cover
Contact Name
Hendra Stevani
Contact Email
Hendra Stevani
Phone
-
Journal Mail Official
mediafarmasipoltekkesmks@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Media Farmasi
ISSN : 02162083     EISSN : 26220962     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Arjuna Subject : -
Articles 185 Documents
ANALISIS KANDUNGAN ZAT GIZI DAN TOTAL UJI CEMARAN SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWAH YANG DIKONSUMSI OLEH IBU HAMIL DAN ANAK – ANAK Dewi, Ratnasari
Media Farmasi XXX Vol 14, No 1 (2018): Media Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar, Kementerian Kesehatan RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.013 KB) | DOI: 10.32382/mf.v14i1.73

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Analisis Kandungan Zat Gizi Dan Total Uji Cemaran Susu Kambing Peranakan Etawah Yang Dikonsumsi Oleh Ibu Hamil Dan Anak – Anak. Penelitian ini bertujuan membantu pemerintah dalam hal diversifikasi pangan, menggalakkkan kegemaran minum susu kepada masyarakat luas, khususnya penduduk Indonesia dan memperkenalkan kepada khalayak ramai sumber zat gizi yang bisa dijadikan alternatif minuman yang bergizi selain susu sapi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kadar protein dan kalsium serta ada tidaknya bakteri aerob dan anaerob pada penentuan  Angka Lempeng Total bakteri yang biasa terdapat pada Susu kambing Peranakan Etawah yang berasal dari Animal Center Fakultas Peternakan UNHAS di Makassar. Penelitian ini menggunakan metode  analisis, cara penentuan protein dengan cara titrasi formol untuk menghidrolisis protein dalam sampel, penetapan kadar kalsium dengan  memakai metode kompleksometri, penentuan angka lempeng total memakai metode tuang . Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan perhitungan kadar, baik kadar ptoteinnya maupun kadar kalsiumnya serta jumlah Angka Lempeng Total sampel susu, apakah layak dikonsumsi atau tidak berdasarkan hasil pemeriksaan yang diperoleh. Hasil yang diperoleh adalah untuk sampel susu kambing, Kadar protein rata – ratanya adalah 5,69 %, untuk kadar kalsium dari sampel susu kambing PE adalah  : 30,76% dan pemeriksaan  jumlah angka lempeng total diperoleh 0 koloni / ml. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa susu kambing peranakan etawah (PE) layak dikonsumsi oleh masyarakat, sebagai  sumber gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh.Kata Kunci  : Uji cemaran, susu kambing peranakan Etawah.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK AIR BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi) TERHADAP PERTUMBUHAN Propionibacterium acnes Arisanty Arisanty; Rara Puspa Dewi
Media Farmasi XXX Vol 14, No 2 (2018): Media Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar, Kementerian Kesehatan RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1195.804 KB) | DOI: 10.32382/mf.v14i2.601

Abstract

Penelitian ini untuk menentukan metode penyarian ekstrak air  Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi) yang optimal dalam menghambat pertumbuhan Propionibacterium acnes. Bahan uji yang adalah Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) matang yang berasal dari Pomalaa, Sulawesi Tenggara ini kemudian dibuat perasan, rebusan, dan infus dengan konsentrasi masing-masing 10% b/v, kontrol negatif (Aqua Destilata Steril), dan kontrol positif (Klindamisin). Metode yang digunakan adalah dengan metode difusi agar. Hasil pengujian diperoleh diameter zona hambatan rata-rata untuk perasan dengan [M1] konsentrasi 10% b/v yaitu 11 mm, untuk rebusan dengan konsentrasi 10% b/v yaitu 10 mm, dan infusa dengan konsentrasi 10% b/v yaitu 10,6 mm, sedangkan diameter zona hambat pada kontrol positif yaitu 24,6 mm dan kontrol negatif yaitu 0 mm atau tidak terbentuk zona hambat. Kata kunci : Buah Belimbing Wuluh, Ekstrak Air, Uji Efektivitas, Propionibacterium acnes  
STUDI TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENGGUNAAN OBAT INFLUENZA SECARA SWAMEDIKASI DI DESA WAEPUTE KECAMATAN TOPOYO KABUPATEN MAMUJU TENGAH PROVINSI SULAWESI BARAT TAHUN 2018 Asyikin, Asyhari; tanri, andi; Nurisyah, Nurisyah; Wibowo, Wibowo
Media Farmasi XXX Vol 15, No 1 (2019): Media Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar, Kementerian Kesehatan RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.759 KB) | DOI: 10.32382/mf.v15i1.828

Abstract

Sesuai dengan visi Kementerian Kesehatan Indonesia yaitu masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat, dan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat maka diselenggarakan upaya kesehatan dengan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif) yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan serta diselenggarakan bersama antara pemerintah dan masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, upaya kesehatan harus dilaksanakan secara integral oleh seluruh komponen, baik pemerintah, tenaga kesehatan maupun masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Penggunaan Obat Influenza Secara Swamedikasi di Desa Waeputeh Kecamatan Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat. Penelitian dilaksanakan terhadap 78 responden di Desa Waeputeh dengan memberikan kuesioner yang  Data penelitian akan berupa skor nilai yang kemudian dipersentasekan lalu dimasukkan ke dalam kategori yang telah dibuat yaitu rendah (0 % - 33,3 %), sedang (33,4 %  -  66,7 %), dan tinggi (66,8 %  - 100 %). Skor persentase yang dilihat dari Tingkat Pendidikannya yaitu SD-SMP (22,43 %), SMA (48,28 %), >SMA (76,25 %). Dimana persentase skor perolehan rata-rata adalah (48,99 %), Hasil penelitian menyatakan bahwa Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Penggunaan Obat Influenza Secara Swamedikasi di Desa Waeputeh termasuk dalam kategori sedang ( 48,99 %). Kata Kunci           : Pengetahuan, Swamedikasi, Influenza
UJI KANDUNGAN TOTAL POLIFENOL DAN FLAVONOID EKSTRAK ETIL ASETAT KULIT PISANG RAJA (Musa paradisiaca var. sapientum) Ida Adhayanti; Tajuddin Abdullah; Rika Romantika
Media Farmasi XXX Vol 14, No 1 (2018): Media Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar, Kementerian Kesehatan RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.096 KB) | DOI: 10.32382/mf.v14i1.84

Abstract

Tanaman pisang adalah salah satu tanaman unggulan di Indonesia, karena besarnya volume produksi nasional dan luas hasil panen. Kulit pisang raja memiliki kadar senyawa fenolik yang jauh lebih tinggi daripada yang terkandung pada daging buahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan total polifenol dan flavonoid ekstrak etil asetat kulit pisang raja (Musa paradisiaca var. sapientum). Kulit pisang raja diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Kandungan fenolik total ditentukan secara spektrofotometri UV-Vis menggunakan reagen Folin-Ciocalteu yang dinyatakan dalam GAE (Garlic Acid Equivalent) dan kandungan flavonoid total menggunakan reagen AlCl3 dan dinyatakan dalam QE (Quersetin Equivalent). Larutan tersebut kemudian diukur absorbansinya dengan panjang gelombang 656 nm untuk polifenol dan 440 untuk flavonoid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan total polifenol 3,50104 % b/v atau 35,0104 mg GAE/g ekstrak dan kandungan total flavonoid 2,076153 % b/v atau 20,76153 mg QE/g ekstrak. Kata Kunci : Ekstrak Etanol Kulit Pisang Raja, kandungan fenolat total, kandungan flavonoid total, spektrofotometri UV-Vis
ANALISIS KANDUNGAN MERKURI (Hg) PADA SEDIAAN KRIM PEMUTIH YANG BEREDAR DI PASARAN KOTA MAKASSAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Ririn Muliana; Andi Asmawati; Dedy Ma’ruf
Media Farmasi XXX Vol 14, No 2 (2018): Media Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar, Kementerian Kesehatan RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1181.007 KB) | DOI: 10.32382/mf.v14i2.592

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis kadar merkuri (Hg) dalam sediaan krim pemutih yang beredar di pasaran Kota Makassar dengan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar merkuri (Hg) dalam sediaan krim pemutih yang beredar di pasaran kota Makassar dan bagaimana keamanan sediaan krim pemutih yang sesuai dengan PERMENKES dan Badan POM. Dalam penelitian ini menggunakan lima sampel krim pemutih yang diambil dari beberapa pasar di kota Makassar yang diperoleh secara acak. Pengukuran kadar merkuri dalam sampel menggunakan spektrofotometer serapan atom pada panjang gelombang 253,7 nm, sampel dilarutkan dengan cara dekstruksi basah untuk menghilangkan zat-zat organiknya sebelum dilakukan analisis. Hasil penelitian menunjukkan adanya logam merkuri (Hg) yang terkandung dalam krim pemutih dengan kadar masing-masing adalah sampel 1 yaitu 5, 98 ug/g sampel 2 yaitu 717,49 ug/g, sampel 3 yaitu 4362,9 ug/g, sampel 4 yaitu 17,41 ug/g dan sampel 5 yaitu 0,93 ug/g. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya logam merkuri (Hg) yang terkandung dalam sampel menandakan bahwa krim pemutih yang digunakan sebagai sampel penelitian ini tidak aman untuk digunakan sebagaimana tercantum dalam PERMENKES tahun 1998 dan Keputusan Badan POM tentang kosmetik. Kata kunci : Merkuri, Krim Pemutih, Spektrofotometri Serapan Atom (SSA)
GAMBARAN KECEPATAN PELAYANAN RESEP DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT ELIM RANTEPAO KABUPATEN TORAJA UTARA Estherina Allo Payung; Sisilia Idayani
Media Farmasi XXX Vol 15, No 1 (2019): Media Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar, Kementerian Kesehatan RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.354 KB) | DOI: 10.32382/mf.v15i1.798

Abstract

Seiring semakin meningkatnya tuntutan masyarakat akan mutu pelayanan rumah sakit, maka perlu adanya upaya yang dilakukan utnuk memberikan pelayanan yang maksimal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengukur kecepatan pelanyan resep. Penelitian ini merupakan penelitian observasi untuk melihat gambaran kecepatan pelayanan resep. Jumlah responden sebanyak 410 yang diambil secara acak pada pasien yang datang berobat rawat jalan di Rumah Sakit Elim Rantepao selama bulan juli sampai Agustus 2018. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menghitung waktu mulai resep diterima oleh petugas rawat jalan instalasi farmasi sampai obat diterima oleh pasien. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata waktu penyelesaian resep racikan 37 menit, non racikan 30 menit.Kata kunci: Resep racikan dan non racikan, Kecepatan pelayanan resep, pasien rawat jalan
KADAR CEMARAN MERKURI (Hg) PADA DEODORAN PEMUTIH SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Nurisyah Nurisyah
Media Farmasi XXX Vol 13, No 2 (2017): Media Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar, Kementerian Kesehatan RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.949 KB) | DOI: 10.32382/mf.v13i2.788

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya  cemaran logam Hg dalam sampel deodoran yang beredar di Kota Makassar, serta untuk menentukan kadar cemaran logam Hg dalam sampel deodorant tersebut. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium  Kimia Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar  pada bulan  Agustus  2017.  Sampel yang dianalisis adalah 3 merek deodorant bentuk roll-on yang beredar di Kota Makassar. Analisis kualitatif didasarkan pada adanya serapan hasil pengukuran larutan sampel dengan SSA yang kemudian dilanjutkan dengan menghitung kadar cemaran logam Hg tersebut berdasarkan besarnya serapan larutan sampel tersebut. Hasil analisis kualitatif terhadap ke 3 sampel tersebut menunjukkan hasil yang positif mengandung cemaran logam Hg, dan kadar cemaran Hg rata-rata pada masing-masing sampel yang dianalisis adalah sampel A 0,02827 mg/kg, sampel B 0,03309 mg/kg, sampel C 0,03067 mg/kg. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kadar cemaran Hg dalam ke 3 sampel tersebut masih memenuhi syarat yang telah ditentukan yaitu tidak lebih dari 1 mg/kg. Kata kunci : Cemaran, Hg, deodorant, Spektrofotometri Serapan Atom
AKTIVITAS ANTIBAKTERI REBUSAN KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.)TERHADAP PERTUMBUHAN Alfrida Monica Salasa; Diah Nita Sapitri; Tria Riska Lestari; Ananda Nur Asyirah
Media Farmasi XXX Vol 14, No 1 (2018): Media Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar, Kementerian Kesehatan RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.451 KB) | DOI: 10.32382/mf.v14i1.79

Abstract

Buah Manggis merupakan jenis tanaman obat yang biasa digunakan oleh masyarakat untuk pengobatan tradisional. Kulit Buah Manggis merupakan limbah buangan yang mengandung senyawa kimia xanton yang merupakan senyaea polifenol yang bersifat antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan daya hambat Rebusan Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Salmonella typhi. Bahan uji yang digunakan pada penelitian ini adalah Kulit Buah Manggis yang berasal dari Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, yang dikeringkan kemudian dibuat rebusan dengan konsentrasi 5% b/v, 10% b/v, 20% b/v. Hasil uji daya hambat menunjukkan untuk Staphylococcus aureus zona hambat rata-rata untuk konsentrasi 5% b/v sebesar 14,66 mm, konsentrasi 10% b/v sebesar 16,66 mm, konsentrasi 20% b/v sebesar 19,33 mm sedangkan untuk Salmonella typhi diameter zona hambat rata-rata untuk konsentrasi 5% b/v sebesar 12,66 mm, konsentrasi 10% b/v sebesar 15,83 mm, konsentrasi 20% b/v sebesar 19 mm. Hal ini menunjukkan bahwa rebusan kulit buah manggis memiliki aktivitas dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Salmonella typhiKata kunci : kulit buah manggis, rebusan, Staphylococcus aureus, Salmonella typhi, uji aktivitas
AKTIVITAS EKSTRAK KULIT BUAH NANAS (Ananas comosus L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Pseudomonas aeruginosa Alfrida Monica Salasa
Media Farmasi XXX Vol 13, No 2 (2017): Media Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar, Kementerian Kesehatan RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.726 KB) | DOI: 10.32382/mf.v13i2.786

Abstract

Tanaman Nanas merupakan salah satu tanaman yang banyak diminati oleh masyarakat. Namun, kebanyakan orang hanya mengambil daging buahnya saja sedangkan kulit buahnya dibuang sebagai limbah. Kulit buah nanas mengandung senyawa bromelin, tannin, flavonoid dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan daya hambat ekstrak kulit buah nanas dalam menghambat pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa. Kulit buah nanas dikeringkan lalu direfluks dengan pelarut etanol. Lalu ekstrak etanol yang diperoleh diekstraksi lagi menggunakan eter dan n-Butanol sehingga diperoleh ekstrak eter dan ekstrak n-Butanol. Selanjutnya ekstrak yang diperoleh diuji daya hambatnya dengan menggunakan metode difusi agar. Konsentrasi yang digunakan adalah  4% b/v dengan Ciprofloxacin sebagai kontrol positif dan Na.CMC sebagai kontrol negatif. Diameter zona hambatan rata-rata yang diperoleh untuk ekstrak etanol sebesar 15,33 mm, ekstrak Eter sebesar 8,67 mm, ekstrak n-Butanol 14,33 dan kontrol positif sebesar 25,6 mm. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ekstrak etanol, eter dan n-Butanol kulit buah nanas memiliki aktivitas dalam menghambat pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa dan aktivitas terbesar diberikan oleh ekstrak etanol dan ekstrak n-Butanol. Kata Kunci : Ekstrak Kulit Buah Nanas, Daya hambat, Pseudomonas aeruginosa.
PENETAPAN KADAR VITAMIN C PADA BUAH JAMBU BIJI MERAH (Psidium guajava L.) DENGAN METODE TITRASI NA-2,6 DICHLOROPHENOL INDOPHENOL (DCIP) septipianus Arung Padang; Rasnita Maharani Maliku
Media Farmasi XXX Vol 13, No 2 (2017): Media Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar, Kementerian Kesehatan RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.918 KB) | DOI: 10.32382/mf.v13i2.879

Abstract

Buah Jambu biji merah (Psidium guajava L.) mengandung beberapa senyawa fitokimia serta vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan vitamin C dengan metode analisis kualitatif dan metode analisis kuantitatif. Sampel yang digunakan untuk analisis kualitatif adalah Buah Jambu biji merah mentah, setengah matang, dan matang dengan penambahan larutan pereaksi tembaga (II) sulfat 0,5 %, besi (II) sulfat 0,2 N, larutan NaOH 0,1 N dan larutan Na-2,6 dichlorophenol indophenol (DCIP) 0.5 mg/ml. Hasil yang diperoleh adalah sampel Buah Jambu biji merah (Psidium guajava L.) positif mengandung vitamin C dengan adanya reaksi warna yang terjadi saat penambahan larutan pereaksi. Penetapan kadar vitamin C yang terdapat dalam Buah Jambu biji merah (Psidium guajava L.)  dilakukan dengan metode titrasi yang menggunakan Na-2,6 dichlorophenol indophenol (DCIP) sebagai titran. Berdasakan penelitian ini diperoleh kadar vitamin C pada Buah Jambu biji merah (Psidium guajava L.) sebesar 0,429 mg/ gram atau 42,9 mg/ 100 gram.

Page 5 of 19 | Total Record : 185