cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Lingkungan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 18298907     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 810 Documents
Study of Groundwater Feasibility in Residential Settlements Near the Former Final Waste Disposal Place, Kutaraja District, Banda Aceh City Afriyani, Mice Putri; Muttakin, Muttakin; Prakatiwi, Aulia Margareta; Kamil, Puspita Annaba
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.507-515

Abstract

As the population increases, the amount of water needed increases. Banda Aceh needs more clean water every year. The total needs range from 130-150 liters/person/day. The research was carried out at the Kutaraja department. The purpose of the research is to examine the properties of groundwater around the former final drainage site. The research was carried out through field surveys that included measurements of the geographical coordinates of the well location using a sampling grid according to the physical parameters of freatic soil water. The results of the ground water in Kutaraja district on the freatic ground water temperature parameter are a maximum of 35 °C and a minimum of 28 °C. Results Physical parameters such as smell, color, and flavor still meet the requirements. TDS parameters, with the highest TDS value of 12020 mg/l. The measured pH of the groundwater obtained still qualifies for groundwater quality.
Evolusi Studi Global tentang Keberlanjutan Ekologis: Sebuah Kebijakan Adaptif untuk Indonesia Rusadi, Sylvina; Adni, Dita Fisdian
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.305-315

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan mendesak untuk mengatasi masalah ekologis di Indonesia dengan mengadopsi temuan studi global yang relevan menjadi kebijakan adaptif yang sesuai dengan konteks lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengisi kesenjangan dalam literatur dengan menyediakan panduan konkret bagi pengambilan keputusan dalam upaya menjaga keberlanjutan ekologis di Indonesia, serta memperkuat kapasitas negara dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan yang berkelanjutan secara lingkungan. Penelitian ini menggunakan analisis bibliometrik dengan data dari database Scopus untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang tren penelitian, tema, dan kontribusi para peneliti dalam domain keberlanjutan ekologis. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan filter pada pencarian keyword berdasarkan judul “ecological sustainability”. Tahapan ini berhasil mengumpulkan dokumen relevan sebanyak 1,550 dokumen. Alat analisis yang dimaksimalkan yaitu memanfaatkan Vosviewer. Temuan ini menunjukkan bahwa tren peningkatan minat penelitian dalam keberlanjutan ekologis, terutama setelah tahun 2010, menyoroti kesadaran global tentang urgensi masalah lingkungan. Namun, kontribusi Indonesia dalam literatur ilmiah global masih terbatas, sementara pemetaan tematema menunjukkan bahwa beberapa aspek, seperti ekonomi, inovasi, dan energi terbarukan, memerlukan eksplorasi lebih lanjut. Dalam konteks ini, literatur global menjadi sumber berharga untuk menginformasikan kebijakan adaptif untuk Indonesia, memungkinkan pengembangan langkah-langkah konkret yang responsif terhadap dinamika sosial, ekonomi, dan ekologis. Dengan memperkuat kerjasama lintas sektor, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan mendorong inovasi serta investasi dalam energi alternatif dan terbarukan, Indonesia dapat maju menuju sistem ekonomi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, merespons tantangan keberlanjutan ekologis secara efektif. Pemerintah Indonesia harus memainkan peran utama dalam implementasi kebijakan adaptif untuk mencapai keberlanjutan ekologis.
Keanekaragaman dan Potensi Tumbuhan Bawah sebagai Pakan Ternak pada Lahan Kelapa Sawit Menghasilkan Wulandari, Dwi Putri; Zuhud, Ervizal A.M.; Sudradjat, Sudradjat
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.463-471

Abstract

Keanekaragaman tumbuhan bawah pada lahan kelapa sawit menghasilkan dapat dimanfaatkan sebagai sumber hijauan pakan ternak dan dapat mendukung sistem integrasi sapi-sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies dan potensi tumbuhan bawah pada tegakan sawit sebagai pakan ternak sebelum dan sesudah dilakukan pemupukan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Mei 2024 di Kebun Percobaan Kelapa Sawit Cikabayan, Kampus IPB Darmaga, Bogor. Metode pengumpulan data dilakukan dengan melakukan analisis vegetasi dan studi literatur.  Analisis data dilakukan dengan perhitungan Indeks Nilai Penting (INP), Indeks keanekaragaman, dan ketersediaan serta produksi pakan per hektar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanekaragaman spesies yang telah dijumpai sebanyak 80 spesies dari 36 famili dimana pada kondisi sebelum pemupukan berjumlah 830 individu dan setelah pemupukan meningkat menjadi 1.183 individu. Famili yang paling banyak berasal dari famili Poaceae (rerumputan), sedangkan golongan yang paling dominan dari berdaun lebar. Nilai indeks spesies tumbuhan bawah yang diperoleh dari indeks kekayaan spesies (6,47-8,27), keanekaragaman spesies (3,24-3,49), dan kesamaan spesies (70%) dikategorikan tinggi, sedangkan pada indeks kemerataan spesies (0,77-0,88) dikategorikan hampir merata. Jenis tumbuhan bawah sebagai pakan ternak, yang sangat disukai diantaranya A. gangetica, A. conyzoides, C. lappacea, P. Conjugatum dengan potensi total produksi pakan basah sebesar 34,85 ton/ha/tahun dan pakan kering 12,54 ton/ha/tahun yang dapat menampung 1-2 ekor sapi per hektar. Dengan demikian ketersediaan dan produksi yang diperoleh memiliki peluang untuk memasok pakan ternak dalam mendukung sistem integrasi sapi-sawit.
Modifikasi Fe3O4 dari Pasir Besi Pantai dengan Asam Oleat dan PEG melalui Metode co-Precipitation untuk Menangani Limbah Mikroplastik PET di Air Laut Mumtazah, Zuhriah; Bima Suci, Syeikh Maulana; Hakiki, Rizki Maulana; Muharja, Maktum; Palupi, Bekti; Rahmawati, Istiqomah; Yolanda Putri, Ditta Kharisma; Ramadana, Ifan
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.418-426

Abstract

Mikroplastik diartikan sebagai plastik yang berukuran kurang dari 5 mm. Mikroplastik telah terdeteksi secara luas di lingkungan perairan dan menjadi kontaminan yang sangat mengkhawatirkan. Oleh karena itu sangat diperlukan cara untuk menghilangkan mikroplastik dari air secara efektif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan surfaktan asam oleat (OA) dan polietilen glikol (PEG) pada nanopartikel magnetit untuk pemisahan mikroplastik polyethylene terephthalate (PET) di media air. Penambahan surfaktan memungkinkan nanopartikel dapat terdispersi dengan baik dan lebih stabil. Nanopartikel magnetit disintesis dari pasir besi pantai Watu Ulo Jember dengan metode co-precipitation. Nanopartikel magnetit dikarakterisasi menggunakan PSA untuk mengetahui distribusi ukuran partikel dan FTIR untuk menentukan gugus fungsi pada n-Fe3O4 yang telah dimodifikasi dengan OA dan PEG. Ukuran partikel yang didapatkan berkisar antara 458,7–955,4 nm dengan intensitas tertinggi 712,4 nm. Efisiensi adsorpsi mikroplastik yang diperoleh menggunakan n-Fe3O4 adalah 77,8%, n-Fe3O4/PEG 91,7%, dan n- Fe3O4/OA 95,2%.
Analisis Dampak Aspek Sosial, Ekonomi Dan Lingkungan Dari Pengelolaan Bank Sampah Di Kota Madiun Widiyanti, Fetria; Astirin, Okid Parama; Gravitiani, Evi
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.567-577

Abstract

Persoalan pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab bersama bukan hanya pemerintah daerah, namun dibutuhkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan bank sampah di Kota Madiun. Setiap pihak diketahui belum menjalankan perannya secara maksimal, yang berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan program Bank Sampah di Kota Madiun. Berdasarkan fenomena tersebut maka penelitian ini bertujuan menganalisis dampak serta pendorong dari faktor Sosial, Ekonomi dan Lingkungan dari program Bank Sampah Kota Madiun agar dapat diketahui strategi keberlanjutan dalam pengalolaannya. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah analisis data secara deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan DPSIR. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa program Bank Sampah Kota Madiun masih kurang mendapat partisipasi secara menyeluruh dari tiap warga karena memiliki kendala waktu dan sosial. Masyarakat kurang memiliki motivasi dan pengatahuan pada aspek kewirausahaan, kebersihan/keindahan serta kesehatan dari meningkatnya pertumbuhan sampah. Pemerintah Kota Madiun berupaya memberikan dorongan kepada masyarakat terkait kepeduliannya untuk menjaga lingkungan secara meluas melalui program Bank Sampah Kota Madiun. Upaya yang dijalankan melalui perlombaan serta penghargaan tata ruang wilayah pada tingkat RT dan Kelurahan pada aspek kewirausahaan, kebersihan/keindahan serta kesehatan. Namun Program Bank Sampah masih memiliki kendala pada level nasabah yang kurang termotivasi untuk konsisten serta kendala pada level BSU terkait harga jual yang mengikuti harga beli dari tengkulak sehingga sering ditemukan penumpukan barang yang melebihi daya tampungnya sehingga terdapat resiko kerugian baik dari waktu dan keuangan karena selisih dari harga beli dan harga jual yang tidak dapat menutupi biaya operasionalnya. Pemerintah Kota Madiun perlu mengupayakan mengatasi masalah ini dengan mengkoordinasikan atau meregulasi sistem penjualan sampah anorganik khususnya yang bersumber dari program Bank Sampah Kota Madiun.
Analisis Pengaruh Ruang Terbuka Hijau Terhadap Fenomena Urban Heat Island di Kota Depok, Jawa Barat Widyanti, Ramanda; Nasrullah, Nizar; Sulistyantara, Bambang
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.371-381

Abstract

Depok, selain berfungsi sebagai kota satelit Jakarta, merupakan kota termuda di Jawa Barat yang mengalami peningkatan populasi akibat urbanisasi. Pada tahun 2021, laju pertumbuhan penduduk Depok mencapai 1,92%; naik 0,28% dari tahun 2020. Akibatnya, terjadi konversi ruang terbuka hijau (RTH) menjadi lahan terbangun. Jumlah vegetasi yang merupakan komponen utama RTH, yang berperan dalam memperbaiki iklim kota melalui evapotranspirasi terus berkurang. Proses evapotranspirasi ini menyerap panas radiasi matahari, sehingga mengurangi suhu permukaan yang menjadi penyebab utama fenomena pulau panas perkotaan (UHI). Oleh karena itu, diperlukan analisis pengaruh distribusi RTH untuk meningkatkan nilai ekologis kota berdasarkan pola sebaran indeks keragaman vegetasi (NDVI) pada tahun 2011, 2016, dan 2021 dengan menggunakan Landsat 7 ETM+ dan Landsat OLI-TIRS. Pada tahun 2011, luas tutupan vegetasi adalah 44,86%; yang kemudian berkurang menjadi 33,98% pada tahun 2016; dan terus menurun hingga 29,20% pada tahun 2021, khususnya pada tanaman dengan kerapatan tajuk sedang hingga sangat tinggi. Pada tahun 2011, luas tutupan vegetasi dengan kerapatan tajuk sangat tinggi adalah 10,83%; turun menjadi 10,35% pada tahun 2016, dan menyusut hingga 5,95% pada tahun 2021. Selama proses alih fungsi RTH ini, suhu permukaan (LST) meningkat dari tahun 2011 hingga 2021. Pada tahun 2011, hanya 0,08% dari luas kota yang memiliki suhu permukaan di atas 29°C, namun pada tahun 2021, angkanya meningkat menjadi 1,24% yang berpotensi meningkatkan aglomerasi UHI di kawasan terbangun. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi bagi pemerintah kota dan para pembuat kebijakan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya RTH guna mencegah peningkatan intensitas UHI dan meningkatkan kualitas hidup warga kota.
Strategi Pengelolaan Sampah di Ibu Kota Kabupaten Sanggau Prihantoro, Regie Tio; Gusmayanti, Evi; Yani, Akhmad
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.516-523

Abstract

Pengelolaan sampah pada sebuah wilayah merupakan tanggung jawab pemerintah daerah dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kondisi lingkungan serta menjaga stabilitas kelestarian sumber daya alam. Masalah sampah pada daerah perkotaan akan terus menjadi sebuah tantangan bagi para pihak pengelola perkotaan dalam mengembangkan infrastruktur dan fasilitas yang ada Tujuan  penelitian ini adalah untuk Menganalisis  Strategi dalam  Pengelolaan Sampah Di Ibu Kota Kabupaten Sanggau. Desain penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitaif deskriptif dengan menggunakan metode linier untuk memproyeksikan penduduk dan teknik analisis SWOT untuk menganalisis strategi dalam pengelolaan sampah di Ibu Kota Kabupaten Sanggau. Teknik Proyeksi Besar dan Volume Timbulan Sampah yang digunakan juga disesuaikan dengan SNI M-36-1991-03 yang mengatur metode pengumpulan dan pengukuran sampel besaran timbulan sampah. Dari penelitian yang telah dilakukan dengan memproyeksikan Jumlah penduduk, timbulan sampah dan kepadatan penduduk menunjukkan bahwa terdapat permasalahan dalam pengelolaan sampah di Ibu Kota Kabupaten Sanggau yakni masalah kewenangan di institusi pengelola, yang berdampak pada subsistem lainnya, seperti subsistem teknis operasional, yaitu sarana dan prasarana, subsistem pembiayaan, yaitu biaya pengelolaan sampah yang masih rendah, dan subsistem hukum, Dengan kata lain, tidak ada peraturan persampahan di daerah, Peraturan Daerah tentang Persampahan dan Pembuangan Sampah, khususnya. Selain itu, masalah yang terus-menerus adalah kurangnya keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Oleh sebab itu dalam mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode SWOT dalam memecahkan permasalahan dan merumuskan strategi dalam pengelolaan sampah Ibu Kota Kabupaten Sanggau. Terdapat 3 stratregi prioritas kebijakan yang dapat menyelesaikan permasalahan pengelolaan sampah yakni pertama penataan kembali kelembagaan dan hukum, kedua membenahi komponen teknis sistem pengelolaan sampah dan yang terakhir meningkatan peran dari masyarakat.
Analysis of Noise Distribution from Take-Off and Landing Activities at Haluoleo Airport, Kendari Arsyad, La Ode Muhamad Nurrakhmad; Rachman, Ranno Marlany
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.316-325

Abstract

Halu Oleo Airport, formerly known as Wolter Mongisidi Airport, is located in Ambaipua Village, Ranomeeto District, South Konawe Regency, Southeast Sulawesi, and serves national flights with a total of 3,103 arrivals and 3,098 departures in 2023. The high flight activity increases noise pressure, impacting public health and the comfort of the surrounding environment. This study analyses the noise level and distribution around Halu Oleo Airport, Kendari, due to landing and take-off activities using the Weighted Equivalent Continuous Perceived Noise Level (WECPNL) index. The method used is descriptive quantitative, with contour simulation based on ArcGIS software. This study measured noise in three locations: runway, taxiway, and apron areas with an average WECPNL of 183.63 dB(A) (zone III/high); airport terminal with an average WECPNL of 76.80 dB(A) (zone II/moderate); and BTN Khalifa Resident area with an average WECPNL of 67.83 dB(A) (zone I/low). Based on the Decree of the Minister of Environment No. Kep.48/MENLH/11/1996, the noise level in the airport area (60 dB(A)) and settlements (55 dB(A)) exceeded the permitted threshold. Contour simulation shows that Zone III is only suitable for airport facilities; Zone II is still used for certain activities even though it violates regulations. Zone I can also be used for various activities, except in school buildings and hospitals. This study concludes that noise around Halu Oleo Airport requires better management to protect the community and the environment. 
Carbon Emission Disclosure and Its Impact on Developing Countries Wahyuningrum, Indah Fajarini Sri; Agustina, Linda; Ihlashul’amal, Muhammad; Jati, Kuat Waluyo; Sularsih, Suci; Anwar, Syaiful; Sriningsih, Sriningsih
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.472-486

Abstract

This study aims to explore carbon emission disclosure practices in Indonesia, and extensive testing by providing one representative variable for each group of factors thought to be influential. Using 113 analysis units as research samples of non-financial public companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) in 2019-2021. Data collected from annual and sustainability reports and analyzed using descriptive statistical tests and multiple linear regression. The descriptive analysis shows that the level of carbon emission disclosure in Indonesia is still low but is on a stable trend, increasing from year to year. Environmental performance can increase carbon emission disclosure. Companies with good environmental performance will proudly reveal their success through carbon emission disclosures. In addition, young companies were found to have better levels of carbon disclosure than older companies. Likewise, companies with high media visibility do not disclose carbon emissions better than companies with low media visibility. The results of this study have met the adequacy of robustness and endogeneity tests through other regression methods and help managers use their environmental performance to design information disclosure policies related to carbon emissions. The research results show the need of carbon emission disclosure guidelines by regulators/government. Moreover, Indonesia as the country is predicted to be the slowest to reach net-zero carbon compared to other countries.
Analisa Pengaruh Faktor Lingkungan terhadap Konsentrasi Karbon Monoksida di Sekitar Pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja Suhardono, Sapta; Setyaputri, Adhistie Fadila; Ramadhani, Danila Desti; Pratiwi, Vania Maharani Rizky; Suryawan, I Wayan Koko
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.1.%p

Abstract

Peningkatan aktivitas pembangunan infrastruktur seperti jalan tol sering kali diiringi oleh peningkatan polusi udara, khususnya karbon monoksida (CO), yang memiliki dampak signifikan terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi CO dan memahami pengaruh faktor lingkungan di sekitar pembangunan jalan tol Solo-Jogja. Penelitian kuantitatif ini dilaksanakan pada Mei 2023, melibatkan pengukuran konsentrasi CO serta variabel suhu, kelembaban, kecepatan angin, dan jumlah kendaraan di tiga stasiun pengukuran. Data dianalisis menggunakan metode ANOVA satu arah untuk menentukan perbedaan yang signifikan antar variabel. Analisis tidak menunjukkan perbedaan signifikan dalam suhu, kelembaban, kecepatan angin, dan jumlah kendaraan terhadap konsentrasi CO pada stasiun yang berbeda, hari, dan jam pengukuran. Namun, terdapat variasi signifikan dalam konsentrasi CO yang dipengaruhi oleh lokasi stasiun, hari, dan waktu pengukuran. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kondisi meteorologis dan jumlah kendaraan dengan konsentrasi CO, namun lokasi dan waktu spesifik memiliki pengaruh yang kuat. Hasil ini menunjukkan perlunya strategi pengelolaan dan mitigasi polusi udara yang ditargetkan untuk mengurangi dampak pembangunan infrastruktur terhadap kualitas udara.

Filter by Year

2011 2025