cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Lingkungan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 18298907     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 810 Documents
Decentralization of Local Government Authority to Village Governments in Domestic Waste Management: A Case Study of Temanggung Regency Wirawan, Aria; Maryono, Maryono; Kismartini, Kismartini
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.578-584

Abstract

Waste management is a major environmental challenge in Indonesia. With the increasing volume of waste due to urbanization and population growth, waste management capacity is limited. This research explores the Temanggung district government's efforts to implement a decentralized waste management policy involving village governments and communities. Through the policy that started in 2019, waste management coverage increased significantly from 30.7% in 2018 to 70.9% in 2023, with villages playing an active role in waste reduction. This research uses in-depth interviews, observation, and document review methods to understand the decentralization policy's implementation process and the challenges faced in its implementation. The results show that decentralization contributes to improving the effectiveness of waste management in Temanggung and can be an alternative solution to be implemented in other regions in Indonesia.
Implementasi Konsep Cross Ventilation dan Split Level untuk Menghasilkan Sirkulasi Udara Alami pada Bangunan Rumah di Lahan Terbatas Nugroho, Bayu Setyo; Rahmawati, Anis; Habsya, Chundakus
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.382-391

Abstract

Semakin tingginya harga lahan untuk perumahan menjadikan bangunan rumah sering dibangun di atas lahan yang terbatas. Fokus perencanaan bangunan sering hanya pada pemenuhan kebutuhan ruang tanpa memperhatikan kondisi sirkulasi udara alami. Penelitian ini bertujuan untuk merancang rumah yang menggabungkan konsep cross ventilation dan split level untuk menghasilkan sirkulasi udara alami pada bangunan rumah dengan lahan terbatas. Metode penelitian pengembangan Tipe 1 Richey dan Klein diterapkan dengan mencakup tahap pendahuluan, perencanaan produk, evaluasi produk, dan validasi produk. Hasil pengembangan berupa desain rumah dua lantai dengan luas bangunan 74 m2 di atas lahan seluas 72 m2, dan 21,64 m2 luas bukaan. Kecepatan udara dominan untuk desain rumah ini adalah 0,9–1 m/s, menurut simulasi Autodesk CFD. Namun, meskipun kecepatan udara melebihi standar, yaitu 0,15–0,25 m/s, sirkulasi udara sesuai standar dapat dicapai hanya dengan boven dan pintu dan jendela ditutup. Rata-rata kecepatan udara dominan adalah 0,171–1,271 m/s. Suhu udara di rumah 25,01-25,05 °C, atau 18–30 °C, memenuhi persyaratan; penambahan vegetasi juga akan mengurangi masuknya udara panas. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan desain perumahan ramah lingkungan.
Analisis Sampah Laut di Pantai Drop Off dan Batu Niti, Bali Menggunakan Plastic Abundance Index (PAI) Syananta, Citra; Firdausi, Muhammad Azka Dzikri; Maheswari, Maretha Dewi; Sari, Syarifah Hikmah Julinda; Halisah, Kharisma Ayu Zeina; Yona, Defri
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.524-531

Abstract

Sampah laut merupakan residu yang dihasilkan dari kegiatan manusia yang dapat terakumulasi di pesisir. Sampah laut, terutama kategori plastik memiliki sifat persisten yang sulit diurai di lingkungan, sehingga dapat membahayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji komposisi dan distribusi spasial sampah laut di pesisir Pantai Drop Off dan Pantai Batu Niti, Bali pada bulan Juni dan Agustus 2023. Pengambilan sampah laut dilakukan menggunakan transek 5 x 5 m, yang selanjutnya dianalisis berdasarkan jenis, ukuran, dan kelimpahannya. Sampah laut kategori plastik lebih lanjut dianalisis menggunakan Plastic Abundance Index (PAI). Berdasarkan kelimpahannya, sampah laut yang ditemukan di Pantai Batu Niti sedikit lebih rendah (1,1 ± 0,8 item/m²) dibandingkan di Pantai Drop Off (2,4 ± 1,3 item/m²). Sementara itu, berdasarkan ukurannya sampah laut yang ditemukan di Pantai Batu Niti lebih bervariasi, sedangkan di Pantai Drop Off sampah dengan ukuran 10 cm – 1 m ditemukan lebih mendominasi (49,81%) dibandingkan ukuran lainnya. Pada kedua pantai, jenis plastik ditemukan jauh lebih banyak dibandingkan jenis sampah lainnya, yaitu 87,9% di Pantai Batu Niti dan 67,6% di Pantai Drop Off. Hasil perhitungan Plastic Abudance Index (PAI) menunjukkan bahwa pencemaran plastik di Pantai Batu Niti (13 ± 7,9) dan Pantai Drop Off (17,5 ± 9,5) termasuk kategori sangat tinggi yang diduga karena aktivitas antropogenik berupa kegiatan wisatawan serta konektivitas perairan dengan wilayah permukiman terhadap kegiatan perikanan. Temuan ini menekankan perlunya strategi pengelolaan limbah yang lebih baik, terutama di kawasan wisata dan permukiman pesisir, untuk mengurangi pencemaran plastik. 
The Concept of Sustainable Groundwater Management in Supporting Industrial Estates Amalia, Ghina; Pirngadi, Budi Heri; Siddiq, M. Zaenal Ramdhani A.
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.326-338

Abstract

Water needs in industrial areas can be met by using surface water and groundwater sources. However, this can cause its own problems for the region due to increased water demand. The area of the industrial area in Sumberjaya Sub-district which reaches 329,700 m² will require water for industry amounting to 8,534,678 m3/ year, with no direction in sustainable groundwater management it is feared that it will have an impact on the loss of groundwater resources and the occurrence of a crisis or scarcity of water resources. This research aims to find out directions in sustainable groundwater management that are appropriate, integrated, and can be applied to supporting industrial estates in Sumberjaya District, Majalengka Regency. This analysis was conducted using descriptive qualitative and descriptive quantitative approaches. We conducted this analysis using observation, interview, and secondary data collection methods. The analysis method in this research is the calculation method of rainwater harvesting (PAH) and the calculation of the recharge concept. From the results of the analysis of the potential and problems that exist in Sumberjaya Subdistrict, in helping to fulfil industrial water needs other than groundwater, can apply concept direction in groundwater conservation using the Rainwater Harvesting calculation method and recharge wells.
Penentuan Indeks Kesehatan Laut Berdasarkan Parameter Oseanografi di Perairan Kabupaten Sambas Ranawudd, Uray Iffat; Apriansyah, Apriansyah; Safitri, Ikha
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.487-490

Abstract

Perairan Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat merupakan salah satu wilayah yang dikelilingi oleh Laut Cina Selatan dan aliran sungai yang memasukinya contohnya Sungai Sambas Besar dan Sungai Sambas Kecil menjadikannya sangat strategis dalam konteks perikanan dan kelautan. Dinamika perairan yang kompleks, termasuk interaksi antara air laut dan air sungai, serta berbagai aktivitas manusia di sekitarnya, seperti pencemaran dan penangkapan ikan secara berlebihan, memiliki potensi besar untuk mempengaruhi kondisi keseluruhan perairan di Kabupaten Sambas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Indeks Kesehatan Laut (IKL) di perairan Kabupaten Sambas berdasarkan parameter oseanografi yang meliputi Suhu Permukaan Laut (SPL), Tinggi Permukaan Laut (TPL), Salinitas, Oksigen Terlarut (DO), dan Arus dengan metode OHI (Ocean Health Index) yang menggunakan persamaan Halpern et al. (2012) dengan menghitung CS (Current Status) dan LFS (Likely Future Status). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus musiman SPL di perairan Kabupaten Sambas berkisar antara 28,59–30,87°C, salinitas berkisar antara 31,90–32,47 PSU, TPL berkisar antara 0,6699–0,9358 m, Oksigen Terlarut (DO) berkisar antara 6,36–6,53 mg/L, dan nilai arus berkisar antara 0,03–0,19 m/s. Berdasarkan hasil tersebut, kondisi kesehatan laut di perairan Sambas tergolong dalam kategori sedang dengan nilai IKL berkisar 96.
Calla Lily (Zantedeschia aethiopica (L.) Spreng) as a Bioremediation Agent of Jatibarang Landfill Leachate Conterminated Waters Ulfah, Maria; Santoso, Luhur Pujo; Nurwahyunani, Atip
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.435-442

Abstract

The leachates are formed when the waste mixes with the water and penetrates into the ground. Leachate has a dangerous impact because it contains toxic organic/inorganic pollutants, heavy metals and ammonia. Many problems will arise if the leachate is not treated and left alone. The pollutants from landfill leachate have accumulative and detrimental effect on the ecology and food chains. Bioremediation effectively heals the environment when it's been contaminated by pollutants and toxics. The purpose of this study was to determine the effectiveness of Calla Lily (Zantedeschia aethiopica (L.) Spreng) as a BOD and leachate turbidity removal. This type of research is qualitative research and is presented descriptively. Based on the results of the research, it was shown that calla lily were able to reduce BOD and turbidity removal, but the treatment had no significant effect. The results of the analysis showed that the physical and chemical parameters of leachate at Jatibarang landfill that exceeded the leachate quality standards were BOD 464 mg/L (9.2% removal), turbidity removal 6.3 NTU (96.23% removal). If the leachate is only collected without further treatment, it will result in the leachate entering residential rivers and contaminating the well water in the surrounding Jatibarang area and possibly causing health problems.
Evaluasi Status Mutu Sungai Opak Terdampak TPST Piyungan Menggunakan Metode Biotilik dan Komparasinya dengan Metode STORET dan IP Ardyantoro, Roni; Sunarto, Sunarto; Setyono, Prabang
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.392-401

Abstract

Telah dilakukan evaluasi status mutu air sungai Opak menggunakan metode biotilik yang mudah, sederhana dan tergolong murah untuk pemantauan dan pengawasan lingkungan. Penelitian dilakukan dengan pengujian kualitas air sungai Opak pada 6 titik menggunakan metode biotilik dan dievaluasi status mutunya. Kualitas air sungai juga dilakukan uji pada parameter kimia, fisika dan mikrobiologi untuk selanjutnya dievaluasi dengan metode Storage and Retrieval (STORET) dan Indeks Pencemaran (IP). Evaluasi kualitas air sungai dengan metode biotilik kemudian diuji korelasi signifikansinya dengan metode STORET dan IP. Evaluasi kualitas air sungai Opak dengan metode biotilik pada titik T-1, T-2, T-3 dan O-3 diketahui tercemar berat. Evaluasi dengan STORET menunjukkan di semua titik sampling tercemar berat, sedangkan evaluasi dengan metode IP memberikan hasil yang sama dengan metode biotilik hanya berbeda di titik O-1 yang teridentifikasi tercemar ringan. Uji korelasi metode biotilik hanya berkorelasi dengan metode IP dimana besaran korelasi sebesar -0,871 dengan signifikansi sebesar 0,024.
Peran Kinerja Pengelolaan Lingkungan Terhadap Pencapaian Akreditasi pada Puskesmas di Kabupaten Lebong dan Kabupaten Rejang Lebong Anggreni, Dewi; Budihardjo, Mochamad Arief; Muhammad, Fuad
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.532-543

Abstract

Pengelolaan limbah B3 medis dan air limbah merupakan bagian dari elemen penilaian akreditasi puskesmas. Di Kabupaten Lebong dan Kabupaten Rejang Lebong, terdapat 5 puskesmas yang tidak melakukan pengelolaan air limbah, namun memperoleh status akreditasi utama. Dan dengan tata cara serta lama waktu penyimpanan limbah infeksius dan limbah benda tajam yang tidak sesuai dengan ketentuan di semua puskesmas, namun 7 puskesmas memperoleh status akreditasi utama dan 2 puskesmas memperoleh status akreditasi paripurna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kinerja pengelolaan lingkungan terhadap pencapaian akreditasi pada semua puskesmas di Kabupaten Lebong dan Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif terhadap data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puskesmas memperoleh capaian kinerja pengelolaan lingkungan dengan kategori “baik” sebanyak 17,65% dan kategori “belum baik” sebanyak 82,35%. Peran kinerja pengelolaan lingkungan terhadap pencapaian akreditasi puskesmas sebesar 5,71% dari jumlah standar, 3,66% dari jumlah kriteria dan 3,35% dari jumlah elemen penilaian. Peningkatan kinerja pengelolaan lingkungan dapat dilakukan dengan cara: (a) mengalokasikan anggaran pengelolaan dan pemantauan lingkungan sesuai kebutuhan; (b) meningkatkan kapasitas personil perencana anggaran serta personil pengelola sampah, limbah B3 dan air limbah; (c) menyediakan sarana dan prasarana pengelolaan sampah, limbah B3 dan air limbah; (d) melakukan pengadaan dan perbaikan IPAL; (e) melakukan pengurusan penerbitan rincian teknis penyimpanan limbah B3, persetujuan teknis pemenuhan BMAL serta SLO IPAL; dan (f) mensosialisasikan kepada semua petugas di puskesmas terkait kewajiban pengelolaan dan pemantauan lingkungan.
Strategi Pengelolaan Bank Sampah dan TPS 3R di Kota Sungai Penuh Rahmadhani, Fitra; Aziz, Rizki; Indah, Shinta
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.339-346

Abstract

Kota Sungai Penuh tidak memiliki lokasi Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) sampah. Pemerintah menyewa lahan warga untuk dijadikan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Desa Renah Padang Tinggi dengan luas 1,6 Ha. Kondisi ini membutuhkan upaya pengurangan sampah secara optimal dari sumbernya. Salah satu sumber sampah terbesar adalah sampah rumah tangga yang bisa dikelola di bank sampah dan TPS 3R. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sungai Penuh tahun 2024, terdapat 1 unit bank sampah dan 16 unit TPS 3R yang berpotensi mengurangi sampah menuju TPA jika dikelola dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun rencana strategi peningkatan pengelolaan bank sampah dan TPS 3R di Kota Sungai Penuh. Pendekatan yang dilakukan untuk menentukan strategi yaitu Strength Weakness Opportunity Threat (SWOT) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Analisis SWOT dilakukan dengan menghitung nilai bobot dan rating dari hasil penetapan faktor internal dan eksternal yang menghasilkan strategi diversifikasi yaitu memaksimalkan kekuatan untuk mengatasi atau mencegah ancaman. Analisis AHP menghasilkan strategi prioritas pengelolaan sampah pada bank sampah dan TPS 3R yaitu yaitu memaksimalkan pengoperasian TPS 3R dan Bank Sampah yang terintegrasi dengan BUMDes dengan nilai bobot 0,28.
Economic Valuation of Bifemnasi Sonmahole Forest Area (Case: Taekas and Femnasi Village in North Central Timor Regency) Taena, Werenfridus; Binsasi, Yeremias; Blegur, Willem Amu; Binsasi, Remigius
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.491-499

Abstract

The Bifemnasi-Sonmahole Forest Area is a forest area covering three districts on the border of Indonesia and Timor Leste. This forest area provides benefits, especially in Taekas and Femnasi Villages, TTU Regency, where water sources from this forest area supplied the water needs of Kefamenanu City from 1970 to 2000, but currently only fulfill the needs of the residents of Taekas and Femnasi Villages. This research aims to analyze the economic valuation of the Bifemnasi-Sonmahole forest area in Taekas and Femnasi Villages, North Central Timor Regency. The research used a survey method. Data was obtained by observation, interviews, and documents study. The sample was determined in stages, namely cluster and purposive sampling, with a total sample of 60 people to represent direct use value, indirect use value and non-use value. Data analysis used market price method, travel costs, preventive cost, transfer benefits. The results showed that the benefit value of the Bifemnasi-Sonmahole forest area in Taekas and Femnasi Villages, North Central Timor Regency is IDR 3,347,524,400, - obtained from a Direct Use Value of IDR 236,210,000,- (7.06%); Indirect Use Value is IDR 2,296,438,400 (68.60%) and Non Use Value is IDR 814,876,000 (24.34%).

Filter by Year

2011 2025