cover
Contact Name
JPPG
Contact Email
jppg@uho.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
laode.amaluddin@uho.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Penelitian Pendidikan Geografi
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 24778192     EISSN : 25022776     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (JPPG) merupakan jurnal Open-Access dan diterbitkan empat kali setahun setiap bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Artikel/Jurnal yang diterbitkan dengan aim dan scope berkaitan dengan Pendidikan Geografi dan Geografi Sains.
Arjuna Subject : -
Articles 227 Documents
PERBEDAAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI ANTARA SISWA YANG DIAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DENGAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION PADA MATERI HIDROSFER KELAS X SMA NEGERI 1 MAWASANGKA TENGAH Fitriono, Ramli, Fitriono, Ramli
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (April 2017)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.275 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v1i1.2424

Abstract

Secara umum Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar geografi antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dengan siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada kelas X SMA Negeri 1 Mawasangka Tengan. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) analisis deskriptif yang dilakukan untuk mengetaui nilai rata-rata (X), Standar deviasi (S) serta nilai maksimum dan minimum data untuk masingmasing variabel. (2) Uji persyaratan, yakni untuk mengetahui normalitas dan homogenitas data. Uji perbedaan ini dilakukan dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perpedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dengan hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw di SMA Negeri 1 Mawasangka Tengah. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan statistic deskriptif yang menunjukan bahwa nilai rata-rata hasil belajar yang diperoleh siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw yakni sebesar 8,72 lebih tinggi dari hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation yaitu sebesar 77,12. Kata kunci: Model Pembelajaran, Proses, Hasil Belajar
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS4 SMA NEGERI 9 KENDARI PADA MATERI POKOK ASPEK KEPENDUDUKAN Ahmad Hamado, Ramli, Ahmad Hamado, Ramli
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (April 2017)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.191 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v1i1.2429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas belajar siswa, aktivitas mengajar guru, dan menentukan peningkatan hasil belajar Geografi siswa kelas XI IPS4 SMAN 9 Kendari dengan menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual pada materi pokok aspek kependudukan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017 mulai tanggal 4-13 Oktober 2016. Jenis penelitian ini adalah PTK. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS4 SMAN 9 Kendari semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 40 orang. Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Gambaran aktivitas belajar siswa kelas XI IPS4 SMAN 9 Kendari yang diajar dengan menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual pada siklus I diperoleh skor rata-rata 2,51 (kategori cukup) dan pada siklus II dengan skor rata-rata sebesar 3,12 (kategori baik), 2) Hasil belajar Geografi siswa kelas XI IPS4 SMAN 9 Kendari yang diajar dengan menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual diperoleh sebaran nilai pada siklus I yakni nilai terendah 40, nilai tertinggi 88 dengan nilai rata-rata 70,3 dan persentase yang sudah tuntas belajar adalah 57,5%, sedangkan pada siklus II diperoleh nilai terendah 50, nilai tertinggi 90 dan nilai rata-rata 81,13 dengan persentase yang sudah tuntas belajar adalah 82,5%. Kata Kunci: Pendekatan Kontekstual , Proses, Hasil Belajar.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA YANG DIAJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DAN MODEL PENGAJARAN LANGSUNG PADA MATERI POKOK LINGKUNGAN HIDUP DAN PELESTARIANNYA DI SMP NEGERI 15 Ramli, Issunarti,
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi 2016: Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 1 No. 1 November 2016
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1291.983 KB)

Abstract

Desain penelitian ini adalah Pretest Postest Control Design. Teknik pengambilan data dilakukan dengan pemberian instrument berupa soal pilihan ganda yang berjumlah 25 butir soal, dan lembar observasi siswa. Analisis data dalam penelian ini melalui analisis dekskriptif dan inferensial. Dari hasil analisis dekskriptif pre-test kelas eksperimen diperoleh nilai maksimum 45 dan nilai minimum 10 rata-rata nilai 29.42 dan standar deviasi 8.70; sedangkan pre-test kelas kontrol diperoleh nilai maksimum 30 dan nilai minimum 12, rata-rata nilai 27.31 dan standar deviasi 8.88. posttest kelas eksperimen diperoleh nilai maksimum 95, nilai minimum 60, rata-rata nilai 78.46 dan standar deviasi 9.68; sedangkan post-test kelas kontrol diperoleh nilai maksimum 85, nilai minimum 60; rata-rata nilai 72.41 dan standar deviasi 7.26. . Hasil penelitian ini menunjukkan hasil belajar siswa kelas VIII-A menggunakan model pembelajaran tipe Numbered Heads Together (NHT) dengan nilai rata-rata 78.46 dengan efektifitas berdasarkan N-Gain yaitu 0.70 kategori tinggi sedangkan hasil belajar siswa kelas VIII-B menggunakan pengajaran langsung dengan nilai rata-rata 72.41 dengan Ngain sebesar 2.30. Sehinga pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran tipe Numbered Heads Together (NHT) lebih baik dari pada pengajaran langsung.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI MATERI POKOK SEJARAH PEMBENTUKAN BUMI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO DAN MEDIA POWER POINT PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 10 KENDARI La Ode Nursalam, Rahma Musyawarah
Penelitian Pendidikan Geografi 2016: Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 1 No. 1 November 2016
Publisher : Penelitian Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.252 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui signifikansi perbedaan antara nilai rata-rata pre-test siswa kelas eksperimen dan nilai rata-rata pre-test siswa kelas kontrol, 2) Mengetahui nilai rata-rata post-test siswa kelas eksperimen lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan nilai rata-rata post-test kelas kontrol, 3) Mengetahui nilai rata-rata gain siswa kelas eksperimen lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan nilai rata-rata gain siswa kelas kontrol. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 10 Kendari yang terdiri dari lima kelas paralel. Teknik penentuan sampel adalah random sampling,diperoleh kelas X2 sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan menggunakan media video dan kelas X4 sebagai kelas kontrol yang diajar dengan menggunakan media power point. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes hasil belajar Geografi dalam bentuk tes pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata post-test siswa kelas X2=79,67 dengan n-gain=0,72 sedangkan kelas X4=75,05dengan n-gain= 0,63. Berdasarkan analisis uji t, diperoleh tHitung=2,07>tTabel=2,00 pada taraf signifikan 95% (α=0,05), hal ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata post-test siswa kelas eksperimen lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan nilai rata-rata post-test siswa kelas kontrol pada materi pokok sejarah pembentukan bumi. Kata kunci: Media Video, Media Power Point, dan Hasil Belajar
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 3 No 2 April 2018 LA HARUDU, SAMRIKA DEVI,; SURDIN, WAHYUNI ARIF,; SARI, RITA PURNAMA; LA ODE AMALUDDIN, SARLINA,; RAHMA, WA ODE; RAMLI, ISMAIL AKBAR,; LA ODE NURSALAM, DENI IRFAN,; LA ODE AMALUDDIN, RASYID,; SURDIN, MULSYAFAH,; SURDIN, INDRA MAULANA,; HARTINI, HARTINI; FEBRYANA, HASRAH; GEOGRAFI, ISRA; ISKANDAR, LA ODE MUH. NUR; ALIF, FAJAR
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.252 KB)

Abstract

PENGANTAR REDAKSI   Segala puji bagi Allah SWT Tuhan semesta alam atas segala limpahan rahmat-Nya sehingga Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi volume 3 nomor 3 Juli 2018 dapat diterbitkan. Terima kasih pula tim redaksi ucapkan kepada semua pihak yang telah berpartisipasi terhadap terbitnya Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi edisi ini.Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi menyebarluaskan hasil-hasil penelitian mahasiswa dalam bentuk skripsi dan penelitian dosen Jurusan Pendidikan Geografi serta masyarakat umum dari semua disiplin keilmuan yang berhubungan dengan pendidikan. Dengan diterbitkannya jurnal ini, maka hasil-hasil penelitian skripsi mahasiswa dan penelitian dosen pendidikan Geografi dapat dipublikasikan baik dalam bentuk cetak maupun dalam versi online.            Artikel yang dimuat pada volume 3 nomor 3 ini terdiri dari 15 artikel yang mengkaji tentang Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition), Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match, Deskripsi Tingkat Fertilitas ditinjau dari Faktor Tingkat Pendidikan dan Usia Kawin Pertama Pasangan Usia Subur Masyarakat Bajo di Desa Mekar Sama Kecamatan Napabalano Kabupaten Muna, Penerapan Model Pembelajaran Scramble, Peranan Objek Wisata Pantai Toronipa Terhadap Perekonomian Masyarakat Sekitar Kelurahan Toronipa Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe, Deskripsi  Kendala  Penggunaan Sumber Daya Lahan Pertanian  Padi Sawah Di Kelurahan Konda Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan (Studi Kasus Tentang Pemanfaatan Lahan Persawahan Di Kecamatan Konda), Persepsi Masyarakat Desa Sorue Jaya Terhadap Objek Wisata Pulau Bokori Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe, Dampak Objek Wisata Pantai Nambo Terhadap Kondisi Sosial Kelurahan Nambo Kelurahan Abeli Kota Kendari, Menggunakan Model Pembelajaran Inquiry pada Materi Pokok Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berwawasan Lingkungan, Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Pengungsi Eks Ambon Desa Timu Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi, Kesiapan Guru terhadap Implementasi Kurikulum 2013 dalam Pembelajaran Geografi SMA Negeri 1 Kulisusu Kabupaten Buton Utara, Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Penambang Pasir Desa Puruy Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe, Penggunaan Strategi Belajar PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review), Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Students Teams Achievments Divisions (STAD), Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW).Demikian beberapa laporan hasil penelitian yang dimuat pada Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi volume 3 nomor 3 Juli 2018, harapan kami kiranya tulisan-tulisan tersebut dapat membantu menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan membawa manfaat bagi perkembangan pembelajaran.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X -C SMA NEGERI 1 WAWONII BARAT PADA MATERI POKOK HIDROSFER DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN DI MUKA BUMI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE Example non Example Miftahul Jannah, Miftahul jannah; Ramli, Ramli
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): JUli 2016
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.019 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: meningkatkan Aktivitas belajar siswa kelas X-C,meningkatkan aktivitas mengajar guru, meningkatkan hasil belajar geografi siswaSMAN 1 Wawonii Barat melalui model pembelajaran kooperatif tipe Example nonExample pada materi hidrosfer dan dampaknya pada kehidupan di muka bumi. Jenispenelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang telah dilaksanakan dengandua siklus.Subjek penelitian ini adalah siswa di kelas X-C Semester genap tahun ajaran2015/2016 SMA Negeri 1 Wawonii Barat yang berjumlah 25 siswa. Analisis datadilakukan statistik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil analisis data diperolehkesimpulan bahwa: 1) aktivitas siswa pada setiap siklus ditunjukkan dengan skor ratarata pada siklus I sebesar 2,7 yang termasuk pada kategori cukup meningkat pada siklusII menjadi 3,5 yang termasuk pada katergori baik; 2) Aktivitas mengajar guruditunjukkan dengan skor rata-rata pada setiap siklus, siklus I skor rata-rata 2,8 yangtermasuk kategori baik dan meningkat pada siklus II menjadi 3,5 yang berkategori baik;3) Terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I dari 25orang siswa hanya 15 orang siswa yang tuntas dengan persentase 60% dengan nilai ratarata 69,28. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu dari 25 orang siswa ada 21 orangsiswa yang tuntas dengan persentase 84% dengan nilai rata-rata 78,68.Kata Kunci: Model pembelajaran Example non Example, Materi pokok, HasilBelajar
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI-A SMA NEGERI 8 KENDARI PADA MATERI POKOK PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP Al Akbar, Al Akbar; La Ode Amaluddin, La Ode Amaluddin
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2016)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.198 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v1i1.1342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan pendekatan saintifikdalam menggambarkan hasil belajar siswa pada materi pokok Pelestarian LingkunganHidup pada kelas XI-A SMA Negeri 8 Kendari. 2) Menentukan hasil belajar geografisiswa pada materi pokok Pelestarian Lingkungan Hidup pada kelas XI-A SMA Negeri 8Kendari. 3) Menentukan hasil belajar geografi siswa pada materi pokok PelestarianLingkungan Hidup pada kelas XI-A SMA Negeri 8 Kendari, jenis penelitian PTKdengan Subjek penelitian siswa kelas XI-A Semester genap TA 2015/2016 SMA Negeri8 Kendari berjumlah 31 orang. Analisis data melalui statistik deskriptif. Dari hasilanalisis data disimpulkan bahwa: 1) Gambaran aktivitas belajar siswa kelas XI-A SMANegeri 8 Kendari melalui pendekatn saintifik pada siklus I diperoleh skor rata-rata 2,47katergori cukup dan pada siklus II dengan skor rata-rata aktivitas siswa sebesar 3,04kategori baik. 2) hasil belajar siswa kelas XI-A SMA Negeri 8 Kendari melaluipendekatan saintifik diperoleh sebaran nilai siklus I rata-rata 52,59 dengan presentaseyang sudah tuntas belajar 51,61% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata 76,9 denganpresentase yang sudah tuntas belajar 80,6%.Kata Kunci: Pendekatan Saintifik , Siswa, Guru, Hasil Belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X1 SMA NEGERI 14 KONSEL DENGAN MATERI POKOK HIDROSFER DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN Putri Purnamasari, putri Purnamasari; La Ode Amaluddin, La Ode Amaluddin
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2016)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.171 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v1i1.1336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Meningkatkan aktivitas mengajar gurumelalui model pembelajaran Problem Solving pada siswa kelas X1 SMA Negeri 14Konsel. (2) Meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui model pembelajaran ProblemSolving pada siswa kelas X1 SMA Negeri 14 Konsel. (3) Meningkatkan hasil belajarGeografi melalui model pembelajaran Problem Solving pada siswa kelas X1 SMA Negeri14 Konsel. Jenis penelitian ini adalah PTK dalam dua siklus. Analisis data dilakukanstatistik deskriptif. Dari hasil analisis data disimpulkan bahwa : (1) Aktivitas mengajarguru pada setiap siklus cenderung meningkat dimana pada siklus I skor rata-rata aktivitasguru adalah 2,7 termaksud kategori cukup dan meningkat pada siklus II menjadi 3,5yang berkategori baik. (2) Aktivitas belajar siswa yang diajar dengan modelpembelajaran Problem Solving pada setiap siklus cenderung meningkat. siklus I skorrata-rata aktivitas siswa adalah 2,7 kategori cukup, meningkat pada siklus II menjadi 3,7kategori baik. (3) Hasil belajar geografi dapat ditingkatkan dengan menerapkan modelpembelajaran Problem solving pada materi pokok Hidrosfer dan dampaknya terhadapkehidupan. Dimana pada siklus I ketuntasan hasil belajar 18 orang atau 72% Sedangkanpada siklus II, ketuntasan hasil belajar 21 orang atau 80%.Kata kunci : Model Pembelajaran Problem Solving, Guru, Siswa, Hasil Belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-TALKWRIT (TTW) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS 1 SMAN 1 WAWONII PADA MATERI POKOK LINGKUNGAN HIDUP DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Ahlum Nazar, Ahlum Nazar; La Harudu, La Harudu
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2016)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.566 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v1i1.1341

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk 1) mendeskripsikan aktivitas belajargeografi siswa kelas XI IPS1 SMAN 1 Wawonii yang diajar dengan menerapkan modelpembelajaran kooperatif tipe TTW pada materi pokok Lingkungan Hidup danPembangunan Berkelanjutan 2) Mendeskripsikan aktivitas mengajar guru di kelas XIIPS1 SMAN 1 wawonii dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TTWpada materi pokok Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan 3)Meningkatkan hasil belajar geografi siswa kelas XI IPS1 SMAN 1 Wawonii yang diajardengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TTW pada materi pokokLingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan. Subjek penelitian ini siswa kelasXI IPS1 Semester Genap TA 2015/2016 sejumlah 25 orang. Berdasarkan analisisdisimpulkan bahwa: 1) aktivitas siswa dengan penerapan model pembelajaran kooperatiftipe TTW skor rata-rata pada siklus I dan II masing-masing 2,5 kategori cukup,meningkat pada siklus III dan IV menjadi 3,3 dan 3,8; 2) Aktivitas mengajar gurumengalami peningkatan pada setiap siklus, pada siklus I skor rata-rata aktivitas guru 3,2,meningkat pada siklus II dan III 3,8 kategori baik, meningkat pada siklus IV menjadi 4kategori sangat baik; 3). Terjadi peningkatan hasil belajar siswa XI IPS1 SMAN 1Wawonii dari siklus I sampai siklus IV, dengan persentase ketuntasan 96% dengan nilairata-rata 82,75 pada siklus IV.Kata kunci: Think-Talk-Write, Aktivitas belajar, Aktivitas mengajar, Hasil belajar
PERBEDAAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA YANG DIAJAR DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN SISWA YANG DIAJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING PADA KELAS XI IPS SMA KARTIKA XX-2 KENDARI La Salim, La Salim; La Harudu, La Harudu
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2016)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.356 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v1i1.1349

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk: 1) Mengetahui deskripsi hasil belajar geografisiswa yang diajar dengan menggunakan model PBL pada kelas XI IPS SMA KartikaXX-2 Kendari, 2) Mengetahui deskripsi hasil belajar geografi siswa yang diajar denganmenggunakan model pembelajaran problem solving pada kelas XI IPS SMA KartikaXX-2 Kendari, 3) Menguji signifikansi perbedaan antara nilai rata-rata pre-tess siswapada kelas yang diajar dengan model PBL dengan nilai rata-rata pre-test siswa padakelas yang diajar dengan model pembelajaran problem solving pada kelas XI IPS SMAKartika XX-2 Kendari, 4) Menguji signifikansi perbedaan antara nilai rata-rata post-testsiswa pada kelas yang diajar dengan model PBL dengan nilai rata-rata post-test siswapada kelas yang diajar dengan model pembelajaran problem solving pada kelas XI IPSSMA Kartika XX-2 Kendari, 5) Menguji signifikansi perbedaan antara rata-rata gainsiswa pada kelas yang diajar dengan model PBL dengan rata-rata gain siswa pada kelasyang diajar dengan model pembelajaran problem solving pada kelas XI IPS SMAKartika XX-2 Kendari.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaanyang signifikan terhadap kemampuan awal siswa, dan setelah diberi perlakuan modelPBL pada kelas eksperimen dan model pembelajaran problem solving pada kelas kontrolmenunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan akhir padakedua kelas sampel.Kata kunci: Model Problem Based Learning, Pembelajaran Problem Solving, HasilBelajar, Pretest, Posttest, Gain

Page 4 of 23 | Total Record : 227


Filter by Year

2016 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 4 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 7 No. 4 Oktober 2022 Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 7 No. 2 April 2022 Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 7 No. 1 Januari 2022 Vol 6, No 4 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 6 No. 4 Oktober 2021 Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 5, No 4 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2020) Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2020) Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI VOLUME 4 NO. 1 JANUARI 2019 Vol 4, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2019) Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2019) Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2019) Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (April 2019) Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2019) Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 3 Juli 2018 Vol 3, No 4 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2018) Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2018) Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (April 2018) Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2018) Vol 3, No 4 (2018): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI Vol 3, No 2 (2018): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (April 2017) Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 1 No. 1 April 2017 2016: Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 1 No. 1 November 2016 Vol 1, No 4 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2016) Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2016) Vol 1, No 1 (2016): JUli 2016 More Issue