Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Articles
5,030 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN KEBUN GIZI DAN KEBUN TOGA PADA KADER DAN IBU BALITA POSYANDU KARTINI II, DESA LEMPENI, KABUPATEN LUMAJANG
Miftahul Jannah;
Sabran Sabran;
Putri Rahayu Ratri;
Lutfi Kurniawati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v4i3.1049-1054
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita yang disebabkan karena kekurangan gizi kronis sehingga anak tumbuh lebih pendek dibandingkan anak seusianya. Dusun Krajan II yang terletak di Desa Lempeni, Kabupaten Lumajang, memiliki prevalensi stunting yang cukup tinggi. Selain itu, pedoman gizi seimbang juga masih belum diterapkan oleh seluruh masyarakat, termasuk pada balita di dusun Krajan II, Desa Lempeni. Pemanfaatan lahan pekarangan menjadi kebun gizi dan kebun TOGA merupakan salah satu pencegahan dalam upaya mengatasi kekurangan gizi keluarga. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dan ibu balita dalam menanam dan memanfaatkan lahan di sekitar rumah menjadi kebun gizi dan kebun TOGA yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28-29 Agustus 2021, dengan sasaran kader posyandu pada hari pertama dan ibu balita pada hari kedua. Kegiatan dilakukan dengan pemberian materi terkait jenis tanaman, kandungan gizi, dan manfaatnya bagi pemenuhan kebutuhan gizi serta peningkatan kualitas dan kuantitas ASI. Selanjutnya, peserta (kader dan ibu balita) bersama-sama mempraktikkan cara menanam tanaman. Kegiatan ini bermanfaat bagi kader dan ibu balita untuk mampu mengenali jenis tanaman dan manfaatnya, serta mampu menanam tanaman dengan baik. Kegiatan pelatihan ini juga mampu menciptakan kebun gizi dan kebun TOGA dengan jumlah tanaman yang lebih banyak. Kader posyandu dan ibu balita diharapkan mampu memanfaatkan kebun gizi dan kebun TOGA secara optimal, dan menerapkannya di lahan pekarangan rumah masing-masing.
PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN : STRATEGI PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI DAN STRATEGI PROMOSI PADA INDUSTRI RUMAHAN
Laras Pratiwi;
Yeni Fitriani Somantri;
Suci Putri Lestari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v4i2.366-371
The development of micro-scale industries is able to provide a significant increase in the economic resilience of the community, but in fact it is not yet fully integrated with the micro-scale home industry players. This community service activity was held with the aim of empowering the economy of women, especially in the business sector of the Al-Mahabbah Foundation, Cimahi City, with the Khusi Cookies product brand. This activity is carried out into three stages, namely the planning stage, the business simulation stage and the evaluation stage. This activity is able to provide benefits for Khusi Cookies business players in the form of creating knowledge about calculating the cost of production and opening a mindset of expanding promotional strategies through social media.. (Times New Roman 10, 1 space, 1 paragraf).
IMPLEMENTASI MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KEGIATAN KAJIAN BULANAN BAGI PEMUDA GRESIK
Mohammad Ahyan Yusuf Sya'bani;
Noor Amirudin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v4i3.755-760
Daerah Gresik yang lebih dikenal sebagai pusat industri, perdagangan, dan kerajinan membuat wilayah ini menjadi semakin padat dan kompleks permasalahannya. di sisi lain, Gresik merupakan kota budaya dan kota wali yang tercermin dari perilaku budaya serta adat istiadat masyarakatnya dalam melestarikan warisan para pendahulu baik dari persoalan agama maupun tradisi. Berkaitan dengan itu, Pemuda Muhammadiyah Kebomas yang berdomisili di wilayah ini merasa telah berada di zona nyaman dengan populasi masyarakat Gresik termasuk Kebomas yang mayoritas muslim. Sebagai suatu agama yang dominan ini bisa menjadi suatu keunggulan. Namun itu bukanlah sebagai suatu jaminan untuk mengukur tingkat pemahaman dan pengamalan ritus ibadah keagamaan (Islam), terkadang pemahaman dan pengamalan tersebut juga masih sangat kurang akibat terlalu tingginya mobilitas aktivitas kaum urban terutama di perkotaan Gresik. Kekurangan dan minimnya pengamalan dan pemahaman terkait materi agama Islam pada pemuda di Kebomas khususnya Pemuda Muhammadiyah Kebomas, membuat pentingnya diselenggarakan suatu program yang khusus untuk menanamkan pemahaman keagamaan dalam hal ini adalah Pendidikan Agama Islam (PAI) terutama untuk kaum muda yang memiliki mobilitas aktivitas yang tinggi dan semangat untuk menuntut ilmu.
EDUKASI DAGUSIBU DAN PENGENALAN APOTEKER CILIK (APOCIL)
Engrid Juni Astuti;
Ika Ratna Hidayati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v4i3.984-989
Peran Apoteker sebagai profesi yang terkait dengan obat sangat penting terutama dalam memberikan edukasi tentang obat-obatan. Kegiatan pengenalan tentang obat sejak dini sangat diperlukan guna memperkenalkan jati diri apoteker dan tentang obat kepada siswa sekolah Dasar. Edukasi terkait obat yang akan dilakukan di sekolah dasar bertemakan “Pengenalan Apocil dan Dagusibu” di Sekolah Dasar. Minimnya pengetahuan tentang Obat di masyarakat dimulai dengan pemberian pengetahuan sejak dini pada siswa sekolah dasar karena mereka yang nantinya akan menjadi remaja dan mengurangi penyalahgunaan obat di masyarakat seperti yang saat ini banyak sekali terjadi pada siswa sekolah menengah atas ataupun mahasiswa. Target dari kegiatan ini adalah siswa kelas 4,5, dan 6 MI Assalafiyah agar memperoleh wawasan tentang obat secara benar. Kegiatan dilakukan dengan cara pembelajaran online menggunakan beberapa platform, diantaranya : grup whatsapp kelas, google form, dan link youtube. Sebelum diberikan materi maka dilakukan pretes dan postest dari masing-masing materi, ada 2 materi yang diberikan yaitu pengenalan profesi Apoteker, cara penggunaan obat yang benar, dan edukasi DaGuSiB. Selain itu pengabdian ini diharapkan dapat memotivasi siswa-siswa agar memiliki kesadaran untuk dapat mengawasi teman-teman dikelas lain dalam menggunakan obat dengan benar. Dari hasil kegiatan didapatkan bahwa siswa antusias dalam mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat meskipun tidak terjadi peningkatan nilai rata-rata dari pretes (75,8) dan postes (75,3).
PEMANFAATAN LAHAN PERKARANGAN SEBAGAI SENTRA PERTANIAN PERKOTAAN (URBAN FARMING) SECARA HIDROPONIK
Alridiwirsah Alridiwirsah;
Muhammad Alqamari;
Nana Trisna Mei;
Muhammad Said Siregar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v4i2.509-514
Pekarangan di wilayah Kecamatan Medan Denai cukup luas, sebagian besar tidak dimanfaatkan untuk tanaman sayuran sehingga tidak memungkinkan untuk ditanami tanaman lainnya seperti sayuran. Permasalahan utama yang terjadi pada masyarakat sasaran adalah 1) kegiatan kelompok ibu-ibu Aisyiyah belum banyak yang berhubungan dengan pemberdayaan masyarakat, 2) lingkungan pekarangan di wilayah Kecamatan Medan Denai sebagian besar belum dimanfaatkan untuk menanam tanaman sayuran, 3) sebagian besar anggota Aisyiyah belum mempunyai pengetahuan, wawasan dan pengalaman serta ketrampilan dalam pemanfaatan pekarangan menjadi lahan produktif dan 4) potensi sumber daya insani dan alam di Kecamatan Medan Denai juga belum diberdayakann secara optimal. Beberapa metode digunakann untuk mencapai tujuan serta sebagai upaya transfer teknologi pengadaan hidroponik dengan berbagai model, serta penyiapan fasilitas lain yang mendukung kegiatan ini, yakni ; 1) Penyuluhan pemberdayaan perempuan, pengelolaan lahan pekarangan dan teknologi budidaya secara hidroponik 2) pelatihan dan demonstrasi dengan simulasi praktek budidaya hidroponik menggunakan peralatan dan bahan yang sudah disiapkan oleh pelaksana program, 3) praktek budidaya hidroponik untuk menghasilkan produk, dan 4 secara periodik dilakukan pembinaan dan pendampingan mitra melakukan budidaya hidroponik sampai mencapai hasil yang optimal. Hasil program Pembinaan Kemuhammadiyahan menunjukkan manfaat yang besar bagi peserta untuk peningkatan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan dalam pemanfaatan lahan pekarangan serta mengelolalanya lebih produktif.
PENDAMPINGAN PEMASARAN PRODUK UMKM MINUMAN SERBUK JAHE INSTAN DI MASA PANDEMI COVID-19
Wati Sukmawati;
Hadi Sunaryo
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v4i3.696-701
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan dengan mitra UMKM yang bergerak pada pengolahan minuman serbuk jahe instan di daerah Indramayu. Dalam kegiatan yang dilakukan ini tujuan untuk memberikan motivasi bagi UMKM minuman serbuk jahe instan untuk meningkatkan pemasaran sehingga mampu meningkatkan penghasilan dan dapat bertahan di masa pandemic. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan cara ceramah, diskusi, dan pemberian materi mengenai manajemen keuangan dan digital marketing serta strategi yang harus dijalankan oleh UMKM agar dapat survive pada masa pandemic ini, Kesimpulan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah UMKM membutuhkan bantuan dalam hal permodalan dan pendampingan agar dapat bangkit dan mandiri dimasa pandemic ini. Solusi yang diberikan adalah bantuan permodalan bagi UMKM dan pendampingan proses pemasaran produk baik pasar online maupun offline. Berdasarkan hasil kegiatan ini, pemasaran produk di masa pandemic menjadi alternatif karena mengurangi kontak dan tetap menjaga protocol Kesehatan. Selain itu mitra juga sangat terbantu oleh pendampingan pemasaran produk yang dilakukan oleh peneliti.
STRATEGI PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN UNTUK PENGENDALIAN PENYEBARAN VIRUS COVID-19 DI KEDAI KOPI, JOMBANG, JAWA TIMUR
Dyah Rahmasari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v4i3.924-933
Covid-19 telah menjadi pandemic yang telah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Jombang merupakan salah satu daerah yang berada di Jawa Timur yang terdampak dengan total kasus terkonfirmasi positif sebanyak 4.695 kasus (pada bulan April 2021). Pemerintah telah melakukan upaya sosialisasi terkait protokol kesehatan sebagai upaya pengendalian penyebaran virus Covid-19. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam menjalankan kegiatan di masa pandemi ini. Kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi mengenai protokol kesehatan (menggunakan masker, menjaga jarak fisik, dan mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer) serta edukasi pembuatan hand sanitizer yang dilakukan di kedai kopi “Hustle” Jombang. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan sehingga dapat membantu dalam mengendalikan penyebaran virus Covid-19 di Indonesia, khususnya di wilayah Jombang.
WORKSHOP PEMBUATAN E-MODUL FLIP –BOOK BERBASIS ANDROID BAGI GURU-GURU SMP/Mts DAN SMA MUHAMMADIYAH KOTA PADANGSIDIMPUAN
Ainun Mardiyah;
Elisa Hanif
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v4i2.462-466
Perkembangan teknologi dan informasi yang semakin cepat yang menandai era baru yaitu era revolusi industri 4.0. Era revolusi industri 4.0 merambah berbagai macam bidang termasuk bidang pendidikan khususnya pendidikan sains. Media pembelajaran adalah alat bantu yang digunakan dalam kegiatan belajar – mengajar dengan tujuan untuk membantu pendidik. Dalam memasuki era revolusi industry 4.0 sudah sewajarnya jika guru-guru khususnya sains mulai merubah paradigm tentang media pembelajaran yang sebelumnya berupa poster, gambar ataupun miniatur alat, menjadi era milenial seperti penggunaan Flipbook. Workshop ini awalnya ingin dibuat seperti workshop pada umumnya, tetapi karena pandemic sedang mewabah sehingga tidak memungkinkan untuk berkerumun, maka workshop berubah menjadi webinar tetapi tetap sesuia dengan konsep workshop pada umumnya. Metode dalam workshop ini meliputi;pembuatan poster webinar,peminjaman alat webinar,gladiresik webinar dan acara webinar serta pembagian sertifikat melalui email kepada peserta. Hasil yang didapat;masih banyak guru yang belum mengetahui tentang flipbook serta tertarik untuk membuat karena menarik khusunya dimasa pandemic ini, guru lebih sering menggunakan WA pada saat pembelajaran saat ini, antusias peserta sangat besar, hal ini terbukti dari 56 undangan yang disebar, sebanyak 45 peserta hadir saat acara webinar.
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MELALUI PENDAMPINGAN PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN DI SD MUHAMMADIYAH BENJENG
Muyasaroh Muyasaroh;
Fida Nur Kolidah;
Nadiyah Syifa Adeliyah;
Choirul Mahfud
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v4i2.634-638
The world of education always moves dynamically following the changing times and conditions. Increasingly sophisticated technological advances should facilitate the world of education in learning. In addition, the condition of the Covid-19 pandemic that has hit the community requires students to go to school online. Based on this, teachers are required to improve pedagogical competence, especially making instructional videos as an artistic tool in the process of teaching activities. A teacher should have pedagogical competence, namely the art of class management that includes strategies in learning. or Oriented to the above problems, the community service team collaborates with service partners, namely the principal and teachers of SD Muhammadiyah Benjeng to assist in making learning videos. The purpose of this service is so that teachers at SD Muhammadiyah Benjeng can make creative and innovative learning videos. The method used in this mentoring is lesson study through 3 stages including plan, do and see (reflection). The result of this service is realizing teacher competence, namely that the teacher is independently able to make learning media in the form of instructional videos so that teaching and learning activities at SD Muhammadiyah Benjeng can be carried out effectively and pleasantly even though the school is online or online.
PENDAMPINGAN KETRAMPILAN BERKOMUNIKASI BAGI KADER KOMITE KESEJAHTERAAN PERLINDUNGAN ANAK (KKPA) KALURAHAN GILANGHARJO, BANTUL
Yuli Setyowati;
Fadjarini Sulistyowati;
Habib Muhsin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v4i3.860-868
KKPA merupakan organisasi yang bergerak dalam perlindungan anak dan perempuan di Kalurahan Gilangharjo,Pandak, Kabupaten Bantul. KKPA memberikan pendampingan bagi anak dan perempuan yang mengalami kekerasan dalam keluarga. Kader KKPA yang sering disebut Satuan Tugas (SATGAS) KKPA merupakan perwakilan dari tiap padukuhan di Kalurahan Gilangharjo. Dalam menjalankan tugasnya dalam memfasilitasi masyarakat, para kader membutuhkan keterampilan berkomunikasi. Untuk itu, dibutuhkan pendampingan peningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal baik tatap muka maupun melalui media digital. Tujuan kegiatan: 1) memberikan pemahaman kepada para kader KKPA tentang teknik-teknik komunikasi efektif agar dapat memfasilitasi masyarakat secara baik; 2) memberikan pelatihan teknik berkomunikasi interpersonal dan melalui media digital; 3) melakukan pendampingan praktik berkomunikasi secara efektif; 4) melakukan pendampingan kepada kader KKPA dalam menyusun SOP panduan berkomunikasi. Metode kegiatan dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan. Kegiatan diawali dengan FGD dengan semua kader untuk pemetaan potensi dan problematika dalam berkomunikasi. Kegiatan pelatihan dan pendampingan dilaksanakan dalam empat sesi yakni: 1) Pelatihan berkomunikasi interpersonal secara efektif; 2) Pelatihan berkomunikasi melalui media digital secara efektif dan 3) Pelatihan memfasilitasi masyarakat; dan 4) Pendampingan praktik fasilitasi menggunakan komunikasi interpersonal dan media digital. Hasil dari kegiatan pendampingan adalah peningkatan pemahaman dan keterampilan berkomunikasi para kader dan tersusunnya buku saku keterampilan berkomunikasi bagi para kader KKPA.