cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Sahafa Journal of Islamic Communication
ISSN : 26223449     EISSN : 26224313     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 132 Documents
The Communication Effectiveness of Online Learning Tax Education in Makassar Utara Tax Office Riffat Khairi; Andi Alimuddin Unde; Tuti Bahfiarti
Sahafa Journal of Islamic Communication Vol 4, No 2 (2022): Sahafa : Journal of Islamic Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/sjic.v4i2.7381

Abstract

In early 2020, Indonesia and almost all countries worldwide faced the Covid-19 pandemic. The government issued a regulation to implement online learning activities in the education sector. Responding to the regulation, the Directorate General of Tax issued a policy stating that the dissemination activities can be done online. Effective communication is needed to fill the gap between information delivered by the dissemination officer and taxpayers' understanding. Therefore, the online tax education in the Makassar Utara Tax Office is required to be presented attractively to change the taxpayers' behaviors. The present study aims to analyze the communication effectiveness in online tax dissemination held by the Makassar Utara Tax Office. Conducted in the Makassar Utara Tax Office, this quantitative action research involved 105 taxpayers classified as high compliance risk, recruited using a probability sampling technique. The primary data were collected using a questionnaire, while the secondary data were gathered from literature and the Makassar Utara Tax Office reports. The study found that online learning communication in tax dissemination was very effective. Most taxpayers access tax-related information more than five times a year to fulfill their tax obligation. Most taxpayers stated that the online dissemination was presented attractively, clearly, and relevant to their tax-related needs.
Strategi Komunikasi Dalam Penegakan Disiplin di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 Bagus Setiawan; Mohamad Luthfi
Sahafa Journal of Islamic Communication Vol 4, No 1 (2021): Sahafa : Journal of Islamic Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/sjic.v4i1.6131

Abstract

Disiplin merupakan faktor utama eksistensi dan kemajuan Pondok Modern Darussalam Gontor di dunia pendidikan. Disiplin menjadikan segala aktifitas di Gontor berjalan sesuai dengan seharusnya. Namun, pada kenyataannya disiplin di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 mengalami penurunan yang signifikan dalam hal disiplin mulai tahun 2018 hingga 2020, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 dalam meningkatkan disiplin santri. Penelitian ini menggunakan 4 indikator untuk menyusun strategi komunikasi Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 dalam meningkatkan disimplin santri, yaitu mengenali sasaran komunikasi, pemilihan media komunikasi, tujuan pesan komunikasi, peran komunikator dalam komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data yang di gunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian ini terdiri dari 2 kategori informan, yaitu 2 staf pengasuhan santri, 2 staf bagian keamanan, 2 orang pengurus rayon bagian disiplin sebagai informan utama dan 2 santri sebagai informan pendukung. Peneliti menganalisis data dengan menggunakan model teknik analisis data lapangan miles dan huberman. Peneliti menggunakan metode triangulasi untuk menguji kredibilitas data. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi komunikasi Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 dalam meningkatkan disiplin, di lakukan melalui pengenalan terhadap komunikan dengan cara pemetaan berdasarkan latar belakang santri. Pemilihan media disesuaikan dengan tujuan pesan sehingga media yang digunakan seperti ht, buku blacklist, perkumpulan mingguan, tengko, banner, pesan yang disampaikan dalam bentuk tulisan, tulisan motivasi disiplin, pergerakan, aturan-aturan disiplin dapat disampaikan dengan baik. Penunjukan komunikator yang berperan sebagai penegak disiplin, adalah staf pengasuhan, keamanan, pengurus rayon yang dipilih berdasarkan integritas, akhlaq, dan nilai akademik yang mencukupi. Kendala pondok dalam meningkatkan disiplin adalah kurangnya kesadaran pengurus asrama sebagai figur teladan yang menegakan disiplin. Diharapkan, penelitian ini dapat berkontribusi dalam pengembangan ilmu komunikasi, khususnya strategi komunikasi Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 dalam meningkatkan kedisiplinan santri.
Strategi Komunikasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Pesantren dalam Meningkatkan Literasi Informasi Mahasantri Saepul Burhan; Yoka Pradana
Sahafa Journal of Islamic Communication Vol 4, No 2 (2022): Sahafa : Journal of Islamic Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/sjic.v4i2.7898

Abstract

AbstrakPerpustakaan Univeristas Darussalam (UNIDA) Gontor merupakan perguruan tinggi pesantren memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi informasi kalangan mahasantri. Data Perpustakaan UNIDAGontor menunjukkan bahwa literasi informasi di kalangan Mahasantri masih rendah, padahal telah dilakukan berbagai program untuk meningkatkan literasi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi Perpustakaan UNIDA Gontor dalam meningkatkan literasi informasi di kalangan mahasantri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara pada informan penelitian yang dipilih secara purposive sampling. Selain itu, data dikumpulkan dari observasi dan dokumentasi.Analisis data penelitian dilakukan dengan analisis data interactive model. Hasil penelitian menujukan bahwa strategi komunikasi Perpustakaan UNIDA Gontor dilakukan dengan mengenal khalayak, menentukan tujuan, mendesain pesan dan menentukan metode serta media yang digunakan. Mengenal khalayak dilakukan dengan menganalisis rendahnya kunjungan mahasantri ke perpustakaan. Tujuan komunikasi untuk meningkatkan literasi informasi, pesan yang digunakan mengunakan poster tokoh ulama’ penulis buku dengan sifat pesan persuasi. Saluran komunikasi yang digunakan adalah saluran komunkasi publik dalam bentuk seminar literasi dan sosialisasi literasi informasi di kegiatan OSPEK. Adapun media yang digunakan Perpustakaan menggunakan media cetak buletin dan media sosial instagram. Beberapa aspek dalam startegi komunikasi dilakukan dengan tepat, namun artikel ini menawarkan beberapa aspek yang perlu ditingkatkan dalam strategi komunikasi peningkatan literasi informasi dikalangan mahasantri.AbstractThe Darussalam University Library (UNIDA) Gontoris a boarding school that has an importantrolein improving information literacy among students. UNIDAGontor Library data showsthat information literacy among students is still low, even though various programs have been carried out to improve information literacy. Thisstudy aimsto determinethe communication strategy of the UNIDA Gontor Library in improving information literacy among students. The research method used is qualitative with case study design. Data collection techniques were carried out by interviewing research informants who were selected by purposive sampling. Data were collected from observation and documentation. Analysis of research data was carried out with interactive model data analysis. The results of the study indicate that the communication strategy of the UNIDA Gontor Library is carried out by knowing the audience, determining goals, designing messages and determining the methods and media used. Getting to know the audience is done by analyzing the low number of student visits to the library. The purpose of communication is to improve information literacy, the message used is to use posters of ulama figures, book authors with the nature of persuasive messages. The communication channel used is a public communication channel in the form of literacy seminars and information literacy socialization in OSPEK activities. The media used by thelibrary uses bulletin print media and Instagram social media. Some aspects of the communication strategy are carried out properly, but this article offers several aspects that need to be improved in the communication strategy to increase information literacy among students.
PERAN DA’I DALAM MENJAGA KELESTARIAN ALAM (Studi Kasus Penanggulangan Bencana Banjir di Desa Tempursari Kabupaten Madiun) Laily Bunga Laily Bunga Rahayu
Sahafa Journal of Islamic Communication Vol 4, No 1 (2021): Sahafa : Journal of Islamic Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/sjic.v4i1.5630

Abstract

                                                                                        AbstrakDesa Tempursari merupakan salah satu desa di kabupaten Madiun daerah rawan banjir karena pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya yang menyebabkan banjir dan pendakwah berperan untuk mengajak warga untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan ini merupakan dakwah berbasis lingkungan hidup ini sekaligus sebagai reaktualisasi dari ajaran Islam yang diwariskan, seiring dengan kompleksitasnya permasalahan lingkungan hidup dan berbagai masalah sosial. Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui implementasi dakwah berbasis lingkungan hidup melalui metode dakwah persuasif dan partisipatif ini merupakan studi kasus yang menggunakan metode dekskriptif kualitatif, data yang diperoleh melalui wawancara, observasi serta dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Secara implementatif dakwah berbasis lingkungan hidup di desa Tempursari melalui dakwah bil al-Lisan dan dakwah bil al-Hal. Selanjutnya seorang pendakwah melakukan transformasi melalui dakwah interaktif dalam kegiatan Focus Grup Discussion (FGD) untuk merealisasikan dalam bentuk keteladanan langsung. Dakwah partisipatif yang diurai dalam bentuk (1) Menjaga Kebersihan Lingkungan, (2) Membuat Tungku Pembakaran Sampah (3) Gerakan Peduli Lingkungan.Kata Kunci : Da'i, Dakwah, Peran Da’i, Kelestarian Alam. AbstractTempursari Village is one of the villages in Madiun district which is prone to flooding due to improper disposal of garbage which causes flooding and the role of preachers to invite residents to be more aware of the importance of protecting the environment. , along with the complexity of environmental problems and various social problems. The goal to be achieved is to determine the implementation of environment-based da'wah through persuasive and participatory da'wah methods. This is a case study using a qualitative descriptive method, the data obtained through interviews, observation and documentation. The analysis used is data reduction, data presentation, and drawing conclusions. In implementative environmental-based preaching in the village of Tempursari through preaching bil al-Lisan and preaching bil al-Hal. Furthermore, a preacher performs a transformation through interactive da'wah in Focus Group Discussion (FGD) activities to realize it in the form of direct modeling. Participatory da'wah is described in the form of (1) Maintaining Environmental Cleanliness, (2) Making Waste Burning Stoves (3) Environmental Care Movement.Keywords : Da'i, Da'wah, the Role of Da'i, Nature Conservation.
Komunikasi Lintas Agama Mahasiswa Unisri Surakarta Buddy Riyanto
Sahafa Journal of Islamic Communication Vol 4, No 2 (2022): Sahafa : Journal of Islamic Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/sjic.v4i2.7928

Abstract

Penelitian komuikasi lintas agama ini memilih obyek mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta karena memiliki mahasiswa dari berbagai latar belakang sosial budaya, etnis dan agama. Penelitian ini mendeskripsikan kehidupan beragama di kalangan mahasiswa, bagaimana mereka berkomunikasi dalam ranah formal diantara UKM Kerohanian dan secara informal pada level individu. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara terhadap informan terpilih secara purposive. Analisis dilakukan secara interaktif selama proses penelitian. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa di Unisri tidak terjadi komunikasi formal diantara ukm kerohanian. Komunikasi mahasiswa beda agama lebih bersifat interpersonal, berlangsung secara informal namun tidak membicarakan permasalahan agama, karena agama dipandang sebagai masalah pribadi yang tidak patut dibicarakan, kecuali diantara mahasiswa yang sudah sangat akrab dan berkepribadian terbuka. Hasil penelitian ini diharap memperkaya khasanah ilmu komunikasi, terutama komunikasi antarbudaya.
Dakwah Sebagai Model Komunikasi Gontor TV Dalam Menanamkan NIlai-Nilai Pendidikan Pesantren Mohammad Luthfi; Ilham Baheramsyah
Sahafa Journal of Islamic Communication Vol 4, No 1 (2021): Sahafa : Journal of Islamic Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/sjic.v4i1.6048

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi Gontor TV dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan pesantren. Penelitian dilaksanakan menggunakan studi deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di Gontor TV dengan informan pendiri, CEO dan Kepala Bagian Produksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Verifikasi data menggunakan triangulasi metode dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Gontor TV dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan pesantren melalui konten-konten dakwah yang tersedia di situs Youtube. Para penyiar Gontor TV adalah para asatidz dan santri yang memiliki keterampilan komunikasi. Media yang digunakan dalam menyampaikan konten dakwah adalah Youtube. Seluruh konten Gontor TV bermuatan dakwah yang dikemas dalam nilai-nilai pendidikan pesantren. Audiens Gontor TV adalah masyarakat Islam, khususnya penggelut bidang dakwah dan pendidikan. Penelitian ini memberikan kontribusi positif dalam kajian ilmu komunikasi khususnya Gontor TV dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan pesantren. Da’wah As Communication Model of Gontor TV In Instilling Islamic Boarding School ValuesAbstractThis research aims to determine the communication strategy of Gontor TV in instilling the values of Islamic boarding school education. The research was conducted using a qualitative descriptive study. The research location was conducted in Gontor TV with the founder, the CEO, and the Head of the Production Department as the informants. Data collection techniques are undertaken by observation, documentation, and interviews. Data analysis used Miles and Huberman's model, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data verification used method and source triangulation. The results showed that the communication strategy of Gontor TV in instilling the values of Islamic boarding school education through da'wah content available on the Youtube site. The broadcasters of Gontor TV are asatidz and santri who have communication skills. The media used in delivering da'wah content is Youtube. All Gontor TV content contains da'wah which is packaged in the values of Islamic boarding school education. Gontor TV's audience is an Islamic community, especially those who work in the fields of da'wah and education. This research makes a positive contribution to the study of communication science, especially Gontor TV in instilling the values of Islamic boarding school education.
Komunikasi Interpersonal Majelis Pembimbing Koordinator Harian Terhadap Santri Dalam Menegakkan Disiplin Kepramukaan Pondok Modern Darussalam Gontor 2 Alfed Basam Wajdi; Rila Setyaningsih
Sahafa Journal of Islamic Communication Vol 4, No 1 (2021): Sahafa : Journal of Islamic Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/sjic.v4i1.6982

Abstract

            Disiplin dalam dunia pendidikan merupakan hal yang sangat penting di kembangkan pada setiap lembaga pendidikan. Termasuk dalam disiplin kepramukaan di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2. Dalam proses pengembangn disiplin diperlukan komunikasi interpersonal yang terdiri dari keterbukaan (openess), empati (empathy), sikap mendukung (supportive-ness), sikap positive (positiveness), dan kesetaraan (equality). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi interpersonal majelis pembimbing koordinator harian terhadap santri dalam menegakkan disiplin kepramukaan di Pondok Modern Darussalam Gontor 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analiysis interactive model menurut Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal antara Staff Kepramukaan dengan santri dalam pendisiplinan kepramukaan di PMDG Kampus 2 dilakukan sebagai berikut: a) Sikap keterbukaan ditunjukkan dengan penyampaian permasalahan santri dengan keseluruhan tanpa ada yang di sembunyikan, b) Sikap empati ditunjukkan dengan sikap menahan diri untuk langsung mengevaluasi, menilai, menafsirkan, dan mengkritik dan bisa merasakan apa yang sedang dirasakan komunikan, c) Sikap mendukung ditunjukkan dengan staff mabikori yang mendengarkan kepastian atau penjelasa anak terlebih dahulu tanpa langsung mengevaluasi, maka mereka berperan penting dalam pelaksanaan komunikasi interpersonal tersebut, d) Sikap positif menyatakan sikap positif kepada anak didik untuk menyalurkan sifat-sifat positif dalam diri santri, e) Kesetaraan ditunjukkan dengan saling menghargai satu dama lain, dan memahami posisi amanat Staf Mabikori dalam menegakkan disiplin kepramukaan. 
The Effectiveness Of Inquiry Learning Communication On Student Learning Outcomes At Smpn 2 Makassar Evi Nurfawali Asbar; Tuti Bahfiarti; Muhammad Farid
Sahafa Journal of Islamic Communication Vol 4, No 2 (2022): Sahafa : Journal of Islamic Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/sjic.v4i2.7923

Abstract

AbstractThetransition from onlineto offlinelearning occurred during the covid-19 pandemic; this madestudents need time to adapt to the learning process. Therefore, innovation in learning is needed, especially in science subjects, where teachers can choose the suitable learning method; one method that can be used is the inquiry learning method. Thisstudy aimsto: (1) analyzetheeffectiveness of inquiry learning communication on student learning outcomes in science subjects in public junior high school 2 Makassar, and (2) analyze the effect of inquiry learning communication on student learning outcomes in science subjects in secondary schools. The first istheland of 2 Makassar cities. The method used in thisstudy is quantitative with a descriptive correlation approach. The sample in this study amounted to 144 class VIII students with the cluster random sampling technique. The data collection technique used a closed questionnaire with a Likert scale. The results showed that (1) the effectiveness of inquiry learning communication affected student learning outcomes in science subjects at public junior high school 2 Makassar. There is a change in student behavior due to the stimulus carried out by the teacher during the learning process, and (2) There is a positive and significant influence of inquiry learning communication on student learning outcomes. The simple linear regression analysis results show the R Square value of 0.380. This shows that the effect of variable X (effectiveness of inquiry learning communication) on variable Y (student learning outcomes) is 38.0%. AbstrakMasa transisi pembelajaran daring menjadi luring terjadi saat pandemi covid-19, hal ini membuat peserta didik membutuhkan waktu untuk beradaptasi kembalidalam prosespembelajaran. Maka dari itu, dibutuhkan adanya inovasi dalam pembelajaran terutama pada pelajaran IPA (Ilmu pengetahuan Alam), dimana guru bisa memilih metode pembelajaran yang sesuai, salah satunya yaitu metode pembelajaran inkuiri.Adapun tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk: (1) menganalisis efektivitas komunikasi pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran IPA di SMPN. 2 kota Makassar, dan (2) menganalisis pengaruh komunikasi pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran IPA di SMPN. 2 kota Makassar. Adapun Metode yang dapat digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan penelitian deskriptif correlation. Sampel penelitian ini berjumlah 144 siswa kelas VIII dengan teknik cluster random sampling. Teknik dalam mengumpulkan data menggunakan angket tertutup dengan skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Efektivitas komunikasi pembelajaran inkuiri berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran IPA di SMPN 2 kota Makassar. Dapat dilihat bahwa terdapat perubahan perilaku peserta didik yang diakibatkan karena adanya stimulus yang dilakukan oleh komunikator(guru) pada proses pembelajaran yang berlangsung, dan (2) ada pengaruh positif dan signifikan komunikasi pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil uji analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa nilai R Square adalah sebesar 0,380. Hal ini menunjukkan ada pengaruh efektivitas komunikasi pembelajaran inkuiri (Variabel X) terhadap hasil belajar siswa (variabel Y) dengan nilai sebesar 38,0%.
Manajemen komunikasi Biro Alumni dan Kerjasama Universitas Darussalam Gontor Dalam Melaksanakan Tracer Study Syaiful Ulum; Rila Setyaningsih
Sahafa Journal of Islamic Communication Vol 4, No 1 (2021): Sahafa : Journal of Islamic Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/sjic.v4i1.6050

Abstract

 Tracer study merupakan hal yang wajib dilaksanakan oleh setiap perguruan tinggi untuk mengetahui informasi tentang lulusan. Pelaksanan tracer study dilakukan 2-3 tahun setelah lulus dari perguruan tinggi. Tracer study di Universitas Darussalam Gontor pada tahun 2014 -2017 dilaksanakan oleh masing-masing program studi dan belum pada tingkat perguruan tinggi. Pada tahun 2020 sudah dilakukan tracer study pada tingkat perguruan tinggi dan bekerjasama dengan masing-masing program studi untuk mendata lulusan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen komunikasi pelaksanaan tracer study di Universitas Dasrussalam Gontor. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui tiga teknik koleksi data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, kategorisasi, sintesisasi, dan menyusun hipotesis kerja. Keabsahan data menggunakan triangulasi metode dan sumber Hasil penelitian menunjukan bahwa tracer study di UNIDA Gontor belum sesui dengan standar tracer study Ditjen Bemawa Ristekdikti. Mulai tahun  2020 metode pelaksanaan tracer study di UNIDA Gontor mulai disesuaikan dengan standar Ditjen Belmawa Ristekdikti. Biro Alumni UNIDA Gontor melalui Student and Alumni Development Center telah melakukan manajemen komunikasi dalam pelaksanaan tracer study meskipun belum dilaksanakan secara optimal. 1) Mendefinisikan masalah sebagai dasar dalam pelaksanaan tracer study mulai tahun 2020 yaitu tracer study yang selama ini dilakukan belum sesuai standar Ditjen Belmawa Ristekdikti. 2) Dalam merencanakan kegiatan tracer study, SADC menyusun kosioner yang bersisi tentang pertanyan-pertanyaan untuk mengetahui kondisi lulusan yang kemudian di upload dalam google form, unida Gontor sudah memiliki sistem tracer study berbasis website tetapi belum siap untuk digunakan. 3) Melakukan tindakan aksi dan berkomunikasi dilakukan melalui sosialisasi program tracer study  kepada pimpinan dan para penanggung jawab tracer study masing-masing prodi, termasuk koordinasi dengan BAAK dan PPTIK, 4) Evaluasi program sebatas pada menerima masukan-masukan  dari penanggung jawab tracer study masing-masing prodi.
Strategi Komunikasi Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Hj.Anna Lasmanah dalam Menurunkan Angka Drop Out Pasien Selama Pandemi Covid 19 Yovi - Andriani; S Bekti Istiyanto; Nuryanti Nuryanti
Sahafa Journal of Islamic Communication Vol 5, No 1 (2022): Sahafa : Journal of Islamic Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/sjic.v4i1.7380

Abstract

iasaan Baru (AKB). Situasitersebut menjadikan kepanikan/kewaspadaan secara massif, termasuk di Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara karena menjadikan angka DO (Drop Out) pasien Rehab Medik (pasien Instalasi Rehabilitasi Medik) meningkat tajam dan atau jumlah kunjungan pasien yang terapi menurun drastis. Untuk itulah, strategi komunikasi menjadi hal yang sangat penting guna menanggulangi permasalahan ini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Peneliti melakukan observasi mendalam pada Instalasi Rehabilitasi Medik dengan data yang diperoleh melalui wawancara informan. Pemilihan informan dengan purposivesampling untuk memperoleh informasi mengenai karakteristik pasien Rehabilitasi Medik. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah studi kasus yang bertujuan untuk menjelaskan satu atau sejumlah keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Hj. Anna Lasmanah menerapkan strategi GERAI JAMU YU DARMI (Gerakan Ramah Anak & Geriatri Untuk Jaga Mutu Maka Mayuh Daftar Mriki) yang merupakan pendaftaran mandiri di Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Hj. Anna Lasmanah yang bisa langsung dikunjungi pasien yang akan menjalani terapi, tanpa melewati pendaftaran umum rawat jalan, sehingga memangkas waktu tunggu dan kemungkinan adanya cidera bagi pasien. Komunikator yang dipilih tepat dengan SDM yang kompeten, selain itu sosialisasi melalui media sosial juga cukup efektif memberi pemahaman kepada khalayak akan adanya inovasi di Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Hj. Anna Lasmanah. Rangkaian proses dalam inovasi GERAI JAMU YU DARMI sejalan dengan tujuan strategi komunikasi yaitu memberitahu (announcing); memotivasi (motivating); mendidik (educating; menyebarkan informasi (informating); dan mendukung pembuatan keputusan (Supporting Decision Marketing).

Page 6 of 14 | Total Record : 132