cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
ISSN : 19074174     EISSN : 26210681     DOI : -
Core Subject : Social,
ALQALAM : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan (P-ISSN: 1907-4174 ; E-ISSN: 2621-0681) merupakan jurnal berkala yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan yang memuat tulisan dari dosen, tenaga kependidikan, pemerhati pendidikan dan lain sebagainya. Jurnal ini mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang terkait dengan isu ke-Islaman yang berhadapan dengan isu sosial seperti pendidikan, sejarah, komunikasi, sosial politik, hukum, ekonomi, dan lainnya. Scope ini dijabar dalam fokus isu per edisi yang membahas isu sosial kontemporer seperti, kearifan lokal, urban dan multikultural.
Arjuna Subject : -
Articles 1,180 Documents
Efektivitas Sistem Pelayanan Perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) Pada Kantor Kecamatan Cicalengka Indri Mistilasari; Asep Hidayat; Dedeng Yusuf Maolani
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1745

Abstract

Salah satu persoalan dalam pelayanan publik pada tingkat kecamatan yang seringkali menjadi keluhan bagi publik ialah pelayanan pengerjaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).  Masih terdapat permasalahan yang masih muncul, seperti kurangnya sarana dan prasarana serta kedisiplinan pegawai.  Metode penelitian yang dipergunakan yaitu teknik deskriptif dengan metode kualitatif.  Melalui teknik pengumpulan data wawancara, observasi serta dokumentasi.  Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa pelayanan pencatatan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) masih belum efektif sesuai dengan sasaran yang diharapkan oleh organisasi.  Walaupun loyalitas karyawan sangat baik, namun tidak dapat ditunjang dengan kurangnya fasilitas dan kedisiplinan karyawan.  Hal ini sangat berpengaruh terhadap kepuasan publik yang menggunakan pelayanan.
Pembelajaran Bahasa Arab Dengan Metode Eksplorasi Kolaborasi Dan Kolaboratif Learning Hasan Hasan; Melyyani Melyyani
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1681

Abstract

Tujuan pembelajaran bahasa arab dengan metode eksplorasi kolaborasi dan kolaboratif learning ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan guru bahasa Arab di MTsN 7 Tabalong dalam melaksanakan pembelajaran di kelas dengan metode tersebut. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research) yaitu memaparkan dan menggambarkan keadaan serta fenomena dengan lebih jelas mengenai situasi yang terjadi, maka jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini juga bisa dikatakan sebagai penelitian sosiologis yaitu suatu penelitian yang cermat yang dilakukan dengan jalan langsung terjun ke lapangan. Subjek penelitian ini yaitu guru bahasa Arab kelas IX MTsN 7 Tabalong. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan uji kredibilitas dengan triangulasi. Data di analisis dengan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa kemampuan guru bahasa Arab di MTsN 7 Tabalong dalam proses pembelajaran menggunakan metode eksplorasi kolaborasi dan kolaboratif learning dapat terlihat pada kemampuan guru dalam mengelola kelas sehingga mampu menggali kemampuan peserta didik.
Etika Terapan dalam Menuntut Ilmu Perspektif Syeikh Az-Zarnuji Muhammad Nasir; Marudin Marudin; Khalilurrahman Khalilurrahman
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1471

Abstract

Etika dalam menuntut ilmu bagi seorang muslim harus harus bersumber dari kajian etika Islam. Oleh karena itu, penuntut ilmu harus memahami bagaimana etika Islam mengaturnya. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan fokus kajiannya adalah etika terapan dalam menuntut ilmu perspektif Syiekh Az-Zarnuji dalam kitab Ta’lim Al-Muta’allim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif Syiekh Az-Zarnuji tentang etika terapan dalam menuntut ilmu yaitu; 1) etika individual seorang penuntut ilmu adalah; memahami kewajiban menuntut ilmu, niat menuntut ilmu, memilih ilmu yang akan dipelajari, tekun dalam menuntut ilmu, kesungguhan belajar untuk mengapai cita-cita, memulai mengaji, ukuran dan urutannya, tawakkal kepada Allah SWT, 2) etika sosial yang harus dimiliki penuntut ilmu adalah memilih guru, menghormati ilmu dan ahli ilmu, kasih sayang dan saling menasehati, memilih kawan yang baik dalam menuntut ilmu, 3) etika lingkungan hidup yang harus dimiliki seorang penuntut ilmu adalah menjaga kebersihan lingkungan belajar aga menjadi indah dan sehat.
Implementasi Peningkatan Kompetensi Dalam Memenuhi Standar Kualifikasi Pendidikan Bagi Guru ASN Di Kabupaten Lumajang Kiki Darma Kasih; Arimurti Kriswibowo
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1695

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan dalam  menganalisis serta menjelaskan informasi mengenai implementasi program peningkatan kompetensi bagi guru ASN yang ada di Kabupaten Lumajang. Berpacu dalam Peraturan Daerah Nomor 2 tahun 2015 tentang penyelenggara Pendidikan pasal 17 yang menyebutkan bahwa pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi pendidik, sehat jasmani dan rohani serta memiliki kemampuan untuk melaksankan tugasnya. Penelitian ini menggunakakan 4 indikator dalam implementasi dari Edward III. Metode peneletian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling yang menggunakan teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang sudah melaksanakan implementasi dengan baik. Dibuktikan dengan adanya komunikasi melalui program terkait melalui whatsaap grup, sumberdaya yang sudah dirancang semaksimal mungkin, disposisi dengan target yang ingin dicapai dalam pelaksanaan program, serta stuktur birokrasi yang sesuai dengan Standar Operating Procedures (SOP)..
Tuntutan Maslahah Dan Problem Otentisitas Agama Dalam Pembaharuan Hukum Keluarga Islam M. Irwan Zamroni Ali; Ishaq Ishaq; Muhammad Faisol
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 1 : Al Qalam (Januari 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i1.1679

Abstract

Penelitian ini berlatarbelakang tentang suatu fenomena nyata di mana umat Islam berada di dalam posisi yang cukup dilematis, yaitu berpegang teguh terhadap teks agama di tengah terjadinya perkembangan kehidupan, atau mengesampingkan teks yang dianggap sudah tidak relevan dengan konteks. Penelitian ini adalah penelitian pustaka, di mana peneliti akan mengungkapkan sebuah fenomena perubahan sosial dan perubahan hukum sebagaimana dijelaskan dalam banyak teori yang ada di berbagai data pustaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana hukum yang akan selalu sejalan dengan perubahan sosial. Termasuk menguraikan suatu problem yang terjadi dalam upaya pembaharuan hukum keluarga Islam agar senantiasa mampu memberikan kemaslahatan dan solusi di tengah dahsyatnya perubahan sosial. Sayangnya, upaya pembaharuan hukum tersebut mendapat tantangan besar, salah satunya upaya menjaga otentisitas hukum Islam itu sendiri.
Empirical Evidence Of Bullying Effect On Gender Perspective In South Sulawesi Syahruddin Mahmud; Rosmawati Abdul Maing
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1703

Abstract

Bullying in school In Indonesia has commenced to receive serious attention. Explanation about gender and bullying effect have been offered by many scholars. This recent research has focused on gender differences in bullying effect such as depression and anxiety. It is drawing on quantitative methodological study of bullying effect at 536 students at high school in South Sulawesi Indonesia. It is identified that statistically, bullying effect such as anxiety and depression in Indonesia are significantly different between male and female.  Anxiety and depression are the potential effect of bullying. The result documented that there is a significant difference between depression effects of bullying towards gender. Similarly, It is identified to anxiety effect that there is also a significant difference between anxiety effects towards gender. Bullying effects are significantly different in term of gender in South Sulawesi Province, Indonesia.
Understanding Customer Purchase Style Effect On Customer Satisfaction And Purchase Intention Toward Plant-Based Burgers Wellem Ghori Wondiwoy; Eddy Yansen
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1741

Abstract

The main objective of this study is to examine the effect of customer purchase style, satisfaction, and purchase intention toward plant-based burgers. Second, to find out the effect of customer satisfaction and purchase intention among Non-Vegetarian in the city of Jakarta, Indonesia. This study uses a mixed approach (qualitative and quantitative. The data was gathered from 20 interviewed participants and 205 respondents of non-vegetarian customers of plant-based burgers in Jakarta. The qualitative data analysis was carried out using NVIVO 12 Pro, while the quantitative data analysis was carried out using Structural Equation Model – partial Least Square (SEM-PLS) using SmartPLS3. The Results of qualitative analysis find that the informants were perceived positively or impressed with plant-based burgers in terms of achievement, value and idea. The result of quantitative analysis shows that customer purchase style (hedonic and utilitarian) has a positive and significant effect among non-vegetarian customers in Jakarta. Customer purchase style (hedonic and utilitarian) has a positive and significant effect on purchase intention among non-vegetarian customers in Jakarta. Customer purchase style (hedonic and utilitarian) has a positive and significant effect on customer satisfaction among non-vegetarian customers in Jakarta. Customer satisfaction has a positive and significant effect among non-vegetarian customers in Jakarta. Customer satisfaction has a positive and significant effect on purchase intention among non-vegetarian customers in Jakarta. Though it was not hypothesized, Customer satisfaction mediates the effect of customer purchase style among non-vegetarian customers in Jakarta. Finally, customer satisfaction mediates the effect of customer purchase style on purchase intention among non- vegetarian customers in Jakarta
Amdal Dalam Perspektif Hukum Lingkungan Nursya Nursya
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1742

Abstract

Tujuan penulisan penelitian ini adalah untuk mengetahui AMDAL dalam perspektif Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009. Seperti yang telah diketahui, pemerintah telah membuat berbagai peraturan dalam rangka mencegah terjadinya permasalah lingkungan hidup, seperti Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup yang dibuat sebagai pengganti Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1982 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup. Secara prinsip, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 telah menggunakan prinsip pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan, dimana hal undang-undang ini merupakan penyempurnaan terhadap undang-undang sebelumnya. Kemudian dengan adanya perubahan situasi dan kondisi permasalahan lingkungan hidup, pemerintah memandang perlu membuat aturan hukum baru untuk menggantikan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlingdungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. dampak kebijakan AMDAL dalam persprektif hukum lingkungan menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 adalah hal-hal yang terkait dengan sanksi, yaitu sanksi terhadap orang yang melakukan usaha/kegiatan tanpa memiliki izin lingkungan. Selain itu, sanksi terhadap orang yang menyusun dokumen AMDAL tanpa memiliki sertifikat kompetensi. Sefrta sanksi terhadap pejabat yang memberikan izin lingkungan yang tanpa dilengkapi dengan dokumen AMDAL atau UPL-UKL.
Ruqyah Sebagai Metode Sufi Healing Siti Khoiriyah
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1837

Abstract

Ruqyah merupakan salah satu metode penyembuhan ilahi yang digunakan oleh Rasulullah SAW dalam mengatasi gangguan kesehatan dan telah dipraktekkan para sufi karena mempunyai pengaruh yang besar dalam melakukan pengobatan baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain terutama sebagai sarana untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.. selama ini kajian tentang ruqyah lebih menekankan pada penggunaan ayat-ayat al-Qur’an dan terbatas pada gangguan jin dan sihir saja dengan metode-metode umum, bahkan jarang sekali mengaitkan ruqyah dengan cara-cara sufi. Karenanya, penulis mencoba mengungkap metode ruqyah para sufi dalam melakukan penyembuhan (healing) dan memfokuskan pada; 1) ruqyah dalam Islam, dan  2) seperti apa metode ruqyah sufi terhadap penyembuhan penyakit (healing) baik secar fisik maupun psikis. Hal ini dianggap penting bagi penulis karena mengingat kondisi masyarakat saat ini sangat membutuhkan penanganan dan penyembuhan penyakit dengan cara-cara sufi. Dengan metode berpikir deduktif-induktif, mengkaji dan menganalisi penulis menemukan bahwa ada batasan-batasan ruqyah di dalam islam bahwa ruqyah yang diperbolehkan adalah ruqyah yang memenuhi tiga syarat penting yakni pertama bacaan-bacaan ruqyah harus berasal dari al-Qur’an dan al-Hadist, kedua ruqyah harus diucapkan dengan bahasa arab atau bahasa lain yang bisa dipahami maknanya, ketiga keyakinan bahwa yang memberi pengaruh bukan ruqyah itu sendiri melainkan Allah SWT. Dan yang lebih menarik penulis menemukan bahwa secara implisit metode ruqyah dengan cara taubat, penggunaan ayat-ayat al-Qur’an, zikir dan do’a selain sebagai amaliyah riyadhun nafs  sekaligus merupakan cara yang dipergunakan para sufi dalam melakukan pencegahan (prefentif), perlindungan (protektif) dan penyembuhan (healing/terapis) terhadap berbagai penyakit baik fisik maupun psikis, artinya ruqyah tidak terbatas hanya pada gangguan jin atau sihir semata. Bahkan, ternyata metode-metode tersebut dianggap cukup relevan dengan kondisi dan keluhan penyakit zaman sekarang.
Implikasi Konsep Naskh Dan Mansukh Terhadap Istimbat Hukum Eli Sabrifha; Mochammad Novendri S
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1840

Abstract

Tulisan ini membahas mengenai implikasi konsep naskh dan Mansukh terhadap istinbath hukum. Hukum Islam selalu mendialogkan al-Qur’an sebagai teks yang terbatas dengan berbagai problem yang dihadapi. Ulama berbeda pendapat tentang bagaimana cara menghadapi ayat-ayat yang sepintas menunjukan adanya gejala kontradiksi. Dari situlah munculnya pembahasan tentang nasakh dan Mansukh. Maka tulisan ini bertujuan untuk menganalisa mengenai implikasi konsep naskh dan Mansukh terhadap istimbat hukum. Adapun hasil pembahasan yang dapat disimpulkan bahwa naskh dan Mansukh secara teks dapat dikelompookan atas empat metode, naskh dari teks ayat al-Qur’an dengan teks ayat al-Qur’an, dari teks ayat al-Qur’an dengan teks hadis atau sunnah. Dari dari teks sunnah dengan dari teks ayat al-Qur’an, dan dengan dari teks sunnah dengan teks sunnah sendiri. Secara ideal naskh erat kaitannya dengan hukum, maka hanya pada wilayah kalimat yang mengandung perintah dan larangan. Kontroversi tentang ada tidaknya teori naskh akhirnya mencuat ke permukaan dan menjadi isu yang tak kunjung berakhir, hingga melahirkan isu revisi terhadap dalil. Namun, implikasi tersebut bukanlah sebagai bentuk revisi, akan tetapi sebagai prosesi dalam penerapan hukum dengan menimbang kepada aspek psikolog dan sosio masyarakat ketika dalil tersebut diwahyukan

Page 29 of 118 | Total Record : 1180


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 20, No. 2 : Al Qalam (In Progress March 2026) Vol. 20, No. 1 : Al Qalam (January 2026 - Special Edition: Islamic Studies) Vol. 19, No. 6 : Al Qalam (November 2025) Vol. 19, No. 5 : Al Qalam (September 2025) Vol. 19, No. 4 : Al Qalam (Juli 2025) Vol. 19, No. 3 : Al Qalam (Mei 2025) Vol. 19, No. 2 : Al Qalam (Maret 2025) Vol. 19, No. 1 : Al Qalam (Januari 2025) Vol. 18, No. 6 : Al Qalam (November 2024) Vol. 18, No. 5 : Al Qalam (September 2024) Vol. 18, No. 4 : Al Qalam (Juli 2024) Vol. 18, No. 3 : Al Qalam (Mei 2024) Vol. 18, No. 2 : Al Qalam (Maret 2024) Vol. 18, No. 1 : Al Qalam (Januari 2024) Vol. 17, No 6 : Al Qalam (November 2023) Vol. 17, No 5 : Al Qalam (September 2023) Vol. 17, No 4 : Al Qalam (Juli 2023) Vol. 17, No 3 : Al Qalam (Mei 2023) Vol. 17, No 2 : Al Qalam (Maret 2023) Vol. 17, No 1 : Al Qalam (Januari 2023) Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022) Vol 16, No 5: Al Qalam (September 2022) Vol 16, No 4: Al Qalam (Juli 2022) Vol 16, No 3: Al Qalam (Mei 2022) Vol 16, No 2: Al Qalam (Maret 2022) Vol 16, No 1: Al Qalam (Januari 2022) Al Qalam Vol. 15, No. 2, Juli-Desember 2021 Al Qalam Vol. 15, No. 1, Januari-Juni 2021 Al Qalam Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2020 Al Qalam Vol. 14, No. 1, Januari-Juni 2020 Al Qalam Vol. 13, No. 2, Juli-Desember 2019 Al Qalam Vol. 13, No. 1, Januari-Juni 2019 Al Qalam Vol. 12, No. 2, Juli-Desember 2018 Al Qalam Vol. 12, No. 1, Januari-Juni 2018 Al Qalam Vol. 12, No. 1, Januari-Juni 2018 Al Qalam Vol. 11, No. 24, Juli-Desember 2017 Al Qalam Vol. 11, No. 24, Juli-Desember 2017 Al Qalam Vol. 11, No. 23, Januari-Juni 2017 Al Qalam Vol. 11, No. 23, Januari-Juni 2017 Al Qalam Vol. 9, No. 17, Januari-Juni 2016 Al Qalam Vol. 9, No. 17, Januari-Juni 2016 More Issue