cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Biosel: Biologi Science and Education
ISSN : 2252858X     EISSN : 25411225     DOI : -
Journal Biosel receiving articles of the results of the study in biology field and education. This journal rising twice a year, namely edition of january-june and edition of july-december.
Arjuna Subject : -
Articles 284 Documents
KERAPATAN DAN DISTRIBUSI STOMATA DAUN PADA BEBERAPA SPESIES FAMILI MYRTACEAE DI KOTA AMBON Sahertian, Dece Elisabeth
Biosel Biology Science and Education Vol. 12 No. 1 (2023): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/bs.v12i1.3517

Abstract

Myrtaceae merupakan kelompok besar tumbuh-tumbuhan yang anggotanya banyak dikenal dan dimanfaatkan masyarakat sebagai penghasil minyak atsiri yang berkhasiat obat, tanaman buah-buahan, tanaman hias serta tanaman industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerapatan dan distribusi stomata daun pada beberapa tumbuhan famili Myrtaceae khususnya spesies Psidium guajava, Syzygium aromaticum, Syzygium polyanthum, Melaleuca leucadendra. Tipe penelitian yan digunakan deskriptif kuantitatif yaitu mendeskripsikan kerapatan dan distribusi stomata daun serta tipe dan jumlah stomata pada beberapa spesies famili Myrtaceae. Hasil penelitian menunjukkan kerapatan stomata tertinggi terdapat pada spesies Psidium guajava, Syzygium aromaticum dan Syzygium polyanthum karena mempunyai kerapatan stomata tinggi lebih dari 500/mm2, sedangkan pada tanaman Melaleuca leucadendra mempunyai kerapatan stomata sedang yaitu kurang dari 500/mm2. Semakin rapat stomata suatu tanaman, proses membuka dan menutupnya stomata semakin terhambat. Distribusi stomata keempat spesies famili Myrtaceae menunjukkan pola distribusi yang sama yaitu tersebar. Semua spesies yang diteliti memiliki stomata pada permukaan bawah daun. Tipe stomata pada keempat spesies berbeda yaitu tipe parasitik, tipe anisositik dan tipe anomositik yang tergolong dalam tipe stomata kelas dikotil.
Implikasi Bivalvia Sebagai Biofilter Pencemaran Air Laut di Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Deli Serdang Warsodirejo, Pandu Prabowo; Azwar, Edi; Nazara, Zikir Amin
Biosel Biology Science and Education Vol. 12 No. 1 (2023): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/bs.v12i1.4346

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji kemampuan spesies dari kelas Bivalvia terhadap tingkat pencemaran air laut yang merupakan masalah klasik dan tidak pernah ada habisnya. Tidak hanya itu, hewan bercangkang (Bivalvia) ini pun mampu menyaring kandungan logam berbahaya dari komponen baja paduan yang memiliki tingkat racun sangat tinggi yang sering terkandung dalam limbah pabrik, yaitu merkuri. Namun, mungkin juga tidak semua spesies dari kelas Bivalvia memiliki kemampuan yang sama dalam menyerap atau menyaring air laut. Bagi nelayan, mereka hanya perlu mencari kerang kemudian hasilnya dikumpulkan ke pengepul lalu dijual, tanpa mereka ketahui betapa pentingnya kemampuan kerang ini bagi ekosistem, terutama dalam kemampuannya menyaring air laut yang tercemar. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, peneliti bertujuan untuk menguji secara langsung dan melihat kemampuan beberapa spesies yang umum atau terkenal yang banyak ditemukan oleh nelayan di pantai timur provinsi Sumatera Utara. Pengujian akan dilakukan secara langsung terhadap 10 jenis kerang yang banyak dijumpai di pantai timur Sumut yaitu Kerang Besar, Kerang Batik/Salome, Kerang Biru, Kerang Kapak, Kerang Kecil, Kerang Belang/Tiger, Kerang Panjang, Merak Kerang, Kemudi Kapal Kerang, Kerang Mutiara. Ke-10 jenis kerang tersebut dipilih secara purposive berdasarkan jumlah terbesar dan ukuran cangkang terbesar. Penelitian ini akan menggunakan teknik analisis Duncan One Way Anova atau Rancangan Acak Lengkap. Pengujian sampel akan dilakukan pada air laut di Pantai Mangrove Percut Sei Tuan. Hasil pengujian akan memberikan kesimpulan mengenai implikasi atau keterlibatan Bivalvia dalam membantu mengatasi pencemaran air laut dan pengaruhnya terhadap ekosistem dan manusia yang mengkonsumsinya. Hasil penelitian ini juga akan bermanfaat sebagai acuan dan sumber acuan penelitian selanjutnya untuk penelitian selanjutnya dalam menggali potensi bioindikator dari filum invertebrata lainnyaKata Kunci : Implikasi, Bivalvia, Biofilter, Pencemaran, Paluh Merbau
FAKTOR LINGKUNGAN DAN MORFOMETRIK UDANG MANTIS (Harpiosquilla raphidea) DI DAERAH INTERTIDAL PERAIRAN PANTAI DESA SULI PULAU AMBON Tuaputty, Hasan; Kurnia, Tri Santi; Kubangun, Muhammad Tarmizi
Biosel Biology Science and Education Vol. 12 No. 1 (2023): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/bs.v12i1.4126

Abstract

Result of biological study and ecology to variatas of morphology of Harpiosquilla raphidea in coastal territorial water of Countryside of Suli of Island Ambon. Result of environmental factor measurement of territorial water of intertidal show the salinitas mean 19,40/00. temperature of temperature means 27,95oC and dissolve Oksigen of mean 6,16 DO mg / L and pH 6,9. Other measurement of length of prawn of Harpiosquilla raphidea found range from 4 cm until 10 cm. Analyse the morfometrit to variatas of prawn of Harpiosquilla raphidea and morphology of colour of husk seen by a white chromatic, tan, white chromatic of black, white chromatic is brass, chocolate chromatic, and black chromatic. The color difference is caused by the presence of astaxanthin pigment, which can absorb color pigments, thus making the shells of the Harpiosquilla raphidea shrimp have various colors. The color and size variation of the shell is also caused by the influence of environmental factors or the substrate as a place of life.
Desain Primer dan Optimasi Suhu Annealing untuk Amplifikasi Gen RET Aulia, Nurul
Biosel Biology Science and Education Vol. 12 No. 1 (2023): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/bs.v12i1.4296

Abstract

Gen RET merupakan gen yang terletak pada kromosom 10q11.2 dan pengkode reseptor tirosin kinase. Mutasi gen RET pada manusia telah dikaitkan dengan penyakit Hirschsprung dan anomali kongenital ginjal atau saluran kemih. RET merupakan salah satu gen yang menyebabkan penyakit Hirschsprung, setidaknya 20% dari semua kasus penyakit Hirschsprung disebabkan oleh mutasi gen RET. Mutasi dapat berupa mutasi nonsense, mutasi missense, delesi dan insersi. Mutasi pada suatu gen dapat dilacak dengan teknik sequencing. Primer merupakan salah satu komponen yang penting untuk dilakukannya sequencing dan suhu annealing yang optimum merupakan kunci keberhasilan dari penempelan primer terhadap gen target. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain primer dan menentukan suhu annealing yang optimal untuk mengamplifikasi gen RET. Primer didesain menggunakan Geneious Prime, yang kemudian dianalisis secara in silico berdasarkan kriteria primer yang baik. Optimasi suhu annealing yang dilakukan menggunakan gradient PCR. Hasil dari penelitian ini diperoleh primer yang dibuat menggunakan Geneious Prime menghasilkan primer terbaik yaitu primer forward 5’-AACACAGCGAGACTCCATCA-3’ dan reverse 5’-TGGCTACACGGACACTAAACC-3’ yang spesifik mengamplifikasi Gen RET. Suhu annealing yang optimum untuk kedua primer yaitu 53.2°C.
Pengembangan Buku Ajar Botani Tumbuhan Rendah Bermodel 4D (Define, Design, Defelop, Disseminate) dan Pengaruhnya terhadap Kemampuan Berfikir Kritis, Kesadaran Metakognitif dan Hasil Belajar Mahasiswa IAIN Ambon Mulyawati, Nina Yuliana; Masi, Yusman; Rijal, Muhammad
Biosel Biology Science and Education Vol. 13 No. 1 (2024): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/bs.v13i1.5357

Abstract

This research aims to find out the use of Low Plant Botany textbooks developed with valid 4D models and their influence on critical thinking ability, metacognitive awareness and learning outcomes as well as the interaction of low plant botany textbooks developed with 4D models with academic ability to critical thinking ability, metacognitive awareness and student learning outcomes of IAIN Ambon Department of Biological Education so as to provide theoretical and practical benefits to lecturers and students. This research was conducted in the odd semester of the 2016/2017 academic year, on July 25-November 1, 2016. The research sample was taken by purposive sampling using the Experimental Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. The data that has been collected was analyzed using analysis of covariance (anacova). The results showed that (1) the Low Plant Botany textbook developed with the 4D model could be used validly (2) there was an effect of the Low Plant Botany textbook developed with the 4D model on critical thinking skills (3) there was the influence of the Low Plant Botany Textbook. which was developed with the 4D model on metacognitive awareness (4) there was an influence of the Low Plant Botany Textbook developed with the 4D model on cognitive and affective learning outcomes (5) there was an interaction effect of the Low Plant Botany Textbook developed with the 4D model with academic ability with the ability critical thinking, cognitive learning outcomes and psychomotor learning outcomes. Based on the results of the study, it can be concluded that the Low Plant Botany Textbook developed with the 4D model can be used validly and has an effect on critical thinking skills, metacognitive awareness, cognitive and affective learning outcomes and there is an interaction effect with academic abilities on critical thinking skills, cognitive learning outcomes and psychomotor. It is recommended to collaborate with biology textbooks with appropriate learning models and strategies. Keywords: Development, Textbooks, Define, Design, Develop, Disseminate, Critical Thinking, Metacognitive Awareness, Learning Outcomes
PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KIMA( Tridagna gigas) DALAM PASTA GIGI HERBAL UNTUK MENGHAMBAT Steptococcus mutans Kaliky, Nurainy; Usemahu, Abdulah
Biosel Biology Science and Education Vol. 12 No. 2 (2023): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/bs.v12i2.5398

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu bagian dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Karies gigi merupakan penyakit yang sering ditemukan pada semua kalangan masyarakat. Permasalahan karies gigi ini tidak mengenal kelompok umur artinya penyakit ini dapat menyerang anak-anak, remaja maupun dewasa. karies gigi disebabkan oleh infeksi kronis oleh Streptococcus mutans pada struktur gingiva yang ditandai dengan pembentukan plak bakteri dan kalkulus. sehingga menyebabkan peradangan pada gingiva. Salah satu tindakan pencegahan terhadap kolonisasi bakteri Streptococcus mutans yaitu dengan menjaga kebersihan gigi dan menyikat gigi menggunakan pasta gigi herbal dari bahan alami, berupa CaCo3 yang berasal dari limbah cangkang Tridacna gigas dan ekstrak daun cengkeh yang dapat membantu menjaga kesehatan mulut dan gigi. metode penelitian ini adalah eksperimen dengan 5  perlakuan dan 3 kali ulangan, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pasta gigi herbal berbahan dasar limbah cangkang Tridacna gigas dalam menghambat Streptococcus mutans Hasil penelitian menunjukkan cangkang kima mengandung kalsium lebih dari 50% dan dapat mencegah karies gigi, serta pasta gigi herbal bersifat antibakterial terhadap Streptococcus mutan Kata Kunci : karies gigi,  Antibakteri
Potensi Antibakterial Pasta Gigi Herbal Berbahan Dasar Limbah Cangkang Kima dan Ekstrak Daun Cengkeh (Syzygium aromaticul L.) Secara In Vitro Wally, Pramita; Kaliky, Nurainy; Mailoa, Meigy Nelce
Biosel Biology Science and Education Vol. 12 No. 2 (2023): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/bs.v12i2.5498

Abstract

Karies gigi adalah suatu penyakit yang dapat dialami oleh seseorang akibat buruknya kebersihan mulut. Kebiasaan masyarakat yang kurang menjaga kebersihan mulut mengakibatkan terbentuknya plak gigi. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, berbagai produsen pasta gigi membuat inovasi untuk menambahkan zat lain yang bermanfaat bagi kesehatan gigi. Salah satu diantaranya serbuk cangkang kima dan ekstrak daun cengkeh. Penambahan herbal pada pasta  gigi diharapkan dapat menghambat pertumbuhan plak. Plak pada gigi terbentuk karena aktivitas dari berbagai macam mikroorganisme di mulut. Mikroorganisme yang diketahui terlibat dalam pembentukan karies gigi adalah Streptococcus mutans. Salah satu bahan alternatif sebagai antibakteri adalah daun cengkeh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi antibakterial pasta gigi herbal berbahan dasar limbang cangkang kima dengan tambahan ekstrak daun cengkeh. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen laboratorium dengan rancangan penelitian post test control group design terhadap aktivitas antibakterial streptococcus mutans secara in vitro. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2023. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Perikanan Universitas Pattimura Ambon. Data hasil pengukuran yang diperoleh diukur secara berulang untuk setiap perlakuan kemudian dianalisis dengan uji one way Anova. Hasil analisis data menunjukkan bahwa F hitung ˃ F tabel, artinya seluruh perlakuan efektif dalam menghambat aktivitas bakteri Streptococcus mutans dengan formula C atau kosentrasi ekstrak daun cengkeh 15% memiliki efektifitas terbaik dalam menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans serta mampu memperbaiki karies gigi. 
Komunitas Fitoplankton sebagai Bioindikator Kualitas Perairan Situ di Ciputat Timur, Tangerang Selatan Haribowo, Dinda Rama; Assuyuti, Yayan Mardiansyah; Rijaluddin, Alfan Farhan; Attamimi, Febi Irfaullah; Nurkholidah, Nurkholidah; Shalsabilla, Syalwa Ersadiwi; Sugoro, Irawan; Ryandra, Raka; Ramadhan, Firdaus
Biosel Biology Science and Education Vol. 12 No. 2 (2023): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/bs.v12i2.5534

Abstract

Situ di Kota Tangerang Selatan memiliki kondisi memprihatinkan sehingga mempengaruhi kondisi biologis fitoplankton. Fitoplankton menjadi bioindikator kualitas akuatik karena sensitif terhadap perubahan lingkungan. Tujuan penelitian ini mengetahui kimia-fisik perairan dan kelimpahan komunitas fitoplankton. Penelitian ini dilakukan di tiga Situ Tangerang Selatan yaitu Situ Gintung, Situ Kuru, dan Situ Bungur pada bulan Juni-Agustus 2016. Pengambilan sampel mengacu pada Bellinger dan Sigee (2010) yang modifikasi. Hasil kualitas ketiga situ tersebut berkategori  baik, walaupun nilai WQI cenderung menurun pada tiap periode. Nilai keanekaragaman di ketiga berada direntang  0,5409–1,982 yaitu sedangkan nilai keseragaman berada direntang 0,3357 – 0,7901, dan untuk nilai dominansi berada diangka 0,2078 – 0,733 dengan masing-masing berkategori rendah hingga sedang. Komposisi jenis (%) yang ditemukan di ketiga situ masing-masing cenderung sama dengan jenis tertiggi Chlorophyceae sebesar 35– 53% dan jenis terendah Chryptophyceae sebesar 4–6% dan Euglenophyceae  sebesar 4–7%.
Struktur Komunitas dan Analisis Nilai Tutupan Lamun di Pulau Pramuka dan Pulau Karya, Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu Marceyl, Ronald; Kurniawan, Mohammad Ananda Reza; Widjaja, Abraham Djembar; Frefi, Finkan Anisa Putri; Azizah, Nadhira Nur; Prabowo, Riconanda Altis Alfachry
Biosel Biology Science and Education Vol. 12 No. 2 (2023): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/bs.v12i2.5553

Abstract

Taman Nasional Kepulauan Seribu, merupakan kawasan konservasi perairan laut yang memiliki keunikan ekosistem kepulauan kecil serta perairan laut dangkal. Ekosistem padang lamun menjadi salah satu ekosistem sumber daya alam yang berada di wilayah perairan dangkal dan memiliki segudang manfaat bagi biota yang terkait dengan lingkungan sekitar. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui nilai tutupan lamun dan struktur komunitas ekosistem lamun di Pulau Pramuka dan Pulau Karya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2023 di pantai tenggara Pulau Karya dan pantai timur Pulau Pramuka. Metode penelitian yang digunakan ialah kuantitatif deskriptif. Pendataan jenis dan nilai tutupan lamun menggunakan metode line transect quadran. Pendataan dilakukan dengan menentukan titik dan garis transek sepanjang 50 m kearah laut. Pengambilan data lamun menggunakan frame quadran berukuran 100 x 100 cm2 dibagi menjadi 4 kisi yang diletakkan pada sisi kiri garis dan jarak antar kuadran 5 m, dengan total kuadran berjumlah 11. Jenis lamun yang ditemui pada stasiun pengamatan pantai bagian tenggara Pulau Karya homogen satu jenis yaitu Thalassia hemprichii. Sedangkan jenis lamun yang ditemui pada stasiun pengamatan pantai bagian timur Pulau Pramuka berjumlah empat jenis; Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Halodule ovalis, dan Cymodocea rotundata. Nilai tutupan lamun pada stasiun pengamatan pantai tenggara Pulau karya diperoleh sebesar 22,16±8,72 menunjukkan kategori jarang. Sedangkan nilai tutupan lamun di stasiun pengamatan di pantai timur Pulau Pramuka adalah 80,49±8,81, menunjukkan kategori sangat padat.
Pengaruh PGPR Akar Bambu dan Kompos Azolla Terhadap Pertumbuhan Ginseng (Talinum triangulare) Handayani, Ade Tiyan; Rokhim, Saiku; Faizah, Hanik
Biosel Biology Science and Education Vol. 12 No. 2 (2023): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/bs.v12i2.5597

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui konsentrasi PGPR dan kompos Azolla yang sesuai terhadap stek batang T. triangulare. Desain penelitian menggunakan RAL. Faktor pertama yaitu PGPR (0%, 5%, 10%, dan 15%,) dan faktor kedua yaitu kompos Azolla (0, 5, 10, dan 15 gram/polybag). Pemberian pupuk dilakukan sebulan sekali. Hasil menunjukkan PGPR telah memenuhi standar mutu kelayakan pupuk sesuai Keputusan Menteri No. 261/KPTS/SR/310/M/4/2019 pada parameter populasi bakteri, sedangkan kompos Azolla telah sesuai parameter kimiawi SNI 19-7030-2004, kecuali pH kompos Azolla. Seluruh perlakuan pemberian pupuk telah menghasilkan 100% persentase stek hidup. PGPR berpengaruh terhadap luas daun, diameter batang, panjang akar, dan tinggi tanaman; kompos Azolla berpengaruh terhadap luas daun, jumlah daun, panjang akar, jumlah umbi, bobot basah dan kering tanaman; interaksi PGPR dan kompos Azolla berpengaruh terhadap panjang akar, jumlah daun, tinggi tanaman, dan bobot basah tanaman. Pada penelitian ini diketahui bahwa PGPR 10%, kompos Azolla 5 gram/polybag, dan interaksi PGPR 10% dengan kompos Azolla 10 gram/polybag (P2A2) menjadi perlakuan terbaik untuk pertumbuhan T. triangulare.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol. 14 No. 1 (2025): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol. 13 No. 2 (2024): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol. 13 No. 1 (2024): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol. 12 No. 2 (2023): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol. 12 No. 1 (2023): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol. 11 No. 2 (2022): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol. 11 No. 1 (2022): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol 11, No 1 (2022): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidika Vol 10, No 2 (2021): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidika Vol. 10 No. 2 (2021): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol. 10 No. 1 (2021): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol 9, No 2 (2020): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2020): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol. 9 No. 1 (2020): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol 8, No 2 (2019): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 8, No 1 (2019): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 7, No 2 (2018): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 7, No 1 (2018): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 6, No 2 (2017): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 6, No 1 (2017): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 5, No 2 (2016): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 5, No 1 (2016): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 1, No 1 (2016): BUKU REFERENSI Vol 4, No 2 (2015): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2015): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 3, No 2 (2014): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 3, No 1 (2014): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 2, No 2 (2013): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 2, No 1 (2013): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan More Issue