desa kemudian dilatih membuat konten untuk mengisi website desa. Pada saat pelatihan, peserta yang terlibat sebanyak 30 orang. Setelah dilaksanakan pelatihan kemampuan peserta diukur dengan kuesioner dan praktek langsung. Dari pengukuran diketahui bahwa sebesar 52% peserta telah memahami dan mahir untuk mempraktekkan hasil pelatihan. Program pengabdian oleh Tim Kolaboratif lintas perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Jember ini telah menyelesaikan website desa dengan alamat https://desaambulu.id/. Kata kunci: internet; website; informasi; teknologi. ABSTRACTThe development of village government is currently very fast, especially as a positive impact of the village fund budget from the central government which aims to advance the village. For the sake of transparency in development activities, the village government must be able to use information technology. The village of ambulu once had a village website but it could not be used again. Therefore, the cross-university collaborative team in Jember Regency created a village website-based information technology assistance program. The purpose of this activity is to introduce the village website to Ambulu Village officials. The long-term goal of this activity is for a website-based village information system to improve services and transparency to the community. The method used is through interviews, field observations, and system design. Village apparatus and communities are then trained to create content to fill village websites. At the time of the training, the participants involved were 30 people. After the training, the participants' abilities were measured by questionnaires and hands-on practice. From the measurements, it was found that 52% of the participants had understood and were proficient in practicing the results of the training. The service program by the cross-college Collaborative Team in Jember Regency has completed a village website with the address https://desaambulu.id/. Keywords: internet; website; information; technology.
SOSIALISASI PEMANFAATAN DIGITALISASI DALAM MENUMBUHKAN JIWA WIRAUSAHA BAGI MASYARAKAT DESA KEMIRI Yana Cahyana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.10528

Abstract

ABSTRAKSosialisasi merupakan kegiatan interaksi sosial dengan tujuan berbagi informasi. Dalam hal ini ialah membagikan edukasi kepada masyarakat Desa Kemiri Kecamatan Jayakerta Kabupaten Karawang akan pentingnya kesadaran berwirausaha dengan memanfaatkan teknologi di era digitalisasi, salah satunya ialah penggunaan sosial media. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan jiwa wirausaha bagi masyarakat desa Kemiri dengan memberikan sosialisasi pemanfaatan digitalisasi. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dengan metode presentasi, yaitu dengan memaparkan materi secara langsung dan membantu masyarakat dalam memanfaatkan digitalisasi, serta melakukan tanya jawab setelahnya. Hasil dari sosialisasi ini yakni memberikan pemahaman kepada masyarakat desa bahwa penting untuk berani berwirausaha setelah menyadari peluang yang ada di sekitar, serta penting pula memanfaatkan digitalisasi agar kegiatan berwirausaha lebih efisien. Kata kunci: digitalisasi; sosialisasi; wirausaha. ABSTRACTSocialization is an activity of social interaction with the aim of sharing information. In this case, it is to share education to the people of Kemiri Village, Jayakerta District, Karawang Regency, about the importance of entrepreneurial awareness by utilizing technology in the digitalization era, one of which is the use of social media. The purpose of this activity is to foster an entrepreneurial spirit for the people of Kemiri village by providing socialization on the use of digitalization. This socialization activity is carried out by the presentation method, namely by presenting the material directly and helping the community in utilizing digitalization, as well as conducting questions and answers afterwards. The result of this socialization is to provide an understanding to rural communities that it is important to dare to be entrepreneurial after realizing the opportunities that exist around, and it is also important to take advantage of digitalization so that entrepreneurship activities are more efficient. Keywords: digitalization; socialization; entrepreneurship.
KOLABORASI TRIPLE HELIX REHABILITASI MANGROVE DENGAN SISTEM SILVOFISHERY DI DESA PAREMAS LOMBOK TIMUR Eni Hidayati; Sitti Hilyana; Mahardika Rizqi Himawan; Saptono Waspodo; Sitti Latifah; Hardianty Hardianty
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.12135

Abstract

ABSTRAKSalah satu metode rehabilitasi mangrove yang dapat meningkatkan tutupan mangrove sekaligus memberikan pendapatan kepada masyarakat yaitu silvofishery. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah merehabilitasi lahan bekas tambak yang sudah tidak produktif dengan metode silvofishery di Desa Paremas, Lombok Timur. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata, Praktikum dan Praktik Kerja Lapang, tahapan kegiatan pengabdian yaitu (i) diskusi dengan pemerintah desa mengenai visi-misi Desa Paremas dan penentuan lokasi rehabilitasi, (ii) pengumpulan data dasar mengenai parameter lingkungan yang penting bagi pertumbuhan mangrove seperti durasi dan periode pasang-surut, salinitias, substrat, dan pH, (iii) penentuan jenis mangrove yang sesuai dengan parameter lingkungan, (iv) pembuatan desain silvofishery dan penanaman dan (v) monitoring semai mangrove. Rehabilitasi dilakukan di area bekas tambak seluas 4 hektar milik desa dengan jenis mangrove Rhizophora mucronata. Kegiatan ini menerapkan kolaborasi triple helix antara akademisi (Universitas Mataram), pemerintah (Pemerintah Desa Paremas) dan swasta (Yamamoto Lumber Forest, Co., Ltd). Akademisi berperan dalam penanaman, monitoring, dan penelitian, pemerintah berperan untuk memastikan status tenurial dan regulasi tata kelola silvofishery, dan swasta menyediakan dana untuk pembuatan tambak silvofishery serta bibit ikan/udang/kepiting. Evaluasi keberhasilan rehabilitasi dilakukan berdasarkan pertumbuhan tinggi dan persentase hidup semai mangrove. Persentase hidup bibit mangrove yang ditanam yaitu sekitar 80% dengan pertumbuhan semai rata-rata 10 cm dalam satu bulan. Kata kunci: rhizophora mucronata; tambak ramah lingkungan; wanamina. ABSTRACTOne method of mangrove rehabilitation that can increase mangrove cover while providing income to the community is silvofishery. The purpose of this community service activity is to rehabilitate abandoned fishponds that are no longer productive using the silvofishery method in Paremas Village, East Lombok. Through Community Service Lectures, Practicums and Field Work Practices, the stages of community service activities are (i) discussions with the village government regarding the vision and mission of Paremas Village and determination of rehabilitation locations, (ii) collection of basic data regarding environmental parameters that are important for mangrove growth such as duration and tidal period, salinity, substrate, and pH, (iii) determining mangrove species according to environmental parameters, (iv) making silvofishery designs and planting and (v) monitoring mangrove seedlings. Rehabilitation was carried out in abandoned fishpond area of 4 hectares belonging to the village with the Rhizophora mucronata mangrove species. This activity implements triple helix collaboration between academics (University of Mataram), government (Paremas Village Government) and the private sector (Yamamoto Lumber Forest, Co., Ltd). Academics play a role in planting, monitoring, and research, the government has a role in ensuring tenure status and regulation of silvofishery management, and the private sector provides funds for the construction of silvofishery ponds and fish/shrimp/crab seeds. Evaluation of the success of rehabilitation is carried out based on the height growth and survival rate of mangrove seedlings. The survival percentage of planted mangrove seedlings is around 80% with an average seedling growth of 10 cm in one month. Keywords: rhizophora mucronata; environmental-friendly pond; silvofishery
PEMBERDAYAAN SANTRI YAYASAN IKHWANUL MUSLIMIN DAN WARGA DESA BATU AMPAR TENTANG PENGOLAHAN OBAT TRADISIONAL Aditya Maulana Perdana Putra; Okta Muthia Sari; Arnida Arnida
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11328

Abstract

ABSTRAKIndonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati nomor 2 tertinggi di dunia. Banyak tumbuhan di Indonesia berpotensi sebagai tanaman obat, dan sebagian besar telah di budidaya dan konsumsi oleh masyarakat. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang pengolahan tanaman obat menjadi sediaan instan siap minum. Mitra dalam pengabdian ini adalah Yayasan Ikhwanul Muslimin dan Warga Desa Batu Ampar. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah kurangnya pengetahuan tentang cara pengolahan tanaman obat menjadi suatu produk dengan nilai ekonomis yang tinggi. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan pemberian penyuluhan tentang manfaat tanaman obat dan pelatihan pembuatan produk sediaan instan temulawak. Pelaksanaan Pengabdian di Yayasan Ikhwanul Muslimin dengan 44 orang yang terdiri dari Santri dari Yayasan Ikhwanul Muslimin dan Warga Desa Batu Ampar. Evaluasi yang dilaksanakan dengan membagikan kuesioner pada akhir pelaksanaan pengabdian. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah adanya pemahaman dan kemampuan mengenai cara pengolahan temulawak menjadi suatu sediaan yang mempunyai nilai ekonomis. Kata Kunci: penyuluhan; pelatihan; tanaman obat; temulawak ABSTRACTIndonesia is the country with the 2nd highest biodiversity in the world. Many plants in Indonesia have the potential to be medicinal plants, and most of them have been cultivated and consumed by the community. This service aims to provide counselling and training on processing medicinal plants into instant preparation product. Partners in this service are Yayasan Ikhwanul Muslimin and the Resident of Batu Ampar Village. The problem faced by partners is the lack of knowledge about how to process medicinal plants into a product with high economic value. Methods used to solve the problems by providing counselling o the benefits of medicinal plants and training on the manufacture of temulawak instant preparation products. Implementation of Service at Yayasan Ikhwanul Muslimin with 44 people consisting of santri from Yayasan Ikhwanul Muslimin and Residen of Batu Ampar Village. Evaluation carried out by distributing questionnaires at the end of the community service. The final result of this activity is an understanding and ability of how to process Temulawak into a preparation that has economic value. Keywords: counseling; training; medical plants; temulawak
PENGUATAN GOOD MANUFACTURING PRACTICE (GMP) PADA CV PAWON IBUN MELALUI KEGIATAN PELATIHAN HINGGA EVALUASI DALAM PROGRAM MATCHING FUND Yafie Dita Pristyanto; Tranggono Tranggono; Nur Aini Fauziyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11450

Abstract

ABSTRAKKegiatan ini merupakan kegiatan MBKM Matching Fund 2022. Kegiatan MBKM Matching Fund 2022 ini dilakukan sebagai bentuk kolaborasi antara Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur dengan CV. Pawon Ibun. CV. Pawon Ibun merupakan perusahaan yang bergerak dibidang olahan pangan pendamping ASI non MSG. CV. Pawon Ibun berlokasi di Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Produk yang diproduksi terdapat dua belas produk yang terbagi menjadi tiga jenis yakni Abon, Kaldu dan Beras Komplit. Permasalahan yang dihadapi oleh CV Pawon Ibun yaitu belum ada dokumetasi terkait pengaplikasian dari GMP. Tujuan  kegiatan  ini  adalah memberikan edukasi bagi para karyawan CV Pawon Ibun tentang pentingnya program GMP dalam industri olahan pangan. Kegiatan ini dilakukan melalui pendampingan yang meliputi penguatan, perencanaan, penerapan, pengaplikasian, serta audit internal GMP. CV Pawon Ibun telah menerapkan beberapa aspek dari GMP diantaranya aspek fasilitas sanitasi, mesin dan peralatan, dan bahan. Namun terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan oleh CV Pawon Ibun diantaranya aspek lokasi dan bangunan. Berdasarkan penilaian hasil observasi aspek GMP, pada CV Pawon Ibun mendapatkan 78 dari total skor 100, berdasarkan aspek penilaian Good Manufacturing Practices (GMP) dalam kategori baik dengan persentase sebesar 78%. Kata kunci: MBKM; matching fund; GMP; olahan pangan; CV pawon ibun. ABSTRACTThis activity is an activity of the MBKM Matching Fund 2022. The MBKM Matching Fund 2022 activity is carried out as a form of collaboration between the East Java "Veteran" National Development University and CV. Pawon Mother. CV. Pawon Ibu is a company engaged in processed non-MSG complementary ASI food. CV. Pawon Ibun is located in Karang Village, Semanding District, Tuban Regency, East Java. There are twelve products produced which are divided into three types, namely Shredded, Broth and Complete Rice. The problem faced by CV Pawon Ibun is that there is no documentation related to the application of GMP. The purpose of this activity is to provide education for CV Pawon Ibun employees about the importance of the GMP program in the food processing industry. This activity is carried out through mentoring which includes GMP strengthening, planning, implementing, implementing, and internal auditing. CV Pawon Ibun has implemented several aspects of GMP including aspects of sanitation facilities, machinery and equipment, and materials. However, there are several aspects that need to be considered by CV Pawon Ibun including location and building aspects. Based on the GMP aspect observation results, CV Pawon Ibun got 78 out of a total score of 100, based on the Good Manufacturing Practices (GMP) assessment aspect in the good category with a proportion of 78%. Keywords: MBKM; matching fund; GMP; food processing; CV pawon ibun.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA 数字教材BAGI GURU-GURU BAHASA MANDARIN SE-MALANG RAYA Karina Fefi Laksana Sakti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11469

Abstract

ABSTRAKBahasa Mandarin adalah bahasa yang penting dikuasai dan telah menjadi salah satu bahasa resmi PBB. Dengan dijadikannya Bahasa Mandarin menjadi bahasa resmi PBB, masyarakat di dunia, termasuk masyarakat Indonesia semakin lama semakin tertarik untuk mempelajari dan mendalami bahasa Mandarin. Pembelajaran Bahasa Mandarin di Indonesia menjadi penting karena saat ini dunia kerja membutuhkan banyak tenaga kerja yang mahir berbahasa asing, terutama bahasa Mandarin, sehingga banyak sekolah di Indonesia memunculkan mata pelajaran Bahasa Mandarin, termasuk sekolah-sekolah di Malang Raya. Dalam pengajaran bahasa Mandarin oleh guru-guru SMA diperlukan media pembelajaran bahasa Mandarin yang sesuai, agar pengajar atau guru dapat mentrasfer ilmu bahasa Mandarin kepada siswa dengan baik. Pengabdian pelatihan pembuatan media 数字教材dilakukan sebagai upaya meningkatkan kemampuan guru-guru bahasa Mandarin dalam menyusun media atau bahan ajar 数字教材 yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan siswa pada tiap jenjangnya, selain itu dapat menjadikan guru lebih percaya diri mampu menggali potensi untuk peningkatan mutu pendidikan. Adapun kegiatan dalam pengabdian berupa (1) Menjelaskan pentingnya media pembelajaran; (2) Meperkenalan media 数字教材; (3) Mendemonstrasikan langkah-langkah pembuatan media 数字教材; (4) Guru praktek membuat media 数字教材 secara langsung dengan arahan narasumber. Hasil dari kegiatan pelatihan pembuatan media 数字教材 ini menunjukkan bahwa para guru bahasa Mandarin antusias dalam mengikuti pelatihan yang dilaksanakan, terbukti dari para guru dengan antusias membuat media 数字教材 sesuai dengan tema materi yang dipilih, melakukan tanya jawab dan diskusi mengenai media 数字教材serta merespon pemateri selama kegiatan pelatihan pembuatan media 数字教材 berlangsung. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan media 数字教材 penting dilakukan untuk meningkatkan kemampuan menyusun media pembelajaran bahasa Mansarin sesuai materi tiap jenjang sekolah oleh guru-guru bahasa Mandarin dan juga dapat menambah wawasan tentang media terbaru bagi guru. Kata kunci: pelatihan; media; bahasa mandarin ABSTRACTMandarin is an important language to master and has become one of the official languages of the United Nations. With the adoption of Mandarin as the official language of the United Nations, people in the world, including the Indonesian people, are increasingly interested in learning and deepening Mandarin. Learning Mandarin in Indonesia is important because currently the world of work requires a lot of workers who are proficient in foreign languages, especially Mandarin, so that many schools in Indonesia introduce Mandarin subjects, including schools in Malang Raya. In teaching Mandarin by high school teachers, appropriate Chinese language learning media are needed, so that teachers can transfer Chinese knowledge to students well. The service of media creation training is carried out as an effort to improve the ability of Chinese language teachers in compiling media or teaching materials that are in accordance with the needs and abilities of students at each level, besides that it can make teachers more confident and able to explore the potential for improving the quality of education. The activities in the training are (1) Explaining the importance of learning media; (2) Introducing the media 数字教材; (3) Demonstrating the steps of making media 数字教材; (4) The teacher practices making media 数字教材directly. The results of this training of making media 数字教材showed that the Mandarin language teachers were enthusiastic in participating in the training carried out, as evidenced by the teachers enthusiastically making media according to the theme of the material chosen, conducting questions and answers and discussions about the media and responding presenters during the media creation training activities. Thus, it can be concluded that training in making media is important to improve the ability to develop Mansarin language learning media according to the material for each school level by Chinese language teachers and also to add insight into the latest media for teachers. Keywords: training; media; chinese language.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI CAMTASIA UNTUK TEKNIK PRESENTASI PADA SMAN 5 BONE Kurnia Yahya; Musdalifah Thamrin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11086

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ( Pkm) Workshop Pemanfaatan Teknologi Camtasia untuk Teknik Presentasi pada Siswa Siswa SMA Negeri 5 Bone ini bertujuan untuk menjadikan  para siswa menjadi siswa yang berkualitas  serta untuk meningkatkan motivasis siswa sehingga lebih tertarik dalam mengerjakan tugas yang diberikan.  Kegiatan ini mengenalkan teknologi aplikasi Camtasia untuk Teknik presentasi  yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan para siswa dalam pembuatan tugas yang akan dipresentasikan. Peserta dalam kegiatan workshop diikuti oleh siswa kelas XII SMA Negeri 5 Bone. Metode yang dipakai untuk mencapai tujuan yaitu diberikan informasi dan diterapkan media pembelajaran Camtasia Studio. Materi yang diajarkan  adalah bagaimana merancang  dan menerapkan Camtasia studio. Pembelajaran dilaksanakan dalam 3 Fase yaitu Fase perencanaan, implementasi dan penilaian. Kata kunci: camtasia; video; presentasi ABSTRACTThis community service activity ( Pkm) Workshop on the Use of Camtasia Technology for Presentation Techniques to Students at SMA Negeri 5 Bone aims to make students become quality students and to increase student motivation so that they are more interested in doing the assigned tasks. This activity introduces Camtasia application technology for presentation techniques that can be used to improve students' abilities in making assignments to be presented. Participants in this workshop were attended by class XII students of SMA Negeri 5 Bone. The method used to achieve the goal is to provide information and apply Camtasia Studio learning media. The material taught is how to design and implement Camtasia studio. Learning is carried out in 3 phases, namely the planning, implementation and assessment phases. Keywords: camtasia; video; presentation
UPAYA MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK UMKM “BUNGA” SNACK DENGAN PERBAIKAN KEMASAN   Nurcahyo Kursistyanto; Luky Mudiarti; Fivin Bagus Septiya Pambudi; Farid Abdur Rohman; Milva Latifa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11575

Abstract

ABSTRAKUsaha Mikro Kecil dan Menengah “Bunga” Snack adalah salah satu UMKM di Kabupaten Jepara Jawa Tengah yang bergerak di bidang makanan ringan. UMKM ini kurang memiliki daya saing, karena kondisi dari tahun ke tahun relatif sama. Padahal persaingan usaha makanan, semakin hari semakin ketat. UMKM ini memiliki permasalahan antara lain label kemasan yang masih sederhana, kemasan produk masih biasa, dan keadaan UMKM belum bisa berkembang. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu UMKM Bunga dalam rangka meningkatkan kualitas produknya berupa pengemasan dan pemberian label pada produknya. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi kegiatan; introduksi label, kemasan dan hand sealer; pelatihan kewirausahaan serta kegiatan pendampingan. Hasil dari pengabdian berupa perbaikan label kemasan, mengintroduksikan jenis kemasan yang bersifat marketable dengan menggunakan kemasan standing pouch, mengintroduksikan alat berupa hand sealer, dan kegiatan pelatihan kewirausahaan.                                                                               Kata kunci: label; kemasan; marketable ABSTRACT Micro, Small and Medium Enterprises Bunga Snack is one of the MSMEs in Jepara district, Central Java, which is engaged in the snack food sector. These SMEs lack competitiveness, because the conditions from year to year are relatively the same. Even though the competition in the food business is getting tougher day by day. These MSMEs have problems, including packaging labels that are still simple, product packaging is still ordinary, and the state of MSMEs has not been able to develop. The purpose of this community service is to help SMEs Bunga in order to improve the quality of their products in the form of packaging and labeling their products. The method used is the socialization of activities; introduction of labels, packaging and hand sealers; entrepreneurship training and mentoring activities. The results of the service include improving packaging labels, introducing marketable types of packaging using standing pouch packaging, introducing tools in the form of hand sealers, and entrepreneurship training activities. Keywords: author’s guideline; document’s template; format; style.

Page 95 of 272 | Total Record : 2711