cover
Contact Name
Muh. Ilham Bakhtiar
Contact Email
ilhambakhtiar86@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ilhambakhtiar86@gmail.com
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 26217961     EISSN : 26217910     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang dikelola oleh Ilin Institute. Menerbitkan artikel kegiatan pengabdian pada masyarakat bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumberdaya manusia, kesehatan, teknologi tepat guna, dan kesehatan memiliki e-ISSN: 2621-7910 dan p-ISSN: 2621-7961
Arjuna Subject : -
Articles 472 Documents
Pendampingan Guru MI Melalui Pembuatan Media Pembelajaran Tematik Berbasis Android Syamsidar H Syarifuddin; Hasan
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2023): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i3.1856

Abstract

Pendampingan articulate storyline pada guru- guru MI di Watampone bertujuan untuk mengembangkan kemampuan guru-guru dalam membuat media pembelajaran berbasis android yang dapat meningkatkan minat belajar siswa di dalam atau luar kelas. Metode pendampingan ini dilakukan 4 tahap yaitu (1) dalam bentuk workshop (2) Pendampingan di Sekolah (3) Uji coba media articulate storyline (4) Evaluasi articulate storyline yang berkorelasi dengan excel. Workshop dihadiri oleh 47 peserta  dan digunakan team based project pada masing- masing madrasah dengan membuat media pembelajaran tematik yang mereka ajarkan di kelas. Media ini sangat interaktif  jika dibandingkan power point dan memudahkan kembali menu utama.Penggunaan media ini sangat efektif karena siswa dapat mengulangi tontonan video pembelajaran dan menjawab pertanyaan pada soal-soal yang disajikan. Pendampingan guru-guru MI ini dilakukan selama 2 bulan.
Edukasi APE Literasi Bagi Guru PAUD Putu Indah Lestari
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2023): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i3.1901

Abstract

Abstrak. PAUD Taman Agustus terletak di Desa Gubug Kabupaten Tabanan, Bali.. Permasalahan yang dihadapi mitra antara lain: 1) Rendahnya pengetahuan mitra tentang literasi; 2) Terbatasnya sarana penunjang literasi; 3) Kurangnya aktivitas membaca anak di sekolah. Tujuan dari program kemitraan masyarakat di PAUD Taman Agustus adalah untuk meningkatkan pengetahuan mitra tentang literasi, memberikan fasilitas literasi yang menunjang aktivitas pembelajaran di sekolah serta meningkatkan kesehatan siswa dan guru. Metode yang digunakan yaitu: 1) Workshop literasi bagi guru-guru; 2) Pelatihan dan pendampingan pembuatan APE Literasi untuk anak Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK); 3) Pengadaan sarana penunjang literasi berupa buku cerita dan rak buku; dan 4) Memonitoring dan mengevaluasi kegiatan program kemitraan masyarakat. Program literasi dan APE literasi memberikan hasil yang baik dan memberikan dampak positif bagi mitra, baik dari segi pengetahuan dan keterampilan maupun dari peningkatan fasilitas penunjang kegiatan program. Kegiatan literasi menunjukkan peningkatan pengetahuan guru sebesar 30% % setelah diberikan pelatihan. Kegiatan pelatihan pembuatan APE literasi memberikan peningkatan keterampilan 11 dari 13 orang guru sudah terampil dan sangat terampil. Tim memfasilitasi mitra dengan buku cerita, rak buku, dan bahan-bahan penunjang literasi. Sebanyak 90% hasil respon guru-guru menyatakan kegiatan program kemitraan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra. Abstract PAUD Taman Agustus is located in Gubug Village, Tabanan Regency, Bali. The problems faced by partners are 1) Teacher's low knowledge of literacy, 2) Limited literacy support facilities, 3) Lack of children's reading activity at school. The aim of the community partnership program at PAUD Taman Agustus was to increase partner knowledge about literacy, provide literacy facilities that support learning activities in schools, and improve the health of students and teachers. The methods used are 1) Literacy workshops for teachers; 2) Training and assistance in making Literacy APE for Playgroup (KB) and Kindergarten (TK) children; 3) Provision of literacy supporting facilities in the form of storybooks and bookshelves, and 4) Monitoring and evaluating community partnership program activities. The literacy program and APE literacy provide good results and have a positive impact on partners, both in terms of knowledge and skills as well as in terms of improving the facilities supporting program activities. Literacy activities show an increase in teacher knowledge by 30% % after being given training. Literacy APE training activities provided an increase in the skills of 11 out of 13 teachers who were skilled and highly skilled. The team facilitated partners with story books, bookshelves, and literacy support materials. As much as 90% of the teachers' responses stated that the partnership program activities succeeded in increasing partners' knowledge and skills.
Pelatihan Pembuatan Ekoenzim dan Keranjang Takakura untuk Pengolahan Sampah Dapur Laksmindra Fitria; Chalivya Aska Rarafifi; Putri Dian Islami; Albert Lonardo; Tantri Ajeng Salma Salsabila; Enggal Prayogo
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2023): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i3.1928

Abstract

This program aimed to provide training on processing kitchen waste through Ecoenzyme and Takakura composting methods with the target of members of farmer women's group. Survey revealed that >88% of residents lack of knowledge of kitchen waste processing methods and were interested to learn. Training activities including tutorials, practices, and assistance in making Ecoenzyme and Takakura compost for three months. Results were five Ecoenzyme jars with 80% success rate and five Takakura baskets with 80% success rate. Both products were tested on several plants for experimentation, which will later be applied by residents independently in their yards.
Peningkatan Kapasitas Promosi Desa Wisata Tompobulu Berbasis Kelompok Pemuda Desa Syayidatul Zuhrah Al-Munawarah; Muh. Iswal Burhan; Andini Andini; Muhammad Ilham Bakhtiar
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2023): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i3.1950

Abstract

Desa Tompobulu memiliki berbagai keunikan seperti karst, gua-gua dengan stalaktit dan stalakmit yang indah, gua alam, gua prasejarah, dan kupu-kupu. Namun sangat disayangkan kondisi pariwisata di Desa Tompobulu saat ini masih belum diketahui secara luas. Pengembangan dan promosi pariwisata belum mampu secara luas memperkenalkan objek wisata yang ada. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya sebagai langkah konkrit untuk mengembangkan potensi objek wisata alam agar objek wisata tersebut dapat terpelihara dengan baik dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Peningkatan Kualitas Sosial-Ekonomi Masyarakat Melalui Penyuluhan Tentang Pencegahan Pernikahan Dini Asyiah, Ai Kusmiati; Sundari, Ristina Siti
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v6i1.1752

Abstract

Masa remaja adalah ketika pendidikan, pengalaman, dan pencarian jati diri atau jati diri ditampilkan apa adanya di lingkungannya. Namun lain halnya di Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng. Banyak kasus sosial dan hukum yang menimpa warganya, yakni maraknya pernikahan di bawah umur. Batasan usia perkawinan telah diatur oleh undang-undang, meskipun untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah merupakan hak warga negara sebagaimana tercantum dalam UUD 1945 untuk menyebarluaskan pemahaman tentang peraturan perundang-undangan yang mengaturnya. Pre-test dan post-test juga dilakukan untuk mengetahui tingkat pemahaman masyarakat. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa pemahaman tentang pernikahan dini semakin meningkat. Hasil evaluasi pre-test rata-rata 48.60 m setelah post-test mencapai 69.56. Remaja melakukan pernikahan dini dengan rentang usia 15 sampai 17 tahun; beberapa yang baru berusia 13 tahun telah menikah karena faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan. Setelah mengetahui dan memahami, diharapkan ke depan masyarakat Desa Parungponteng dapat mematuhi aturan dan meningkatkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat melalui kegiatan pemanfaatan lahan yang dapat berkontribusi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehingga pernikahan dini dapat dicegah.
Meningkatkan Pengetahuan Personal Safety Skill Siswa SD Dengan Permainan Kartu Berpasangan Ni Luh Putu Yunianti Suntari; IGK Gede Ngurah; Ni Putu Dessy Parmitha Sari; Ni Made Tariani; Dewa Gede Nata Raditya
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v6i1.1845

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu anak-anak SD memahami dan memiliki ketrampilan perlindungan diri dari kekerasan seksual. Kegiatan menggunakan metode pembelajaran dengan media kartu gambar berpasangan dilaksanakan di kelas yang terstruktur. Pendidikan ketrampilan mengenai seksualitas, berisikan materi yang bertujuan untuk mengurangi risiko kekerasan seksual pada murid sedolah dasar. Hasil kegiatan didapat adanya peningkatan pemahaman anak tentang perlindungan diri, keamanan serta keselamatan seksual, sebelum dan setelah pembelajaran dengan media kartu berpasangan. Sebelum belajar, mereka yang memiliki pemahaman baik ada 62,5%, kemudian mengalami peningkatan menjadi 87,5%. Jika sebelumnya, 28,57% anak memiliki pemahaman cukup, menurun menjadi 8,9%. Begitu juga pada anak yang memiliki pemahaman kurang. Selanjutnya tim pengabdi menggali apa yang dibutuhkan dan diperlukan pihak sekolah untuk membantu ketika menemukan murid yang mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan terkait seksual. Dari hasil diskusi, menghasilkan panduan yang dapat membantu anak-anak untuk mendapatkan perlindungan.
Pengembangan Pembelajaran Berbasis STEAM Bagi Guru Sekolah Dasar Nadia Lutfi Choirunnisa; Suryanti Suryanti; Farida Istianah; Mintohari Mintohari; Julianto Julianto
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v6i1.1860

Abstract

Changes in the independent curriculum have made many teachers unprepared with appropriate learning innovations to be applied. With the STEAM-Based Learning Development Training activity for elementary school teachers, it is expected to be a forum for teachers to be able to plan STEAM learning that can be applied in schools. The training was attended by 40 elementary school teachers in Magetan Regency, which was held offline and online. The implementation of this training uses The Training Cycle method, which includes analysis, planning, implementation, and evaluation of training. The results of the training that have been held show that participants gain new knowledge about STEAM learning and its implementation in the independent curriculum. In addition, the trainees get a new ability to create STEAM-based teaching modules.
Peningkatan Keterampilan Pokdarwis melalui Pelatihan History Tour Guide sebagai Implementasi MBKM Model Pemberdayaan Desa Novi Triana Habsari; Khoirul Huda; Rida Fahas; S Soebijantoro; Yudi Hartono; Sieva Inda Nurdianti
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v6i1.1911

Abstract

Desa Kresek berpotensi dalam pengembangan sebagai desa wisata. Terutama keberadaan monumen Kresek yang menjadi nilai ketertarikan pariwisata. Monumen Kresek adalah kawasan wisata yang dibangun pada masa orde baru memiliki fungsi peristiwa di Madiun 1948. Dalam pengembangannya melibatkan masyarakat setempat dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kresek. Sejak awal Pokdarwis telah memiliki peran aktif dalam pengembangan wisata Monumen Kresek. Sejak adanya penataan, terjadi peningkatan pengunjung yang datang ke Monumen Kresek. Sesuai identifikasi kebutuhan awal terdapat temuan informasi untuk memperkuat eksistensi pengembangan wisata sejarah Monumen Kresek dalam branding rekreatif & edukatif perlu dipersiapkan sumber daya Pokdarwis kompeten supaya dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan. Terutama yang menjadi pemandu wisata yang hingga sekarang ini menjadi kendala prioritas. Metode pengabdian kepada masyarakat dengan pelatihan dan pendampingan dengan melibatkan 10 anggota kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Prosedur tahapan kegiatan ini dengan analisa identifikasi kebutuhan berdasarkan hilirisasi temuan tim penelitian di tahun 2019 dan 2020 serta hasil survey dan catatan FGD stakeholder dan Pokdarwis, rencana pelaksanaan kegiatan untuk realisasi kegiatan, Implementasi penerapan pelatihan dan pendampingan kepemanduan wisata serta evaluasi dan tindak lanjut program.
Edukasi dan Pemeriksaan Kecacingan Arif Rahman Jabal; Indria Augustina; Agnes Immanuela Toemon; Arini Ratnasari
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v6i1.1926

Abstract

Infeksi cacing parasit dapat mempengaruhi konsentrasi siswa sekolah dasar dalam menerima pelajaran di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prevalensi cacing parasit yang menginfeksi siswa SDN 2 Kereng Bangkirai di Kota Palangka Raya. Spesies cacing yang ditemukan cacing Ascaris lumbricoides, hookworm, Trichuris trichiura, Enterobius vermucularis, dan Trichostrongylus orientali. Adapun solusi pertama adalah memberikan edukasi pencegahan kecacingan kepada siswa kelas 1-3. Luaran dari kegiatan ini memberikan pelatihan dalam bentuk materi dan diskusi. Kedua, memberikan edukasi mengenai jenis cacing dan siklus hidup parasit pada anak sekolah dasar kelas 1-3. Luaran kegiatan yaitu materi berupa video. Ketiga, melakukan pemeriksaan feses siswa kelas 1-3. Luaran yaitu mendeteksi telur cacing pada feses siswa. Terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi kecacingan pada kelas 1-3. Terdapat siswa yang terinfeksi kecacingan sebesar 35% dan siswa kelas 3 yang terbanyak terInfeksi kecacingan. Jenis cacing terbanyak menginfeksi siswa yaitu Toxocara sp. sebesar 79,4%.
Pengenalan Pembuatan Telur Bacem Dekoratif Malangan dengan Pewarna Alam Kayu Secang dan Teh Hijau Setianingsih, Tutik; Danar Purwonugroho; Yuniar Ponco Prananto; Afif Eka Rahma Setiyanto; Adi Kurnia Soesantyo; Silvi Zakiyatul Ilmiyah; Kashifa Maria Jihan
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v6i1.1944

Abstract

Activity of DPP-SPP 2022 community service was conducted with workshop method. Purpose of activity is to improve quality of Malang cullinary, especially chicken egg, to get more nutrious and healthy one using natural dyes such as green tea andsappan wood. The steps to make the decorative bacem egg included the boiling of eggs, decorative peeling of eggs, boiling of mixture (dyes, the decorative eggs, and spices), immersion, and peeling of the decorative bacem eggs. The workshop was performed with getting arround method and online counselling through youtube. Number of participants is 19 people. In the method, the participants take the book module and product examples. They filled evaluation form after tasting some products. In online workshop, counseling of the decorative bacem egg cooking was presented by the students. In other side, informations about nutritions, antioxidant substances, and health research about tea and sappan wood were given by the lecturers. Based on the evaluation, the most participants gave score of good for method, more decilious taste and interesting appearance for the decorative bacem eggs using sappan wood than tea, and planning of the technology application was mostly for bussiness.