cover
Contact Name
Muhammad Ihsan
Contact Email
ihsan@iainpalopo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.iqro@iainpalopo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
IQRO: Journal of Islamic Education
ISSN : 26222671     EISSN : 26223201     DOI : -
Core Subject : Education,
IQRO: Journal of Islamic Education is a peer-reviewed scholarly online journal. The IQRO is published twice in July and December. IQRO welcomes every paper on Islamic education and applications in the domain of islamic education: original theoretical work, literature review, research reports, curriculum, learning e
Arjuna Subject : -
Articles 329 Documents
Perkembangan Keberagamaan Peserta Didik di Sekolah Dasar Miftahul Hakiki, Kiki; Habibah Nur Azizah; Miftah Falah Udwi Syarfiah; Opik Taupik Kurahman
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kajian literature terkait perkembangan keberagamaan peserta didik pada jenjang pendidikan Sekolah Dasar terkait bagaimana tahapannya, apa saja yang mempengaruhinya, serta bagaimana peran guru dalam pengembangan keberagamaan peserta didik dan apa yang menjadi tantangan dalam pengembangannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Systematic Literature Review. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa peserta didik usia sekolah dasar (7–12 tahun) melewati dua fase, yaitu masa tamyiz dan amrad, yang menuntut pendekatan keberagamaan sesuai dengan karakteristik usia mereka. Hasil penelitian juga menegaskan pentingnya peran guru dalam menanamkan nilai-nilai religiusitas melalui kegiatan rutin seperti shalat dhuha, membaca doa sebelum belajar, serta hafalan surat pendek. Nilai-nilai keagamaan yang ditanamkan meliputi aqidah, akhlak, kedisiplinan, dan kejujuran. Pembiasaan dan penanaman nilai tersebut menjadi dasar penting dalam mengembangkan sikap serta perilaku keberagamaan peserta didik secara berkelanjutan.
Paradigma Twin Towers sebagai Model Integrasi Keilmuan dalam Perspektif Al-Ghazali dan Syed Naquib al-Attas Pranita, Adelia Yuli; Irma Nur Setyani; Nuriyatul Khanifah; Tabriz Nur Imami; Davina Keisya Shera Putri; Lailatul Maghfiroh; Abd. Muqit
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8447

Abstract

Derasnya arus globalisasi dan tantangan modernitas yang seringkali memunculkan dikotomi antara ilmu agama dan ilmu sains, dunia pendidikan Islam dituntut untuk menghadirkan paradigma baru yang mampu menyatukan keduanya dalam kerangka epistemologis yang utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paradigma Integrasi Keilmuan Twin Towers UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai model konseptual yang menggabungkan ilmu agama (naqliyah) dan ilmu sains (aqliyah) dalam satu kesatuan epistemologis dalam perspektif al-Ghazali dan Syed Naquib al-Attas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian literatur serta wawancara dengan pengelola program studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol dua menara kembar yang dihubungkan dengan jembatan epistemologis tidak hanya bersifat arsitektural, melainkan menjadi kerangka konseptual pendidikan Islam yang menegaskan keterpaduan antara sains dan agama. Paradigma ini selaras dengan pemikiran klasik Imam al-Ghazali yang menekankan keseimbangan intelektual, moral, dan spiritual, serta pemikiran kontemporer Syed Muhammad Naquib al-Attas mengenai pentingnya adab dalam ilmu pengetahuan. Implementasi paradigma ini terlihat pada kurikulum, pengajaran, riset interdisipliner, hingga pengabdian masyarakat. Kesimpulannya, model Twin Towers merupakan inovasi strategis dalam menjawab dikotomi ilmu sekaligus tantangan global modernitas, serta berkontribusi pada lahirnya lulusan yang beradab, religius, dan progresif.
Efektifitas Pemanfaatan Benda Sekitar Sebagai Sumber dan Bahan Pembelajaran PAI di SDN 1 Pengadang Hirkan; Lubna; Wildan
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemanfaatan benda sekitar sebagai sumber dan bahan pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif phenomenologi untuk membangun makna berdasarkan data-data lapangan. Tehnik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan flow Model dari Milles dan Hubermant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan benda sekitar sebagai sumber dan bahan belajar PAI  terbukti efektif dan efesien dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Pemanfaatan benda sekitar sebagai sumber dan bahan pembelajaran terbukti memperkuat prinsip-prinsip Islam, meningkatkan ketertarikan dan semangat belajar, mengembangkan kretivitas dan mempermudah pemahaman siswa dalam memahami konsep abstrak dalam materi PAI. Pemanfaatan benda sekitar juga berdampak pada internalisasi nilai nilai keislaman pada siswa yang terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari.
Integrative Curriculum Management Strategy In The Formation of Muslim Character: A Case Study at Al-Hikam Student Islamic Boarding School Malang Yusuf, Muhammad; Murdiono, Murdiono; Taufiq, Hadi Nur; Malam Mohaman, Saimou Hamissou Malam Mohaman
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8504

Abstract

Islamic education today faces global challenges that require graduates to be intellectually competent, morally upright, and spiritually mature. Al-Hikam Student Islamic Boarding School in Malang addresses this by integrating higher education with the traditional pesantren system to nurture holistic Muslim personalities. However, strategic models for managing such integrative curricula are still limited. This study investigates the strategic management of an integrative curriculum for character formation at Al-Hikam, focusing on how planning, implementation, and evaluation processes combine the strengths of universities and pesantren to develop insan kamil—individuals with noble character, intelligence, and religious commitment. Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. Thematic analysis and triangulation were applied to ensure validity and depth. Findings indicate that the curriculum functions through three main domains: dirosah (Islamic learning), kesantrian (character and skill development), and kepengasuhan (spiritual and moral supervision). These domains integrate religious and general sciences within a non-dichotomous, transdisciplinary framework, enhancing students’ discipline in worship, moral conduct, leadership, and independence. The study contributes theoretically to Islamic curriculum management and offers a practical, replicable model for campus-based pesantren, supporting the cultivation of adaptive Muslim character in contemporary contexts.
Upaya Meningkatkan Kesadaran Kebersihan Santri di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Rumah Setia Putra Kabupaten Sukoharjo Fauzi, Ahmad Akbar; Shobahiya, Mahasri
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8528

Abstract

Kesadaran kebersihan di pesantren merupakan faktor penting dalam pembentukan karakter santri, namun sering terabaikan dalam praktik sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran kebersihan santri, faktor-faktor yang memengaruhi, dan peran pengasuh serta guru di Pondok Pesantren Rumah Setia Putra Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling pada mudir pondok, satu ustadz pendamping, dan dua santri sebagai informan utama. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis tematik mengidentifikasi tiga tema utama: "kebiasaan kebersihan rutin," "ketergantungan pada pengawasan eksternal," dan "faktor lingkungan pesantren." Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran kebersihan santri meningkat, namun masih bergantung pada pengawasan eksternal. Faktor yang memengaruhi perilaku kebersihan santri antara lain pengaruh keluarga, pendidikan agama, dan keteladanan guru. Penelitian ini merekomendasikan penerapan program pembinaan berbasis nilai-nilai Islam serta sistem keteladanan yang konsisten untuk menumbuhkan budaya kebersihan dan disiplin di lingkungan pesantren.
Analisis Kajian Implementasi Pengembangan Keberagamaan Peserta Didik Tingkat Sekolah Menengah Pertama Opik Taupik Kurahman; Ahmad Nanda Maulana; Bilal Zakawali Al-Fathoni; Taufik Agung Nugraha
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8532

Abstract

Pengembangan keberagamaan peserta didik di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan salah satu upaya strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki landasan spiritual yang kuat. Kajian pustaka ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan keberagamaan di SMP, pembentukan karakter peserta didik, serta faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan sikap keberagamaan. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap berbagai hasil penelitian dan teori yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan yang terstruktur, dukungan budaya sekolah, dan keteladanan guru memiliki peran signifikan dalam membentuk karakter religius peserta didik. Sikap keberagamaan dapat diukur melalui dimensi keyakinan, praktik ibadah, pengetahuan, moralitas, dan konsekuensi sosial. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan pentingnya implementasi program keberagamaan yang terintegrasi dengan pembelajaran dan kehidupan sehari-hari di sekolah.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Pembentukan Akhlak Pada Anak Usia Remaja di SMKN 3 Cimahi Sapitri, Yanti; Siti Nuraeni; Huriyatul Kamilah; Fathiyah Nikmah; Tarsono
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan akhlak pada remaja di SMKN 3 Cimahi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Subjek penelitian adalah siswa dan orang tua yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memahami hubungan antara pola asuh orang tua dan pembentukan akhlak remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua berpengaruh terhadap pembentukan akhlak remaja. Pola asuh demokratis, yang ditandai dengan komunikasi terbuka, kasih sayang, bimbingan, dan keteladanan, memberikan pengaruh paling positif terhadap pembentukan akhlak siswa. Remaja yang dibesarkan dengan pola asuh ini cenderung menunjukkan perilaku moral yang baik, seperti jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan menghormati orang lain. Sebaliknya, pola asuh otoriter dan permisif menunjukkan pengaruh yang kurang optimal terhadap internalisasi nilai akhlak. Penelitian ini menegaskan bahwa pembentukan akhlak remaja tidak hanya ditentukan oleh pendidikan formal di sekolah, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh peran orang tua dalam keluarga.
Integration of Digital Technology in Islamic Education to Strengthen Muslim Epistemology and Human Resources Aflah, Fajirul; Burhanuddin, Nunu; Taufik , Zulfan
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8667

Abstract

The integration of digital technology within the Islamic education ecosystem faces a substantive challenge: the dominance of a pragmatic-instrumental approach that often overlooks the foundational values and epistemology of Islam. This gap risks eroding education's holistic function as a process of tarbiyah and ta'dib. This research aims to construct an integrative epistemological framework to bridge this dichotomy, ensuring digital transformation aligns with Islamic ethical and epistemic frameworks. The method employed is a critical integrative literature review, which critically synthesizes Western critical theories—such as surveillance capitalism and algorithmic governmentality—with foundational Islamic epistemic paradigms, namely Maqāṣid al-Sharī'ah and the Bayani-Burhani-Irfani trilogy. The study successfully formulates an intermethodological model that connects these two intellectual traditions. This model generates operational guiding principles, such as Digital Data as Amanah (trust) and Holistic Anti-Reductionism, designed to mitigate the risks of student data commodification and the reduction of educational goals to mere quantitative indicators. The research concludes that a value-based digital integration, grounded in this epistemic synthesis, is not merely important but essential for cultivating contemporary, excellent Muslim human resources: those who are proficient and critical in digital spaces (digital proficient), sovereign in thinking and knowledge acquisition (epistemically sovereign), and possess spiritual and moral resilience (spiritually resilient) amidst the currents of modernity.
Transformasi Perkembangan Kajian Teoritis Tafsir di Mesir dan Implikasinya terhadap Pembaharuan Pendidikan Islam Kontemporer Zamroni Wafa, Zamroni Wafa; Tanuri; Mukroni AB; Slamet Munawar
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan kajian teoritis tafsir di Mesir serta menganalisis pengaruhnya terhadap pembaharuan pendidikan Islam kontemporer. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kajian pustaka (library research) yang bersifat deskriptif-kualitatif dengan sumber utama adalah beberapa referensi yang berhubungan dengan perkembangan kajian teori-teori tafsir, sedangkan sumber tambahannya (sekunder) adalah beberapa referensi berupa berupa jurnal, buku, dan media online sebagai data pendukung yang berkorelasi dengan fokus penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan kajian tafsir di Mesir mengalami transformasi signifikan dari pendekatan tekstual-klasik menuju pendekatan modern yang rasional, kontekstual, dan multidisipliner yang berimplikasi terhadap pembaharuan pendidikan Islam kontemporer. Secara periodik jika dikelompokkan perkembangan tafsir dari masa awal Islam hingga era modern khususnya di Mesir dapat dibagi menjadi tiga periodesasi; penyusunan, klasifikasi, dan pembaharuan. Dari ketiga proses tahapan ini, muncul beragam tafsir dan mengalami perkembangan seiring perkembangan zaman; pada fase awal kajian tafsir masih berorientasi pada aspek riwâyah kemudian pada fase berikutnya yaitu tahap pengembangan penafsiran sudah mulai mengelaborasi aspek riwâyah dengan dirâyah yang menjadikan kajian bahasa sebagai fokus utama dan pada fase ketiga adalah pembaharuan studi tafsir melalui metode yang lebih objektif dan menjadi rujukan dari setiap masalah-masalah sosial yang melanda umat Islam.
Peran Kompetensi Pedagogis Guru PAI dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Mubarokah, Syifa Fatihatul; Rahmania, Puput; Budiyanti, Nurti; Helmy, Helmy Abdullah; Batula, Abu Warasy
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8770

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut pembelajaran yang fleksibel, berdiferensiasi, dan berbasis asesmen autentik. Namun di lapangan masih terdapat kesenjangan antara tuntutan tersebut dengan kesiapan kompetensi pedagogis guru, termasuk guru Pendidikan Agama Islam (PAI), yang menghadapi kendala dalam memahami kebutuhan peserta didik, merancang alur tujuan pembelajaran, menerapkan model pembelajaran aktif, serta menyusun asesmen yang mencerminkan capaian belajar secara komprehensif. Kesenjangan ini menunjukkan perlunya analisis mendalam mengenai bagaimana kompetensi pedagogis guru berperan dalam implementasi kurikulum baru ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kompetensi pedagogis guru PAI dalam perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen pembelajaran pada Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan subjek guru PAI; data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur kepada satu guru PAI yang dinilai memiliki kompetensi pedagogis yang baik, kemudian dianalisis menggunakan model reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogis guru tampak melalui kemampuan memahami karakteristik siswa, merancang perangkat ajar sesuai kebutuhan, mengelola pembelajaran aktif, serta menerapkan asesmen formatif dan sumatif secara berkelanjutan. Kesimpulannya, kompetensi pedagogis guru PAI memiliki peran signifikan dalam memastikan keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka dan perlu didukung melalui pengembangan profesional yang berkelanjutan.