cover
Contact Name
Subhan
Contact Email
subhan@iainpalopo.ac.id
Phone
+6287865093669
Journal Mail Official
jurnaltunascendekia@iainpalopo.ac.id
Editorial Address
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini IAIN Palopo Jalan Agatis Balandai Kota Palopo, Indonesia, Postal Code 91914
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini is a double-blind peer-reviewed open access journal. This journal provides publication of articles covering the results of early childhood education research, including; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education. The aim is to provide a platform for researchers, academics and practitioners to share, discuss and enrich knowledge and innovation in the field of early childhood education, in order to support the development of more effective and innovative educational policies, practices and theories.
Articles 173 Documents
Penerapan Senam Lantai Guling Depan Berbasis Edugame untuk Meningkatkan Konsentrasi Siswa dengan Perilaku Hiperaktif di Kelas I SDN 016 Bengalon Jamser Aritonang; Erwin Setyo Kriswanto
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12150

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya konsentrasi siswa dengan perilaku hiperaktif dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), yang ditandai dengan kesulitan mempertahankan fokus, mudah teralihkan, dan aktivitas motorik yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan konsentrasi siswa melalui penerapan senam lantai guling depan berbasis edugame. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas I SDN 016 Bengalon dengan dua siswa berperilaku hiperaktif, yaitu EV dan JA, sebagai fokus utama pengamatan. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi serta dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan senam lantai guling depan berbasis edugame meningkatkan rata-rata konsentrasi siswa dari 49% pada kondisi awal menjadi 82% pada akhir tindakan, dengan ketuntasan mencapai 100%. Peningkatan ditunjukkan melalui kemampuan mempertahankan perhatian, mengikuti instruksi, menyelesaikan aktivitas, dan berpartisipasi aktif selama pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi aktivitas senam lantai dengan edugame dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran PJOK yang interaktif dan adaptif untuk mendukung konsentrasi siswa dengan perilaku hiperaktif di sekolah dasar.
Strategi Role Playing Menggunakan Media Boneka Tangan untuk Meningkatkan Kemampuan Berbagi Anak Hiperaktif Khairanor; Nur Azizah
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12151

Abstract

Kemampuan berbagi merupakan keterampilan sosial yang penting bagi anak dengan perilaku hiperaktif karena berkaitan dengan kemampuan berinteraksi, bekerja sama, dan membangun hubungan positif dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan berbagi peserta didik dengan perilaku hiperaktif melalui strategi role playing menggunakan media boneka tangan. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seorang peserta didik kelas II berinisial RJ di SD Negeri 001 Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbagi peserta didik meningkat dari 30% pada pra-siklus menjadi 60% pada Siklus I dan 90% pada Siklus II. Peningkatan terlihat pada kesediaan peserta didik meminjamkan benda kepada teman, bergantian menggunakan media pembelajaran, berbagi makanan atau mainan, mengikuti aturan permainan, dan menunjukkan perilaku kooperatif. Penggunaan boneka tangan dalam kegiatan role playing juga mendorong perhatian, keterlibatan, dan antusiasme peserta didik selama pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi role playing menggunakan media boneka tangan dapat menjadi alternatif pembelajaran untuk mendukung perkembangan kemampuan berbagi dan keterampilan sosial-emosional peserta didik dengan perilaku hiperaktif di sekolah dasar.
Peningkatan Kemampuan Mengenal Huruf melalui Metode Fonik Berbasis Pembelajaran Kolaborasi pada Anak dengan Risiko Gangguan Kesulitan Belajar Membaca di TK B Kusri Sukeksi; Pujaningsih
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12152

Abstract

Kemampuan mengenal huruf merupakan keterampilan awal yang penting dalam perkembangan membaca anak usia dini. Namun, masih terdapat anak Kelompok B yang mengalami hambatan dalam mengenali, menyebutkan, membedakan, dan menghubungkan bentuk huruf dengan bunyinya sehingga berisiko mengalami kesulitan membaca. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang memberikan stimulasi bunyi-huruf secara sistematis sekaligus melibatkan interaksi belajar yang sesuai dengan kebutuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf melalui metode fonik berbasis pembelajaran kolaboratif pada anak dengan risiko kesulitan membaca di TK Negeri Pembina Kabupaten Kutai Timur. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah satu anak (focal child) Kelompok B yang diidentifikasi berisiko mengalami kesulitan membaca. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi kemampuan mengenal huruf, tes kemampuan mengenal huruf, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan mengenal huruf dari 26,67% pada kondisi awal menjadi 55,55% pada Siklus I dan 88,89% pada Siklus II. Peningkatan terlihat pada kemampuan anak dalam mengenali, menyebutkan, membedakan, serta menghubungkan bentuk huruf dengan bunyi yang sesuai. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan metode fonik berbasis pembelajaran kolaboratif dapat mendukung peningkatan kemampuan mengenal huruf pada anak dengan risiko kesulitan membaca melalui kegiatan yang sistematis, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan belajar anak.
Efektivitas Pendekatan Multisensori dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Sekolah Dasar yang Mengalami Kesulitan Membaca Maria Itidieni; Pujaningsih
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12153

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca kata berpola KV-KV pada siswa kelas II dengan kesulitan membaca di SD Negeri Sei Telang. Siswa mengalami kesulitan mengenali huruf, membedakan huruf b dan d, menggabungkan suku kata menjadi kata, serta membaca kata secara tepat dan lancar. Kesulitan tersebut menunjukkan adanya hambatan pada proses decoding, sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan stimulasi visual, auditori, kinestetik, dan taktil untuk memperkuat hubungan grafem-fonem. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pendekatan multisensori dalam pembelajaran membaca permulaan serta menganalisis peningkatan kemampuan decoding kata berpola KV-KV pada siswa yang mengalami kesulitan membaca. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas tiga siswa kelas II yang mengalami kesulitan membaca. Data dikumpulkan melalui observasi, tes kemampuan membaca kata berpola KV-KV, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Tindakan dilakukan melalui aktivitas visual, auditori, kinestetik, dan taktil untuk memperkuat pengenalan huruf, penggabungan suku kata, dan pembacaan kata berpola KV-KV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan membaca meningkat dari 53,33% pada tahap pra tindakan menjadi 67,92% pada Siklus I dan 74,58% pada Siklus II. Peningkatan terjadi pada kemampuan mengenali huruf, membedakan huruf b dan d, menggabungkan suku kata, serta membaca kata dengan lebih tepat dan lancar. Analisis berdasarkan level instrumen menunjukkan bahwa siswa lebih mudah membaca kata repetisi dibandingkan kata transfer, yang mengindikasikan bahwa kemampuan generalisasi terhadap kata baru masih berkembang. Meskipun ketuntasan klasikal belum sepenuhnya mencapai indikator keberhasilan, seluruh subjek mengalami peningkatan kemampuan membaca. Dengan demikian, pendekatan multisensori mampu memperkuat proses decoding melalui integrasi stimulasi visual, auditori, kinestetik, dan taktil sehingga meningkatkan kemampuan membaca kata berpola KV-KV pada siswa dengan kesulitan membaca.
Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Melalui Media Multimodal Berbasis Scaffolding pada Murid Dengan Kesulitan Belajar di Sekolah Dasar Inklusif Sukmiati; Sukinah
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12154

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan penerapan media multimodal berbasis scaffolding dalam proses belajar mengajar matematika pada kelas V SD inklusif, (2) Meningkatkan kemampuan penalaran matematis murid dengan kesulitan belajar melalui penerapan media multimodal berbasis scaffolding dalam proses belajar mengajar matematika di kelas V SD inklusif. Penelitian ini menerapkan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang ditempuh dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Adapun subjek penelitian adalah murid kelas V SD Negeri 005 Kaubun yang berjumlah 20 orang termasuk satu murid dengan kesulitan belajar dengan persetujuan wali murid. Pengumpulan data ditempuh melalui observasi, tes penalaran matematis, wawancara, serta dokumentasi, dengan data yang dianalisis secara kuantitatif maupun kualitatif. Temuan penelitian mengungkap bahwa (1) penerapan media multimodal berbasis scaffolding dilaksanakan melalui tahapan modeling, guided practice, fading, dan independent practice dengan memanfaatkan media visual, audio, kinestetik, serta aktivitas interaktif sesuai kebutuhan belajar murid. Penerapan tindakan pada setiap siklus menunjukkan peningkatan kualitas proses pembelajaran yang ditandai dengan meningkatnya keterlibatan, motivasi belajar, partisipasi aktif, dan kepercayaan diri murid selama pembelajaran matematika. (2) Peningkatan tersebut berdampak pada kemampuan penalaran matematis murid dengan kesulitan belajar meningkat 18,75% dengan rerata skor 48,44 pada tahap pra-siklus (kategori sangat rendah), bergerak menjadi 71,25% ddengan rerata skor 64,06 pada siklus I (kategori baik), dan terus terdongkrak hingga 98,75% dengan rerata skor 92,19 pada siklus II (kategori sangat baik). Temuan ini menegaskan bahwa penerapan media multimodal berbasis scaffolding efektif mendorong kemampuan penalaran matematis murid berkesulitan belajar dalam pembelajaran matematika di kelas V SD inklisif.
Penggunaan Media Wordwall untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS pada Murid dengan Kesulitan Membaca Tri Yuli Prihatin; Unik Ambar Wati
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12155

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui penerapan media pembelajaran interaktif berbasis Game Wordwall pada murid yang mengalami kesulitan membaca permulaan. Penelitian dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara karakteristik materi IPS tingkat SMP yang didominasi teks naratif dengan keterbatasan kemampuan literasi dasar siswa sehingga berdampak pada rendahnya capaian belajar di bawah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengadaptasi model Kemmis dan McTaggart dan dilaksanakan dalam dua siklus di kelas VII SMPN 2 Rantau Pulung pada April–Mei 2026. Subjek fokus penelitian terdiri atas tiga siswa berinisial AAWW, MRF, dan NSK yang mengalami kesulitan membaca permulaan. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar kognitif, observasi aktivitas pembelajaran guru dan siswa, serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang konsisten secara deskriptif setelah penerapan Wordwall yang dimodifikasi dengan penggunaan visual, teks singkat, dan pendampingan verbal. Keterlaksanaan pembelajaran oleh guru meningkat dari 70,5% pada Siklus I menjadi 90% pada Siklus II, sedangkan aktivitas belajar siswa meningkat dari rentang 30%–57% menjadi 77%–80%. Hasil belajar ketiga siswa mencapai ketuntasan 100% pada akhir Siklus II berdasarkan KKTP sebesar 70, dengan nilai akhir AAWW dan MRF sebesar 90 serta NSK sebesar 70. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall yang disesuaikan dengan kebutuhan literasi siswa dapat mendukung keterlibatan dan peningkatan hasil belajar IPS pada siswa dengan kesulitan membaca. Strategi ini dapat diterapkan melalui penyederhanaan teks, penggunaan stimulus visual, dan pemberian instruksi verbal secara bertahap sesuai kemampuan siswa.
Implementasi Program Literasi Sekolah dalam Menumbuhkan Minat Baca Siswa Berisiko Slow Learner Kelas 1 Sekolah Dasar Yusran Zunaidi; Cepi Safruddin Abdul
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12156

Abstract

Rendahnya minat baca masih menjadi salah satu permasalahan literasi pada siswa sekolah dasar, terutama bagi siswa berisiko slow learner yang membutuhkan waktu dan pendampingan lebih intensif dalam mengikuti kegiatan membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program Literasi Sekolah (PLS) dalam menumbuhkan minat baca siswa berisiko slow learner di kelas I SDN 001 Muara Ancalong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PLS diimplementasikan melalui pembiasaan membaca selama 15 menit sebelum pembelajaran, penyediaan sudut baca kelas, penggunaan bahan bacaan yang disesuaikan dengan kemampuan siswa, serta pendampingan guru selama kegiatan literasi. Perubahan minat baca siswa berisiko slow learner terlihat dari meningkatnya kemampuan mempertahankan perhatian selama kegiatan membaca, kesediaan mengikuti kegiatan literasi sampai selesai, keaktifan memilih dan membuka bahan bacaan, respons terhadap pertanyaan guru mengenai bacaan, serta munculnya inisiatif untuk membaca tanpa selalu menunggu instruksi. Pendampingan guru dan penggunaan bahan bacaan yang sederhana dan menarik menjadi faktor yang mendukung keterlibatan siswa, sedangkan keterbatasan koleksi bacaan, konsentrasi yang belum stabil, dan perbedaan kemampuan membaca menjadi kendala dalam pelaksanaan program. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi PLS tidak hanya membentuk rutinitas membaca, tetapi juga mendorong perubahan perilaku literasi siswa berisiko slow learner dari keterlibatan yang bergantung pada arahan guru menuju partisipasi dan inisiatif membaca yang lebih mandiri.
Dampak Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Perilaku Sosial Anak Usia Dini di PAUD Permata Bunda Febby Ardera Br Ginting; Nurlaili
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan gadget yang tepat pada anak usia dini di PAUD Permata Bunda dan mengetahui dampak penggunaan gadget terhadap perilaku sosial anak usia dini di PAUD Permata Bunda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Penelitian dilaksanakan di PAUD Permata Bunda, Jalan Binjai–Telagah, Dusun II Kampung Baru, Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat pada semester genap Tahun Ajaran 2025/2026. Informan penelitian berjumlah 14 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling, terdiri atas 6 orang tua murid, 6 anak didik, dan 2 guru. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pemanfaatan gadget pada anak di PAUD Permata Bunda belum sesuai dengan prinsip pendidikan anak usia dini, ditandai dengan frekuensi penggunaan 3–4 kali per hari, durasi lebih dari dua jam per hari pada sebagian besar anak, konten yang diakses didominasi oleh video animasi (100%), permainan daring (83%), dan lagu anak (67%) yang bersifat hiburan pasif, pendampingan orang tua yang rendah (33%), serta tujuan penggunaan yang didominasi hiburan (83%) dibandingkan sarana belajar (17%). Penggunaan gadget yang berlebihan dan minim pengawasan tersebut memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap lima indikator perilaku sosial anak, yaitu menurunnya kemampuan berinteraksi, lemahnya kerja sama, rendahnya sikap empati, minimnya perilaku berbagi, dan sulitnya mengikuti aturan. Sebaliknya, anak yang penggunaan gadgetnya dibatasi dan didampingi orang tua menunjukkan perilaku sosial yang jauh lebih baik pada seluruh indikator tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaturan waktu, konten, dan pendampingan orang tua dalam penggunaan gadget sangat menentukan kualitas perkembangan perilaku sosial anak usia dini. Jenis artikel: hasil penelitian.
Pengembangan Media Pembelajaran Komik Digital pada Materi Mengungkapkan Gagasan dalam Kalimat Siswa Fase A SD Negeri 64 Tobulung Kota Palopo Adelia Nursyahbani; Edhy Rustan; Nurul Aswar
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran komik digital interaktif pada materi mengungkapkan gagasan dalam kalimat untuk peserta didik Fase A SDN 64 Tobulung Kota Palopo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan media pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih menarik dan interaktif, mengingat pembelajaran mengungkapkan gagasan dalam kalimat pada jenjang Fase A masih banyak mengandalkan buku teks konvensional sehingga keterlibatan peserta didik selama proses belajar belum optimal. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan Mixed Method dan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif untuk memperoleh gambaran kelayakan produk secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh persentase validasi sebesar 91,67% dari ahli media, 90,78% dari ahli bahasa, dan 75% dari ahli materi dengan kategori valid hingga sangat valid. Hasil uji praktikalitas memperoleh persentase 93,34% berdasarkan respons guru dan 83,34% berdasarkan respons peserta didik dengan kategori sangat praktis, sedangkan hasil uji efektivitas memperoleh persentase 79,45% dengan kategori efektif. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran komik digital interaktif dinyatakan valid, sangat praktis, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi mengungkapkan gagasan dalam kalimat bagi peserta didik Fase A, sekaligus berpotensi menjadi alternatif media pembelajaran yang dapat diadaptasi guru di sekolah dasar lain dengan karakteristik peserta didik yang serupa.
Pengembangan Pop-up Book Digital pada Materi Fakta dan Opini untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar Tina Setiawati; Prana Dwija Iswara; Diah Gusrayani
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12173

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi fakta dan opini di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam membantu siswa membedakan fakta dan opini serta menyampaikannya secara lisan. Kondisi tersebut diperkuat oleh terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang interaktif dan mampu memfasilitasi keterampilan berbicara siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Pop-up Book Digital pada materi fakta dan opini untuk keterampilan berbicara siswa kelas V sekolah dasar serta mendeskripsikan tingkat kelayakannya berdasarkan hasil validasi ahli dan respons siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di SDN Ranggon, Kabupaten Sumedang, dengan partisipan yang terdiri atas guru kelas V, enam siswa pada tahap analisis kebutuhan, satu ahli materi, satu ahli media, serta 22 siswa kelas V pada tahap implementasi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, angket validasi ahli, dan angket respons siswa. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif melalui persentase dan deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pop-up Book Digital yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan sebesar 82,47% dari ahli media dengan kategori sangat layak dan 78,9% dari ahli materi dengan kategori layak. Selain itu, respons siswa memperoleh persentase rata-rata sebesar 84,7% dengan kategori sangat layak, yang menunjukkan bahwa media mudah digunakan, menarik, serta mendukung proses pembelajaran materi fakta dan opini, serta keterampilan berbicara siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa Pop-up Book Digital memenuhi aspek kelayakan isi, tampilan, kebahasaan, kegunaan, dan kebermanfaatan sehingga layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas pengembangan media pembelajaran digital pada materi fakta dan opini dengan mengintegrasikan unsur multimedia dan aktivitas berbicara secara bertahap, serta memberikan alternatif media yang relevan bagi guru untuk mendukung implementasi pembelajaran yang lebih interaktif, berpusat pada siswa, dan sesuai dengan karakteristik pembelajaran di sekolah dasar.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2025): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2025): Tunas Cendekia Vol. 8 No. 1 (2025): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2024): Tunas Cendekia Vol. 7 No. 2 (2024): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2024): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2024): Tunas Cendekia Vol. 6 No. 2 (2023): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2023): Tunas Cendekia Vol. 6 No. 1 (2023): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2023): Tunas Cendekia Vol. 5 No. 2 (2022): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2022): Tunas Cendekia Vol. 5 No. 1 (2022): Tunas Cendekia Vol 5, No 1 (2022): Tunas Cendekia Vol. 5 No. 1 (2022): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2021): Tunas Cendekia Vol 4, No 1 (2021): Tunas Cendekia Vol. 4 No. 1 (2021): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2020): Tunas Cendekia Vol. 3 No. 2 (2020): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2020): Tunas Cendekia Vol. 3 No. 1 (2020): Tunas Cendekia Vol. 3 No. 1 (2020): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2020): Tunas Cendekia Vol 2, No 2 (2019): Tunas Cendekia Vol. 2 No. 2 (2019): Tunas Cendekia Vol. 2 No. 2 (2019): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2018): Tunas Cendekia Vol. 1 No. 1 (2018): Tunas Cendekia Vol. 1 No. 1 (2018): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini More Issue