cover
Contact Name
Muhrinsyah Fatimura
Contact Email
m.fatimura@univpgri-palembang.ac.id
Phone
+6282175967861
Journal Mail Official
jurnalredoks@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Program studi Teknik kimia UNiversitas PGRI Palembang Jl.Jend A.Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang Sumatera Selatan
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Redoks
ISSN : 24772747     EISSN : 2622903x     DOI : http://dx.doi.org/10.31851
Core Subject : Engineering,
Redoks is a scientific Journal with registered number ISSN 2477274963 which managed and published by chemical engineering study program of Universit y PGRI of Palembang. The contains of articles are about chemical process, environment and others related about chemical engineering
Articles 168 Documents
Penurunan Kadar TSS Dan BOD Pada Pengolahan Limbah Cair Tahu Dengan Metode Elektrokoagulasi Nujulia Subuharni; Masthura; Ety Jumiati
Jurnal Redoks Vol. 8 No. 2 (2023): REDOKS JULI-DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v8i2.13096

Abstract

Dalam metode elektrokoagulasi, yang menggunakan elektroda yang bertindak sebagai koagulan untuk melepaskan ion-ion logam yang ada di dalam air dan menghilangkan kotoran, arus listrik dialirkan melalui air. Limbah cair tahu harus diolah sebelum dibuang ke air karena sering kali dibuang ke badan air yang mungkin memiliki pengaruh negatif terhadap kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan kadar TSS dan BOD pada limbah cair tahu dengan metode elektrokoagulasi. Air limbah yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dari Jl Abri Dusun III Desa Pancur Batu Hulu Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Parameter yang dievaluasi adalah TSS dan BOD yang mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.68/Menlhk-Setjen Tahun 2016, dengan variasi waktu 40, 45, dan 50 menit pada tegangan 12 volt dan jarak elektroda 2 cm. Hasil analisa menunjukkan persentase penurunan kadar TSS dan BOD tertinggi saat waktu 50 menit. Hal ini akan menurunkan kadar TSS sebesar 90,05% dan BOD sebesar 70,89% maka ini menunjukkan bahwa metode elektrokoagulasi efektif digunakan untuk mengolah limbah cair tahu.  
Pemanfaatan Tongkol Jagung Dan Ampas Tebu Dalam Pembuatan Bioetanol Sebagai Bahan Bakar Alternatif Putri Dwi Ananda; Masthura; Abdul Halim Daulay
Jurnal Redoks Vol. 8 No. 2 (2023): REDOKS JULI-DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v8i2.13097

Abstract

Upaya untuk memperkecil ketergantungan penduduk terhadap BBM adalah dengan memanfaatkan bioetanol, sumber energi yang dapat diperbaharui, dan praktik konservasi energi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik bioetanol dengan variasi volume larutan sari limbah tongkol jagung dan ampas tebu agar dihasilkan bioetanol dengan kadar tertinggi. Variasi sampel yang digunakan adalah volume larutan sari tongkol jagung dan ampas tebu dengan perbandingan A (100%:0%), B (50%:50%), dan C (0%:100%). Proses pretreatment menggunakan NaOH 0,1 M selama 1 jam. Selanjutnya dilakukan proses hidrolisis dengan menambahkan asam klorida (HCl) 0,4 N ke dalam larutan sampai pH antara 4-5 dan difermentasi menggunakan ragi roti sebanyak 7,5 gram selama 5 hari. Analisis yang dilakukan pada bioetanol ini antara lain kadar etanol, kadar air, nilai kalor, dan pH. Bioetanol dari limbah tongkol jagung dan ampas tebu dengan karakteristik optimum terdapat pada sampel bioetanol C yaitu ampas tebu yaitu dengan nilai kadar etanol, nilai kadar air, nilai kalor, dan pH yang masing-masing yaitu 95%, 7,6%, 3546,86 kkal/kg, dan 7,4. Hal ini dikarenakan ampas tebu memiliki potensi sebagai bahan baku lignoselulostik yang dapat digunakan untuk menghasilkan bioetanol karena mengandung kadar gula yang tinggi. Semakin tinggi kandungan gula yang terdapat pada bahan baku maka semakin baik bioetanol yang dihasilkan.
Efektivitas Penurunan Kadar Fe Dan Mn Pada Air Sumur Gali Kelurahan Jati Utomo Kota Binjai Dengan Metode Filtrasi Rizki Qorina; Masthura Masthura; Ety Jumiati
Jurnal Redoks Vol. 8 No. 2 (2023): REDOKS JULI-DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v8i2.13155

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan untuk mengetahui penurunan kadar Fe dan Mn pada air sumur gali menggunakan bahan karbon aktif kulit pisang kepok aktivator HCl 5 M dan zeolit yang bertujuan untuk mendapatkan kualitas air bersih berdasarkan PERMENKES RI. No 2 Tahun 2023. Variasi komposisi karbon aktif kulit pisang kepok dan zeolit pada sampel A (25%:75%), sampel B (50%:50%) dan sampel C (75%:25%). Media pemfilteran menggunakan housing filter berukuran 10 inchi dengan tinggi 19,5 cm. Hasil penelitian menujukkan hahwa desain pemfilteran yang optimal yaitu pada sampel C dengan penurunan nilai kadar Fe sebesar 97,88% dan nilai kadar Mn sebesar 98,25% yang sesuai dengan standar mutu air bersih menurut PERMENKES RI No. 2 Tahun 2023.  
Pemanfaatan Oli Bekas Untuk Bahan Bakar Kompor Sebagai Energi Listrik Alternatif Dengan Prinsip Termoelektrik Widya Rahmadani; Parmin Lumbantoruan; Jumingin
Jurnal Redoks Vol. 8 No. 2 (2023): REDOKS JULI-DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v8i2.13156

Abstract

Oli bekas dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar kompor. Panas yang dihasilkan dari pembakaran oli bekas dapat dikonversi menjadi energi listrik alternatif dengan bantuan modul generator termoelektrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis panas yang dihasilkan dari oli bekas sebagai bahan bakar kompor, mengkaji besar suhu pada kedua sisi termoelektrik dan mengkaji besar tegangan dan arus keluaran dari generator termoelektrik. Metode penelitian yaitu metode eksperimen dengan merancang kompor berbahan bakar oli bekas sebagai sumber panas dan air sebagai sisi dingin. Termoelektrik yang digunakan adalah tipe TEG SP1848-27145 SA sebanyak 6 buah yang disusun seri dengan heatsink sebagai penghantar panas dan plat aluminium sebagai penghantar dingin. Pengambilan data dilakukan dalam dua kondisi yaitu rangkaian tanpa beban dan dengan beban resistor 27 ohm. Hasil penelitian menunjukkan panas yang terperangkap pada kotak pemanas tempat diletakkannya rangkaian termoelektrik yang dihasilkan dari pembakaran oli bekas dapat dimanfaatkan sebagai sumber panas pada salah satu sisi termoelektrik. Rangkaian tanpa beban menghasilkan temperatur maksimum pada sisi panas sebesar 354,4 K dan sisi dingin sebesar 324,9 K, serta tegangan listrik maksimum yang terukur sebesar 1,19 Volt. Rangkaian dengan beban resistor menghasilkan temperatur maksimum pada sisi panas sebesar 356 K dan sisi dingin sebesar 329,2 K, serta tegangan listrik maksimum yang terukur sebesar 0,8 volt dan arus keluarannya sebesar 0,019 A. Kata Kunci: oli bekas, konversi energi, termoelektrik
Desain Sistem Pengolahan Air Layak Konsumsi Dengan Aplikasi Membran Ultrafiltrasi Termodifikasi Djana, Miftahul; Rizka Mayasari; Rosalia Dwi Werena; Hasrul Anwar
Jurnal Redoks Vol. 9 No. 1 (2024): REDOKS JANUARI - JUNI
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v9i1.13208

Abstract

Penelitian ini merupakan pengembangan proses dari penelitian sebelumnya dengan capaian evaluasi kualitas air dengan parameter fisika dan kimia dari beberapa sampel sumur bor di Perumahan Griya Saka Hajimena yang tidak memenuhi standar baku mutu air bersih dan air minum. Air sumur bor merupakan sumber air utama yang digunakan untuk kebutuhan sehari- hari di daerah tersebut dengan kondisi jauh dari layak untuk dikonsumsi sehingga perlu dilakukan perbaikan kualitas dari air sumur bor tersebut. Penelitian ini merancang dan membangun prototipe pengolahan air layak konsumsi dengan membran ultrafiltrasi termodifikasi, yang berfungsi untuk mengolah air sumur bor menjadi air layak konsumsi. Desain pengolahan air terdiri atas unit pretreatment dan unit ultrafiltrasi. Unit pretreatment meliputi pompa air baku, pompa dosing, bag filter dan tangki penampung air baku, sedangkan unit ultrafiltrasi terdiri atas membran ultrafiltrasi, Housing membran ultrafiltrasi, pompa, pompa dosing, tangki penampung air olahan dan membran ultrafiltrasi.  Dari hasil penelitian sebelumnya menyatakan bahwa rata-rata air sumur bor daerah Perumahan Griya Saka memiliki kandungan yang tinggi akan logam berat dan kandungan e-coli sehingga tidak layak untuk digunakan sebagai air bersih. Kualitas air bersih yang dihasilkan telah memenuhi baku mutu air bersih yang telah ditetapkan dengan parameter fisika dan kimia menunjukkan tidak ada bau, total zat padat terlarut (TDS) sebesar 52 mg/L, kekeruhan 2 NTU, warna 0,14 TCU, suhu 22,1oC, dan pH 7,87. Lebih lanjut kesadahan, besi, mangan, zat organik, dan total fosfat, serta total bakteri koliform (negatif)  menunjukkan di bawah baku mutu air bersih dan air minum.   Kata Kunci: air baku mutu, adsorben, air sumur bor, membran ultrafiltrasi termodifikasi, zeolit  
BIO BRIKET DARI ARANG SEKAM PADI Rully Masriatini Ully; Reno Fitriyanti; Bagus Famella
Jurnal Redoks Vol. 6 No. 2 (2021): REDOKS JULI - DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v6i2.13479

Abstract

Berkurangnya energi fosil terutama migas, mendorong Pemerintah untuk meningkatkan peran energi baru terbarukan, salah satu jenis energi baru terbarukan adalah bioenergi, salah satu bioenergi adalah biomassa. Biomassa adalah suatu limbah padat yang dapat dimanfaatkan menjadi sumber bahan bakar. Salah satu potensi biomassa adalah limbah arang sekam padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan komposisi perekat pada karakteristik dari briket arang sekam padi yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen di laboratorium Teknik Kimia Universitas PGRI Palembang. Proses pembuatan briket dengan 3 jenis perekat yaitu tepung tapioca, beras dan ketan dengan komposisi 7:3, 8:2 dan 9:1. Analisa briket sekam padi ini menggunakan metode proximate yang meliputi analisa kadar air, kadar abu, kadar zat terbang, kadar karbon terikat dan nilai kalor. Dari hasil analisa ini jenis perekat terbaik untuk briket arang sekam padi menggunakan perekat ketan dengan komposisi 7:3 dan nilai kalor dari jenis dan komposisi ini adalah 3892 kkal/g.
Analisis Kekerasan Papan Komposit dari Serat Pelepah Pisang Dengan Resin Polyester Lelawati; Een Tonadi; Aan Sefentry
Jurnal Redoks Vol. 8 No. 2 (2023): REDOKS JULI-DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v8i2.13614

Abstract

Tanaman Pisang banyak tumbuh di bagian dataran rendah dengan ketinggian 100 meter di atas permukaan laut, jenis tanah yang lembab dan berada pada wilayah terbuka. Bahan komposit adalah material rekayasa  yang tersusun dari dua atau lebih bahan utama yang dikombinasikan guna mendapatkan sifat mekanis (mechanical properties) yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kekerasan material komposit dari bahan serat pelepah pisang dengan variasi resin dan jenis serat. Metode pengujian kekerasan menggunakan metode Rokcwell dengan 5 titik pengujian pada masing-masing spesimen. Spesimen terdiri dari 3 variasi yaitu papan komposit tanpa serat dengan resin 90% dan katalis 10%, serat pelepah pisang Panjang 95 mm sebanyak 70%, resin 20% dan katalis 10%, serbuk pelepah pisang 80%, resin 10% dan katalis 10%. Hasil penelitian ini spesimen dengan komposisi   resin 90%, katalis 10% didapat nilai kekerasan rata-rata 97,8 HRC. Spesimen dengan panjang serat 95 mm dengan komposis 70%, resin 20%, katalis 10% didapat nilai kekerasan rata-rata 105,9 HRC Spesimen menggunakan serbuk pelepah pisang 80%, resin 10%, katalis 10% didapat nilai kekerasan 90,7 HRC. Kesimpulannya spesimen dengan perbandingan panjang serat 95 mm 70%, resin 20%, katalis 10% mempunyai nilai kekerasan yang paling tinggi dibandingkan dengan spesimen tanpa serat, dan perbandingan serbuk pelepah pisang 80%, resin 10%, katalis 10%.
Pengaruh Baffle Cut Pada Shell dan Tube Heat Exchanger Terhadap Koefisien Perpindahan Panas Menyeluruh & Penurunan Tekanan Al Hakim, Muhammad Iskandar; Bakrie, Muhammad; Rasyidi, Nurlela
Jurnal Redoks Vol. 9 No. 2 (2024): REDOKS JULI - DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v9i2.9089

Abstract

Shell and Tube Heat Exchanger merupakan salah satu peralatan penukar energi panas yang tidak dapat dilepaskan penggunaannya dalam menunjang proses produksi di industri. Perpindahan  panas pada alat penukar panas tipe shell and tube dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah penggunaan baffle. Mengoptimalkan proses perpindahan panas pada heat exchanger, baffle juga berfungsi sebagai penyangga tube yang ada di dalam shell. Perpindahan  panas  yang optimal sangat  diharapkan  dalam proses pertukaran panas pada peralatan heat exchanger. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh baffle cut terhadap koefisien perpindahan panas dan penurunan tekanan pada heat exchanger. Hasil percobaan yang dilakukan didapatkan bahwa baffle cut pada baffle di shell heat exchanger mempengaruhi nilai koefisien perpindahan panas menyeluruh dan penurunan tekanan pada heat exchanger, untuk baffle cut 3 cm (17,5%) merupakan baffle cut  yang optimum digunakan karena nilai rerata koefisien perpindahan panas menyeluruh yang tinggi jika dibandingkan dengan kedua variasi baffle cut  lainnya sebesar 30,8926 BTU/hr.ft2.F dengan pressure drop di sisi shell dan tube yang masih jauh berada dibawah ambang batas yaitu 0,8969 x 10-3 psi dan 0,1352 x 10-3 psi. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa semakin kecil nilai pressure drop maka semakin besar nilai koefisien perpindahan panas menyeluruh pada heat exchanger, nilai pressure drop jauh berada dibawah ambang batas <10 psi sehingga heat exchanger beroperasi dengan baik, potongan 17,5% merupakan baffle cut yang optimum digunakan karena memiliki nilai koefisien perpindahan panas menyeluruh yang paling tinggi dengan pressure drop yang masih jauh berada dibawah ambang batas.   Kata kunci : Baffle cut, Shell and Tube Heat Exchanger, Perpindahan Panas Menyeluruh, Pressure Drop.    
UJI KINERJA PROTOTYPE KOMPOR OLI BEKAS DITINJAU DARI KOMPOSISI OLI TERHADAP LAJU ALIR BAHAN BAKAR Febriana, Ida; Yuka Fari Saputra; Najib Nursal Alfarabi; Erlinawati; Yunanto, Isnandar
Jurnal Redoks Vol. 9 No. 1 (2024): REDOKS JANUARI - JUNI
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v9i1.13143

Abstract

Oli merupakan salah satu limbah b3 (bahan berbahaya dan racun) dimana oli ini dapat mencemari lingkungan, termasuk mencemari air dan tanah. Oleh karena itu, limbah oli harus dikurangi dengan mengunakannya sebagai bahan bakar pembakaran. Dengan mencampurkan solar dengan oli akan membuat suhu pembakaran yang cukup tinggi. Pada penelitian ini didapatkan kondisi paling optimum yaitu pada campuran oli 50% :50% solar dengan mengoptimalkan pembakaran menggunakan laju alir udara 5,4-5,6 m/s agar dapat mengurangi terjadinya pembakaran tidak sempurna sehingga tidak dihasilkan asap yang pekat. Pada campuran oli 50% : 50% solar ini juga dihasilkan laju alir bahan bakar 1,8L/jam dan Air Fuel Ratio 24,69 dengan suhu pembakaran 530-550 °C yang memiliki nilai kalor 10772,149 cal/gram sehingga dapat disimpulkan Sampel ini merupakan Sampel paling optimum karena menggunakan oli 50% dari volume Sampel yang membuat pembakaran menjadi lebih ekonomis dimana oli memiliki nilai yang lebih ekonomis dan mudah diperoleh dibandingkan bahan bakar cair lain.
Analisa pH, BOD5, Temperatur, Residu Tersuspensi Dan Amonia Bebas Pada Limbah Cair Rumah Sakit ‘X’ Setiorini, Indah Agus; Indah Pratiwi
Jurnal Redoks Vol. 9 No. 1 (2024): REDOKS JANUARI - JUNI
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v9i1.13450

Abstract

Limbah cair Rumah Sakit ‘X’ masih belum memenuhi syarat minimum standar layak untuk di buang ke lingkungan. Dengan demikian peneliti melakukan penelitian dengan mengolah limbah cair rumah sakit supaya memenuhi syarat kesehatan lingkungan atau minimal mengurangi kandungan senyawa yang tidak diinginkan. Pengolahan limbah cair ini dilakukan dengan metode Proses Koagulasi menggunakan Koagulan Alumuniun Sulfat ((Al2(SO4)3) / Tawas 1750 ppm dan Proses Fenton (Advanced Oxidation Processing) menggunakan katalis FeSO4.7H2O 3 mmol/L dan H2O2 90 mmol/L. Dari hasil analisa menunjukkan bahwa metode Koagulasi dan Fenton (Advanced Oxidation Processing) efektif untuk menurunkan kadar pH, BOD5, Temperatur, Residu Tersuspensi dan Amonia bebas. Setelah melalui dua proses tersebut terjadi penurunan persentase pH sebesar 35 % w /v (pH 10,3 menjadi 6,5), BOD5 95% w/v (543 mg/L diturunkan hingga 28 mg/L), Temperatur 6,4 % w/v (31oC dapat diturunkan menjadi 29oC), Residu Tersuspensi 74,4 % w/v (90 mg/L dapat diturunkan menjadi 23 mg/L) dan penurunan Amonia bebas 84,4 % w/v (bebas 0,32 mg/L menjadi 0,05 mg/L) dimana berdasarkan data tersebut semua nilai memenuhi standar baku mutu maksimum yang diizinkan.