cover
Contact Name
Maisyanah
Contact Email
-
Phone
+6285773735050
Journal Mail Official
jobe@iainkudus.ac.id
Editorial Address
Jl. conge ngembalrejo po box 51 kudus 59322
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Biology Education
ISSN : 26153947     EISSN : 26563436     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/jbe
Journal Of Biology Education (JOBE) has number of E-ISSN 2656-3436/ P-ISSN 2615-3947 publishes research articles, conceptual articles, reports field studies, the best practices and policies of early childhood learning in national and international stage (See Focus and Scope). The articles of this journal are published every six months, that is on June and December (2 issues per year), and published by the Institut Agama Islam Negeri Kudus.
Articles 171 Documents
Penggunaan Guided Teaching Dalam Mengorganisasikan Konsep Pada Pembelajaran Sistem Peredaran Darah Didi Nur Jamaludin
Journal Of Biology Education Vol 1, No 2 (2018): Journal Of Biology Education
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v1i2.4109

Abstract

Pembelajaran Biologi membutuhkan pemahaman konsep yang baik. Hasil observasi di MAN 1 Semarang, menunjukan ketuntasan belajar siswa klasikal pada materi sistem peredaran darah 67,5%. Pemanfaatan media pembelajaran terus diupayakan, namun  hasilnya belum memuaskan, sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui efektifitas metode  guided teaching dalam mengorganisasikan konsep pada pembelajaran  sistem  peredaran darah. Metode  penelitian menggunakan jenis weak eksperimental design tipe the one shot case study. Hasil penelitian diketahui bahwa rerata tingkat persentase ketuntasan kelas eksperimen  mencapai 85% dengan taraf signifikansinya 0,02 dan tingkat keaktifan belajar siswa kelas eksperimen 90,81%. Berdasarkan  hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan metode guided teaching dalam  mengorganisasikan  konsep efektif dapat meningkatkan  ketuntasan hasil belajar dan aktifitas belajar siswa pada materi  sistem peredaran darah. Kata Kunci: Guided Teaching, Organisasi Konsep, Sistem Peredaran Darah
Profil Kemampuan dan Kreativitas Guru IPA dalam Menyusun Karya Tulis Ilmiah Pada Pembelajaran Kurikulum 2013 Asep Agus Sulaiman
Journal Of Biology Education Vol 3, No 1 (2020): Journal Of Biology Education
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v3i1.7447

Abstract

Penyusunan karya tulis ilmiah (KTI) oleh guru IPA erat kaitannya dengan usaha mereka dalam memperbaiki proses dan hasil belajar serta menunjang untuk kenaikan pangkatnya. Dalam rangka membekalkan kemampuan menyusun KTI kepada guru, PPPPTK IPA telah mengembangkan diklatnya secara daring yang terdiri atas dua tahap dan telah diselesaikan Tahap I. Sebelum memasuki kegiatan belajar di Tahap II, diperlukan informasi tentang kemampuan guru dalam menyusun KTI. Oleh karena itu, kajian ini bertujuan menggambarkan:1) profil guru IPA dalam menyusun KTI dan 2) profil kreativitasnya setelah mengikuti diklat Tahap I. Responden dalam kajian ini adalah 42 guru IPA peserta diklat yang dilakukan pada Bulan April sampai Mei 2020. Pada kajian ini digunakan data kemampuan guru dalam menyusun KTI melalui penilaian dokumen proposal dan persepsi sikap kreatif guru dengan menggunakan kuesioner. Data tersebut dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasilnya, kemampuan guru meyusun KTI dengan nilai tertinggi pada aspek penggunaan bahasa yang baik dan terendah pada aspek menulis secara ilmiah dengan baik. Berdasarkan Profil sikap kreatif menunjukkaan bahwa nilai tertinggi aspek imajinasi yang tinggi dan nilai terendah pada aspek berani mengambil risiko. Kata kunci: Karya Tulis Ilmiah, kemampuan, kreativitas, guru IPA
Analisis Jenis Pertanyaan Yang Diajukan Mahasiswa Magang Di Sma Kota Sukabumi Berdasarkan Taksonomi Bloom Revisi Pada Konsep Pencemaran Lingkungan Teguh Rachmatuloh Effendi; Suhendar Suhendar; AA Juhanda
Journal Of Biology Education Vol 1, No 1 (2018): Journal Of Biology Education
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v1i1.3583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemunculan jenis pertanyaan yang diajukan mahasiswa magang di SMA Kota Sukabumi berdasarkan taksonomi bloom revisi pada konsep pencemaran lingungan. Objek penelitian adalah tigaorang calon guru biologi yang mengajar di sejumlah SMA Kota Sukabumi Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase jenis pertanyaan yang diajukan mahasiswa magang atau dari tiga calon guru rata-rata menggunakan pertanyaan tingkat rendah (Lower-Order Thinking Skills) yaitu pada mahasiswa magang ke satu pada aspek kognitif C1 faktual 16,66% dan C1 konseptual 16,66%, sedangkan aspek kognitif C2 konseptual 50%, dan aspek kognitif C3 prosedural 16,66%. Pada hasil persentase jenis pertanyaan mahasisswa magang ke dua pada aspek kognitif C1 dan aspek pengetahuan faktual 28,57%, C1 konseptual 14,28%, dan C2 faktual 14,28%, C2 konseptual 42,85%, kemudian persentase pertanyaan tingkat tinggi pada aspek kognitif C6 dan aspek pengetahuan konseptual 14,28%. Lalu pada hasil persentase mahasiswa ke tiga menunjukan aspek kognitif C1 faktual 42,85%,C1 konseptual 14,28%. Aspek kognitif C2 konseptual 14,28%, sedangkan aspek kognitif C5 prosedural 14,28%. Rata-rata persentase kemunculan jenis pertanyaan yang diajukan mahasiswa magang masih tergolong menggunakan pertanyaan tingkat rendah yaitu dari C1sampai C3 meskipun dari hasil penelitian menunjukan ada kemunculan meggunakan pertanyaan tingkat tinggi. Kata Kunci: Jenis Pertanyaan, Mahasiswa Magang, Taksonomi Bloom Revisi
Biodiversitas Capung Subordo Zygoptera Sebagai Bioindikator Kualitas Air Di Aliran Sungai Kawasan Muria Desa Colo Kabupaten Kudus Jawa Tengah Fiki Husnia; Saifullah Hidayat; Siti Mukhlishoh Setyawati
Journal Of Biology Education Vol 2, No 2 (2019): Journal Of Biology Education
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jbe.v2i2.6144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil perhitungan indeks biodiversitas serta nilai FBI (Family Biotic Index) dan menganalisis data keanekaragaman jenis capung subordo Zygoptera sebagai bioindikator kualitas air di aliran sungai kawasan Muria. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan tanggal 15-25 Agustus 2018 dan tanggal 5-7 Januari 2019 di tiga stasiun yaitu Sungai Kembang, ±200 mdpl, Air Terjun Montel, ±600 mdpl, dan Sungai Roti, ±800 mdpl. Seluruh data capung diambil dengan menggunakan metode jelajah (visual day flying) dan engambilan sampel air dengan menggunakan water sample. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan ada 180 individu capung subordo Zygoptera dari 4 spesies dan 4 family yaitu Euphaea variegata (Euphaeidae), Nososticta insignis (Protoneuridae), Vestalis luctuosa (Calopterygidae), dan Copera marginipes (Platycnemididae). Spesies capung yang banyak dijumpai yaitu capung Euphaea variegata yang memiliki indeks kelimpahan paling tinggi. Keanekaragaman jenis bekisar antara 0,7-0,8(rendah), indeks kemerataan jenisnya berkisar antara 0,5-0,6 (cukup merata) dan dominansi jenisnya berkisar antara 0,4-0,5 (sedang) dikarenakan kondisi lingkungan yang kurang stabil sebagai habitat capung. Keanekaragaman jenis capung memiliki keterkaitan sebagai bioindikator kualitas air dan analisis nilai FBI (Family Biotic Index) family Euphaeidae, Protoneuridae, Calopterygidae dan Platycnemididae secara berturut-turut yaitu 3,7; 2,8; 0,1; dan 0,06 yang menunjukkan kualitas air sungai di kawasan Muria desa Colo, Kudus dalam kategori sangat baik dan tidak terpolusi bahan organik. Hal ini membuktikan capung subordo Zygoptera dapat dijadikan sebagai bioindikator kualitas air untuk mengetahui ada tidaknya pencemaran bahan organik di suatu perairan. 
A Healthy Indonesian Traditional Food Against Methicillin Resistant Staphylococcus aureus Bacteria (MRSA) Mashuri Masri; Hafsan Hafsan; Ibrahim Ibrahim; Delima Engga Maretha; Siska Tridesianti
Journal Of Biology Education Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Biology Education
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v4i2.12041

Abstract

Penjang Pangi merupakan makanan tradisional yang terdiri atas bawang putih (Allium sativum), sereh (Cymbopogon citratus), pangi (Pangium edule). Pada penelitian ini, Penjang pangi di ekstrak dengan pelarut n-heksan, etanol dan methanol, masing masing  pada konsentrasi 5%, 10%, dan 15%. Aktivitas antibakteri ekstrak Penjang Pangi di uji ke Bakteri Methicillin Resisten Staphylococcus aureus (MRSA) dengan menggunakan metode difusi agar kertas cakram. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Pelarut n-heksan dan etanol tidak memperlihatkan aktivitas antibakteri. Metanol 15% memperlihatkan aktivitas antibakteri dengan rata-rata zona hambat yang dibentuk 15 mm, 13.67 mm, dan 13 mm. Daya hambat yang dibentuk ekstrak Penjang Pangi tergolong sangat aktif, karena diatas >8 mm. Kata kunci: Aktivitas antibakteri, Penjang Pangi, Bakteri Methicillin Resisten Staphylococcus aureus.
Studi Kompetensi Pedagogik Calon Guru Biologi Di Uin Raden Intan Lampung Dan Kaitannya Dengan Pemahaman Terhadap Perkembangan Peserta Didik Wanda Agus Prasetya; Supriyadi Supriyadi
Journal Of Biology Education Vol 4, No 1 (2021): Journal Of Biology Education
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v4i1.10062

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengungkap profil kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru Pendidikan Biologi UIN Raden Intan Lampung dan menelisik pemahaman perkembangan peserta didik mahasiswa calon guru Pendidikan Biologi UIN Raden Intan Lampung, serta menganalisis hubungan kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru Pendidikan Biologi UIN Raden Intan Lampung dengan pemahaman perkembangan peserta didik, yang meliputi: persiapan kegiatan pembelajaran yang mendidik, pengembangan potensi peserta didik, dan komunikasi peserta didik. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian kualitatif menggunakan metode deskriptif. Sampel penelitian ini adalah calon guru Pendidikan Biologi UIN Raden Intan Lampung yang dipilih dengan menggunakan teknik pengambilan sampel Purposive. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa calon guru biologi UIN Raden Intan Lampung yang telah mengambil program mata kuliah Evaluasi Pembelajaran, Telaah Kurikulum, Pengembangan Kurikulum, dan Mikroteaching , serta bersedia menjadi informan di dalam penelitian ini. Instrumen penelitian yang digunakan yakni observasi, wawancara, dokumentasi dan Uji Kompetensi Guru (UKG). Uji keabsahan data menggunakan triangulasi, sedangkan teknis analisis data yang digunakan pada penelitian antara lain reduksi data, penyajian data, dan verifikasi .Hasil penelitian menunjukkan bahwa Profil kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru biologi di UIN Raden Intan Lampung menunjukkan kriteria cukup dengan nilai rata-rata akhir sebesar 54,42. Pemahaman perkembangan peserta didik oleh mahasiswa calon guru biologi di UIN Raden Intan Lampung menunjukkan kriteria cukup dengan nilai rata-rata akhir sebesar 55,95. Dapat ditafsirkan terdapat hubungan / keterkaitan antara kompetensi pedagogik guru terhadap pemahaman calon guru mengenai perkembangan peserta didiknya. Bahwa semakin baik kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru, maka semakin baik pula pemahaman mahasiswa calon guru terhadap perkembangan peserta didiknya, sebaliknya jika semakin tidak baik kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru, maka semakin tidak baik pula pemahaman mahasiswa calon guru terhadap perkembangan peserta didiknya.
Efek Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Daun Planlet Anggrek (Vanda limbata x Vanda tricolor) In Vitro Atika Okta Melisa
Journal Of Biology Education Vol 2, No 1 (2019): Journal of Biology Education
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v2i1.7979

Abstract

Anggrek merupakan jenis tanaman hias yang memiliki bentuk dan warna yang sangat beragam dan menjadi ciri khas keindahan tanaman anggrek. Untuk peningkatan kualitas, baik secara genetik maupun morfologi , maka dilakukan persilangan. Salah satunya adalah persilangan Vanda limbata dengan Vanda tricolor yang sekarang sudah dilakukan. Teknik kultur in vitro sering digunakan dalam pembudidayan anggrek.  Pada Kultur in vitro sering dilakukan penambahan zat atau senyawa yang dapat mempercepat maupun membantu dalam peningkatan kualitas hasil kultur. Salah satunya penggunaan pupuk organik yang sekarang sudah mulai digunakan dalam media kultur in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pupuk terhadap pertumbuhan planlet dan untuk mengetahui konsentrasi dan jenis pupuk terbaik untuk menghasilkan pertumbuhan yang optimum. Pupuk yang digunakan ada 3 yaitu, Amino-age, Fertile dan Namira. Konsentrasi yang digunakan adalah 0;0,5;1;1,5;2 dan 2,5 ml/L baik saat kultur in vitro. Data kualitatif dianalisis secara deskriptif, peubah yang diamati adalah, warna daun dan morfologi planlet. Data kuantitatif dianalisis menggunakan ANOVA dan DMRT taraf 5%. Parameter yang diamati adalah panjang daun dan jumlah daun.         Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan pupuk organik cair berpengaruh nyata terhadap penambahan panjang daun dan jumlah daun pada planlet anggrek Vanda limbata Blume. x Vanda tricolor Lindl.  
Identifikasi Biodiversitas Tumbuhan Pada Lingkungan Akuatik di Sungai Kabupaten Jepara Nor Afiyah; Latifatus Sa’adah; Putri Putri Handayani; Iseu Laelasari
Journal Of Biology Education Vol 3, No 1 (2020): Journal Of Biology Education
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v3i1.7386

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi biodiversitas tumbuhan pada lingkungan akuatik sungai di Kabupaten Jepara. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengambil sampel empat plot stasiun penelitian secara purposive pada Sungai Batukali, Sungai Gerdu, Sungai Karang Aji dan Sungai Kedung Kabupaten Jepara. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, identifikasi dan inventarisasi data kemudian dilakukan triangulasi sumber data untuk melakukan validasi dan analisis data lanjutan. Hasil penelitian mengungkap adanya biodiversitas tumbuhan air yang ditemukan disepanjang Daerah Aliran Sungai seperti Eichornia crassipes (eceng gondok), Nymphaea alba (teratai), Hydrilla verticillata (ganggeng), Ipomoea aquatic (kangkung), Nelumbo nucifera (seroja/lotus), Salvinia molesta (kiambang), Monochoria hastata (eceng), Echinodorus radicans (melati air), Sagittaria lancifolia (daun tombak). Dari tumbuhan akuatik yang ditemukan tersebut terdapat tumbuhan yang mendominasi pada stasiun tempat penelitian yaitu tumbuhan Eichornia crassipes dan Hydrilla verticillata. 
Misconception In Scientific Literature On Journal Online That Discuss Integration Of Science And Religion In Era 4.0 Achmad Ali Fikri; Desvi Miasari; Ika Tamara Dewi
Journal Of Biology Education Vol 2, No 2 (2019): Journal Of Biology Education
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jbe.v2i2.6323

Abstract

Era 4.0 or the era of the industrial revolution 4.0 positioned information technology as a very basic need in human life. This causes disruption of various human activities, including in the field of education, namely in the case of scientific literature from online journals which become references or sources of literature for academics. Along with this, a new paradigm is developing about the integration of science and religion in the world of education, (the aim of which is to equip the alumni not only with skills in the field of science and technology but also to equip with IMTAQ), so that scientific literature is also emerging. in this case are articles in online scientific journals that raise topics or themes about the integration of science and religion. The articles were compiled by writers from various types of different educational backgrounds who of course have different understanding of the concepts or science material itself. This research aims to reveal and enlighten the existence of misconceptions in scientific literature that examines the integration of science and religion (Islam). This research is a qualitative research with a case study method, the data collection process is carried out by collecting and documenting scientific articles that examine the integration of science and religion in scientific online journals from various universities in Indonesia. The collected data is then analyzed by theorical analysis. The results showed that many misconceptions in the scientific literature that examined the integration of science and religion (Islam) are related to the scientific concepts described. The hope, with the results of this study can knock the hearts of researchers or academics with educational backgrounds in the field of science to improve and develop research related to the integration of science and religion (Islam) especially in this 4.0 era.
Effects Of Gallery Walk Instructional Strategy On Senior School Students’ Achievement In Cell Division In Ilorin, Nigeria Mimidoo Matilda Nomsoor; Ganiyu Bello; Sulaiman Musa Mohammed
Journal Of Biology Education Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Biology Education
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v4i2.10816

Abstract

This study investigated the effects of gallery walk instructional strategy (GWIS) on senior school students’ achievement in cell division in Ilorin, Nigeria. Three research questions with corresponding hypotheses were raised and tested. The study was quasi-experimental with a sample size of 79 senior school one students. Gallery walk instructional package and cell division achievement test (CDAT) were used in gathering data. Data were analysed using mean gains, t-test and ANCOVA. Findings from the study revealed that there was a significant difference in the achievement of students who were taught using gallery walk and those taught using the conventional method. However, no significant difference was found between the achievement of male and female students exposed to GWIS. There was also a significant difference in the achievement of low, medium and high scoring students taught using GWIS.It was therefore concluded that GWIS can be used to teach cell division and other hard-to-teach biological concepts. It was recommended that, GWIS should be used by teachers to teach cell division and other similar difficult concepts.

Page 10 of 18 | Total Record : 171