cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Psikologi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 23021098     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 348 Documents
Indeks Subjek 2014 Zenita, Ika
Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2014): Oktober 2014
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10.743 KB) | DOI: 10.14710/jpu.13.2.202-204

Abstract

FAKTOR YANG PALING BERPENGARUH TERHADAP KOMITMEN KERJA PERAWAT PANTI WREDA DI SURAKARTA Puspitasari, Dewi; Asyanti, Setia
Jurnal Psikologi Vol 9, No 1 (2011): April 2011
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.413 KB) | DOI: 10.14710/jpu.9.1.

Abstract

Menjadi perawat lansia di panti wreda membutuhkan komitmen kerja yang tinggi. Selain sifat pekerjaan yang monoton dan penghasilan yang tergolong kecil, kedudukan pekerjaan ini di mata masyarakat juga kurang bergengsi. Meskipun demikian, ada segelintir orang yang selama bertahun-tahun memilih bertahan pada profesi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap komitmen kerja perawat panti wreda. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah fenomenologi. Data didapatkan melalui wawancara terhadap 3 perawat yang bekerja di panti wreda minimal 8 tahun. Hasil penelitian menunjukkan adanya sejumlah faktor yang memengaruhi komitmen kerja perawat panti wreda, yang dibedakan menjadi faktor internal dan eksternal. Faktor internal antara lain informan memiliki minat pengabdian atau pelayanan sosial, memiliki sikap positif terhadap pekerjaannya dan memiliki niat ibadah sehingga pendapatan financial bukan hal yang paling utama. Faktor eksternal yang berpengaruh adalah dukungan keluarga.Kata kunci: komitmen kerja, perawat, panti wreda
ANALISIS RESPONS BUTIR PADA TES BAKAT SKOLASTIK Setiawati, Farida Agus; Izzaty, Rita Eka; Hidayat, Veny
Jurnal Psikologi Vol 17, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.085 KB) | DOI: 10.14710/jp.17.1.1-17

Abstract

This study aims to analyze the characteristics of the Scholastic Aptitude Test (SAT), consisting of both verbal and numerical subtests. We used a descriptive quantitative approach by describing the characteristics of SAT based on the degree of item difficulty, item discrimination index, pseudoguessing index, test information function and standard error measurement. The data are responses of the SAT instrument, collected from 1,047 subjects in Yogyakarta using the documentation technique. Data were then analyzed by Item Response Theory (IRT) approach with the help of the BILOG program on all logistic parameter models, preceded by identifying item suitability with the model. Analysis concludes that: verbal subtest tends to compliment the 2-PL and 3-PL model, meanwhile, numerical subtest only fit the 2-PL model. Majority items of SAT have a good characteristic on index of item difficulty, item discrimination, and pseudoguessing, and based of test information function, SAT is accurate to be used in the 1-PL, 2-PL, and 3-PL IRT models for all level of ability.
IMPULSIVE BUYING PADA DEWASA AWAL DI YOGYAKARTA Henrietta, Paulus
Jurnal Psikologi Vol 11, No 2 (2012): Oktober 2012
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.172 KB) | DOI: 10.14710/jpu.11.2.6

Abstract

This research aimed to know the impulsive buying tendency of early adult in Yogyakarta. Impulsive buying was a buying activity without cosideration, and accompanied by strong emotional response. High impulsive buying tendency occured between age 18 to 39 years old. This research was a quantitative descriptive research with 395 subjects. Generally, the impulsive buying tendency in this research was low. Based on comparation between man and woman, it was found that woman was more impulsive than man. The result also showed that married person was more impulsive than unmarried person. Based on the types of job, there was several different among those types. But there was no different of impulsive buying tendency based on the education background level.Keywords: impulsive buying, early adult
Back Matter Jurnal Psikologi Vol. 18 No. 2 Oktober 2019 Kaloeti, Dian Veronika Sakti
Jurnal Psikologi Vol 18, No 2 (2019): October 2019
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.248 KB)

Abstract

DUKUNGAN SOSIAL PADA MAHASISWA YANG SEDANG MENYUSUN SKRIPSI ( STUDI FENOMENOLOGIS PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UNDIP ) Astuti, Tri Puji; Hartati, Sri
Jurnal Psikologi Vol 12, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.383 KB) | DOI: 10.14710/jpu.12.1.1-13

Abstract

As a mandatory part of an undergraduate degree in almost all universities, students are required to write their undergraduate thesis in order to receive their degree. It is not an easy job, because there are many challenges and problems while planning and writing their paper. Many students are quite frustrated and tensed as their degree depends on their final thesis submission. On the other hand, the process are not always cause the student become depresssed and fail. The condition is due to the support from the people around them. This study took a qualitative approach to explain that fenomena. The formalized question of the study is how the social support experiences impact the paper writing process. There are six (6) student of the Faculty of Psychology that participated in the study. Each respondent has a different experience with social support that they had received, and not all of them have a positive effect. Social support received by students from a variety of sources and different types of social support benefits more. Students who were interviewed stated that between parents and friends, have just as great a role but they have differences in the type of social support that fit with the students.
PENGARUH KATARSIS DALAM MENULIS EKSPRESIF SEBAGAI INTERVENSI DEPRESI RINGAN PADA MAHASISWA Qonitatin, Novi; Widyawati, Sri; Asih, Gusti Yuli
Jurnal Psikologi Vol 9, No 1 (2011): April 2011
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.673 KB) | DOI: 10.14710/jpu.9.1.

Abstract

Depresi ringan banyak dialami oleh orang dewasa muda, terutama dalam hal ini adalah mahasiswa dimana mereka memiliki tuntutan peran dan tugas yang tidak mudah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh katarsis dalam menulis ekspresif sebagai intervensi depresi ringan pada mahasiswa. Sebagai partisipan penelitian adalah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Semarang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah BDI (Beck Depression Inventory) untuk melihat tingkat depresi pada partisipan penelitian. Efektivitas atau pengaruh dari intervensi menulis ekspresif sebagai variabel bebas terhadap depresi sebagai variabel terikat dilihat dari perbedaan antara pretest (O1) dengan postest (O2). Analisis statistik yang digunakan adalah correlated data t-test / paired-sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan 84 mahasiswa yang terjaring sebagai subjek penelitian, 47 orang (55,95%) diantaranya mengalami depresi, dimana sebagia besar berada pada taraf depresi ringan. Hasil analisis statistik memperoleh hasil t hitung = 6,384 dan taraf signifikansi = 0,000. Berdasarkan hasil analisis data tersebut menunjukkan hipotesis penelitian diterima, berarti katarsis dalam menulis ekspresif memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap depresi ringan pada mahasiswa.Kata kunci: katarsis, menulis ekspresif, depresi ringan
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP WORD OF MOUTH (WOM) DENGAN INTENSI MEMBELI MAKANAN VEGETARIAN PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO Febriani, Dahniar; Mujiasih, Endah; Prihatsanti, Unika
Jurnal Psikologi Vol 10, No 2 (2011): Oktober 2011
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.797 KB) | DOI: 10.14710/jpu.10.2.173-183

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan tentang kesehatan membuat manusia semakin sadar untuk selalu menjaga kesehatan serta menjauhkan diri dari penyakit. Salah satu cara agar dapat memiliki hidup yang lebih sehat serta menjauhkan diri dari penyakit adalah dengan mengatur pola makan. Pola makan yang sehat biasanya dikaitkan dengan pola makan vegetarian. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap WOM dengan intensi membeli makanan vegetarian pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Intensi membeli makanan vegetarian merupakan kecenderungan yang mengarahkan seseorang untuk merencanakan pembelian makanan vegetarian. Persepsi terhadap WOM adalah penilaian terhadap pernyataan yang disampaikan oleh seseorang kepada orang lain nonkomersial baik merek, produk maupun jasa. Penelitian ini menggunakan 55 mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro angkatan 2008-2010 sebagai subjek penelitian. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala intensi membeli makanan vegetarian yang terdiri dari 43 aitem valid (α=0,970) dan skala persepsi terhadap WOM yang terdiri dari 36 aitem valid (α=0,941). Hasil analisis dengan metode analisis regresi sedehana mendapatkan rxy=0,630 dengan p=0,000 (p<0,05), artinya hipotesis penelitian ini diterima yaitu terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi terhadap WOM dan intensi membeli makanan vegetarian. Arah hubungan positif antara kedua variabel tersebut artinya semakin positif persepsi terhadap WOM maka intensi membeli makanan vegetarian pada mahasiswa Fakultas Psikologi angkatan 2008-2010 akan semakin tinggi dan sebaliknya. Persepsi terhadap WOM memberikan sumbangan efektif sebesar 39,7% terhadap intensi membeli makanan vegetarian. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa ada faktor lain sebesar 60,3% yang juga turut berperan mempengaruhi intensi membeli makanan vegetarian yang tidak diungkap dalam penelitian ini.Kata kunci : intensi membeli, persepsi terhadap WOM, makanan vegetarianPermalink : http://www.ejournal.undip.ac.id/index.php/psikologi/article/view/2891
PERAN PELIBATAN DIRI SISWA SEBAGAI MEDIATOR DALAM HUBUNGAN ANTARA IKLIM KELAS DENGAN SIKAP KREATIF SISWA SD SEKOLAH ALAM Rahmi, Rafika; Salim, Rose Mini Agus
Jurnal Psikologi Vol 16, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.436 KB) | DOI: 10.14710/jpu.16.1.77-87

Abstract

The aim of this study is to measure the role of student‟s school engagement as mediator in relations between classroom climate with creative attitude in nature-based school. The background of this research is the needs of creative attitude to face the challenge in the future by create the classroom climate and make the children more involved in school activity. One of the ways to increase creative attitude and school engagement is by creating the classroom climate that support the student‟s need. Nature-based school is one of alternative schools in Indonesia that creates active learning in their classroom climate that encourage students to be more engage, so therefore the students can have creative attitude. This research is done with quantitative methods and non-probability sampling methods for elementary school students from grade 3 until 5 in one of Nature Based School in Jakarta, by giving them three self report questionnaires. This research use three measuring instruments, Inventory Classroom Environment, Creativity Attitude Survey, and School Engagement Measure. Thorugh regression analysis, the results showing the positive correlation between classroom climate and school engagement (r = .373; p = .006) and creative attitude (r = .217; p = .002). Through the mediation analysis, the results indicated that school engagement had a role as full mediator in relations between classroom climate with creative attitude in nature based school elementary students. This thing define that classroom climate in nature-based school will improve student‟s creative attitude when students involved emotionally, in cognitive and behavioral in school activity.
Forgiveness pada Istri sebagai Upaya untuk Mengembalikan Keutuhan Rumah Tangga akibat Perselingkuhan Suami Kartika Sari
Jurnal Psikologi Vol 11, No 1 (2012): April 2012
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.007 KB) | DOI: 10.14710/jpu.11.1.9

Abstract

Forgiveness merupakan sikap individu yang telah disakiti untuk tidak melakukan perbuatan balas dendam terhadap pelaku, tidak adanya keinginan untuk menjauhi pelaku, sebaliknya adanya keinginan untuk berdamai dan berbuat baik terhadap pelaku, walaupun pelaku telah melakukan perilaku yang menyakitkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran forgiveness pada istri sebagai upaya untuk mengembalikan keutuhan rumah tangga akibat perselingkuhan suami dan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan istri memaafkan perselingkuhan yang dilakukan suami. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 2 orang yang masih bertahan dalam perkawinan. Karakteristik subjek adalah istri yang telah menikah minimal dua tahun, memiliki anak dari hasil perkawinan dan tingkat pendidikan minimal SMA. Hasil penelitian menunjukkan Kedua subjek belum dapat memaafkan sepenuhnya perselingkuhan yang dilakukan suami. Hal ini dikarenakan adanya rumination about transgression, yaitu kecenderungan subjek untuk terus menerus mengingat kejadian perselingkuhan suami, sehingga menghalangi dirinya untuk memaafkan. Oleh karena itu, perilaku pemaafan subjek terhadap perselingkuhan suami tergolong dalam dimensi Hollow Forgiveness, yaitu subjek dapat mengekspresikan secara konkret pemaafan melalui perilaku, namun sebaliknya ia belum dapat merasakan dan menghayati adanya pemaafan dalam dirinya. Subjek masih bertahan dalam perkawinan dikarenakan anak. Walapun pada subjek A ia masih bertahan dalam perkawinan dikarenakan alasan finansial yaitu ketergantungan secara ekonomi terhadap suami dan menganggap apabila ia bercerai belum tentu ia akan mendapatkan suami yang lebih baik dari suaminya sekarang.Kata kunci: forgiveness, perselingkuhan, rumah tangga