cover
Contact Name
Agus Mailana
Contact Email
agus@staiabogor.ac.id
Phone
+6281222202006
Journal Mail Official
admin@staiabogor.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Dramaga KM. 7, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 25811754     EISSN : 22528970     DOI : https://doi.org/10.30868
Core Subject : Education,
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam focuses on publishing articles that contain ideas, research results, and literature studies in the field of Islamic Education. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Scope are: Al Quran and Hadith-based Islamic Education, Media and Learning Resources in Islamic Education, Study of Islamic Education Figures, Islamic Religion Education Curriculum, History of Islamic Education, Philosophy of Islamic Education, Research on Islamic Religion Education, Issues about Islamic Religion Education, Psychology of Islamic Religion Education, Management of Islamic Religion Education, Islamic Religious Education Guidance and Counseling
Articles 2,616 Documents
Metode Pembelajaran Aktif dan Kreatif pada Madrasah Diniyah Takmiliyah di Kota Bogor Ariep Hidayat; Maemunah Sa'diyah; Santi Lisnawati
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.854 KB) | DOI: 10.30868/ei.v9i01.639

Abstract

The issue in this research is how is the learning method applied in Madrasah Diniyah Takmiliyah Al Ghazaly Bogor ? To that end, this study aims to describe the learning methods applied in Madrasah Diniyah Takmiliyah Al Ghazaly Bogor.  This study uses descriptive qualitative method with primary data collection through in-depth interviews and observation while secondary is data obtained through documentation.The study showed that The application of learning methods in Madrasah Diniyah Takmiliyah Al Ghazaly Bogor has not been effective because it still uses conventional methods like lecture methods, discussion methods, demonstration methods, and Resitation methods. There needs to be a variety of learning methods so that the learning process is active, creative and enjoyable.
REKONSTRUKSI STRATEGI PEMBELAJARAN FIQH PADA GENERASI Z Sadam Fajar Shodiq
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.65 KB) | DOI: 10.30868/ei.v9i01.527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran Fiqh pada generasi Z. Efektivitas dan efisiensi dalam pembelajaran dipengaruhi oleh ketepatan dalam pemilihan strategi pembelajaran. Pembelajaran Fiqh memiliki corak tersendiri dalam proses pembelajarannya, sehingga seorang pendidik harus jeli dalam menentukan strategi pembelajaran yang digunakan. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran efektif yang dapat diterapkan pada pelajaran fiqih dalam pendidikan dilingkup sekolah menengah atas atau madrasah aliyah adalah Pembelajaran Aktif, Pembelajaran Kontekstual, dan Pembelajaran Inkuiri. Ketiga strategi ini sangat tepat untuk diimplementasikan kepada generasi Z.
PENGEMBANGAN PROGRAM DAKWAH ROHANI ISLAM MENURUT SYED MUHAMMAD NAQUIB AL-ATTAS TINGKAT SMA/SEDERAJAT (Studi Kasus MAN 2 Kota Bogor) Masyithoh Masyithoh; Abas Mansur Tamam; Wido Supraha
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v9i01.651

Abstract

Remaja saat ini tengah mengalami pola hidup yang permissive (serba boleh), maka derdampak pada kebebasan remaja dalam memilih pergaulan. Banyak sisi negatif dari hal ini, yaitu ikhtilat, premanisme, narkoba, westernisasi. Sehingga sekarang ini  banyak berlangsung kejadian-kejadian tindak kenakalan remaja. Bermacam-macam perbuatan negatif  yang menyimpang dilakukan oleh remaja dan mereka mengira hal  yang dilakukan adalah hal yang wajar dan  biasa-biasa saja, bahkan ada yang menganggapnya sebagai sesuatu kebanggaan. Padahal, masyarakat beranggapan perilaku tersebut sebagai suatu sikap yang amat memprihatinkan bagi kalangan remaja di Indonesia.Fokus masalah dalam penelitian ini adalah pengembangan program dakwah rohani Islam tingkat SMA/Sederajat. Pengembangan program ini difokuskan pada pemikiran Syed Muhammad Naquib al-Attas tentang dakwah pada remaja. dan program kegiatan rohis (Sun Three) di MAN 2 Kota Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan (libraby reseach) serta dipadukan dengan penelitian lapangan (field research).Hasil dari penelitian ini adalah pengembangan program dakwah rohani Islam yang dapat menjadi acuan di setiap SMA/Sederajat dalam melaksanakan kegiatan rohani Islam. Program-program ini terukur atas kecemasan Syed Muhammad Naquib al-Attas mengenai berkurangnya adab pada remaja, westernisasi, hingga krisis identitas. Sehingga peneliti menjadikan MAN 2 Bogor sebagai standar tersusunnya pengembangan program ini.
TELAAH PENDIDIKAN ISLAM DI RUSIA DAN INDONESIA (Pengaruh Sejarah Pendidikan Islam di Rusia dan Indonesia Terhadap Perkembangan Islam) Indriya Indriya; Indrayanto Indrayanto; Saiful Falah
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i01.955

Abstract

ABSTRAKPendidikan dalam suatu negara tentu tidak dapat dilepaskan dari sejarah sosial dan budayanya. Indonesia sebagai negara mayoritas penduduknya beragama Islam, dengan keaneka-ragaman ras, suku, dan budayanya, tentunya mempengaruhi terhadap perkembangan pendidikan itu sendiri. Pesantren merupakan model pendidikan khas di Indonesia selain model pendidikan Islam lainnya, dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi Islam, baik negeri dan swasta. Peran Ulama memegang peranan penting dalam perkembangan Pendidikan Islam, diawali pada masa Walisongo hingga saat ini. Demikian juga halnya dengan Negara Rusia, pasca runtuhnya Uni Soviet dan berdirinya negara Federasi Rusia. Secara perlahan Pendidikan Islam di Rusia berkembang, dari tingkat dasar, menengah, dan perguruan tinggi. Dewan Mufti Rusia memiliki lembaga penting yang memiliki tujuan untuk memajukan Islam di Rusia. Pendidikan Islam menurut Ahmad Tafsir adalah bimbingan yang diajarkan agar dapat berkembang secara aksimal sesuai dengan ajaran Islam, yaitu Alquran dan hadits, melalui pengalaman, pengetahuan, kecakapan, keterampilan, sehingga diharapkan peserta didik dapat mengenal, memahami, menghayati dan mengimani ajaran Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, dimana berupaya mendeskripsikan peranan pendidikan pada perkembangan Islam, melalui berbagai kajian kepustakaan, dan berbagai sumber terkait kedalaman teori pendidikan Islam baik di Indonesia dan Rusia. Hasil Penelitian pertama menemukan bahwa pendidikan Islam sangat berpengaruh kepada perkembangan Islam baik di Indonesia dan Rusia, kedua Ulama sangat berkontribusi  terhadap perkembangan Islam dikedua negara, ketiga, kondisi Sosial Budaya dan Politik kedua negara memegang peran sangat penting dalam mengembangkan Islam di kedua negara. ABSTRAKPendidikan dalam suatu negara tentu tidak dapat dilepaskan dari sejarah sosial dan budayanya. Indonesia sebagai negara mayoritas penduduknya beragama Islam, dengan keaneka-ragaman ras, suku, dan budayanya, tentunya mempengaruhi terhadap perkembangan pendidikan itu sendiri. Pesantren merupakan model pendidikan khas di Indonesia selain model pendidikan Islam lainnya, dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi Islam, baik negeri dan swasta. Peran Ulama memegang peranan penting dalam perkembangan Pendidikan Islam, diawali pada masa Walisongo hingga saat ini. Demikian juga halnya dengan Negara Rusia, pasca runtuhnya Uni Soviet dan berdirinya negara Federasi Rusia. Secara perlahan Pendidikan Islam di Rusia berkembang, dari tingkat dasar, menengah, dan perguruan tinggi. Dewan Mufti Rusia memiliki lembaga penting yang memiliki tujuan untuk memajukan Islam di Rusia. Pendidikan Islam menurut Ahmad Tafsir adalah bimbingan yang diajarkan agar dapat berkembang secara aksimal sesuai dengan ajaran Islam, yaitu Alquran dan hadits, melalui pengalaman, pengetahuan, kecakapan, keterampilan, sehingga diharapkan peserta didik dapat mengenal, memahami, menghayati dan mengimani ajaran Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, dimana berupaya mendeskripsikan peranan pendidikan pada perkembangan Islam, melalui berbagai kajian kepustakaan, dan berbagai sumber terkait kedalaman teori pendidikan Islam baik di Indonesia dan Rusia. Hasil Penelitian pertama menemukan bahwa pendidikan Islam sangat berpengaruh kepada perkembangan Islam baik di Indonesia dan Rusia, kedua Ulama sangat berkontribusi  terhadap perkembangan Islam dikedua negara, ketiga, kondisi Sosial Budaya dan Politik kedua negara memegang peran sangat penting dalam mengembangkan Islam di kedua negara.  
DEVELOPMENT OF RELIGIOUS TOLERANCE OF HIGH SCHOOL LEVELS Eri Nurul Fahmi; Endin Mujahidin; Imas Kania Rahman
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i01.861

Abstract

Religious tolerance of Bogor An-Nur Aliyyah high school students is known that the religious tolerance of students is still low, known to the fact that the majority of students lose their tolerance. Factors that influence this occur because many students are less study and live the concept of tolerance, so that the spirit of tolerance is weakened. In addition, students also lose the spirit of togetherness, and many do not base Pancasila as the basis of the life of the Indonesian people, aka all of them individually, causing intolerance in their lives. This study aims to 1) Analyze the concept of religious tolerance according to Ibnu Taimiyah; 2) Analyzing religious tolerance in An-Nur Aliyyah Bogor high school students, and 3) Developing the development of co-curricular activities in increasing religious tolerance. The research approach used is a content analysis approach. The data source consists of primary data sources consisting of the Book of Tolerance Learning by Ibnu Taimiyah. The results of the study note that 1) Religious tolerance in An-Nur Aliyyah high school students Bogor is known that religious tolerance of students is still low in the level of religious tolerance of students. 2) The concept of religious tolerance according to Ibnu Taimiyah which can be applied as a basic reference for the preparation of co-curricular activities in An-Nur Aliyyah High School Bogor consists of the concept of God as a source of love, the concept of the Prophet Muhammad is a practical example of compassion, the concept of no coercion in religion, the concept of faith and good deeds as the basis of tolerance, the concept of prohibiting spreading hatred, the concept of prohibiting spreading violence, and the concept of prioritizing the way of peace. 3) Development of Co-curricular Activities Program in increasing religious tolerance according to the concept of Ibnu Taimiyah in An-Nur Aliyyah High School Bogor, which is moving towards the existence of thoughts to build religious tolerance, especially in peer tutoring activities, literacy programs of exemplary stories, filling wall magazine content ( mading) schools, visits to orphanages, orphans or visiting street children, campaigns against hoaxes and hate speech, research assignments in the form of papers, and simulations dealing with fights and fights. Keywords: Ibn Taymiyyah, Co-curricular, Religious Tolerance
Implementation of the REAP Strategy in the Aqidah Akhlak Course to Improve Student Literacy Ability Dzulfikar Akbar Romadlon; Doni Septi; Budi Haryanto
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 02 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v9i02.902

Abstract

Aqidah Akhlak is a course that must be attended by PAI students because they will become teachers who will teach this course. The Aqidah Akhlak teacher requires the ability of "information literacy" in the themes that are taught. In this study, the writer will implement the REAP strategy in The Aqidah Akhlak subject to improve the information literacy ability of college students. This research is a Classroom Action Research (CAR) and the subject of research is a PAI UMSIDA student. This research was conducted in several stages, namely planning, action, observation, and reflection. Data collection is done by observation, field notes, interviews, tests, and documentation. After conducting classroom action research on the Aqidah Akhlak course, the results obtained in the Pre-Assessment averaged 50.5, then increased in the Post-Assessment an average of 86.7. Improvement in each cycle is followed by an increase in students' ability to browse the literature appropriately and use it in argumentation, increased activity in discussions, and increased task completion. Based on these results it can be concluded that the implementation of REAP strategy can improve students' information literacy abilities.
THE USE OF COMMUNICATIVE LANGUAGE IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING Edhy Rustan; Fitriani Fitriani
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 02 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v9i02.858

Abstract

Effective learning information that is easily understood by students. So the use of communicative language becomes an important topic in learning without exception Islamic religious education. This article discusses the use of communicative language, influential factors, and communicative language needed in the learning of Islamic religious education. Descriptive qualitative data was collected through observation, interviews, documentation, and recording/video. Sources of research data are Islamic religious educators and students in SMP Negeri 5 Palopo. Data were analyzed using an interactive analysis model of Miles and Huberman which divided into data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The researchers' findings show that the use of communicative language in the teaching of Islamic education is quite good and the factors that influence the use of communicative language are internal and external factors originating from educators, students, and the availability of facilities and infrastructure. Communicative language needed in Islamic religious education learning is communicative language that is easily understood by students, interspersed with the use of local languages, uses appropriate media and teaching aids and takes into account the condition of students while still referring to the communicative competencies that teachers need to have.
ISLAMIC RELIGIOUS TEACHERS’ EFFORTS TO MOTIVATE STUDENTS AND IMPLEMENT EFFECTIVE ONLINE LEARNING Idi Warsah
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i01.1210

Abstract

The Covid-19 phenomenon naturally has an impact on the transformation of learning system from offline to online modes. Thus, this study sought to reveal the efforts made by teachers in Bengkulu province to motivate students during online learning and their efforts to implement effective online learning. 18 teachers who were selected purposively took part as the participants, and they were interviewed to provide information regarding the two objectives of this study. Based on the descriptive qualitative method, the data were analyzed using an interactive analysis model. The findings indicated that in motivating students, the teachers maintained ideal communication, tried to drive students’ emtions to stay involved in learning, made students aware of the essence of the importance of knowledge, simplified learning processes but constructed learning in order to be interesting, provided verbal reinforcement and increased the opportunities of student-teacher interactions, and communicated with parents to help guide their children to study at home. Furthermore, in an effort to implement effective online learning, teachers built disciplined and systematic learning, orientated towards contextual learning contents, and established active interactions with parents and students.
ISLAMIC PROPHETIC GUIDANCE MODEL TO DEVELOP NOBLE CHARACTER IN INDONESIA Hardi Santosa; Sunaryo Kartadinata; Juntika Nurihsan
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i01.1185

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fakta empirik kebutuhan pengembangan model bimbingan untuk mengembangkan akhlak mulia mahasiswa. Sebagian mahasiswa menunjukkan perilaku oposisional terhadap nilai, norma dan moral bangsa yang mengarah pada kemerosotan akhlak. Untuk itu dibutuhkan bimbingan supaya akhlak mulia mahasiswa dapat berkembang optimal sehingga tujuan utuh pendidikan nasional tercapai. Penelitian ini bertujuan menghasilkan model bimbingan profetik untuk mengembangkan akhlak mulia mahasiswa. Prosedur pengembangan dilakukan melalui studi literatur, asesmen kebutuhan, validasi isi melalui sejumlah pakar dan validasi empirik oleh konselor perguruan tinggi. Metode penelitian menggunakan pendekatan research and development (R&D). Hasil penelitian menunjukkan: (1) bimbingan profetik menjadi kebutuhan untuk dikembangkan; (2) pengembangan model bimbingan profetik terdiri dari model utama (primary model) dan model turunannya (secondary model); (3) bimbingan profetik yang dikembangkan telah sesuai dengan pandangan para pakar dan praktisi serta memenuhi standar kelayakan suatu model sehingga direkomendasikan untuk diimplementasikan
MEMBANGUN DUNIA PENDIDIKAN ISLAM DI TENGAH KETERBATASAN (Potret Pondok Pesantren Di Kota Jayapura) Muhamad Yusuf; M Syukri Nawir; Rahmat Surya Muhandy; Nanik Nikmal Mafiroh
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i01.1035

Abstract

Pondok pesantren yang tersebar di Kota Jayapura memiliki berbagai kekurangan baik disebabkan kurangnya sarana dan prasanan, kualitas tenaga pengajar, serta kualitas materi yang diajarkannya dan masih banyak lagi berbagai kekurangan yang dimiliki dalam usaha pengembangan dunia pendidikan Islam berbasis pondok., misalnya masalah otonomi khusus yang diterapkan di Propinsi Papua mengedepankan penganut agama yang mayoritas dalam pendanaan, yang berimbas pada minimnya dana yang dialokasikan menyebabkan lemahnya pengembangan pendidikan berbasis pondok di Kota Jayapura. Tujuan penelitian untuk mengetahui : pendidikan pondok pesantren di Kota Jayapura mengalami kendala dalam pengembangannya, pandangan masyarakat terhadap pondok pesantren, serta solusi pengembangan pondok pesantren di Kota Jayapura. Merupakan penelitian Kualitatif, menggunakan paradigma fenomenologi sosial, wilayah penelitian Kota Jayapura. Hasil penelitian : Kurangnya kreatifitas pihak pondok dalam mencari sumber dana, tidak melakukan kerjasama dalam mengembangkan pondok, baik dengan pemerintah Propinsi, Kota baik eksekutif maupun legislatif, maupun dengan pihak swasta. Pengurus pondok kurang mampu untuk meningkatkan Image masyarakat tentang keberadaan pendidikan pondok pesantren di Kota Jayapura, serta meningkatkan pondok pesantren kearah yang lebih modern sehingga meningkatkan ketertarikan masyarakat Muslim untuk menuntut ilmu di pondok pesantren.

Page 16 of 262 | Total Record : 2616


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 01 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article On Progress) Vol. 15 No. 01 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article On Progress) Vol. 14 No. 001 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Spesial Issue) Vol. 14 No. 04 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 03 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 02 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 01 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 04 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 03 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 02 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 01 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13, No 01 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (In Press) Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023) Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20 Vol 12, No 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 001 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol. 11 No. 001 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol 11, No 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol. 10 No. 001 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue) Vol 10, No 001 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue) Vol 10, No 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 02 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 02 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019) Vol. 8 No. 01 (2019) Vol 7, No 02 (2018) Vol. 7 No. 02 (2018) Vol 7, No 01 (2018) Vol. 7 No. 01 (2018) Vol. 6 No. 11 (2017) Vol 6, No 11 (2017) Vol. 6 No. 02 (2017) Vol 6, No 02 (2017) Vol. 5 No. 10 (2016): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2016 Vol 5, No 10 (2016): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2016 Vol 5, No 09 (2016): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islam Januari 2016 Vol. 5 No. 09 (2016): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islam Januari 2016 Vol. 4 No. 08 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami JULI 2015 Vol 4, No 08 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami JULI 2015 Vol 4, No 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015 Vol. 4 No. 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015 Vol. 3 No. 06 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2014 Vol 3, No 06 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2014 Vol 3, No 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014 Vol. 3 No. 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014 Vol. 2 No. 04 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2013 Vol 2, No 04 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2013 Vol. 2 No. 03 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2013 Vol 2, No 03 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2013 Vol 1, No 02 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2012 Vol. 1 No. 02 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2012 Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012 Vol. 1 No. 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012 More Issue