cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUKSI KAKAO (Theobroma cacao) (Studi Kasus Kelompok Wanita Tani Pawon Gendis) Ayyub, Ahmad; Harli, Nurlina
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3519

Abstract

This study aims to analyze the challenges faced by the Pawon Gendis Farmer Women group by identifying internal and external factors that affect it. The results of this analysis will be used to formulate an optimal development strategy. Data was collected through field surveys, interviews with group managers, employees, and consumers using Google Forms, and involved documentation. The results of the IFAS analysis showed a score of 3.12 for strengths and weaknesses. While the EFAS results show a score of 3.78 for opportunities and threats. By compiling a SWOT Matrix based on a combination of strengths-opportunities, strengths-threats, weaknesses-opportunities, and weaknesses- threats, it is expected to formulate an appropriate strategy. The proposed alternative strategy is an aggressive strategy, focusing on harnessing power to improve product image and control tofu prices in the face of soybean price fluctuations. The goal is to increase competitiveness and attract more consumers, which will ultimately provide significant benefits to the Pawon Gendis Farmer Women group. Keywords: development strategy, IFAS, EFAS, KWT Pawon Gendis INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Pawon Gendis dengan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhinya. Hasil analisis ini akan digunakan untuk merumuskan strategi pengembangan yang optimal. Data dikumpulkan melalui survei lapangan, wawancara dengan pengelola kelompok, karyawan, dan konsumen menggunakan Google Form, serta melibatkan dokumentasi. Hasil analisis IFAS menunjukkan skor 3,12 untuk kekuatan dan kelemahan. Sementara hasil EFAS menunjukkan skor 3,78 untuk peluang dan ancaman. Dengan menyusun Matriks SWOT berdasarkan kombinasi kekuatan- peluang, kekuatan-ancaman, kelemahan-peluang, dan kelemahan-ancaman, diharapkan dapat merumuskan strategi yang sesuai. Strategi alternatif yang diusulkan adalah strategi agresif, dengan fokus pada memanfaatkan kekuatan untuk meningkatkan citra produk dan mengendalikan harga tahu dalam menghadapi fluktuasi harga kedelai. Tujuannya adalah meningkatkan daya saing dan menarik lebih banyak konsumen, yang pada akhirnya akan memberikan manfaat signifikan bagi KWT Pawon Gendis. Kata kunci : strategi pengembangan, IFAS, EFAS, KWT Pawon Gendis
DINAMIKA PERKEMBANGAN EKSPOR KARET INDONESIA: PENDEKATAN MODEL KOREKSI KESALAHAN (ECM) STUDI KASUS PERIODE 2012-2022 Muhammad Zikri; Dian Hafizah
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3479

Abstract

This research aims to find out and analyze further about what factors can influence Indonesia's natural rubber exports in the last 10 years, from 2012 to 2022. The factors analyzed include rubber exports, Indonesia's GDP (Gross Domestic Product), production, the average international price of rubber, the exchange rate of the rupiah (exchange rate) against the US dollar, inflation and the area of Indonesian rubber plantations. The method used is the Error Correction Model (ECM) and the classical assumption test. Based on the analysis that has been done, it is obtained that the results of GDP, production, the average international rubber price and the rupiah exchange rate have a significant effect on rubber exports both in the short and long term. Land area in the short term has a significant effect while in the long term it has no significant effect. Inflation has no effect on Indonesia's rubber exports. Keywords: Export, Error Corection Model (ECM), Price, Rubber INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi ekspor karet alam Indonesia 10 tahun terakhir yaitu dari tahun 2012 hingga 2022. Faktor-faktor yang dianalisis meliputi ekspor karet, PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia, produksi, harga rata-rata karet Internasional, nilai tukar rupiah (kurs) terhadap dollar AS, inflasi dan luas lahan karet Indonesia. Metode yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM) dan uji asumsi klasik. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan diperoleh hasil PDB, produksi, harga rata rata karet internasional dan nilai tukar rupiah berpengaruh siginifikan terhadap eskpor karet baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Luas lahan dalam jangka pendek berpengaruh signifikan sedangkan dalam jangka panjang tidak berpengaruh nyata. Inflasi tidak berpengaruh terhadap ekspor karet Indonesia. Kata Kunci: Ekspor, Error Corection Model (ECM), Harga,  Karet
KARAKTERISTIK KIMIA TANAH GAMBUT YANG DIAMELIORASI DENGAN BIOCHAR TONGKOL JAGUNG SEBAGAI MEDIA TUMBUH BAWANG PUTIH Susana, Rini; Anggorowati, Dini; Zulfita, Dwi; Warganda, Warganda; Nurjani, Nurjani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3503

Abstract

Biochar added to peat media will affect changes in soil chemical properties such as an increase in pH, organic C, total N, total P, total K, basic cations such as Ca, Mg, Na, CEC and base saturation. These changes will affect nutrient uptake, growth and yield of garlic. Biochar application  with the right dose needs to be known so that it would be efficient and economical in biochar utilization. The aim of the study was to know the chemical characteristics of peat soil ameliorated with corn cob biochar and to find the effective dose of biochar for growth and yield of garlic.This research was conducted at the experimental field of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak. The experiment used a completely randomized design, consisting of 5 treatments, each treatment consisting of 4 replications. The treatments were: b1 = without biochar; b1 = 50 g/polybag; b2=100g/poly bag; b3= 150 g/polybag and b4= 200 g/polybag. The observed variables ware chemical characteristics of the peat media including pH, organic C, total N, C/N, available P, Base saturation, CEC, Ca, Mg, K, Na, Pb, Cd. Other observations were plant dry weight, tuber dry weight, N, P, K, Pb and Cd content in garlic plant tissue. The results showed that the application of biochar did not cause significant changes in pH, C-Organic and Total N, but the addition of biochar doses tended to further increase the levels of P in the soil. The application of biochar increased the available K and Na levels and soil base saturation, but the Ca and Mg levels, available Ca and Mg levels tended to decrease with increasing doses of biochar. The dry weight of garlic plants increased with increasing doses of biochar. The dose of 200 g of biochar was the most effective for the growth and yield of garlic bulbs on peat soil. Keywords: Garlic, Corncob Biochar, Peat INTISARI           Biochar yang ditambahkan pada media gambut akan mempengaruhi perubahan sifat  kimia tanah seperti  peningkatan pH, C organik, N total, P total, K total, kation-kation basa seperti Ca, Mg, Na, KTK dan Kejenuhan Basa. Perubahan-perubahan ini akan mempengaruhi serapan hara dan pertumbuhan serta hasil bawang putih. Pemberian dengan dosis yang tepat perlu diketahui agar effisien dan ekonomis dalam pemanfaatan biochar. Tujuan penelitian mengkaji karakteristik kimia tanah gambut yang diameliorasi dengan biochar tongkol jagung dan mencari dosis biochar yang effektif untuk pertumbuhan dan hasil bawang putih. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Percobaab menggunakan Rancangan Acak Lengkap, terdiri dari 5 perlakuan, setiap perlakuan terdiri dari 4 ulangan.Perlakuan tersebut: b1= tanpa biochar; b1 = 50 g/polibag; b2=100 g/polibag; b3= 150 g/polibag dan b4= 200 g/polibag. Variabel pengamatan meliputi perubahan karakteristik kimia media gambut meliputi pH, C organik, N total, C/N, P tersedia, KB, KTK, Ca-tersedia, Mg-tersedia, K tersedia, Na-tersedia, Pb total, Cd total. Pengamatan lainnya adalah berat kering tanaman, berat kering umbi, kandungan  N, P, K, Pb dan Cd pada jaringan tanaman bawang putih. Hasil penelitian menunjukkan pemberian biochar tidak menyebabkan perubahan yang signifikan pada  pH, C-Organik dan N Total, namun penambahan dosis biochar cenderung semakin meningkatkan kadar  P2O5  pada tanah. Pemberian biochar meningkatkan kadar K dan Na tersedia serta  Kejenuhan Basa tanah, namun kadar Ca dan Mg, kadar Ca dan Mg tersedia cenderung menurun dengan meningkatnya dosis biochar. Berat berat kering tanaman bawang putih meningkat dengan meningkatnya dosis biochar. Dosis 200 g biochar adalah yang paling effektif untuk pertumbuhan dan hasil umbi bawang putih di tanah gambut. Kata Kunci: Bawang Putih,Biochar Tongkol jagung, Gambut
PENGARUH BERBAGAI JENIS PUPUK KOTORAN HEWAN DAN VITAMIN B KOMPLEKS TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN DURIAN (Durio zibethinus Murr.) Dewi, Resti Susilawati; Susiyanti, Susiyanti; Rohmawati, Imas; Fatmawaty, Andi Apriany; Yenny, Ratna Fitry
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3520

Abstract

This study aims to determine the type of animal manure fertilizer and the best type of vitamin B complex on the growth of durian plants (Durio zibethinus Murr.). The research used was a factorial Randomized  Block Design (RBD) with two factors and three replications. The first factor with 3 levels: P1 : goat manure fertilizer, P2 : cow manure fertilizer and P3: chicken manure fertilizer. The second factor with 3 levels: V1: B1 thiamin, V2: B3 nicotinic acid and V3: B6 pyridoxine. The results showed that the application of cow dung fertilizer had a significant effect on the parameters of shoot number increase and leaf number increase. The type of vitamin B complex B1 thiamin significantly influenced the parametersof shoot number increase and leaf number increase. There is an interaction between the treatment of various types of animal manure fertilizer and types of vitamin B complex on the parameters of shoot number increase and leaf number increase. Durian cultivation can be done using cow dung fertilizer and vitamin B complex at appropriate doses. Keywords: animal manure fertilizer, durian, vitamin B complex INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pupuk kandang dan jenis vitamin B kompleks yang terbaik terhadap pertumbuhan tanaman durian (Durio zibethinus Murr.). Penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor dan tiga kali ulangan. Faktor pertama dengan 3 taraf: P1: pupuk kotoran kambing, P2: pupuk kotoran sapi dan P3: pupuk kotoran ayam Faktor kedua dengan 3 taraf: V1: B1 thiamin, V2: B3 asam nikotinat dan V3: B6 piridoksin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kotoran sapi berpengaruh nyata terhadap parameter pertambahan jumlah tunas dan pertambahan jumlah daun. Jenis vitamin B kompleks B1 thiamin berpengaruh nyata terhadap parameter pertambahan jumlah tunas dan pertambahan jumlah daun. Terdapat interaksi antara perlakuan macam pupuk kotoran sapi dan jenis vitamin B kompleks terhadap parameter pertambahan jumlah tunas dan pertambahan jumlah daun. Budidaya tanaman durian dapat dilakukan menggunakan pupuk kotoran sapi dan vitamin B kompleks dengan dosis yang sesuai. Kata kunci: pupuk kotoran hewan, durian, vitamin B kompleks
ANALISIS PENDAPATAN PETANI JAGUNG DI DESA PINTU ANGIN KECAMATAN LAUBALENG KABUPATEN KARO Nana Trisna Mei Br Kabeakan; Wildani Lubis; Dian Retno Intan; Khairul Fahmi Purba; Juita Rahmadani Manik
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3153

Abstract

The income or profit earned by farmers is of course related to the costs incurred by farmers in managing their farming business and also the revenue earned by farmers. The purpose of this study was to find out how much corn farmers earn and to find out the feasibility of corn farming in Pintu Angin Village, Laubaleng District, Karo Regency. The number of respondents in this study amounted to 30 people. Data analysis uses the income formula and R/C ratio. The results showed that the average income of corn farmers with an average land area of 1.43 ha in Pintu Angin Village was Rp. 27,985,805 and the value of the R/C ratio is greater than 1, namely 2.31 so that farming in Pintu Angin Village, Laubaleng Subdistrict, Karo Regency is feasible to cultivate. INTISARIPendapatan atau keuntungan yang diperoleh oleh petani tentunya berkaitan dengan biaya yang dikeluarkan oleh petani dalam pengelolaan usahataninya dan juga penerimaan yang diperoleh oleh petani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa pendapatan petani jagung dan untuk mengetahui kelayakan usahatani jagung di Desa Pintu Angin Kecamatan Laubaleng Kabupaten Karo. Jumlah responden dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Analisis data menggunakan rumus pendapatan dan R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  rata-rata pendapatan petani jagung dengan luas lahan rata-rata 1,43 ha di Desa Pintu Angin sebesar  Rp. 27.985.805 dan nilai R/C ratio lebih besar dari 1 yaitu 2,31 sehingga usahatani di Desa Pintu Angin Kecamatan Laubaleng Kabupaten Karo layak untuk diusahakan.
PENGARUH KONSENTRASI POC NASI BASI TERHADAP PERTUMBUHAN BUNGA KERTAS ORANGE (Bougainvillea spectabilis) Nicko Andika Putra; Dini Hariyati Adam; Novilda Elzabeth Mustamu; Badrul Ainy Dalimunthe
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3336

Abstract

            Rice is rice (serelia) that has been boiled or cooked. In general, the color of rice is white if the rice used is white. Rice is a staple food for Indonesian people, because almost all regions in Indonesia consume rice as a staple food. The existence of stale rice is also often found in stalls selling rice besides in the household environment. Stale rice is usually given to livestock, and what is quite interesting is that stale rice is sometimes just thrown in the trash without any further processing, so that it gradually gives an unpleasant smelling effect to the environment and an unpleasant sight. This research will utilize stale rice that comes from the nearest community. There are three kinds of rice waste liquid fertilizer concentrations used, namely concentrations of 10%, 20% and 30% concentrations and there is a control. Fertilizer application is done 2 times a week and maintenance is done by watering every morning and evening with water. Observations were also made twice a week until they were 12 weeks old. The planting medium used to grow paper orange flowers (Bougainvillea spectabilis) is soil. Based on the results of researchers' observations of the height growth of the orange paper flower (Bougainvillea spectabilis) shoots, it is known that the application of various volumes of liquid organic fertilizer to the orange paper flower plants affects the growth of shoot height. Flower plants that experienced quite rapid growth of shoots occurred in P₃ plants with a concentration level of 30% with an average growth of 20.15 mm, while for concentrations of 10% and 20% were 18.94 mm and 19.17 mm, while for the control only 16.8 mm. Keywords: Stale Rice, Organic Fertilizer, Plants, Flowers.INTISARINasi adalah beras (serelia) yang telah direbus atau ditanak. Pada umumnya, warna nasi adalah putih bila beras yang digunakan adalah berwarna putih. Nasi merupakan makanan pokok bagi masyarat Indonesia, karena hampir semua wilayah di Indonesia adalah mengonsumsi nasi sebagai makanan pokoknya. Keberadaan nasi basi juga sering dijumpai di warung-warung penjual nasi selain di lingkungan rumah tangga. Nasi basi biasanya diberikan untuk ternak, dan yang cukup menarik perhatian nasi basi terkadang hanya dibuang begitu saja di tempat sampah tanpa ada pengolahan lanjutan hingga lambat laun memberikan efek bau yang kurang sedap pada lingkungan dan pemandangan yang tidak menyenangkan. Penelitian ini akan memanfaatkan nasi basi yang berasal dari masyarakat terdekat. Ada tiga macam konsentrasi pupuk cair limbah nasi yang digunakan  yaitu konsenrasi 10%, 20% dan konsentrasi 30% serta terdapat kontrol. Pemberian pupuk dilakukan 2 kali dalam seminggu dan pemeliharaan dilakukan dengan cara menyiram setiap pagi dan sore dengan air. Pengamatan juga dilakukan setiap satu minggu dua kali sampai berumur 12 minggu. Media tanam yang digunakan untuk menanam bunga kertas orange (Bougainvillea spectabilis) adalah tanah. Berdasarkan hasil pengamatan peneliti terhadap pertumbuhan tinggi tunas bunga kertas orange (Bougainvillea spectabilis) diketahui bahwa pemberian variasi volume pupuk organik cair kepada tanaman bunga kertas orange mempengaruhi pertumbuhan tinggi tunas. Tanaman bunga yang mengalami pertumbuham tunas cukup pesat terjadi pada tanaman P₃ dengan tingkat konsentrasi 30% dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 20,15 mm, sedangkan untuk konsentrasi 10% dan 20% adalah 18,94 mm dan 19,17 mm, sedangkan untuk kontrol hanya sebesar 16,8 mm. Kata Kunci : Nasi Basi, Pupuk Organik, Tanaman, Bunga
RESPON PERTUMBUHAN VEGETATIF TOMAT (Lycopersicum esculentum MILL.) TERHADAP APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR DAN PUPUK ANORGANIK Riana Jumawati; Marveldani Marveldani; Hilman Hidayat
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3212

Abstract

Tomatoes are one of the horticultural products that are widely used for household consumption and industrial raw materials. Organic cultivation of plants by utilizing natural materials such as the application of biofertilizers or biological fertilizers is an alternative that can be applied, because in addition to helping restore soil fertility. This study aims to determine the growth response of three varieties of organically cultivated tomato due to the application of biofertilizer and to determine the substitution of organic fertilizer in culture. The design used in this study was a Randomized Block Design (RAK). The treatments were arranged in a factorial manner with four replications. The first factor was 3 cauliflower cultivars consisting of Shinta, Jalu, and Karunia. The second factor is 100% chemical fertilizer (P0), 75% chemical fertilizer + 25% POC concentration (P1), 50% chemical fertilizer + 25% POC concentration (P2), 25% chemical fertilizer + 25% POC concentration (P3), and 100% POC with a concentration of 25% (P4), so there were 15 treatments with 3 replications. The data obtained were analyzed using the F test, if it was real, it was continued with the Least Significant Difference (BNT) test at the 5% level. Data analysis using STAR software. The results of this study indicate that the application of organic fertilizer has an effect on plant height and number of leaves.  IntisariTomat merupakan salah produk hortikultura yang bayak dimnafaatkan baik konsumsi rumah tangga maupun bahan baku industri. Budidaya tanaman secara organik dengan memanfaatkan bahan-bahan alami seperti aplikasi biofertilizer atau pupuk hayati merupakan salah satu alternatif yang dapat diterapkan, karena selain dapat membantu mengembalikan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tiga vaerietas tomat yang dibudidayakan secara organik akibat aplikasi biofertilizer dan mengetahui subtitusi pupuk organic dalam budaiay. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan disusun secara faktorial dengan empat ulangan. Faktor pertama yaitu 3 kultivar bunga kol yang terdiri dari Shinta, Jalu, dan Karunia. Faktor kedua yaitu yaitu 100% pupuk kimia (P0), 75% pupuk kimia+POC konsentrasi 25% (P1), 50% pupuk kimia+POC konsentrasi 25% (P2), 25% pupuk kimia+POC konsentrasi 25% (P3), dan 100% POC konsentrasi 25% (P4), sehingga terdapat 15 perlakuan dengan 3 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji F, jika nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Analisis data dengan menggunakan software STATISTIX. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik berpengaruh terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun serta penggunaan pupuk organik belum mampu untuk menggantikan pupuk anorganik.
ANALISIS PENGARUH HARGA, PENDAPATAN, SELERA KONSUMEN, DAN PENDIDIKAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MAKANAN OLAHAN SINGKONG (Studi Kasus pada Konsumen Makanan Olahan Singkong di Pasar Kuliner Desa Kerjan) Camelia Nur Ashilla Khoirunisa; Marlianasari Putri
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3382

Abstract

The tourism potential of Gunungkidul developed by the Al Mumtaz Integrated Islamic Boarding School through the Pasar Kuliner Desa Kerjan (PAKUDERJAN) is useful for accommodating the potential as well as the creativity of the surrounding community. One of the culinary delights sold at PAKUDERJAN is processed cassava food. To attract and increase visitors at PAKUDERJAN, knowledge of consumer behavior is needed to determine the direction of PAKUDERJAN's development. The purpose of this study was to determine the effect of price, income, consumer tastes, and education on purchasing decisions for processed cassava food. The approach used in this study is a qualitative approach with multiple linear regression analysis techniques with the help of SPSS version 25.0 for Windows software. The process carried out in multiple linear regression analysis is validity test, reliability test, coefficient of determination F test, and T test. The conclusion of this study is to mention that the variables of price, income, consumer tastes, and education do not have a significant influence on purchasing decisions. Keywords: Price, Consumer Taste, Purchase Decision, Cassava INTISARIPotensi wisata Gunungkidul yang dikembangkan oleh Pondok Pesantren Terpadu Al Mumtaz melalui Pasar Kuliner Desa Kerjan (PAKUDERJAN) bermanfaat untuk mewadahi potensi sekaligus kreatifitas masyarakat sekitar. Salah satu kuliner yang dijual di PAKUDERJAN adalah makanan olahan singkong. Untuk menarik sekaligus menambah pengunjung di PAKUDERJAN diperlukan pengetahuan tentang perilaku konsumen guna menentukan arah pengembangan PAKUDERJAN. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh harga, pendapatan, selera konsumen, dan pendidikan terhadap keputusan pembelian makanan olahan singkong. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 25.0 for Windows. Proses yang dilakukan pada analisis regresi linier berganda yaitu uji validitas, uji reliabilitas, koefisien determinasi uji F, dan uji T. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu menyebutkan bahwa variabel harga, pendapatan, selera konsumen, dan pendidikan tidak memiliki pengaruh signifikan kepada keputusan pembelian. Kata kunci: Harga, Selera Konsumen, Keputusan Pembelian, Singkong
PROSES PEMBERDAYAAN PADA KELOMPOK TARUNA TANI FLORY MELALUI PROGRAM CSR BANK INDONESIA (Studi Kasus Desa Tridadi, Sleman, DIY) Oyana Bella Lesmana; Nanik Dara Senjawati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3409

Abstract

This research aims to examine the empowerment process of Taruna Tani Flory Group in Bank Indonesia's Corporate Social Responsibility activities. The research method used is a qualitative method with a case study research type. The selection of informants was carried out purposively using main informants, key informants, and supporting informants. The data used are primary data and secondary data which are tested for data validity using source tringulation.  The results showed that the empowerment carried out in Bank Indonesia's CSR activities to Taruna Tani Flory Group had reached the empowerment stage. Keywords: Bank Indonesia, Farmer Group, Empowerment.. INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk Mengkaji proses pemberdayaan pada Kelompok Taruna Tani Flory.dalam kegiatan Corporate Social Responsibility Bank Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pemilihan informan dilakukan secara purposive dengan menggunakan informan utama, informan kunci, dan informan pendukung. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diuji keabsahan datanya menggunakan tringulasi sumber.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberdayaan yang dilakukan dalam kegiatan CSR Bank Indonesia kepada Kelompok Taruna Tani Flory telah mencapai tahap pendayaan. Kata kunci : Bank Indonesia, Kelompok Tani, Pemberdayaan
KARAKTERISTIK SIFAT KIMIA TANAH ULTISOL YANG DITANAMI SEMANGKA (Citrullus lanatus ) DI DESA GUNUNG SELAMAT KECAMATAN BILAH HULU KABUPATEN LABUHAN BATU Firman Alamsyah Lubis; Khairul Rizal; Yusmaidar Sepriani; Fitra Syawal Harahap
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3257

Abstract

This study aims to determine the chemical characteristics of ultisol soil planted with watermelon (Citrullus Lanatus) in Gnung Selamat Village, Bilah Hulu District, Labuhanbatu Regency. This study used a descriptive exploratory method in which the variable approach was carried out through land surveys in the field and supported by the results of soil analysis in the laboratory. The results of this study stated that in Ultisol control land soil texture was obtained, namely sandy clay, soil pH with acid criteria, C-organic and K-dd with very low criteria, N-total, P-total, P-available, CEC, with criteria low. In the watermelon planting area, soil texture was obtained, namely clay, soil pH with very acid criteria, C-organic, N-total, P-total, P available, CEC with low criteria, K-dd with very low criteria and Al saturation with medium criteria.INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sifat kimia tanah ultisol yang ditanami semangka (Citrullus lanatus) di Desa Gnung Selamat Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif yang pendekatan variabelnya dilakukan melalui survei lahan di lapangan dan didukung hasil analisis tanah di laboratorium. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada Ultisol lahan control diperoleh tekstur tanah yaitu liat berpasir, pH tanah dengan kriteria masam, C-organik dan K-dd dengan kriteria sangat rendah, N-total, P-total, P-tersedia, KTK, dengan kriteria rendah. Pada lahan penanaman semangka  diperoleh tekstur tanah yaitu liat, pH tanah dengan kriteria sangat masam, C-organik, N-total, P-total, Ptersedia, KTK dengan kriteria rendah, K-dd  dengan kriteria sangat rendah dan kejenuhan Al dengan kriteria sedang

Page 84 of 139 | Total Record : 1386