cover
Contact Name
Subhan
Contact Email
subhan@iainpalopo.ac.id
Phone
+6287865093669
Journal Mail Official
jurnaltunascendekia@iainpalopo.ac.id
Editorial Address
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini IAIN Palopo Jalan Agatis Balandai Kota Palopo, Indonesia, Postal Code 91914
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini is a double-blind peer-reviewed open access journal. This journal provides publication of articles covering the results of early childhood education research, including; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education. The aim is to provide a platform for researchers, academics and practitioners to share, discuss and enrich knowledge and innovation in the field of early childhood education, in order to support the development of more effective and innovative educational policies, practices and theories.
Articles 209 Documents
Peningkatan Kemampuan Bodily Kinesthetic melalui Permainan Tradisional Lompat Tali pada Anak Usia 5 Tahun Rizka Mawaddah; Ratih Ratih; Titi Rachmi
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12263

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan bodily kinesthetic anak usia 5 tahun di TK Ar-Rayhan, di mana gerakan tangan dan kaki anak masih terlihat kaku, koordinasi dan keseimbangan kurang optimal, serta minimnya penggunaan media permainan fisik yang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan dan mendeskripsikan penerapan permainan tradisional lompat tali dalam meningkatkan kemampuan bodily kinesthetic anak. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang meliputi empat tahapan: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 8 anak kelompok Ar-Rosyid berusia 5 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur dengan instrumen lembar ceklis 9 indikator serta dokumentasi. Data dianalisis secara kuantitatif deskriptif untuk persentase capaian dan kualitatif untuk dinamika aktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I capaian rata-rata kemampuan bodily kinesthetic anak baru mencapai 46,9% dengan kategori Mulai Berkembang (MB). Setelah dilakukan perbaikan tindakan pada Siklus II, terjadi peningkatan signifikan pada koordinasi mata-kaki, keseimbangan saat mendarat, daya dorong otot kaki, serta keluwesan gerak anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan tradisional lompat tali efektif menstimulasi kecerdasan kinestetik anak usia dini berbasis kearifan lokal.
Normalisasi Bermain Anak Usia Dini di Era Digital Fariansyah; Sulaiman; Suprin; Jaka Pratama
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i1.12288

Abstract

Aktivitas bermain anak usia dini kerap dipandang berada dalam dunia permainan fisik, interaksi sosial, dan eksplorasi lingkungan secara langsung. Tapi, seiring perkembangan teknologi digital terjadi peningkatan aktivitas bermain anak melalui perangkat digital (gadget). Penelitian ini penting untuk memahami bagaimana teknologi dinegosiasikan dalam kehidupan bermain anak. Penelitian bertujuan menganalisis bentuk aktivitas bermain dan pergeseran pemaknaan, norma, serta praktik bermain anak usia dini melalui perspektif Michel Foucault. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara terhadap guru dan orang tua. Hasil penelitian menemukan tiga bentuk bermain, yaitu permainan fisik, sosial-imajinatif, dan berbasis gadget, yang kemudian membentuk pola bermain hibrid. Pergeseran terjadi pada ranah pengetahuan melalui perluasan makna bermain, ranah norma melalui penerimaan penggunaan gadget secara terbatas, dan ranah praktik melalui perpaduan ruang fisik, sosial, dan digital. Perspektif Foucault menunjukkan bekerjanya normalisasi, pengawasan, dan pembentukan subjektivitas. Dalam penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah dan keragaman informan yang terbatas. Oleh karena itu, Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan jumlah informan yang lebih besar serta sumber data yang lebih beragam untuk memperluas perspektif dan memperkaya kedalaman temuan penelitian
Adaptasi Gentle Parenting dan Budaya Tanian Lanjheng: Pola Asuh Orang Tua Gen Z dalam Perkembangan Sosial-Emosional Anak di Pamekasan Fatimatus Zahroh; Nurul Ismaiyah; Dewi Pusparini
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12092

Abstract

Perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi telah memengaruhi perubahan pola asuh orang tua, khususnya Generasi Z, dalam mendukung perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan pola asuh orang tua Generasi Z melalui pendekatan gentle parenting serta perannya dalam mendukung perkembangan sosial-emosional anak usia 4–6 tahun di lingkungan budaya tanian lanjheng, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan penelitian terdiri atas 20 orang tua dari Generasi Z yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua Generasi Z menerapkan pola pengasuhan yang adaptif melalui pendekatan gentle parenting yang bercirikan komunikasi positif, pendampingan emosi, dan penghindaran hukuman fisik. Selain itu, budaya tanian lanjheng tetap berperan penting sebagai ruang sosial komunal yang melibatkan dukungan keluarga besar dalam mengoptimalkan perkembangan sosial-emosional anak. Temuan ini berkontribusi memperkaya khazanah ilmu pendidikan anak usia dini dengan menunjukkan adanya bentuk akulturasi dan adaptasi antara pola pengasuhan modern (gentle parenting) dan kearifan lokal masyarakat Madura.
Penerapan Metode Pembelajaran Unplugged Coding untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Logis Anak Kelompok B1 TK Satya Dharma Sofiana Fela Putriani Sima; Ni Made Ayu Suryaningsih; I Made Elia Cahaya
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12226

Abstract

Pendidikan anak usia dini sangat penting karena merupakan fondasi utama perkembangan anak dalam berbagai aspek, termasuk kemampuan kognitif. Salah satu aspek kognitif yang perlu dikembangkan pada anak usia 5–6 tahun adalah kemampuan berpikir logis. Kemampuan ini penting untuk rangsang sejak dini agar anak mampu mengklasifikasi, mengurutkan, mencocokkan, dan mengenali pola sebagai dasar kemampuan kognitif. Metode pembelajaran unplugged coding dapat digunakan untuk menstimulasi kemampuan berpikir logis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir logis anak usia dini melalui penerapan metode pembelajaran Unplugged Coding di TK Satya Dharma. Subjek penelitian adalah anak Kelompok B1 TK Satya Dharma yang berjumlah 15 anak. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan 2 Siklus, yaitu Siklus I dan Siklus II, dengan masing-masing tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi berupa pengamatan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada observasi awal, persentase ketuntasan hanya sebesar 13,33%. Siklus I meningkat menjadi 53,33%, dan pada Siklus II meningkat menjadi 86,67%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran unplugged coding dengan media papan magnet terbukti efektif meningkatkan kemampuan berpikir logis anak kelompok B1 TK Satya Dharma.
Screamo Music Dressed Like an Ocean: An Ethnomusicological Study and Its Implications for Early Childhood Education Albim Maulidin Rahman; Antonius Edi Nugroho
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12234

Abstract

Dressed Like an Ocean is a screamo or skramz band based in Ambarawa, Central Java, whose performances are characterized by high musical intensity, expressive vocal techniques, dynamic contrasts, bodily movement, theatrical actions, and interaction with the audience. This study aims to describe the form of Dressed Like an Ocean’s musical performance and analyze its musical expressions and their potential relevance to early childhood education. The study employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through non-participant observation, structured interviews, and documentation of Dressed Like an Ocean’s performance at the Echoes of Sorrow event in Jepara on May 18, 2025. The performance lasted approximately 45 minutes and presented a sequence of songs that demonstrated the band’s distinctive approach to musical and bodily expression. To formulate interdisciplinary implications for early childhood education, a literature review was also conducted, focusing on musical expression, emotional development, creativity, music and movement, improvisation, participation, and children’s music learning. The findings indicate that Dressed Like an Ocean’s performance is constructed through the integration of technical, structural, and expressive dimensions. The technical dimension includes the use of sound systems, signal routing, presets, sequencers, stage arrangement, and lighting to support the overall performance. The structural dimension is manifested through setlist arrangement and performance dramaturgy, which regulate changes in musical intensity and emotional atmosphere throughout the concert. Meanwhile, the expressive dimension is reflected in vocal intensity, dynamic changes, bodily gestures, theatrical actions, and direct interaction with the audience. These elements collectively create an intense, dynamic, and communicative performance experience. Based on a synthesis of the findings and relevant literature, the expressive principles identified in the performance have potential implications for early childhood education through activities involving vocal exploration, movement-based expression, dynamic contrasts, musical interaction, improvisation, and freedom of expression. These implications do not suggest introducing screamo music directly to young children; rather, they emphasize the adaptation of its underlying expressive principles into musical activities that are simple, safe, enjoyable, and developmentally appropriate.
Mengintegrasikan Asesmen Sumatif dan Penilaian Proses dalam Menentukan Hasil Belajar IPAS: Studi Kualitatif di Sekolah Dasar Finesti Patanduk; Brigita Patodingan; Yolanda Yolanda; Niafitriani Niafitriani; Anggreni Anggreni; Muhammad Yunus
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i1.12238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan penilaian sumatif sebagai penilaian akhir dalam pembelajaran IPAS kelas V di UPT SPF SDN Unggulan Mongisidi 1 Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian sumatif dilaksanakan melalui tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai, tes lisan, serta tes praktik berupa presentasi. Penilaian dilaksanakan secara berkala pada akhir subbab, Ujian Tengah Semester (UTS), dan Ujian Akhir Semester (UAS). Proses pelaksanaan meliputi perencanaan melalui penjadwalan dan penyusunan instrumen, pelaksanaan penilaian yang disesuaikan dengan kondisi kelas, serta pengolahan hasil melalui analisis capaian siswa berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian juga menemukan bahwa nilai sumatif belum sepenuhnya mencerminkan kemampuan siswa karena adanya perbedaan kemampuan antarsiswa. Dalam menentukan nilai akhir, guru mengintegrasikan nilai sumatif dengan tugas harian, ulangan harian, dan kehadiran. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan penilaian sumatif di kelas V menggunakan berbagai bentuk penilaian dan menggabungkan beberapa komponen penilaian dalam menentukan nilai akhir siswa.
Evaluasi Pembelajaran Berbasis Praktik pada Mata Pelajaran Seni Rupa di UPT SPF SD Inpress Pannara Cicilia Barung; Komang Dewi Irmayani; Putri Saryanti; Mazlan Pratama Putra; Muhammad Ali; Andi Hamsiah
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i1.12239

Abstract

Evaluasi pembelajaran berbasis praktik merupakan bagian penting dalam pembelajaran Seni Rupa karena tidak hanya menilai hasil karya, tetapi juga keterampilan psikomotorik peserta didik selama proses berkarya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan evaluasi pembelajaran berbasis praktik pada mata pelajaran Seni Rupa serta mengidentifikasi faktor-faktor dan hambatan yang memengaruhi pelaksanaannya di kelas V A UPT SPF SD Inpres Pannara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru dan peserta didik kelas V A. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kajian literatur, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran berbasis praktik dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap aktivitas peserta didik, meliputi persiapan alat dan bahan, ketepatan langkah kerja, keterampilan menggunakan alat, ketelitian, kerapian, tanggung jawab, disiplin, dan hasil akhir karya. Namun, pelaksanaannya masih lebih berfokus pada hasil akhir dibandingkan proses keterampilan peserta didik. Hambatan yang ditemukan meliputi kesiapan peserta didik dalam membawa alat dan bahan, keterbatasan waktu, jumlah peserta didik yang cukup banyak, serta kendala teknis selama kegiatan praktik. Adapun faktor pendukungnya meliputi antusiasme peserta didik, ketersediaan sarana dan prasarana, serta keterlibatan guru dalam membimbing peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan penilaian yang lebih sistematis dan terarah agar proses dan hasil keterampilan peserta didik dapat dinilai secara lebih menyeluruh.
Pelaksanaan Evaluasi Formatif Pembelajaran: Studi Deskriptif di UPT SPF SD Inpres Monginsidi Sri Wahyuni; Nurindah Nurindah; Adelia Fatrika Sari; St Nurul Hasanah; Fadlan Al Rahmat Rahantan; Restu Januarty Hamid
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i1.12240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan evaluasi formatif dalam pembelajaran di sekolah dasar, meliputi teknik yang digunakan guru, proses pelaksanaan, serta kendala-kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian dilaksanakan di UPT SPF SD Inpres Mongisidi, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi terstruktur, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling yang melibatkan guru kelas, kepala sekolah, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan evaluasi formatif di sekolah tersebut belum berjalan secara optimal. Guru telah melakukan tanya jawab lisan dan kuis singkat, namun kegiatan tersebut belum dirancang secara sistematis sebagai instrumen diagnosis pemahaman peserta didik. Evaluasi masih didominasi oleh tes tertulis yang bersifat sumatif, sedangkan teknik formatif seperti exit ticket, pertanyaan reflektif, dan lembar refleksi diri belum diterapkan secara rutin. Kendala utama yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, kurangnya pemahaman guru terhadap ragam teknik evaluasi formatif, minimnya instrumen penilaian yang siap pakai, serta tidak adanya pendampingan profesional dari pihak sekolah. Kondisi ini menyebabkan kesulitan belajar peserta didik sering kali baru terdeteksi setelah evaluasi akhir dilaksanakan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan guru yang komprehensif mengenai teknik evaluasi formatif, integrasi supervisi akademik yang menargetkan kualitas evaluasi formatif, serta penyediaan bank instrumen penilaian formatif yang praktis dan siap digunakan di kelas.
Perspektif Guru dalam Mengevaluasi Pembelajaran Berbasis Penugasan pada Mata Pelajaran PPKn Kelas IV di UPT SPF SDN Pampang Amy Aulia Imsyani; Nur Nur Asia; Rindi Atika Sari; Yoel A. Dacosta; Masni Masni
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i1.12256

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya evaluasi pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga mampu mengukur proses serta mengembangkan keterampilan peserta didik. Evaluasi berbasis penugasan menjadi salah satu bentuk evaluasi yang relevan dengan tuntutan tersebut, namun dalam pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perspektif guru dalam mengevaluasi pembelajaran berbasis penugasan pada mata pelajaran PPKn di kelas IV UPT SPF SDN Pampang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian evaluasi berbasis penugasan serta kendala yang dihadapi guru dalam penerapannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan evaluasi diintegrasikan ke dalam Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dengan merujuk pada indikator pencapaian kompetensi. Pelaksanaan penugasan dilakukan secara mandiri oleh peserta didik untuk membangun kemandirian dan tanggung jawab. Pada fase penilaian, guru menerapkan strategi koreksi mandiri secara klasikal untuk menguji dan menumbuhkan nilai karakter kejujuran serta keterbukaan peserta didik. Kendala utama yang dihadapi guru adalah keterbatasan kompetensi dasar literasi (membaca dan menulis) pada 4 sampai 5 peserta didik, menghasilkan tulisan yang kurang rapi dan menyulitkan penilaian objektif. Untuk mengatasi hambatan tersebut, guru menerapkan langkah taktis berupa pemberian tugas khusus latihan menulis secara berkala dan membangun kemitraan strategis dengan orang tua untuk pendampingan intensif di rumah. Kesimpulannya, evaluasi pembelajaran berbasis penugasan di sekolah ini telah berjalan terstruktur dan berhasil.
Adult Scaffolding and Pragmatic Competence in Early Language Acquisition: Evidence from a Javanese-Indonesian Bilingual Family Rochmat Budi Santosa
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12260

Abstract

This study investigates the functional trajectory of adult scaffolding and its role in fostering pragmatic competence during early language acquisition within a non-Western bilingual context. Adopting a comparative naturalistic case study design, 16 hours of audio-visual interaction data were collected from two child participants aged 3 (Child A) and 5 (Child B) in Sukoharjo, Central Java, across mealtime, free-play, and joint reading sessions. The discourse was transcribed using CHILDES CHAT conventions and analyzed via Pragmatic Discourse Analysis. Findings reveal a functional shift in adult scaffolding: primary caregivers at age 3 predominantly utilized verbal prompts (42.1%) and clarification requests (31.0%) to resolve basic communication breakdowns and provide cognitive co-regulation. Conversely, interventions at age 5 transitioned toward modelling and reformatting (44.9%), focusing on socio-pragmatic refinement, local politeness norms (unggah-ungguh), and register shifting between Javanese (Ngoko/Krama) and Indonesian. Moreover, communication repair mechanisms shifted from verbatim phonological repetition at age 3 to spontaneous lexical and structural revisions at age 5, marking a cognitive transition from egocentric speech to an internalized Theory of Mind (ToM). Given its small-scale case study design, these results offer preliminary evidence that may challenge Western-centric scaffolding models by demonstrating that adult guidance in Eastern collectivist contexts frequently directs children toward mitigating direct communication to preserve social harmony. The study highlights the necessity of incorporating socio-pragmatic awareness into early childhood development frameworks and language socialization paradigms.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2025): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2025): Tunas Cendekia Vol. 8 No. 1 (2025): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2024): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2024): Tunas Cendekia Vol. 7 No. 1 (2024): Tunas Cendekia Vol. 7 No. 1 (2024): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2023): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2023): Tunas Cendekia Vol. 6 No. 1 (2023): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2023): Tunas Cendekia Vol. 5 No. 2 (2022): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2022): Tunas Cendekia Vol. 5 No. 1 (2022): Tunas Cendekia Vol 5, No 1 (2022): Tunas Cendekia Vol. 5 No. 1 (2022): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2021): Tunas Cendekia Vol 4, No 1 (2021): Tunas Cendekia Vol. 4 No. 1 (2021): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2020): Tunas Cendekia Vol. 3 No. 2 (2020): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2020): Tunas Cendekia Vol 3, No 1 (2020): Tunas Cendekia Vol. 3 No. 1 (2020): Tunas Cendekia Vol. 3 No. 1 (2020): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2019): Tunas Cendekia Vol. 2 No. 2 (2019): Tunas Cendekia Vol. 2 No. 2 (2019): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2018): Tunas Cendekia Vol. 1 No. 1 (2018): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2018): Tunas Cendekia More Issue