Articles
152 Documents
PELATIHAN RAJUT UNTUK SOUVENIR DI DESA WISATA KUBU GADANG
Ferawati Ferawati;
Hendra Hendra;
Ahmad Akmal
Batoboh: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6, No 2 (2021): BATOBOH : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26887/bt.v6i2.2061
Pelatihan pembuatan masker dan aksesoris lain dengan teknik rajut di Desa Wisata Kubu Gadang adalah untuk memaksimalkan potensi desa wisata Kubu Gadang. Sebagai desa wisata, Kubu Gadang belum memiliki produk souvenir yang unik dank has. Padahal semenjak menjadi desa wisata, Kubu Gadang selalu ramai dikunjungi wisatawan baik dalam negeri ataupun manca negara. Ketika pandemi Covid-19 melanda, jumlah wisatawan yang datang mengalami kemerosotan. Namun setelah masa adaptasi kebiasaan baru yang dicanangkan oleh pemerintah dengan program 3M nya, maka secara berangsur-angsur Kubu Gadang mulai kembali ramai dikunjungi. Untuk itu perlu diadakan kegiatan pelatihan membuat masker dan beragam aksesoris dengan teknik rajut guna meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar. Teknik rajut dipilih karena memiliki kelebihan antara lain bisa dikerjakan dimana saja dan kapan saja, serta tidak memerlukan peralatan yang mahal. Produk yang dihasilkan nantinya akan ditawarkan ke wisatawan yang datang guna mendukung program pemerintah memakai masker. Kegiatan pelatihan ini sangat menjanjikan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Pelatihan yang ditujukan ke Pokdarwis Kubu Gadang, diharapkan memotivasi anggotanya untuk berkreasi menghasilkan souvenir khas Kubu Gadang. Teknik rajut juga bisa dikembangkan untuk menghasilkan beragam produk lainnya sesuai dengan kreativitas dari pembuatnya.
PELATIHAN MUSIK MELAYU MAK INANG PULAU KAMPAI DI SMAN 5 KOTA PALEMBANG
Deria Sepdwiko;
Nofroza Yelli;
Auzi Madona Adoma;
Rio Eka Putra
Batoboh: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6, No 2 (2021): BATOBOH : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26887/bt.v6i2.1311
Pelatihan ini dirasa sangat penting, mengingat dasar-dasar teori musik sebagai acuan untuk membaca notasi baik itu notasi angka dan pengenalan notasi balok. Siswa harus diperkenalkan dengan notasi angka dan notasi balok sebagai pondasi untuk membaca partitur di dalam Lagu. Tujuan Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yaitu untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, merealisasikan Program Kerja Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan, memberikan pelatihan dan pengetahuan dalam pengenalan teori dan praktek, memberikan pelatihan dan pengetahuan dalam bentuk penanaman apresiasi terhadap Teori dan praktek dengan tema Pelatihan Musik Melayu Mak Inang Pulau Kampai Pada Siswa-Siswi SMAN 5 Kota Palembang. Pelaksanaan kegiatan PkM ini dilakukan oleh 6 orang tim pengabdi dengan pokok bahasan yaitu Pengenalan Tentang Seni Pertunjukan, Teknik Membaca Notasi Lagu, Teknik Bermain Melodi Musik Melayu, Tehnik dasar vokal dan pengaplikasiannya, serta Melodi Lagu Melayu Dan Praktek. Ketercapaian tujuan Pelatihan Musik Melayu Mak Inang Pulau Kampai secara umum sudah baik, namun keterbatasan waktu dan jarak yang disediakan mengakibatkan tidak semua materi tentang musik dapat tersampaikan secara detil. Namun dilihat dari hasil latihan para peserta dalam menyanyikan dan memahami materi musik dan lagu Mak Inang Pulau Kampai, maka dapat disimpulkan bahwa tujuan kegiatan ini dapat tercapai. Kata Kunci: Musik Melayu; Mak Inang Pulau Kampai.
PELATIHAN MEWARNAI DI TK AISYIYAH BUSTHANUL ATHFAL KAMANG HILIR KAB. AGAM PROV.SUMATERA BARAT
Rajudin Rajudin;
Yunis Muler;
Elvis Elvis;
Miswar Miswar;
Rica Rian
Batoboh: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6, No 2 (2021): BATOBOH : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26887/bt.v6i2.2071
TK Aisyiyah Busthanul Athfal Kamang Hilir Kabupaten Agam Propinsi Sumatera Barat memiliki dua permasalahan. Permasalahan pertama: siswa-siswi TK Aisyiyah Busthanul Athfal belum pernah berprestasi dalam ajang kompetisi/ lomba mewarnai, baik pada tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional. TK Aisyiyah Busthanul Athfal tidak memiliki guru yang berkompeten dalam bidang ilmu mewarnai. Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan mewarnai kepada siswa-siswi TK Aisyiyah Busthanul Athfal serta meningkatkan prestasi TK Aisyiyah Busthanul Athfal dalam ajang kompetisi/ lomba mewarnai, baik tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional. Target pelatihan ini adalah peserta pelatihan mampu membuat karya mewarnai sesuai standar kompetisi/ lomba, baik lomba pada tingkat kabupaten, provinsi maupun tingkat nasional. Metode pelatihan yang digunakan adalah metode ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung dengan pendekatan individual (individual approach). Metode ceramah digunakan untuk menyampaikan materi yang bersifat teoretis. Metode demonstrasi digunakan untuk memberikan contoh langsung kepada peserta pelatihan bagaimana melakukan praktik mewarnai yang baik dan benar. Metode pendekatan individual digunakan untuk membimbing peserta pelatihan secara langsung ketika praktik mewarnai. Hasil pelatihan ini adalah siswa-siswi TK Aisyiyah Busthanul Athfal mampu membuat karya mewarnai sesuai standar lomba.
PENERAPAN MARKETING BRANDING STRATEGY PADA UNIT USAHA MIKRO KECIL PONDOK YATIM BINAAN HUMAN INITIATIVE ACEH
Dewi Maya Sari;
Naria Fitriani;
Mutia Arfiani
Batoboh: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6, No 2 (2021): BATOBOH : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26887/bt.v6i2.1379
ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan berupa workshop tentang Marketing Branding Strategy pada unit usaha binaan Pondok Yatim binaan Human Initiative. Peserta yang merupakan santri pada pondok Baitul Quran (laki-laki) dan pondok Istanbul Baba Murat Korkmaz (perempuan) tersebut diberikan pengetahuan serta pendalaman skil tentang pentingnya brand . Kegiatan dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 25 dan 26 Januari 2021 Melalui metode deskriptif ini, workshop dilaksanakan dalam empat tahap yang meliputi pemaparan permasalahan mitra, persiapan, pemaparan materi workshop serta monitoring dan evaluasi. Selama kegiatan berlangsung, peserta yang sudah memiliki bisnis seperti ; menjahit dan rajut tampak antusias sehingga membuktikan bahwa pengetahuan tentang marketing branding strategy dapat dipraktekkan secara efektif. Hasil dari kegiatan workshop ini adalah peserta paham strategi marketing yang baik dan sesuai dengan jenis usahanya. Peserta telah menentukan strategi marketing yang akan diterapkan dan metode pemasaran yang selama ini diterapkan dapat dicampur dengan menghadirkan teknologi yang berupa promosi melalui media sosial seperti instagram, marketplace dsb.Kata Kunci: marketing branding strategy; pondok yatim
PELATIHAN SPORT MASSAGE BAGI MAHASISWA, ALUMNI DAN GURU PJOK DI BANGKA BELITUNG
Andriadi Andriadi;
Widati Amalin Ulfah;
Erik Prayogo Walton
Batoboh: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6, No 2 (2021): BATOBOH : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26887/bt.v6i2.2053
PKM ini bertujuan memberikan pemahaman, pengetahuan, keterampilan tentang massage olahraga dan massage terapi. Peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan kepada masyarakat di-Bangka Belitung. PKM ini sangat berguna demi memberikan kemampuan lebih kepada mahasiswa di luar perkuliahan sehingga mahasiswa memiliki keterampilan khusus setelah mereka lulus perkuliahan nanti. Kegiatan dilaksanakan 3 hari dengan jumlah 25 peserta terdiri dari mahasiswa, alumni dan guru PJOK di Bangka Belitung. Metode yang digunakan ; ceramah, diskusi dan praktek langsung (demontrasi). Adapun tahapnya antara lain, 1) Perencanaan, 2) Pelaksanaan, dan 3) Evaluasi.. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini bahwa kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik dan semua peserta menyatakan antusias dengan kegiatan yang dilakukan. Peserta mendapatkan pengetahuan serta ketrampilan tambahan yang sangat berguna bagi mereka dan dapat dijadikan sebagai profesi tambahan sebagai sumber penghasilan nantinya.Kata Kunci : Pelatihan, Sport Massage.
MANAJEMEN PENGOLAHAN BAHAN PUSTAKA DI YAYASAN SITI HAJAR UWO (SHUWO) DI NAGARI TANJUNG KECAMATAN SUNGAYANG
Cut Afrina;
Sri Wahyuni;
Muhammad Fadli;
Rika Jufriazia Manita;
Dodi Novri Yoliadi
Batoboh: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6, No 2 (2021): BATOBOH : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26887/bt.v6i2.2058
Fungsi dari perpustakaan salah satunya adalah manajemen perpustakaan. Setiap bahan pustaka yang diadakan di perpustakaan memang harus dilakukan pengolahan. Pengolahan ini dilakukan berdasarkan dengan sistem yang berlaku, dimulai dari seleksi bahan pustaka, mengiventarisasi bahan pustaka, stempel, menentukan subjek dari bahan pustaka, klasifikasi, mengkatalogisasi, memberikan call number pada punggung buku, dan disampul. Sehingga bahan pustaka yang sudah dilakukan pengolahan bisa ditata di rak. Penetaan buku di rak atau yang sering disebut dengan selving merupakan kegiatan perpustakaan untuk mempermudah penggunanya dalam mengakses kembali informasi yang ada di perpustakaan tersebut. Begitu juga dengan perpustakaan Yayasan Shuwo, melakukan kerjasama dengan jurusan ilmu perpustakaan dan informasi islam untuk melakukan manajemen pengelolah bahan pustaka, agar bahan pustaka yang ada di perpustakaan Yayasan Shuwo lebih tertata dan mempermudah proses temu kembali informasi di perpustakaan Yayasan Shuwo juga menjadi lebih tepat, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan penggunanya.
Peningkatan Kreativitas Yang Bernilai Ekonomi Bagi Masyarakat Tejo Agung Melalui Pelatihan Pembuatan Dompet Rajut
Afandi, Muhammad Anif;
Ali, Karnila;
Imantoro, Jati
Batoboh Vol 7, No 1 (2022): BATOBOH : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26887/bt.v7i1.2466
Progam pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas atau keterampilan yang bernilai ekonomi bagi masyarakat khususnya para ibu rumah tangga di wilayah RT. 06, Tejo Agung, Metro Timur, Kota Metro melalui pelatihan pembuatan dompet rajut. Metode pelatihan yang digunakan yaitu berupa demonstrasi pembuatan dompet rajut dan dilanjutkan dengan praktik langsung yang melibatkan mahasiswa Program Studi D3 Perbankan dan Keuangan, Fakutas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Metro dalam proses pelatihan. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah meningkatnya keterampilan para ibu untuk dapat membuat dompet rajut yang bernilai ekonomi sehingga dapat menjadi potensi wirausaha.Kata Kunci: Pelatihan; Dompet Rajut; Masyarakat; Tejo Agung.
TEATER BONEKA WAYANG SAYUR: PEMANFAATAN SAYURAN SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN KARAKTER DAN LITERASI KESEHATAN
Saaduddin Saaduddin;
Sherli Novalinda;
Fresti Yuliza;
Dede Pramayoza
Batoboh: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 4, No 2 (2019): BATOBOH : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26887/bt.v4i2.2500
Pada tahun 2018 Kota Padang Panjang menggelar Festival Mendongeng 24jam untuk menyemarakkan “Hari Mendongeng Sedunia.” Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Padang Panjang bersama dengan Forum Penggiat Literasi (FPL) dan Kampung Literasi Gang Aster itu dilakukan dalam rangka menggalakkan gerakan literasi di Kota Padang Panjang sebagai bagian dari cita-cita menjadi kota literasi Indonesia dan selanjutnya kota literasi dunia. Salah satu permasalahan yang harus diatasi adalah menciptakan tontonan dan hiburan bagi para peserta yang tersebar di berbagai Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di kota Padangpanjang agar mereka tertarik menerima literasi melalui media-media yang kreatif, unik dan inovatif. Mencoba menyikapi hal tersebut Pelaksana Abdimas menciptakan satu bentuk pertunjukan baru bernama Wayang Sayur. Wayang Sayuradalah jenis Teater boneka baru yang memanfaatkan sayuran sebagai medium dalam menyampaikan literasi kepada para penonton. Hasil eksperimentasi kemudian didemonstrasikan secara langsung dihadapan para penonton yakni para peserta kegiatan.Demonstasi pembuatan bonek sayuran kemudian dilanjutkan dengan pelatihan singkat kepada para peserta untuk dapat mendorong mereka menciptakan sendiri karakter-karakter Wayang Sayurmereka, sebagai bentuk literasi seni pertunjukan, yakni pengembangan teater boneka baru di Kota Padang Panjang
DIVERSIFIKASI GERABAH TRADISIONAL ANDALEH KABUPATEN LIMAPULUH KOTA DENGAN TEKNIK BATIK
Hendra, Hendra;
Akmal, Ahmad;
Ferawati, Ferawati;
Sumadi, Sumadi;
Miswar, Miswar
Batoboh Vol 7, No 1 (2022): BATOBOH : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26887/bt.v7i1.2231
Diversifikasi produk gerabah tradisional Andaleh dari produk fungsional menjadi produk estetik merupakan upaya memajukan kerajinan gerabah tradisional Andaleh. Kerajinan yang sudah berumur puluhan tahun tersebut masih eksis walaupun adanya penurunan omzet pengrajin. Gerabah yang biasanya digunakan sebagai periuk tersebut dibeli dengan harga yang murah ke pengrajin. Oleh karena itu perlu ada upaya untuk meningkatkan nilai guna dari gerabah tersebut agar nilai jualnya juga meningkat. Gerabah didekorasi dengan menarik dengan motif batik khas Minangkabau menggunakan canting batik sehingga menjadi hiasan. Hal ini bertujuan untuk menonjolkan karakter batik dari motif yang dihasilkan. Produk gerabah tersebut menjadi lebih menarik setelah dilakukan proses finishing. Proses mencanting dilakukan langsung di permukaan gerabah untuk kemudian dilakukan finishing produk. Kegiatan ini melibatkan pengrajin gerabah tradisional Andaleh. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas pengrajin guna meningkatkan taraf hidupnya. Produk gerabah ini nantinya menjadi produk unggulan daerah dan dapat dijual di objek wisata yang ada.Kata Kunci: Diversifikasi; gerabah; teknik batik
MENUJU PADANGPANJANG SEBAGAI KOTA LITERATUR DUNIA: PKM PENYUSUNAN DOSSIER UNESCO CITY OF LITERATURE
Saaduddin, Saaduddin;
Pramayoza, Dede;
H, Afrizal;
Muliati, Roza;
HR, Hafif;
Sena, Alvi;
Aldo, Yoni
Batoboh Vol 7, No 1 (2022): BATOBOH : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26887/bt.v7i1.1707
Borang Dossier UNESCO merupakan satu borang pengajuan untuk mendapatkan status kota sebagai predikat yang diusulkan sesuai kompetensi kota dan skim pengajuan. Borang ini sudah direncanakan dari tahun 2017 semenjak gerakan literasi kota dicanangkan oleh Pemerintahan Daerah. Namun, baru pada tahun 2021 pembuatan ini dapat dilaksanakan dan diselesaikan. Pengajuan ini diusulkan berdasarkan penilaian strategis bahwa pengusulan, terlepas dari lulus atau tidak lulus boring pengajuan sudah terwujud dan ini dapat dijadikan sebagai dasar dalam penataan ekosistem kota baik dalam bidang literature ataupun bidang kebudayaan. Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PkM) Penyusunan Borang Dossier UNESCO City Of Literature Kota Padangpanjang dilaksanakan di Kota Padangpanjang. Tempat yang digunakan antara lain; Ruang VIP Balaikota Padangpanjang, Rumah Gadang Gajah Maaram PDIKM Padangpanjang, dan Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padangpanjang. Metode yang digunakan dalam penyusunan ini adalah melakukan komparasi terhadap borang Dossier yang telah didapatkan, dan borang Dossier dari kota Literature dunia. Menggunakan data kualitatif dan kuantitatif yang didapatkan selama pengumpulan data, artikel ini diuraikan sebagai pemadatan dari boring yang telah disusun