cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,820 Documents
DISASTER IN SOCIOLOGICAL PERSPECTIVE Dhanny Septimawan Sutopo
Jurnal Education and Development Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.367 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i1.4190

Abstract

Various quite extreme natural disasters have hit various parts of the world this year. Starting from America, China, Indonesia to Greece and Spain. Even Al Jazeraa re-wrote the list of disasters that occurred in a long list in early November, 2021. There has been a change in the orientation of disaster studies in the last decade, if initially discussing more technical issues about disaster triggering events and handling disaster victims, an approach that emphasizes more on human and community approach. In this study, trying to provide an overview of the sociological perspective of disaster management, which discusses the diversity of understanding, responses and patterns of local communities in dealing with disasters as well as understanding, responses and patterns of external actors or organizations in disaster management. Disaster planning and preparedness activities are a continuous learning process, not an end goal. The sociological perspective is not just knowledge, but must be a guide in the preparation of programs of activities, priorities, and strategies for implementing sustainable disaster management. Keywords: Disaster, Sociological Perspective, Disaster Management
PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM PIDANA TERHADAP NOTARIS SEBAGAI OKNUM MAFIA TANAH Mega Puspa Kusumojati
Jurnal Education and Development Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.544 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i1.4192

Abstract

Oknum Mafia tanah merupakan dua orang atau lebih saling bekerja sama merampas tanah orang lain atau tanah negara. Tidaklah tepat, apabila hanya seorang Notaris yang menyebabkan penukaran sertifikat asli dan Palsu,penggelapan,penipuan sehingga perbuatan memenuhi unsur dalam tindakan pelanggaran hukum. Menggunakan Metode Riset Yuridis Normatif adapun berendekatan Perundang – undangan (Statue approach) dan Pendekatan kasus (Cases approach) bahwa payung hukum UU No. 2 Tahun 2014 atas perubahan Undang – undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris tidak ada ketentuan pidana diatur sehingga secara potensial terjadi berdasarkan KUHPidana. Dalam konteks Pertanggungjawaban Hukum Pidana terhadap Notaris atas Akta yang dibuatnya, Sebagai alternatif mewujudkan perlindungan bagi masyarakat yang dirugikan oleh Notaris sebagai Oknum Mafia Tanah. Hasil Penulisan ini kedepannya agar Pemerintah dan Menteri ATR/BPN (Badan Pertanahan Nasional) bersama – sama segera merancang aturan UU yang memberi pengaturan mengenai Pemberantasan Oknum Mafia tanah maka dalam menangani Kejahatan Mafia Tanah bisa dihapuskan dan melaksanakan pengontrolan ketat yang dilakukan Majelis Pengawas Daerah Notaris dan Majelis Pengawas Pusat Notaris agar Notaris yang menyalahgunakan kelalaian dalam menjalankan tugas jabatannya agar tidak ada cela bagi Oknum mafia tanah untuk melakukan kerjasama dengan Notaris.
NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM TARI ENDENG ENDENG SUKU BATAK MANDAILING: KAJIAN PENDIDIKAN KARAKTER Asri Yulianda; Anna Leli Harahap; Shopiah Anggraini Rambe
Jurnal Education and Development Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.864 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i1.4193

Abstract

This study aims to describe the value of local wisdom contained in the oral tradition of the Mandailing community. The research method used is descriptive analysis method with the data source in the study is the endeng endeng dance. The results showed that there were 3 values ​​of local wisdom, namely manners, life advice, social procedures. The results also show that oral traditions have local wisdom values ​​that need to be revitalized to be applied and taught to the younger generation now as the basis for character building.
KEKUATAN HUKUM COVERNOTE OLEH NOTARIS SEBAGAI SYARAT PENCAIRAN KREDIT BANK Auryn Drake Untono
Jurnal Education and Development Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.681 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i1.4209

Abstract

Jaminan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dalam pelaksanaan kredit. Sebelum dilakukan pengikatan jaminan, maka bank selaku kreditur mengikat debiturnya dengan perjanjian kredit. Setelah ditandatanganinya perjanjian kredit, upaya berikutnya yaitu proses pembebanan jaminan hak atas tanah dengan hak tanggungan. Proses dalam melakukan pengikatan jaminan tidak dapat dilakukan secara bersamaan dengan ditandatanganinya perjanjian kredit, oleh karena itu notaris mengeluarkan covernote sebagai bentuk kesanggupan bahwa ia akan menyelesaikan pengikatan jaminan dan bank dapat percaya kepada notaris bahwa jaminan tersebut benar-benar dalam proses. Berdasarkan covernote tersebut, bank dapat mencairkan kredit kepada debiturnya. Namun, adanya covernote tersebut menimbulkan pertanyaan terkait kekuatan hukumnya. Metode penelitian yang idigunakan adalah iyuridis normatif dengan berdasarkan pada pemahaman peraturaniperundang-undangan. Hasil dari penelitianiini menunjukkan bahwa ditinjau dari regulasi yang ada, belum ada satupun aturan yang mengatur secara eksplisit mengenai covernote, oleh karena itu covernote tidak mempunyai kekuatan hukum sebagaimana akta autentik. Covernote hanya berupa surat keterangan biasa sebagaimana surat pada umumnya.
DAMPAK PELAKSANAAN IBADAH DARING TERHADAP SPIRITUALITAS WARGA JEMAAT GKJW PONOROGO JAWA TIMUR Esther Rela Intarti; Noh Ibrahim Boiliu; Christina Metallica Samosir; Daniel Polii; Michael Dhanraj
Jurnal Education and Development Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.051 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i1.4211

Abstract

Kehadiran Virus Covid 19 pada awal tahun 2020 menimbulkan berbagai perubahan dalam tatanan kehidupan masyarakat. Dengan adanya kebijakan pemerintah untuk melakukan pembatasan sosial, maka pelaksanaan program gerejawi tidak dapat dilakukan secara tatap muka. Oleh karena itu, seluruh program gerejawi termasuk ibadah harus dilaksanakan secara online atau daring (dalam jaringan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pelaksanaan ibadah secara daring yang terhahadap spiritulitas warga jemaat GKJW Ponorogo melalui Pelayan Harian Majelis Jemaat (PHMJ) telah melaksanakan ibadah secara daring melalui channel youtube GKJW Jemaat Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil dari peneltian ini menunjukkan bahwa GKJW Ponorogo menerapkan ibadah secara daring di masa pandemic Covid 19, Ibadah yang dilakukan secara daring dan pendampingan pastoral bagi jemaat dirasakan tidak efektif.
LANDASAN HUKUM PELAKSANAAN e-RUPS DAN PEMBUATAN RISALAH RAPAT e-RUPS DI INDONESIA Ravi Hafids Maheswara
Jurnal Education and Development Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.018 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i1.4215

Abstract

Pelaksanaan e-RUPS di Indonesia beserta risalahnya harus dilandaskan pada regulasi yang ada yaitu UUPT dan POJK. Hal tersebut dilakukan guna pelaksanaan dan risalah rapat dari penyelenggaran e-RUPS memperoleh kepastian hukum dan kekuatan hukum. Apabila notaris membuat risalah rapat e-RUPS tanpa menelaah aturan hukum yang berlaku, kemudian membacakan serta menandatangani akta tersebut secara elektronik, maka konsukensinya dapat berimbas pada kekuatan hukum dari risalah rapat tersebut. Metode penelitian yang idigunakan adalah iyuridis normatif dengan berdasarkan pada pemahaman peraturaniperundang-undangan. Hasil dari penelitianiini menunjukkanbbahwa Pelaksanaan e-RUPS telah memiliki landasan hukum yaitu berpedoman pada UUPT dan POJK. Adapun landasan hukum mengenai pembuatan risalah rapat e-RUPS di dasarkan pada UUPT, POJK, dan UUJN. Mengenai tanda tangan BAR RUPS, cukup ditandatangani oleh Notaris dan saksi saja secara fisik sebagaimana di atur di dalam Pasal 77 ayat (1) dan 90 UUPT, sedangkan apabila Risalah e-RUPS dibuat berdasarkan PKR ke notaris, maka pembacaan dan penandatangan dilakukan secara fisik oleh para penghadap. Jika notaris dalam membuat risalah e-RUPS dibuat dan ditandatangani secara elektronik, maka berakibat pada hilangnya unsur otentitas dari suatu akta otentik.
BAYANG OTORITARIANISME DIGITAL: ANALISIS RKUHP KEHORMATAN PENYELENGGARA NEGARA DAN KEBEBASAN MENYATAKAN PENDAPAT Dahlil Imran; Nur Hidayat Sardini
Jurnal Education and Development Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.463 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i1.4223

Abstract

Gejala otoritarianisme digital di berbagai belahan dunia semakin meningkat, tidak terkecualidi Indonesia. Kebebasan menyatakan pendapat dan berekspresi di ruang-ruang digital semakin menyempit dan kini mendapatkan tantangan yang besar. Hal tersebut dimulai dari disahkannya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan kini Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKHUP), khususnya pasal-pasal terkait penyerangan kehormatan Presiden dan Wakil Presiden serta pejabat negara lainnya. Tulisan ini berusaha melakukan analisis terkait beberapa pasal yang berpotensi mendegradasi demokrasi Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan koleksi data diperoleh melalui telaah sumber-sumber buku, dokumen, penelitian terdahulu, berita terkait, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara teoritis dan praktis RKUHP mendegradasi kebebasan menyatakan pendapat. Telah terjadi pengikisan terhadap nilai-nilai demokrasi secara bertahap dan perlahan oleh rezim hasil pemilihan umum. Di level masyarakat gejala tersebut dapat dibaca dari menurunnya minat masyarakat mengomentari isu politik maupun kebijakan tertentu karena khawatir dapat dipidana melalui pasal-pasal bermasalah tersebut. Urgensi telah terlihat dan fokus berbagai elemen dibutuhkan untuk merespon hal ini.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEKA-TEKI KIMIA (TATIK) BERBASIS ANDROID PADA MATERI REAKSI REDUKSI DAN OKSIDASI KELAS X DI SMA N 1 KOTO BARU Regita Rahmi Nur Azizah; Elvy Rahmi; Mimi Herman
Jurnal Education and Development Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.197 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i1.4235

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kurangnya media yang digunakann saat pembelajaran dan masih kurangnya pemahaman konsep siswa ketika pembelajaran, sehingga rendahnyanilai ulangan harian, siswa kelas X IPA berjumlah 30 orang, yang mencapai ketuntasan hanya 14 orang, kelas X IPA 2 berjumlah 30 orang, yang mencapai ketuntasan hanya 8 orang, dan kelas X IPA 3 berjumlah 30 orang, yang mencapai ketuntasan hanya 13 orang. Media pembelajaran Teka-Teki Kimia (TATIK) berbasis android dirasa perlu dikembangkan untuk dijadikan media pembelajaran oleh siswa. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan valid dan praktis media pembelajaran Teka-Teki Kimia (TATIK) Berbasis Android pada Materi Reaksi Reduksi dan Oksidasi kelas X di SMA N 1 Koto Baru. Metode yang peneliti gunakan yaitu Research and Development dan model 4D (define,design, develop and disseminate). Tahapan model 4Dini dilakukan mulai tahap pertama sampai ketiga, ada 1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran keadan dilapangan, 2) tahap design, dilakukan untuk menyiapkan media awal Teka-Teki Kimia (TATIK), 3) tahap develop, hasil dari validitas dan praktikalitas. Hasil akhir penelitian ini yaitu: 1) media pembelajaran Teka-Teki Kimia(TATIK) berbasis android hasil validitas yang diperoleh 87,7% termasuk kategori valid, 2) instrument media pembelajaran Teka-Teki Kimia (TATIK) sudah memenuhi kriteria valid dengan hasil validitas yang di peroleh 91,6%, dan 3) media Teka-Teki Kimia (TATIK) berbasis android sudah memenuhi kriteria praktis dengan hasil angket respon siswa 91,8%.
ANALISIS PENGGUNAAN DIKSI PADA PENULISAN BERITA ONLINE TRIBUNJOGJA.COM EDISI JUNI 2022 SEBAGAI BAHAN AJAR TEKS BERITA KELAS VIII DI SMP Iis Ismawati; Oding Supriadi; Hendra Setiawan
Jurnal Education and Development Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.16 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i1.4239

Abstract

Latar belakang penelitian ini berdasarkan penggunaan diksi dalam berita penulisan berita online TribunJogja.com edisi Juni 2022. Tujuan penelitian ini, yaitu: (1) mendesripsikan penggunaan diksi pada berita online Tribunjogja.com edisi Juni 2022, dan (2) mendeskripsikan pemanfaatan hasil analisis penggunaan diksi pada penulisan berita online Tribunjogja.com edisi Juni 2022 sebagai bahan ajar teks berita kelas VIII di SMP. Metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian berita online Tribunjogja.com edisi Juni 2022. Objek penelitian penggunaan diksi penulisan berita online Tribunjogja.com edisi Juni 2022 rubrik pemilu. Teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi, dokumentasi, dan teknis simak catat. Metode penelitian deskriptif kualitatif guna mendeskripsikan data-data penelitian yang ditemukan. Hasil penelitian ditemukan 115 data terdiri dari 38 diksi bermakna denotatif, 11 diksi bermakna konotatif, 6 data penggunaan kata umum, 11 data penggunaan kata khusus, 13 data penggunaan istilah atau kata asing, 2 data penggunaan jargon, 15 data penggunaan kata populer, dan 19 data penggunaan kata ilmiah. Hasil penelitian dimanfaatkan sebagai bahan ajar handout materi teks berita kelas VIII di SMP. Penyusunan handout disesuaikan dengan kompetensi dasar teks berita mata pelajaran bahasa Indonesia berdasarkan kurikulum 2013.
TINDAK TUTUR ASERTIF DALAM VIDEO DAVID BRENDI DI KANAL YOUTUBE GADGETIN Dewi Novi Yanti; Slamet Triyadi; Wienike Dinar Pratiwi
Jurnal Education and Development Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.52 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i1.4240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat tindak tutur asertif yang terdapat dalam video David Brendi di kanal youtube Gadgetin. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi, teknik simak bebas libat cakap (SBLC), dan teknik catat. Data yang sudah terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan analisis data deskriptif kualitatif, karena data yang dihasilkan berupa deskriptif yang diperoleh dari hasil pengamatan. Analisis data terdiri dari tiga langkah, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi temuan. Hasil analisis data menunjukkan adanya penggunaan tindak tutur asertif dalam video David Brendi di kanal youtube Gadgetin meliputi, (1) jenis tindak tutur asertif terbagi menjadi enam yaitu menginformasikan sesuatu, menjelaskan, menyatakan, menyarankan, menunjukkan, dan memberitahukan, (2) strategi tindak tutur asertif terbagi menjadi empat yaitu langsung harfiah, langsung tidak harfiah, tidak langsung harfiah, dan tidak langsung tidak harfiah, serta (3) modus tindak tutur asertif terbagi menjadi enam yaitu indikatif, optatif, imperatif, obligatif, desideratif, dan interogatif.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue