JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Articles
2,820 Documents
PENGARUH KOMPETENSI GURU DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI SMK NEGERI 14 MEDAN
Belqis Cecillia Tyara Wahyu;
Bachruddin Saleh Luterlean
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (399.579 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v9i1.2323
In this globalization era teachers are required to be able to provide maximum contribution and goodperformances to achieve a goal. one of the factors that influence teacher’s performance is the competence of theteacher concerned both related to the teaching strategy, competencies, social and personal competencies as wellas competencies related to the profession being carried out. teacher performance is also determined by the highor low level of work discipline, those the school which in the teaching and learning process, growth discipline,will function as a form of individual values and norms, self control, attitude, and responsibilities for the teacherconcerned. The purpose of this study was to determine and analyze the Effect of Teacher’s Competence andWork Discipline on Teacher’s Performance.This research uses quantitative methods which are descriptive and causal research types. Samplingusing nonprobability sampling method type cluster sampling, the number of respondents was 69 people. Dataanalysis techniques used descriptive analysis and multiple linear regression analysis. The results of the study arebased on descriptive analysis of teacher’s competence, work discipline and teacher’s performance in eithercategory. The results of teacher’s competence multiple linear regression analysis and work disciplinesimultaneously have a significant effect on teacher’s performance. The magnitude of the influence of teacher’scompetence and work discipline store simultaneously affect teacher’s performance by 68,3%, the remaining31,7% is influenced by other variables not examined in this study. Partially teacher’s competence and workdiscipline have a significant effect on teacher’s pe
Bahasa Inggris
Zahratul Idami;
Rena Juliana;
Fitri Yustika
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (497.487 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v9i1.2325
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan efektivitas penggunaan annotation strategy dalam pengajaran membaca. Pada penelitian ini, teks deskriptif menjadi salah satu variable yang ingin dilihat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen. Terdapat dua kelas yang menjadi sampel dalam penelitian yang dilakukan di MAN Terpadu Langsa ini, yaitu kelas eksperimen dan kelas control yang masing-masing terdiri dari 20 siswa. Untuk memperoleh data, pre-test dan post-test diberikan kepada siswa di kedua kelas tersebut. Terdapat perbedaan yang signifikan yang ditunjukkan dari hasil tes siswa pada kelas eksperimental yang diajarkan dengan menggunakan annotation strategy dengan kelas kontrol yang tidak diajarkan dengan menggunakan strategi tersebut. Nilai rata-rata siswa di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan nilai siswa di kelas kontrol. Hasil post-test menunjukkan nilai rata-rata yang diperoleh oleh siswa di kelas eksperimen adalah 76, sementara di kelas control adalah 58. Dengan kata lain, uji hipotesis dengan menggunakan t-test menunjukkan bahwa t-value lebih besar daripada t-table. Nilai t-value adalah 13,09, sementara t-table = 5% dengan df 38 adalah 2.02 < 13.09 > 2.71. Hal ini menunjukkan hipotesis alternatif diterima. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa annotation strategy efektif digunakan untuk pengajaran membaca.
TANGGUNG JAWAB NOTARIS TERHADAP WAARMERKING AKTA DI BAWAH TANGAN YANG PEMBUATANNYA DIBANTU OLEH NOTARIS
Rafly Dzikry Abida;
Rizky Ramadhani Irham
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (486.894 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v9i1.2328
Kewenangan utama notaris adalah membuat akta otentik. Terdapat kewenangan lain dari notaris yaitu membukukan surat di bawah tangan dengan mendaftar dalam daftar buku khusus (waarmerking). Pasal 65 UUJN menyebutkan Notaris bertanggung jawab atas setiap akta yang dibuatnya. Dalam kasus waarmerking, notaris tidak bertanggung jawab terhadap isi akta di bawah tangan dan tanda tangan dari para pihak. Karena tanggung jawab akta otentik yang dibuatnya melekat pada diri notaris, notaris sering kali membantu membuatkan akta di bawah tangan untuk para pihak, kemudian akta di bawah tangan tersebut di waarmerking oleh notaris yang bersangkutan. Dalam hal notaris yang membantu membuatkan akta di bawah tangan sebelum di waarmerking terbukti memenuhi ketentuan Pasal 56 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata), notaris dapat dimintai pertanggungjawaban secara pidana dan perdata.
KERUGIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA (BUMN) SEBAGAI KERUGIAN KEUANGAN NEGARA
Antonia Jeanne Sugiharto
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (395.468 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v9i1.2329
Badan Usaha Milik Negara, atau yang lebih sering disebut dengan BUMN, merupakan sebuah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar dari modal yang dimiliki dikuasai oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. BUMN sendiri merupakan sebuah badan usaha, sehingga entitas bisnis tersebut berorientasi untuk memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya. Namun, hal yang kerap menjadi masalah adalah bahwa tidak seluruh badan usaha yang berdiri di Indonesia dapat dikatakan sebagai badan usaha yang sehat, hal ini disebabkan oleh pengelolaan yang kurang baik sehingga menimbulkan kerugian yang cukup signifikan. Dengan adanya negara sebagai pemilik modal mayoritas, sering muncul pertanyaan apakah kerugian dari BUMN dapat dikategorikan sebagai kerugian keuangan negara, yang berimplikasi pada dikualifikasikannya kelalaian pengurus BUMN itu sebagai tindak pidana korupsi. Isu pertanggung jawaban pidana atas kerugian BUMN selalu menjadi isu yang menghangat mengingat pentingnya peran BUMN sebagai penggerak ekonomi dan pembangunan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah kerugian yang dialami oleh BUMN dapat dikategorikan sebagai kerugian negara.
PIDANA MATI BAGI PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI: STUDI KASUS SUAP JPB
Roy Sutrisno Sidarta
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (399.22 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v9i1.2330
Tindak pidana korupsi telah sedemikian lama menjadi musuh bersama. Berbagai macam daya upaya telah dilakukan demi membasmi korupsi di Indonesia. Cara-cara yang dilakukan pun seperti dijelaskan dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sudah bukan cara-cara yang biasa lagi, mengingat meluas dan masifnya korupsi di Indonesia. Namun masih saja korupsi belum sepenuhnya hilang. Kasus terakhir yang menjadi pembahasan adalah tindak pidana suap yang diduga dilakukan oleh JPB selaku Menteri Sosial aktif saat itu. Perdebatan yang muncul adalah apakah tindak pidana yang diduga dilakukan JPB dapat dikenakan pidana mati, mengingat tindak pidana tersebut dilakukan di tengah bencana wabah covid-19. Undang- Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi memang mengenal pidana mati, tetapi penelitian ini berusaha mengidentifikasi bahwa terhadap tindak pidana yang diduga dilakukan JPB tidak dapat dikenakan pidana mati.
RANGKAP JABATAN KEPALA DAERAH SEBAGAI PEJABAT NEGARA LAINNYA DITINJAU BERDASARKAN UNDANG-UNDANG PEMERINTAHAN DAERAH DAN UNDANG-UNDANG KEMENTERIAN NEGARA
Jovita Amanda Suryanto;
Helda Kharista Amanda;
Hardiyanti Nurul Sakinah;
Rahajeng Maherdikka
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (522.084 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v9i1.2331
Bagi pejabat negara, baik kepala daerah, Menteri, atau pejabat-pejabat lainnya, kapabilitas dan profesionalitas merupakan suatu hal yang mutlak. Sebagai pelayan masyarakat, para pejabat dituntut untuk bisa adil, memberikan pengayoman, dan menghindarkan diri dari konflik kepentingan. Rangkap jabatan kepala daerah sebagai pejabat negara lainnya telah dilarang dalam Undang-Undang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Kementerian Negara, sehingga seharusnya para pejabat bisa memahami ketentuan tersebut dan menjaga aspek kepastian hukum atas norma tersebut. Rangkap jabatan hanya akan mempersulit posisi dan kondisi dari kepala daerah itu sendiri, dapat mereduksi profesionalitas dan memberikan ekses-ekses lain yang dapat berimbas pada terabaikannya kepentingan umum. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, yang akan mengelaborasi bagaimana relevansi rangkap jabatan dengan profesionalitas seorang pejabat publik. Penelitian ini juga menemukan masih adanya ketidakpastian dalam norma larangan rangkap jabatan bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah, sehingga seyogyanya dilakukan revisi atas norma dimaksud.
PENERAPAN KETENTUAN TINDAK PIDANA KORUPSI BERDASARKAN SEMA NOMOR 3 TAHUN 2018
Dena Murdiawati;
Lalu Parman;
Ufran .
Jurnal Education and Development Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (81.064 KB)
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Penerapan Tindak Pidana Korupsi berdasarkan SEMA Nomor 3 Tahun 2018 serta Implikasi Yuridis terhadap kepastian dan keadilan Hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Normatif yang dilakukan dengan meneliti bahan Pustaka dan peraturan-peraturan yang terkait dengan Penerapan Tindak Pidana Korupsi berdasarkan SEMA Nomor 3 Tahun 2018 serta Implikasi Yuridis SEMA Nomor 3 Tahun 2018 terhadap kepastian hukum dan keadilan. Pendekatan yang dilakukan adalah Pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Teori yang digunakan adalah teori Kepastian hukum, teori keadilan dan teori hierarki peraturan perundang-undangan Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Penerapan Tindak Pidana Korupsi pada pasal 2 dan pasal 3 berdasarkan SEMA Nomor 3 Tahun 2018 tidak digantungkan berdasarkan kualitas pribadi seseorang tetapi dilihat berdasarkan kerugian negara yang ditimbulkan apabila kerugian negara diatas Rp. 200.000.000 (dua ratus juta rupiah) maka akan dikenakan Pasal 2 dan jika kerugian keuangan negara dibawah Rp. 200.000.000 (dua ratus juta rupiah) akan dikenakan Pasal 3. Kemudian bagaimanakah Implikasi Yuridisi dari Sema Nomor 3 Tahun 2018 terhadap keadilan dan kepastian hukum.
PEMBATALAN MEREK ANTARA PT. NATURAL NUSANTARA DAN SUDIRMAN DKk (STUDI PUTUSAN MA NOMOR: 107/Pdt.Sus-HKI/2019)
Erika Puspitasari;
Muhammad Sood;
Lalu Wira Pria Suhartana
Jurnal Education and Development Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (79.753 KB)
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pertimbangan Dirjen HKI mengeluarkan merek Crystal X di kelas barang/jasa 3 milik Sudirman setelah dikeluarkannya merek Crystal X dikelas barang 10 milik PT. Natural Nusantara. Menggunakan metode penelitian hukum normatif. Pendekatan yang digunakan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian ini pertama pertimbangan Dirjen HKI mengeluarkan merek di kelas 3 yaitu segala syarat dan prosedur pendaftaran merek telah terpenuhi. Serta merek milik Sudirman berbeda kelas/jenis dengan merek Crystal X milik PT. Natural Nusantara. Kedua, landasan argumentasi (ratio decidendi) hakim yaitu Pasal 21 ayat (1), (2), dan (3), Pasal 76 ayat (1), serta Pasal 77 ayat (1) dan (2). Ketiga, implikasi dari putusan tersebut bagi Sudirman merek Crystal X di kelas 3 tidak boleh dipergunakan karena terbukti melakukan pendaftaran merek dengan itikad tidak baik, dan bagi PT. Natural Nusantara juga tetap tidak dapat menggunakan merek Crystal X di kelas 10, untuk produk sabun kelas 3, sebagaimana produk yang dipasarkan maka pilihannya adalah PT. Natural Nusantara harus mendaftarkan merek Crystal X di kelas 3 agar sesuai dengan produk yang dipasarkan atau mengganti produk yang dipasarkan selama ini (sabun) dengan barang/produk kelas 10.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PASIEN PENGGUNA JASA LAYANAN KESEHATAN ONLINE
Muhammad Hutomo;
Kurniawan .;
Lalu Wira Pria Suhartana
Jurnal Education and Development Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (110.998 KB)
Perkembangan layanan kesehatan berbasis digital di Tanah Air kini semakin marak. Hal ini menjadi kemajuan yang positif di bidang kesehatan karena akses yang lebih mudah bagi pasien terhadap informasi kesehatan. Konsultasi dokter melalui media online merupakan hal baru, penelitian ini menitikberatkan pada penyelenggaraan konsultasi dokter melalui media online di Indonesia dimana mereka tunduk dan wajib mematuhi UU IT, UU Kesehatan, UU Praktik Kedokteran dan undang-undang terkait lainnya dan peraturan. Dan juga terkait dengan perlindungan pasien dalam hal ini sebagai konsumen pelayanan kesehatan secara online dengan tidak mengabaikan perlindungan dari pelaku usaha yang juga memberikan pelayanan berdasarkan konsep kontrak terapeutik. Dan terkait kewajiban pemilik aplikasi dengan dokter rekanan bagi pasien yang dirugikan oleh pengguna jasa perlu diperhatikan. Dengan harapan bentuk pelayanan kesehatan online ini akan diberikan relevansi tersendiri dalam menjalankan praktek operasinya.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI METODESIMULASI PADA SISWA SEKOLAH DASAR
heriyanti .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (426.664 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v9i1.2336
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan informasi dan membahas tentang Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Pada Tema Indahnya Kebersamaan Melalui Metode Simulasi Kelas IV SD Negeri 159 / IX Suka Maju. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 159/IX Suka Maju Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini dilaksanakan semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020, dimulai pada bulan Juli 2019. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 159/IX Suka Maju yang berjumlah 24 orang. Prosedur penelitian terdiri dari dua siklus dengan masing-masing siklus dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri atas empat tahap penelitian yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik catatan lapangan, lembar observasi, tes tertulis, dan dokumen. Teknik analisis data menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Metode Simulasi dapat Meningkatkan Hasil Belajar Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Pada Tema Indahnya Kebersamaan Siswa Kelas IV SD Negeri 159/IX Suka yang dibuktikan dengan meningkatkan ketuntasan hasil belajar siswa mulai dari pra siklus, siklus I dan siklus II.