cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
maratabe@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25981218     EISSN : 25981226     DOI : -
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 5,030 Documents
EDUKASI PEMBUATAN JAMU YANG BAIK DAN AMAN PADA KELOMPOK JAMU GENDONG DI KOTA BENGKULU Suci Rahmawati; Nori Wirahmi; Camelia Dwi Putri Masrijal; Rose Intan Permasari; Oky Hermansyah; Samwilson Slamet
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2252-2256

Abstract

Usaha Jamu Gendong (UJG) is a herbal medicine business carried out by individuals using traditional medicine ingredients in the form of fresh liquid to be sold directly to consumers. This service activity was aimed to increasing knowledge and providing skills on how to make good and safe jamu for UJG group in Bengkulu City. This activity was carried out on October 22, 2022 with 20 participants. This service activity is carried out using discussion and demonstration methods. Evaluation of activities is carried out by giving questionnaire sheets given before and after the activity. The results of the questionnaire evaluation obtained that the average score of 20 participants before and after the activity was 90.6 and 99.2, respectively. From the implementation of the activities, it can be concluded that there is an increase in the knowledge of the herbal medicine group regarding how to make good and safe traditional medicines.
PEMBERDAYAAN MASYARKAT DI ERA DIGITAL MELALUI PENGEMBANGAN USAHA DAN PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH TANGGA Novien Rialdy; Mhd Hasan Pasaribu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3611-3619

Abstract

Badan usaha baik itu kecil,sedang atau menengah,maupun yang sudah besar,pada dasarnya sangatlah membutuhkan peranan dari sistem pencatatan keuangan. Hal ini bukan tanpa alasan sebab apabila dilihat dari fungsinya,ia memiliki manfaat layaknya laporan Kesehatan terkait sehat atau tidaknya suatu perusahaan dan tentunya ini menjadi pegangan dan pedoman bagi pemegang kepentingan untuk mengambil tindakan. Namun disisi usaha kecil maupun menengah cendrung tidak menerapkan sistem pencatatan keuangan yang layak tetapi justru menerapkan sistem yang mereka buat sendiri dengan alasan bahwa sistem yang layak terlalu kompleks untuk kalayak awam. Maka dari itu, saya berinisiatif untuk mengatasi permasalahan ini, Saya akan berupaya untuk memberikan pengajaran dan pengarahan kepada para pengusaha UKM di desa Denai untuk mempelajari sistem akuntansi yang sederhana dan hanya membutuhkan aplikasi gratis dari Playstore agar kalayak awam pun dapat mengerti bagaimana cara kerjanya. Subjek yang diajari dan diarahkan sendiri ialah sebuah usaha reparasi kursi dan sofa yang berlokasi di jalan Jermal IV lingkungan 8, dimana sang pengusaha UKM mengakui bahwa beliau menciptakan sistem pencatatan versinya sendiri Bersama sang istri. Juga dengan berjalannya program ini saya menambahkan beberapa kegiatan tambahan untuk UKM yakni penyuluhan dan pengarahan terkait promosi online,dan untuk masyarakat setempat seperti memberikan pengajaran tata cara penggunakan pencatatan keuangan rumah tangga untuk para orang tua, dan aksi bakti sosial untuk membersihkan mushola setempat.
PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN PADA PESERTA DIDIK SMP NEGERI SATU ATAP 8 PALANGKA RAYA, KALIMANTAN TENGAH Dibyo Waskito Guntoro; Haris Munandar; Muhammad Arsyad; Siti Intan Nabilah; Emanuela Lilin; Rasida Rasida; Nur Enjely Yani; Viona Wulandari; Anggie Ayulia Putri; Elsi Wulandari Saputri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang muncul akibat dari tidak adanya pengetahuan mengenai literasi keuangan perlu untuk diminimalisir sejak dini. Pengetahuan literasi keuangan harus diberikan kepada peserta didik saat mereka sudah mengenal instrumen keuangan dan turunannya. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat tim Universitas Muhammadiyah Palangkaraya yaitu peningkatan literasi keuangan pada peserta didik SMP Negeri Satu Atap 8 Palangka Raya. Terdiri dari 39 orang dari 48 peserta didik dari semua tingkatan. Pendekatan yang digunakan terdiri dari kuantitatif dan kualitatif untuk mengungkap peningkatan literasi pada peserta didik melalui pre-test dan post-test, wawancara serta pengamatan melalui aktivitas bermain menentukan kebutuhan dan keinginan. Hasil yang didapatkan bahwa secara kuantitatif tidak ditemukan adanya peningkatan literasi keuangan dikarenakan kurangnya penjagaan saat menjawab pretest dan post-test.  Namun, jika menggunakan wawancara dan pengamatan melalui aktivitas bermain menentukan kebutuhan dan keinginan dapat digambarkan terdapat peningkatan dari literasi keuangan peserta didik di SMP Negeri Satu Atap 8 Palangka Raya. Secara lebih rinci dijelaskan pada artikel ini.
EKSISTENSI ORANG TUA DAN GURU TERHADAP KESEHATAN GIZI ANAK DI PAUD MUSLIMAH SALUALA KAB.ENREKANG Nurlina Jalil; Wahidah Wahidah; Muh Nur Fuadi; Haslinda Haslinda; Nuringsih Nuringsih; Salmiati Salmiati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2903-2910

Abstract

Eksistensi orang tua dan guru terhadap kesehatan dan gizi  pada anak adalah kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan di PAUD Muslimah Saluala Kab. Enrekang. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah kegiatan dengan tujuan melakukan bimbingan dan penyuluhan melalui focus group discussion (FGD) untuk lebih memahami tentang pemenuhan kesehatan dan gizi pada anak agar terhindar dari hal-hal yang menghambat pertumbuhan serta perkembangan anak dimasa yang akan datang seperti pencegahan stunting dengan memberikan pemahaman agar para wali peserta didik dan guru mempunyai pengetahuan dan persepsi yang sesuai untuk mencegah stunting sejak dini sehingga menjadi dasar bagi orang tua dan guru untuk melakukan pengasuhan yang tepat terhadap tumbuh kembang melalui pola asuh, pola makan dan pola hidup bersih baik dilingkungan keluarga maupun dilingkungan sekolah. Dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, tentunya menggunakan beberapa tahapan kegiatan yaitu a) sosialisasi ke lokasi mitra dan menyampaikan maksud dan tujuan peneliti dan tim berdasarkan analisis permasalahan yang sudah disampaikan oleh mitra. Sosialisasi ini bertujuan agar mitra memahami maksud dan tujuan dalam kegiatan ini, b) Forum Group Discussion (FGD) dilakukan dilokasi dengan melibatkan orang tua peserta didik beserta para tim pengajar dengan tujuan agar pihak orang tua lebih memahami tanggung jawabnya terhadap anak, lebih memahami apa yang dimaksud pemenuhan kebutuhan kesehatan dan gizi seperti stunting, bahaya serta cara pencegahannya stunting. Sedangkan untuk guru lebih bisa mengkondisikan untuk menjaga kebersihan anak ketika peserta didik berada disekolah. c) Bersama mitra dan orang tua mempersiapkan sarana yang bisa digunakan oleh anak dalam menjaga kebersihan selama berada dilingkungan sekolah. Kata Kunci:   Eksistensi, Kesehatan, Gizi, Anak Usia Dini
SOSIALISASI DETEKSI DINI KANKER SERVIK DENGAN METODE IVA TEST DI TIM PENGGERAK PKK DESA RAMBAH TENGAH HILIR KECAMATAN RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU RIAU Sri Wulandari; Andria Andria; Romy Wahyuni
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.3066-3073

Abstract

Kanker serviks adalah penyakit akibat tumor ganas pada daerah serviks (leher rahim) sebagai akibat adanya pertumbuhan jaringan yang tidak terkontrol dan merusak jaringan normal di sekitarnya. Di dunia setiap 2 menit seorang perempuan meninggal akibat kanker serviks, sedangkan di Indonesia 1 jam. (Kumalasari, 2012) Di Provinsi Riau, penderta kanker serviks adalah sebanyak 894 orang. (Profil Dinkes Riau, 2013). Berdasarkan data yang diperoleh di Puskesmas Rambah Rokan Hulu tahun 2016, dari 130 wanita yang termasuk dalam cakupan pemeriksaan IVA, diperoleh hasil pemeriksaan negatif 94 orang dan positif berjumlah 36 orang. IVA (inspeksi visual dengan asam asetat) merupakan cara sederhana untuk mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin (Sukaca E. Bertiani, 2009). IVA merupakan pemeriksaan leher rahim (serviks) dengan cara melihat langsung (dengan mata telanjang) leher rahim setelah memulas leher rahim dengan larutan asam asetat 3-5% (Wijaya Delia, 2010). Melaui Kegiatan PKM ini ada tiga upaya yang dilakukan untuk meningkatkan Pengetahuan masyarakat khususnya Wanita Usia Subur yaitu: Kesatu Di Provinsi Riau, penderta kanker serviks adalah sebanyak 894 orang. (Profil Dinkes Riau, 2013). Berdasarkan data yang diperoleh di Puskesmas Rambah Rokan Hulu tahun 2022, dari 130 wanita yang termasuk dalam cakupan pemeriksaan IVA, diperoleh hasil pemeriksaan negatif 94 orang dan positif berjumlah 36 orang. Kedua Pencegahan primer adalah pendidikan dan promosi, vaksinasi, pemberian vaksin (antigen) yang dapat merangsang pembentukan antibodi, vaksinasi dapat mencegah terjadinya HPV 16 dan 18 yang menyebabkan infeksi 71% kasus serviks kanker. Ketiga Pencegahan sekunder adalah Pap smear atau IVA (inspeksi visual asam asetat). Deteksi dini dapat mendekteksi sel abnormal, lesi pra- kanker dan kanker serviks, tetapi tidak bisa mencegah terjadinya infeksi HPV, kanker serviks yang di temukan pada stadium dini dan dapat disembuhkan dengan cepat dan tepat.
PELATIHAN PEMBUATAN PERMEN CANDY MENGGUNAKAN BUNGA TELANG Clitoria ternatea SEBAGAI IDE USAHA RUMAHAN DI DESA AMAN DAMAI KABUPATEN LANGKAT Nirwana Anas; Rini Wulandari; Annisa Aulia Nanda; Ratna Dewi Munthe; Muhammad Reza; Rika Muliana Tanjung
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2706-2710

Abstract

Produk pangan dengan pemanfaatan bunga telang bukan hal yang baru lagi. Tumbuhan ini secara umum dipergunakan untuk pewarna makanan yang baik (alami) dan sebagai tanaman hias. Penelitian ini dilaksanakan dengan sasaran untuk melihat bagaimana minat serta ketertarikan pelatihan pada masyarakat terhadap produk permen yang dibuat dari bunga Clitoria ternatea sebagai bahan pewarna alami untuk ide usaha rumahan masyarakat di pedesaan. Metode yang diterapkan yaitu metode PAR (Participatory Action Research) dengan menyajikan dalam bentuk video kreatif dengan bantuan media laptop dan handphone sebagai strategi. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Aman Damai Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat pada Juli 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pelaksanaan pengabdian masyarakat ialah terlaksananya pelatihan pembuatan permen candy menggunakan bunga telang sebagai pewarna alami yang memberikan pengetahuan dan skill bagi masyarakat di Desa Aman Damai Kabupaten Langkat sehingga ide pembuatan produk ini dapat dijadikan usaha rumahan.
EKSTENSIFIKASI TAHAP AKHIR BAGI UMKM JAHE MERAH (SIZE REDUCTION PASCA PROSES KRISTALISASI) Dessy Agustina Sari; Sukanta Sukanta; Nurcahyo Widyodaru Saputro; Muhammad Hasyim; Fitriah Fitriah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3139-3144

Abstract

Problems after the crystallization process make powder products require further handling. Household-scale equipment makes the processing time longer, and the performance load is excessive for the material being fed. One of these processes makes it difficult to improve the production capacity of red ginger powder. The challenge of appropriate technology is one solution for MSMEs in Karawang. Success is achieved through batch or semi-continuous feeding of red ginger powder. The processing time for the uniformity process stage of red ginger powder size is shorter. About 10% of the time of the previous simple equipment. Past equipment takes up to 2 hours with the lowest production capacity of 3 kg. The prototype implementation can save up to 90% processing time in the size reduction stage with a capacity performance test of up to 7x semi-continuous. Occupational Health and Safety Assessment Series – OHSAS and maintenance related to appropriate technology to support post-community service activities are established through industrial cooperation in Karawang, namely PT Temaru Engineering Indonesia. Collaboration between the community, academics, and industry practitioners has been fostered sustainably over the past three years. This achievement impacts progress for other improvements for MSME Karawang towards the production of 1 ton per month. Permasalahan pasca proses kristalisasi menjadikan produk bubuk membutuhkan penanganan lebih lanjut. Pemanfaatan peralatan skala rumah tangga menjadikan waktu proses lebih lama dan beban kinerja berlebih terhadap material yang diumpankan. Salah satu proses ini mengakibatkan kesulitannya perbaikan di kapasitas produksi bubuk Jamer Karawang. Tantangan dari segi teknologi tepat guna menjadi salah satu solusi bagi mitra UPPKS Bakti Lestari desa Karyabakti kecamatan Batujaya kabupaten Karawang provinsi Jawa Barat. Keberhasilan dicapai melalui pengumpanan bubuk jahe merah secara batch maupun semi-kontinyu. Waktu proses untuk tahap proses penyeragaman ukuran bubuk Jamer menjadi lebih singkat. Sekitar 10% dari waktu peralatan sederhana sebelumnya. Peralatan lampau membutuhkan hingga 2 jam lamanya dengan 3 kg kapasitas produksi terendah. Implementasi prototipe mampu menghemat waktu proses hingga 90% pada tahap size reduction dengan uji kinerja kapasitas hingga 7x secara semi-kontinyu. Sisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja – K3 serta perawatan terkait penggunaan teknologi tepat guna untuk mendukung pasca kegiatan pengabdian kepada masyarakat terjalin melalui kerjasama industri di Karawang, yaitu PT Temaru Engineering Indonesia (TEiN). Kolaborasi dan sinergitas antara masyarakat, akademisi, dan praktisi industri telah terbina secara berkelanjutan selama tiga tahun ke belakang. Capaian ini memberikan dampak kemajuan bagi pembenahan lainnya pada mitra UMKM Jamer Karawang untuk menuju produksi 1 ton per bulan. Peningkatan kapasitas produksi, manajemen produksi, perubahan yang lebih pesat dari sisi pengetahuan dan perilaku penggiat usaha bubuk jahe merah akan menggiring ekonomi mandiri dan pemberdayaan masyarakat menuju persiapan jual beli produk Jamer ke negara luar Indonesia.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT USAHA MIKRO KECIL UPAYA PROMOSI PRODUK MELALUI MEDIA SOSIAL DAN ELEKTRONIK SERTA PEMBUATAN NOMOR INDUK BERUSAHA DESA SINDANGHEULA Ujang Hibar; Nova Tri Handriyanto; Efa Kumala Sari; Mohamad Iqbal Pamungkas; Aang Pramudita; Uyun Yuningsih; Ratu Bella Restina; Mala Ilmi Julfianti; Jimmy Herdiansyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3403-3408

Abstract

Usaha rumahan (usaha mikro kecil) adalah jenis bisnis apapun yang mana lokasinya bertempat di rumah pemilik bisnis. Dalam hal ini sang pemilik bisnis tidak perlu menyewa tempat lain untuk dijadikan lokasi bisnis, bahkan pemilik bisnis juga tidak harus memiliki properti tertentu. Namun, pemilik bisnis harus tetap menjalankan bisnis dari tempat yang sama dengan tempat tinggal mereka, sehingga bisnis tersebut dapat dikategorikan sebagai bisnis rumahan. Untuk menjaga pasar secara kontinyu, maka salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan dan pendampingan terkait pemasaran. Maka tujuan dari pemberdayaan masyarakat ini adalah memberikan pendampingan untuk meningkatkan pemasaran terkait dengan perkembangan jaman yang dudah menggunakan media sosial dan elektonik kepada warga masyarakat yang menjalankan usaha rumahan di Desa Sindangheula. Penyuluhan dilakukan pada tanggal 5 Agustus 2023 dengan menggunakan Metode pelaksanaan melalui: seminar penyampaian materi, diskusi, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Hasil dari pendampingan ini menunjukan bahwa para usaha rumahan (usaha mikro) ini belum mempunyai Nomor Induk Berusaha (NIB) dan perizinan berusaha untuk menunjang usaha, Sertifikat Pemenuhan Komitmen Produksi Pangan Olahan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) serta sertifikat label halal
EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK MELALUI PENGOLAHAN IKAN TERI DI DESA KUPA KABUPATEN BARRU Nurul Hikmah Baharuddin; Asmayanti Asmayanti; Fitriyani Umar; Nur Hidayati Islamiah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3566-3572

Abstract

Stunting menjadi salah satu masalah gangguan gizi yang dialami oleh anak-anak, baik saat masih bayi maupun balita. Observasi yang telah dilakukan ditemukan bahwa Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru terdapat 25 bayi dua tahun (baduta) mengalami stunting, 8 diantaranya di Desa Kupa. Ikan teri menjadi salah satu intervensi stunting yang bisa dilakukan dengan mengolah menjadi camilan dan sebagai asupan gizi yang baik bagi anak. Ikan teri mengandung kalsium tinggi yang menunjang pembentukan tulang dan gigi serta memungkinkan berfungsinya otak dan organ lainnya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan stunting melalui edukasi. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di Desa Kupa Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru melalu tiga tahapan yaitu mengukur pemahaman pengetahuan melalui pre test, intervensi berupa edukasi dan evaluasi peningkatan pengetahuan melalui post test. Peserta yang hadir dalam program pengabdian masyarakat berjumlah 21 anggota kelompok Teri Kupa.Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat kelompok Teri Kupa terhadap permasalahan stunting terjadi peningkatan setelah intervensi dilakukan dengan rata-rata tingkat pengetahuan di atas 90%. Informasi yang telah disampaikan dan direspon baik oleh masyarakat dan hal ini juga menambah pengetahuan masyarakat bahwa ikan teri yang mereka olah dapat dijadikan camilan anak-anak dalam mendukung penurunan angka kejadian stunting.
PENDIDIKAN KESEHATAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) LOKAL DARI BAHAN DASAR SUKUN DI DESA MARAYOKA KEC. BANGKALA KAB. JENEPONTO Halida Thamrin; Azrida M
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2402-2405

Abstract

Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas merupakan syarat untuk membawa Indonesia Maju pada tahun 2045. Namun persiapan SDM unggul masih menghadapi tantangan pada masalah gizi. Data kesehatan menunjukkan Kabupaten Jeneponto merupakan salah satu lokasi khusus untuk menurunkan masalah kesehatan gizi khususnya anak balita. Tingginya masalah gizi pada balita bukan hanya karena faktor kemiskinan tetapi minimnya pengetahun dan praktik pengasuhan anak serta pemberian makan anak yang tidak mencukupi juga ikut memberikan sumbangsih terhadap masalah gizi yang dihadapi saat ini. Tujuan umum dari kegiatan ini yaitu sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pendidikan kesehatan. Tujuan khusus dari kegiatan ini yaitu (1) Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan balita, gizi dan stimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak (2) dan pembuatan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) lokal dengan bahan dasar sukun yang dapat menambah variasi pemberian MP-ASI sehingga dapat mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Target yang diharapkan pada kegiatan ini adalah bertambahnya informasi dan pengetahuan masyarakat terhadap kesehatan bayi serta adanya peningkatan kesadaran, kemauan dan kemapuan hidup sehat bagi setiap orang agar derajat kesehatan yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Dalam meningkatkan kesejahteraan bayi dan balita maka seorang ibu harus dibekali dengan pendidikan kesehatan Target yang diharapkan pada kegiatan ini adalah bertambahnya informasi dan pengetahuan masyarakat terhadap kesehatan bayi serta adanya peningkatan kesadaran, kemauan dan kemapuan hidup sehat bagi setiap orang agar derajat kesehatan yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Dalam meningkatkan kesejahteraan bayi dan balita maka seorang ibu harus dibekali dengan pendidikan kesehatan Target yang diharapkan pada kegiatan ini adalah bertambahnya informasi dan pengetahuan masyarakat terhadap kesehatan bayi serta adanya peningkatan kesadaran, kemauan dan kemapuan hidup sehat bagi setiap orang agar derajat kesehatan yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Dalam meningkatkan kesejahteraan bayi dan balita maka seorang ibu harus dibekali dengan pendidikan kesehatan tentang kebutuhan anak balita. Kegiatan ini dilaksanakan dengan (1) pemberian pendidikan kesehatan melalui penyuluhan tentang kesehatan balita, gizi dan stimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak (2) pelatihan MP-ASI lokal dari bahan dasar pembuatan sukun dengan melakukan unjuk rasa.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 10 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 9 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 7 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 2 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT More Issue