cover
Contact Name
Agus Mailana
Contact Email
agus@staiabogor.ac.id
Phone
+6281222202006
Journal Mail Official
admin@staiabogor.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Dramaga KM. 7, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 25811754     EISSN : 22528970     DOI : https://doi.org/10.30868
Core Subject : Education,
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam focuses on publishing articles that contain ideas, research results, and literature studies in the field of Islamic Education. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Scope are: Al Quran and Hadith-based Islamic Education, Media and Learning Resources in Islamic Education, Study of Islamic Education Figures, Islamic Religion Education Curriculum, History of Islamic Education, Philosophy of Islamic Education, Research on Islamic Religion Education, Issues about Islamic Religion Education, Psychology of Islamic Religion Education, Management of Islamic Religion Education, Islamic Religious Education Guidance and Counseling
Articles 2,616 Documents
TEORI-TEORI PENDIDIKAN DALAM AL-QUR’AN Aas Siti Sholichah
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 01 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.51 KB) | DOI: 10.30868/ei.v7i01.209

Abstract

Teori merupakan landasan awal dalam melaksanakan praktek. Dalam teori pendidikan hadirnya teori dapat memberikan stimulus dan pijakan dalam menentukan kurikulum, proses belajar mengajar dan tujuan pendidikan yang akan dicapai.Berbagai teori dikembangkan dalam dunia pendidikan mulai dari teori nativisme, teori empirisme dan teori konvergensi, dalam pelaksanaannya masih terjadi perdebatan dalam memaknai dan melaksanakan berbagai teori tersebut, karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan dan teori yang berkembang saat ini harus disesuaikan dengan kondisi riil dunia pendidikan, Sehingga sampai saat ini dari teori tersebut masih belum menjawab permasalahan kualitas pendidikan.Hadirnya Al-Qur’an menurut Edward Gibbon (1737-1794) seorang ahli sejarah kebangsaan Inggris merupakan sebuah kitab kemajuan, kitab kenegaraan, perdagangan, peradilan, dan undang-undang kemiliteran dalam Islam. Selain itu kandungan isi Al-Qur’an juga menjelaskan mengenai ibadah, ketauhidan dan muamalah. Kandungan Al-Qur’an yang komprehensif dapat menjadi sumbangsih bagi perkembangan teori pendidikan khususnya.Berkaitan dengan pendidikan, Al-Qur’an mengandung dua unsur pembelajaran, pertama materi pembelajaran di dalamnya harus berisi materi tauhid, ini bertujuan agar setiap individu mengetahui akan keesaan Allah swt, dan mengetahui pencipta alam raya serta penciptaan ilmu yang terkandung di alam raya, kedua risalah Ilahiyah, yang disampaikan kepadasetiap rasul untuk dsampaikan kepada umat dalam bentuk tauhid, ibadah dan muamalah.Modawi berpendapat bahwa untuk menemukan teori-teori dalam Al-Qur’an diperlukan ketajaman tafsir dan kaidah ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur’an. Di samping itu untuk mencapai kesempurnaan teori diharapkan dapat menjawab permasalahan dan lingkup kehidupan yang berkaitan dengan kekinian.Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah menggunakan metode kualitatif yang bersumber dari berbagi buku yang berkaitan dengan permasalahan di atas. Adapun pendekatan metode penafsiran Al-qur’an menggunakan metode tematik, karena metode ini dapat mengkaji problem kontemporer.Dengan berlandaskan Al-Qur’an dan Hadits sebagai pijakan dalam membuat teori diharapkan dapat menciptakan sistem dan kurikulum pendidikan yang berpijak pada tauhid, akhlak, ibadah dan hubungan sosial sehingga dapat menciptakan pribadi paripurna (Ulu al-Bab). Kata kunci: Teori Pendidikan, Al-Qur’an, Teori Pendidikan dalam Al-Qur’an.
POTENSI BELAJAR DALAM AL-QU’RAN (TELAAH SURAT AN NAHL :78) Muhammad Rasyidil Fikri Alhijri; Amir Reza Kusuma; Ari Susanto; Mohammad Zakki Azani; Mohamad Ali
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 10 (2016): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1156.085 KB) | DOI: 10.30868/ei.v5i10.10

Abstract

Manusia merupakan makhluk yang mempunyai kelebihan dan keistmewaan dibanding dengan makhluk lain. Salah satu keistiewaan dan kelebihan itu adalah adanya potensi untuk berfikir . Seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan masyarakat, tantangan dan tuntutan tidak pernah jeda, terus mengalami peningkatan sejalan dengan perkembangan dan pertumbuhan budaya sebuah mesyarakat, yang menuntut adanya inovasi, terobosan-terobosan, produk-produk karya cipta, model-model dan solusi-solusi baru, berbeda, unik dan unggul. Manusia menuntut lebih dan lebih dari untuk hari esok dibanding dengan hari ini.Proses belajar dan pembelajaran sebuah keharusan bagi manusia dalam kehidupan. Berbagai fenomena yang terjadi di alam raya ini akan terungkap kepermukaan bila dilakukan dengan jalan belajar. Belajar dalam pengertian ini tentunya dalam pengertian yang luas, pembacaan terhadap fenomena alam dan realitas sosial masyarakat akan memberikan implikasi positif dengan lahirnya berbagai penemuan dalam bentuk ilmu pengetahuan berupa ilmu alam, ilmu sosial, ilmu humaniora, ilmu jiwa dan ilmu kesehatan dan sebagainya. Kesemuanya ini merupakan  hasil kegiatan belajar dan pembelajaran yang dilakukan oleh manusia itu sendiri. Semakin manusia menyadari dirinya untuk belajar maka semakin banyak pengetahuan yang dimilikinya. Potensi yang ada pada diri manusia jika dikembangkan dengan belajar akan melahirkan peradaban besar bagi kemaslahatan pada manusia itu sendiri.Dalam konteks itu,  Dawam Rahardjo menyatakan bahwa agaknya pendengaran, penglihatan dan kalbu (al-fuād) adalah alat untuk memperoleh ilmu dalam kegiatan belajar, dan dapat dikembangkan dalam kegiatan pengajaran.[1]  Ketiga komponen  tersebut merupakan alat potensial yang dimiliki manusia untuk dipergunakan dalam kegiatan belajar dan pembelajaran. Kaitan antara ketiga komponen tersebut adalah bahwa pendengaran bertugas memelihara ilmu pengetahuan yang telah ditemukan dari hasil belajar dan mengajar, penglihatan bertugas mengembangkan ilmu pengetahuan dan menambahkan hasil penelitian dengan mengadakan pengkajian terhadapnya. Hati bertugas membersihkan ilmu pengetahuan dari segala sifat yang jelek. Yang terakhir ini, berkaitan dengan teori belajar dan mengajar dalam aspek aqidah dan akhlak
BIOGRAFI INTELEKTUAL PROF. DR. H. MAHMUD YUNUS Meyniar Albina; Abdul Fattah Nasution
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 02 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.354 KB) | DOI: 10.30868/ei.v1i02.26

Abstract

KONSEP PENDIDIKAN HOLISTIK DALAM PERSPEKTIF ISLAM Naniek Krishnawati; Juntika Nurihsan; Dasim Budimansyah; Encep Syarief Nurdin
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.814 KB) | DOI: 10.30868/ei.v3i05.42

Abstract

Di era global ini manusia dituntut serba cepat, agar mampu survive dalam kehidupan yang penuh kecepatan ini. Lambat laun  manusia terprogram dengan rasa persaingan yang tinggi, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap orang lain. Manusia seakan berlomba dengan waktu, tidak memberi ruang pada kekalahan dan kegagalan. Manusia menjadi serakah untuk mencapai keberhasilan dan kesuksesan, yang diukur dari sesuatu kasat mata, materi, maupun status sosial. Contohnya, kasus bunuh diri di kalangan pelajar yang tidak siap dengan kekalahan. Perilaku curang, termasuk mulai dari menyontek hingga menjiplak di kalangan akademisi, merupakan dampak modernisasi yang memandang tinggi sebuah keberhasilan, tanpa menyertakan unsur religius yang memungkinkan segala sesuatu dapat terjadi sebagaimana yang dikehendaki atau tidak.Dampak modernisasi dan paradigma dikotomis,membuat manusia mengedepankan aspek kognitif daripada afektif dan psikomotorik. Mempercayai apa yang dapat terindrai, semata-mata oleh akal serta panca indera dan menolak sesuatu yang tak terinderai. Dampak dikotomis, menjadikan manusia sebagai central, manusia tidak membutuhkan Tuhan dalam meraih kesuksesaan.Terjadinya pemilahan-pemilahan antara ilmu umum dan ilmu agama inilah, yang membawa umat Islam kepada keterbelakangan dan kemunduran peradaban. Karena ilmu-ilmu umum dianggap sebagai sesuatu yang berada di luar Islam dan berasal dari non-Islam atau the other, bahkan seringkali dipertentangkan antara agama dan ilmu (dalam hal ini sains).Agama dianggap tidak ada kaitannya dengan ilmu, begitu juga ilmu dianggap tidak memerdulikan agama. Begitulah gambaran praktik kependidikan dan aktivitas keilmuan di tanah air sekarang ini, dengan berbagai dampak negatif yang ditimbulkan dan dirasakan oleh masyarakat. Di sisi lain, generasi muslim yang menempuh pendidikan di luar sistem pendidikan Islam hanya mendapatkan porsi kecil dalam hal pendidikan Islam, atau bahkan sama sekali tidak mendapatkan ilmu-ilmu keislaman.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SEKOLAH DASAR INKLUSI ( Studi Kualitatif Deskriptif pada SD Inklusif di Jakarta Utara) Hasan Asari; Nurmawati Nurmawati; Muhammad Ruslan
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 06 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.435 KB) | DOI: 10.30868/ei.v3i06.53

Abstract

PENGARUH PENDIDIKAN DAN PELATIHAN, SUPERVISI, DAN KOMPETENSI PEDAGOGIK TERHADAP KOMITMEN PROFESI PADA GURU SMP NEGERI DI KABUPATEN SAROLANGUN PROVINSI JAMBI Nurrahmi Lasahido; Lahmuddin Lubis; Candra Wijaya
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.624 KB) | DOI: 10.30868/ei.v4i07.69

Abstract

REVITALISASI KETELADANAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM: Upaya Menjawab Peluang dan Tantangan Pendidikan Islam di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) Rahendra Maya
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 09 (2016): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islam Januari 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.308 KB) | DOI: 10.30868/ei.v5i09.85

Abstract

PENDIDIKAN AKHLAK DALAM PERSPEKTIF ISLAM Ibrahim Bafadhol
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 02 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.431 KB) | DOI: 10.30868/ei.v6i12.178

Abstract

PENGARUH MATERI CERITA TERHADAP PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN ANAK Endin Mujahidin
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 02 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1040.649 KB) | DOI: 10.30868/ei.v7i2.283

Abstract

Materi cerita memiliki peranan penting dalam pembentukan karakter seseorang, terlebih bagi seorang anak. Oleh karena itu, pemilihan materi cerita yang tepat akan membantu perkembangan kepribadian seorang anak.Di dalam al-Qur’an, terdapat materi cerita yang dapat dijadikan rujukan bagi seorang pendidik. Materi tersebut bervariasi, mulai dari materi mengenai manusia, alam, hewan dan sejenisnya. Karakteristik materi cerita dalam al-Qur’an senantiasa menyiratkan pelajaran dan memiliki bukti sejarah yang akurat, sehingga anak didik tidak diajar dengan kebohongan.Materi cerita tersebut dapat efektif jika disandingkan dengan faktor pendorong efektivitas cerita, yaitu dikemas dalam judul yang menarik, memiliki intensitas penyampaian, tepat waktu  (saat anak relaks dan berada pada gelombang alfa 7-8 sampai 13 Hz), gaya bahasa sederhana dan memakai media yang tepat. Adapun faktor yang akan menjadi penghambat efektivitas materi cerita adalah gaya penyampaian bersifat formal, kaku, kering ide, disampaikan secara doktrinasi, durasi tidak tepat, disampaikan pada waktu yang tidak tepat (ketika anak dalam kondisi  otak  gelombang  beta), memakai gaya bahasa menjemukan dan tidak sesuai tahapan perkembangan tingkat intelektual, sosial dan emosional anak. Oleh karena itu, diperlukan sinergitas antara materi cerita dengan faktor pendorong efektivitasnya, sehingga penyampaian materi cerita dapat mencapai tujuan yang diharapkan.
MANAJEMEN KELAS BERKARAKTERISTIK SISWA Muhammad Rizal Masdul
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 02 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.144 KB) | DOI: 10.30868/ei.v1i02.21

Abstract

Page 6 of 262 | Total Record : 2616


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 01 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article On Progress) Vol. 15 No. 01 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article On Progress) Vol. 14 No. 001 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Spesial Issue) Vol. 14 No. 04 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 03 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 02 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 01 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 04 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 03 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 02 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13, No 01 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (In Press) Vol. 13 No. 01 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023) Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20 Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 001 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol. 11 No. 001 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol 11, No 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol. 10 No. 001 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue) Vol 10, No 001 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue) Vol 10, No 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 02 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 02 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019) Vol. 8 No. 01 (2019) Vol 7, No 02 (2018) Vol. 7 No. 02 (2018) Vol 7, No 01 (2018) Vol. 7 No. 01 (2018) Vol 6, No 11 (2017) Vol. 6 No. 11 (2017) Vol. 6 No. 02 (2017) Vol 6, No 02 (2017) Vol. 5 No. 10 (2016): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2016 Vol 5, No 10 (2016): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2016 Vol 5, No 09 (2016): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islam Januari 2016 Vol. 5 No. 09 (2016): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islam Januari 2016 Vol. 4 No. 08 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami JULI 2015 Vol 4, No 08 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami JULI 2015 Vol 4, No 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015 Vol. 4 No. 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015 Vol 3, No 06 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2014 Vol. 3 No. 06 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2014 Vol. 3 No. 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014 Vol 3, No 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014 Vol 2, No 04 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2013 Vol. 2 No. 04 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2013 Vol. 2 No. 03 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2013 Vol 2, No 03 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2013 Vol 1, No 02 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2012 Vol. 1 No. 02 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2012 Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012 Vol. 1 No. 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012 More Issue