cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
PROSIDING KOMUNIKASI
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 89 Documents
KONTRIBUSI PERPUSTAKAAN DESA DAN PERPUSTAKAAN MASYARAKAT DALAM PENDISEMINASIAN SUMBER-SUMBER INFORMASI BUDAYA LOKAL Yusup, Pawit M; Winoto, Yunus; Rejeki, Diah Sri
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.674 KB)

Abstract

Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki catatan yang mengandung nilai budaya dan sejarah lokalnya. Catatan-catatan itu tersimpan dalam berbagai situsbudaya masa lalu dan sebagian sudah direkam dalam bentuk media cetak maupun elektronik. Salah satu media dimaksud adalah naskahkuno, yang sebagian besar masih tersimpan di berbagai tempat dan belum dikelola secara memadai. Di Jawa Barat saja, misalnya, ada di Cirebon, Sumedang, Cianjur, Garut, Bogor, Tasikmalaya, Ciamis, dan tempat-tempat lainnya yang sekarang banyak dikunjungi warga masyarakat dalam kegiatan wisata ziarah dan keagamaan. Informasi dan sumber-sumber informasi tentang itu semua, sebagian sudah dibukukan atau direkam secara ekektronik. Sementara itu, sebagai institusi yang salah satu tugasnya adalah mengelola informasi dan sumber-sumber informasi berbasis cetak dan rekam, termasuk sumber-sumber informasi mengenai budaya lokal, yakni perpustakaan desa dan perpustakaan lain yang ada di desa, belum berperan banyak dalam pengelolaan pendiseminasian kepada masyarakat luas. Penelitian ini mengkaji secara observatif keberadaan perpustakaan desa dan perpustakaan lain yang ada di desa terkait peranannya dalam mendiseminasikan informasi dan sumber-sumber informasi dimaksud, kepada masyarakat luas. Idealnya, perpustakaan desa dan perpustakaan masyarakat yang ada di desa, bisa ikut berpartisipasi dalam mendiseminasikan informasi dan sumber-sumber-sumber informasi dimaksud, kepada masyarakat luas. Kata kunci: Sumber informasi, Budaya lokal, Perpustakaan Desa.
KOMUNIKASI POLITIK DAN JAJAK PENDAPAT DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH Susanto, Eko Harry
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.488 KB)

Abstract

Komunikasi politik yang mengeksplorasi hasil jajak pendapat tentang popularitas figure yang bersaing dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) menjadi primadona pemberitaan di era demokrasi dalam komunikasi. Hasil jajak pendapat dipakai sebagai landasan membangun kredibilitas calon kepala daerah atau calon wakil kepala daerah yang berupaya mengungguli pesaingnya. Kalaupun hasil jajak pendapat tidak memberikan makna positif, kelompok – kelompok entitas pendukungnya akan melakukan pembelaan demi menjaga popularitas dan keterpilihan. Namun tidak dapat diabaikan, hasil jajak pendapat berbagai lembaga, menunjukkan adanya perbedaan substansial yang berpotensi menjadi kontraproduktif. Akibatnya, hasil jajak pendapat tertentu saja yang akan dipakai sebagai rujukan dalam komunikasi politik para kandidat yang bersaing. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis komunikasi politik yang berkaitan dengan jajak pendapat sebagai pendukung fondasi dalam kontestasi pemilihan kepala daerah langsung. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan dukungan penelusuran teks maupun data online yang relevan untuk menghasilkan deskripsi terhadap kompleksitas jajak pendapat dalam pemilihan kepala dearah langsung. Temuan penelitian ini mencakup tiga hal, yaitu: bagaimana komunikasi politik mampu membangun kepercayaan publik, bagaimana jajak pendapat sebagai upaya kampanye terselubung, dan sejauhmana pemilihan kepala daerah langsung berjalan sesjalan dengan demokratisasi bernegara. Kata Kunci : komunikasi politik, jajak pendapat, kampanye, pemilihan kepala daerah dan demokras
MEMBANGUN BUDAYA LITERASI PADA ANAK USIA DINI SERTA ANAK USIA PENDIDIKAN DASAR MELALUI AKTIVITAS KREATIF PERPUSTAKAAN ELMULOKA BANDUNG Gustini, Leili Kurnia; Mulyana, Slamet
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.279 KB)

Abstract

Masa kanak-kanak adalah periode terpenting dalam perkembangan kemampuan berbahasa baik menulis ataupun membaca. Lingkungan sekitar anak berperan penting untuk memotivasi anak agar terbiasa membaca. Sayangnya, perpustakaan di lingkungan anak-anak seringkali tidak memadai baik dari segi fasilitas maupun aktivitas yang dapat menumbuhkan minat baca mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan aktivitas yang dilakukan oleh perpustakaan Elmuloka untuk membangun budaya literasi pada anak usia dini dan anak usia pendidikan dasar di wilayah kota Bandung. Penelitian dilakukan di Perpustakaan Sekolah GagasCeria, Elmuloka. Metode studi kasus dipergunakan dalam penelitian ini sehingga subjek yang diteliti dapat dilihat gambarannya secara lengkap. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi pustaka, serta wawancara kepada tiga elemen key informan yaitu pengelola perpustakaan Elmuloka, anak-anak sekolah usia dini dan pendidikan dasar, serta komunitas yang menggalang kerjasama dengan perpustakaan Elmuloka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Elmuloka menyelenggarakan program secara kreatif dalam membangun budaya literasi pada anak-anak. Selain mengadakan aktivitas beragam yang juga melibatkan guru serta orang tua, Elmulokapun menggalang kerjasama dengan komunitas pencinta buku dalam menjalankan programnya serta melibatkan storyteller volunteer yang berasal dari dalam negeri dan dari negara asing. Kata kunci: Budaya literasi, anak usia dini dan pendidikan dasar, aktivitas perpustakaan
STRATEGI KOMUNIKASI PERSUASIF AGEN ASURANSI DALAM UPAYA REKRUTMEN AGEN BARU (Studi pada agen asuransi PT Prudential Life Assurance Bandar Lampung) Fadhilla, Zulfa; Sarwoko, Sarwoko
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.457 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi persuasif yang dilakukan oleh Agen Asuransi PT. Prudential Life Assurance Bandar Lampung dalam melakukan perekrutan agen baru.Penelitian ini merupakan tipe penelitian deskriptif kualitatif.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara dan dokumentasi.Hasil dari penelitian menunjukan dalam upaya rekrutmen agen asuransi baru dibutuhkan beberapa tahapan. Tahapan-tahapan tersebut dapat dilakukan dengan beberapa teknik yang ada di dalam komunikasi persuasif seperti mengemas pesan dengan sebaik mungkin, mengiming-imingi komunikan dengan reward dan melakukan komunikasi dengan membangun derajat homofili. Sesuai dengan teori yang di gunakan aspek yang harus di perhatikan yaitu bagaimana menumbukan perhatian, menumbuhkan daya tarik, menimbulkan hasrat, memunculkan keputusan hingga tercapainya tujuan yaitu terekrutnya agen baru. Kata Kunci : Komunikasi Persuasif, Strategi komunikasi, Agen Asuransi
HOAX POLITIK PADA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (Studi Etnografi Virtual Tentang Keberadaan Instagram Dan Hoax Politik) Anisa, Renata; Rachmaniar, Rachmaniar
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.305 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berita tipuan atau disebut Hoax mengenai politik pada media sosial instagram.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dua hal yaitu sasaran dari hoax politik dan bagaimana respon pengguna instagram pada hoax politik yang di unggah pada media sosial instagram. Penelitian ini menggunakan metode virtual etnografi dengan menganalisis informasi dan respon pengguna instagram pada hoax politik yang beredar pada media sosial instagram. Penelitian ini menggunakan partisipasi observasi dan studi literatur dalam proses pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sasaran dari hoax yang berkaitan dengan politik adalah politisi, pejabat publik, dan anggota dewan perwakilan rakyat. Dari hasil penelitian ini menunjukkan ada lima tipe pengguna instagram dalam menanggapi Hoax mengenai politik. Pertama, pengguna instagram yang memberikan komentar negatif pada hoax politik yang diunggah dengan mencela, menghina, dan memfitnah.Kedua, pengguna instagram yang memberikan komentar positif pada hoax politik yang diunggah dengan memberikan dukungan dan menyetujui isi informasi tersebut.Ketiga, pengguna instagram yang memberikan komentar netral dengan menghimbau pengguna lainnya untuk melakukan pengecekkan kembali dan tidak langsung mempercayai informasi tersebut.Keempat, pengguna instagram yang memberikan komentar yang tidak berkaitan dengan hoax politik yang diunggah.Kelima, pengguna instagram yang memberikan komentar dengan menyatakan ketidak peduliannya terhadap informasi tersebut. Kata kunci: hoax, instagram, media sosial, politik, virtual etnografi.
“PEMANFAATAN TEKNOLOGI MEDIA PADA MASYARAKAT JAKARTA DALAM AKSES TANPA BATAS MELALUI FACEBOOK” (Studi Kasus Pada Masyarakat Jakarta Range Usia 25-34 Tahun) Kurniasari, Ni Gusti Ayu Ketut
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.51 KB)

Abstract

Di Indonesia sendiri, pengguna facebook terus meningkat secara signifikan dan puncak tertinggi diusia remaja. Diusia dewasa, penggunaan facebook masih pada bentuk konsistensi mereka untuk mencari informasi saja. Seperti pada table berikut ini, dimana diusia produktif yaitu usia 25-34 tahun adalah 3 range usia yang selalu terendah secara jumlah dari range usia lainnya yang pruduktif menggunakan facebook. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pemanfaatan Teknologi Media Pada Masyarakat Jakarta Dalam Akses Tanpa Batas Melalui Facebook, dengan menggunakan Studi Kasus Pada Masyarakat Jakarta Range Usia 25-34 Tahun. Penelitian ini menggunakan teori Uses and Gratification yang memandang khalayak sebagai mahluk yang aktif. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif serta metode studi kasus. Adapun hasil serta kesimpulan dalam penelitian ini adalah tujuan penggunaan facebook untuk masyarakat Jakarta dengan range usia 25-34 tahun lebih menekankan pada interaksi sosial tanpa batas serta tujuan bersama untuk membangun sosialisasi yang baru namun masih tetap mampu untuk menjaga harmonisasi hubungan sosialisasi yang lama. Penggunaan facebook untuk masyarakat Jakarta dengan range usia 25-34 tahun yang lebih menekankan pada kebutuhan informasi yang up to date serta kemampuan untuk saling bertukar informasi antar sesama pengguna facebook serta kebutuhan pemenuhan ekonomi keluarga dengan cara berjualan atau mempromosikan segala produk dan jasa yang dimiliki. Kata Kunci: Kemudahan Akses, Masyarakat Jakarta, Pengguna Facebook, Teknologi Media.
PROSES PEMBENTUKAN KELOMPOK DAN AKTIVITAS KOMUNIKASI KELOMPOK DI ERA TEHNOLOGI INFORMASI (STUDI PADA KOMUNITAS HIJABERS) Kartikawati, Dwi
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.866 KB)

Abstract

Dalam era tehnologi dan informasi hampir tidak ada yang tidak disentuh dan dipengaruhi media. Pertumbuhan media semacam blog, facebook, BBM, WA, T witter, dan lain-lain mendorong berkembangnya komunitas-komunitas. Salah satunya adalah komunitas hijabers. Fenomena ini menjadi sangat menarik, karena banyak orang yang mengapresiasi, karena mereka dipersatukan atas dasar budaya materi jilbab atau hijab. Mereka memiliki norma, nilai-nilai yang tertentu yang melandasi pola pikir dan pola aktifitas komunikasi dalam kelompok yang unik. Realitas muslimah berjilbab tersebut menunjukkan sebuah eksistensi sosial individu yang tidak lepas dari konteks kelompok dan lingkup sosialnya. Untuk itu permasalahan penelitian ini adalah bagaimana proses pembentukan kelompok dan aktivitas komunikasi yang dilakukan oleh komunitas hijabers di era tehnologi informasi ini?. Adapun kerangka teoritis yang digunakan adalah tinjauan mengenai kelompok dan komunitas, proses pembentukan kelompok, aktivitas komunikasi kelompok dan perkembangan tehnologi informasi. Metodologi yang digunakan berangkat dari paradigma konstruktivisme, dengan metode kualitatif. Tehnik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi dari 5(lima) komunitas hijab. Hasil penelitian merujuk bahwa proses pembentukan kelompok melalui empat proses yaitu forming, stroming, norming, performing, kemudian aktifitas komunikasi dilakukan dengan melalui penggunaan media baru sebagai bagian dari perkembangan tehnologi informasi terbaru sebagai sarana komunikasi kelompok. Bentuk aktivitas komunikasi adalah komunikasi informal yang diyakini menjadi lebih bermanfaat dalam mencapai tujuan kelompoknya. Kata kunci: kelompok dan proses pembentukannya, aktivitas komunikasi, tehnologi informasi
PRESENTASI DIRI PEREMPUAN BETAWI DALAM BERKOMUNIKASI Nurhasanah, Nurhasanah
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.078 KB)

Abstract

Citra perempuan Betawi sering dikaitkan dengan ranah domestik. Streotype perempuan Betawi yang wilayah kekuasaannya sekitar dapur, sumur dan kasur masih didengungkan oleh banyak pihak.Kesan ini sungguh berbau penistaan dan merendahkan.Selama stereotype yang berkembang di masyarakat Betawi adalah inferior.Pada dasarnya perempuan Betawi ingin menampilkan dirinya dengan kesan sebagai perempuan yang memiliki kemampuan dan keberhasilan sesuai dengan bidangnya.Pengelolaan kesan itu untuk menampilkan diri, penguguhan harga diri dan sekaligus untuk mengembangkan identitasnya.Teori Dramaturgi (Erving Goffman) atau presentasi diri, bahwa setiap individu yang terlibat dalam komunikasi berupaya membuat kesan mengenai dirinya. Orang berupaya untuk mengolah tingkah lakunya agar orang lain terkesan padanya. Metodologipendekatan kualitatif melalui metode deskriptif.Data primer penelitian ini diperoleh dari perempuan Betawi yang bekerja yang bertempat tinggal di Setiabudi Jakarta dan Kampung Krobokan Pasar Minggu Jakarta. Hasil penelitian akan mengarah pada bagaimana front stage dan back stage presentasi diri perempuan Betawi dalam berkomunikasi. Penelitian ini diharapkan dapat lebih memahami bagaimana perempuan Betawi dalam melakukan komunikasi, yang pada akhirnya dapat menghilangkan stereotype negatif yang berkembang di masyarakat Betawi terhadap perempuan Betawi. Kata kunci : Presentasi Diri, Orang Betawi, Komunikasi
FENOMENA MENGUNGGAH FOTO MAKANAN DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (Studi Fenomenologi mengenai Fenomena Mengunggah Foto Makanan pada Akun Instagram @sigerfoodies Lampung) Pramadi, Yoka; Dewi, Retasari
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1086.056 KB)

Abstract

Jika orang-orang dulu berpesan, “berdoa dulu sebelum makan”, sekarang kita mengenal ungkapan “foto makanannya dulu sebelum makan”. Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi saat ini telah membawa manusia ke level yang lebih luas dalam berinteraksi. Kehadiran fitur kamera pada smartphone cukup berpengaruh pada perkembangan aplikasi media sosial. Dari waktu ke waktu angka pengguna media sosial semakin bertambah. Salah satu media sosial berbasis grafis dan foto yang banyak diminati adalah Instagram.Hal ini menyebabkan terjadinya fenomena baru yakni tren mengunggah foto makanan di media sosial.Foto makanan yang diunggah ke media sosial seperti Instagram merupakan salah satu bentuk pesan nonverbal.Makanan saat ini tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan utama manusia tapi juga sebagai lifestyle. Fokus penelitian ini adalah untuk melihat motif followers akun Instagram @sigerfoodies dalam kegiatan mengunggah foto makanan di Instragram.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Adapun data diperoleh dari studi literatur sejumlah jurnal dan buku mengenai fenomena mengunggah foto makanan di media sosial serta wawancara mendalam dengan followers aktif dari akun @sigerfoodies. Penelitian ini menemukan bahwa motif followers akun Instagram @sigerfoodies yang mengunggah foto di media sosial yaitu sebagai food diary, mendokumentasikan self creations, special occasions, food art, momen makan bersama, dan resensi menu makanan atau restoran. Keyword: Fotografi, Instagram, Lampung, Makanan, Media Sosial.
INSTAGRAM DAN TWITTER RADIO BUDI LUHUR, SUSKA FM SEBAGAI MEDIA INFORMASI, INTERAKSI SOSIAL DAN INTEGRASI SOSIAL BAGI MAHASISWA DI UNIVERSITAS BUDI LUHUR DAN UIN SULTAN SYARIF KASIM RIAU Arlena, Wenny Maya; Kemala, Intan
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.586 KB)

Abstract

Media sosial semakin berkembang pesat di dunia khususnya di Indonesia yaitu di kalangan Lembaga Pemerintah, Corporate bahkan di Perguruan Tinggi hingga kalangan pribadi pada penggunaan media sosial seperti branding promotion, personal branding, alat informasi dan komunikasi untuk berinteraksi sosial dengan orang lain. Kita dapat melihat dari mulai jenis-jenis media sosial seperti Facebook, Path, Twitter, Instagram, Blackberry Messanger, Tumblr, Yahoo Flickr, LikedIn, Ask Fm, Youtube, Line Messanger, Whats up, dan masih ada beberapa media sosial yang lainnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, jenis pendekatan deskriptif, teori yang digunakan uses and gratification serta konsep new media. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Radio Budi Luhur dan Suska FM dalam menggunakaninstagram dan twitter sebagai media informasi, interaksi sosial dan integrasi sosial mahasiswa di kedua perguruan tinggi tersebut bahwa informasi terwakili sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, interaksi sosial terjalin baik antar fakultas yang sebelumnya tidak tahu bahkan tidak kenal antar mahasiswa, sehingga adanya media sosial instagram dan twitter dapat menyatukan seluruh mahasiswa mulai dari Unit Kegiatan Mahasiswa, Organisasi Mahasiswa, dan Komunitas Mahasiswa. Faktor lain menumbuhkan rasa kedekatan antar mahasiswa meskipun berbeda fakultas. Fasilitas radio komunitas kampus dapat membuat kolaborasi di seluruh citivitas akademi. Kata kunci: instagram, twitter, informasi, interakrasi sosial, integrasi sosial