cover
Contact Name
Julia Pertiwi
Contact Email
jmiakrecmed@gmail.com
Phone
+6282310902010
Journal Mail Official
jmiakrecmed@gmail.com
Editorial Address
“Program Studi Rekam Medis & Informasi Kesehatan” Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Veteran Bangun Nusantara Jl. Letjend. Sujono Humardani No. 01, Jombor, Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Surakarta - Jawa Tengah 57521. Telp (0271) 593156, Fax (0271) 591065,
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan
ISSN : 26216612     EISSN : 26226944     DOI : https://doi.org/10.32585/jmiak.v1i1.119
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan (JMIAK), diterbitkan oleh Program Studi Perekam Medis & Informasi Kesehatan UNIVET. Terbit 2 kali dalam 1 tahun, yaitu pada bulan Juni dan November. Berisi naskah ilmiah berupa hasil penelitian, studi literatur/ artikel review, editorial dan makalah ilmiah/ paperdi bidang Ilmu Rekam Medis, Manajemen Informasi Kesehatan dan Administrasi/ Kebijakan di Bidang Kesehatan.
Articles 274 Documents
TINJAUAN ANALISIS KUANTITATIF KELENGKAPAN REKAM MEDIS KASUS SECTIO CAESAREA Sanjaya, I Made Manu; Devhy, Ni Luh Putu; Adiputra, I Made Sudarma
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2023): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v6i1.3705

Abstract

Kelengkapan rekam medis memiliki peranan penting di rumah sakit, jika rekam medis tidak lengkap maka informasi yang dihasilkan tidak lengkap juga, sehingga akan mengakibatkan terhambatnya proses klaim asuransi yang diajukan dan terhambatnya proses tertib administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelengkapan pengisian rekam medis pasien rawat inap kasus sectio caesarea di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya Kota Denpasar berdasarkan analisis kuantiatif rekam medis. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan jumlah sampel 35 rekam medis menggunakan Simple Random Sampling. Hasil dari penelitian menunjukkan kelengkapan pengisian rekam medis pasien rawat inap kasus sectio caesarea di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Kota yaitu pada identifikasi diperoleh hasil kelengkapan terendah pada item tanggal lahir/umur sebesar 34 (99,1%). Pada item review pelaporan penting diperoleh persentase kelengkapan terendah terdapat pada item general consent 24 (68,6%) rekam mdis. Pada item autentifikasi diperoleh persentase kelengkapan n terendah pada item tanda tangan dokter 23 (65,7%) rekam medis. Pada item pendokumentasian yang benar diperoleh jumlah terendah kelengkapan pada item pencatatan yang jelas sebesar 25 (71,4%). Dapat disimpulkan bahwa kelengkapan pengisian rekam medis di RSUD Wangaya Kota Denpasar belum mencapai 100%, disarankan untuk melakukan Concurrent Analysis secara berkala untuk menggambarkan kelengkapan rekam medis berdasarkan komponen analisis kuantitatif rekam medis.
Analisis Kepuasaan Pasien BPJS( Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Terhadap Pelayanan Kesehatan Di Instalasi Rawat Inap RSU Bina Sehat Meliya, Meliya Sonia; Ida, Ida Jalilah Fitria
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2023): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v6i1.3879

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan Rawat Inap di RSU Bina Sehat yang menggunakan BPJS Kesehatan, dengan berfokus pada dimensi bukti fisik, daya tanggap, kehandalan, perhatian, dan jaminan. Kepuasan pasien diartikan sebagai tingkat kepuasan yang dirasakan seseorang setelah membandingkan penampilan atau hasil pelayanan yang dirasakan dengan harapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk mengamati, menganalisis, dan menggambarkan fenomena tertentu secara mendalam. Peneliti memberikan gambaran mengenai kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan oleh RSU Bina Sehat. Dalam analisis pengalaman manusia, peneliti menggunakan deskripsi dari informan lainnya, seperti rekaman suara, catatan, dan foto di lapangan. Sebanyak 15 informan digunakan dalam penelitian ini, dan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka terkait kepuasan pasien guna memperkuat data yang ada.Data dikumpulkan dari staf bagian caremix dan pasien rawat inap yang menggunakan BPJS Kesehatan. Teknik analisis data yang digunakan mengikuti model Miles and Huberman, di mana pengumpulan data dilakukan dalam periode tertentu.Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa secara keseluruhan, pelayanan di RSU Bina Sehat telah berjalan dengan baik. Kepuasan pasien dinilai mencapai 80%, di mana mayoritas pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Namun, masih ada kebutuhan untuk meningkatkan fasilitas dan melakukan evaluasi guna memberikan pelayanan yang sesuai dengan harapan pasien. Dengan demikian, semakin baik kualitas pelayanan yang diberikan, maka semakin tinggi tingkat kepuasan yang dirasakan oleh pasien.Keyword: Kepuasan pasien, kualitas pelayanan, RSU Bina Sehat
EVALUASI RANCANGAN APLIKASI HOMECARE UNTUK LAYANAN IBU DAN ANAK BERBASIS MOBILE Wikansari, Nurvita; Miharti, Rawi
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2023): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v6i1.3963

Abstract

Telah banyak beredar aplikasi kesehatan untuk postnatal care di pasaran, namun yang spesifik menyediakan dan memfasilitasi layanan homecare masih sangat jarang. Dibutuhkan sebuah desain aplikasi layanan homecare ibu dan anak berbasis mobile untuk dapat dikembangkan lebih lanjut dan diimplementasikan di Indonesia. Desain aplikasi sudah yang dirancang, membutuhkan evaluasi dari beberapa calon pengguna yang nantinya menjadi masukan untuk memperbaiki rancangan aplikasi homecare ibu dan anak berbasis mobile tersebut.Paper ini bertujuan mengevaluasi rancangan mobile app homecare ibu dan anak. Evaluasi dilakukan dengan menyebar kuesioner dan rancangan aplikasinya dibuat menggunakan figma dan disampaikan ke responden dalam bentuk video walktrough kemudian setiap responden diminta memberikan masukan. Rancangan aplikasi terdiri dari beranda, profil, layanan homecare, layanan imunisasi, layanan kontrasepsi, layanan menyusui, tips MPASI, konsultasi kesehatan ibu dan anak, dan perlengkapan kebutuhan ibu dan anak. Hasil evaluasi menunjukan bahwa mayoritas responden puas dengan desain yang yang sudah dibuat, seperti informasi yang tersedia di aplikasi, desain yang menaraik, teks yang digunakan jelas, dan warna pink yang disukai wanita. Namun, ada sedikit masukan dari pengguna untuk membuat desain menjadi lebih sederhana.
Analisis Kepuasan Tenaga kesehatan Dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Kesehatan Di Rumah Sakit Al Islam perdana, bintang
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2023): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v6i1.3969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja tenaga kesehatan terhadap peningkatan kinerja tenaga kesehatan di Rumah Sakit Al Islam. Metode yang digunakan adalah metode penelitian mixed metede dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 75 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan menyebarkan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data reduksi data display data dan penarakian kesimpulan untuk menjelaskan mengenai hubungan dan pengaruh antar variabel independen dan dependen. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh kepuasan kerja tenaga kesehatan terhadap peningkatan kinerja tenaga kesehatan memiliki hasil yang positif berdasarkan hasil olah data yang menunjukan nilai yang terkategori tinggi
Analisis Pelayanan Medis Terhadap Pasien Rawat Jalan Dengan BPJS Di RSUD Oto Iskandar Di Nata Fadlian Rahman, Muhammad Angqy
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2023): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v6i1.3982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelayanan medis terhadap pasien rawat jalan dengan BPJS di RSUD Oto Iskandar Di Nata. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Mixed Method yakni penggabungan antara Kualitatif deskriptif. Responden pada penelitian ini berjumlah 30 orang pasien rawat jalan peserta BPJS, yang diambil secara accidental (kebetulan). Teknik pengumpulan data ada dua yaitu data primer dan data sekunder, data primer dilakukan dengan cara Kuesioner, Wawancara, dan Observasi. Teknik Pengumpulan Data Sekunder, yaitu Dokumentasi, Studi Kepustakaan, Teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian pelayanan medis pasien rawat jalan dengan BPJS di RSUD Oto Iskandar Di Nata diklasifikasi jawabanya dimana mendapat hasil Jumlah dari hasil 10 jawaban SETUJU adalah: 10 Pertanyaan = 92,87%. Dapat dismpulkan bahwa pelayanan pada RSUD Oto Iskandar Di Nata adalah cukup baik.
SISTEM ERGONOMI DI UNIT KERJA REKAM MEDIS RS. X SURAKARTA Pertiwi, Julia
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2023): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v6i1.4108

Abstract

Ergonomi merupakan kajian interaksi antara manusia dan mesin. Tujuan penelitian ini mencapai system kerja yang produktif dan kualitas yang terbaik tanpa mengabaikan kesehatan dan keselamatan kerja. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif pada salah satu rumah sakit swasta di Kota Surakarta. Subjek penelitian melitputi petugas rekam medis dan ruang pelayanan rekam medis. Penelitian dilakukan pada bulan Juni–Septebmer 2021. Alur kerja rekam medis di RS. X dibagi menjadi pelayanan rekam medis pasien baru dan lama. Hasil pengamatan di area unit kerja rekam medis sudah memadai. Dari 9 faktor terdapat 4 faktor saja yang memenuhi standar. Faktor manusia belum memenuhi kriteria. Antropometri belum memenuhi, sikap tubuh dalam bekerja memenuhi, manusia dan mesin memenuhi, pengorganisasian kerja tidak memenuhi, pengendalian lingkungan kerja belum memenuhi, kelelahan kerja tidak memenuhi, CTD sudah memenuhi, kesegaran jasmani dan musik sudah terpenuhi. Kata kunci: ergonomi, rekam medis, rumah sakit
Kelengkapan Pengisian Surat Keterangan Kematian Pasien Rawat Inap Rumah Sakit X Yuliana Pratiwi; Andi Suhenda; Fery Fadly; Ayu Rahayu Lestari
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2025): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v8i2.7217

Abstract

Incorrect completion of death certificates can hinder the identification of causes of death and affect the accuracy of mortality data. This study aims to evaluate the completeness of death certificates for inpatients at Hospital X in 2023. The study used a quantitative approach with descriptive methods and total sampling techniques. The study population consisted of all SKKs for inpatients in 2023. Data were collected through a process of collecting, editing, tabulating, and presenting. The results showed that the highest completeness was found in the items of the name of the person filling out the form and the day/date of death at 100%, while the lowest completeness was found in the items of occupation at 42% and gender at 75%. This incompleteness was due to the low awareness of doctors in filling out the SKK. In conclusion, although some items were completely filled out, several items were found to be incomplete and needed improvement. Hospitals are advised to create and consistently implement quantitative analysis SOPs and increase the awareness of medical personnel regarding the importance of completing the SKK to support the accuracy of death reporting and health policy decision-making Pengisian Surat Keterangan Kematian (SKK) yang tidak sesuai standar dapat menghambat identifikasi penyebab kematian dan berdampak pada ketepatan data mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelengkapan pengisian SKK pasien rawat inap di Rumah Sakit X tahun 2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan teknik total sampling. Populasi penelitian adalah seluruh SKK pasien rawat inap tahun 2023. Data dikumpulkan melalui proses collecting, editing, tabulating, dan penyajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelengkapan tertinggi terdapat pada item nama pengisi serta hari/tanggal meninggal sebesar 100%, sementara kelengkapan terendah ditemukan pada item pekerjaan 42% dan jenis kelamin 75%. Ketidak lengkapan ini disebabkan oleh rendahnya kesadaran dokter dalam pengisian SKK. Kesimpulannya, meskipun terdapat item yang telah terisi lengkap, masih ditemukan beberapa item yang kurang lengkap sehingga perlu perbaikan. Rumah sakit disarankan untuk membuat dan menerapkan SOP analisis kuantitatif secara konsisten serta meningkatkan kesadaran petugas medis terhadap pentingnya kelengkapan pengisian SKK guna mendukung akurasi pelaporan kematian dan pengambilan keputusan kebijakan kesehatan
Analisis Pelaksanaan Alih Media Rekam Medis Manual ke Elektronik di Pelayanan Rawat Inap RS Bhakti Mulia Mawardi, Arilla Nugrahi; Sonia, Dina Sonia; Widjaja, Lily Widjaja; Rumana, Nanda Aula Rumana
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2025): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v8i2.7525

Abstract

The transition from manual medical records to electronic medical records (EMR) is a strategic policy of the Indonesian Ministry of Health through Ministerial Regulation No. 24 of 2022, which requires all healthcare facilities to implement digital recording. This study aims to investigate the implementation of the transition from physical documents to an electronic system in the inpatient unit at Bhakti Mulia Hospital. The research method used is qualitative descriptive, with data collection techniques including observation and interviews with six informants from the medical records unit. The research findings indicate that the hospital has established Standard Operating Procedures (SOPs) for the transition to electronic medical records, as well as retention policies for inactive documents, in accordance with national regulations. The transition process has been ongoing since 2022, supported by infrastructure such as scanners, computers, and the SIMRS application. Supporting factors are evaluated using the 5M management approach (People, Budget, Methods, Equipment, and Materials). As a result, implementation has not been optimal due to limitations in human resources, technical constraints with equipment, communication challenges, and human errors in the completeness of medical record documentation. It is recommended to increase the number and quality of human resources according to qualifications, provide further training, conduct regular system evaluations, and align communication between units. Therefore, support from management and regular evaluations are needed to ensure that the media transfer process can run optimally.
Pengembangan Sistem Pendaftaran Online Terintegrasi Mesin Antrian Menggunakan Model Waterfall di Laboratorium Rekam Medis Poltekkes Kemenkes Semarang Darmawan, Mochammad Arief; Siti Masroch
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2025): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v8i2.7534

Abstract

Penelitian ini mengembangkan dan mengimplementasikan sistem pendaftaran online yang terintegrasi dengan printer antrian POS untuk meningkatkan efisiensi pelayanan laboratorium di Laboratorium Rekam Medis Poltekkes Kemenkes Semarang. Sistem dikembangkan menggunakan model Waterfall melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan evaluasi pengguna. Hasil evaluasi performa menunjukkan penurunan rata-rata waktu pendaftaran dari lebih dari 10 menit (600 detik) pada proses manual menjadi kurang dari 5 menit (300 detik) dengan sistem online, atau peningkatan efisiensi sebesar 50%. Tingkat keberhasilan pencetakan nomor antrian otomatis mencapai 95%, dengan rata-rata waktu respons sistem 258s. Simulasi yang melibatkan 20 mahasiswa menunjukkan peningkatan keteraturan layanan dan proses pendaftaran yang lebih cepat. Temuan ini menunjukkan bahwa model Waterfall efektif digunakan dalam pengembangan sistem informasi kesehatan yang andal dan mendukung transformasi digital di institusi pendidikan kesehatan.
Gambaran Pending Klaim di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Tipe C Pertiwi, Julia; Rika Andriani; Iik Sartika
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2025): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus dijamin aksesibilitas dan kualitasnya, termasuk pelayanan rawat inap di rumah sakit. Dalam konteks sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), rumah sakit, khususnya Rumah Sakit Tipe C yang melayani sebagian besar rujukan tingkat pertama, memiliki peran vital dalam menyediakan pelayanan kesehatan yang komprehensif. Implikasi dari sistem JKN adalah perlunya mekanisme pembiayaan yang terstruktur, dimana klaim biaya pelayanan diajukan rumah sakit kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Keberlanjutan operasional dan kualitas pelayanan rumah sakit sangat bergantung pada kelancaran proses klaim ini.