cover
Contact Name
Muhammad Ihsan
Contact Email
ihsan@iainpalopo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.iqro@iainpalopo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
IQRO: Journal of Islamic Education
ISSN : 26222671     EISSN : 26223201     DOI : -
Core Subject : Education,
IQRO: Journal of Islamic Education is a peer-reviewed scholarly online journal. The IQRO is published twice in July and December. IQRO welcomes every paper on Islamic education and applications in the domain of islamic education: original theoretical work, literature review, research reports, curriculum, learning e
Arjuna Subject : -
Articles 329 Documents
Evaluasi Pembelajaran di Program Studi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo dengan Model Evaluasi CIPP Hasriadi Hasriadi; Andi Arif Pamessangi; Magfiratul Husna; Armiyanti Armiyanti
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v7i2.6554

Abstract

Kesenjangan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia sering muncul karena ketidaksesuaian antara proses pembelajaran dan perencanaan kurikulum, serta terbatasnya metode dan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi program pembelajaran PAI di IAIN Palopo dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode penelitian mengadopsi pendekatan campuran dengan instrumen angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data diperoleh dari dosen, mahasiswa, perangkat, dan fasilitas pembelajaran. Hasil menunjukkan ketersediaan perangkat pembelajaran dan integrasi hasil penelitian ke materi ajar masih belum optimal. Kompetensi dan metode pengajaran dosen dinilai baik, namun masih terdapat kendala infrastruktur seperti akses internet terbatas dan ruang kelas yang kurang memadai. Model evaluasi CIPP memberikan gambaran komprehensif terhadap faktor-faktor yang memengaruhi kualitas pembelajaran PAI. Temuan ini menjadi dasar perbaikan berkelanjutan pada kurikulum, metode, dan fasilitas untuk meningkatkan mutu pendidikan di IAIN Palopo.
Menerapkan Prinsip Komunikasi Terapeutik dalam Supervisi Pendidikan untuk Menciptakan Lingkungan Kerja yang Positif Syifa Fauziah El Abida; Ahmad Jubaedi; Agus Gunawan; Supardi
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i2.8329

Abstract

Supervisi pendidikan di Indonesia masih didominasi oleh pendekatan inspektif-evaluatif yang menimbulkan tekanan psikologis pada guru dan menghambat pengembangan profesional berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan prinsip komunikasi terapeutik dalam supervisi pendidikan dan dampaknya terhadap terciptanya lingkungan kerja yang positif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka melalui kajian sistematis terhadap literatur akademik yang dipublikasikan tahun 2021-2025 untuk artikel dan buku-buku di 10 tahun terakhir yang diperoleh dari berbagai basis data seperti Google Scholar, ERIC, ProQuest, dan portal jurnal nasional terakreditasi. Analisis data dilakukan dengan teknik content analysis tematik untuk mengidentifikasi, mengkategorisasi, dan mensintesis tema-tema utama terkait komunikasi terapeutik dalam supervisi. Hasil penelitian mengidentifikasi lima prinsip inti komunikasi terapeutik yang dapat dioperasionalisasikan dalam tahapan supervisi klinis: empati, mendengarkan aktif, kejujuran terapeutik, penerimaan tanpa syarat, dan konkretisasi masalah. Penelitian menemukan tiga mekanisme psikologis bagaimana komunikasi terapeutik memfasilitasi psychological safety: pengurangan ancaman perseptual, pembangunan kepercayaan interpersonal, dan normalisasi kegagalan sebagai pembelajaran. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik mentransformasi dinamika supervisi dari hierarkis-defensif menjadi kolaboratif-konstruktif, dengan supervisor mampu memberikan feedback jujur namun tetap supportive melalui diferensiasi evaluasi perilaku dari evaluasi personal. Faktor pendukung implementasi meliputi kompetensi emotional intelligence supervisor, alokasi waktu memadai, dan budaya organisasi yang developmental, sementara hambatan utama adalah beban kerja berlebihan, keterbatasan kompetensi komunikasi, dan budaya hierarkis. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model supervisi komunikatif-terapeutik yang mengintegrasikan person-centered theory dengan clinical supervision cycle, memperkaya literatur supervisi pendidikan dengan dimensi humanistik dari disiplin psikologi konseling, serta menawarkan kerangka operasional untuk transformasi praktik supervisi menuju pendekatan yang lebih humanis dan berorientasi pengembangan profesional berkelanjutan.
Entrepreneurship dalam Perspektif Islam: Konsep, Nilai, dan Implementasi Pendidikan Agussalim, Agussalim; Wardana, Wardana; Aminullah, Aminullah
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.7555

Abstract

Pendidikan Islam tidak hanya bertujuan membentuk insan yang beriman dan berakhlak mulia, tetapi juga relevan dalam membangun jiwa kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan Islam dalam perspektif kewirausahaan, mengidentifikasi nilai-nilai Islam yang mendukung pengembangan entrepreneurship, serta menjelaskan implementasinya dalam membentuk karakter wirausaha. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data diperoleh dari literatur ilmiah, Al-Qur’an, hadis, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam mengandung prinsip-prinsip kewirausahaan seperti kejujuran, kerja keras, tanggung jawab, dan kreativitas. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam ajaran Islam dan dapat diintegrasikan dalam pendidikan formal maupun nonformal. Implementasi pendidikan Islam dalam membentuk karakter wirausaha dilakukan melalui strategi integrasi kurikulum, keteladanan, serta pembinaan praktik kewirausahaan berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam memiliki potensi besar dalam membentuk wirausahawan yang tidak hanya kompeten secara ekonomi, tetapi juga beretika dan bertanggung jawab secara moral dan spiritual.
Metode Pembinaan Muhadharah dalam Meningkatkan Profesionalitas Dakwah Santri di Pondok Pesantren Kabupaten Bandung Sadikin, Angga Ali; Sobari
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.7790

Abstract

Penelitian ini bertujuan menelaah efektivitas pelaksanaan program pembinaan Muhadharah dalam meningkatkan profesionalitas dakwah santri di Pondok Pesantren Al-Muqorrobin. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengajar, pembina, dan santri peserta program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Muhadharah dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan persiapan materi, latihan presentasi, dan evaluasi. Meskipun terdapat kendala seperti mentalitas santri, penguasaan materi, dan keterbatasan keterampilan komunikasi, program ini berdampak positif terhadap peningkatan kepercayaan diri, kemampuan berbicara, dan profesionalitas dakwah santri. Faktor pendukung utama meliputi komitmen pengajar, fasilitas yang memadai, serta antusiasme santri, sedangkan faktor penghambatnya adalah pengalaman berbicara yang terbatas dan perbedaan tingkat pemahaman materi. Secara keseluruhan, pembinaan Muhadharah terbukti efektif dalam mengembangkan kompetensi dakwah santri melalui pendekatan sistematis dan latihan berkelanjutan
Upaya Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur'an Braille pada Peserta Didik Tunanetra di SLBN Kabupaten Kuningan Iman Imanudin; Fajar Indra Septiana
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.7898

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam upaya guru dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an Braille pada peserta didik tunanetra kelas IV di SDLB SLBN Bina Insani, Kabupaten Kuningan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi kelas yang berkelanjutan, wawancara mendalam dengan satu guru dan dua peserta didik tunanetra, serta dokumentasi proses pembelajaran selama 12 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembelajaran sistematis melalui metode drill, pendekatan individual, serta pemanfaatan media khusus seperti mushaf Braille, reglet, stylus, dan papan taktil. Analisis data mengungkap adanya peningkatan kemampuan membaca yang signifikan, ditandai dengan penguasaan 23 dari 28 huruf hijaiyah oleh peserta didik low vision dan pengenalan konsisten 18 huruf oleh peserta didik totally blind. Kolaborasi intensif antara guru dan orang tua turut memperkuat kontinuitas pembelajaran melalui pemantauan rutin dan dukungan emosional. Kendati terdapat keterbatasan media dan waktu pembelajaran, peran guru sebagai fasilitator, motivator, dan komunikator terbukti efektif dalam mendorong perkembangan literasi Al-Qur'an Braille. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi penguatan praktik pedagogis dalam pendidikan agama Islam bagi peserta didik berkebutuhan khusus serta menawarkan implikasi bagi penerapan strategi pendidikan inklusif yang lebih adaptif.
Gimkit-Based Learning Model on the Learning Outcomes of Akidah Akhlak of Class VIII Students of MTs Nurul Islam Sekarbela Mataram Aisyah; Muhammad Bayu Lutfi
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.7972

Abstract

Student learning outcomes, particularly in the subject of Akidah Akhlak, need to be improved by applying more varied and non-monotonous learning models. One such model that can be implemented is the game-based learning model. The aim of this study is to determine the effect of the game-based learning model on the learning outcomes in Akidah Akhlak among eighth-grade students of MTs Nurul Islam Sekarbela Mataram in the 2024/2025 academic year. This research uses a quantitative approach with a quasi-experimental type. The research design employed is a pretest-posttest control-group design. The study was conducted by comparing two classes: a control class and an experimental class. The sample was selected using the cluster random sampling technique, with a total of 62 students in both the control and experimental groups. Data were collected using a multiple-choice test consisting of 25 questions. Final data analysis was performed using independent sample t-test at a significance level of 5% (0.05). Based on the results of the hypothesis test, the obtained significance value (2-tailed) was 0.009, which is smaller than 0.05 (0.009 < 0.05). This means that H ₁ is accepted and H ₀ is rejected, indicating that there is a significant effect of the game-based learning model on the Akidah Akhlak learning outcomes of eighth-grade students at MTs Nurul Islam Sekarbela Mataram in the 2024/2025 academic year.
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Inklusif: Sebuah Strategi untuk Mencegah Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Sekolah Dasar Yahya, Amri; Kuswantoro
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8062

Abstract

Kekerasan seksual adalah masalah serius dan sensitif yang memerlukan perhatian dan tindakan dari lintas sektor, termasuk di sekolah dasar. Pembelajaran PAI berbasis inklusif memiliki potensi yang signifikan dalam mencegah kekerasan seksual pada anak di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi potensi nilai-nilai inklusif Islam dalam dalam konteks pendidikan seksual dan perlindungan diri serta merancang pembelajaran PAI berbasis Inklusif untuk mencegah kekerasan seksual tehadap anak di tingkat sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan pada penelitian adalah pendekatan mixed method dengan desain eksperimen. Subyek utama pada penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Madusari 03. Hasil penelitian menunjukkan modul Pendidikan Agama Islam berbasis inklusif efektif meningkatkan pengetahuan, sikap protektif, dan keterampilan sosial siswa sekolah dasar dalam pencegahan kekerasan seksual. Skor rata-rata pretest–posttest naik dari 5,55 menjadi 5,75, sedangkan jawaban esai menunjukkan pemahaman lebih mendalam tentang batas tubuh pribadi, keberanian menolak perilaku tidak pantas, dan kesiapan melapor. Observasi dan wawancara mengungkap siswa lebih aktif, inklusif, serta guru dan kepala sekolah mendukung modul sebagai inovasi preventif sekolah ramah anak.
Penerapan Gagasan Filsafat Progresivisme Pada Kurikulum Merdeka Arfin Nugraha; Ainul Muhlisa; Nisrina Hani Fakhitah; Qoimatus Sa’diah Budiarti
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan gagasan filsafat progresivisme dalam Kurikulum Merdeka sebagai upaya pembaharuan pendidikan di Indonesia. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif dengan studi literatur terhadap kebijakan, dokumen kurikulum, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Analisis dilakukan dengan mengkaji prinsip utama progresivisme, seperti pembelajaran berpusat pada peserta didik, pengalaman langsung, pengembangan kreativitas, dan pembelajaran kontekstual, kemudian dibandingkan dengan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka sejalan dengan gagasan progresivisme melalui penekanan pada diferensiasi pembelajaran, kebebasan guru dalam mengembangkan perangkat ajar, serta penguatan Profil Pelajar Pancasila sebagai orientasi utama pendidikan. Selain itu, penerapan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) dan pendekatan tematik integratif membuktikan adanya kesinambungan antara teori progresivisme dan praktik pendidikan. Kesimpulannya, penerapan filsafat progresivisme dalam Kurikulum Merdeka mampu meningkatkan relevansi pendidikan dengan kebutuhan zaman, mendorong kemandirian belajar, serta membentuk peserta didik yang adaptif, kreatif, dan berkarakter. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi penelitian selanjutnya dalam mengembangkan model implementasi kurikulum berbasis filsafat pendidikan yang lebih aplikatif.
Pendidikan Agama Islam Berwawasan Multikultural Dalam Menanamkan Toleransi Beragama Siswa Fauziah, Yulida; Sri Wahyuni; Rika Haulina; Opik Taupik Kurahman
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai multikultural berbasis pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang bermuatan toleransi, serta menggambarkan sikap toleransi siswa di SMP Negeri 1 Pagaden Kabupaten Subang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran PAI tercermin melalui apresiasi terhadap pluralitas budaya, pengakuan terhadap hak asasi manusia, dan pengembangan tanggung jawab sosial. Sikap toleransi siswa tampak melalui kemampuan hidup rukun di tengah perbedaan tanpa membeda-bedakan agama maupun budaya. Penanaman nilai-nilai multikultural dalam PAI berperan penting dalam membentuk karakter siswa yang inklusif dan menghargai keberagaman. Keterbatasan penelitian ini terletak pada ruang lingkup yang sempit, sehingga disarankan penelitian berikutnya dilakukan pada konteks sekolah yang lebih beragam.
Implementasi Konsep Khalifah Fil-Ard Sebagai Landasan Pengembangan Green Skill Siswa Sekolah Dasar Amelia, Nina; Mardliyah, B. Siti; Bella, Sinta; Kurahman, Opik Taupik
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi konsep Khalifah fil Ardh sebagai landasan pengembangan green skill pada siswa sekolah dasar dalam perspektif pendidikan Islam. Nilai Khalifah fil-Ard dipahami sebagai landasan teologis yang menegaskan tanggung jawab manusia untuk menjaga, mengelola, dan memelihara bumi sebagai amanah dari Allah SWT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif serta jenis penelitian kepustakaan (library research), melalui kajian terhadap buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan dengan metode content analysis untuk menemukan keterkaitan antara nilai khalifah sebagai dasar moral-spiritual dengan pembentukan keterampilan ekologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Khalifah fil-Ard memiliki hubungan erat dengan penguatan karakter peduli lingkungan yang diwujudkan melalui green behaviour, ecoliteracy, dan green education untuk terciptanya green skill pada pribadi siswa yang ditera. Nilai tersebut dapat diimplementasikan dalam pendidikan dasar melalui  perilaku ramah lingkungan, seperti pembiasaan kebersihan, pemilahan sampah, konsumsi bijak, dan pengolahan limbah.Integrasi nilai spiritual Islam dengan pembelajaran lingkungan mampu membentuk karakter ekologis siswa serta mengembangkan keterampilan hijau yang berorientasi pada keberlanjutan hidup. Dengan demikian, pendidikan berbasis nilai Khalifah fil Ardh menjadi strategi efektif dalam mencetak generasi muslim yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki kompetensi ekologis sesuai tuntunan Islam.