cover
Contact Name
fatoni
Contact Email
cahayapaudunkhair@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
cahayapaudunkhair@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan PG-PAUD FKIP Universitas Khairun Kampus I Jln. Bandara Babullah Ternate Maluku Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD
Published by Universitas Khairun
ISSN : 24071064     EISSN : 28075552     DOI : http://dx.doi.org/10.33387/cp
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud adalah jurnal hasil penelitian lapangan, studi teoritis, ide-ide kreatif-inovatif, solutif, untuk masalah pendidikan anak usia dini dan pengembangan pengetahuan. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud adalah Jurnal bidang ke-paud-an yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Terbit setahun 2 Kali yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud P-ISSN : 2407-1064 dan E-ISSN : 2807-5552. Alamat Digital Object Identifier (DOI) yang diterbitkan dari Crossref http://dx.doi.org/10.33387/cp
Articles 205 Documents
Peran Lingkungan Dalam Pengembangan Bahasa AUD Haryati, Haryati
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v6i1.7605

Abstract

Peran lingkungan merupakan sebuah wadah dalam proses perkembangan keterampilan bahasa dan bicara anak, karena lingkungan bagian dari interaksi anak dalam proses perkembangannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran lingkungan dalam pengembangan bahasa anak. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literatur atau studi kepustakaan. Sumber yang diambil dari berbagai macam literatur baik jurnal, artikel maupun penelitian terdahulu serta sumber internet lainnya. Hasil dalam penelitian ini menunjukan hasil bahwa peran lingkungan dalam pengembangan bahasa dapat melatih anak dengan mengenalkan kata-kata sapaan yang baik dan benar dalam berkomunikasi, mengajak anak dalam mengenal benda-benda yang ada di sekitarnya, menerapkan pola asuh demokratis, pengembangan mengintegrasikan kemampuan bahasa dalam kehidupan sehari-hari, pengembangan kemampuan mengekspresikan diri sendiri.
Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Melalui Kegiatan Melukis Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini RA Fatimah Palembang Umayroh, Ummi; Cindrya, Elsa; Handayani, Tutut
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v6i1.7447

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Melalui Kegiatan Melukis Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Ra Fatimah Palembang. Adapun permasalahan penelitian ini ialah adakah pengaruh model pembelajaran kontekstual melalui kegiatan melukis terhadap perkembangan motorik halus pada anak usia dini di RA Fatimah Palembang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan perkembangan motorik halus dengan penerapan model pembelajaran kontekstual melalui kegiatan melukis pada anak usia dini di RA Fatimah Palembang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre eksperimental design jenis one group pretest and posttest design (satu kelompok subjek). Metode penelitian ini digunakan karena peneliti ingin melihat seberapa besar pengaruh penerapan pembelajaran kontekstual terhadap motorik halus pada anak usia dini melalui kegiatan melukis. Jumlah sampel yang digunakan terdiri dari 22 orang anak 8 anak perempuan dan 14 orang anak laki-laki. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh model pembelajaran kontekstual melalui kegiatan melukis terhadap perkembangan motorik halus anak sangat baik karena dengan model pembelajaran kontekstual anak dapat menerima pengetahuan secara nyata dalam mengembangkan motorik halusnya dengan kegiatan melukis dengan cara anak diberikan kesempatan untuk mengekspresikan apa yang anak pikirkan ke dalam sebuah lukisan yang dibuat.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Penggunaan Media Gambar Dengan Teknik Kolase Pada Anak Kelompok B Di PAUD KB Mawar Budiyanto, Budiyanto; Hurri, Ibnu; Munajat, Asep
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v6i2.7645

Abstract

Perkembangan motorik halus anak usia dini sangat penting. Salah satu cara yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini adalah penggunaan media gambar dengan teknik kolase. Pada penelitian ini akan dijelaskan mengenai penggunaan media gambar dengan teknik kolase untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan partisipasi. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman. Hasil pembelajaran menggunakan media gambar dengan teknik kolase untuk meningkatkan motorik halus anak. Dari hasil penelitian, diperoleh informasi bahwa mayoritas anak kelas B di PAUD KB Mawar memiliki kemampuan motorik halus yang baik ditandai dengan anak yang dapat mengkoordinasi gerakan jari dengan mahir, dapat mengembangkan imajinasi melalui bentuk dan konstruksi, dapat mengembangkan ketelitian saat membuat kolase dengan media gambar, dapat memperhatikan kesesuaian susunan dan ukuran benda, dapat memperhatikan keseimbangan dengan mempertimbangkan ukuran, bentuk, dan unsur pengikat, seperti garis atau warna, serta membuat kolase yang tepat untuk menjamin keawetan produk akhir.
Analisis Kemandirian Dan Disiplin Pada Kegiatan Rutin Untuk Anak Usia 4-5 Tahun Di PAUD Alkhairat Skeep Taib, Bahran; Mahmud, Nurhamsa; Samad, Rita; Wondal, Rosita; Darmawati, Darmawati; Banapon, Sarmija
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v6i1.7554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemandirian dan disiplin pada kegiatan rutin bagi anak usia 4-5 tahun di PAUD Alkhairaat Skeep. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari guru wali kelas dan peserta didik kelas A di PAUD Alkhairaat Skeep. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian tentang kemandirian dan disiplin pada kegiatan rutin di PAUD Alkhairaat skeep, dapat disimpulkan bahwa: 1). Kemandirian: Guru membiarkan anak melakukan segala sesuatu atau aktivitas dengan cara mandiri, memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan aktivitas di kelas secara mandiri, seperti membuka sepatu, meletakan tas, makan dan mencuci tangan sendiri. 2). Disiplin: Guru memberikan pembiasaan yang berulang kali kepada anak. Dengan metode ini, anak dapat mengingat kegiatan yang sering dilakukan di sekolah dan dapat membantu meningkatkan daya ingat anak. Jika anak mengalami kesulitan atau kebingungan, guru dapat memberikan bimbingan dan pelatihan tambahan.
Meningkatkan Kemampuan Bahasa Melalui Audio Visual Dengan Metode Bercerita Pada Siswa Kelompok B TK Adinda Tarakan Insani, Andi Hidayah; Bafadal, Usman; Ilyas, Sitti Nurhidayah; Amal, Asisah; Armansa, Ade
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v6i2.7562

Abstract

Penyusunan artikel ini ditujukan guna terjadinya peningkatan kemampuan bicara anak kelompok B TK Adinda dengan teknik bercerita yang memakai Audio Visual. Pendekatan yang dipakai pada riset ini adalah kualitatif. Jenis penelitian ini ialah Penelitian Tindakan Kelas atau PTK. Lima belas anak digunakan pada riset ini. Dalam penelitian ini, data terkumpul dengan pengamatan. Metode analisis data yang dipakai yakni analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara anak tumbuh dan berkembang dengan bantuan metode narasi melalui pemakaian bahan mengajar Audio Visual pada pra siklus, siklus I serta siklus II.
Pengaruh Media Busy Book Terhadap Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Kelas A Di TK Marfu’ah Palembang Novitasari, Dini; Marlina, Leny; Putri, Yecha Febrieanitha; Febriyanti, Febriyanti; Atika, Nyimas
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v7i2.7932

Abstract

Busy book merupakan media 3 dimensi salah satu dari sekian banyak jenis media yang sering digunakan dalam pendidikan anak usia dini. Jenis media  yang dikenal sebagai busy book adalah buku yang terbuat dari kain flanel, berwarna cerah, menarik, dan menampilkan gambar pada setiap halamannya. Adapun permasalahan yang terjadi dalam penelitian ini yaitu pengaruh media busy book terhadap kemampuan bahasa (membaca permulaan) anak usia 4-5 tahun di TK Marfu’ah Palembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh media busy book terhadap kemampuan bahasa (membaca permulaan) anak usia 4-5 tahun di TK Marfu’ah Palembang. Jenis penelitian ini adalah Pre-experimental dengan desain One Group Pretest-Posttest. Dengan menggunakan jumlah sampel 15 anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi awal, sebelum diberi perlakuan dengan kegiatan busy book. Observasi yang digunakan untuk mengumpulkan data pada saat treatment. Tes yang dilakukan dalam penelitian ini adalah memberikan tes secara lisan kepada anak, yaitu sejumlah pertanyaan yang ditunjukan kepada anak tentang aspek yang ingin diketahui dan dokumentasi berupa gambar, dan foto-foto kegiatan yang dilakukan anak. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil dalam penelitian ini diperoleh nilai Thitung= -22.610 sedangkan df= 14 =14-1=13 dengan taraf nyata 5% sehingga didapat Ttabel= 2.160, karena Thitung= -22.610 Ttabel= 2.160 maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh dari kegiatan busy book terhadap kemampuan bahasa (membaca permulaan) anak di kelas A di TK Marfu’ah Palembang.
Implementasi Permainan Tradisional Congklak Dalam Membangun Karakter Kejujuran Anak Usia Dini Di RA Darul Falah Kabupaten Tasikmalaya Hidayanti, Agil; Elan, Elan; Purwati, Purwati
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v7i2.8513

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang tereksposnya permainan tradisional, khususnya congklak, di kalangan anak-anak. Tanpa disadari, permainan congklak memiliki banyak manfaat yang dapat membangun karakter anak usia dini, terutama karakter kejujuran. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan menggali manfaat yang muncul dalam proses bermain congklak. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Partisipan penelitian terdiri atas anak kelompok B RA Darul Falah serta guru kelas RA Darul Falah sebagai narasumber. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain congklak mampu membangun karakter anak usia dini, khususnya karakter jujur pada anak kelompok B usia 5–6 tahun. Penggunaan permainan tradisional congklak dapat dijadikan strategi dalam membentuk karakter kejujuran pada anak usia dini. Oleh karena itu, guru diharapkan lebih kreatif dalam menciptakan media pembelajaran serta memanfaatkan permainan tradisional congklak sebagai sarana penguatan karakter kejujuran.
Dampak Sulit Makan Terhadap Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Usia Dini Muslihin, Heri Yusuf; Nurlaela, Wulan; Nurjannah, Firda Siti; Krismayasari, Krismayasari; Trianika, Lusy
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v7i2.7824

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini dipengaruhi oleh asupan gizi yang cukup. Tercukupinya Gizi pada anak diperoleh melalui asupan makanan. Untuk mencegah masalah gizi seperti gizi berlebihan atau gizi kurang, penting untuk memastikan kebutuhan gizi tubuh dipenuhi dengan seimbang. Gizi seimbang merujuk pada pola makan yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh anak. Anak masa prasekolah rentan usia 4-6 tahun seringkali terjadi permasalahan pada pola makan. Anak sering kali mengalami sulit makan yaitu karena pilih-pilih makanan sesuai apa yang disukainya. Maka dengan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak sulit makan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Metode yang digunakan yakni metode kualitatif menggunakan pendekatan wawancara terhadap kepala sekolah serta pendidik di RA Raihan, Kec. Cihideung, Tasikmalaya, Jawa Barat. Gizi yang baik mencakup asupan karbohidrat yang memadai serta kecukupan buah-buahan dan sayuran. Mengurangi konsumsi makanan siap saji dan memberikan sarapan juga ditekankan. Dampak permasalahan sulit makan memengaruhi pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada pertumbuhan berdampak terhadap berat badan serta tinggi badan anak yang tidak sesuai dengan umurnya. Pada perkembangan berdampak pada tingkat kecerdasan anak menurun, mengganggu pada perkembangan sosial-emosional anak, serta mengganggu pada kesehatan dirinya. Untuk mengatasi permasalahan anak sulit makan dapat dilakukan dengan cara:  1). Menciptakan lingkungan makan yang bersih. 2). Buat waktu makan yang teratur, sehingga anak terbiasa makan di waktu-waktu tertentu. 3). Sajikan makanan dengan tampilan menarik. 4). Lakukan makan secara bersama-sama agar meningkatkan nafsu makan anak, biarkan anak makan sendiri.
Peran Guru Sebagai Fasilitator Dalam Mengembangkan Kemandirian Anak Usia Dini Di PAUD Nurul Ilmi Kecamatan Baruga Kota Kendari Rahman, Andi Suharni; Marzuki, Kartini; Herman, Herman
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v7i2.8068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui kemandirian anak di PAUD Nurul Ilmi, 2) mengetahui peran guru sebagai fasilitator dalam mengembangkan kemandirian anak di PAUD Nurul Ilmi, dan 3) mengetahui faktor pendukung serta penghambat guru dalam menjalankan perannya sebagai fasilitator. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara, sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang yang terdiri dari kepala sekolah, guru kelas, dan orang tua anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kemandirian anak telah berkembang dengan baik, yang ditunjukkan melalui kemampuan dalam bertanggung jawab, menyesuaikan diri dengan lingkungan, memiliki rasa percaya diri, tidak bergantung pada orang lain, serta mampu membuat pilihan sendiri. Hal tersebut didukung oleh komunikasi antara guru dan orang tua dalam mengembangkan kemandirian anak. 2) peran guru sebagai fasilitator telah berjalan dengan baik melalui penyediaan perangkat pembelajaran, fasilitas pembelajaran, kemampuan bertindak sebagai mitra bagi anak, serta tidak berlaku sewenang-wenang dalam proses pembelajaran. 3) faktor pendukung guru dalam menjalankan peran sebagai fasilitator adalah kemudahan dalam memperoleh media pembelajaran. Adapun faktor penghambatnya adalah kurangnya tenaga pendidik, sehingga guru terkadang mengalami kesulitan ketika harus menggabungkan dua kelas sekaligus saat memberikan pembelajaran, terutama ketika ada guru yang berhalangan hadir.
Pengelolaan Program Membawa Botol Minum Dalam Menjaga Keseimbangan Cairan Tubuh Anak Di RA Alawiyah Muslihin, Heri Yusuf; Syamila, Hasna; Zahra, Syahida Az; Nurlaela, Wulan
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v7i2.7927

Abstract

Penelitian ini berisi tentang pengelolaan program membawa botol minum ke sekolah dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh anak di RA Alawiyah. Penelitian ini memakai metode kualitatif deskriptif dengan subjek dua guru PAUD di RA Alawiyah. Penggalian data diambil dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini bahwa pengelolaan program membawa botol minum ke sekolah di RA Alawiyah dilakukan sejak awal masuk sekolah. Program ini membutuhkan kolaborasi antara guru dengan orang tua yang baik. Evaluasi dari pelaksanaan program ini bahwa masih adanya anak yang lupa membawa botol minumnya yang disebabkan lupa dari orang tua, kurangnya pengingat dari guru, dan belum terbangunnya kesadaran pada diri anak. Sekolah akan memberikan tindak lanjut dengan pengingat lebih dari guru dan mengadakan seminar dari dinas kesehatan. Selain itu, perkembangan anak yang mengikuti program ini bervariasi. Antusiasme orang tua anak juga memengaruhi bagaimana hasil dari perkembangan anaknya.