cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TEKNIK
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 08521697     EISSN : 24609919     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu rekayasa/keteknikan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal TEKNIK meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas), atau komentar atau kritik terhadap tulisan ilmiah yang dipublikasikan oleh Jurnal TEKNIK.
Arjuna Subject : -
Articles 522 Documents
Evaluasi Kemampuan Bendungan Logung dalam Mereduksi Banjir Akibat Perubahan Curah Hujan dan Tata Guna Lahan Febriani, Irawati; Sriyana, Ignatius; Suharyanto, Suharyanto
TEKNIK Vol. 45, No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i1.61985

Abstract

Bendungan Logung merupakan bendungan multipurpose yang salah satu fungsinya sebagai pengendali banjir. Mengingat bahwa Bendungan Logung telah beroperasi selama 5 (lima) tahun sekaligus menanggapi perubahan pola curah hujan dan tata guna lahan, serta mengantisipasi kemungkinan kegagalan bendungan akibat overtopping, maka perlu dilakukan kajian penelusuran banjir di waduk menggunakan data hidrologi dan tutupan lahan terbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan Bendungan Logung dalam mereduksi banjir. Model penelusuran banjir dalam penelitian ini menggunakan software HEC-HMS dengan metode Soil Conservation Services-Curve Number (SCS-CN). Berdasarkan analisis yang dilakukan terdapat peningkatan curah hujan rencana apabila dibandingkan dengan studi perencanaan tahun 2015 serta adanya perubahan tata guna lahan di DTA Waduk Logung yang menyebabkan nilai debit banjir rencana lebih besar dibandingkan dengan studi perencanaan. Bendungan Logung dapat mereduksi debit banjir untuk masing- masing kala ulang sebesar: Q2 = 42,88%; Q5 = 38,38%; Q10 = 35,02%; Q25 = 31,53%; Q50 = 29,42%; Q100 = 27,50%; Q1000 = 20,72%; dan QPMF = 16,43%. Hasil debit puncak QPMF sebesar 946,5 m3/detik yang berada pada elevasi +93,5, di mana elevasi tersebut berada di atas muka air banjir QPMF perencanaan yakni +92,85. Oleh karena itu tidak terjadi overtopping karena puncak bendungan berada pada elevasi +94.
Analisis Jenis Dan Dimensi Pasir Pembentuk Material Mortar Terhadap Konduktivitas Panas Efektif Ismail, Nova Risdiyanto; Suwandono, Purbo; Hermawan, Dadang; Wicaksono, Hangga
TEKNIK Vol. 44, No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v44i3.43966

Abstract

The solar radiation heat absorbing plate is a major component in solar still applications. The fin absorber plate with mortar material as a heat absorber, heat transfer, and evaporation medium. In the fin absorber plate with mortar material, seawater flows inside the fin body capillarity and undergoes an evaporation process, leaving salt in the pores. Salt in the pores, type, and dimension of sand as the main forming material of mortar will also affect the effective heat conductivity value. This study evaluates salt formation in the pores with various types and dimensions of sand-forming mortar material on effective heat conductivity. The research was conducted experimentally by comparing the types and dimensions of sand-forming mortar. The types of sand used were iron sand (PB) and lichen sand (PL), with sand dimensions of 0.125 and 0.250, respectively. The types and dimensions of sand were formed into mortar with a mixture of 2 sand and one cement. The mortar test was compared with stone material. In the test, heating was applied to the top surface of the mortar and stone using a heating element (heater) with 46.4 W power for 120 minutes. The research resulted in the effective heat conductivity of all mortar materials increasing with increasing heating time and salt in the pores. The mortar material using iron sand with a dimension of 0.125 mm (PB.0.125) has a higher total effective heat conductivity of 0.712 (W/m0C) than PB.0.250, PL.0.125, PL.0.250 and stone.
Sintesis, Karakterisasi dan Pengujian Katalis CaO-MgO/Fe2O3 dari Dolomit dan Pasir Besi untuk Pembuatan Biodiesel dari Minyak Goreng Bekas Widayat, Widayat; Arman, Mhd. Adithia Perdana; Syarief, Elijah; Buchori, Luqman; Sulardjaka, Sulardjaka
TEKNIK Vol. 45, No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i1.56423

Abstract

Pengembangan katalis CaO-MgO/Fe2O3 dari dolomit dan pasir besi dilakukan pada penelitian ini.  Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakteristik kimia dan fisika katalis CaO-MgO/Fe2O3 serta kinerjapada produksi biodiesel. Sintesis katalis dilakukan dengan metode impregnasi, dimana fasa CaO-MgO terlebih dahulu didapatkan dari dolomit dengan metode kalsinasi. Fe2O3 dihasilkan dari pasir besi dengan metode ko-presipitasi yang melibatkan larutan asam dan basa. Pengaruh komposisi CaO-MgO dan Fe2O3 terhadap yield biodiesel dikaji dengan melakukan variasi rasio CaO-MgO : Fe2O3 sebesar 1:1, 2:1 dan 3:1. Variasi temperatur kalsinasi katalis dilakukan pada 800oC, 900oC dan 1000oC untuk mengetahui pengaruh karakteristik fisik terhadap produksi biodiesel. Karakterisasi katalis dengan menggunakan metode SEM-EDX menunjukkan struktur morfologi dan komposisi elemen pada katalis. Biodiesel yang diproduksi dengan katalis CaO-MgO/Fe2o3 memiliki standar mutu sesuai SNI 7182: 2015. Katalis dengan rasio CaO-MgO : Fe2O3 sebesar 3:1 yang dikalsinasi pada temperatur 900oC menghasilkan yield biodiesel tertinggi yaitu 54,2%. Katalis CaO-MgO/ Fe2O3 dapat digunakan dalam produksi biodiesel dengan reaksi esterifikasi dan trans esterifikassi secara simultan dan dibutuhkan peningkatan kinerja lebih lanjut sehingga lebih ekonomis.
Kajian Evaluasi Keamanan Bendungan Rukoh Terhadap Overtopping Berdasarkan Penelusuran Banjir di Waduk Pambudi, Yan Ahmad Christy; Sriyana, Ignatius
TEKNIK Vol. 45, No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i1.59405

Abstract

Bendungan Rukoh merupakan bendungan urukan tipe zonal inti kedap air yang mempunyai kelemahan rentan terjadi kegagalan bendungan akibat overtopping limpasan debit banjir. Kondisi terkini berdasarkan Dokumen Kajian Risiko Bencana Kabupaten Pidie 2014-2018 menerangkan bahwa tingkat frekuensi kecenderungan risiko banjir mengalami kenaikan dari tahun ke tahun yang disebabkan hujan lebat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembaharuan debit banjir menggunakan pemodelan HEC-HMS dan melakukan evaluasi keamanan bendungan terhadap overtopping melalui penelusuran banjir. Penelusuran banjir menggunakan metode level pool routing pada kondisi debit banjir Bendungan Rukoh tanpa suplesi debit dan kondisi dengan suplesi debit Bangunan Pengarah Rukoh. Pemutakhiran debit banjir menunjukkan adanya rerata kenaikan nilai debit banjir tiap kala ulang sebesar 14,87% dibandingkan studi perencanaan. Penelusuran banjir debit banjir 1000 tahun memberikan hasil elevasi muka air maksimum +122,77 (tanpa suplesi) dan +123,27 (suplesi), sedangkan hasil untuk debit banjir PMF (Probable Maximum Flood) pada elevasi +124,08 (tanpa suplesi) dan +124,52 (suplesi). Berdasarkan elevasi puncak bendungan +127,00 dan penelusuran banjir disimpulkan Bendungan Rukoh aman terhadap overtopping.
Implikasi Integrasi BIM dan ERP Terhadap Pengendalian Volume Pekerjaan Proyek: Studi Kasus Proyek Bendungan Wibowo, Muhammad Agung; Hatmoko, Jati Utomo Dwi; Satria, Gildam
TEKNIK Vol. 45, No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i1.60810

Abstract

Penggunaan informasi volume dari Building Information Modeling (BIM) pada proyek konstruksi di Indonesia belum efektif dalam meningkatkan kinerja pengendalian anggaran meskipun BIM telah menunjukkan dampaknya terhadap peningkatan kinerja proyek konstruksi bangunan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan informasi BIM adalah dengan mengintegrasikan informasi BIM dengan Enterprise Resource Planning (ERP) dimana ERP sangat membantu dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi integrasi informasi BIM BIM dan ERP pada proyek konstruksi dengan studi kasus pada proyek bendungan. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi terkait penggunaan informasi volume dari BIM untuk pengendalian anggaran, wawancara mendalam dengan pihak-pihak terkait dalam proyek dan pada kantor pusat pada proyek bendungan dan mengukur informasi volume dari proses BIM dibandingkan dengan anggaran dan menilai seberapa akurat informasi volume tersebut sehingga dapat diandalkan untuk pengendalian volume pekerjaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam penerapan BIM yang efektif untuk pengendalian anggaran melalui integrasi ERP pada proyek bendungan dan menjadi acuan bagi pengambil keputusan dalam upaya meningkatkan kinerja proyek konstruksi.
Optimasi Multi Faktor pada Formula Karet Alam terhadap Gesekan Material Elastomer Karet Alam untuk Aplikasi Telapak Kaki Prostesis Khafidh, Muhammad; Irfan, Afi Muhammad; Suryawan, Donny; Kistriyani, Lilis; Ismail, Rifky
TEKNIK Vol. 44, No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v44i3.58024

Abstract

Indonesia is the world's second-largest producer of natural rubber. Various products can be made of natural rubber. One of them is a foot prosthesis. An essential criterion for foot prosthesis is a significant value of friction force to prevent slip during usage. The present study optimizes natural rubber formulation to obtain the largest friction force value. A pin-on-disk tribometer is used to obtain friction force values. The optimization method used in the present study is Taguchi Method Orthogonal Array L9, while the contribution of each control factor to increase friction is carried out using ANOVA analysis. Four control factors are used in this study: the type of natural rubber, the percentage of silica powder, the percentage of sulfur, and the vulcanization temperature. Each control factor has three different levels. The test results showed that the optimum formulation to obtain the highest friction value is a mixture of concentrated natural rubber and instant natural rubber, 30 phr of silica powder, 5 phr of sulfur, and 150°C of vulcanization temperature. The friction force of the optimum formulation increases by 33% compared to the baseline formulation. ANOVA analysis shows that the vulcanization temperature is the most crucial factor in increasing the friction force, contributing 62.58%.
Penggunaan Flight Data Logger untuk Menganalisis Dampak Modifikasi Seaplane pada Kinerja Take Off Cessna PK-APH: Studi Komparasi Nasrullah, Muhammad Nur Cahyo Hidayat; Rubiono, Gatut; Sulung, Sabam Danny; Prayitno, Hadi
TEKNIK Vol. 45, No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i1.57634

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan take off performance antara pesawat yang telah dimodifikasi menjadi pesawat seaplane (amfibi) dan pesawat Cessna standar sebelum dimodifikasi. Komparasi dilakukan menggunakan data dari flight data recorder Garmin G1000 dengan flight data logger. Data yang dipilih adalah berdasarkan pada satu pesawat yang sama, yakni dengan registrasi PK-APH, namun data difilterisasi dengan berbagai kondisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh modifikasi seaplane (amfibi) yang telah dilakukan dari segi fase climbing, perbandingan ground roll, maksimal ground speed serta maksimal airspeed. Analisis menunjukkan perbedaan signifikan antara pesawat sebelum dan setelah dimodifikasi menjadi pesawat seaplane. Sebelum modifikasi, pesawat mencapai ketinggian 478,4 kaki diatas permukaan laut dalam 60 detik setelah lepas landas, sedangkan setelah modifikasi hanya mencapai 355,7 kaki di atas permukaan laut. Ground speed pada detik ke-20 juga berbeda, dengan pesawat sebelum modifikasi mencapai 60,69 knots dan pesawat seaplane hanya mencapai 48,65 knots. Perbedaan terlihat pada airspeed awal saat take-off, di mana pesawat sebelum modifikasi memiliki angka 71 knots pada detik ke-24, sedangkan pesawat seaplane memiliki angka 66 knots.
Studi Potensi Saddle Area di Bendungan Budong Budong Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Baharudin, Irfan; Sukamta, Sukamta; Prasetyo, Yudo
TEKNIK Vol. 45, No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i1.59153

Abstract

Analisis berbasis sistem informasi geografis (SIG) dapat memecahkan permasalahan teknis di bidang konstruksi, khususnya bendungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui area dengan elevasi lebih rendah dari muka air banjir (MAB) di Bendungan Budong-Budong. Metode yang digunakan adalah analisis  SIG  dengan melakukan overlay dari data spasial yaitu data DEMNAS, area genangan waduk, DAS, sungai dan anak sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis overlay dapat mendeteksi 5 lokasi dengan elevasi di bawah MAB (4 lokasi di sungai dan 1 lokasi di hutan). Survei validasi dilakukan untuk memastikan elevasi di lapangan menggunakan gps handheld pada titik yang berada di hutan. Hasil validasi menunjukkan elevasi di lapangan 70,98 m dimana sudah diatas MAN tetapi masih terdapat selisih elevasi dengan MAB. Selisih elevasi tersebut tidak terlalu berpengaruh terhadap operasional maupun keamanan Bendungan Budong-Budong. Penelitian ini menunjukkan bahwa analisis SIG, khususnya analisis overlay, dapat menjadi solusi dalam pengambilan keputusan dan kebijakan dengan berbasis data spasial yang ada.
Analisis Pengaruh Perubahan Karakteristik DAS terhadap Keamanan Bendungan Pamukkulu Berdasarkan Penelusuran Banjir Mufrodi, Syahrizal; Sriyana, Ignatius
TEKNIK Vol. 45, No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i1.59399

Abstract

Bendungan Pamukkulu direncanakan untuk mereduksi banjir Sungai Pappa hingga 29% terhadap debit desain QPMF. Banjir disebabkan tingginya debit di sungai yang dipengaruhi oleh intensitas hujan dan limpasan permukaan. Fakta di lokasi menunjukkan adanya perubahan karakteristik DAS yang ditunjukkan dari peningkatan curah hujan maksimum dari tahun 2013 hingga tahun 2022 dan kecenderungan penurunan indeks tutupan vegetasi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kontribusi perubahan karakteristik DAS seperti curah hujan harian maksimum dan perubahan tutupan lahan  terhadap perubahan hidrograf banjir dan pengaruhnya terhadap kondisi keamanan Bendungan Pamukkulu dari bahaya terjadinya overtopping. Penelitian diawali dengan pengumpulan data, kemudian menganalisis distribusi hujan-jaman, analisis debit banjir rancangan, dan penelusuran banjir dengan Metode Level Pool Routing dan pemodelan HEC-HMS, Hasilnya menunjukkan debit banjir rancangan cenderung meningkat, khususnya pada QPMF meningkat mencapai 1652,27 m3/detik (3,45%) dengan metode HSS ITB-1, dan 1893,37 m3/detik (18,54%) dengan model HEC-HMS. Meningkatnya debit banjir menyebabkan perubahan elevasi muka air maksimum waduk pada debit banjir QPMF naik sebesar 0,04 m hingga 0,08 m di atas Muka Air Banjir (MAB) rencana (+129,68 m), dimana nilai ini masih dibawah elevasi puncak bendungan (+131,50 m) sehingga menunjukkan Bendungan Pamukkulu aman dari potensi terjadinya overtopping.
Analisis Kebijakan Land Value Capture dan Metode Zona Nilai Tanah dalam Perbedaan antara Kebijakan dan Pengukuran (Studi Kasus: Koridor Jalan Durian Raya, Banyumanik) Putri, Zulfara Disnatya Anggita; Wahyuddin, Yasser; Amarrohman, Fauzi Janu
TEKNIK Vol. 44, No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v44i3.57930

Abstract

Nilai lahan memiliki perubahan dinamis. Peningkatan nilai lahan menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah melalui penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Penyesuaian NJOP menggunakan pendekatan harga pasar dan potensial untuk implementasi kebijakan Land Value Capture. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui zona nilai tanah tahun 2023, pengaruh faktor aksesibilitas, pusat perdagangan, fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan dan sarana umum terhadap nilai tanah serta potensi implementasi kebijakan Land Value Capture. Studi kasus dilakukan untuk tanah di sekitar koridor Jalan Durian Raya, Banyumanik, Semarang. Metode yang digunakan yaitu Spatial Autoregressive Model (SAR) dan Assessment Sales Ratio (ASR). Hasil penelitian menunjukan bahwa zona dengan Nilai Indeks Rata-Rata (NIR) tertinggi yaitu zona 2409, dengan nilai sebesar Rp. 23.364.000,- untuk harga pasar dan zona 181 sebesar Rp. 15.105.000,- untuk NJOP. NIR terendah yaitu zona 860 sebesar Rp. 2.448.000,-  untuk harga pasar dan Rp. 792.000,- untuk NJOP. Hasil penghitungan SAR menunjukan pengaruh faktor aksesibilitas merupakan faktor paling signifikan, dengan nilai sebesar 0,0007 pada harga pasar dan 0,00188 pada NJOP. Dari penghitungan ASR di Jalan Durian Raya didapatkan hasil sebesar 35% pada zona 28 dan 73% pada zona 323. Nilai ini menunjukkan bahwa pada kedua zona tersebut masih perlu dilakukan penyesuaian NJOP.

Filter by Year

2007 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 46, No 3 (2025): Vol 46, No 3 (2025): July 2025 Publication in-progress Vol 46, No 3 (2025): Juli 2025 Vol 46, No 2 (2025) April 2025 Vol 46, No 1 (2025) January 2025 Vol 45, No 3 (2024): December 2024 Vol 45, No 2 (2024): August 2024 Vol. 45, No. 1 (2024): May 2024 Vol. 44, No. 3 (2023): December 2023 Vol. 44, No. 2 (2023): August 2023 Vol. 44, No. 1 (2023): May 2023 Vol. 43, No. 3 (2022): December 2022 Vol. 43, No. 1 (2022): May 2022 Vol 42, No. 3 (2021): December 2021 Vol. 42, No. 2 (2021): August 2021 Vol 41, No. 3 (2020): December 2020 Vol 41, No. 2 (2020): August 2020 Vol 41, No. 1 (2020): May 2020 Vol 40, No. 3 (2019): Desember 2019 Vol 40, No. 2 (2019): Agustus 2019 Vol 40, No. 1 (2019): Mei 2019 Vol 39, No. 2 (2018): Desember 2018 Vol 39, No 1 (2018): (July 2018) Vol 38, No 2 (2017): (Desember 2017) Vol 38, No 1 (2017): (Juli 2017) Vol 37, No 2 (2016): (Desember 2016) Vol 37, No 1 (2016): (Juli 2016) Vol 36, No 2 (2015): (December 2015) Vol 36, No 1 (2015): (Juli 2015) Vol 35, No 2 (2014): (Desember 2014) Vol 35, No 1 (2014): (July 2014) Volume 34, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 34, Nomor 2, Tahun 2013 Volume 34, Nomor 1, Tahun 2013 Volume 33, Nomor 2, Tahun 2012 Volume 33, Nomor 1, Tahun 2012 Volume 29, Nomor 3, Tahun 2008 Volume 32, Nomor 3, Tahun 2011 Volume 32, Nomor 2, Tahun 2011 Volume 32, Nomor 1, Tahun 2011 Volume 31, Nomor 2, Tahun 2010 Volume 31, Nomor 1, Tahun 2010 Volume 30, Nomor 3, Tahun 2009 Volume 30, Nomor 2, Tahun 2009 Volume 30, Nomor 1, Tahun 2009 Volume 29, Nomor 2, Tahun 2008 Volume 29, Nomor 1, Tahun 2008 Volume 28, Nomor 3, Tahun 2007 Volume 28, Nomor 2, Tahun 2007 Volume 28, Nomor 1, Tahun 2007 In Press More Issue