cover
Contact Name
Muh. Ilham Bakhtiar
Contact Email
ilhambakhtiar86@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ilhambakhtiar86@gmail.com
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 26217961     EISSN : 26217910     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang dikelola oleh Ilin Institute. Menerbitkan artikel kegiatan pengabdian pada masyarakat bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumberdaya manusia, kesehatan, teknologi tepat guna, dan kesehatan memiliki e-ISSN: 2621-7910 dan p-ISSN: 2621-7961
Arjuna Subject : -
Articles 472 Documents
PKM Pelatihan Penyusunan Asesmen Pembelajaran Berorientasi Higher order thinking Skills (HOTS) Muhammad Irfan; Rahmawati Patta; Abdul Rahman; Patta Bundu; Muhammad Amran
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i2.1937

Abstract

Kegiatan pelatihan ini memfasilitasi para peserta akan ikut berlatih menyusun instrumen asesmen berorientasi HOTS mulai analisis kompetensi, mengembangkan indikator, menyusun kisi-kisi dan kartu soal yang bernuansa HOTS. Karena luasnya ruang lingkup HOTS itu sendiri, maka pelatihan dipfokuslan pada aspek berpikir kritis, kreativitas, dan problem solving (pemecahan masalah). Pelatihan mengadopsi pendekatan I C A R E (Introduction, Connection, Application, Reflexion, Extension). Target luaran yang diharapkan adalah para peserta akan memiliki satu contoh perangkat instrumen asesmen bernuansa HOTS yang bisa diaplikasikan pada proses belajar sehari-hari. Rencana kegiatan akan dibagi dalam dua tahapan: Tahap Pertama; pemberiam materi dari nara sumber berupa: (a) pengembangan instrumen asesmen bernuansa HOTS, sesuai dengan tuntutan kurikulum, (b) pemahaman tentang Higher Order Thinking Skills (HOTS), dan langkah-langkah penyusunan kisi-kisi dan kartu soal. Tahap kedua, workshop langsung mempraktekkan pengembangan perangkat asesmen berorientasi HOTS. Berdasarkan paparan, temuan dan pembahasan hasil pelaksanaan PKM maka dapat disimpulkan bahwa bahwa soal-soal yang dibuat para guru belum begitu maksimal memenuhi standar HOTS Sehingga diperlukan untuk terus berlatih untuk lebih mengenali berbagai bentuk soal HOTS.
Peningkatan Kompetensi Konselor Melalui Pelatihan Konseling Naratif Bagi Guru Bimbingan dan Konseling Widya Multisari; Ella Faridati Zen; Diniy Hidayaturrahman; Indriyana Rachmawati
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2023): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i3.1337

Abstract

Pelatihan ini dilakukan untuk memabntu guru BK SMA Kabupaten Ponorogo dalam meningkatkan Kompetensi sebagai konselor melalui pelatihan konseling naratif. Pelatihan dilakukan dengan menggunakan tahapan SLA (Structure Learning Approach) yang terdiri dari 5 tahapan yakni instruksi, modelling, role playing, balikan ,dan pemberian tugas. Hasilnya dapat dilihat dai perubahan rata-rata pretest-posttes yang dilaksanakan mengalami peningkatan sebesar 3.01 point.  Saran untuk pelatihan selanjutnya dapat dikembangkan dalam bantuan layanan konseling naratif secara offline.
Pelatihan Programmable Logic Controller (PLC) OMRON I Gde Eka Dirgayussa; Alfriska O. Silalahi; Indra H. Tambunan; Albert Sagala; Josua Siahaan
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2023): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i3.1747

Abstract

SMK Negeri 1 Balige memiliki konsentrasi bidang teknik instalasi tenaga listrik dan perlu ditingkatkan kemampuannya dalam otomasi industri, khususnya Programmable Logic Controller (PLC). Berdasarkan kebutuhan ini, tim pengabdian kepada masyarakat (PkM) tergerak untuk dapat ikut berkontribusi dalam diseminasi pengetahuan dibidang otomasi PLC. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan mengkombinasikan sesi pelatihan teori secara daring dan praktik menggunakan PLC Trainer KIT OMRON. Selama pelatihan, peserta telah memperoleh pengetahuan dan keterampilan PLC level dasar. Hasil evaluasi menunjukkan terjadinya peningkatan kemampuan PLC sebesar 0,3 (kategori sedang). Pendampingan dan pelatihan PLC ini perlu dilanjutkan guna memberikan wawasan dan ketrampilan tambahan bagi para siswa/i SMK Negeri 1 Balige dalam upaya peningkatan daya saing tenaga kerja di bidang otomasi industri.
Deteksi Anemia dan Edukasi Gizi untuk Mencegah Stunting pada Anak Usia Sekolah Titih Huriah; Falasifah Ani Yuniarti; Siti Hazariah Binti Abdul Hamid
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2023): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i3.1749

Abstract

The World Health Organization (WHO) reports that the world population suffering from anaemia is 1.62 billion, with a prevalence in elementary school children of 25.4% or 305 million. Iron nutritional anaemia is still a public health problem, with a majority in children 5 - 12 years old at 29% in Indonesia. The impact of anaemia on elementary school students can cause physical growth and development disorders (stunting). One recommended intervention to prevent stunting in school-age children is early detection of anaemia. The procedure of community service is through several stages; the first stage is coordination and preparation, the second stage is anaemia screening in school-age children by doing haemoglobin checks, and the third stage is nutrition education for students through games. The target is elementary school students in grades 3-5 of SDN Kembangan Bantul Yogyakarta. Community service results showed that of the 36 students who measured haemoglobin levels, 14.5% had anaemia. The results showed before nutrition education, 77,4% of students had less knowledge, and 22,6% had enough knowledge. Meanwhile, 11,3% of students had less knowledge, 56,6% had sufficient knowledge after the intervention, and 32,1% had good knowledge. The different tests showed a p-value of 0.024, meaning an increase in nutritional knowledge after being given nutritional education through games to students of SDN Kembangan Bantul Yogyakarta.
Deteksi Dini Masalah Kesehatan Mental pada Remaja dengan Self-Reporting Questionnaire (SRQ-29) Rika Sarfika; Hema Malini; Nursyirwan Effendi; Putri Indah Permata; Ainul Fitria; Febi Sagitaria
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2023): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i3.1753

Abstract

The purpose of this community service activity is to carry out mental health screening as an effort to detect mental health problems in adolescents early. The method of implementing the activities consists of 3 stages: the preparation stage, the implementation of screening with the SRQ-29 instrument (Self-Reporting Questionnaire 29), and education. One hundred seventy-six teenage students in one of the Padang City State Senior High Schools participated in this activity. Adolescents who participated consisted of grades 10, 11, and 12. The results of these activities found that more than half of adolescents (56.8%) were identified as having symptoms of neurosis (anxiety and depression), more than half of adolescents (63.6%) were identified with psychotic symptoms, most of the adolescents (77.3%) were identified PTSD symptoms, and about 0.6% of adolescents were identified as using psychoactive substances. The results illustrate that most adolescents experience mental health problems in the form of anxiety and depression, psychotic, and PTSD symptoms that require further attention and treatment. For this reason, the attention and active participation of all parties, such as the government (education office, health office, schools) and families, overcome seriously adolescent mental health problems. Improving the function of guidance and counseling services (BK) in schools is very important. Counseling and scheduled mental health education can increase adolescent awareness and understanding of mental health.
Pelatihan Pembuatan Parem dan Minuman Herbal Sebagai Peningkat Imunitas dan Peluang Usaha Mandiri Siti Uswatun Hasanah; Diki Prayugo Wibowo; Hesti Riasari; Sani Nurlaela
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2023): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i3.1767

Abstract

Conditions after the COVD-19 pandemic still require residents to maintain their immunity, one of which is by using family medicinal plants. Ginger plant is a traditional spice that is found in many areas. This community service activity aims to provide knowledge about the benefits of herbal plants as immune boosters and processing ginger spices to become herbal drink products and parem, as daily consumption. The method of activity is to provide counseling to residents and make products directly, along with packaging and brochures as product companions. As a result of community service activities, people get additional knowledge about herbal plants that can increase body immunity as well as get knowledge about simple ways to process herbal plants.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Screencast-O-Matic Untuk Guru Sekolah Dasar Apit Fathurohman; Muhammad Yusuf; Esti Susiloningsih; Abidin Pasaribu; Lintang Auliya Kurdiati; Kistiono
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2023): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i3.1770

Abstract

The low skill of teachers in making Learning Resources and Media in Indonesia as well as in Pulau Beringin District makes the quality of learning not optimal. This community service is an effort to increase teacher professionalism (Soft Skill) in making Screenscast-O-Matic-based learning media. The purpose of implementing community service is to increase the understanding d skills of teachers in making Screenscant-O-Matic-based learning media as learning resources and media for learning both online and offline. Socialization, instruction, practice, mentorship, and assessment are the methods of this community service. This training material is delivered in two phases, with the first stage concentrating primarily on supplying knowledge on items linked to the role of learning media, their use, and their use in both online and traditional classroom settings. The second stage of training focused on making learning media using Screencast-O-Matic. The target audience in this service are elementary school teachers in Pulau Beringin District, South Ogan Komering Ulu Regency (OKUS) both from public schools and from private schools. Participants of the community service program training were very satisfied with the training in making Screencast-O-Matic-based learning media.
Pengembangan Potensi Wisata Budaya Majapahit Melalui Pembuatan Master Plan “Majapahit Royal Heritage” Yusida, Ermita; Sunaryanto; Purnamasari, Vidya; Qurrata, Vika Annisa
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2023): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i3.1782

Abstract

Salah satu indicator majunya suatu desa yaitu dapat dilihat dari perencanaan desa dalam pengelolaan potensi desa. Saat ini, telah diketahui bahwa potensi pariwisata tumbuh sangat pesat, sehingga perlu menggali potensi wisata pada masing-masing desa. Sehingga penting sekali melakukan overview potensi desa baik dalam jangka pendek, menengah dan panjang. Penelitian ini ditujukan untuk membantu pengembangan Desa Wisata Wonorejo melalui penyusunan masterplan sehingga mempermudah langkah penyusunan kebijakan terkait pengembangan desa wisata. Metode yang digunakan yaitu pengkajian karakter dan potensi desa dilanjutkan dengan FGD dan perancangan masterplan diawali pradesain, desain, dan terakhir penyerahan masterplan ke kepala desa. Hasil penelitian ini berupa masterplan berprinsip triple helix yang melibatkan masyarakat, pemerintah, dan akademisi, serta menggunakan konsep Asset Based Community Development (ABCD) sehingga memudahkan pemerintah desa dalam menentukan program prioritas pembangunan desa wisata dan memberdayakan masyarakat agar mandiri dalam menyelesaikan problematika yang ada. Dengan demikian, percepatan pembangunan Desa Wisata Wonorejo dapat terealisasi dengan optimal.
Introduksi Etnobotani Meramban di Desa Sukahurip Kabupaten Ciamis sebagai Upaya Pemanfaatan Pangan Lokal Berdaya Diana Hernawati; Rinaldi Rizal Putra; Nur Arifah Qurota A’yunin; Diki Muhamad Chaidir
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2023): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i3.1795

Abstract

 Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengintroduksi etnobotani meramban di Desa Sukahurip Kabupaten Ciamis sebagai upaya pemanfaatan pangan lokal berdaya. Kegiatan menggunakan pendekatan Partisipatory Rural Appraisal (PRA), dengan menggandeng mitra Ecovillage Anadopah sebagai komunitas yang memberdayakan masyarakat dalam kegiatan lingkungan dan ekonomi. Instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pelaksanaan berupa tes pilihan majemuk. Pelaksanaan kegiatan meliputi pembekalan dan pelatihan, kegiatan lapangan meramban, pengolahan tumbuhan hasil meramban, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini diperoleh bahwa di Dusun Palasari Desa Sukahurip teridentifikasi sebanyak 38 jenis tumbuhan liar berpotensi pangan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pangan berupa lalapan atau olahan lainnya. Kemudian. pengetahuan masyarakat terhadap tumbuhan liar berpotensi pangan pun mengalami peningkatan, dengan skor N-Gain sebesar 0,68 dengan kategori peningkatan sedang.
Pemanfaatan Sistem Irigasi Otomatis Berbasis Wireless Sensor Network Mulyanti, Budi; Nurhidayatulloh, Nurhidayatulloh; Juanda, Enjang Akhmad; Pawinanto, Roer Eka; Pantjawati, Arjuni Budi; Rafi Jatnika
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2023): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i3.1797

Abstract

Di Desa Jatisari, petani palawija biasa melakukan penyiraman rutin secara konvensional pada pagi dan sore hari terutama pada musim kemarau, yaitu dengan menyisir setiap baris tanaman menggunakan tangki gendong. Hal tersebut tentu saja memiliki berbagai kelemahan, diantaranya membutuhkan banyak waktu dan tenaga, beresiko bagi kesehatan petani, dan terdapat kemungkinan tidak meratanya pengairan. Untuk itu perlu dilakukan kegiatan pengabdian yang bertujuan untuk: (a) Menerapkan sistem pengairan otomatis untuk tanaman palawija di Desa Jatisari, dan (b) Menerapkan sistem aplikasi monitoring pengairan tanaman palawija berdasarkan data sensor kelembapan dan suhu tanah di lahan petani. Tahapan yang digunakan dalam Pengabdian ini dengan menggunakan pendekatan ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation), yang disesuaikan dengan lahan yang tersedia. Sistem ini diimplementasi pada tanaman palawija milik salah satu petani desa Jatisari, kabupaten Garut. Implementasi sistem ini dimulai dari sensor membaca kelembaban tanah dan suhu tanah tanaman yang telah di program kesesuaiannya berdasarkan waktu yang telah ditentukan yaitu pada pukul 07.00 dan pukul 16.00. Dari hasil pengujian node sensor dan pengujian sistem aplikasi monitoring penyiramana, diperoleh hasil bahwa sistem dapat bekerja dengan error + 5%. Dengan menggunakan sistem yang telah dibangun ini, maka petani dapat melakukan pemantauan kelembaban dan suhu tanah di sejumlah titik yang tersebar di lahan palawija secara kontinyu melalui aplikasi dari jarak jauh secara real time. Dengan demikian, diharapkan petani dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil tanaman.