cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,820 Documents
PROSES BERPIKIR ALJABAR SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA Mifta Ismayanti; Masriyah Masriyah; Siti Khabibah
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.038 KB)

Abstract

Aljabar merupakan materi yang penting dalam pelajaran matematika maupun kehidupan sehari-hari. Penelitian tentang pengajaran dan pembelajaran aljabar dengan jelas menunjukkan perlu mempelajari perkembangan berpikir aljabar siswa dari waktu ke waktu, Berpikir aljabar adalah aktivitas mental untuk beroperasi pada pembentukan generalisasi dari pengetahuan dengan bilangan dan komputasi, memformalkan beragam gagasan dengan memakai sistem simbol yang bermakna dan mengeksplorasi konsep pola suatu fungsi seolah-olah sebagai kuantitas yang diketahui. A large number of researchers investigated the nature of algebraic thinking. Many of them focused on what individuals do and in what way their abilities for generalizing and using symbols develop”. Proses penyelesaian masalah tidak selalu berjalan lancer sesuai keinginan.Siswa merasa kesulitan dalam menyelesaikan masalah terlalu sering, khususnya masalah matematika.Keadaan ini disebabkan perbedaan kemampuan dan daya juang menyelesaikan masalah yang dimiliki masing-masing individu. Tiap individutersebut akan bertanya apakah ia akan menyerah atau menaklukkan kesulitan tersebut atau terus berjuang untuk mengatasi kesulitan tersebut. Setiap siswa memiliki kemampuan dalam mengatasi kesulitan yang berbeda-beda. Keadaan ini memberikan akibat yang berbeda ketika siswa menyelesaikan masalah matematika khususnya pada siswa sekolah menengah pertama. Dalam memecahkan masalah matematika, proses berpikir aljabar sangat penting untuk diketahui bagi pendidik agar dapat mengelola belajar dengan baik demi keberhasilan siswa, sehingga perlu dicari berpikir Aljabar siswa SMP ketika menyelesaikan masalah matematika.
REPRESENTASI SEKSIME DALAM KOLOM KOMENTAR NETIZEN PADA BUDAYA POPULER KONTEN TIKTOK HASTAG #WANITAKUAT (KAJIAN WACANA KRITIS SARA MILLS) Rizka Aprilia Prastika Sari; Tengsoe Tjahjono; Ririe Rengganis
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.746 KB)

Abstract

Fenomena Budaya Populer TikTok sekarang dengan antusias digunakan sebagai alat untuk pembaruan dan kreativitas pengguna. Konten TikTok sebagai platform komunikasi yang sangat luas telah terbukti menjadi pedang bermata dua bagi pengguna.Selain sebagai sumber informasi dan sarana pemenuhan diri, ada juga TikTok yang menimbulkan bahaya besar bagi kehidupan sosial, seperti perlakuan seksisme. TikTok merupakan media sosial yang mengangkat isu seksisme terhadap perempuan dan ditunjukkan dengan komentar netizen pada konten dari kreator TikTok. Penelitian ini menetapkan metode kualitatif berdasarkan desain analisis wacana kritis Sara Mills. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan seksisme terkait dengan subjek-objek dan posisi penulis-pembaca dalam sebuah bagiankomentar netizen pada akun konten TikTok kreator. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa perempuan kurang unggul dari laki-laki, dianggap makhluk yang rapuh, destinasi seksual, dan perempuan dipaksa menikah, ditekan untuk memiliki anak, dan tidak mampu bekerja.
RELASI AKTIVITAS FISIK, KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KARAKTER PESERTA DIDIK: ANALISIS MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL Scetsa Ayu Ningrum; Ali Maksum; Anung Priambodo
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.672 KB)

Abstract

Pendidikan olahraga di sekolah, selain untuk mencapai tujuan yang bersifat fisikal seperti kebugaran dan keterampilan gerak, juga untuk tujuan yang bersifat nonfisik seperti membentuk kemampuan berpikir kritis dan berkarakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi aktivitas fisik terhadap kemampuan berpikir kritis dan karakter integritas peserta didik. Subyek penelitian ini adalah 285 siswa di SMP Negeri 47 Surabaya yang terdiri dari 106 siswa laki-laki dan 179 siswa perempuan. Data dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan tes dan kuesioner yang disebarkan melalui google form. Untuk mengukur aktivitas fisik peserta didik usia remaja menggunakan PAQ-A (Physical Activity Questionnaire for Adolescent) dan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan karakter integritas menggunakan tes obyektif. Data dianalisis dengan SEM (Structural Equation Modeling) dengan menggunakan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik berpengaruh negatif terhadap kemampuan berpikir kritis dengan t-statistik 2,410 lebih besar dari nilai t-tabel 1,282 dengan signifikansi 5%. Selain itu variabel aktivitas fisik juga diketahui tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel karakter integritas dengan t-statisik 1,065 lebih kecil dari nilai t-tabel 1,282 dengan signifikansi 5%. Selanjutnya variabel kemampuan berpikir kritis memiliki pengaruh signifikan terhadap karakter integritas dengan t-statistik 6,560 lebih besar dibandingkan nilai t-tabel 1,282 dengan signifikansi 5%.
MAKNA CHENGYU 成语:KAJIAN PRAGMASEMANTIK, Teddy Kusworo; Kisyani Laksono; Maria Mintowati
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.139 KB)

Abstract

Chéngyǔ成语merupakan idiom dalam bahasa Mandarin, telah ada sejak ribuan tahun dalam sejarah bangsa Tiongkok. Sebagai ungkapan beku, mempunyai makna kias yang holistik dan mendalam. Tujuanpenelitian ini adalah mendeskripsikan maknakonotatifchéngyǔdantindak tuturan ilokusi.Penelitian ini menggunakan metodedeskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data baca dan catat. Sumber data diperoleh dari buku, 100 CommonChineseIdioms and Set Phrases, berupa teks ceritaterbentuknyachéngyǔ.Penelitian iniberfokus pada teks sejarah dan dianalisis dengan teori Dell Hymes.Hasil penelitian pada 30 chéngyǔteks sejarahmemiliki makna konotasi yang mengandung nilai rasa positif maupun negatif. Dalampenelitian iniditemukanmakna konotasi positif dan negatif makna konotasi dengan jumlah hampir samabanyaknya, yaitu 14 konotasi positif, 15 konotasi negatif, 1 konotasi netral.Makna dan maksud dalam chéngyǔ saling berkaitan,maksud tuturanberfungsi sebagai nasihat, pujian, sindiran, dan diplomasi. Tindak tutur ilokusiyang ditemukan beragamtuturanyang dapat menumbuhkan pengaruh sesuai teori Searle, yaitu 12 asertif, 5 direktif, 8 ekspresif, 4 komisif, dan 1 deklarasi.Dalam penelitian ini, tindak tutur ilokusi asertif merupakan terbanyak, hal ini sejalan dengan teks sejarah yang terikat oleh kebenaran dari proposisi yang diungkapkan baik kebenaran positif maupun negatif.
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN PADA MAHASISWA UNIVERSITAS TANJUNGPURA (Studi Penyusunan Program Layanan Bimbingan dan Konseling Mahasiswa Universitas Tanjungpura) Indri Astuti; Luhur Wicaksono; Sri Maryuni; Amallia Putri
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.021 KB)

Abstract

Tujuan penelitain ini mengidentifikasi permasalahan mahasiswa Universitas Tanjungpura sebagai informasi awal dalam pengembangan program-program kegiatan pada Pusat Layanan Bimbingan dan Konseling (PLBK). Bentuk penelitian deskriptif kuantitatif untuk mengetahui masalah mahasiswa secara aktual. Instrumen penelitian ini menggunakan Inventori Ungkap Masalah Mahasiswa (IUMM). Aspek-aspek yang diidentifikasi meliputi: Komponen Internal (KI), dan Komponen Eksternal (KE). Sumber data mahasiswa sejumalh 100 orang dari 9 fakultas dilingkungan Universitas Tanjungpura. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan masalah mahasiswa kategori rendah. Temuan ini mengisyaratkan mahasiswa dapat mengenali dan mengendalikan masalah akademik dan non akademik yang dialaminya. Untuk itu gambaran permasalahan mahasiswa dapat digunakan sebagai analisis kebutuhan untuk menyusun program pusat layanan bimbingan dan konseling Universitas Tanjungpura.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN CALISTUNG BERBANTUAN ANDROID UNTUK ANAK USIA DINI Ina Rosmalita; Indri Astuti; Marmawi R
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.072 KB)

Abstract

The purpose of this study was to develop a calistung learning application for early childhood 5-6 years. The research method used is research and development (R&D). This research model uses the ADDIE development model. The results of the development of learning media in the form of an android application with APK format. Based on the results of material expert validation, it reached an average of 4.45 with the criteria of "Very Good". The results of the assessment from media experts reached an average of 4.54 with the criteria of "Very Good". The results of the assessment from media experts reached an average of 4.66 with the criteria of "Very Good". the results of the practicality test of the teacher's response were obtained an average of 4.53 or 90.5%, and the results of the student response questionnaire in the small group trial were 4.07 or 83.3%. while the results of field trials reached an average percentage value of 91.4% with the criteria of "Very Good". The results of the effectiveness of using android-assisted learning media are 2.95 with very high criteria. So it can be concluded that the Android-based learning media developed is very suitable for use for PAUD IT Cahaya Bunda in Ketapang Regency.
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUALPEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUKMENINGKATKAN KOSAKATA PESERTA DIDIK Winarti Winarti; Aunurrahman Aunurrahman; Y.Gatot Sutapa Y; Indri Astuti; Aloisius Merin
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.298 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media audio visual pembelajaran Bahasa Inggris yang juga berguna untuk meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya dalam peningkatan penguasaan pembelajaran kosakata bahasa Inggris.Metode yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan bidang pendidikan dengan pengembangan desain produknya mengacu pada model pembelajaran dengan pendekatan system Dick and Carey. Profil produk menggunakan Aplikasi Mit App Inventoryaitu aplikasi yang dapat digunakan dan dioperasikan melalui android. Dengan menggunakan aplikasi ini diharapkan peserta didik dapat menggunakannya berulang kali. Hasil uji coba yang telah dilakukan oleh pengembang kepada peserta didik dalam rangkaian uji coba pada kelompok kecil, kelompok sedang, dan kelompok besar mampu mendapatkan respon yang baik. Hasil data postest keseluruhan kelompok, menunjukkan bahwa persentase ketuntasan 96.43%. Hal ini telah menunjukkan bahwa media yang digunakan berpengaruh terhadap capaian hasil belajar.Upaya peningkatan hasil belajar khususnya penguasan kosakata termasuk dalam kriteria interpretasi sangat sesuai untuk digunakan dalam pembelajaran bahasa Inggris.
ANALISIS PELAKSANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN SEJARAH PASCA PEMBELAJARAN DARING DI SMA NEGERI 2 LUBUK SIKAPING KABUPATEN PASAMAN Deka Maita Sandi; Ali Yusron
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.539 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i3.4296

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelaksanaan evaluasi pembelajaran sejarah dalam pembelajaran tatap muka pasca belajar daring di SMA Negeri 2 Lubuk Sikaping. Penelitian bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan evaluasi, faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan evaluasi, serta upaya meningkatkan pelaksanaan evaluasi. Penelitian mengadopsi pendekatan kualitatif berbasis metode deskriptif. Sumber data dihimpun dari sumber primer dan sekunder. Pengumpulan data berorientasi pada teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisa melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, sedangkan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian memperlihatkan evaluasi pembelajaran sejarah pasca pembelajaran daring dilaksanakan mengacu pada prosedur evaluasi pembelajaran meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pengolahan, pelaporan, maupun pemanfaatan hasil evaluasi. Faktor pendukung pelaksanaan evaluasi pembelajaran meliputi kompetensi guru, kondisi intern siswa, dan ketersedian sumber belajar, sedangkan faktor penghambat terkait jumlah kelas dan siswa yang ditangani guru, keterbatasan alokasi waktu, dan kepedulian orangtua. Upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan evaluasi pembelajaran dilakukan dengan membangun sinergi guru dan orangtua siswa, pengembangan asesmen alternatif, dan dukungan kepala sekolah.
FITUR LEKSIKAL DALAM TEKS PIDATO KENEGARAAN JOKO WIDODO TAHUN 2020 YANG MENCERMINKAN IDEOLOGI Nurhayati Nurhayati; Mintowati Mintowati; Agusniar Dian Safitri
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.4 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fitur leksikal dalam teks pidato kenegaraan Joko Widodo tahun 2020 yang mencerminkan ideologi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan kajian analisis wacana kritis model Roger Fowler Dkk. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dan teknik catat. Penelitian ini menghasilkan fitur leksikal yang mencerminkan ideologiadalahPola klasifikasi:1 kata, kata ideologis : 3 kata, ekspresi eufemistik : 1 kata, Kata formal 26, informal, 2, Kata positif 5, negatif 0, Metafora 2, kata formal 26 kata, informal: 2 kata. Sementara itu ideologi yang muncul adalah adalah citra diri positif yang optimis dalam menghadapi pandemi. Hal ini ditanamkan kepada seluruh khalayak untuk yakin dan terus bergerak melakukan lompatan-lompatan besar untuk mengantarkan Indonesia maju.
IMPLEMENTING CANVA IN THE DIGITAL LEARNING PROCESS FOR JUNIOR HIGH SCHOOL Yuni Titiyanti; Syafi’ul Anam; Pratiwi Retnaningdyah
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.712 KB)

Abstract

Menggunakan pembelajaran digital merupakan hal yang mutlak harus dilakukan guru di era milenial seperti sekarang ini, karena kegiatantersebut sangat mendukung pembelajaran dikelas untuk bias menarik minat belajar siswa. Salah satunya, guru dapat menggunakan aplikasi CANVA untuk membuat pembelajaran menyenangkan, mengasyikkan, dan tentu saja meningkatkan antusias para siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Peneliti memilih Canva karena diera milenial Sebagian besarsiswasudahmemiliki HP android, kemudiana plikasi ini menyediakan banyak pilihan template yang mudah digunakan sekalipun oleh pemula. Kegiatan penelitian ini menggunakan tiga cara untuk mendapatkan data secara akurat: 1). Wawancara, 2) observasi, 3) dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan 81,8%korepondenmenyukai CANVA untukdigunakandalampembelajaran dan hasil desain cukup menarik. Selanjutnya, siswa merasa tidak merasa terbebani dan bersenang-senang saat menggunakan Canva dalam pembelajaran, terutama untuk mendesain gambar atau kata-kata. Oleh karena itu, setelah melakukan kegiatan ini, peneliti dapat menyimpulkan bahwa 1) Media pembelajaran berbasis audio visual dengan aplikasi Canva sangat layak untuk pembelajaran dan 2) Kegiatan ini juga berdampak positif bagi siswa dan guru.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue