cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : 26205807     EISSN : 26207184     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Madrasah merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran Amuntai Kalimantan Selatan yang terbit berkala setiap 6 (enam) bulan sekali dengan scope dan issue yang diangkat terkait dengan pendidikan di tingkat madrasah ibtidaiyah secara khusus dan pendidikan anak umumnya. dengan nomor ISSN: 2620-5807, Artikel yang diterima diutamakan penelitian lapangan kuantitatif atau kualitatif. Penelitian literatur akan dipertimbangkan diterima berdasarkan keluasan dan kedalaman kajian. P-ISSN:2620-5807 E-ISSN:2620-7184
Arjuna Subject : -
Articles 711 Documents
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Bangun Ruang Menggunakan Media Sedotan Limun Siswa Kelas IIA MIN 8 Hulu Sungai Utara Helmah Helmah
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 6, No. 4 (Oktober 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v6i4.1459

Abstract

PTK ini menyajikan bahasan tentang meningkatkan hasil belajar matematika pada materi bangun ruang menggunakan media sedotan limun siswa kelas IIA MIN 8 Hulu Sungai Utara. Kegiatan siswalah yang lebih aktif. Media sedotan limun  merupakan alat bantu untuk menentukan rusuk dan jumlahnya, mengetahui sudut dan titik sudut,  sehingga siswa terbantu dan lebih mudah paham dengan materi tersebut (bangun ruang). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas guru, siswa dan meningkatkan hasil pelajaran matematika materi bangun ruang menggunakan sedotan limun. Adapun subjek penelitian ini adalah siswa kelas IIA pada MIN 8 Hulu Sungai Utara tahun pelajaran 2021/2022 dengan jumlah siswa 24 orang. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan 2X pertemuan. Tehnik pengumpulan data menggunakan  observasi, dokumentasi dan tes. Tehnik analisa data hasil belajar dilakukan secara kuantitatif, sedangkan aktifitas guru dan siswa dilakukan secara kualitatif. Dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas IIA MIN 8 Hulu Sungai Utara pada materi bangun ruang menggunakan media sedotan limun mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hasil tes/ ulangan siklus pertama yang mencapai nilai KKM hanya 66,67% , maka disiklus kedua meningkat menjadi 100 % mencapai KKM (Kretiria Ketuntasan Minimal) keaktifan siswa meningkat dari 51, 67% siklus I berubah menjadi 85,71 % pada siklus II. Demikian juga aktifitas guru meningkat yang semua 67,19 % menjadi 93,00% pada siklus II.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Tematik Menggunakan Model Course Review Horay Pada Sekolah Dasar Haikal Gion Zikri; Rizki Ananda; Yanti Yandri Kusuma
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 7, No. 1 (Januari 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v7i1.1443

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar muatan IPA siswa kelas IV SDN 018 Bukit Sembilan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 018 Bukit Sembilan . Penelitian ini merupakan penelitian tindalan kelas, yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini yaitu 1 orang guru dan 23 orang siswa, sedangkan objeknya adalah menggunakan model pembelajaran course review horay untuk meningkatkan hasil belajar muatan IPA. Instrumen penelitian ini terdiri dari lembar observasi aktivitas guru dan lembar observasi aktivitas siswa selama pembelajaran berlangsung dengan menggunakan model course review horay. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan melalui 2 siklus, pada pertemuan kedua siklus I keterampilan berbicara siswa hanya 69,00 atau tergolong kurang baik, dengan ketuntasan klasikal 47,83% dengan kategori sangat kurang, diketahui bahwa adanya peningkatan hasil belajar siswa. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus ke II maka lebih meningkat pada pertemuan kedua mencapai 80, 52 atau tergolong baik dengan ketuntasan klasikal 82, 60% dengan kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa apabila dilakukan model pembelajaran course review horay maka dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 018 Bukit Sembilan.Kata kunci : Hasil Belajar, Course Review Horay.  
Analisis Penanaman Nilai Karakter Pada Anak Berkebutuhan Khusus di SD Negeri Unggulan Mongisidi I Makassar suraety Djamaluddin; Rosleny B; Muhammad Basri
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 6, No. 4 (Oktober 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v6i4.1402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1). Mendeskripsikan penanaman nilai karakter pada anak berkebutuhan khusus di SD Negeri Unggulan Mongisidi I Makassar. 2). Mendeskripsikan bentuk penanganan dalam mengatasi masalah pendidikan karakter pada anak berkebutuhan khusus di SD Negeri Unggulan Mongisidi I Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus (case study). Subjek penelitian ini adalah guru kelas II dan guru pendamping khusus dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi berperanserta, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui hasil informasi yang diperoleh dari kepala sekolah, guru kelas II, dan guru pendamping khusus SD Negeri Unggulan Mongisidi I Makassar sudah menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa di kelasnya melalui pembelajaran, hal ini terlihat dengan studi dokumentasi RPP, dalam RPP tersebut terdapat nilai-nilai pendidikan karakter khususnya ada pada KD dan KI maupun Indikator yang didalamnya terdapat nilai-nila karakter yaitu relegius, integritas, nasionalis, mandiri, dan gotong royong. Penanaman nilai pendidkan karakter di kaitkan dengan visi dan misi sekolah, aturan sekolah, aturan kelas, selogan atau poster yang mendukung dalam implementasi pendidikan karakter. Bentuk penanganan dalam mengatasi masalah pendidikan karakter pada siswa berkebutuhan khusus yaitu dengan cara mencari tahu terlebih dahulu penyebabnya, kemudian menegurnya dengan baik, anak berkebutuhan khusus memiliki kemampuan sesuai dengan hambatannya dan tak jarang jika kita harus memberinya penjelasan di iringi dengan contoh sehingga anak akan lebih mudah memahami, jika tidak di indahkan maka di hadapkan dengan kepala sekolah dan sekolah menghubungi orang tuanya.
Pengaruh Penerapan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) Terhadap Kemampuan Pemahaman Matematika dan Kemandirian Siswa Kelas V Se-Gugus IV Kec. Tellu Siattinge Kabupaten Bone Abdul Rajab; Baharullah Baharullah; Husniati Husniati
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 6, No. 4 (Oktober 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v6i4.1421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). Bagaimana Kemampuan Pemahaman Matematika Pada Siswa Kelas V. 2). Bagaimana Kemandirian Belajar Pada Siswa Kelas V. 3). Pengaruh Pendekatan Matematika Realistik terhadap pemahaman matematika siswa di kelas V. 4). Pengaruh Pendekatan Matematika Realistik terhadap kemandirian belajar siswa di kelas V. 5) Perbandingan Pendekatan Matematika Realistik terhadap kemampuan pemahaman matematika dan kemandirian belajar siswa di kelas V. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Pretest Posttest Control Group Design yang memiliki kelas eksperimen dan kelas kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah murid kelas SD Negeri 72 Lamurukung dengan jumlah sampel sebanyak 21 orang dan Kelas V SD Negeri 71 Lamurukung dengan jumlah sampel sebesar 20 orang sehingga jumlah keseluruhan sampel penelitian sebanyak 41 orang. Tekhnik analisis data menggunakan Uji Manova dengan SPSS versi 21 untuk melihat penerapan pembelajaran Matematika Realistik (PMR)  Terhadap kemampuan pemahaman Matematika dan kemandirian Siswa Kelas V Se-Gugus IV Kec. Tellu Siattinge Kabupaten Bone. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan pada pemahaman matematika siswa untuk kelas eksperimen sebesar 83.10. sedangkan pada pemahaman matematika siswa untuk kelas kontrol sebesar 74.26. Nilai rata-rata kemandirian belajar siswa kelas eksperimen sebesar 85.00. Sedangkan Nilai rata-rata kemandirian belajar siswa kelas kontrol sebesar 77.00. Hal ini membuktikan bahwa Penerapan pembelajaran Matematika Realistik (PMR) berpengaruh  Terhadap kemampuan pemahaman Matematika dan kemandirian Siswa.
Meningkatkan Keterampilan Kerjasama Melalui Model Pembelajaran Treasure Hunt Siswa Sekolah Dasar Wisnu Ade Setiawan; Yanti Yandri Kusuma; Melvi Lesmana Alim
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 7, No. 1 (Januari 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v7i1.1447

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya hasil keterampilan kerjasama siswa pada materi keberagamanku di kelas IV SDN 005 Langgini. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menerapkan model pembelajaran Treasure Hunt. tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatkan keterampilan kerjasama siswa pada materi keberagaman dengan menerapkan model pembelajaran Treasure Hunt. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini siswa kelas IV yang berjumlah 25 orang siswa. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi dan tes. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui peningkatakan hasil keterampilan kerjasama siswa setelah tindakan, rata-rata ketuntasan hasil kerjasama Pada kegiatan pra tindakan diperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 63 dengan ketuntasan klasikal sebesar 48%, meningkat pada siklus 1 pertemuan 1 menjadi 65,6 dengan ketuntasan klasikal sebesar 56%, meningkat pada siklus 1 pertemuan 2 menjadi 72,6 dengan ketuntasan klasikal sebesar 64%. Nilai rata-rata kelas pada siklus 2 pertemuan 1 yaitu 74 dengan ketuntasan klasikal sebesar 76%., dan meningkat pada siklus 2 pertemuan 2 yaitu sebesar 82,4 dengan ketuntasan klasikal sebesar 84%. Maka dapat disimpulkan penerapan model treasure Hunt dapat meningkatkan keterampilan kerjasama siswa kelas IV SDN 005 Langgini.Kata Kunci : Keterampilan Kerjasama Siswa, Model Treasure Hunt
Pengaruh Suasana Lingkungan Kerja Dan Gaji Terhadap Kinerja Guru Dalam Pembelajaran IPS Di SD Negeri Se-Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa Muh. Nasrun; Basri Basri; Andi Jam’an
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 6, No. 4 (Oktober 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v6i4.1406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh suasana lingkungan kerja terhadap kinerja guru dalam pembelajaran IPS di SD negeri se-Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa, (2) pengaruh gaji terhadap kinerja guru dalam pembelajaran IPS di SD negeri se-Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa,dan (3) pengaruh suasana lingkungan kerja dan gaji secara bersama-sama terhadap kinerja guru dalam pembelajaran IPS di SD negeri se-Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SD yang mengajar di Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa dengan total jumlah guru PNS sebanyak 111 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster sampling, dan terpilih 48 guru sebagai sampel.Pengumpulan data menggunakan metode angket dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Suasana lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dalam pembelajaran IPS di SD Negeri se-Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa, (2) Gaji berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dalam pembelajaran IPS di SD Negeri se-Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa, dan (3) Suasanalingkungan kerjadan gajisecara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dalam pembelajaran IPS di SD Negeri se-Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa.Temuan ini menunjukkan bahwa suasana lingkungan kerja dan gaji guru hendaknya diperbaiki dan ditingkatkan karena berkontribusi positif terhadapkinerja guru dalam pembelajaran
Pengembangan Alat Peraga Edukatif Gerakan Sholat Dari Kain Planel Pada Mata Pelajaran Fiqih Kelas II Di MI Tarbiyatul Islamiyah Sari Kumala; H. Abdul Hafizh; Muhammad Iqbal Ansari; Tutus Rani Arifa; Jumiati Jumiati
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 6, No. 4 (Oktober 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v6i4.1424

Abstract

Materi pembelajaran fiqih di Madrasah Ibtidaiyah syarat dengan nilai nilai bagi pembentukan pribadi muslim,tantangan terbesar seorang guru adalah bagaimana agar peserta didik mampu memahami isi dari pembelajaran tersebut dan tercapai tujuan pembelajaran. Untuk itu diperlukan alat peraga edukatif yang dapat mendukung untuk mencapai tujuan pembelajaran tersebut. Di Sekolah Madrasah Ibtidaiyah dalam proses pembelajaran Guru belum pernah menggunakan alat peraga dalam pembelajaran terutama pada mata pelajaran Fiqih. Maka salah satu usaha untuk mengatasi keadaan demikian maka peneliti mencoba melakukan penelitian pengembangan yang  di latar belakangi oleh adanya potensi dan masalah yang ada. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Pengembangan Alat Peraga Edukatif Gerakan Sholat dari kain Planel pada Mata Pelajaran Fiqih Di Kelas II Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian Research and Development (R&D), dengan Prosesdur pengembangan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Angket, wawancara dan dokumentasi kemudian diolah menjadi dua jenis data yaitu data kualitatif dan data kuantitatif untuk kemudian digunakan sebagai penentu kelayakan alat peraga edukatif gerakan sholat dari kain planel dan mengetahui respon peserta didik di Kelas II Madrasah Ibtidaiyah. Alat Peraga edukatif gerakan sholat dari kain planel telah divalidasi oleh tiga validator ahli dengan kriteria layak dan mendapatkan respon sangat positif  dari peserta didik.
Penerapan Model Pembelajaran Circuit Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Di Sekolah Dasar Nur Andini; Yenni Fitra Surya; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 7, No. 1 (Januari 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v7i1.1451

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan menulis karangan narasi pada siswa kelas V SDN 020 Ridan Permai. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menerapkan model circuit learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatkan keterampilan menulis karangan narasi dengan menerapkan model circuit learning pada siswa kelas V SDN 020 Ridan Permai. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini siswa kelas V yang berjumlah 22 orang siswa. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi dan tes. hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan jumlah siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM). Adapun hasil penelitian pada siklus I mengalami peningkatan dari nilai rata-rata sebelum tindakan 59,56. Siklus I pertemuan I 65,68 dan siklus I pertemuan II 70,91 meningkat hingga pada siklus II pertemuan I menjadi 74,09 dan siklus II pertemuan II menjadi 76,36. Begitu juga dengan ketuntasan klasikal dari sebelum tindakan 30,4%, siklus I pertemuan I 45,5% dan siklus I pertemuan II 54,5% dan meningkat pada siklus II pertemuan I menjadi 68,2%, dan siklus II pertemuan II 81,8%.Kata kunci: keterampilan menulis karangan narasi dan circuit learning.
Manajemen Mutu Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Tendik SD Muhammadiyah 05 RL Adewahyu Adewahyu; Jumira Jumira; Ifnaldi Ifnaldi
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 6, No. 4 (Oktober 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v6i4.1340

Abstract

Strategi kepala sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan  di SD Muhammadiyah 05 RL yaitu dengan dibekali kemampuan keterampilan siswa-siswi yaitu melalui kegiatan ekstrakurikuler dan mengadakan kegiatan Boarding School, bahwanya Kepala Sekolah dalam meningkatkan kualitas mutu dalam pendidikan hendaknya terlebih dahulu mengadendakan perencanaa program sert merincikan kebutuhan Guru serta tenaga kependidikan yang akannantinya menjalankan apa yang menjadi tugas, perencanaan kurikulum yang nantinya dijalankan selama proses KBM, merencanakan kebijakan dalam penambahan modifikasi mapel, membuat struktur pengorganisasian  melibatkan wali dan orang tua murid melalui komite sekolah serta dibarengi perlengkapan sarana prasarana yangnantinya digunakan, memberikan prilaku yang baik, tenang dalam bekerja, memberi semangat (motivasi) serta penghargaan terhadap bawahan baik moril maupun materil, peningkatan dalam kesejahteraan, mengikut sertakan Guru (pendidik) dan tenaga kependidikan dalam pelatihan diklat-diklat serta memotivasi personil yang senior agar memiliki semangat life long education, mengawasi output, KBM, dan murid mulai dari proses penerimaan (PPDB) sampai lulus  pada sekolah tersebut. Dimana ada beberapa hambatan yang dialami sekolah yaitu  kurang menunjangnya  sarana prasarana serta adanya personil yang masih kurang disiplin, dan kurangnya komunikasi antara kepala sekolah dengan sebagian personil.
Meningkatan Keterampilan Kerjasama Siswa Melalui Model Pemebelajaran Kooperatif Teams Games Tournament (TGT) Siswa Sekolah Dasar Nurmala Sari; Rizky Ananda; Moh Fauziddin
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 6, No. 4 (Oktober 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v6i4.1444

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil keterampilan kerjasama siswa pada materi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup di kelas III SDN 005 Langgini. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menerapkan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatkan keterampilan kerjasama siswa pada materi keberagaman dengan menerapkan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini siswa kelas III yang berjumlah 25 orang siswa. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi dan tes. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui peningkatakan hasil keterampilan kerjasama siswa setelah tindakan, rata-rata ketuntasan hasil kerjasama Pada kegiatan pra tindakan diperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 62,4 dengan ketuntasan klasikal sebesar 56%, meningkat pada siklus 1 pertemuan 1 menjadi 67,8 dengan ketuntasan klasikal sebesar 60%, meningkat pada siklus 1 pertemuan 2 menjadi 68,6 dengan ketuntasan klasikal sebesar 68%. Nilai rata-rata kelas pada siklus 2 pertemuan 1 yaitu 74,6 dengan ketuntasan klasikal sebesar 76%., dan meningkat pada siklus 2 pertemuan 2 yaitu sebesar 84 dengan ketuntasan klasikal sebesar 80,6%. Maka dapat disimpulkan penerapan model Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan keterampilan kerjasama siswa kelas III SDN 005 Langgini.Kata Kunci : Keterampilan Kerjasama Siswa, Model Teams Games Tournament (TGT)