cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,820 Documents
UPAYA HUKUM PEMEGANG HAK MILIK ATAS TANAH SEBAGAI AKIBAT DICABUTNYA HAK-MILIK ATAS TANAH UNTUK KEPENTINGAN UMUM DAN GANTI RUGI YANG LAYAK Hemat Zagoto
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.472 KB)

Abstract

Pembangunan disegala bidang untuk kepentingan umum semakin hari semakin meningkat, seiring dengan itu maka kebutuhan tanah akan semakin meningkat. Kebutuhan akan tanah dalam rangka melaksanakan pembangunan itulah yang mendorong dilaksanakannya pengadaan tanah. Pelaksanaan pengadaan tanah dapat dilakukan melalui 2 (dua) cara, pertama secara sukarela dari pemilik hak atas tanah yang dilakukan secara musyawarah dengan cara pelepasan/penyerahan hak atas tanah, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2006. Kedua,secara paksa, melalui cara pencabutan hak atas tanah dan bendabenda diatasnya,sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1961 tentang pencabutan hak atas tanah. Berbicara mengenai pencabutan yang menjadi persoalan adalah pencabutan pasti dilakukan secara sepihak oleh pemerintah. Karena dilakukan secara sepihak tentunya kita harus memperhatikan upaya hukum apa yang dapat dilakukan oleh pemilik hak atas tanah yang terkena pencabutan secara sepihak. Upaya hukum yang dapat dilakukan oleh pemilik hak atas tanah, tidak ada yang lain selain melakukan upaya hukum yang telah digariskan oleh peraturan Undang-Undang. Secara yuridis menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1961 tentang Pencabutan Hak-Hak Atas Tanah dan Benda-Benda Yang Ada di Atasnya. Sebagaimana yang terantum dalam Pasal 8. Selama Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1961 dan Peraturan Pemerintah (PP )Nomor 39 Tahun 1973 belum dicabut, apabila terdapat keberatan terhadap isi Keputusan Presiden tentang penetapan ganti rugi dalam rangka pencabutan hak atas tanah dan benda yang ada diatasnya, berarti keberatan tersebut tetap diajukan kepada Pengadilan Tinggi yang daerah hukumnya meliputi tempat letak tanah dan bendabenda yang ada diatasnya, dan bukan pada Pengadilan Tata Usaha Negara.
PEMBANGUNAN PERTANIANDANSISTEM PERTANIAN ORGANIK: BAGAIMANA PROSES SERTA STRATEGI DEMI KETAHANAN PANGAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA Dadi Dadi
Jurnal Education and Development Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.667 KB)

Abstract

Keberhasilan pembangunan pertanian selama ini telah memberikan dukungan yang sangat tinggi terhadap pemenuhan kebutuhan dan ketahanan pangan rakyat Indonesia, namun perlu disadari bahwa dibalik keberhasilan tersebut terdapat beberapa kelemahan-kelemahan yang perlu diperbaiki secara mendalam, melalui penerapan sistem pertanian berkelanjutan yang berbasis pada pertanian organik, di harapkan masyarakat Indonesia mampu meningkatkan pendapatan ekonomi secara berkelanjutan, sistem pertanian berkelanjutan sendiri dapat di artikan sebagai salah satu proses yang memfokuskan pada pengembangan usaha tani yang bersifat holistik, ramah lingkungan, serta dapat di terima oleh masyarakat secara menyeluruh, selain itu terdapat beberapa model sistem usaha tani yang sering di temukan di Indonesia, salah satunya pembangunan pertanian organik. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif serta analisis triangulasi data, hasil penelitian menjelaskan bahwa konsep usaha tani melalui pertanian organik bertumpu pada produktivitas hewan dan juga tumbuhan selain itu prosesnya bergantung pada pemeliharaan sumber daya alam dalam jangka waktu yang panjang,pertanian organik sendiri merupakan suatu model yang di desain dan di kelola dengan sedemikian rupa, tujuannya berpusat pada pembatasan penggunaan pupuk anorganik serta mampu menyediakan hara bagi tanaman dan mampu memperbaiki kondisi lahan dan yang paling utama dapat menjaga keseimbangan ekosistem secara menyeluruh.
LEARNING ENGLISH THROUGH GOOGLE MEET, GOOGLE CLASSROOM, AND WHATSAPP GROUPS FOR AMA YOGYAKARTA STUDENTS Andhina Ika Sunardi
Jurnal Education and Development Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.843 KB)

Abstract

his study aims to: analyze the benefits of online learning media used in English II courses and solutions applied in online learning if there are obstacles, both weaknesses and strengths, in one of the online media used. The learning media used in online education in the English II course are Google Meet as a live streaming medium, Google Classroom as a web-based virtual classroom interaction medium, and WhatsApp groups to support intense interactions in chat-based online classes. The research method used is descriptive qualitative. It can be seen that the benefits of the three learning media can be examined in more detail, starting from the disadvantages to the advantages of each. This research was applied to 4 classes with the same subject, namely English II, taught to 2nd-semester students, Department of Management, Yogyakarta Administrative Management Academy. This data collection was done through direct observation and interviews with the students involved.
PANDEMI COVID-19 DAN KESEIMBANGAN BEBAN PENGASUHAN ANAK DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI ISLAM Aep Saepuloh
Jurnal Education and Development Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (864.468 KB)

Abstract

Pengasuhan anak di banyak budaya memberi gambaran peran gender yang paling timpang. Pengasuhan dianggap sebagai perpanjangan peran biologis perempuan yang telah hamil dan melahirkan. Sejak zaman Hunter-Gatherer pengasuhan anak menjadi tugas perempuan (ibu) karena dia telah hamil, melahirkan, dan menyusui. Tidak jarang tugas pengasuhan dan perawatan anak dilegitimasi oleh norma budaya, dimana kaum laki-laki "terlarang" memasukinya. Tugas merawat, membersihkan kotoran, memberi makan anak, taboo dilakukan oleh laki-laki (ayah) dan dianggap merendahkan martabat kelaki-lakian. Islam sejak awal menekankan bahwa sesungguhnya beban pengasuhan terletak dipundak kedua orang tua (fa abawaahu) bukan hanya dipundak ibu. Dengan menggunakan teori perubahan sosial, tulisan ini akan mengungkap bagaimana bentuk pergeseran relasi gender dalam pengasuhan anak itu terjadi. Terjadinya pandemik yang memaksa semua orang kembali ke rumah, telah memaksa peran pengasuhan kembali menjadi beban bersama ayah dan ibu.
PERANAN NOTARIS DALAM PENDIRIAN KOPERASI SEBAGAI BADAN HUKUM I Gede Angga Permana; Muhaimin .; Lalu Wira Pria Suhartana
Jurnal Education and Development Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.621 KB)

Abstract

Pembetukan Koperasi pada hakikatnya dimaksud untuk dapat melayani kebutuhan semua anggota pada tingkat terbaik, baik dalam kondisi ekonomi, sosial maupun kondisi politik yang beragam. Tujuan penelitian dalam penulisan ini yaitu, Untuk menganalisis bentuk pendirian akta koperasi. Untuk menganalisis peranan notaris dalam pendirian koperasi. Untuk menganalisis bentuk tanggung jawab para pihak yang terkait dalam pendirian koperasi sebagai badan hukum. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, Penelitian hukum normatif yang meneliti dan menelaah bahan pustaka, atau data sekunder, maka penelitian hukum normatif disebut juga penelitian hukum kepustakaan, penelitian hukum dogmatis. Hasil peneltiain dari tesis ini pertama, Bentuk akta pendirian koperasi dalam hal ini adalah akta otentik yaitu berupa akta notaris. kedua Peranan Notaris dalam membuat akta pendirian koperasi adalah sebagai pejabat umum yang mempunyai tugas pokok membuat akta otentik dalam bentuk akta notaris, sebagai bukti telah dilakukannya suatu perbuatan hukum tertentu dalam proses pendirian, Peran notaris tidak hanya terkait dengan pembuatan akta pendirian koperasi saja, namun juga dalam kegiatan-kegiatan koperasi yang lainnya. Notaris diharapkan dapat membantu memberikan nasihat atau penjelasan kepada pendiri koperasi untuk perkembangan koperasi kedepannya. Ketiga Notaris bertanggung jawab atas setiap akta yang dibuatnya dimana Notaris berhak bertanggung jawab apabila terjadi suatu permasalahan tentang akta yang telah dibuatnya.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN SALAH TANGKAP (ERROR IN PERSONA) Saparudin Efendi; Rodliyah .; Rina Khairani Pancaningrum
Jurnal Education and Development Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.541 KB)

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap korban salah tangkap (Error In Persona). Melalui penilitian Normatif, pendekatan yang digunakan pendekatan perundang-undangan, pendektan konsep dan pendekatan filosofis. Tehnik pengumpulan bahan hukum yakni mengumpulkan keseluruhan bahan hukum yang relevan dengan masalah yang diteliti melalui studi dokumen dengan tahapan inventarisasi, sistematisasi, singkronisasi dan harmonisasi berbagai bahan hukum yang terkait. Perlindungan yang diberikan korban salah tangkap dengan cara melindungi hak asasi yang dimiliki oleh tersangka, terdakwa, dan terpidana seperti: bantuan hukum, hak menghubungi dan mendapatkan kunjungan dokter pribadi, dan hak mendapatkan kunjungan keluarga menurut Undang-Undang 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban adalah orang yang mengalami penderitaan fisik, mental, dan/atau kerugian ekonomi yang diakibatkan oleh suatu tindak pidana. Bentuk perlindungan hukum yang diberikan oleh hukum Indonesia terhadap Korban Salah Tangkap (Error In Persona) dalam pasal 95 KUHAP mengetahui prosedur pengajuan batas waktu pengajuan tuntutan ganti kerugian terhadap korban salah tangkap (Error In Persona) berdasarkan PP Nomor 29 Tahun 2015
MISKONSEPSI SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL KELAS VIII DI DESA IDALA JAYA HILISIMAETANO TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Risniatman Dachi; Rohpinus Sarumaha
Jurnal Education and Development Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.697 KB)

Abstract

Miskonsepsi siswa dalam menyelesaikan masalah sering terjadi karena kesalahan konsep siswa dalam penyelesaian soal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui miskonsepsi siswa danmendeskripsikan miskonsepsi siswa.Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.Sumber informan yaitu: siswa kelas VIII di Desa Idala Jaya Hilisimaetano dengan jumlah 14 orang. Teknik analisis data yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Teknik pengumpulan data yaitu: tesdan wawancaratidak terstruktur. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperolehjenis-jenis miskonsepsi siswa dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel yaitu: 1) miskonsepsi siswa dalam memahami soal, membuat model matematika, menentukan metode penyelesaian soal, dan menentukan jawaban akhir. 2) Miskonsepsi siswa dalam menyelesaikan soal terlihat pada tabel 4.2. Dimana persentase miskonsepsi siswa yang paling tinggi terdapat pada memahami soal sebanyak 60% dan merencanakan penyelesaian soal sebanyak 17,14%. Sedangkan persentase terendah terdapat dalam menyelesaikan perencanaan dan penarikan kesimpulan, dengan persentase sebanyak 1,43%. Peneliti menyarankan agar kemampuan pemahaman konsep siswa lebih di utamakan dalam memahami permasalahan sistem persamaan linear dua variabel.
FAKTOR PENYEBAB PENGUNAAN KONTRASEPSI INTRA UTERIN DEVICE (IUD) PADA PASANGAN USIA SUBUR DI DESA GUNUNG HASAHATAN KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN BATUNADUA KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2020 Nur Aliyah Rangkuti; Elinda Tarigan
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.281 KB)

Abstract

Pengunaan Intra Uterin Device (IUD) pada pasangan usia subur masih menjadi perhatian utama dan menjadi masalah besar bagi kesehatan negara–negara di dunia termasuk negara berkembang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab penggunaan IUD pada pasangan usia subur di Desa Gunung Hasahatan Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan Tahun 2020. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 49 orang, dengan teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui data primer dengan memberikan kuesioner kepada responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan faktor penyebab umur (p= 0,036) , paritas (p= 0,046), pengetahuan (p= 0,019), dukungan suami (p= 0,040) dan status kepercayaan (p= 0,027) dengan penggunaan kontrasepsi IUD. Faktor penyebab peran petugas KB (p= 0,348) tidak berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi IUD. Kesimpulan diperoleh bahwa ada hubungan umur, paritas, pengetahuan, dukungan suami, status kesehatan dengan penggunaan kontrasepsi IUD. Peran petugas KB tidak berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi IUD. Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk lebih meningkatkan upaya promosi kesehatan terutama mengenai kontrasepsi IUD secara intensif melalui komunikasi langsung kepada masyarakat dengan melibatkan suami dan keluarga.
THE USE OF SOCIAL MEDIA AND LEARNING MEDIA TECHNOLOGY DURING PANDEMIC COVID-19 Misla Geubrina
Jurnal Education and Development Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.896 KB)

Abstract

After the emergence of the Covid-19 outbreak, the education system began to look for an innovation for the process of teaching and learning activities. Many educational institutions use social media and e-learning-based learning media technology to support this learning.This study aims to determine the use of social media and learning media technology during pandemic covid-19which has spread throughout the world, especially Indonesia. The social media and learning media technologiesare Google Classroom, Zoom, Google Hangout Meet, YouTube and WhatsApp platforms. The research used a qualitative approach by collecting data with literature study then the results show that social media and learning media technology has many roles and benefits in the world of education, especially during distance learning in the midst of the Covid-19 pandemic. It can be concluded that thesocial media and learning media technology that is widely used by teachers and students are WhatsApp Group, Google Classroom, Google Hangout Meet, Zoom and YouTube.The use of appropriate social media and learning media can affect the learning outcomes of students, starting from the psychomotor, effective, and cognitive aspects.
KONTESTASI DI BALIK DAMAI: KONFLIK ANTAR KELOMPOK EKONOMI DOMINAN DI KAWASAN GOR SATRIA PURWOKERTO Rivaldo Noval Putra Santosa; Agus Adriyanto
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.365 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i4.2605

Abstract

Dinamika yang terjadi di Kawasan GOR Satria Purwokerto menciptakan permasalahan yang begitu kompleks khususnya terkait persaingan antar kelompok ekonomi dominan dan terbatasnya masyarakat lokal dalam mengakses ruang ekonomi publik. Akibat dari dominasi kegiatan perekonomian oleh kelompok ekonomi dominan tersebut malah berimbas pada terpinggirkannya kepentingan masyarakat lokal dalam memenuhi kebutuhan ekonomi hidupnya. Adapun metodedan pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan studi literatur. Kemudian, untuk menganalisis persoalan yang ada di dalam penelitian ini, kami menggunakan beberapa teori yakni teori pohon konflik, teori privatisasi ekonomi, teori kontestasi, dan teori negosiasi. Setelah dilakukan analisis, hasil penelitian ini menemukan bahwa dinamika pasang surut antar kelompok dominan ekonomi berangkat dari klaim ruang ekonomi publik, maka timbul gerakan tersendiri melalui jalur non-institusional dalam upaya melindungi kepentingan masing-masing pihak, dan ketika hal tersebut terjadi, maka entitas yang berbeda dari setiap aktor saling berbenturan.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue