cover
Contact Name
Prima Utama Wardoyo Putro
Contact Email
primautama28@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
capital@unipma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
CAPITAL: JURNAL EKONOMI DAN MANAJEMEN
ISSN : 25989022     EISSN : 25989618     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
CAPITAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen published by Universitas PGRI Madiun with regitered number ISSN: 2598-9022 (Print) and 2598-9618 (Online), which published twice a year on September and March.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "vol. 10 no. 01 (2026)" : 12 Documents clear
Analysis of Dividend Policy Determinants With Management Attitude As A Mediator (A Case Study of Rural Banks in Gianyar Regency) Putu Ary Widya Laksmini; Putu Yudy Wijaya; Made Dian Putri Agustina
CAPITAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 10 No. 01 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/capital.v9i2.23053

Abstract

Based on the analysis, this study concludes that asset structure has a positive and significant effect on dividend policy in Rural Banks (BPR) in Gianyar Regency, meaning that the greater the proportion of fixed assets owned, the higher the company’s ability to distribute dividends. In contrast, profitability does not have a significant effect on dividend policy, although it positively affects management attitudes, while capital structure shows a negative and significant effect, indicating that the higher the proportion of debt, the lower the tendency to distribute dividends. The mediating role of management attitudes is not found partially in the relationship between each independent variable and dividend policy; however, simultaneously, asset structure, profitability, and capital structure have a significant effect on management attitudes, which in turn influence dividend policy. These findings indicate that dividend decisions are influenced not only by financial performance but also by the strategic considerations of management, implying that Rural Banks need to manage assets and capital structure optimally while paying attention to internal management policies in order to maintain the consistency and sustainability of dividend distribution in line with the company’s long-term objectives.
Kesiapan Umkm Menghadapi Digitalisasi Sistem Keuangan di Kota Gorontalo Selvi; Lanto Miriatin Amali
CAPITAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 10 No. 01 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/capital.v10i01.24308

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Di Kota Gorontalo, UMKM berperan besar dalam menopang aktivitas ekonomi masyarakat. Perkembangan teknologi digital telah mendorong berbagai sektor, termasuk UMKM untuk melakukan transformasi dalam pengelolaan usahanya. Meski potensi digitalisasi sangat besar, banyak UMKM, khususnya di daerah seperti Kota Gorontalo, masih mengalami kesenjangan digital. Beberapa tantangan utamanya adalah rendahnya literasi digital. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan memahami sejauh mana UMKM di Kota Gorontalo siap menghadapi digitalisasi sistem keuangan. Mengingat dampaknya yang krusial terhadap daya saing dan pertumbuhan ekonomi daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kesiapan UMKM di Kota Gorontalo dalam mengadopsi sistem keuangan digital. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan alat analisis SEM-PLS. Hasil yang diharapkan pada penelitian ini adalah terdapatnya faktor-faktor yang mendukung kesiapan UMKM di Kota Gorontalo dalam menghadapi digitalisasi sistem keuangan yang komprehensif. Sehingga mendorong adopsi sistem keuangan digital secara efektif, demi mendukung pertumbuhan UMKM yang inklusif dan berkelanjutan di masa depan. Hasil temuan penelitian ini adalah Kesiapan UMKM terhadap digitalisasi sistem keuangan, dengan koefisien 0,958 dengan t=34,181 dan p=0,000. Artinya peningkatan kesiapan UMKM berpengaruh positif dengan digitalisasi sistem keuangan. Sehingga hubungan ini posistif dan signifikan.
Model Analisis Kebutuhan Pelatihan Berbasis Kompetensi Pada Jabatan Fungsional Inspektur Migas FX Yudi Tryono
CAPITAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 10 No. 01 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/capital.v10i01.24882

Abstract

Kompleksitas pengawasan sektor minyak dan gas bumi (migas) menuntut penguatan kompetensi Inspektur Migas sebagai jabatan fungsional berisiko tinggi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kesenjangan kompetensi Inspektur Migas pada setiap jenjang jabatan serta merumuskan model analisis kebutuhan pelatihan berbasis kompetensi yang adaptif dan berjenjang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus instrumental. Data diperoleh melalui analisis dokumen regulasi, standar kompetensi jabatan, dan wawancara mendalam terhadap Inspektur Migas serta asesor kompetensi teknis di lingkungan Kementerian ESDM. Data dianalisis menggunakan analisis tematik Braun dan Clarke melalui proses pengkodean, kategorisasi, dan interpretasi tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan kompetensi berkembang secara progresif seiring peningkatan jenjang jabatan. Pada level awal, kesenjangan dominan terkait penguasaan teknologi inspeksi dan pemahaman risiko operasional, sedangkan pada jenjang lebih tinggi bergeser pada kemampuan pengambilan keputusan strategis, manajemen risiko terintegrasi, dan kepemimpinan organisasi. Penelitian ini menghasilkan Model Analisis Kebutuhan Pelatihan Modular Berjenjang (M-AKP Migas) yang dirancang berdasarkan karakteristik kompetensi dan kompleksitas tugas pada setiap jenjang jabatan. Model ini mengintegrasikan pendekatan competency-based training, perspektif high reliability organizations, dan blended learning dalam pengembangan SDM sektor publik berisiko tinggi. Temuan penelitian diharapkan menjadi dasar penyusunan program pelatihan yang lebih adaptif, terstruktur, dan berorientasi karier bagi Inspektur Migas.
Pengaruh Digital Presence terhadap Career Development dengan Proximity Bias sebagai Mediator Salsabilla Aliefya Rizqy; Dhiyan Septa Wihara; Nadia Asandimitra Haryono
CAPITAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 10 No. 01 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/capital.v10i01.25012

Abstract

Abstract: The Visibility Paradox—a situation in which employees' online activities are unofficially used as a stand-in measure of their work output—forms the central focus of this study in remote and hybrid work contexts. This research examines how Digital Presence influences Career Development, with Proximity Bias serving as a mediating variable, among employees working in creative agencies across Indonesia. A quantitative explanatory research design was employed, collecting data from 108 respondents through an online survey using purposive sampling. Analysis was conducted using Partial Least Square – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS 4.0. Results demonstrate that Digital Presence exerts a positive and significant effect on Career Development and on Proximity Bias, while Proximity Bias in turn positively and significantly predicts Career Development. Mediation analysis confirms that the relationship between Digital Presence and Career Development is partially mediated by Proximity Bias. These findings extend Social Presence Theory to the domain of digital organizational management by reconceptualizing physical proximity into its virtual counterpart. Keywords: Digital Presence; Career Development; Proximity Bias; Hybrid Work Abstrak: Penelitian ini berfokus pada fenomena The Visibility Paradox yang terjadi dalam ekosistem kerja remote dan hybrid, di mana rekam jejak digital karyawan secara implisit dipakai sebagai tolok ukur tidak resmi atas produktivitas mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji sejauh mana Digital Presence membentuk Career Development melalui peran mediasi Proximity Bias pada karyawan agensi kreatif di Indonesia. Rancangan penelitian kuantitatif eksplanatori diterapkan dengan melibatkan 108 responden yang diperoleh melalui survei daring berbasis purposive sampling. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Square – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil analisis memperlihatkan bahwa Digital Presence berpengaruh positif dan signifikan terhadap Career Development maupun Proximity Bias, dan Proximity Bias berpengaruh positif dan signifikan terhadap Career Development. Pengujian mediasi mengungkapkan pola partial mediation, yakni Proximity Bias memediasi sebagian pengaruh Digital Presence terhadap Career Development. Temuan ini memperluas cakupan Social Presence Theory ke dalam ranah manajemen organisasi digital dengan mendefinisikan ulang konsep kedekatan dari dimensi fisik ke dimensi virtual. Kata Kunci: Digital Presence; Career Development; Proximity Bias; Kerja Hybrid
Peran Word of Mouth dan Purchase Retention dalam Memediasi Hubungan Persepsi Konsumen terhadap Brand Image Studi Kasus pada Pabrik Tahu Pak Tikno Bandar Lampung Auliya Wanikmah; Andhyka Tyaz Nugraha; Rizqi Wahyudi
CAPITAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 10 No. 01 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/capital.v10i01.25400

Abstract

This study aims to examine the effect of consumer perception on brand image at Tahu Pak Tikno MSME in Bandar Lampung, with word of mouth and purchase retention as mediating variables, as well as to identify priorities for product quality improvement. Data from 115 customers were collected through questionnaires using purposive sampling and analyzed using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) and Importance-Performance Map Analysis (IPMA) with the assistance of SmartPLS 4. The results show that consumer perception has a positive and significant effect on word of mouth and purchase retention, but does not have a direct effect on brand image. Word of mouth and purchase retention have positive and significant effects on brand image and mediate the relationship between consumer perception and brand image. The IPMA results indicate that purchase retention is the most important construct in shaping brand image. Among the product attributes, color has the highest importance, while taste is the priority for improvement based on the combination of importance and performance. These findings provide a basis for developing quality control measures for taste, color, and size, as well as strengthening word of mouth and purchase retention to enhance the brand image of Tahu Pak Tikno MSME.
Gen Z Rela Berkonstribusi Lebih pada Perusahaan yang Menerapkan WLB Nurul Safikah; Agus Purnomo Sidi
CAPITAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 10 No. 01 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/capital.v10i01.25568

Abstract

Generation Z has emerged as the largest segment of today’s workforce, prompting organizations to recognize the factors that encourage employees to perform discretionary behaviors beyond their prescribed job responsibilities. This study aimed to investigate the effects of job position and work–life balance on organizational citizenship behavior (OCB) among Generation Z employees at Hoki Pancing Malang. A saturation sampling technique involving 35 employees and a quantitative approach were applied in this study. Data were collected via a Likert-scale questionnaire comprising five statements for the variables of job position, organizational citizenship behavior, and work-life balance. Subsequently, the data were analyzed through tests for validity, reliability, normality, multicollinearity, heteroscedasticity, multiple linear regression, partial and simultaneous tests, and the coefficient of determination. The findings demonstrated that all measurement items met the required validity and reliability standards. In addition, the regression model satisfied the assumptions of normality, showed no evidence of multicollinearity, and was free from heteroscedasticity. Both job position and work–life balance exerted positive and statistically significant effects on organizational citizenship behavior. Together, these variables accounted for 71.6% of the variation in OCB. These results confirm that job clarity and support for work-life balance are crucial in enhancing the voluntary contributions of Generation Z employees
Analisis Pengaruh Tingkat Pendidikan Terhadap Kinerja Bendahara Di Pemerintah Kota Madiun Ika Pratiwi Wahyudiana; Pudjo Sugito; Bambang Supriadi
CAPITAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 10 No. 01 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/capital.v10i01.25595

Abstract

Penataan keuangan daerah yang akuntabel sangat bergantung pada kompetensi bendahara sebagai garda terdepan penatausahaan kas, khususnya pada era integrasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualifikasi pendidikan terhadap kinerja bendahara di lingkungan Pemerintah Kota Madiun. Menggunakan pendekatan kuantitatif kausal, data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dokumentasi resmi pada sampel jenuh sebanyak 135 bendahara SKPD dan unit kerja. Data diolah menggunakan uji asumsi klasik dan analisis regresi linier sederhana via SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja bendahara (), dengan koefisien determinasi () sebesar 0,340. Analisis indikator mengungkap temuan unik berupa fenomena educational mismatch; meskipun 72% responden berpendidikan Sarjana, indikator relevansi bidang pendidikan mencatatkan skor terendah (3,62), terutama pada unit sekolah yang mendominasi sampel (50%). Kondisi ini memicu asimetri kinerja, di mana bendahara memiliki integritas dan kepatuhan regulasi sangat tinggi (skor 4,32 dan 4,30), namun kapabilitas teknis akuntansi dan ketepatan data menjadi titik terlemah (skor 4,02). Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi sistem keuangan daerah memerlukan kesesuaian keilmuan teknis di samping integritas moral. Disarankan agar BKPSDM dan BPKAD Kota Madiun melakukan pemetaan formasi berbasis right man on the right place serta menyelenggarakan bimbingan teknis akuntansi praktis secara berkelanjutan.
Pengaruh Tourist Engagement, Cultural Contact Dan Memorable Tourism Experience Terhadap Niat Berkunjung Ulang Pada Wisata Religi Yang Dimoderasi Religiusitas Pada Mahasiswa Universitas Ma’arif Lampung Finny Ligery; Hanif Amrullah; Ummu Habibah Rahma
CAPITAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 10 No. 01 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/capital.v10i01.25741

Abstract

This study aims to analyze the influence of tourist engagement, cultural contact, and memorable tourism experience on the intention to revisit pilgrimage-based religious tourism, as well as to test the role of religiosity as a moderator variable in the relationship between tourist engagement and revisit intention. The study used a quantitative approach with a survey of 99 students of Ma'arif University Lampung who had participated in a pilgrimage field trip, selected through purposive sampling with the criteria of having direct visit experience. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) assisted by LISREL 8.80. The results showed that tourist engagement had a significant positive effect on revisit intention, while cultural contact and memorable tourism experience were not significant on revisit intention. Religiosity was shown to moderate the relationship between tourist engagement and return intention negatively, indicating that the higher the religiosity of tourists, the weaker the influence of involvement on their intentions. These findings extend the framework of tourist engagement to the context of pilgrimage and provide practical implications for destination managers and educational institutions.
Pengaruh Harga, Content Marketing, e-WOM, dan Online Customer Review Terhadap Minat Beli Ulang Voucher Outlet Momoyo 2 Pada Platform TikTok Di Kota Madiun Dela Rahmayani Agustianingsih; Hendra Setiawan; Sulthan Misbahul Ghifaari
CAPITAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 10 No. 01 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/capital.v10i01.25746

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the influence of price, content marketing, e-WOM, and online customer reviews on the repurchase intention of Momoyo 2 outlet vouchers on the TikTok platform in Madiun City. This study employed a quantitative method with a purposive sampling technique. A total of 385 respondents were selected using the Lemeshow formula. Data were collected through questionnaires and analyzed using SPSS version 23. The results indicate that price, content marketing, e-WOM, and online customer reviews each have a positive and significant effect on the repurchase intention of Momoyo 2 outlet vouchers on the TikTok platform in Madiun City.Keywords: Price, Content Marketing, e-WOM, Online Customer Reviews, Repurchase Intention.
Pengaruh Kontrak Psikologis dan Kesenjangan Digital terhadap Keterlibatan Pegawai (Employee Engagement) Dimoderasi Budaya Organisasi pada Kantor Bea Cukai Edi Suwandi; Mokhamad Natsir; Umu Khouroh
CAPITAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 10 No. 01 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/capital.v10i01.25750

Abstract

Penelitian ini menguji bagaimana kontrak psikologis dan kesenjangan digital memengaruhi keterlibatan pegawai (employee engagement), dengan melibatkan budaya organisasi sebagai variabel moderasi pada Kantor Bea dan Cukai. Masalah utama dalam riset ini bertumpu pada masifnya perubahan sistem kerja digital di lingkungan pemerintahan yang menuntut kesiapan mental dan komitmen nyata dari para pegawai di lapangan. Kami menggunakan pendekatan kuantitatif kausal dengan analisis data berbasis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada seluruh pegawai di Kantor Bea Cukai Madiun dan Kediri, sehingga diperoleh 124 responden yang valid melalui teknik sensus. Hasil olah statistik membuktikan bahwa pemenuhan kontrak psikologis dan penguatan budaya organisasi terbukti memberikan pengaruh positif yang signifikan dalam menaikkan keterlibatan kerja pegawai. Sebaliknya, masalah kesenjangan digital sama sekali tidak memperlihatkan pengaruh yang signifikan terhadap tinggi rendahnya keterikatan kerja pegawai di kantor pabean ini. Dari sisi efek interaksi, kami menemukan bahwa budaya organisasi berfungsi sebagai penguat hubungan antara kontrak psikologis dan keterlibatan pegawai, namun tidak terbukti memoderasi dampak kesenjangan digital. Secara teoretis, temuan lapangan ini memperkuat argumentasi Social Exchange Theory dalam organisasi pelayanan publik. Rekomendasi praktis dari studi ini menyarankan agar manajemen lebih fokus merawat budaya kerja positif dan menjaga kesepakatan tidak tertulis dengan pegawai, daripada menghabiskan energi organisasi hanya untuk menyembuhkan ketimpangan penguasaan teknologi informasi.

Page 1 of 2 | Total Record : 12