cover
Contact Name
Benny Hidayat, PhD
Contact Email
bennyhidayat@ft.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bennyhidayat@ft.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil
Published by Universitas Andalas
ISSN : 18582133     EISSN : 24773484     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Rekayasa Sipil' translated as Civil Engineering Journal, is a scholarly periodical that published by Civil Engineering Departement, Faculty of Engineering, Andalas University (Unand), Padang, West Sumatra, Indonesia. The journal, abbreviated as JRS-Unand, covers recent topics in civil engineering as stated in its focus and scope. JRS-Unand publishes 6-10 articles in each edition with 8-14 pages long for each article. One volume of JRS-Unand divided into two editions, which published in February and October each year. Articles are written in Bahasa Indonesia (Indonesian language) or can be in English.
Arjuna Subject : -
Articles 342 Documents
Properties of Calcined Oebelo Red Soil Modified Fly Ash based Geopolymer Harmaji, Andrie; Simatupang, Partogi Hasudungan; Ramang, Ruslan; Sinaga, Ari Esclesias
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 18 No. 3 (2022)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.18.3.222-229.2022

Abstract

Research on fly ash has developed rapidly in recent years, one of which is its use as an environmentally friendly geopolymer concrete material. This research study the effect of calcination temperature and duration of red soil to compressive strength and setting time of fly ash based geopolymer paste. The red soil calcination process was carried out with variations in temperature of 400°C, 600°C, and 800°C for 4 and 8 hours of calcination. The activator solution was prepared by mixing a solution of NaOH with a solution of Na2SiO3 with a 1:1 composition. Sample treatment was carried out in 2 types, with ambient curing type and dry curing type. From the results of this study, the fastest setting time and maximum compressive strength of geopolymer paste of 23.14 MPa achieved at 800°C red soil calcination at 8 hours, and dry curing.
Potensi Pemanenan Air Hujan Dalam Memenuhi Kebutuhan Air di Desa Seraya Pamungkas, Tri Hayatining; Kariyana, I Made; Putra, I Gede Alit
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 19 No. 1 (2023)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.19.1.42-43.2023

Abstract

Desa Seraya adalah salah satu desa di Kecamatan Karangsem yang dulunya sempat menggunakan sistem pemanenan air hujan (PAH) atau Rainwater Harvesting, namun sekarang mulai ditinggalkan dan beralih menggunakan PDAM. Kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari di Desa Seraya sangat tinggi karena air tidak hanya digunakan untuk keperluan minum, mencuci baju dan aktivitas lain di desa, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan air untuk berternak. Jenis ternak yang dipelihara sangat beragam mulai dari sapi, kambing, babi dan unggas. Kebutuhan air yang banyak ini cenderung membuat tagihan pembayaran air PDAM sangat tinggi tiap bulannya, sehingga beberapa masyarakat sudah mulai mengeluhkan keadaan. Sistem pemanenan air hujan ini diharapkan bisa menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan air di Desa Seraya atau mengurangi penggunaan air dari PDAM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan penetapan sampel menggunakan teknik sampel acak sederhana (simple random sampling). Adapun data pendukung yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: curah hujan, luas atap rumah, luas bak penampungan dan banyaknya kebutuhan air di Desa Seraya. Berdasarkan hasil analisis didapatkan potensi hasil panen keseluruhan air hujan dapat memenuhi 94,03% dari total kebutuhan air di Desa Seraya. Apabila menggunakan bak penampung yang sudah ada saat ini, hasil panen air hujan dapat memenuhi 14,51% dari total kebutuhan air di Desa Seraya, karena bak air yang ada saat ini hanya mampu menampung 15,44% dari total potensi air hujan yang dapat dipanen.
Evaluasi Kinerja Bus Trans Jateng Pada Rute Purworejo - Magelang Muflikhah, Ika Annisa'ul; Puspitasari, Evi; Firmansyah, Dedy
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 20 No. 2 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.2.75-82.2024

Abstract

Pengoperasian bus Trans Jateng rute Purworejo – Magelang merupakan upaya pemerintah dalam mendukung pariwisata pada Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Candi Borobudur serta proses mobilitas masyarakatnya. Namun, dalam pelaksanaan operasional dan fasilitasnya bus Trans Jateng rute Purworejo - Magelang masih dalam kondisi yang kurang memadai serta headway setiap bus cukup lama sehingga mengakibatkan lamanya waktu tunggu bagi penumpang bus Trans Jateng. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja serta menganalisis tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap kinerja bus Trans Jateng rute Purworejo – Magelang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kuantitatif. Analisis dilakukan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.687/AJ.206/DRJD/2002, dan metode Customer Satisfaction Index (CSI) untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna jasa. Berdasarkan hasil analisis, terdapat beberapa indikator yang belum memenuhi standar, seperti faktor muat, waktu antara, waktu tunggu, dan jarak antar halte. Berdasarkan hasil perhitungan metode CSI adalah sebesar 82,293% dengan kriteria sangat puas. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, perlu dilakukan peningkatan pembangunan sarana dan prasarana yang berkelanjutan guna meningkatkan branding bus Trans Jateng kepada masyarakat.
Identifikasi Faktor Pendukung Dan Penghambat Adopsi Bim Oleh Kontraktor Di Provinsi Aceh Zhafirah, Haura; Oktaviani, Cut Zukhrina; Maulina, Febriyanti
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 19 No. 1 (2023)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.19.1.54-63.2023

Abstract

Perkembangan teknologi menghasilkan suatu sistem untuk mengelola informasi menjadi permodelan bangunan yaitu Building Information Modeling (BIM). Berbagai negara di dunia telah mengadopsi BIM dengan standar yang berbeda. Oleh karena itu tahun 2017, pemerintah mengeluarkan roadmap mengenai BIM berisi rencana penerapan untuk 5 tahun kedepan. Namun, hingga saat ini rencana tersebut belum dijalankan sepenuhnya.  Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 22 Tahun 2018 telah mengamanatkan kebijakan implementasi BIM pada pembangunan gedung negara tidak sederhana, dengan ini secara tidak langsung telah mewajibkan kontraktor untuk segera mengadopsi BIM. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat adopsi BIM oleh kontraktor di Provinsi Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner terbuka dan skala likert kepada 67 perusahaan kontraktor. Selanjutnya data dianalisis dengan metode Relative Importance Index (RII) untuk mendapatkan faktor yang paling berpengaruh. Faktor pendukung terbesar dalam adopsi BIM adalah BIM dapat mempermudah proses perencanaan dan faktor yang menjadi penghambat adalah kurangnya kemampuan dan keterampilan sumber daya manusia. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bagaimana proses adopsi dan penerapan BIM oleh kontraktor dalam pelaksanaan pembangunan di Provinsi Aceh. Dengan demikian dapat diperoleh gambaran sejauh mana kontraktor telah mengetahui, memahami dan menerapkan BIM dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Kajian Kondisi Debit Das Benanain Terhadap Banjir Saat Badai Siklon Tropis Seroja Krisnayanti, Denik Sri; Bunganaen, Wilhelmus; Taopan, Angelio A
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 20 No. 2 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.2.108-119.2024

Abstract

Banjir merupakan peristiwa alam yang sangat sering terjadi. Hal ini terjadi karena intensitas curah hujan yang meningkat dengan durasi yang panjang, adanya perubahan tata guna lahan dan perbuatan manusia yang merusak alam. Banjir bandang yang terjadi di DAS Benanain saat terjadi badai siklon tropis Seroja mengakibatkan banyak korban jiwa serta terputusnya Jembatan Benanain yang menghubungkan Kecamatan Weliman dan Kecamatan Malaka Tengah. Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Benanain pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Benanain yang memiliki luas DAS mencapai 3.182,59 km2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar nilai debit di DAS Benanain saat terjadi badai siklon tropis Seroja. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data hujan dari 10 stasiun hujan dengan panjang data 22 tahun mulai dari tahun 2000-2021. Metode yang digunakan dalam menghitung distribusi curah hujan yaitu metode distribusi Normal, Log Normal, Log Pearson Tipe III dan Gumbel. Untuk menghitung debit banjir menggunakan metode HSS SCS-CN. Nilai debit banjir dikalibrasi menggunakan perbandingan dengan metode HSS Snyder-Green&Ampt. Aplikasi yang digunakan dalam analisis ini yaitu HEC-HMS. Hasil debit banjir diuji dengan membandingkan grafik hidrograf antara metode HSS SCS-CN dan metode HSS Snyder-Green&Ampt. Nilai debit kala ulang pada DAS Benanain metode HSS SCS-CN untuk kala ulang 100 tahun 3891,2 m3/det, kala ulang 500 tahun 4982,4 m3/det, kala ulang 1000 tahun 6063,5 m3/det. Nilai debit kala ulang dengan metode HSS Snyder-Green&Ampt untuk kala ulang 100 tahun 4115,3 m3/det, kala ulang 500 tahun 4983,8 m3/det, kala ulang 1000 tahun 5832,9 m3/det. Nilai debit puncak saat Badai Siklon Tropis Seroja dengan metode HSS SCS-CN adalah 4189,7 m3/det dan dengan metode HSS Snyder-Green&Ampt  adalah 4243,1 m3/det. Debit banjir yang terjadi pada saat badai siklon tropis Seroja ini diatas debit kala ulang 100 tahun dan dibawah debit kala ulang 500 tahun. Ini menunjukkan bahwa dampak siklon tropis Seroja pada DAS Benanain memberikan debit banjir yang cukup besar pada outlet Sungai Benanain di Kabupaten Malaka. Kondisi banjir yang cukup besar ini perlu dikaji lanjut terhadap morfometri DAS dan morfologi pada Sungai Benanain
Studi Penggunaan Serbuk Bata Merah sebagai Substitusi Filler dalam Campuran Aspal Aminsyah, Muhammad; Aryanti, Riza
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 18 No. 2 (2022)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.18.2.148-155.2022

Abstract

Perkerasan jalan yang bermutu baik sangat menunjang bagi kehidupan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Batu bata adalah unsur bahan bangunan yang digunakan untuk pembuatan konstruksi bangunan, dibuat dari tanah liat (lempung) dengan atau tanpa campuran bahan-bahan lain, dibakar pada suhu yang cukup tinggi hingga tidak dapat hancur lagi bila direndam dalam air. Indonesia termasuk negara yang memiliki keanekaragaman material dan sumber daya alam yang tinggi, seperti didaerah tertentu terdapat daerah penghasil tanah lempung yang merupakan bahan pembuat bata merah. Serbuk bata merah bisa didapatkan dari sisa di pabrik bata, pada gudang-gudang  penyimpanan bata, pecahan atau brankal bata yang dihancurkan.Hal ini dapat digunakan sebagai bahan pengganti filller dalam campuran aspal pada perkerasan lentur jalan raya. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui karakteristik campuran serbuk bata merah sebagai substitusi  filler yang  menggunakan aspal minyak sebagai bahan pengikatnya sehingga dapat membarikan masukan atau pengetahuan dengan menggunakan bahan lain sebagai subsitusi filler pada perkerasan lentur yang mudah didapatkan pada daerah tertentu untuk pekerjaan konstruksi khususnya perkerasan jalan raya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan  serbuk bata merah sebagai bahan subtitusi filler pada perkerasan lentur spesifikasi Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC), mempunyai nilai Parameter Marshall yang rendah dari nilai Parameter Marshall campuran pembanding. Dengan variasi filler serbuk bata, campuran terbaiknya menggunakan kadar aspal optimum 7,2%. Walaupun kinerjanya lebih rendah dari campuran pembanding dapat dimaksimalkan pengunaannya sebagai lapisan pada perkerasan lentur jalan raya pada kondisi beban lalulintas tertentu sehingga dapat juga bermanfaat untuk menggunakan sumber daya alam lain yang banyak terdapat pada daerah tertentu di Indonesia.
Effectiveness Of Portland Cement Type 1 In Stabilizing Soft Clay Soil As Subgrade For Road Construction Iskandar, Dedi; Putri, Elsa Eka; Hakam, Abdul; Fitri, Arniza
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 19 No. 1 (2023)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.19.1.44-53.2023

Abstract

Sawah Lunto – Talawi road segment (STA 139 + 700 m) in Sawah Lunto city, West Sumatera province has sustained major damages and been the scene of several accidents since the past few years. The degression of soft clay subgrade, which has a limited bearing capacity and makes it structurally impractical to sustain road construction, was discovered to be the source of these damages. As a recent option for enhancing soil qualities, soil stabilization by employing a variety of pozzolanic and industrial materials has gained popularity. The objective of this study is to investigate the effectiveness of Portland cement type 1 as stabilizing material in improving the soil properties and carrying capacity requirements for soft clay soil used as subgrade in road construction. To accomplish the objectives of this study, a laboratory testing procedure was implemented. Unconfined Compressive Strength (USC) values on natural soil and treated soil with Portland cement type 1 admixture were measured and compared during laboratory experiments. Soft clay soils were stabilized with varying percentages of Portland cement type 1 with the proportions of approximately 1%, 2%, 3%, 4%, 5%, 6%, 7%, and 10% by dry weight of soil during a 7-days curing period. Laboratory testing were performed in compliance with Indonesian National Standard (SNI): SNI 3420-2008 for testing Unconfined Compressive Strength. According to the results of laboratory testing, the UCS values increased roughly from 0.634 kg/cm2 (undisturbed natural soil) to 2.832 kg/cm2 (treated soil) by adding 3% of Portland cement type 1, and up to 8,024 kg/cm2 (treated soil) by adding 10% of Portland cement type 1. Based on the findings, it can be demonstrated that Portland cement type 1 can enhance clay soil's properties used as a subgrade for road construction, can create more stable road conditions, and can ultimately meet the technical feasibility requirements for the subgrade carrying capacity, particularly at the Sawah Lunto - Talawi road segment (STA 139 + 700 m).
Studi Penerapan Kebijakan Keselamatan Pada Proyek Gedung di Indonesia Suraji, Akhmad
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 18 No. 3 (2022)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.18.3.230-243.2022

Abstract

Proyek konstruksi masih menjadi tempat yang memiliki tingkat kecelakaan kerja yang sangat tinggi. Peristiwa kecelakaan tersebut dapat menyebabkan pekerja terbunuh, masyarakat terluka, tempat dan peralatan kerja rusak dan lingkungan terganggu. Beberapa penelitian sebelumnya menyimpulkan bahwa penerapan perundangan atau kebijakan keselamatan oleh perusahaan konstruksi adalah salah satu upaya yang efektif untuk mengurangi kecelakaan kerja. Pertanyaan selanjutnya adalah sudah sejauh mana kebijakan keselamatan mengakomodir fenomena kecelakaan kerja untuk meningkatkan keselamatan kerja di industri konstruksi dan sudah sejauh mana kebijakan tersebut telah diimplementasikan dalam pekerjaan konstruksi. Tujuan makalah ini adalah melaporkan hasil penelitian penerapan kebijakan keselamatan di  30 proyek konstruksi gedung pada tahun dan hasil penilaian sistem manajemen keselamatan. Penelitian ini mengukur kinerja perusahaan konstruksi dalam mengimplementasikan kebijakan keselamatan dalam bentuk norma, standar, pedoman dan kriteria. Elemen kebijakan berupa standar keselamatan konstruksi sebagai derivative kebijakan berupa norma hampir 100% masih belum lengkap. Dalam rangka menguji praktek kebijakan keselamatan di proyek gedung tersebut, studi mendalam di 8 proyek konstruksi dilakukan untuk menemukenali perilaku sistem manajemen sebagai manifestasi kebijakan keselamatan. Temuan studi ini menunjukkan bahwa tingkat penerapan kebijakan keselamatan masih rendah dan manifestasinya dalam sistem manajemen keselamaan juga masih belum maksimal. Mereka para tim proyek lapangan secara proporsional masih banyak yang tidak mau dan merasa tidak wajib menerapkan kebijakan keselamatan. Studi mendalam juga mengkonfirmasi bahwa mereka di lapangan paling banyak mendapat teguran atas penerapan kebijakan keselamatan. Perencanaan dan perancangan keselamatan paling banyak proporsinya mendapat teguran. Evaluasi pengujian praktek sistem manajemen keselamatan terhadap British Safety Council (2014) menunjukkan bahwa penerapan sistem keselamatan masih banyak deviasi. Hasil dari studi ini dapat dijadikan dasar utama bagi perumusan kebijakan oleh Pemerintah untuk meningkatkan kinerja implementasi persyaratan dan ketentuan keselamatan dalam peraturan perundangan tentang keselamatan konstruksi oleh kontraktor. Penelitian selanjutnya perlu dilakukan untuk menemukan keselarasan antara kebijakan keselamatan oleh Pemerintah, kebijakan keselamatan oleh pemilik proyek dan kebijakan keselamatan oleh perusahaan baik konsultan maupun kontraktor.
Studi Perilaku Balok Kastela Dengan Variasi Bentang Dan Jarak Antar Lubang Segidelapan Aryanti, Riza; Masrilayanti, Masrilayanti; Zamel, Redho Alfaro
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 18 No. 3 (2022)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.18.3.244-254.2022

Abstract

Konstruksi baja merupakan suatu konstruksi dalam pembangunan struktur yang sering digunakan pada saat ini baik dalam pembangunan gedung maupun jembatan. Hal ini dikarenakan material baja memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan bahan konstruksi lainnya. Seperti sifat baja yang memiliki kuat tarik yang tinggi dan berat sendiri yang lebih ringan walaupun baja memiliki berat jenis yang tinggi yaitu 7850 kg/m3. Seiring berjalannya waktu mulai ditemukan profil penampang castellated beam yang menjadi salah satu inovasi dalam penggunaan konstruksi baja. Penggunaan castellated beam lebih praktis dan ekonomis. Pada penelitian ini membahas tentang teknologi modifikasi balok profil IWF menjadi balok profil castellated dengan variasi bentang dan jarak antar lubang segidelapan pada bagian badan profil. Profil IWF standar yang digunakan yaitu IWF 150.75.5.7 yang diubah menjadi IWF 300.75.5.7 castellated beam. Properties material penampang yang digunakan yaitu modulus elastisitas (E) 200.000 MPa; poisson ratio (v) 0,3 ; tegangan leleh (fy) 300 MPa dan tegangan ultimit (fu) 450 MPa. Untuk melihat studi perilaku dari masing- masing bentang dan jarak antar lubang segidelapan dilakukan pembebanan secara static monotonic di tengah bentang sampai tercapai kondisi batas penampang dengan menggunakan software MSC Patran dan MSC Nastran. Hasil dari penelitian menunjukkan perubahan profil standar menjadi balok kastela menghasilkan beban ulitimit yang lebih besar. Variasi jarak antar lubang mempengaruhi jumlah lubang yang didapatkan dalam satu bentang yang sama. Penampang yang memiliki nilai beban ultimit dan kekakuan terbesar adalah IWF 300.75.5.7 CB dengan variasi jarak antar lubang 78 mm. Dan Penampang yang memiliki daktilitas terbesar adalah IWF 300.75.5.7 CB dengan variasi jarak antar lubang 39 mm. Penambahan bentang menghasilkan nilai kekakuan semakin kecil dan daktilitas semakin besar.
Studi Penyebab Kerusakan Jalan Ditinjau Dari Performa Subgrade, Studi Kasus: Jalan Terusan Ryacudu, Lampung Selatan Syuhada, Syahidus; Yuliyanto, Andry; Prayogi, Galih Rio; Yuliet, Rina
Jurnal Rekayasa Sipil Vol. 20 No. 3 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.3.209-216.2024

Abstract

Ruas Jalan Terusan Ryacudu merupakan jalur akses tol dari kota Bandar Lampung. Banyak kendaraan yang melintas pada jalan tersebut. Kendaraan yang melintas mulai dari kendaraan kecil hingga kendaraan bermuatan berat. Jalan akses tol ini sering kali mengalami kerusakan, sehingga mengganggu kenyamanan dan menimbulkan kecelakaan. Kondisi topografi, kondisi tanah, kondisi material, kelas jalan, material perkerasan, mutu konstruksi, beban kendaraan dan masalah drainase merupakan faktor penyebab kerusakan jalan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui penyebab kerusakan jalan yang dapat ditinjau dari nilai kuat geser tanah California Bearing Ratio (CBR), topografi serta data pendukung lainnya. Uji CBR dilakukan dengan menggunakan Alat DCP (Dynamic Cone Penetrometer) dengan konus 60o. Dari hasil pengujian DCP didapatkan nilai CBR yang rendah pada lapisan tanah yang relatif tebal sehingga menyebabkan tanah dasar turun saat dikenakan beban. Pada posisi melintang jalan, badan jalan berada sedikit di bawah elevasi bahu jalan, menyebabkan aliran air terhalang sehingga tanah dasar (subgrade) menjadi jenuh air (saturasi). Dari hasil uji Flat Base Electrical Resistivity (FBER) didapatkan litologi di bawah permukaan jalan yang rusak memiliki nilai resistivitas yang cukup rendah. Nilai resistivitas yang rendah menandai adanya saturasi yang cukup besar pada daerah itu. Oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan penanganan elevasi pada badan jalan sehingga penjenuhan akibat pengaruh topografi dapat dihindari dan mencegah penurunan nilai CBR subgrade jalan.