cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UNIVERSITAS PELITA HARAPAN, Gedung B-203, Lippo Karawaci, Tangerang – 15811
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sinergitas PkM & CSR
ISSN : 25287184     EISSN : 25287184     DOI : http://dx.doi.org/10.19166/jspc
Jurnal Sinergitas PKM dan CSR has been published by Lembaga Penelitian dan Pengadian kepada Masyarakat Universitas Pelita Harapan since October 2016. It covers scientific publications related to community service (PKM) and corporate social responsibility (CSR) activities in the the following fields: 1) agriculture, fisheries and marine life; 2) environment and disaster management; 3) health; 4) economics, society, and culture; 5) information and communication technology; and, 6) education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 3 (2025): DECEMBER" : 14 Documents clear
PENGGUNAAN PEMBAYARAN QRIS BAGI PARA PENENUN ULOS DI DESA SIGAOL, KEC. ULUAN, KAB.TOBA Silaban, Pasaman; Silaban, Frederick Saroha; Simanjuntak, Sabriana
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 9 No. 3 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v9i3.8737

Abstract

Digitalisasi telah merambah ke berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam transaksi keuangan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu para penenun ulos di Desa Sigaol, Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba, dalam beradaptasi dengan penggunaan pembayaran digital melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Program ini menggunakan pendekatan sosialisasi dan pelatihan langsung. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman dasar tentang QRIS dan manfaatnya, sementara pelatihan langsung difokuskan pada cara penggunaan aplikasi QRIS dalam transaksi sehari-hari. Selain itu, pendampingan teknis juga disediakan untuk memastikan para penenun dapat menggunakan teknologi ini dengan lancar. Hasil Dengan diimplementasikannya pembayaran QRIS, para penenun ulos di Desa Sigaol dapat melakukan transaksi secara digital dengan lebih mudah dan cepat. Hal ini tidak hanya membuat proses pembayaran menjadi lebih praktis, efisien, dan efektif, tetapi juga meningkatkan inklusi keuangan dan memperkuat ekonomi lokal. Melalui kegiatan ini, para penenun diharapkan mampu meningkatkan daya saing mereka di pasar yang lebih luas, sementara penulis mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi langsung dalam pemberdayaan masyarakat. Digitalization has penetrated into various aspects of life, including in financial transactions. This community service aims to help ulos weavers in Sigaol Village, Uluan District, Toba Regency, in adapting to the use of digital payments through QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). This program uses a socialization and hands-on training approach. The socialization was carried out to provide a basic understanding of QRIS and its benefits, while the direct training was focused on how to use the QRIS application in daily transactions. In addition, technical assistance is also provided to ensure that weavers can use this technology smoothly. Results With the implementation of QRIS payments, ulos weavers in Sigaol Village can make transactions digitally more easily and quickly. This not only makes the payment process more practical, efficient, and effective, but also increases financial inclusion and strengthens the local economy. Through this activity, weavers are expected to be able to increase their competitiveness in a wider market, while authors get the opportunity to contribute directly to community empowerment.
DETEKSI DINI PENYAKIT KARDIOMETABLIK PADA MASYARAKAT DI LINGKUNGAN LAHAN BASAH Triawanti; Sanyoto, Didik Dwi; Rahmadayanti, Tyas Ningrum
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 9 No. 3 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v9i3.10446

Abstract

Kardiometabolik adalah kondisi medis yang ditandai dengan obesitas, resistensi insulin, hipertensi, dan dislipidemia yang secara keseluruhan meningkatkan kemungkinan seseorang untuk menderita penyakit tidak menular seperti diabetes melitus, stroke, hingga terjadinya serangan jantung. Desa Pantai Hambawang termasuk dalam lahan basah yang terletak di Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala. Masyarakat Desa Pantai Hambawang mengaku tidak rutin memeriksakan kesehatan karena akses jalan yang sulit. Tujuan melakukan deteksi dini penyakit kardiometabolik berupa pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, kolesterol, pengukuran berat badan dan tinggi badan. Metode kegiatan ini diawali dengan survei lapangan dan perijinan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemeriksaan kesehatan kepada Masyarakat, pengobatan dan konseling/edukasi. Hasil pemeriksaan diperoleh 97,06% hipertensi, 29,41% hiperkolesterolemia, 17,65% hiperglikemia, 26,47% kegemukan dan 29,41% obesitas. Selanjutnya masyarakat diberi pengobatan dan edukasi terutama agar rutin memeriksakan kesehatan dan menjalani pola hidup sehat.
INOVASI PAKAN DAN PEMASARAN ONLINE PUYUH : PRODUKTIVITAS DAN KEBERLANJUTAN UKM DESA PUNTIK TENGAH Mikrianto, Edi; Dahniar, Dahniar; Yunus, Rahmat
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 9 No. 3 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pemanfaatan limbah ikan gabus sebagai bahan tambahan pakan alternatif bagi burung puyuh (Coturnix coturnix japonica). Burung puyuh memiliki prospek tinggi sebagai sumber telur dan daging, namun biaya pakan masih mendominasi sekitar 70 - 80% dari total biaya produksi. Untuk menekan ketergantungan pada tepung ikan komersial, limbah ikan gabus diolah menjadi tepung dan diuji kualitas nutrisinya. Hasil analisis proksimat menunjukkan kandungan protein kasar sebesar rata-rata 48,50% dengan tiga perlakuan, sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan substitusi. Kegiatan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan, dengan parameter pengamatan berupa konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, serta rasio konversi pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung limbah ikan gabus mampu meningkatkan efisiensi pakan, memperbaiki pertumbuhan, dan menurunkan rasio konversi tanpa menurunkan produktivitas telur dibandingkan pakan komersial. Selain itu, program ini juga mengintegrasikan penggunaan berbagai metode multimedia sebagai sarana promosi dan pemasaran hasil produksi telur puyuh, sehingga diharapkan dapat memperluas jangkauan konsumen dan meningkatkan nilai tambah bagi peternak. This community service program focuses on the utilization of snakehead fish (Channa striata) waste as an alternative feed additive for quails (Coturnix coturnix japonica). Quails have high potential as a source of eggs and meat; however, feed costs still account for approximately 70–80% of total production expenses. To reduce dependence on commercial fish meal, snakehead fish waste was processed into fish meal and evaluated for its nutritional quality. Proximate analysis showed an average crude protein content of 48.50% across three treatments, indicating its potential as a substitute ingredient. The activity employed a Completely Randomized Design (CRD) with five treatments and four replications, with observed parameters including feed consumption, body weight gain, and feed conversion ratio. The results demonstrated that snakehead fish waste meal improved feed efficiency, enhanced growth, and reduced the feed conversion ratio without decreasing egg productivity compared to commercial feed. Moreover, this program integrated the use of various multimedia tools as a means of promoting and marketing quail egg products, thereby expanding consumer reach and increasing added value for local farmers.
PENGUATAN PERAN GURU MELALUI WORKSHOP CREATIVE PROBLEM SOLVING DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Dewantara, Dewi; Hartini, Sri; Cahyono, Gunawan Rudi; Hutabarat, Putri Pradita; Arifin, M Ilham
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 9 No. 3 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v9i3.10468

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas manajemen MGMP Fisika Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam meningkatkan kemampuan guru merancang pembelajaran fisika yang berfokus pada keterampilan pemecahan masalah. Program ini merespons temuan awal bahwa 80% guru belum menekankan keterampilan pemecahan masalah, yang berdampak pada rendahnya kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif siswa. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan: persiapan dan koordinasi dengan MGMP, workshop Creative Problem Solving (CPS), implementasi Learning Management System (LMS), pendampingan penyusunan perangkat ajar, serta perencanaan keberlanjutan. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test, angket, serta log aktivitas LMS. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata 18 poin pemahaman guru terhadap keterampilan pemecahan masalah, dengan 85% peserta percaya diri mengintegrasikan CPS dalam pembelajaran fisika. Data LMS memperlihatkan partisipasi aktif, di mana 95% guru mengakses materi, 77% mengunggah draft RPP, dan 64% aktif berdiskusi. Capaian ini membuktikan bahwa penguatan manajemen MGMP tidak hanya meningkatkan kompetensi pedagogis guru, tetapi juga memperkuat kolaborasi dan keberlanjutan pengembangan profesional. Program ini berhasil menghadirkan model pembelajaran fisika yang kontekstual, inovatif, serta berorientasi pada keterampilan pemecahan masalah, dan berpotensi direplikasi pada daerah atau forum mata pelajaran lain.
MODEL KEPERAWATAN KOMUNITAS UNTUK PEREMPUAN DESA DALAM EKONOMI SIRKULAR GALUH Aridamayanti, Bernadetta Germia; Septiany, Maulidya; Noor, Ihya Hazairin
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 9 No. 3 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v9i3.10477

Abstract

Program Sekolah Perempuan GALUH merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Antasan Senor Ilir, Kabupaten Banjar, sebagai upaya penguatan kapasitas perempuan desa dalam menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi rendahnya pengetahuan terkait kesetaraan gender, keterampilan kewirausahaan, serta pemanfaatan potensi lokal berupa limbah kayu dan sekam yang belum bernilai ekonomi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan literasi kewirausahaan, memperkuat peran perempuan dalam pembangunan komunitas, serta mendorong penerapan prinsip ekonomi sirkular berbasis keperawatan komunitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan landasan Health Care System Model Betty Neuman melalui 16 kali pertemuan yang mencakup teori (kesetaraan gender, kewirausahaan dasar, pengelolaan limbah, manajemen keuangan, dan pemasaran digital) serta praktik (pembuatan pupuk organik, kerajinan limbah, dan promosi digital). Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 41%, dengan capaian tertinggi pada aspek pemasaran digital (+45%). Produk uji coba berupa pupuk organik dan kerajinan berbasis limbah berhasil dihasilkan, serta terbentuk empat kader perempuan sebagai fasilitator lokal. Program ini terbukti efektif memperkuat kapasitas sosial, ekonomi, dan ekologis perempuan desa, sekaligus berkontribusi pada pencapaian SDGs 1, 4, 5, 8, 12, 13 serta mendukung visi Indonesia Emas 2045. The GALUH Women’s School program represents a form of community service implemented in Antasan Senor Ilir Village, Banjar Regency, aimed at strengthening the capacity of rural women in addressing social, economic, and environmental challenges. The main issues identified include low knowledge of gender equality, limited entrepreneurial skills, and underutilization of local resources such as wood waste and rice husks that hold potential economic value. The objectives of this activity are to enhance entrepreneurial literacy, strengthen women’s roles in community development, and promote the application of circular economy principles grounded in community nursing practice. The method employed was a participatory approach based on Betty Neuman’s Health Care System Model, conducted over 16 sessions comprising both theoretical (gender equality, basic entrepreneurship, waste management, financial management, and digital marketing) and practical components (organic fertilizer production, waste-based crafts, and digital promotion). The results indicated an average increase of 41% in participants’ knowledge, with the highest improvement observed in digital marketing (+45%). Pilot products, including organic fertilizers and waste-based crafts, were successfully developed, and four women facilitators were trained as local cadres. This program has proven effective in enhancing the social, economic, and ecological capacities of rural women while contributing to the achievement of SDGs 1, 4, 5, 8, 12, and 13, and supporting the vision of Golden Indonesia 2045.
EDUKASI DAN KOLABORASI PENANGANAN LIMBAH PLASTIK MELALUI TeeFILIC DI SMP TELKOM BANDUNG UTAMI, AMALIYAH ROHSARI INDAH; Afdhila, Diyana; Pangestu, Septiana Dwika; Holil, Alit Munawar
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 9 No. 3 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v9i3.10498

Abstract

Program TeeFILIC (The Importance of Collaboration and Education in Addressing Plastic Waste) mengintegrasikan edukasi literasi lingkungan dan aksi partisipatif bertema limbah plastik melalui kemitraan Prodi Teknik Fisika Universitas Telkom dan SMP Telkom Bandung, yang diperkaya inisiatif Aksi Bumi untuk membiasakan pemilahan, kampanye, serta praktik pengelolaan sampah di lingkungan sekolah. Intervensi dirancang berlapis mencakup lokakarya sains plastik dan mikroplastik, demonstrasi pemilahan di sumber, aksi bersih–pilah dengan kantong terlabel, kompetisi poster edukatif, serta klinik kolaborasi guna menyusun rencana tindak lanjut bersama guru dan pengurus siswa. Indikator keberhasilan meliputi tingkat partisipasi pelajar–guru–mahasiswa, rasio volume sampah terpilah organik dan plastik, kualitas materi kampanye, serta komitmen implementasi rutin dan penetapan duta lingkungan. Hasil menunjukkan keterlibatan ratusan siswa dan pendidik, penguatan pemahaman bahaya mikroplastik, serta peningkatan praktik pemilahan yang dibuktikan melalui rekap kantong pada aksi inti dan dokumentasi visual terstandar. Jejaring kolaborasi dan dukungan institusional memungkinkan integrasi modul 2×45 menit ke pembelajaran/ekstrakurikuler dan replikasi ke sekolah jejaring. Kontribusi pada SDGs 4 tercermin dari peningkatan literasi dan praktik belajar aktif, sedangkan SDGs 17 tercapai melalui kemitraan multipihak yang berkelanjutan. Model ini menunjukkan jembatan efektif dari pengetahuan ke perubahan perilaku, dengan potensi skalabilitas dan pelaporan akuntabel di prosiding PKM-CSR. The TeeFILIC (The Importance of Collaboration and Education in Addressing Plastic Waste) program integrates environmental literacy education and participatory plastic waste–themed activities through a partnership between the Physics Engineering Study Program at Telkom University and SMP Telkom Bandung, enhanced by the Earth Action initiative, which emphasizes regular waste sorting, campaigns, and management practices within the school setting. The intervention was structured in multiple stages, including science workshops on plastics and microplastics, on-site waste sorting demonstrations, clean-up actions using labeled waste bags, educational poster competitions, and collaborative clinics to develop follow-up plans with teachers and student leaders. Success indicators included levels of participation of students, teachers, and university mentors; the ratio of sorted organic and plastic waste; the quality of campaign materials produced; ongoing commitment to routines; and the appointment of environmental ambassadors. The results demonstrated the involvement of hundreds of students and educators, a greater understanding of microplastics hazards, and improved waste sorting, as documented by a recap of bag counts during key actions and standardized visual records. Collaborative networking and institutional support enabled the integration of a two-session (2 × 45 minutes) module into both curricular and extracurricular learning, facilitating its replication across partner schools. Contributions to SDG 4 are reflected in the advancement of literacy and active learning practices, while SDG 17 is achieved through sustainable, multi-stakeholder partnerships. This model demonstrates an effective bridge from knowledge to behavioral change, with notable potential for broader implementation and robust accountability in PKM-CSR conferences.
PEMBELAJARAN INTERAKTIF DAN EDUKASI POLA ASUH BAGI MASYARAKAT DESA PAGERWANGI Cendana, Wiputra; Sibarani, Debora Pratiwi; Kusumah, Indra Praja; Han, Chandra; Siahaan, Hernawati
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 9 No. 3 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v9i3.10499

Abstract

Dari hasil observasi yang dilakukan, peneliti dan mitra melihat adanya temuan di Desa Pagerwangi, Lembang, yang menunjukkan bahwa masih banyak orangtua belum memahami pentingnya pola asuh dalam membentuk karakter anak. Kegiatan Heart To Serve 2025 hadir sebagai upaya edukatif yang berfokus pada penguatan peran keluarga dalam mendidik anak sejak dini. Pola asuh yang tepat berperan penting dalam menanamkan nilai tanggung jawab, kepedulian sosial, dan kebiasaan hidup sehat, yang berdampak langsung pada kualitas interaksi sosial dan lingkungan masyarakat. Minimnya pemahaman orangtua tentang hal ini dapat menyebabkan kesenjangan nilai, lemahnya kontrol sosial, serta kurangnya teladan positif bagi generasi muda. Oleh karena itu, kegiatan ini dirancang untuk memberikan edukasi seputar pola asuh kepada masyarakat Desa Pagerwangi secara komunikatif dan kolaboratif. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran orangtua mengenai pentingnya pola asuh yang mendukung tumbuh kembang anak secara utuh, baik secara emosional, sosial, maupun moral. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana partisipatif bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pelayanan masyarakat melalui interaksi lintas generasi. Luaran yang ditargetkan yaitu sebanyak 80% dari peserta edukasi orangtua menunjukkan peningkatan pemahaman dan kepuasan atas materi pola asuh yang diberikan, sebagaimana diukur melalui evaluasi akhir kegiatan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan sikap dalam praktik pengasuhan anak, guna membentuk lingkungan keluarga yang sehat dan masyarakat yang harmonis.
PEMBERDAYAAN MITRA MELALUI PENYERAHAN ALAT DAN PELATIHAN TEKNOLOGI PRODUKSI DI DESA GLEMPANG Astiti, Sarah; Hikmah, Irmayatul; Purnama, Sevia Indah; Audah, Kholis Abdurachim
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 9 No. 3 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v9i3.10515

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kelompok ternak sapi perah dan kelompok ternak madu hutan di Desa Glempang melalui penerapan teknologi tepat guna dan peningkatan kapasitas mitra. Intervensi dilakukan melalui penyerahan alat perah susu sapi, alat pembuat yoghurt otomatis, alat pemeras madu, serta alat packaging madu otomatis, disertai pelatihan operasional secara langsung. Pendekatan deskriptif-partisipatif digunakan untuk memastikan transfer teknologi berjalan efektif dan keterampilan teknis mitra meningkat. Hasil awal menunjukkan bahwa kedua kelompok mitra lebih siap dalam mengoperasikan alat, mampu meningkatkan efisiensi proses produksi, serta memperoleh mutu produk yang lebih konsisten. Kegiatan ini menjadi tahap awal menuju penguatan kemandirian ekonomi lokal melalui integrasi teknologi secara berkelanjutan.
PENINGKATAN KAPASITAS GURU DALAM MENDUKUNG TEACHING FACTORY DI SMKS GRESIK BERBASIS EKONOMI KREATIF Yeni Probowati; Priyambudi, Surya; Dwi Elok Indriastuty; Yuli Ermawati
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 9 No. 3 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v9i3.10516

Abstract

Mitra pada program pemberdayaan ini Adalah teaching factory berupa bakery yang dikelolah oleh SMK Hidayatul Ummah Gresik Jawa Timur. Pengelolaannya masih terbilang kurang sehingga terdapat permasalahan: 1)Belum menjaga keselamatan dan kesehatan produksi; 2)Perlu pengembangan varian produk; 3)Perlu penguatan peralatan modern; 4)Belum merencanakan perhitungan kapasitas produksi dan penyimpanan stok tidak efisien; dan 5)Belum mengintegrasikan teaching factory dengan prinsip ekonomi kreatif, seperti desain produk, branding, atau pemasaran digital. Pelaksanaan kegiatan diantaranya; 1)Peningkatan pengetahuan menjaga keselamatan dan kesehatan kerja sebesar 75%; 2) Peningkatan pengetahuan hygiene personal sebesar 75%; 3)Peningkatan kapasitas produksi sebesar 40%; 4)Peningkatan penjualan sebesar 50%; 5)Mempunyai sertifikat Halal dan merk dagang; 6)Tersedianya celemek, penutup kepala, sarung tangan, dan peralatan masak berbahan stainless steel; 7)Peningkatan keterampilan membuat inovasi olahan produk kue sebesar 75%; 8)Peningkatan pengetahuan perencanaan produksi bakery sebesar 70%; 9)Tersedianya penyimpan adonan, freezer mixer, penggiling, dan oven; 10)Peningkatan keterampilan mendesain kemasan sebesar 70%; 11)Peningkatan keterampilan melakukan foto dan video produk melalui handphone sebesar 75%; 12)Peningkatan pengetahuan kewirausahaan sebesar 75%; 13)Peningkatan keterampilan pemasaran media digital sebesar 75%; 14)Peningkatan pengetahuan pengelolaan iklan sosial media sebesar 75%; 15)Tersedianya eCommerce.
PENYULUHAN KEWASPADAAN TERHADAP LEPTOSPIROSIS DI WILAYAH RAWAN BANJIR DESA PANTAI HAMBAWANG Lia Yulia Budiarti; Yudi Yahya; Aliy Arivin Anward
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 9 No. 3 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v9i3.10525

Abstract

Leptospirosis merupakan penyakit menular yang dapat dicegah dengan memberikan pengetahuan dan mempromosikan perilaku kesehatan preventif di wilayah berisiko. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang telah dilaksanakan pada masyarakat di lingkungan lahan basah dan wilayah rawan banjir. Tujuan PKM, adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai mengenai kewaspadaan leptospirosis pada masyarakat di Desa Pantai Hambawang. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah interaktif, diskusi, serta penggunaan media poster dan slide edukatif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test terhadap 30 responden dan mencegah kejadiaan penyakit menular dan akut. Pada kegiatan ini juga diinformasikan mengenai faktor risiko dan potensi leptospirosis, serta upaya pencegahannya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dengan kategori baik, dari 20% sebelum penyuluhan menjadi 83,3 % setelah penyuluhan (p-value 0,000<α 0,05). Kesimpulan, penyuluhan mengenai kewaspadaan leptospirosis, dapat mengingkatkan pengetahuan masyakarat dan di wilayah lahan basah bantaran sungai. Diharapkan dengan bekal pengetahuan yang diterimanya, masarakat setempat dapat meminimalisir leptospirosis.

Page 1 of 2 | Total Record : 14