cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
nizhamiyah@uinsu.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara Jl. Williem Iskandar Psr. V Medan Estate – Medan 20731 Telp. 061- 6622925 – Fax. 061 – 661568
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Nizhamiyah
ISSN : 20864205     EISSN : 28302826     DOI : -
Core Subject : Education,
1. Profesionalisme guru dalam Pendidikan Dasar Islam 2. Pengembangan dan Desain Pembelajaran dalam Pendidikan Dasar Islam 3. Penerapan dan Pengembangan bidang studi atau mater Pelajaran Pendidikan Dasar Islam 4. Model, Strategi, dan Metode Pembelajaran dalam Pendidikan Dasar Islam 5. Manajemen pendidikan dasar dalam Pendidikan Dasar Islam 6. Penggunaan Media dan teknologi pada Pendidikan Dasar Islam 7. Integrasi berbasis Wahdatul Ulum dalam Pendidikan Dasar Islam 8. Psikologi Pembelajaran Pendidikan Dasar Islam 9. Filsafat Pendidikan Dasar Islam 10. Kebijakan dalam Pendidikan Dasar Islam
Arjuna Subject : -
Articles 167 Documents
PERAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER GENERASI DIGITAL BAGI ANAK USIA DASAR Muhammad Zirwanda
NIZHAMIYAH Vol 16, No 1 (2026): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v16i1.5297

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, termasuk pendidikan. Teknologi memudahkan akses informasi dan pembelajaran, tetapi juga menimbulkan tantangan karakter, seperti rendahnya etika digital, hoaks, cyberbullying, dan menurunnya interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pendidikan Islam dalam membentuk karakter generasi digital melalui penguatan nilai keislaman yang terintegrasi dengan literasi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal, dokumen kebijakan, dan publikasi ilmiah relevan, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam berperan strategis dalam membentuk karakter melalui internalisasi akidah, akhlak, amanah, tanggung jawab, disiplin, kejujuran, dan tabayyun. Integrasi pendidikan Islam dan literasi digital membantu peserta didik menggunakan teknologi secara kritis, bijaksana, produktif, dan bertanggung jawab melalui sinergi sekolah, keluarga, dan masyarakat.
ANALISIS PERGAULAN BEBAS DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN DITINJAU DARI PERSPEKTIF ISLAM Filza Anati Ibna; Nabilla Azuhra; Inna Umi Fadillah; Hapni Laila Siregar; Rusdi Anshori Harahap
NIZHAMIYAH Vol 16, No 1 (2026): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v16i1.5321

Abstract

ABSTRAK: Fenomena pergaulan bebas di kalangan mahasiswa menjadi salah satu persoalan sosial yang semakin mendapat perhatian seiring dengan perkembangan teknologi dan media sosial. Perubahan pola interaksi sosial yang semakin terbuka berpotensi memengaruhi nilai dan norma dalam kehidupan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena pergaulan bebas di kalangan mahasiswa serta mengkaji pengaruh teknologi dan media sosial terhadap pola pergaulan tersebut dalam perspektif Islam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner tertutup secara daring menggunakan Google Form kepada 25 responden yang merupakan mahasiswa aktif Universitas Negeri Medan. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert dengan empat pilihan jawaban, yaitu sangat setuju, setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif melalui tabulasi dan perhitungan persentase untuk melihat kecenderungan jawaban responden terhadap setiap indikator penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengakui adanya kecenderungan normalisasi pergaulan bebas di kalangan mahasiswa. Pandangan responden mengenai pengaruh teknologi dan media sosial terhadap pergaulan bebas menunjukkan hasil yang relatif beragam. Di sisi lain, mayoritas responden masih memandang nilai-nilai agama sebagai pedoman penting dalam mengatur perilaku pergaulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan nilai religius, kontrol diri, serta penggunaan teknologi secara bijak merupakan faktor penting dalam mencegah berkembangnya perilaku pergaulan bebas di kalangan mahasiswa. Kata Kunci: Pergaulan Bebas, Mahasiswa, Teknologi Digital, Normalisasi, Etika Islam
PENGEMBANGAN MATERI TAWAKAL DAN TASAMUH BERBASIS MIND MAPPING PADA FASE D DALAM MENJAGA KESEHATAN MENTAL DI MTs SWASTA AL-MUHAJIRIN PINANGSORI Samia Rambe; Erawadi Erawadi; Fauziah Nasution
NIZHAMIYAH Vol 16, No 1 (2026): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v16i1.5741

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar Akidah Akhlak berbasis mind mapping pada materi tawakal dan tasamuh untuk menjaga kesehatan mental peserta didik fase D di MTs Swasta Al-Muhajirin Pinangsori. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya tekanan akademik, sosial, keluarga, serta pengaruh teknologi dan media sosial yang berdampak pada kondisi emosional siswa. Bahan ajar yang digunakan masih monoton sehingga perlu inovasi yang menarik, sistematis, dan mudah dipahami. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D, yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket, dan validasi ahli, lalu dianalisis menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar mind mapping dinilai sangat layak, praktis, dan efektif. Bahan ajar ini membantu siswa memahami nilai tawakal dan tasamuh, meningkatkan ketenangan, pengendalian emosi, toleransi, motivasi belajar, serta kepercayaan diri. Dengan demikian, bahan ajar ini layak digunakan dalam pembelajaran di sekolah secara lebih bermakna, terarah, dan relevan berkelanjutan.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BERMAIN TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI Raudha Nazliya Mawaddah; Junaidi Arsyad
NIZHAMIYAH Vol 16, No 1 (2026): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v16i1.5686

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan tahap penting dalam perkembangan manusia karena pada masa ini terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat, terutama pada aspek kognitif. Salah satu metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini adalah metode bermain. Bermain menjadi sarana belajar yang alami, menyenangkan, dan mampu memberikan pengalaman langsung kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bermain terhadap perkembangan kognitif anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan mengumpulkan data dari berbagai buku, jurnal ilmiah, artikel penelitian, serta sumber lain yang relevan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif.Hasil kajian menunjukkan bahwa metode bermain memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan kognitif anak. Melalui permainan seperti balok, puzzle, kartu angka, permainan warna, dan bermain peran, anak bisa menunjukkan konsep angka, pola,warna, serta meningkatkan kemampuan berpikir logis dan memecahkan masalah. Selain itu, metode bermain juga meningkatkan konsentrasi, daya ingat, kreativitas dan kemampuan sosial anak dalam berbahasa. Anak yang belajar melalui bermain cenderung lebih aktif, antusias, percaya diri, dan mudah memahami materi pembelajaran.
BUDAYA PEMBELAJARAN DONGENG NUSANTARA SEBAGAI MEDIA INTERNALISASI NILAI-NILAI KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR DALAM KAJIAN ETNOGRAFI Rani Adillah; Wawan Akbar
NIZHAMIYAH Vol 16, No 1 (2026): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v16i1.5774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis budaya pembelajaran dongeng nusantara sebagai media internalisasi nilai-nilai karakter pada siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena menurunnya minat siswa terhadap sastra lisan tradisional di tengah gempuran budaya digital. Dongeng nusantara memiliki muatan nilai-nilai luhur yang berpotensi besar dalam membentuk kepribadian dan karakter siswa sejak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, yang bertujuan untuk memahami secara mendalam praktik budaya, makna, dan perspektif emik dari para pelaku pendidikan (guru dan siswa) dalam proses pembelajaran dongeng nusantara di lingkungan sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi sumber untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dongeng nusantara telah menjadi bagian dari budaya sekolah yang dilaksanakan secara rutin melalui berbagai strategi, seperti bercerita langsung, penggunaan media visual, dan diskusi reflektif pascabercerita. Nilai-nilai karakter yang terinternalisasi meliputi kejujuran, kerja keras, kepedulian sosial, tanggung jawab, dan rasa cinta terhadap budaya lokal. Proses internalisasi nilai berlangsung melalui tahap pengenalan, pemahaman, peneladanan, hingga pembiasaan dalam interaksi sosial siswa sehari-hari. Penelitian ini juga menemukan bahwa keberhasilan internalisasi nilai sangat dipengaruhi oleh kreativitas guru dalam mengemas cerita serta iklim budaya sekolah yang mendukung pelestarian sastra lisan.
PERAN PENILAIAN PORTOFOLIO DALAM MENUMBUHKAN KREATIVITAS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS Pangulu Abdul Karim; Sahlan Sahlan; Risanni Ritonga
NIZHAMIYAH Vol 16, No 1 (2026): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v16i1.5793

Abstract

Kreativitas merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar. Namun, kreativitas siswa sering kali belum berkembang secara optimal karena proses pembelajaran dan penilaian masih berfokus pada hasil akhir belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran penggunaan penilaian portofolio dalam menumbuhkan kreativitas siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara semiterstruktur dengan kepala sekolah, guru kelas, dan siswa, serta dokumentasi hasil karya portofolio siswa. Data sekunder diperoleh dari berbagai literatur dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan melalui tahap kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penilaian portofolio mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran IPS yang ditunjukkan melalui keberanian bertanya, menyampaikan pendapat, berkolaborasi dalam kelompok, serta memberikan tanggapan terhadap hasil karya teman; (2) penilaian portofolio mendorong pengembangan kreativitas siswa melalui tugas pembuatan booklet bertema persatuan dan kesatuan yang memungkinkan siswa menghasilkan karya yang beragam, mengembangkan ide secara mandiri, serta mengombinasikan teks, gambar, warna, dan ilustrasi secara kreatif; dan (3) keberhasilan implementasi penilaian portofolio didukung oleh peran guru sebagai fasilitator yang memberikan pendampingan dan umpan balik secara berkelanjutan serta dukungan sekolah melalui penyediaan fasilitas dan kebijakan yang mendukung pembelajaran aktif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penilaian portofolio tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai sarana untuk mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, dan keterampilan kolaboratif siswa. Oleh karena itu, penilaian portofolio dapat menjadi alternatif penilaian autentik yang relevan untuk mendukung pembelajaran IPS yang lebih bermakna, partisipatif, dan berpusat pada siswa.
ANALISIS HAMBATAN GURU DALAM MENUMBUHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR (Studi Kasus di SD Ittidaiyah Percut) Anisyah Rahmadani; Eka Yusnaldi
NIZHAMIYAH Vol 16, No 1 (2026): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v16i1.5763

Abstract

Kemampuan berpikir kritis menjadi kompetensi penting abad ke-21 yang harus dikembangkan sejak sekolah dasar melalui pembelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan guru dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPS di SD Ittidaiyah Pecut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Informan penelitian berjumlah satu orang, yaitu guru IPS yang dipilih secara purposif berdasarkan keterlibatannya dalam pelaksanaan pembelajaran IPS dan implementasi Kurikulum Merdeka. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi pembelajaran, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menemukan empat hambatan utama, yaitu keterbatasan kompetensi pedagogis guru, tekanan waktu dan beban kurikulum, minimnya dukungan sarana dan pelatihan, serta tantangan integrasi nilai keislaman dengan berpikir kritis. Temuan ini memberikan kontribusi dalam memperluas pemahaman hambatan guru di konteks sekolah Islam terpadu serta menyoroti kesenjangan implementasi Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian bermanfaat untuk pengembangan pelatihan guru yang kontekstual dan perumusan model pembelajaran IPS yang mengintegrasikan nilai keislaman dengan berpikir tingkat tinggi. Penelitian selanjutnya disarankan melakukan studi multi-kasus dan intervensi pelatihan.