cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
ISSN : 25799037     EISSN : 25798944     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 107 Documents
Persepsi remaja Tionghoa terhadap pembelajaran bahasa dialek Teochew Lily Thamrin; S Suhardi; Tjen Veronica; L Lusi
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v5i2.10845

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pandangan remaja tionghoa terhadap pembelajaran Bahasa dialek Teochew. Penelitian ini bersifat deskriptif yang menggunakan instrumen berupa kuisioner. Hasil analisis kuisioner menunjukkan bahwa sikap dan presepsi anak remaja tionghoa Teochew terhadap pembelajaran bahasa dialek Teochew cenderung positif baik pada komponen pengetahuan (kognitif) maupun emosional (afektif). Dalam hal ini bahasa dialek Teochew masih dianggap penting untuk dilestarikan dan diminati untuk dipelajari oleh anak remaja tionghoa di Pontianak. Mereka merasa bangga menguasai bahasa dialek Teochew karena bahasa dialek Teochew dapat melambangkan identitas dirinya sebagai suku tionghoa yang berbahasa Teochew. Dari komponen konatif dapat di simpulkan bahwa sikap remaja tionghoa terhadap pembelajaran bahasa dialek Teochew positif, mereka lancar dalam berbahasa dialek Teochew, dan tidak akan mengurangi penggunaan bahasa dialek Teochew.
The perception of EFL student teachers on the teaching and use of critical thinking Mohammad Hasbullah Isnaini; Esti Junining; Widya Caterine Perdhani
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v5i2.11647

Abstract

Critical thinking (CT) is crucial for the aspect in English language education, yet little attention has been given to language teacher’s perception an experience regarding CT during the pre-service of their teaching career. The data of the present study were gained from the focus group discussion and interview which covered the participants’ understanding of CT and its use in the teaching and learning process. The study indicates that the participants had limited understanding of CT, they need more support to be able to apply CT properly in their teaching process, and they also faced contextual challenges when integrating CT into their teaching. The study suggests that critical mindset should be cultivated among the student-teachers, so that they can develop proper CT-oriented pedagogies.
The effect of pair work on students’ writing skill for Junior Hight School Erlik Widiyani Styati; Yuyun Endang Parwati; Vita Vendityaningtyas
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v5i2.11433

Abstract

The purpose of this research is to see how pair work affects students' descriptive text writing skills. A quantitative research design was adopted in this study. It was a quasi-experimental study using a pret-test and post-test control design. The participants in the study were junior high school students in grades VIII F and VIII G in Madiun, East Java, Indonesia. There were 26 students in grades VIII F and 26 students in grades VIII G. There are 52 students in total. Giving the students a writing test was used to collect data. The descriptive writing test was employed as the instrument. The students were categorized into two groups: the control group and the experimental group. The data was analyzed using an independent t-test in SPSS version 16. The result of this research shows that pair work attests significant difference on the means score of the students’ writing skill on descriptive text for junior high school. Based on the score of the test, the significance value of t-test for equality of means is 0,000. It is less than α =0, 05 (0,000 < 0, 05). Then, the null hypothesis (H0) is rejected and alternative hypothesis (H1) is accepted. It means that there is significant difference on the students’ writing means score in descriptive text after using pair work. Based on the findings, it can be stated that adopting pair work to improve students' descriptive text writing skills in junior high school is successful. Furthermore, pair work allows students to interact with their partners about the issue, gather knowledge, and correct their written content collaboratively. As a result, the teacher must be able to maintain control over the class in order for learning activities to perform efficiently. In the future, researchers are encouraged to do a study on pair work, particularly with eighth-grade junior high school students who are taught to a variety of text types.
Pendekatan saintifik dalam pembelajaran menulis resensi cerpen pada siswa Kelas XI SMK Maharani Ria Fauzani; V Teguh Suharto; Lulus Irawati
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v6i1.12029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kendala-kendala yang dihadapi guru dan siswa saat menggunakan pendekatan saintifik dalam pembelajaran menulis resensi cerpen pada siswa kelas XI OTKP SMK Roudlotul Huda Magetan tahun pelajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI OTKP SMK Roudlotul Huda Magetan tahun pelajaran 2021/22 yang berjumlah 31 siswa. Teknik keabsahan data dengan menggunakan triangulasi metode pengamatan dan meningkatkan ketekunan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan analisis dokumen. Teknik analisis data digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verification. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) Kendala sarana dan prasarana sekolah yang kurang menunjang kegiatan belajar mengajar Kendala guru kurangnya variasi dalam menyampaikan materi pelajaran, dalam menyampaikan materi kepada siswa hanya menggunakan metode ceramah tanpa divariasikan dengan menggunakan media pembelajaran yang lain sebagai pendukung. (2) Hasil kuisioner menunjukkan dari 31 siswa, terdapat 7 orang siswa (22,58%) mendapatkan nilai menulis resensi cerpen dengan kategori sangat baik, selain itu, sebanyak 20 orang siswa (64,51%) mendapatkan nilai menulis resensi cerpen dengan kategori baik, dan terdapat 4 orang siswa (12,90%) mendapat nilai menulis resensi cerpen dengan kategori cukup baik.
Exploring the use of direct corrective feedback on writing an Undergraduate Thesis Dani Samuel Budiawan; Hamamah Hamamah; Moh. Hasbullah Isnaini
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v6i1.13056

Abstract

This study explored the use of direct corrective feedback in the Thesis Proposal writing course where the students are expected to develop their undergraduate thesis proposal at Universitas Brawijaya and how direct corrective feedback can help the students to deal with their academic writing. The data were obtained from six students who have taken the Thesis Proposal Writing course and one lecturer who taught the course using two instruments: an interview guide and observation checklists to triangulate and ensure the validity. The result showed that: (1) direct corrective feedback was employed by the teachers to help the students to deal with their writing because direct corrective feedback was the most suitable and comprehensive feedback  (2) the lecturer provided direct corrective feedback through Google Classroom and Google Documents for asynchronous meeting and Google Meet for synchronous meeting (3) Direct corrective feedback helped the students to deal with their writing since the students had high positive attitude and is preferred by the students  to revise their drafts. In teaching writing, the result implied that it will be very beneficial for the teacher to provide direct corrective feedback to the students as teaching strategies and the students to correct their drafts easily.
Penggunaan media lagu berlirik bahasa inggris untuk meningkatkan penguasaan grammar bahasa inggris pada siswa SMA M Mijo
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v6i1.12975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan grammar Bahasa Inggris bagi siswa SMA. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SMA Negeri 5 Kota Madiun pada siswa kelas XI IPS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam penguasaan grammar Bahasa Inggris siswa yang ditunjukkan dengan data adanya peningkatan penguasaan grammar bahasa Inggris siswa tersebut. Skor tata Bahasa Inggris setelah penelitian tindakan kelas dilakukan persentase peningkatannya adalah 13%. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa media lagur berlirik Bahasa Inggris dapat meningkatkan penguasaan grammar siswa.
An Analysis of Language Style Used in The Late-Late Show with James Corden Septi Dwi Marheni; Rosita Ambarwati; Tri Wahyuni Chasanatun
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v6i1.12150

Abstract

This study discusses about the use of language style in talk show “The Late-Late Show with James Corden”. The researcher use three videos taken from The Late-Late Show with James Corden, those are the video  entitled ‘Bill Gates Knows 'How to Avoid a Climate Disaster' ,  “How Did Adele Get Celine Dion's Gum from James?’and the video entitled “Jackson Wang: LMLY” . This study aims to identify and describe the types of language style and also social context in he Late-Late Show with James Corden. This study used theory of Joos (1967)  to analyze the type of language style and the theory from Holmes (2013) to analyze the social context. This study used descriptive qualitative approach, and for processing the data using the theory from Miles & Huberman (1994). The result of this study that the researcher found are 114 data. Then, there are 12  or 11% of the data which is categories as formal style. There are 14 or 12% of the  data  which is categories  as consultative style. There are 88 or 77% of the data which is categories as casual style. So, the dominant type used in The Late-Late Show with James Corden is casual style. The use of language style influenced by social context those are participant in the interaction, setting or social context of interaction, topic of interaction and function of interaction.
Perkembangan semantik pada anak usia 8 tahun Dona Aji Karunia Putra; Rismaniar Kartini; Pelangi Citra Wafara
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v6i1.11526

Abstract

Bahasa termasuk proses paling berperan di dalam perkembangan seorang anak. Perkembangan bahasa anak sangat dipengaruhi oleh kemampuan bahasa pertama maupun bahasa kedua dan proses tersebut sangat berperan penting dalam berkembangnya seorang anak di dalam kehidupan sosial. Proses berbahasa pada anak memiliki pemerolehan semantik, salah satunya yakni jenis makna. Mengenai hal tersebut, tujuan pada penelitian ini yakni menganalisis perkembangan semantik anak dalam menjawab soal di dalam buku pelajarannya menggunakan teori jenis-jenis makna menurut Chaer. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian seorang anak berusia 8 tahun. Data penelitian ini yakni kalimat atau kata yang dilihat dari bagaimana cara anak menjawab soal-soal di buku pelajarannya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik catat, yakni mencatat soal beserta jawaban anak dalam buku pelajarannya dan mengelompokkan jawaban anak pada jenis-jenis makna. Melalui teknik penelitian tersebut, hasil pembahasan pada penelitian ini membuktikan bahwa pada jawaban anak tersebut terdapat beberapa macam jenis makna, diantaranya: makna leksikal, makna gramatikal, makna referensial, makna non referensial, makna denotasi, dan makna konotasi.
KEKERABATAN BAHASA JAWA NGANJUK DENGAN BAHASA JAWA JOMBANG ( Kajian Leksikostatistik) Akhmad Sauqi Ahya; Heru subakti subakti; surotin surotin
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v6i1.12681

Abstract

Kekerabatan Bahasa Kridalaksana dalam Kamus Linguistik mengatakan kekerabatan adalah hubungan antara dua bahasa atau lebih yang diturunkan dari sumber bahasa induk yang sama yang disebut bahasa purba. Kekerabatan dalam istilah linguistik diartikan sebagai hubungan antara dua bahasa atau lebih yang diturunkan dari sumber yang sama . Bahasa berkerabat adalah bahasa yang memiliki hubungan antara bahasa yang satu dengan yang lain. Hubungan ini bisa jadi merupakan asal dari induk yang sama sehingga terdapat kemiripan atau karena adanya ciri-ciri umum yang samaHakikat Tingkat Kekerabatan Tingkat kekerabatan menunjukkan adanya persamaan yang jelas antara kata -kata dari berbagai bahasa/dialek yang berbeda-beda melalui pengelompokan sesuai kategori tingkat kekerabatan, karena pada hakekatnya bahasa-bahasa itu. Pada penelitian objek yang digunakan sebagai objek penelitian adalah bahasa jawa dialek nganjuk  dan bahasa jawa dialek jombang.Metode yag digunakan untuk mencari tingkat kekerabatan adalah metode leksikostatistik yaitu  suatu teknik  dalam  pengelompokkan  bahasa  yang lebih cenderung mengutamakan peneropongan kata-kata  (leksikon)  secara    statistik,  untuk kemudian  berusaha  menetapkan pengelompokan  itu  berdasarkan  persentase kesamaan dan perbedaan suatu bahasa dengan bahasa  lain sedangkan untuk klasifikasi status isolek menggunakan tabel klasifikasi bahasa.
Majas dalam puisi dan lagu karya Fiersa Besari Dian Andriana Martiani Lova Aloysia; Sri Utami
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v6i2.12580

Abstract

Sastra merupakan ungkapan perasaan seseorang yang mengandung keindahan dan pesan penuh makna. Jenis sastra di antaranya yakni puisi dan lagu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan majas yang terdapat dalam puisi dan lagu karya Fiersa Besari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah dua puisi dan dua lagu karya Fiersa Besari. Dua puisi yang dimaksud berjudul Dipukul Mundur dan Ibu, sedangkan dua lagu yang dimaksud berjudul Lembayung dan Sepasang Pendaki. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah larik puisi dan lirik lagu dari keempat karya tersebut. Teknik analisis data yang digunakan terdiri atas empat tahap, yaitu tahap identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat karya Fiersa Besari yang berjudul Dipukul Mundur, Ibu, Lembayung, dan Sepasang Pendaki menggunakan beberapa majas yakni majas asosiasi, personifikasi, metafora, simbolik, simile, hiperbola, eufimisme, sinekdoke pars pro toto, sinekdoke totem pro parte, litotes, antitesis, repetisi, retorik, paralelisme, dan sarkasme.

Page 8 of 11 | Total Record : 107