cover
Contact Name
Nurul Marfu'ah
Contact Email
nurulmarfuah@unida.gontor.ac.id
Phone
+6285336431175
Journal Mail Official
nurulmarfuah@unida.gontor.ac.id
Editorial Address
University Of Darussalam Gontor Gontor For Girls Campus 1, Sambirejo, Mantingan, Ngawi, East Java, Indonesia, 63257
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Pharmasipha
Core Subject : Health, Science,
Clinical Pharmacy; Biology Pharmacy; Natural Product Pharmacy; Drug, food and cosmetics analysis; Chemistry Pharmacy; and Islamization of Pharmacy
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2024): Maret" : 9 Documents clear
Hubungan penggunaan obat double anti nyeri pada swamedikasi gout artrhitis terhadap skala nyeri Sholihah, Sitta Hasanatin; Retnowati, Eko; Darto, Darto
Pharmasipha : Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : University Of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/pharmasipha.v8i1.9566

Abstract

Swamedikasi harus dilakukan sesuai dengan penyakit yang dialami. Pelaksanaannya harus memenuhi kriteria penggunaan obat yang rasional antara lain tepat obat, tepat dosis, tidak ada efek samping, tidak ada kontraindikasi, tidak ada interaksi obat, dan tidak ada polifarmasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan obat double anti nyeri pada swamedikasi gout arthritis terhadap skala nyeri. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian prospektif dengan teknik wawancara kepada responden untuk menggali data/informasi tentang masalah swamedikasi obat double anti nyeri pada penderita gout arthritis. Populasi yang digunakan adalah sebanyak 60 responden dengan jenis kelamin laki-laki maupun perempuan yang melakukan swamedikasi dengan tujuan untuk pengobatan gout arthritis. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SPSS dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian yang dilakukan, data analisis menggunakan uji Chi Square untuk nilai P value dari hubungan penggunaan obat double anti nyeri pada swamedikasi gout arthritis terhadap skala nyeri adalah 0,399 > 0,05 sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan.
Uji aktivitas antioksidan serum kombinasi ekstrak kulit udang vannamei (Litopenaeus vannamei) dan ekstrak batang tebu hijau (Saccharum officinarum) dengan metode DPPH Lady, Diana; Hasan, Rahmawaty; Ningsih, Venny Diah; Auliya, Risa Wahyu
Pharmasipha : Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : University Of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/pharmasipha.v8i1.10597

Abstract

Penggunaan antioksidan dapat mengatasi paparan radikal bebas sehingga menekan stress oksidatif. Antioksidan merupakan senyawa dengan molekul yang dapat memberikan elektronnya kepada molekul radikal bebas sehingga dapat memutus reaksi berantai dari radikal bebas. Serum adalah sediaan kosmetik yang memiliki konsentrat tinggi dengan kemampuan penetrasi lebih dalam untuk menghantarkan zat aktif ke dalam kulit, sehingga lebih efektif mengatasi paparan radikal bebas pada kulit. Kulit udang vannamei (Litopenaeus vannamei) dan batang tebu hijau (Saccharum officinarum) memiliki kandungan antioksidan yang baik. Tujuan penelitian ini adalah menentukan aktivitas antioksidan serum kombinasi ekstrak kulit udang vannamei dan ekstrak batang tebu hijau. Metode terdiri dari pembuatan 3 formula serum dengan variasi konsentrasi ekstrak kulit udang vannamei dan ekstrak batang tebu hijau dengan evaluasi sediaan terdiri dari uji organoleptik, pH, homogenitas, daya sebar dan viskositas. Uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH yang diukur dengan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 517 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serum antioksidan kombinasi ekstrak kulit udang vannamei dan ekstrak batang tebu hijau memenuhi evaluasi sediaan yang baik dengan uji organoleptik, nilai pH, homogenitas, daya sebar dan nilai viskositas yang memenuhi persyaratan sediaan serum yang baik. Adapun aktivitas antioksidan yang kuat terdapat pada formula 2 dengan nilai IC50 sebesar 53 ppm dan formula 1 dengan nilai IC50 57,9 ppm, serta formula 3 memiliki aktivitas antioksidan yang lemah dengan nilai IC50 sebesar 163 ppm.
Uji aktivitas antibakteri daun lakump (Cayratia trifolia L.) terhadap bakteri Staphylococcus haemolyticus ATCC 29970 secara in-vitro Tiara, Anastasia; Sianturi, Sister; Butar-Butar, Maria Elvina Tresia
Pharmasipha : Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : University Of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/pharmasipha.v8i1.10623

Abstract

Staphylococcus haemolyticus merupakan salah satu bakteri yang memiliki tingkat resistensi yang cukup tinggi terhadap beberapa jenis antibiotik. Hal ini menjadi alasan untuk mencari senyawa antimikroba baru dari sumber alami. Tumbuhan yang berpotensi sebagai senyawa antibakteri adalah tumbuhan lakump (Cayratia trifolia L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun lakump terhadap bakteri S. haemolyticus menggunakan metode difusi sumuran. Metode ekstraksi yang digunakan pada penelitian ini adalah maserasi. Pengamatan dilakukan terhadap diameter zona hambat yang terbentuk disekitar sumuran. Rata-rata diameter zona hambat yang terbentuk adalah, untuk konsentrasi 20% sebesar 7,37 mm, konsentrasi 30% sebesar 10,29 mm, dan konsentrasi 40% sebesar 11,23 mm, serta untuk kontrol positif antibiotik kloramfenikol sebesar 28,58 mm, sedangkan kontrol negatif DMSO 1% tidak terbentuk zona hambat. Hasil uji analisis data One Way-Anova menggunakan program SPSS 26 diperoleh hasil p-value (p<0.05), artinya terdapat aktivitas antibakteri dan perbedaan rata-rata diameter zona hambat antara ekstrak etanol daun lakump konsentrasi ekstrak 20%, 30%, dan 40% dengan kontrol positif dan negatif dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. haemolyticus.
Pengaruh puasa ramadhan terhadap kadar gula darah masyarakat diabetes mellitus tipe 2 di Denpasar Selatan Putri, Dhiancinantyan Windydaca Brata; Mirandinha Fortuna Sarmento Madeira, Angie; Adi Purwa Hita, I Putu Gede; Bakta, I Made
Pharmasipha : Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : University Of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/pharmasipha.v8i1.10711

Abstract

Puasa diartikan sebagai ibadah menahan diri atau berpantang makan, minum, dan segala hal yang membatalkannya dengan waktu berpuasa berkisar antara 11 jam hingga 18 jam setiap hari. Manfaat yang didapat saat berpuasa salah satunya yaitu untuk mengontrol gula darah. Diabetes mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan terjadinya hiperglikemia dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang dihubungkan dengan kekurangan secara absolut atau relatif dari kerja dan atau sekresi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh puasa terhadap GDA dan GDP pada pasien DM tipe 2 di lingkungan Kepaon. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian Quasi Eksperiment dengan desain rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Pengambilan sampel menggunakan Teknik Purposive sampling. Penelitian ini dilakukan lingkungan Kepaon selama bulan puasa ramadhan 2023. Sampel pada penelitian ini merupakan pasien yang menderita DM tipe 2 di lingkungan Kepaon. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji paired t-test dan uji Mann-Whitney, dimana menunjukkan hasil GDA dan GDP kelompok intervensi sebelum berpuasa dan setelah berpuasa mengalami penurunan dibandingkan dengan kelompok kontrol dengan nilai p-value>0.001. Hal ini dapat disimpulkan bahwa puasa Ramadhan dapat menurunkan kadar GDA dan GDP pasien DM tipe 2 dibandingkan dengan kelompok yang tidak berpuasa.
Analisis efektivitas biaya dan terapi terhadap kualitas hidup pasien diabetes mellitus type 2 rawat jalan di Rumah Sakit X, Jawa Tengah Artini, Kusumaningtyas Siwi; Listyani, Tiara Ajeng
Pharmasipha : Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : University Of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/pharmasipha.v8i1.10723

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan seumur hidup. Dalam perjalanan penyakitnya, apabila kadar gula darah tidak terkontrol dapat mengakibatkan komplikasi penyakit lain dan menurunnya kualitas hidup pasien. Bervariasinya obat antidiabetes yang dipergunakan dalam terapi dapat menimbulkan perbedaan efektivitas biaya terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengalisis efetivitas – biaya dan terapi antidiabetes terhadap kualitas hidup pada pasien rawat jalan di RS X di Jawa Tengah. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan rekam medis pasien rawat jalan diabetes mellitus tipe 2 dan data billing dari rumah sakit Data yang diperoleh kemudian disajikan secara deskriptif dan dihitung nilai ACER untuk 2 kelompok golongan obat yang paling banyak digunakan. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa 30 pasien menerima kombinasi Insulin Analog (Basal) + Insulin Analog (Prandial/ Premixed), dan 11 pasien menerima Insulin Analog (Basal/ Prandial/ Premixed). Persentase efektivitas terapi kombinasi Insulin Analog (Basal) + Insulin Analog (Prandial/ Premixed) lebih tinggi dibandingkan Insulin Analog (Basal/ Prandial/ Premixed) (83,33 vs 72,72). Nilai ACER Insulin Analog (Basal) + Insulin Analog (Prandial/ Premixed) (IDR Rp 1.150.155,97) lebih rendah dibandingkan Insulin Analog (Basal/ Prandial/ Premixed) (IDR 1.334.909). Berdasarkan tabel cost effectiveness, kombinasi Insulin Analog (Basal) + Insulin Analog (Prandial/ Premixed) lebih efektive sehingga pemberian kombinasi Insulin Analog (Basal) + Insulin Analog (Prandial/ Premixed) lebih cost effective dibandingkan Insulin Analog (Basal/ Prandial/ Premixed) dan efektivitas terapi memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas hidup pasien yang ditunjukkan dengan nilai p-value 0,001.
Pengaruh puasa ramadhan terhadap kadar lipid pada masyarakat hiperlipidemia di Denpasar Utara Putri, Dhiancinantyan Windydaca Brata; Meliani, Ni Putu Mitha; Aman, I Gusti Made; Maharianingsih, Ni Made
Pharmasipha : Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : University Of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/pharmasipha.v8i1.10743

Abstract

Puasa Ramadhan merupakan kegiatan menahan diri dari tidak makan dan minum dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Saat berpuasa terjadi perubahan pola makan, waktu makan, dan asupan makanan. Hal tersebut dapat memperbaiki kadar profil lipid yang terganggu atau sering disebut dengan hiperlipidemia. Hiperlipidemia adalah kondisi medis yang ditandai dengan peningkatan salah satu atau lebih dari lipid plasma, termasuk trigliserida, kolesterol, low-density lipoprotein (LDL) bersamaan dengan penurunan kadar high-density lipoprotein (HDL). Pengendalian Hiperlipidemia dapat dilakukan dengan berpuasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh puasa Ramadhan terhadap kadar lipid masyarakat yang menderita Hiperlipidemia di Denpasar Utara. Desain penelitian ini merupakan penelitian pra experimental menggunakan model One Group Pretest-Posttest. Penelitian ini melakukan pemeriksaan kadar kolesterol total, trigliserida, LDL dan HDL sebelum puasa Ramadhan dan satu bulan setelah Puasa Ramadhan. Hasil penelitian ini menunjukkan perubahan yang signifikan berupa penurunan pada kadar kolesterol total, Trigliserida dan LDL dengan nilai rerata berturut-turut sebagai berikut 203±25,983 mg/dl ke 194±25,074 mg/dl; 153,5± 43,308 mg/dl ke 108,5 ± 41,67 mg/dl; 132,5± 26,394 mg/dl  ke 115,5± 24,789 mg/dl dengan signifikansi p-value 0,001. Serta terjadi peningkatan pada kadar HDL dengan nilai rerata 43,5 ± 12,046 mg/dl ke 57±12,359 mg/dl dengan signifikansi p-value 0,001. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Puasa Ramadhan memberikan penurunan terhadap kadar kolesterol total, trigliserida dan LDL, serta peningkatan pada kadar HDL.
Evaluasi pengelolaan obat di balai kesehatan pesantren Dewi, Mahmud Carica; Wiedyaningsih, Chairun; Andayani, Tri Murti
Pharmasipha : Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : University Of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/pharmasipha.v8i1.11476

Abstract

Pengelolaan obat di balai kesehatan pesantren perlu dilakukan dengan baik, karena pengelolaan obat yang baik akan menjamin kelangsungan ketersediaan dan keterjangkauan pelayanan obat yang efisien, efektif dan rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan obat pada 3 kampus pesantren, berdasarkan indikator pengelolaan obat yang ditetapkan oleh Departemen Kesehatan RI, Pudjaningsih, dan World Health Organization. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif-evaluatif, dengan metode kuantitatif dan kualitatif, menggunakan data retrospektif tahun 2022 dan 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kesesuaian jenis obat yang tersedia dengan DOEN: 68%, rata-rata frekuensi kesesuaian pengadaan dengan kenyataan pakai semua item obat: 100%, rata-rata frekuensi pengadaan tiap item obat: rendah < 12x/tahun, rata-rata frekuensi kurang atau lengkapnya surat pemesanan atau surat kontrak: 0%, rata-rata frekuensi tertundanya pembayaran oleh klinik 0%, rata-rata kecocokan antara obat dengan kartu stock: 100%, rata-rata tingkat ketersediaan obat: 13,1 bulan, rata-rata presentase stock mati: 3%, rata-rata jumlah item obat perlembar resep: 2,8 item obat/lembar resep, rata-rata persentase peresepan dengan obat generik: 82%, rata-rata waktu yang digunakan untuk melayani resep: 335 menit untuk obat racikan, 6 menit untuk obat nor racik, rata-rata persentase obat yang dilabeli dengan benar: 100%, maka dapat disimpulkan bahwa pengelolaan obat pada 3 kampus pesantren secara keseluruhan sudah baik, hanya ada beberapa indikator yang belum sepenuhnya sesuai dengan indikator standar.
Studi pola administrasi penggunaan asetosal pada pasien stroke iskemik Almuhtarihan, Irsan Fahmi; Irianto, Jimmy Setiawan; Hasmono, Didik; Syifa, Nailis'
Pharmasipha : Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : University Of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/pharmasipha.v8i1.11623

Abstract

Stroke iskemik disebabkan oleh peristiwa trombotik atau emboli yang menyempitkan arteri sehingga menyebabkan penurunan aliran darah ke otak. Oleh karena itu, terapi antiplatelet digunakan untuk menghambat pembentukan tromboksan. Asetosal dianggap sebagai antiplatet lini pertama dan efektivitasnya sudah diketahui dengan baik, namun masih terdapat kebingungan dalam praktik klinis mengenai dosis optimal untuk pencegahan dan pengobatan stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pemberian asetosal pada pasien stroke iskemik di RSUD dr. RSUD Moh Saleh Probolinggo. Penelitian ini bersifat observasional dengan metode retrospektif pada pasien stroke iskemik pada bulan Januari 2021 sampai dengan Desember 2021. Asetosal digunakan sendiri pada semua pasien (20 pasien). Semua pasien diberikan asetosal 1x80 mg p.o. Peralihan terapi dari clopidogrel (1x75 mg) p.o ke acetosal (1x80 mg) p.o. ditemukan pada satu sampel.
Uji efektivitas kombinasi ekstrak rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata) dan minyak zaitun sebagai antijamur Pityrosporum ovale Marfu'ah, Nurul; Sulikhah, Novia Anggreani; Fajri, Mathla’il; Suciati, Anugerah
Pharmasipha : Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : University Of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/pharmasipha.v8i1.12317

Abstract

Indonesia memiliki iklim tropis dan kelembapan yang tinggi sehingga membuat potensi tumbuhnya ketombe yang disebabkan oleh jamur Pityrosporum ovale semakin tinggi. Lengkuas merah memiliki senyawa eugenol, sedangkan minyak zaitun memiliki senyawa fenolik yang berfungsi sebagai antifungi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas kombinasi ekstrak rimpang lengkuas merah dan minyak zaitun sebagai antijamur Pityrosporum ovale.  Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, proses esktraksi lengkuas merah menggunakan metode maserasi dengan pelarut n-heksan. Uji daya hambat pertumbuhan jamur Pityrosporum ovale dengan metode difusi menggunakan paper disc. Kombinasi ekstrak rimpang lengkuas merah dan minyak zaitun yaitu P1 (25%:75%), P2 (75%:25%), P3 (50%:50%), P4 (100%:0%), P5 (0%:100%), kontrol positif (ketoconazole 2%) dan kontrol negatif (DMSO 1%). Data berupa zona hambat dianalisis menggunakan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Pos-hoc LSD. Program statistic yang digunakan adalah SPSS 24.0 dengan taraf signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak n-heksan rimpang lengkuas merah dan minyak zaitun efektif sebagai antijamur Pityrosporum ovale (p < 0,05). Kombinasi ekstrak n-heksan rimpang lengkuas merah 75% dengan minyak zaitun 25% (P2) paling efektif sebagai antijamur Pityrosporum ovale dengan zona hambat 11,14 mm (kriteria hambat kuat).

Page 1 of 1 | Total Record : 9