Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Articles
5,030 Documents
PENYULUHAN DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN SAAT KONDISI PANDEMI COVID-19 DI KELURAHAN SUKAGALIH
Riska Prasetiawati;
Novriyanti Lubis;
Triana Ramadhanty;
Nisa Shifa Abdillah;
Nova Savira;
Muhammad Fadly Amin;
Citra Puja;
Muhammad Arideira
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i3.918-925
Permasalahan yang kerap ditemukan pada saat pandemi Covid 19 ini salah satunya adalah kurangnya kesadaran masyarakat khususnya warga kelurahan Sukagalih dalam memeriksakan secara rutin kesehatan mereka. Hal ini diperparah dengan adanya pembatasan kegiatan sehingga membuat masyarakat diam di rumah dan kurang melakukan aktivitas yang dapat menyehatkan tubuh. Kelompok 2 KKN kelurahan Sukagalih dari Universitas Garut ingin memberikan suatu bentuk kepedulian sesama dengan cara memberikan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan terutama untuk penyakit umum di indonesia seperti Hipertensi, Diabetes, hiperurisemia dan kolesterol, maka dari itu dilakukan pengabdian masyarakat kepada penduduk kelurahan Sukagalih sebagai tindakan pemantauan penyakit. Pemeriksaan menggunakan metode POCT (Point Of Care Testing) dengan melibatkan 53 orang penduduk, hasil yang didapat menunjukkan bahwa masih terdapat banyak warga yang tidak memperhatikan kesehatnnya dan jarang melakukan pemeriksaan rutin ke fasilitas kesehatan, dilihat dari hasil pemeriksaan kadar dalam darah yang melebihi batas rekomendasi dari World Health Organization (WHO).
PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR URIN SAPI DAN PESTISIDA KENIKIR SERTA DAMPAKNYA TERHADAP LINGKUNGAN
Murnita Murnita;
Yulfi Desi;
Leffy Hermalena
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i3.1156-1163
Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dikukan bersama mitra Kelompok Tani Simpang Tigo Nagari Ketaping Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman yang bergerak dalam bidang budidaya padi organik. Kegiatan PKM bertujuan untuk: (1) mendorong motivasi petani dalam membuat POC dari urin sapi dan pestisida nabati dari daun bunga kenikir, (2) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani tentang pembuatan POC dari urin sapi dan pestisida nabati dari daun bunga kenikir (3) memaksimalkan penggunaan POC dari urin sapi dan pestisida nabati dari daun bunga kenikir. Metode pelaksanaan kegiatan PKM berupa: penyuluhan, praktik, monitoring dan evaluasi. Kegiatan pengabdian masyarakat berlangsung dengan baik dan masyarakat bersemangat untuk mengikuti pelatihan serta memiliki keinginan yang tinggi untuk melanjutkan pembuatan POC dari urin sapi dan pestisida nabati dari daun bunga kenikir, terlihat dari kegiatan pembuatan POC dan pestisida nabati yang dilakukan kembali oleh petani. Pengetahuan petani meningkat terhadap pengertian, kelebihan, kekurangan, manfaat dari POC dan pestisida kenikir serta cekatan dalam membuat dan mempergunakan POC dari urin ternak dan pestisida nabati dari daun bunga kenikir yaitu sama dan di atas 60%. Masyarakat melaksanakan pemakaian POC dari urin sapi dan pestisida dari daun bunga kenikir pada tanaman padi organik yang mereka budidayakan.
PENERAPAN TEKNOLOGI LUBANG RESAPAN BIOPORI SEBAGAI METODE SEDERHANA PENGELOLAAN KOMPOS LIMBAH RUMAH TANGGA DI DESA SRIKUNCORO, BENGKULU TENGAH
Kanang Setyo Hindarto;
Herry Gusmara;
Zainal Muktamar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i3.863-869
Sampah telah menjadi permasalahan yang rumit sehingga dalam pengelolaannya perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir agar sampah dapat memberikan manfaat secara ekonomis, sehat bagi masyarakat, dan aman bagi lingkungan serta dapat merubah pola pikir yang ada di dalam masyarakat. Melalui teknologi Lubang Resapan Biopori sampah organik dapat dikelola dan diolah langsung di tempat sumbernya dengan luaran berupa pupuk kompos. Hal ini juga bisa diterapkan untuk sampah rumah tangga. Sampah dapat langsung dipilah dan diolah di lingkungan rumah tangga tidak perlu diangkut ke tempat pembuangan sampah atau tempat pembuangan akhir. Teknologi ini dapat meminimalisir biaya, tenaga dan mencegah pencemaran lingkungan. Pemanfaatan teknologi Lubang Resapan Biopori (LRB) sudah tersebar luas di masyarakat, namun hanya untuk teknologi untuk meresapkan air lebih cepat. Pemnafaatan LRB untuk pengomposan belum banyak diketahui dan diterapkan. Melalui kegiatan pengabdian pada bulan Agustus hingga bulan Oktober 2021 diperkenalkan metode pengomposan sederhana di dalam LRB kepada masyarakat Srikuncoro. Kegiatan berupa penyuluhan dan penerapan langsung di lapangan diikuti oleh 20 orang peserta. Hasil capaian dievaluasi melalui kuisioner yang diisi peserta saat belum dan sesudah kegiatan. Didapatkan bahwa 95% peserta sudah mengetahui tentang LRB, 80% peserta mengetahui cara pengomposan pada LRB dan menganggap teknologi LRB mudah untuk diterapkan dan 75% peserta ingin menerapkan LRB pada keseharian.
PELATIHAN MODEL PENGELOLAAN PEMBELAJARAN 4 C (CRITICAL THINKING, CREATIVITY, COMMUNICATION &COLLABORATION) DALAM MENGEMBANGKAN ASPEK TUMBUH KEMBANG ANAK USIA DINI 5 – 6 TAHUN DI KABUPATEN KARAWANG
Astuti Darmiyanti;
Bambang Ismaya;
Abubakar Umar;
Sayan Suryana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i3.1094-1100
Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk memberikan Pelatihan motivasi bagi lembaga pendidikan PAUD untuk memperhatikan keterampilan yang dimiliki para siswanya dan memberikan pembekalan positif kepada anak untuk masa yang akan datang.Metode. yang digunakan menggunakan konsep pelatihan dimana peserta diberikan pembekalan materi dan Pelatihan Model Pengelolaan Pembelajaran 4 C (Critical Thinking, Creativity, Communication &Collaboration) Dalam Mengembangkan Aspek Tumbuh Kembang Anak Usia Dini 5 – 6 Tahun..Hasil Pengabdian ini yaitu 1) dengan diimplementasikannya keterampilan abad ke-21 yang disebut dengan 4C adalah guru harus melakukan komunikasi dengan baik terhadap siswa secara terus menerus dalam berbagai keadaan. Sososialisasi pada siswa diperlukan karena masa anak-anak adalah masa bermain. Ketika siswa bermain dengan teman sebayanya, siswa akan secara alami melakukan interaksi sosial dengan temannya. Sering mengajak siswa berkomunikasi memberikan dampak positif untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi anak. Hal ini akan menstimulasi otak anak untuk mencontoh penggunaan kalimat yang baik. Selain itu keterampilan abad ke-21 siswa dilatih untuk menjelaskan dan bertukar informasi dengan temannya ketika proses pembelajaran berlangsung, belajar cara menyampaikan informasi dengan benar, sehingga dapat dimengerti dan dipahami oleh temannya. Peran guru PAUD disini adalah sebagai fasilitator. Keterampilan abad ke-21(4C) dapat menumbuhkan dan meningkatkan kerjasama dalam suatu kelompok untuk menyelesaikan masalah tertentu, meningkatkan rasa toleransinya terhadap perbedaan pendapat teman, berusaha untuk berpikir kritis dan kreatif untuk memecahkan permasalahan tentang mengkaitkan sesuatu. Kata kunci: Keterampilan, Abad 21 (4C)
KAMPANYE GEMAR MAKAN IKAN (GEMARIKAN) DAN PELATIHAN DIVERSIFIKASI PRODUK PERIKANAN BERBASIS LOKAL DALAM UPAYA PENURUNAN PRAVELENSI STUNTING DI DESA TANAH BARA KECAMATAN GUNUNG MERIAH KABUPATEN ACEH SINGKIL
Dedek Sri Andriani;
Ikhsanul Khairi;
Akbardiansyah Akbardiansyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1333-1337
Stunting merupakan salah satu permasalahan yang terjadi didunia dan di Indonesia. Menurut KementrianKesehatan (Kemenkes) stunting adalah anak balita dengan nilai z-scorenya kurang dari -2SD/ (stunted) dan kurang dari -3SD (severely stunted) dengan panjang badan (PB/U) atau tinggi badan (TB/U) menurut umurnya dibandingkan dengan standar buku WHO-MGRS (Multicentre Growth Reference Study) 2006 (3). Kondisi stunting disebabkan karena kurangnya asupan protein dan energi dalam jangka waktu yang panjang, dimulai dari masa kehamilan. Asupan protein yang cukup selama golden periode (bayi hingga usia 2 tahun) menjadi hal yang penting dalam pencegahan stunting (Qonita et al 2020). Salah satu sumber protein yang gampang diserap oleh tubuh dan mudah ditemui bersumber dari ikan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dan praktik langsung. Kegiatan ini dilaksanakan di dua tempat yaitu untuk kegiatan Kegaitan kampanye gemar makan ikan dilaksanakan di SD Negeri 1 Tanah Barah pada tanggal 20 November 2021, dan kegiatan pembuatan produk perikanan dilaksanakan di Desa Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil pada tanggal 1 Desember 2021. Dalam kegiatan ini terdapat beberapa tahapan kegiatan yaitu persiapan, penyajian materi, permainan edukasi terkait tema, melakuka sosialisasi mencoba produk olahan ikan bersama. Kegiatan ini dilaksanakan dengan baik hingga dapat mencegah stunting.
SOSIALISASI PARALEGAL DALAM PENDIDIKAN BERKARAKTER GUNA MEWUJUDKAN DESA SADAR HUKUM DI KABUPATEN KARAWANG
Pamungkas Satya Putra;
Rani Apriani;
Hevi Dwi Oktaviani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1599-1607
Pendidikan karakter memiliki makna untuk memberikan ilmu dan nilai karakter kepada orang lain untuk menciptakan individu yang memiliki etika dan moral. Walaupun sudah banyak masyarakat yang berpendidikan tetap konflik akan terus muncul di tengah-tengah kehidupan. Untuk menyelesaikan berbagai macam konflik tersebut diperlukan beberapa peran dari berbagai pihak salah satunya dari paralegal. Apabila didefiniskan paralegal adalah sesorang yang memberikan bantuan hukum kepada masyarakat yang membutuhkan baik di pengadilan maupun non pengadilan. Untuk dapat menjadi paralegal disyaratkan harus memiliki pengetahuan tentang hukum. Ilmu dan pengetahuan tersebut diperoleh dari pendidikan formal/non formal maupun dari pelatihan. Ketika paralegal sudah menjalankan tugasnya untuk memberikan bantuan hukum maka diharapkan akan mewujudkan masyarakat yang sadar hukum dan terselesainya berbagai jenis konflik. Melalui pengabdian ini, diharapkan paralegal dapat memberikan kontribusi terhadap masyarakat spesifiknya di lingkup desa dan mewujudkan desa sadar hukum. Apabila tujuan itu tercapai maka akan tercipta ketertiban dan kesadaran hukum masyarakat.
PENGABDIAN KEPADA WARGA DESA BINAAN POLINEMA, WRINGINSONGO, KEC. TUMPANG, KAB. MALANG MELALUI PEMBUATAN VCO DENGAN METODE FERMENTASI
Eko Naryono;
Cucuk Evi Lusiani;
Bambang Widiono;
Wianthi Septia Witasari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1268-1275
Desa Wringinsongo merupakan desa binaan Polinema yang sejak 2020 lalu, desa tersebut dijadikan sebagai Desa Tangguh dalam upaya ketahanan menghadapi pandemi Corona Virus Diesease 2019 (Covid-19). Keseluruhan lahan di Desa Wringinsongo secara geologis merupakan tanah subur yang sangat cocok difungsikan sebagai lahan pertanian dan perkebunan. Salah satu hasil perkebunan yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan penggunaannya adalah kelapa. Kelapa dapat diproses untuk menghasilkan virgin coconut oil (VCO) yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia terutama di masa pandemi Covid -19 ini. Dalam upaya meminimalkan dampak dari pandemi dalam jangka panjang terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, Desa Wringinsongo, Kec. Tumpang, Kab. Malang melakukan kerjasama dengan Politeknik Negeri Malang (Polinema). Kerjasama yang dilakukan berupa pemberian bimbingan teknis untuk pembuatan VCO oleh Jurusan Teknik Kimia, Polinema kepada warga Desa Wringinsongo, Kec. Tumpang, Kab. Malang. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat dari Polinema yang sejalan dengan Rencana Strategis Polinema (Renstra Polinema 2016-2020) untuk meciptakan iklim usaha bagi UMKM dalam hal ini adalah Desa Binaan Polinema, Wringinsongo, Kec. Tumpang, Kab. Malang. Dengan adanya bimbingan teknis ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi bagi warga desa binaan sebagai pengetahuan baru dan dapat dikembangkan menjadi usaha baru untuk membantu mengembangkan ekonomi dari warga setempat. Kegiatan PpM yang dilaksanakan pada tanggal 05 September 2021 berjalan lancar dan antusiasme peserta sangat baik untuk mempraktikkan secara langsung pembuatan VCO dengan metode fermentasi.
PENDAMPINGAN PENDESAINAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM-BASED LEARNING BAGI GURU-GURU MATEMATIKA KOTA LUBUKLINGGAU
Hapizah Hapizah;
Indaryanti Indaryanti;
Ely Susanti;
Muhammad Yusup;
Novita Sari;
Jeri Araiku;
Scristia Scristia;
Weni Dwi Pratiwi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1512-1523
Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mendampingi guru-guru matematika SMP dan SMA di Kota Lubuklinggau dalam mendesain perangkat pembelajaran matematika berbasis Problem Based Learning (PBL). Kegiatan PkM ini ditujukan kepada khalayak sebanyak 30 orang guru matematika SMP dan SMA di Kota Lubuklinggau. Lokasi dan tempat kegiatan dilaksanakan di Laboratorium Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Sriwijaya. Kegiatan pengabdian ini dilakukan secara hybrid, tatap muka maupun melalui aplikasi zoom meeting conference dan grup Whatsapp. Model pelaksanaan kegiatan adalah model pendampingan dengan metode demonstrasi, pendampingan secara mandiri dan kelompok kepada peserta. Kegiatan dilakukan dalam 4 tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pendampingan, tahap follow up, dan tahap pelaporan. Hasil yang didapat melalui pendampingan ini yakni peserta dapat mendesain perangkat pembelajaran matematika berbasis Problem Based Learning yang meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Secara keseluruhan peserta memberikan respon yang sangat baik pada setiap pernyataan yang diberikan dengan rata-rata skor 3,77 dan persentase 84,38%.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN SOAL BERKATEGORI HOTS BAGI GURU MADRASAH ALIYAH MU’ALLIMIN MU’ALLIMAT REMBANG
Mohammad Agus Prayitno;
Dian Tauhidah Tauhidah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1449-1456
Curriculum changes require students to be able to think at higher levels. For this reason, educators are expected to be able to compile HOTS categorized questions that their students will give in each evaluation. The results of the field study obtained information that the socialization of HOTS categorization of questions was needed to the madrasah teachers. The purpose of implementing this Community Service Program (PKM) is to inform teachers to understand HOTS question categories, and to arrange HOTS categorized questions based on the preparation steps. The PKM was conducted at MA M3R with the method of presentation, question and answer, and demonstration. The material presented at the time of socialization are: a) cognitive level theory, b) LOTS and HOTS explanations, and c) steps for preparing HOTS questions. The results showed that the participants' responses to the socialization were very good, which was shown actively during the question and answer session, as well as a positive change in understanding in understanding the HOTS category before and after the socialization. The conclusion is the socialization of making HOTS categorized questions can provide information to participants of the socialization in identifying HOTS questions as well as the steps in preparing HOTS questions.
PELATIHAN PIJAT BAYI SEBAGAI BENTUK STIMULASI TUMBUH KEMBANG BAYI BALITA BAGI KADER POSYANDU DESA TELLUMPOCCOE MAROS
Nurlina Akbar;
Halida Thamrin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1372-1376
Children's health is always concern because this group is vulnerable to health problems on their golden period. The involvement of parents, especially mothers and health workers, is needed. The Health Profile of South Sulawesi shows that the percentage of underweight children under five in Kabupaten Maros is ranked 4th with 8.23%. Data from interviews with the Tellumpoccoe Midwife in Kab. Maros, the number of infants under five until December 2021 is 96 toddlers and 5 health service assistent. This number shows that the ratio of health service assistent to the number of infants under five is sufficient so they should be able to assist mothers of infants under five in monitoring and stimulating growth and development. There is one way to stimulate growth and development is with baby massage which is known to be effective for increasing appetite and improving blood circulation. Health service assistent in this village have never been provided with baby massage skills, so the purpose of this community service is sharing information and baby massage skills to them. The service method includes the preparation stage, coordinating with the local government, pretest, the implementation stage, socialization and training and posttest as the evaluation stage. During the socialization and training, the health service assistant had great enthusiasm while listening to the explanation of baby massage, were active in discussing and practicing baby massage so that their knowledge and understanding increased and the five of them were able to practice good and correct baby massage